• Tidak ada hasil yang ditemukan

Deteksi dan Analisis Ekspresi Transgen (PhGH) Pada Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Transgenik F3

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Deteksi dan Analisis Ekspresi Transgen (PhGH) Pada Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Transgenik F3"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Ketersediaan induk unggul dalam bidang akuakultur merupakan hal yang sangat pokok dalam menunjang keberlanjutan kegiatan budidaya dan hasil produksi untuk dapat memenuhi kebutuhan manusia akan konsumsi ikan yang merupakan salah satu penyumbang protein hewani bagi manusia. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan tersebut, maka produksi dalam kegiatan perikanan harus terus ditingkatkan melalui ketersediaan benih unggul maupun induk unggul.

Menurut Dewi dkk. (2013) produk perikanan tersebut dapat diperoleh dengan beberapa kegiatan diantaranya menggunakan metode seleksi induk, hibridasi, poliploidasi dan transgenesis melalui teknologi rekayasa genetika.

Perkembangan teknologi molekuler dalam bidang akuakultur saat ini telah banyak dilakukan melalui teknik rekayasa genetika dengan memanfaatkan hormon tertentu yang diisolasi spesies ikan lain yang memiliki keunggulan tertentu dan kemudian diintroduksikan pada hewan target, sehingga ikan target mengalami beberapa perubahan pada karakteristiknya sesuai dengan keunggulan gen target yang diintroduksikan.

(2)

Penelitian ikan transgenik dengan mentransfer gen hormon pertumbuhan pada beberapa ikan budidaya telah berkembang dengan baik dan diharapkan pertumbuhannya lebih cepat dan dapat diproduksi untuk produk pangan komersial (Marnis dkk., 2014). Dengan demikian teknologi transgenesis tersebut dapat dijadikan suatu strategi untuk memenuhi kebutuhan akan produksi perikanan.

Menurut Marnis dkk., (2014) dalam pembentukan strain ikan transgenik, transgen yang ditransfer pada jaringan ikan target harus dapat terdeteksi dan terintegrasi pada germline dan ditransmisikan pada keturunan selanjutnya. Namun meskipun transgen dapat terintegrasi ke dalam semua jaringan tubuh ikan target, namun transgen tersebut kemungkinan tidak terekspresi di seluruh jaringan tubuh ikan (Marnis dkk., 2013). Maka diharapkan transgen tidak hanya dapat ditransmisikan namun juga dapat terekspresi pada keturunan selanjutnya.

Penelitian tentang deteksi dan ekspresi transgen pada beberapa spesies ikan transgenik telah dilakukan yaitu pada ikan zebra (Brachydanio rerio) (Bayer dan Jose, 1992), ikan nila (Oreochromis niloticus) (Kobayashi dkk., 2007), ikan medaka (Oryzias latipes) (Chong dan Vielkind, 1989) dan mud loach (Misgurnus mizolepis) transgenik (Nam dkk., 1999). Hasil penelitian menunjukkan bahwa

transgen dapat terdeteksi dan terekspresi pada keturunan selanjutnya.

(3)

Rumusan Masalah

Program transgenesis pada ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) diawali pada tahun 2011 dengan pembentukan populasi induk pembentuk (founder) F0 ikan lele dumbo transgenik melalui elektroporasi sperma (Dewi dkk., 2013) dan dilanjutkan dengan pembentukan populasi heterozigot pada tahun 2012 (F1) dan pembentukan populasi F2 pada tahun 2013 serta pembentukan populasi ikan lele yang positif membawa transgen secara homozigot pada tahun 2014 (Marnis dkk., 2014). Dalam penelitian sebelumnya telah dihasilkan ikan lele transgenik F1 dan F2, dimana hasil penelitian menunjukkan gen PhGH terdeteksi dan terekspresi. Dengan demikian, maka diperlukan suatu kajian untuk mengetahui apakah gen hormon pertumbuhan tersebut masih dapat terdeteksi dan terekspresi pada keturunan selanjutnya.

