• Tidak ada hasil yang ditemukan

RINGKASAN LAPORAN AKHIR Integrasi Sistem

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "RINGKASAN LAPORAN AKHIR Integrasi Sistem"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

RINGKASAN LAPORAN AKHIR

Integrasi Sistem RBA dengan Sistem RKAKL Sesuai Peraturan Direktur

Jendral Perbendaharaan Nomor Per-20/PB/2012

Tahun ke-1 dari rencana 1 tahun

Tim Peneliti:

Muchammad Husni (0021026008)

Sri Gunani Partiwi (0031056603)

Retno Indryani (0006115909)

Mayasari (-)

(2)

1. Umum

Dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2004 tentang Penyusunan Rencana Kerja Dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga, yang dimaksud dengan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga, yang selanjutnya disebut RKAKL, adalah dokumen perencanaan dan penganggaran yang berisi program dan kegiatan suatu Kementerian Negara/Lembaga yang merupakan penjabaran dari Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rencana Kerja Strategis Kementerian Negara/Lembaga (Renstra K/L) yang bersangkutan dalam satu tahun anggaran untuk menjadi pedoman pelaksanaan program dan kegiatan.

Dalam penyusunan RKAKL, selain mengacu pada RKP dan Renstra K/L, penyusunan RKAKL juga harus mengacu pada pagu sementara dan definitif yang ditetapkan melalui Peraturan Menteri Keuangan, hasil kesepakatan yang dilakukan oleh kementerian/lembaga terkait dengan DPR, serta tidak boleh keluar dari tupoksi unit organisasi kementerian/lembaga yang bersangkutan. Selain itu, banyak rambu-rambu yang harus diperhatikan dalam proses penyusunan RKAKL agar tercapai anggaran berbasis kinerja. ITS sebagai Satuan Kerja perlu melakukan perubahan karena selama ini SIM Rencana Bisnis Anggaran (RBA) yang merupakan sistem informasi usulan seluruh unit ITS belum sinkron dengan sistem Rencana Kerja Dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga yang merupakan penjabaran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rencana Kerja Strategis Kementerian Negara/Lembaga (Renstra K/L). Saat ini pengisian RKAKL, data yang sudah ada pada SIM RBA tersebut harus dimasukkan ulang secara manual.

2. Aplikasi RKAKL dan RBA

Dalam rangka penyusunan RKAKL tiap tahunnya, Dirjen Anggaran menyediakan suatu aplikasi yang bisa diunduh dari website www.anggaran.depkeu.go.id. Aplikasi ini mengalami perbaikan dan penyempurnaan setiap tahunnya baik secara teknis, maupun penyesuaian dengan perubahan kebijakan. Aplikasi ini merupakan perangkat lunak desktop

yang menggunakan basis data Fox Pro dan memerlukan instalasi library Visual Fox Pro agar dapat berjalan.

SIM RBA ITS merupakan aplikasi berbasis web yang telah digunakan oleh seluruh unit di ITS untuk melakukan perencanaan dan evaluasi keuangan dengan sumber dana PNBP. Aplikasi ini dapat digunakan dari komputer, laptop, atau perangkat mobile yang dapat terhubung ke jaringan intranet ITS. Kemudahan penggunaan aplikasi ini diharapkan dapat diterapkan pula untuk penyusunan anggaran dengan sumber dana selain PNBP, sehingga data yang diperlukan untuk penyusunan RKAKL mampu didapatkan secara cepat dan lengkap.

(3)

mencantumkan mata anggaran dalam tiap item belanja. Sehingga unit tidak perlu memasukkan data tambahan. Namun demikian, keluaran rekap RKAKL menggunakan metode ini dirasa kurang sesuai dengan keluaran Aplikasi RKAKL-DIPA. Hal ini disebabkan antara lain:

1. Pemetaan terhadap mata anggaran dengan output RKAKL yang kurang lengkap.

2. Banyaknya variasi satuan volume/frekuensi untuk item belanja dari unit, sehingga sulit untuk direkapitulasi.

3. Metode pemetaan yang hanya menggunakan mata anggaran dirasa belum cukup representatif. 4. Ouput RKAKL menjadi bias bila pemetaan menggunakan mata anggaran, karena ouput RKAKL

tergantung pada Indikator Kegiatan dan setiap kegiatan dapat muncul banyak mata anggaran.

Penelitian ini berusaha untuk memecahkan permasalahan yang muncul pada metode sebelumnya, dengan tetap mempertahankan kemudahan unit dalam menyusun anggaran. Aplikasi yang dikembangkan juga sekaligus dapat mengakomodasi usulan seluruh unit sebagai dasar input data pada pengisian RKAKL sesuai Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor Per-20/PB/2012.

3. Perancangan dan Implementasi Sistem.

Pada sistem ini, secara umum terdapat dua jenis aktor, yaitu unit anggaran dan BPP (Badan Perencanaan dan Pengembangan). Hubungan antara unit anggaran dan BPP ditunjukkan oleh Gambar 1.

Gambar 1

(4)

Hasil pemetaan (mapping) indikator program kerja Rektor ke dalam output RKAKL adalah sebagai berikut:

1. Mapping Program Kerja Rektor ke output RKAKL 2013. 2. Mapping KPI ke IKU dan IKK RKAKL 2013.

4. Hasil Uji Coba

Berdasarkan uji coba yang telah dilakukan, terdapat beberapa kesimpulan yang dapat diambil yaitu:

1. Perangkat lunak yg dikembangkan telah mampu mengintegrasikan aplikasi sistem RBA dengan sistem RKAKL.

Gambar

Gambar 1

Referensi

Dokumen terkait

Per atur an Pemer intah Nomor 21 Tahun 2004 tentang Penyusunan Rencana Ker ja dan Anggar an Kementer ian Negara/ Lembaga (Lembar an Negar a Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor

Dalam rangka penyusunan dan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Menteri/ Pimpinan Lembaga menyusun Rencana Kerja dan Anggaran

4. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik 6. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2004 Tentang Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga. Peraturan Dirjen

Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 152/PMK.02/2014 tentang Petunjuk Penyusunan Rencana Penerimaan Negara Bukan Pajak Kementerian

Peraturan Pemerintah Nomor 90 Tahun 2010 tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga.. Research on Instructional

Menimbang : bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 5 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 90 Tahun 2010 tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian

Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 54/PMK.02/2005 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan dan Penelaahan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara

KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 5 ayat 5 Peraturan Pemerintah Nomor 90 Tahun 2010 tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian