• Tidak ada hasil yang ditemukan

Wajah Tuhan di dalam Google

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Wajah Tuhan di dalam Google"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

Abstrak

Google adalah situs pencari (search engine) dengan jumlah pengguna terbesar di internet. Dia menjadi rujukan wajib bagi setiap pendatang di dunia maya sebelum menuju situs lainnya. Dapat dikatakan bahwa Google adalah pintu gerbang pertama memasuki dunia maya. Setiap rujukan dari Google besar kemungkinan akan diikuti pertama kali oleh pengguna internet. Bagaimanakah apabila seorang akan mencari informasi tentang Tuhan di dunia maya. Deskripsi tentang Tuhan bagaimanakah yang akan didapatkannya.

Riset ini dilakukan dengan memasukkan kata kunci “Tuhan” dan “God” ke dalam Google kemudian menganalisis sepuluh situs pertama yang dirujuk olehnya. Selanjutnya dilakukan pengkodean dan kategorisasi berdasar deskripsi Tuhan dalam situs yang dirujuk. Kategorisasi didasarkan atas deskripsi umum atau berdasarkan agama tertentu, apabila berdasar agama tertentu maka dijelaskan lebih lanjut agama mana. Riset ini termasuk riset unobtrusive dengan metoda content analysis

Hasil riset menunjukkan bahwa deskripsi Tuhan untuk kata kunci “Tuhan” dalam Google adalah didominasi deskripsi dan diikuti dengan deskripsi berdasarkan ajaran Kristen. Untuk kata kunci “God” didapatkan deskripsi yang didominasi oleh ajaran Kristen diikuti dengan deskripsi secara umum. Deskripsi berdasarkan agama selain Kristen nyaris tidak tampak dalam situs yang dirujuk Google. Dengan demikian maka apabila seorang mencari informasi tentang Tuhan maka dia akan menemukan informasi yang bersifat umum atau lebih mendekati ajaran Kristen.

(2)

Wajah Tuhan di dalam Google

(Riset Unobtrusive Situs-situs tentang “Tuhan” yang Dirujuk oleh Situs Pencari “Google”)

Pendahuluan

Perkembangan teknologi informasi telah menggapi ranah baru yang sebelumnya tak terbayangkan. Pada awal penemuan radio, warga dunia terheran dengan kenyataan adanya informasi yang tersampaikan dari berbagai belahan dunia melalui medium suara. Perkembangan selanjutnya membawa televisi ke permukaan dengan keajaiban paduan suara dan gambarnya. Kini telah tiba era dimana segala informasi di muka bumi dapat diakses dalam waktu seketika dan dari manapun juga. Internet adalah media on-line dengan kemudahan akses bagi mereka yang terjangkau olehnya.

Perkembangan teknologi internet yang sebenarnya berawal dari teknologi militer kini telah menjangkau cakupan yang sangat luasnya. Penetrasi di berbagai penjuru dunia terus meningkat. Hal ini turut diiringi dengan peningkatan jumlah pengguna yang mengaksesnya.

(3)

Untuk menghindarkan pengguna dari permasalahan tersebut, diciptakan mesin pencari yang bekerja berdasarkan kata yang dimasukkan oleh pengguna dan dia akan menghubungkan antara pencari informasi dengan situs-situs yang diperkirakan berkaitan dengan informasi yang ingin diakses. Situs pencari yang pertama kali sukses meraup banyak pelanggan adalah Yahoo (www.yahoo.com) yang kemudian popularitasnya tergeser oleh Google (www.google.com).

Begitu mudahnya sistem pencarian informasi dengan menggunakan mesin pencari tersebut sehingga jutaan pengguna mengaksesnya setiap hari. Dapat dikatakan bahwa Google adalah salah satu pintu masuk yang wajib dilalui oleh mayoritas pengguna internet setiap saat dimanapun dia mengaksesnya. Google saat sekarang dapat dianggap sebagai otoritas pertama pemegang akses informasi bagi pengguna internet.

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah berkaitan dengan informasi macam apakah yang akan dirujuk oleh Google. Para pengguna selalu cenderung mengakses hasil pencarian yang pertama kali dimunculkan oleh Google. Hanya sepuluh situs yang dianggap paling mendekati dengan kata kunci yang dimasukkan yang akan ditampilkan pertama kali oleh Google.

