• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB X Perubahan RPJMD Cetak

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BAB X Perubahan RPJMD Cetak"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

BAB X

PEDOMAN TRANSISI DAN KAIDAH PELAKSANAAN

10.1 PEDOMAN TRANSISI

Dalam rangka menjaga kesinambungan pembangunan dan untuk mengantisipasi jangan sampai terjadi kekosongan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, maka RPJMD ini menjadi pedoman dalam penyusunan Rencana Pembangunan Kota Payakumbuh Tahun 2018 (Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun 2018) dan Penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2018 yang merupakan tahun pertama dibawah kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota terpilih hasil pemilihan kepala daerah Tahun 2017 yang akan datang.

Pedoman transisi ini dimaksudkan untuk menjaga kesinambungan pembangunan dan mengisi kekosongan RKPD setelah RPJMD ini berakhir, dengan tujuan antara lain untuk menyelesaikan masalah-masalah pembangunan yang belum seluruhnya tertangani sampai dengan akhir periode RPJMD ini dan masalah-masalah pembangunan yang akan dihadapi tahun 2018 yang akan datang.

Dengan demikian maka RKPD masa transisi (Tahun 2018) merupakan tahun pertama dan bagian yang tidak terpisahkan dari RPJMD Walikota dan Wakil Walikota terpilih hasil pemilihan kepala daerah tahun 2017 yang akan datang.

10.2 KAIDAH PELAKSANAAN

Sebagaimana yang telah diuraikan pada bagian sebelumnya bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Payakumbuh Tahun 2012-2017 merupakan penjabaran dari visi, misi dan program Kepala Daerah terpilih dan merupakan pedoman bagi setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam menyusun Rencana Strategis (Renstra).

Sehubungan dengan itu ditetapkan kaidah-kaidah pelaksanaan sebagai berikut :

1. RPJMD Kota Payakumbuh Tahun 2012-2017 merupakan pedoman bagi SKPD dalam menyusun Renstra SKPD dan Rencana Kerja (Renja) SKPD.

2. SKPD berkewajiban menjamin konsistensi antara RPJMD kedalam renstra SKPD.

3. RPJMD Kota Payakumbuh Tahun 2012-2017 digunakan sebagai pedoman dalam penyusunan RKPD Kota Payakumbuh 5 (lima) tahun kedepan.

(2)

Perubahan RPJMD Kota Payakumbuh Tahun 2012 - 2017 X - 2 RPJMD tersebut dan melakukan sosialisasi baik kepada seluruh komponen aparat yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh, instansi terkait maupun masyarakat luas;

5. RPJMD Kota Payakumbuh Tahun 2012-2017, merupakan dasar untuk mengevaluasi laporan hasil kinerja kepala daerah terpilih untuk masa lima tahun dan tahunan, yang mana visi dan misi pembangunan yang ingin dicapai selaras dengan strategi, tujuan, sasaran, kebijakan dan program prioritas Kepala Daerah terpilih yang tertuang dalam RPJMD Kota Payakumbuh Tahun 2012-2017.

10.3 PENGENDALIAN DAN EVALUASI

Dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan RPJMD Tahun 2012-2017, maka dilaksanakan pengendalian dan evaluasi terhadap pelaksanaan RPJMD Tahun 2012- 2017, sebagai berikut :

1. Pengendalian pelaksanaan rencana pembangunan dilakukan oleh masing-masing Pimpinan SKPD;

2. Kepala Bappeda Kota Payakumbuh menghimpun dan menganalisis hasil pemantauan pelaksanaan rencana pembangunan dari masing-masing Pimpinan SKPD sesuai dengan tugas dan kewenangannya;

3. Kepala SKPD melakukan evaluasi kinerja pelaksanaan rencana pembangunan SKPD periode sebelumnya;

4. Kepala Bappeda Kota Payakumbuh menyusun evaluasi rencana pembangunan berdasarkan hasil evaluasi Satuan Kerja Perangkat Daerah sebagaimana dimaksud pada angka (3);

5. Hasil evaluasi sebagaimana dimaksud pada huruf (4) menjadi bahan bagi penyusunan rencana pembangunan daerah untuk periode berikutnya.

WALIKOTA PAYAKUMBUH

Referensi

Dokumen terkait

Sebagaimana yang telah diuraikan pada bagian sebelumnya bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bukittinggi Tahun 2016-2021 merupakan

Hal ini ditunjukan dari akumulasi pencapaian indikator outcome program pembangunan daerah setiap tahun atau indikator capaian yang bersifat mandiri setiap tahun

Perumusan prioritas pembangunan daerah untuk tahun 2012-2017 ditekankan pada pencapaian target yang telah ditetapkan dalam RPJPD dan visi misi Walikota terpilih

Hal ini berdasarkan Pasal 11 Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2013 tentang RPJMD Tahun 2013-2017 yang menyatakan bahwa dalam rangka menjaga kesinambungan pembangunan dan

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Musi Rawas tahun 2010 - 2015 adalah dokumen perencanaan daerah untuk periode 5 (lima) tahunan merupakan penjabaran

Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Musi Rawas tahun 2010 – 2015 ini akan menjadi pedoman dan arahan bersama bagi seluruh pemangku kepentingan

Dalam upaya mengantisipasi kekosongan dokumen perencanaan jangka menengah pada akhir jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan untuk masa bakti

Peraturan penilaian dokumen perencanaan pembangunan daerah seperti RPJMD dalam rangka pembinaan Pemerintah Daerah demi tercapainya hasil penyusunan yang mencerminkan nilai-nilai demokratis, transparan, akuntabel, komprehensif, dan