• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ringkasan Coverage Trend Analysis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Ringkasan Coverage Trend Analysis"

Copied!
39
0
0

Teks penuh

(1)

Manajemen Keuangan Pelayanan Kesehatan

(2)

Ringkasan Coverage

Trend Analysis

Rasio Interest coverage untuk

BW

telah

menurun sejak 2001.

Angka tersebut

dibawah rata2 industri selama 2 tahun

terakhir.

• Ini adalah indikasi bahwa laba sebelum pajak

(EBIT) mungkin akan menjadi masalah untuk BW.

(3)

Rasio Aktivitas -

Piutang

Indikasi kualitas piutang dan tingkat

kesuksesan penagihan piutang.

Turnover Piutang

= 5.61

Pendapatan Netto

Piutang

(4)

Rasio Aktivitas -

Piutang

Periode Koleksi

365

5.61 = 65 hari

Rata2 jumlah hari

piutang tertagih (atau piutang turnover dalam hari

(5)

Komparasi Rasio

Aktivitas

Tahun

BW

Industry

2003

65.0

65.7

2002

71.1

66.3

2001

83.6

69.2

(6)

Rasio Aktivitas

-

Hutang

Payable Turnover

= 16.5

Assumsi semua pembelian Dgn kredit = Rp1,551.)

Pembelian Kredit

Hutang Dagang

Indikasi ketepatan

pembayaran ke suplier

oleh perusahaan. Rp 1,551

(7)

Rasio Aktivitas-

Hutang

Periode

Pelunasa

n

365

16.5 = 22.1 hari

Jumlah hari pertahun

Payable Turnover

(8)

Komparasi

Aktivitas

Tahun

BW

Industry

2003

22.1

46.7

2002

25.4

51.1

2001

43.5

48.5

Payable Turnover dlm hari

BW telah memperbaiki jumlah hari PT.

(9)

Rasio Aktivitas -

Persediaan

Inventory Turnover

Rp1,599 = 2.30 Rp696

Indikasi efektivitas manajemen persediaan sebuah perusahaan.

Cost of Goods Sold

(10)

Komparasi Rasio

Aktivitas

Tahun

BW

Industry

2003

2.30

3.45

2002

2.44

3.76

2001

2.64

3.69

Inventory Turnover Ratio

(11)

Inventory Turnover Ratio

-- Trend Analysis

Comparison

2.5

2.0 3.0

Trend Analysis of Inventory Turnover Ratio 4.0

3.5

2001 2002 2003

(12)

Rasio Aktivitas -

Aset

Total Asset

Turnover

Rp2,211

Rp2,169 = 1.02 Pendapatan Netto

Total Aktiva

Indikasi efektivitas total perusahaan dalam

(13)

Komparasi Rasio

Aktivitas

Tahun

BW

Industry

2003

1.02

1.17

2002

1.03

1.14

2001

1.01

1.13

Total Asset Turnover Ratio

Total asset turnover ratio BW lemah

(14)

Rasio Proftabilitas

Gross Profit

Margin

Rp 612 = 0.277 Laba kotor

Penjualan Neto

Indikasi efisiensi operasional dan kebijakan pentarifan

(15)

Komparasi Rasio

Proftabilitas

Tahun

BW

Industry

2003

27.7%

31.1%

2002

28.7

30.8

2001

31.3

27.6

Gross Profit Margin

(16)

Gross Proft Margin --

Trend Analysis

Comparison

27.5 25.0 30.0

Trend Analysis of Gross Profit Margin

35.0

32.5

(17)

Rasio Proftabilitas

Net Profit

Margin

Rp2,211 Rp91 = 0.041

Laba Neto setelah Pajak Pendapatan Neto

Indikasi kemampuan

mendapatkan profit setelah dikurangi semua biaya

(18)

Komparasi Rasio

Proftabilitas

Tahun

BW

Industry

2003

4.1%

8.2%

2002

4.9

8.1

2001

9.0

7.6

Net Profit Margin

(19)

Net Proft Margin

--Trend Analysis

Comparison

Trend Analysis of Net Profit Margin 10 9 8 7 6 5 4

2001 2002 2003

(20)

