PROSPEK DAN PERKEMBANGAN
IJIN PENGUSAHAAN PARIWISATA ALAM DI KAWASAN KONSERVASI
DR. Bambang Supriyanto
Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Kawasan Konservasi Dan Hutan Lindung
SEKSI DAN INFORMASI
BCA
DIREKTORAT PEMANFAATAN JASA LINGKUNGAN KK DAN
HL
SUBDIT PROGRAM DAN EVALUASI PEMANFAATAN JASA
LINGKUNGAN
WISATA ALAM
SUBDIT BINA CINTA ALAM
SUBDIT PROMOSI DAN
PEMASARAN WISATA ALAM SUBBAG
TATA USAHA (TU)
CONTACT PERSON ANDA
• DIREKTUR PJLKKHL
Bambang Supriyanto 08164810830
• KASUBDIT PWA Soewartono 0811113059
• KASIE PEMANFAATAN DI TN (Penerbit SPP)
Sadtata Noor A. 08124607345
• KASIE PEMANFAATAN NON TN&HL
Noeke Welas ST Kuntari
08129285126
• BENDAHARA PENERIMA PNBP
Nursiyono
• Usaha pariwisata terdiri dari usaha sarana
• Luas kawasan untuk sarpras 10% dari luas zona pemanfaatan
• Izin diberikan oleh Menteri
setelah mendapat pertimbangan dr Menteri yg bertanggungjawab di bidang Budpar dan Gubernur Tk. I
• Masa IPPA 30 tahun
Usaha pariwisata terdiri dari
usaha sarana dan jasa pariwisata
Luas kawasan untuk sarpras 10% dari luas areal IPPA
Izin diberikan setelah mendapat:
◦ Pertimbangan teknis dari Dinas Budpar
◦ Rekomendasi UPT
• Masa IPPA 55 tahun
PROSPEK PENGEMBANGAN PARIWISATA ALAM TRANSFORMASI KEBIJAKAN PARIWISATA ALAM
Lanjutan TRANSFORMASI KEBIJAKAN…….
• Permohonan wajib dilampiri rekomendasi Gubernur
• Sekjen sebagai Ketua Tim Pertimbangan
• Kewajiban untuk
melaksanakan AMDAL
• Peta areal kerja disiapkan oleh Dirjen Intag
• Pelaksanaan tata batas oleh Baplan
• Permohonan cukup dengan pertimbangan teknis Dinas Budpar
• Tugas Sekjen dihilangkan
• AMDAL diubah menjadi UKL / UPL
• Peta areal kerja disiapkan oleh Dirjen PHKA
No Tahap
Badan Hukum
Jumlah
Lokasi
Swasta BUMN BUMD TN TWA THR TB
1. Pemohon UPSWA 15 2 1 18 10 8 - -
2. Persetujuan Prinsip 21 1 - 22 6 16 - -
3. IUPSWA 24 1 - 25 9 15 - 1
JUMLAH 60 4 1 65 25 39 - 1
PERKEMBANGAN PERIJINAN UPSWA*
KONDISI PERIJINAN UPSWA*
NO KONDISI PEMOHON IJIN PRINSIP IUPSWA
1. Aktif 17 18 19 2. Tidak Aktif 1 4 8
Total 18 22 25
PERMASALAHAN PERIJINAN DAN
PENGUSAHAAN PARIWISATA ALAM
EKSTERNAL :
1. Pungutan/retribusi /pengenaan IMB/PBB oleh pemerintah daerah
2. Rekomendasi UKL/UPL beberapa daerah masih mensyaratkan AMDAL
3. Areal yang dimohon belum clean and clear adanya perambahan
INTERNAL :
1. Pendapatan tidak sesuai rencana BEP tidak sesuai target
2. Pembangunan sarana prasarana tidak sesuai rencana 3. Tertib administrasi masih rendah laporan kegiatan
dan laporan keuangan
4. Laporan keuangan tidak diaudit akuntan publik mahalnya biaya akuntan publik?
5. Jumlah pengunjung tidak sesuai target promosi belum efektif?
6. Belum melibatkan tenaga ahli program kegiatan belum maksimal
7. Konflik internal perusahaan
8. Pemenuhan persyaratan oleh pemohon lambat berlarut-larut
UPAYA TINDAK LANJUT
1. Usulan revisi PP 59 Tahun 1998
2. Penyiapan pedoman pelaksanaan (Perdirjen PHKA) bidang pengusahaan pariwisata alam
3. Usulan Revisi Permen LH No. 11 Tahun 2006 tentang Jenis Kegiatan yang Wajib AMDAL pada Lampiran Huruf L Bidang Pariwisata
4. Surat Edaran Menhut No. SE.2/Menhut-IV/2007 tanggal 6 Juli 2007 hal Perijinan dan pungutan
pajak/retribusi, dalam pengusahaan pariwisata alam di kawasan konservasi
Lanjutan...
6. Surat Edaran Direktur PJLKKHL No. SE.2/PJLKKHL-3/2011 tanggal 8 Desember 2011 tentang
Optimalisasi Pemanfaatan Barang Milik Negara untuk Mendukung Kegitan Pariwisata Alam
7. Surat Edaran Direktur PJLKKHL No. SE.3/PJLKKHL-3/2011 Desember 2011 tentang Penyelesaian Kewajiban bagi Pemegang Persetujuan Prinsip IUPSWA
8. Rapat Koordinasi di Tingkat Pusat (Biro Hukum, Sekditjen PHKA, dan Dit. PJLK2HL)
Lanjutan...
9. Penertiban pungutan oleh PEMDA maupun Pihak Ketiga yang tidak sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku
10. Penertiban pengelolaan dan penatausahaan aset BMN yang dibangun oleh PEMDA dan Perum Perhutani.
HASIL EVALUASI*
TAHUN 2011
KINERJA BAIK
KINERJA SEDANG
KINERJA BURUK
3 IPPA (12%)
8 IPPA (32%)
14 IPPA (56%)
HARAPAN KEPADA APAI
1. Menjadi lembaga yang mandiri dan
memberikan dukungan serta kontribusi kepada anggota agar dapat melaksanakan kegiatan usahanya secara optimal
2. Memfasilitasi komunikasi antara anggota, Kemenhut dan para pihak
3. Mendorong anggota untuk memenuhi
1. Perdirjen No. P.3/IV-SET/2011 tgl 9 Maret
2011 ttg Pedoman Penyusunan Desain
Tapak di SM, TN, TAHURA, TWA
2. Perdirjen No. P.2/IV-SET/2012 tgl 3 Maret
2011 ttg Pedoman Pemberian Tanda Batas
Areal Pengusahaan Pariwisata Alam di TN,
TAHURA, TWA
3. Perdirjen PHKA No. P.11/IV-SET/2011 tgl 30 Desember 2011 ttg Pedoman Pelaporan Kegiatan Pengusahaan Pariwisata Alam
4. Perdirjen PHKA No. P.12/IV-SET/2011 tgl 30 Desember 2011 ttg Pedoman Persyaratan Administrasi dan Teknis Permohonan Izin Pengusahaan Pariwisata Alam di SM, TN, TAHURA dan TWA
5. Perdirjen PHKA No. P.01/IV-SET/2012 tgl 4