• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Gas Kromatografi-Spektrometer Massa (GC-MS) Dari Kemenyan Sumatera Dengan Teknik Asap Cair Dan Esterifikasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Gas Kromatografi-Spektrometer Massa (GC-MS) Dari Kemenyan Sumatera Dengan Teknik Asap Cair Dan Esterifikasi"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

68

DAFTAR PUSTAKA

Agusta, A. 2000. Minyak Atsiri Tumbuhan Tropika Indonesia. ITB, Bandung.

Bonor, S. 1999. Data Spektroskopi Derivat Flavanoid Hasil Ekstraksi Akar Kemenyan Sumatera. Laporan Penelitian. FMIPA-IKIP, Medan.

Dachriyanus. 2004. Analisis Struktur Senyawa Organik Secara Spektroskopi. Cetakan Pertama. Andalas University Press, Padang .

Darmadji, P. 1999. Potensi Pencoklatan Asap Cair dari Kayu Karet Hasil Reaksi dengan Beberapa Asam Amino. Seminar Nasional Industri Pangan, Yogyakarta.

Darmadji, P. 1996. Aktivitas Antibakteri Asap Cair yang Diproduksi dari Bermacam-macam Limbah Pertanian. Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Fernandez, X. 2003. Volatile constituents of benzoin gums: Siam and Sumatra. Part 1. Copyright © 2003 John Wiley & Sons, Ltd.

chromatography–mass spectrometry: Raw and archaeological materials. Dipartimento di Chimica e Chimica Industriale, Università di Pisa, via Risorgimento 35-56126 Pisa, Italy.

Gary, D.C. 1997. Analytical Chemistry. Fifth Edition. New York: John Wiley & Sons, INC.

Ginting, M. dan A. Ginting.1997. Transformasi Asam Sinamat Hasil Isolasi Dari Kemenyan Sumatera (Styrax benzoin) Menjadi n-propil dan Isopropil Sinamat. Laporan Penelitian PPD, Proyek HEDS. FMIPA-USU, Medan. Gritter, R.J. 1991. Pengantar Kromatografi. Penerbit ITB, Bandung.

Girrard. 1992. Kajian Sifat Fungsional Antibakteri Asap Cair dan Redestilasi Total Asap Cair Kayu Karet (Heven brasilensis) Terhadap Bakteri Patogen. Yogyakarta

Heyne, K. 1987. Tumbuhan Berguna I. W. van Hoeve, Bandung.

(2)

69

tanggal 30 Mei 2012.

tanggal 30 Mei 2012.

Diakses tanggal 30 Mei 2012.

Kiajar, R. 2009. Analisis Faktor Penyebab Penurunan Intensitas Pengolahan Hutan Kemenyan. Laporan Hasil Penelitian. Fakultas Pertanian Univesitas Sumatera Utara, Medan.

Mcnair, H.M. 2009. Basic Gas Chromatography. Second Edition. A john Wiley & Sons. Inc. Publicaation, New Jersey.

Pastorova, I. 1998. Analytical Study of Free and Ester Bound Benzoic and Cinnamic Acids of Gum Benzoin Resins by GC–MS and HPLC–frit FAB–MS. Copyright © 1997 John Wiley & Sons, Ltd.

Pine, S.H. 1988. Kimia Organik. Terbitan keempat. Penerbit ITB, Bandung.

Rohman, A. 2009. Kromatografi Untuk Analisis Obat. Edisi Pertama. Yogyakarta : Graha Ilmu, Yogyakarta.

Siahaan, N. 1993. Pemanfaatan Asam Sinamat yang Berasal dari Kemenyan Sumatera (styrax benzoin) Sebagai Sumber Pembuatan Ester n-propil dan Etil Sinamat. Skripsi Jurusan Kimia FMIPA-USU, Medan.

Stahl, E. 1985. Analisis Obat Secara Kromatografi dan Mikroskopi. Penerbit ITB, Bandung.

Sudjadi, 1985. Penentuan Struktur Senyawa Organik. Jakarta : Ghalia Indonesia, Jakarta.

Tarigan, D. 1996. Pembuatan Bahan Pewangi Sinamil Asetat dari Hasil Reaksi Transformasi Sinamil Sinamit yang Dikandung Kemenyan Sumatera (Styrax benzoin). Skripsi Jurusan Kimia FMIPA-USU, Medan.

Willet, J.E. 1987. Gas chromatography. John Wiley & Sons, London.

Referensi

Dokumen terkait

Dari uraian diatas, maka peneliti ingin meneliti mengenai kadar senyawa fenolik yang terkandung pada asap cair dari bahan baku limbah cangkang sawit yang diperoleh dengan

Telah dilakukan penelitian pengaruh suhu pirolisis terhadap kadar senyawa fenolik dari asap cair cangkang sawit dan karakterisasinya pada suhu 600 – 950 o C dengan interval suhu

Penelitian tentang isolasi dan analisis kimia minyak atsiri serta uji aktivitas mikroba dengan metode Cork Borer dari temulawak (C urcuma xanthoriza Roxb ) telah