• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIERA KE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PERAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIERA KE"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

PERAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIERA KEBEBASAN

INFORMASI

REFLEKSI IDENTITAS : INDONESIA SEBAGAI PUSAT PERADABAN DUNIA

Abstraction : This essay explains about how to create new identity for Indonesia as a country which has capability human resources and natural resources to become the center of civilization in the world. A lot of reasons Indonesia can achieve that’s identity are Indonesia as a tolerant country which has adoption pancasila as ideology nation even Indonesia has the biggest muslim population in the world but consists of diversity and unity. Another reason is Indonesia has excellence position according to geographic in the ocean pacific and indian pacific will be strongly great bargaining position and great powers maritime zone. Education is the first pillar to achieve that goal but on the other side a lot of problems exist and the biggest problem is money orientation in education and youth people become lose Indonesia identity and culture because of external and domestic factors even young people does not care Indonesia legacy and heritage but follow another culture such as western culture. The role of government as a domestic factor very weakness to protect the society of Indonesia. only with education policy especially revolution in our mindset regarding respect to all our teacher wheather material or non-material and protection government from bed external factors this is solution to make problem solving for our country Indonesia to become the central of civilization in the world.

Key Words : Education, Civilization, Identity, Natural Resources, Human Resources, Revolution, Money Orientation, External factor.

(2)

langkah, cantik dan berharga sedangkan katulistiwa adalah letak geografis yang memperlihatkan letak strategis bangsa Indonesia yang sangat unik dan aman dalam pelintasan perdagangan internasional hal ini membuat Indonesia menjadi sangat kuat dalam posisi tawar atau (bargaining position) di dalam aspek kemaritiman karena berada di antara samudra pasifik dan samudra Indian maka sudah seharusnya Indonesia bisa memenangkan kompetisi di laut.

Mungkin bagi sebagian orang akan mengatakan judul esai di atas tidak realistis dan utopis namun saya akan katakan “ Where there is a will there is a way” di mana ada kemauan disitu ada jalan, prinsip ini, secara universal tidak bisa di pungkiri telah terbukti dari berbagai macam perdaban di dunia baik perdaban Mesir kuno, perdaban Yunani kuno, perdaban islam, bahkan peradaban Cina semuanya tidak terlepas dengan prinsip di atas yang di awali dengan kemauan sehingga membuka jalan bagi pemikiran peradaban manusia untuk menciptakan sesuatu yang dulunya tidak ada menjadi ada, critical statement untuk menstimulasi bangsa Indonesia agar bisa menjadi bangsa pusat peradaban adalah sebagai berikut : Eropa : revolusi industri, Amerika Serikat : penerbangan manusia ke bulan, China : peningkatan Ekonomi, Korea Utara : penerbangan Roket luar angkasa, India : peluncuran satelit mandiri, iran : Pengembangan Nuklir, Indonesia : masih berdebat soal “Qunut” ini adalah critical statement yang sering saya ajukan yang sangat membakar naluri kebangsaan kita namun tidak bisa di pungkiri hal ini masih terjadi di kalangan masyarakat kita khususnya pada kalangan akar rumput masyarakat dan bahkan elite masyarakat Indonesia inilah mindset yang harus di rubah “change our mindset to become the central of civilization” sehingga bangsa Indonesia tidak lagi di bodohi dengan isu isu yang hanya mengadu domba dan berdebat seputar perbedaan ibadah sholat dengan qunut atau sholat dengan tidak menggunakan qunut sudah saatnya Indonesia fokus dengan agenda besar yang membawa manfaat bagi bangsa dan bagi komunitas internasional yakni kemandirian pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

(3)

akan di kalahkan dengan satu perbuatan namun tidak bisa di pungkiri dan pasti banyak orang akan bertanya bagaimana caranya ? mungkin akan ada juga yang mengatakan hanya imajinasi bahwa Indonesia akan menjadi bangsa pusat perdaban namun saya akan katakan sekali lagi 100 % bisa dan pasti bisa dan ini bukan sebuah imajinasi belaka, karena secara fitrah Tuhan menciptakan otak dan akal manusia untuk berpikir mempunyai insting menciptakan dan merubah segala sesuatu untuk kemajuan yang lebih baik dan untuk menemukan solusi kehidupan.

Tidak hanya itu secara fakta dan kemampuan kita bisa menggapai impian tersebut, Indonesia tidak kekurangan orang pintar melainkan Indonesia kekurangan orang jujur argument ini bukan tanpa dasar melainkan sudah menjadi fakta yang tidak terbantahkan, setiap tahun Indonesia mengeluarkan lulusan sarjana baik S1, S2 dan S3 namun setelah itu perbaikan bangsa Indonesia tetap stagnan, berapa banyak professor kita baik dari UGM, ITB, IPB, UI dan masih banyak lagi pusat pendidikan di Indonesia yang menghasilkan guru besar namun perbaikan tidak bisa kita rasakan secara nyata salah satu hipotesa yang di ajukan dalam dunia pendidikan adalah kecenderungan bangsa Indonesia yang masih money orientation sehingga pola pikir ini membuat para pengajar dan guru terkontaminasi dengan mindset tersebut.

