ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU
KONSUMEN DALAM PENGGUNAAN ALAT TRANSAKSI NON TUNAI
DI JALAN TOL MAKASSAR
A. IDENTITAS MAHASISWA
Nama : Magfirah Syamsul Alam Nim : 1593141040
Prodi : Manajemen Konsentrasi : Pemasaran Fakultas : Ekonomi
Alamat : Jln. Cakalang (Komp. Ruko Cakalang Indah No. 3T) No. Hp : 08114108277
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
dengan lebar 3,5 meter. Jalan Tol ini diresmikan pada 26 September 2008 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pembangunannya telah dimulai pada Mei 2007. Proyek tersebut menghubungkan jalan tol seksi satu dan dua sepanjang 6 km yang telah beroperasi sejak tahun 1999.
Pembayaran tol di Makassar sejak diresmikan menggunakan uang tunai. Seiring dengan peningkatan infrastruktur jalan saat ini pembayaran tol di Makassar bukan hanya dengan pembayaran tunai namun dapat pula menggunakan non tunai. Dalam rangka mengimplementasikan aturan pemerintah di mana seluruh transaksi pembayaran tol wajib menggunakan skema non tunai maka, pada bulan oktober 2017 pengguna jalan tol wajib menggunakan uang elektronik (non tunai).
Dengan menggunakan transaksi non tunai dapat mengurangi penggunaan dan peredaran uang kartal (kertas atau logam), dapat lebih mengefisiensikan waktu, dapat pula menghemat biaya dibandingkan dengan transaksi tunai. Biaya yang dimaksud adalah biaya dalam mencetak uang, biaya distribusi uang, dll. Saat ini, penggunaan transaksi non tunai di jalan tol hanya sekitar 25% dari keseluruhan transaksi pembayaran tol. Oleh karena itu, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) perlu bekerja keras untuk mensosialisasikan kebijakan penggunaan transaksi elektronik.
Saat ini kesadaran masyarakat akan penggunaan transaksi elektronik masih sangat minim, namun mau tidak mau pada bulan oktober 2017 para pengguna jalan tol harus menggunakan uang elektronik. Ada beberapa perseroan yang menjalin kerjasama dalam pelayanan transaksi non tunai di jalan tol makassar seperti Mandiri, BNI, BRI, Bank Mega, dan BCA. Bank-bank tersebut telah memperkenalkan masing-masing dari produk mereka tentang uang elektronik yang dapat digunakan di jalan tol seperti e-money dari Bank Mandiri, Brizzi dari Bank BRI, e-Toll, dll.
membutuhkan waktu yang lama lagi. Untuk itu Bank-bank harus lebih gencar lagi dalam hal mempromosikan produk uang elektronik yang akan digunakan di jalan tol agar masyarakat lebih mudah dalam mendapat informasi.
1. RUMUSAN MASALAH
1. Apakah faktor layanan akan mempengaruhi perilaku konsumen dalam peggunaan transaksi non tunai di jalan tol?
2. Apakah faktor fasilitas yang disediakan akan mempengaruhi perilaku konsumen dalam penggunaan transaksi non tunai di jalan tol?
2. TUJUAN PENELITIAN
1. Mengetahui faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam penggunaan transaksi non tunai di jalan tol.
3. MANFAAT HASIL PENELITIAN
1. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menetapkan
2.
B. TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PIKIR 1. PERILAKU KONSUMEN