• Tidak ada hasil yang ditemukan

08. Penatausahaan Pelaporan dan Pertanggungjawaban APBDesa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "08. Penatausahaan Pelaporan dan Pertanggungjawaban APBDesa"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Serial: PENGELOLAAN KEUANGAN DESA

(2)

Penataan APBDesa

Bendahara Desa wajib melakukan pencatatan setiap penerimaan & pengeluaran serta melakukan tutup buku setiap akhir bulan secara tertib

Bendahara Desa wajib membuat laporan pertanggungjawaban yang disampaikan setiap bulan kepada Kepala Desa paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya

Penatausahaan, Penerimaan & Pengeluaran menggunakan: a. Buku Kas Umum

b. Buku Kas Pembantu Pajak c. Buku Bank

(3)

Pelaporan APBDesa

Laporan Semester

Akhir Tahun

Laporan Semester

Pertama

Paling lambat

akhir Juli tahun berjalan

Paling lambat

akhir Januari tahun berikutnya

Kepala Desa

Menyampaikan laporan realisasi pelaksanaan APBDesa

kepada Bupati/Walikota

(4)

Pertanggungjawaban APBDesa

Peraturan Desa tentang Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Pelaksanaan APBDesa, terdiri dari:

1) Pendapatan 2) Belanja

3) Pembiayaan

Bupati/Walikota melalui Camat/

Sebutan lain

Disampaikan paling lambat 1 bulan setelah tahun anggaran

berkenaan

Masyarakat Luas

Secara tertulis dan dengan media informasi yang mudah diakses oleh masyarakat

Kepala Desa

(5)

Peraturan Desa tentang Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Pelaksanaan APBDesa, melampirkan:

format Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Pelaksanaan APBDesa Tahun Anggaran berkenaan;

format Laporan Kekayaan Milik Desa per 31 Desember Tahun Anggaran berkenaan; dan

format Laporan Program Pemerintah dan Pemerintah Daerah yang masuk ke desa.

Referensi

Dokumen terkait

disampaikan setiap bulan paling lambat pada tanggal 10 bulan berikutnya. o Koreksi Laporan Data Realisasi

 KPPN menyampaikan Daftar LPJ Bendahara bulan Desember 2016 kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan paling lambat tanggal 20 Januari 2017.  Kanwil Direktorat

Direktur Jenderal Anggaran membuat Daftar Perkiraan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bulan Januari tahun anggaran berikutnya paling lambat pada akhir minggu kedua bulan

diterjemahkan ke dalam aplikasi secara terintegrasi dengan baik, penulis merasa perlu membuat suatu rancangan sistem informasi Penatausahaan dan Pertanggungjawaban

(5) Bendahara Pengeluaran/BPP tidak boleh merangkap sebagai Bendahara Penerimaan, demikian pula sebaliknya kecuali dalam hal tertentu dengan kondisi tertentu dengan ijin

(4) Bendahara penerimaan pada SKPD wajib mempertanggungjawabkan secara fungsional atas pengelolaaan uang yang menjadi tanggungjawabnya dengan menyampaikan laporan

Untuk memperoleh pengesahan, rancangan Peraturan Kepala Daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD beserta lampirannya disampaikan paling lambat 7 (tujuh) hari terhitung

Laporan Data Pokok ULN dan/atau perubahannya disampaikan kepada Bank Indonesia paling lambat tanggal 15 bulan berikutnya pukul 14.00 WIB setelah penandatanganan Perjanjian