Rasio

Proftabilitas

Return on

Investmen

t

Rp91

Rp2,160 = .042

Laba setelah Pajak Total Aktiva

Indikasi kemampuan

(21)

Komparasi Rasio

Proftabilitas

Tahun

BW

Industry

2003

4.2%

9.8%

2002

5.0

9.1

2001

9.1

10.8

Return on Investment

(22)

Return on Investment –

Trend Analysis

Comparison

6 4 8

Trend Analysis of Return on Investment 12

10

2001 2002 2003

(23)

Ratio Proftabilitas

Return on Equity

Rp 91

Rp1,139 = .08

Net Profit after Taxes Shareholders’

Equity

(24)

Komparasi Rasio

Proftabilitas

BW

8.0

%

9.4

16.6

Industry

17.9%

17.2

20.4

Tahun

2003

2002

2001

Return on Equity

(25)

Return on Equity --

Trend Analysis

Comparison

10.5 7.0 14.0

Trend Analysis of Return on Equity 21.0

17.5

(26)

Return on Investment and

the Du Pont Approach

ROI2003

ROIIndustry

=

.041

x 1.02 =

.042

or

4.2%

=

.082

x 1.17 =

.098

or

9.8%

ROI

=

Net profit margin

X Total asset

turnover

(27)

Return on Equity and

the Du Pont

Approach

ROE2003

ROEIndustry

=

.041

x 1.02 x

1.90

=

.080

=

.082

x 1.17 x

1.88

=

.179

Return On Equity

 = Total asset turnover X Net proft margin X

Equity Multiplier

Equity Multiplier

=

Total Assets

Shareholders’

(28)

Ringkasan Analisis Trend

Proftabilitas

Rasio profitabilitas BW semuanya menurun sejak

tahun 2001. Masing2 ada dibawah rata2 industri dalam 3 tahun terakhir.

• Ini memberikan indikasi bahwa COGS dan biaya

administrasi mungkin terlalu tinggi dan menjadi potensi masalah untuk BW.

Catatan, hasil ini konsisten dengan low interest

(29)

Ringkasan Analisis

Rasio

Saldo Persediaan terlalu tinggi.

Mungkin terlalu cepat membayar kreditor

(hutang dagang).

COGS terlalu mahal.

Biaya produksi dan administrasi mungkin

(30)

Other Types of Analysis

Common size analysis

Analisis persentase laporan keuangan dimana semua komponen dalam Neraca dibagi Total Aktiva dan semua komponen dalam

Laporan Laba Rugi dibagi Pendapatan Neto.

Index Analysis

Analisis persentase laporan keuangan dimana

semua komponen dalam Neraca dan Laba-Rugi untuk tahun base = 100.0 (persen) dan tahun berikutnya mencerminkan persentase nilai

(31)
(32)

BW’ Common Size

Neraca

Regular (juta Rp) Common-Size (%) Assets 2001 2002 2003 2001 2002 2003

Cash 148 100 90 12.10 4.89 4.15

AR 283 410 394 23.14 20.06 18.17

Inv 322 616 696 26.33 30.14 32.09

Other CA 10 14 15 0.82 0.68 0.69

Tot CA 763 1,140 1,195 62.39 55.77 55.09

Net FA 349 631 701 28.54 30.87 32.32

LT Inv 0 50 50 0.00 2.45 2.31

Other LT 111 223 223 9.08 10.91 10.28

(33)

BW Common Size:

Neraca

Regular (thousands of $) Common-Size (%) Liab+Equity 2001 2002 2003 2001 2002 2003

Note Pay 290 295 290 23.71 14.43 13.37

Acct Pay 81 94 94 6.62 4.60 4.33

Accr Tax 13 16 16 1.06 0.78 0.74

Other Accr 15 100 100 1.23 4.89 4.61

Tot CL 399 505 500 32.62 24.71 23.05

LT Debt 150 453 530 12.26 22.16 24.44

Equity 674 1,086 1,139 55.11 53.13 52.51

(34)

BW Common Size

Laporan Laba-Rugi

Regular (juta Rp) Common-Size (%)

