PANCASILA SEBAGAI
IDEOLOGI NASIONAL
Oleh:
MAHIFAL, SH. , MH.
Buku Pegangan:PENGERTIAN IDEOLOGI
Ideologi berasal dari kata Yunani
Idien = melihat at au Idea = raut muka, perawakan,
gagasan, buah pikiran
Logia = aj aran
Ideologi = aj aran at au ilmu yang mempelaj ari t ent ang
gagasan at au buah pikiran (
sci ence des i dea
)
Dal am ensikl opedi popul er
IDEOLOGI
merupakan
IDEOLOGI
Ideologi dalam Arti Praktis
Kesat uan gagasan-gagasan yang disusun secara sist emat is dan dianggap menyel uruh t ent ang Manusia dan kehidupannya baik yan individual maupun yang sosial
Penerapan Ideologi
Penerapan Ideologi dal am kehidupan kenegaraan disebut
“ Pol it ik” , karena it u Ideol ogi sering dimanf aat kan unt uk t uj uan t ert ent u misal nya unt uk merebut kekuasaan.
PENDAPAT PAKAR TENTANG
IDEOLOGI
Padmo Wahj ono
Idelogi sebagai kesat uan yang bulat dan ut uh dari ide-ide dasar
Ideol ogi merupakan suat u kel anj ut an at au konsekwensi daripada
pandangan hidup, f alsaf ah hidup Bangsa, f alsaf ah hidup bangsa, dan akan merupakan seperangkat negara yang dicit a-cit akan akan direl isir dalam kehidupan berkel ompok
Ideol ogi mengandung kegunaan unt uk memberikan st abil it as arah dal am hidup berkel ompok dan sekal igus memberikan Dinamika gerak menuj u t uj uan masyarakat at au bangsa.
Mubyarto
Ideol ogi adal ah j uml ah Dokt rin, kepercayaan dan simbol -simbol
PENDAPAT PAKAR TENTANG
IDEOLOGI (lanj utan)
M. Sastrapratej a
Ideol ogi ial ah seperangkat gagasan at au pemikiran yang
berorient asi pada t indakan yang diorganisir suat u sist em yang t erat ur.
Fungsi pent ing Ideol ogi adal ah unt uk membent uk Ident it as kel ompok at au bangsa dan f ungsi mempersat ukannya
Ideol ogi mempunyai kecenderungan unt uk memisahkan in group (kit a) dan out group (mereka)
Bil a dibandingkan dengan agama f ungsi, yang berf ungsi mempersat ukan orang dari berbagai pandangan sebal iknya
Ideol ogi mempersat ukan orang dari berbagai agama, maka idel ogi berf ungsi unt uk mengat asi berbagai konf lik at au ket egangan sosial menj adi solidarit y making mengangakat berbagai perbedaan
PENDAPAT PAKAR TENTANG
IDEOLOGI (lanj utan)
Soerj anto Poespowardoj o (pakar sosiologi Budaya)
Ideologi adalah kompleks penget ahuan dan nil ai, yang secara kesel uruhan menj adi l andasan bagi seseorang at au masyarakat unt uk memahami j agat raya dan bumi seisinya sert a menent ukan sikap dasar unt uk mengol ahnya.
Franz Magnis Suseno (Pakar Filsafat)
Dal am art i luas kurang t epat Ist il ah ideologi digunakan unt uk segal a kel ompok cit a-cit a, nil ai dasar dan keyakinan-keyakinan yang mau dij unj ung t inggi sebagai pedoman normat if . Dal am art i ini bahwa negara dan keset iakawanan akan disebut Ideol ogi.
PENDAPAT PAKAR TENTANG
IDEOLOGI (lanj utan)
Dalam arti sempit dan sebenarnya
Ideologi adalah gagasan at au t eori menyeluruh t ent ang makna hidup dan nilai-nil ai yang mau menent ukan bagaimana manusia harus hidup dan bert indak.
Ideol ogi dal am art i ini disebut ideol ogi t ert ut up karena kemut lakannya t idak mengizinkan orang mengambil j arak t erhadapnya.
Secara singkat , dengan ideologi t ert ut up dimaksud gagasan-gagasan t ert ent u dimut lakkan.
Ideol ogis sel al u berkonot asi Negat if dan t idak pernah dipakai dal am art i Ideol ogi t erbuka
Ideol ogis adal ah set iap usaha unt uk memut l akan gagasan t ert ent u
KEKUATAN IDEOLOGI
Alfian (Pakar Ilmu Politik) mengemukakan bahwa kekuatan suatu ideologi itu tergantung pada kualitas 3 dimensi yang ada pada Ideologi itu sendiri.
Dimensi realita
Bahwa nilai-nilai dasar yang t erkandung didal am ideol ogi t ersebut secara riil berakar dal am dan at au hidup dal am masyarakat at au bangsanya, t ert ama karena nil ai-nil ai dasar t ersebut bersumber dari budaya dan pengal aman sej arahnya (menj adi j iwa bangsa)
Dimensi Idealisme
Yait u bahwa nil ai-nil ai dasar ideol ogi t ersebut mengandung idealisme yang memberi harapan t ent ang masa depan yang l ebih baik mel al ui pengal aman dal am prakt ik kehidupan bersama sehari-hari dengan berbagai Dimensinya,
Dimensi fleksibilitas/ Dimensi pengembangan
Yait u Ideol ogi t ersebut mempunyai kel uwesan yang memungkinkan dan merangsang pengembangan pemikiran-pemikiran baru yang relevan dengan ideologi
PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI
TERBUKA
Pancasila sebagai ideologi mencerminkan seperangkat nil ai t erpadu dal am
kehidupan pol it iknya bangsa Indonesia, yang sebagai t at a nil ai yang dipergunakan sebagai acuan di dal am kehidupan bermasyarakat , berbangsa dan bernegara.
Semua gagasan-gagasan yang t imbul dal am kehidupan bermasyarakat , berbangsa dan bernegara yang dit at a secara Sist emat is menj adi sat u kesat uan yang ut uh
Sebagai Ideologi Pancasila berlaku sebagai Pedoman dan acuan dal am menj al ankan akt ivit as di segal a bidang, dan karena it u sif at nya harus t erbuka, l uwes dan
f leksibel, dan t idak bersif at t ert ut up maupun kaku, yang akan menyebabkan ket inggal an j aman.
Pancasil a t el ah memenuhi syarat sebagai Ideologi t erbuka hal ini dibukt ikan dari adanya sif at -sif at yang mel ekat pada pancasil a it u sendiri maupun kekuat an yang t erkandung didal amnya yait u memenuhi per syarat an kual it as 3 dimensi (real it a, idealisme dan f leksibelit as/ pengembangan.
S
e
la
m
a
t
S
ia
n
g
…
…
…
…
…
…