(4)

Metodologi

Riset ini adalah satu riset unobtrusive dimana pengamat sama sekali tidak mempengaruhi apa yang menjadi objek studi. Metoda yang dipilih adalah content analysis sebagaimana dijelaskan oleh Babbie (1998: 307-332). Pengkodean dilakukan secara laten dengan pembacaan yang mendalam terhadap masing-masing situs yang diakses, bukan terhadap apa yang muncul di permukaan sebagaimana pengkodean secara manifes.

Riset diawali dengan membuka situs Google dan memasukkan kata kunci yang bersinonim dengan Tuhan yaitu “Tuhan” dan “God”. Penggunaan kata tersebut dikarenakan kedua istilah tersebut mengacu pada penyebutan Tuhan secara umum, tidak merupakan satu istilah spesifik dari satu agama tertentu sebagaimana istilah “Allah”, “Jesus” atau “Yahweh”. Kata “Tuhan” dimaksudkan untuk mengarahkan pencarian pada situs-situs berbahasa Indonesia, sedangkan kata “God” diarahkan kepada situs-situs yang lebih global cakupannya karena menggunakan bahasa Inggris. Sepuluh situs pertama yang dirujuk oleh Google selanjutnya diakses dan dipelajari kandungannya.

(5)

Hasil Pengamatan dan Penkodean Data Kata Kunci “Tuhan”

Berdasarkan pengamatan unobtrusive ketika dimasukkan kata kunci “Tuhan” maka didapatkan sepuluh situs pertama yang dirujuk oleh Google (alamat link selengkapnya dapat dilihat di lampiran 1) dengan deskripsi sebagai berikut:

1. Wikipedia Indonesia tentang Tuhan

2. Wikipedia Indonesia tentang Sepuluh Perintah Allah 3. Wikipedia Melayu tentang Tuhan

4. Artikel tentang Trinitas dalam situs christiananswers.net

5. Artikel tentang kehendak Tuhan dalam situs christiananswers.net 6. Weblog (blog) febdian.net

7. Blog dihantui tuhan

8. Resensi buku Kisah Pi dalam situs penerbit gramedia 9. Forum diskusi ladang tuhan

10. Blog priyadi.net

(6)

dana, maka situs ini mengalami perkembangan yang cepat baik dari segi pengakses maupun dari segi kandungannya. Situs ini juga mempunyai kandungan dalam banyak bahasa di dunia mulai dari bahasa Inggris hingga Rusia sampai bahasa Tagalog ala Filipina.

Hasil rujukan Google dari kata kunci “Tuhan” menyangkut ke Wikipedia dalam tiga alamat. Alamat pertama adalah berisi artikel tentang Tuhan dalam bahasa Indonesia. Alamat kedua berisi Sepuluh Perintah Allah yang masih dalam Wikipedia Indonesia. Alamat ketiga menyangkut ke Wikipedia berbahasa Melayu yang kandungan isinya sama dengan alamat pertama. Dengan demikian alamat pertama dan ketiga akan dibahas secara bersamaan mengingat kesamaan kandungannya.

(7)

Pada dasarnya artikel tentang Tuhan dalam Wikipedia ini menggambarkan “Tuhan” yang bersifat umum. Digambarkan bagaimana Tuhan dipahami dalam tradisi filsafat, kepercayaan, dan dalam tradisi monoteisme. Gambaran Tuhan ini dapat dikatakan mewakili semua golongan keyakinan dan agama tanpa menjurus kepada satu keyakinan tertentu.

Artikel kedua dalam Wikipedia berisikan tentang Sepuluh Perintah Allah. Artikel ini kental dengan aroma tradisi Kristen. Sepuluh perintah Allah disebutkan sebagai perintah Tuhan kepada bangsa Israel lewat Musa yang dituliskan dalam bentuk dua tablet batu. Artikel ini menjelaskan perbedaan susunan dan urutan serta tafsiran terhadap sepuluh perintah tersebut terutama dalam empat tradisi utama yaitu Yahudi, Ortodoks, Roman Katolik Lutheran, dan Anglikan, Reformed, serta Protestan lain.

Secara keseluruhan artikel kedua ini tidak memberi gambaran utuh tentang deskripsi Tuhan sebagaimana yang dicari dalam riset. Meskipun menyinggung tentang perintah Allah namun tidak digambarkan bagaimana Allah sesungguhnya. Tidak ada gambaran “wajah” Tuhan yang dapat kita kenali secara langsung dalam artikel ini. Meskipun demikian, artikel dalam situs ini memberi gambaran bagaimanakah perintah Tuhan kepada manusia dalam tradisi Kristen dan Yahudi.