Berdasarkan hal tersebut, dirumuskan beberapa permasalahan sebagai berikut : 1. Apakah gen hormon pertumbuhan (PhGH) terdeteksi pada ikan lele dumbo

(Clarias gariepinus) transgenik F3?.

2. Apakah gen hormon pertumbuhan (PhGH) terekspresi pada ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) transgenik F3?

Kerangka Pemikiran

(4)

serta dalam proses pemeliharaannya membutuhkan waktu yang relatif lebih singkat dibandingkan dengan pemeliharaan spesies ikan non-transgenik (normal).

Dalam penelitian sebelumnya telah dihasilkan stain ikan lele dumbo transgenik dengan mentransfer gen hormon pertumbuhan (PhGH) sehingga memiliki kecepatan pertumbuhan lebih tinggi dibanding ikan lele dumbo non-transgenik (Dewi dkk., 2013). Namun demikian, perlu dilakukan suatu kajian untuk mengetahui sifat pewarisan transgen yang diintroduksikan pada ikan lele dumbo transgenik tersebut, dengan asumsi apakah transgen dapat diturunkan pada generasi selanjutnya. Marnis dkk. (2013; 2014) melaporkan bahwa gen PhGH terdeteksi dan terekspresi pada generasi F1 dan F2. Oleh karena itu perlu dilakukan deteksi dan analisis terhadap ekspresi transgen (PhGH) lebih lanjut pada keturunan selanjutnya yaitu F3 untuk mengetahui sifat pewarisan gen hormon pertumbuhan tersebut, apakah masih dapat terdeteksi dan terekspresi. Secara ringkas kerangka pemikiran penelitian dapat dilihat pada Gambar 1.

Gambar 1. Kerangka Pemikiran Penelitian Peningkatan Kecepatan

Pertumbuhan (Transgenesis) Peningkatan Produksi

Budidaya Ikan Lele

Ikan Lele Transgenik

Ekspresi Transgen Deteksi Transgen

(5)

Tujuan Penelitian

1. Untuk mendeteksi gen hormon pertumbuhan (PhGH) pada ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) transgenik F3.

2. Untuk mengetahui apakah gen hormon pertumbuhan (PhGH) terekspresi pada ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) transgenik F3.

Manfaat Penelitian

1. Memberikan data dan informasi ilmiah mengenai deteksi dan ekspresi transgen (PhGH) pada ikan lele transgenik F3.

Referensi

Dokumen terkait

Pricing of water brings about a severe reduction in farm labour inputs in the short run as a result of responses to price increases by reducing water consumption through changes in

Saat ini dengan luas pertanaman sawit nasional kurang lebih 10 juta hektar, total produksi hanya sekitar 30 juta ton CPO per tahun, dengan bibit unggul maka

 Membuat rancangan dalam bentuk gambar/tertulis kegiatan modifikasi media dan wadah tanam tanaman sayuran yang meliputi sarana produksi, teknik modifikasi, jadwal kegiatan

Mahasiswa dapat membuat konsep desain berdasarkan trend perkembangan desain kedepan dan menghasilkan mockup atau prototype produk fungsional yang menerapkan teknologi terkini

*) Diisi prosentase jumlah siswa yang mencapai ketuntasan sesuai dengan rentang nilai yang tercantum dalam format analisis ketercapaian standar ketuntasan belajar minimal

Pendidikan Agama Islam diberikan dengan mengikuti tuntunan bahwa agama diajarkan kepada manusia dengan visi untuk mewujudkan manusia yang bertakwa kepada Allah

4. Demand Paging Demand paging atau permintaan pemberian halaman adalah salah satu implementasi dari memori virtual yang paling umum digunakan. Demand paging ) pada

2.2 Menyebutkan arti ayat-ayat al-Quran yang berkaitan dengan sifat- sifat Allah Swt..  Menerjemahkan ayat-ayat al-Quran yang berkaitan dengan sifat