Ini adalah masalah besar kita bersama yang harus di selesaikan denga merubah pola pikir para guru dan pengajar kita untuk terhindar dari aktifitas komersialisasi, karena pendidikan bukan untuk di perjual belikan, dengan demikian pilar utama untuk mewujudkan identitas baru Indonesia sebagai negeri pusat perdaban adalah di awali dengan revolusi maupun evolusi di bidang pendidikan karena dengan membangkitkan sumber daya manusia dengan jalan pendidikan impian tersebut akan tercapai, pemerintah dan masyarakat harus memberikan penghargaan yang tinggi kepada guru dan pengajar baik material maupun non-material karena hanya ada satu satunya jalan untuk mencapai target Indonesia sebagai negeri pusat perdaban adalah dengan menjalankan institusi pendidikan yang bebas dari proses komersialiasi, setiap warga Negara baik kaya maupun miskin harus bisa mendapatkan pendidikan mulai dari jenjang yang paling terendah hingga jenjang yang paling tertinggi, oleh sebab itu pemerintah Indonesia harus benar –benar berani mengeluarkan dana untuk pendidikan dan bukan di ambil dan di permainkan dana tersebut dalam elite politik sehingga distribusi dana tersebut tidak sampai pada masyarakat luas, hal ini yang harus benar-benar di awasi.

(4)

jepang tepatnya di kota Hiroshima dan Nagasaki yang di lakukan oleh Amerika Serikat dan ketika terjadi pengeboman tersebut apa yang di lakukan pertama kali oleh pemerintah jepang ? pemerintah jepang mengevaluasi dan mengidentifikasi maupun menanyakan berapa guru dan pengajar yang tewas dan menjadi korban dalam kejadian tersebut bukan yang lain, ini memperlihatkan betapa Jepang sangat concern terhadap pendidikan, tak heran Jepang saat ini menjadi negeri yang kuat dalam politik internasional, namun hal ini bukan berarti Indonesia hanya di arahkan pada bidang pendidikan saja untuk mewujudkan identitas tersebut namun selain aspek utama di atas, seperti Militer, Budaya, Olahraga, Sumber daya alam dan yang lainnya Indonesia harus benar – benar concern dan melihatnya sebagai sebuah potensi yang besar namun seluruh aspek tersebut fondasinya adalah pendidikan, bagaimana mungkin atap rumah akan kokoh jika fondasi rumahnya rapuh.

Oleh sebab itu kita harus yakin dengan kekuatan dan kelebihan yang telah kita miliki untuk menjadi negeri pusat peradaban, betapa tidak, dari segi sumber daya alam kita harus bangga karena berapa banyak emas yang kita miliki, berapa banyak gas alam yang Indonesia miliki yang di berikan Tuhan di bawah tanah ibu pertiwi, sangat banyak sumber daya alam yang kita miliki namun sangat di sayangkan masih banyak di kelola oleh orang asing ini adalah menjadi pekerjaan kita bersama untuk bisa mengembalikan kedaulatan pengelolaan sumber daya alam kita kembali ke putra dan putri bangsa Indonesia karena kita tidak kekurangan orang pintar untuk mengelola itu semua kita hanya kekurangan orang jujur.

(5)

Oleh karena itu sudah waktunya, dan inilah saatnya seluruh elemen masyarakat baik pemerintah, organisasi masyarakat maupun seluruh putra dan putri Indonesia harus bergerak dan menggalakan identitas Indonesia sebagai negeri pusat peradaban dan ini sebagai menifestasi dari penghargaan yang tinggi baik material maupun non- material terhadap guru – guru kita dan pengajar dalam seluruh institusi pendidikan di indonesia yang bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dengan mengedepankan pendidikan kerakyatan, politik kerakyatan dan ekonomi kerakyatan agar terbebas dari belenggu money orientation.

Oleh : M.Rusdy Namsa Mahasiswa S2 Hubungan Internasional Jawaharlal Nehru University New Delhi. India

Referensi

Dokumen terkait

Sehubungan dengan Pemil ihan Langsung Pekerj aan Pembuat an Tanggul Parit 3 Tanj ung Sol ok Kabupat en Tanj ung Jabung Timur Tahun Anggaran 2013, unt uk Paket Pekerj aan t ersebut

[r]

mengumumkan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa untuk pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2013, seperti tersebut dibawah ini

Pembuktian kualifikasi ini dihadiri oleh direktur/wakil direktur atau dikuasakan pada orang yang tercantum dalam akte notaris perusahaan. Demikianlah untuk dimaklumi, atas

menyusun kebijakan teknis di bidang penyusunan rencana, program, dan kegiatan serta pengelolaan administrasi keuangan dan penyusunan laporan penyelenggaraan pemerintahan

Mendahara pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun Anggaran 2015 dan Pembukaan Penawaran pada Tanggal 08 Juni s/d 09 Juni 2015, dimana Perusahaan Saudara

Alang-alang Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun Anggaran 2015, untuk Paket Pekerjaan tersebut diatas telah dilaksanakan Pembukaan Penawaran pada Tanggal 07 Agustus 2015,

Dengan ini kami mengundang Bapak/Ibu untuk menghadiri acara Klarifikasi Dokumen Penawaran dan apabila memenuhi persyaratan dilanjutkan Pembuktian dokumen kualifikasi