(8)

kebenarannya walaupun terkesan mengandung paradoks. Secara keseluruhan deskripsi Tuhan yang kita temukan tentu saja kental akan warna ajaran Kristen.

Situs kelima masih dari alamat yang sama yaitu dari situs yang sama hanya pada kandungan isi yang berbeda. Situs ini berisikan beberapa pertanyaan yang kemudian diberikan jawaban tentang bagaimana cara mengetahui kehendak Tuhan dalam hidup. Dalam jawaban yang diuraikan dapat ditemukan pada intinya adalah perlunya keyakinan akan rencana Tuhan dan perlunya menjadi murid Kristus. Kembali warna ajaran Kristen menjadi gambar utama deskripsi tentang Tuhan dalam alamat ini.

Situs keenam berkisah tentang seorang pemuda yang baru pulang dari luar negeri dan mencari jawaban atas keberadaan Tuhan. Dia bertanya kepada seorang kyai yang menjawab pertanyaannya dengan menampar pipinya. Kyai tersebut menganalogikan Tuhan dengan keberadaan rasa sakit di pipinya yang tidak dapat digambarkan bentuknya namun dapat dirasakan keberadaannya. Meskipun menggunakan simbol-simbol Islam dengan keberadaan tokoh kyai namun cerita tersebut dapat dimasukkan dalam deskripsi Tuhan yang dapat diterima semua keyakinan secara umum.

(9)

Rujukan berikutnya menuju situs penerbit Gramedia. Halaman ini berisikan tentang resensi buku berjudul Kisah Pi. Buku ini bercerita tentang tokoh utama yang harus terus mempertaruhkan keyakinan ditengah berbagai cobaan kehidupan dalam petualangannya menyeberangi laut dan sebagainya. Secara keseluruhan situs ini tidak mengandung informasi apapun tentang Tuhan ataupun tentang perbuatan-Nya sebagaimana situs-situs yang sebelumnya.

Situs selanjutnya adalah sebuah forum diskusi umat Kristen tentang berbagai persoalan keagamaan. Apabila diikuti lebih lanjut maka diskusi akan berkisar bagaimana konsep ajaran Tuhan menurut kaum Kristen. Terdapat dialog dengan tema-tema seperti ajaran Kristen, pemahaman Alkitab, hingga masalah akhir jaman. Kembali dapat disimpulkan bahwa deskripsi Tuhan dalam situs ini adalah sesuai dengan ajaran Kristen.

(10)

Kata Kunci “God”

Berdasarkan pengamatan unobtrusive ketika dimasukkan kata kunci “God” maka didapatkan sepuluh situs pertama yang dirujuk oleh Google (alamat link selengkapnya dapat dilihat di lampiran 2) dengan deskripsi sebagai berikut:

1. “God” dalam Wikipedia bahasa Inggris

Situs pertama yang dirujuk adalah dari Wikipedia, hasil pencarian dengan kata kunci “God” membawa pada dua situs Wikipedia yang pertama adalah berbahasa Inggris dan yang kedua berbahasa Belanda (situs urutan keenam). Keduanya, sebagaimana dalam bahasa Indonesia dan Melayu sebelumnya, menceritakan tentang Tuhan secara umum dan melampai batas-batas agama dan kepercayaan.

(11)

berarti berafiliasi dengan Gereja. Ajaran tentang Tuhan dalam situs ini dapat dipastikan bermaterikan tentang ajaran Kristen.

Tiga situs yang dirujuk kemudian masih bermaterikan ajaran serupa dari agama Kristen. Dengan berbagai variasi bentuk ajaran namun dapat ditarik benang merah deskripsi tentang Tuhan sebagaimana dipahami ajaran Kristen. Hal serupa yang ditunjukkan oleh situs God TV dan secara kreatif ditampilakan dalam situs celobox. Situs celobox ini patut mendapat catatan tersendiri karena dia menceritakan tentang penciptaan alam semesta sebagaimana terkandung dalam bible namun dalam tampilan seolah-olah

chatting di internet dalam bahasa administrasi komputer.