2001 2002 2003 2001 2002 2003

Net Sales

1,235 2,106 2,211 100.0 100.0 100.0

COGS 849 1,501 1,599 68.7 71.3 72.3

Gross Profit Adm. 386 180 605 383 612 402 31.3 14.6 28.7 18.2 27.7 18.2 EBIT Int Exp 206 20 222 51 210 59 16.7 1.6 10.5 2.4 9.5 2.7

EBT 186 171 151 15.1 8.1 6.8

EAT 112 103 91 9.1 4.9 4.1

(35)

Index

(36)

BW Index –

Neraca

Regular (juta Rp) Indexed (%)

Assets 2001 2002 2003 2001 2002 2003

Cash 148 100 90 100.0 67.6 60.8

AR 283 410 394 100.0 144.9 139.2

Inv 322 616 696 100.0 191.3 216.1

Other CA 10 14 15 100.0 140.0 150.0

Tot CA 763 1,140 1,195 100.0 149.4 156.6

Net FA 349 631 701 100.0 180.8 200.9

LT Inv 0 50 50 100.0 inf. inf.

Other LT 111 223 223 100.0 200.9 200.9

(37)

BW

Indexed Balance Sheets

Regular (thousands of $) Indexed (%)

Liab+Equity 2001 2002 2003 2001 2002 2003

Note Pay 290 295 290 100.0 101.7 100.0

Acct Pay 81 94 94 100.0 116.0 116.0

Accr Tax 13 16 16 100.0 123.1 123.1

Other Accr 15 100 100 100.0 666.7 666.7

Tot CL 399 505 500 100.0 126.6 125.3

LT Debt 150 453 530 100.0 302.0 353.3

Equity 674 1,086 1,139 100.0 161.1 169.0

(38)

BW Index –

Lap.Laba-Rugi

Regular (juta Rp) Indexed (%)

2001 2002 2003 2001 2002 2003

Net Sales COGS 1,235 849 2,106 1,501 2,211 1,599 100.0 100.0 170.5 176.8 179.0 188.3 Gross Profit Adm. 386 180 605 383 612 402 100.0 100.0 156.7 212.8 158.5 223.3 EBIT Int Exp 206 20 222 51 210 59 100.0 100.0 107.8 255.0 101.9 295.0

EBT 186 171 151 100.0 91.9 81.2

EAT 112 103 91 100.0 92.0 81.3

(39)

Cautions:

Large deviations can indicate symptoms of a problem, but additional analysis the causes

A single ratio doesn’t generally provide sufficient information to judge the overall performance of the firm.

Set of ratio has to be used We must take care of the

seasonality Use audited financial statements Same accounting

Referensi

Dokumen terkait

Ciri-ciri yang merupakan hakikat bahasa itu, antara lain, adalah bahwa bahasa itu sebuah sistem lambang, berupa bunyi, bersifat arbitrer, produktif, dinamis, beragam, dan

 Kuadran B, menunjukkan atribut yang mempengaruhi kepuasan PPOB BMT pengguna PPOB ABSINDO sudah mampu diaplikasikan sesuai dengan harapan BMT Pengguna, antara

Dengan mengacu pada uraian tersebut diatas, untuk lebih mengetahui pengaruh suku bunga simpanan terhadap profitabilitas dan harga saham, maka peneliti akan mencoba

Modul penuntun praktikum berbasis inkuiri yang diterapkan pada praktikum mata kuliah optika ini dapat menuntun mahasiswa untuk melakukan penyelidikan dan penemuan

Berisi tentang teori-teori yang mendukung penelitian, seperti kualitas pelayanan dan elemen kualitas pelayanan, harga dan faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam

Berikut tips langkah bikin pola pakaian anak , Buat anda yang pingin memproduksi serta menjahit pakaian anak sendiri, maka langkah awal yang perlu disiapkan yaitu design atau model

Menurut Marsono dan Said (2008), pupuk kandang memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan pupuk kimia, yakni : (1) Aman digunakan dalam jumlah besar, bahkan dalam

Pengembangan infrastruktur permukiman Kabupaten Tana Toraja yang diusulkan adalah adanya keserasian dan keseimbangan pembangunan infrastruktur permukiman perkotaan dan