(12)

Kesimpulan

Berdasarkan hasil pengamatan dan pengkodean maka dapat disusun satu tabel kategorisasi data sebagaimana tercantum dalam lampiran 3 untuk kata kunci “Tuhan” dan lampiran 4 untuk kata kunci “God”. Kemudian disusun pula satu grafik pada lampiran 5 dan lampiran 6. Berdasarkan tabel dan grafik yang dibuat dapat dibaca distribusi data yang menggambarkan deskrispsi tentang Tuhan pada situs-situs yang dirujuk oleh Google.

Grafik dalam lampiran 5 menunjukkan dominasi deskripsi Tuhan secara umum (34 %) yang kemudian diikuti dengan deskripsi berdasarkan ajaran Kristen (33%). Sedangkan untuk ajaran lain mempunyai angka yang kurang signifikan dibandingkan dengan keduanya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa apabila seorang

mencari informasi melalui Google dan memasukkan kata kunci “Tuhan” maka dia akan menemukan deskripsi Tuhan secara umum melampaui semua agama dan dia juga akan menemukan deskripsi yang didominasi oleh ajaran Kristen.

(13)

DAFTAR PUSTAKA

Buku

Babbie, Earl. (1998). The Practise of Social Research: Eighth Edition. Belmont: Wadsworth Publishing Company

Internet

(14)

LAMPIRAN 1

4. Bagaimana satu Tuhan terdiri dari tiga pribadi

(15)

LAMPIRAN 2

Alamat link sepuluh situs pertama yang dirujuk Google dengan kata kunci “God”

(http://www.google.co.id/search?hl=id&q=god&btnG=Telusuri+dengan+Google&meta=) :

(16)

LAMPIRAN 3

Tabel Kategorisasi untuk Kata Kunci “Tuhan”

nama situs umum agama ibrahim agama

lain lain-lain yahudi kristen islam

1 wikipedia indonesia v

2 sepuluh perintah Allah v v

3 wikipedia melayu v

4 satu Tuhan tiga pribadi v

5 mengetahui kehendak Tuhan v

6 apakah Tuhan ada v v

7 dihantui Tuhan v

8 kisah Pi v

9 ladang Tuhan v

(17)

LAMPIRAN 4

Tabel Kategorisasi untuk Kata Kunci “God”

nama situs umum agama ibrahim agama

lain lain-lain yahudi kristen islam

1 God-Wikipedia v

2 God.com v

3 The Interview with God v

4

God-Catholic

Encyclopedia v

5 Does God Exist v

6 God-Wikipedia nl v

7 iGod-kecerdasan buatan v

8 Battleground God v

9 God TV v

(18)

LAMPIRAN 5

(19)

LAMPIRAN 6

Gambar

Tabel Kategorisasi untuk Kata Kunci “Tuhan”
Tabel Kategorisasi untuk Kata Kunci “God”
Grafik untuk Kata Kunci “Tuhan”
Grafik untuk Kata Kunci “God”

Referensi

Dokumen terkait

Pembimbing: Ninja Panju Purwita, M.Pd Kata Kunci: Media Pembelajaran, Autoplay, Google Maps, dan Geografi Pengembangan media pembelajaran berbasis Autoplay dan Google Maps pada

Proses melakukan klarifikasi Jabar Saber Hoaks menggunakan kata kunci untuk mencari sumber klarifikasi, hal ini digunakan karena dengan menggunakan kata kunci akan

Hanya menggunakan kata ganti dia (huwa) yang tersirat dalam dialog-dialog antara Musa dengan Khidir. Demikian halnya dengan tokoh seorang pemuda yang menemani

35 Setelah merespon jawaban Tuhan senang hati Paulus malah, atau justru akan melakukan tindakan yang lebih baik daripada mengeluh dan memohon kepada Tuhan agar Dia

EDLN ´ 12 Ketika seorang pengkotbah menyadari bahwa ketika dia dipercaya untuk menyampaikan Firman Tuhan, ia harus mengerti bahwa ini adalah pekerjaan rohani atau

Penelitian ini menggunakan lima kata kunci (keyword) mengenai objek wisata Indonesia yang dianalisis melalui Google Trends untuk mengetahui letak negara yang

Namun demikian, berdasarkan pengolahan data wawancara yang dilakukan peneliti, peneliti menemukan hambatan dalam pelaksanaan sistem pelaporan cepat berbasis google form di Satpol PP

Ketika Dia [Yesus] merujuk pada kehancuran Yerusalem, kata-kata nubuatan-Nya melampaui peristiwa itu sampai kepada perstiwa terakhir yaitu pada hari ketika Tuhan akan melakukannya Tuhan