• Tidak ada hasil yang ditemukan

PUTUSAN Nomor XXX/Pdt.P/2012/PA.Ktbm

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PUTUSAN Nomor XXX/Pdt.P/2012/PA.Ktbm"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

Halaman 1 dari 8

PUTUSAN

Nomor XXX/Pdt.P/2012/PA.Ktbm BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

Pengadilan Agama Kotabumi yang memeriksa dan mengadili perkara tertentu pada tingkat pertama, dalam persidangan majelis hakim telah menjatuhkan putusan sebagaimana tertera di bawah ini, dalam perkara pembatalan nikah yang diajukan oleh :

Penggugat, umur 50 tahun, Agama Islam, Pekerjaan Tani, tempat tinggal di Kabupaten

Lampung Utara;

MELAWAN

Tergugat I, umur 40 tahun, Agama Islam, Pekerjaan Kepala KUA Kabupaten Lampung

Utara, bertempat tinggal di Kabupaten Lampung Utara;

Tergugat II, umur 31 tahun, Agama Islam, Pekerjaan Swasta, bertempat tinggal di

Kabupaten Lampung Utara;

Tergugat III, umur 28 tahun, Agama Islam, Pekerjaan Ibu Rumah Tangga, bertempat

tinggal di Kabupaten Lampung Utara; Pengadilan Agama tersebut;

Setelah membaca dan mempelajari berkas perkara;

Setelah mendengar keterangan Penggugat serta memeriksa bukti-bukti dipersidangan;

TENTANG DUDUK PERKARANYA

Menimbang, bahwa Penggugat berdasarkan surat gugatannya yang telah terdaftar di kepaniteraan Pengadilan Agama Kotabumi dengan register perkara Nomor XXX/Pdt.P/2012/PA.Ktbm tanggal 02 Juli 2012, yang pada pokoknya menerangkan sebagai berikut :

1. Bahwa pada tanggal 11 Maret 2011, Tergugat II dan Tergugat III melangsungkan pernikahan di rumah orang tua Tergugat III di Kabupaten Lampung Utara, yang dicatat oleh Pegawai Pencatat Nikah Kepala KUA Kabupaten Lampung Utara; (Akta Nikah Nomor XXX/08/III/2011 tanggal 14 Maret 2011);

2. Bahwa setelah pernikahan tersebut Tergugat II dan Tergugat III bertempat tinggal di rumah orangtua Terugat III di Kabupaten Lampung Utara selama 1 tahun. Selama pernikahan tersebut Tergugat II dengan Tergugat III dan telah hidup rukun sebagaimana layaknya suami istri dan telah belum dikaruniai seorang anak ;

3. Bahwa kemudian dalam perjalanan rumah tangga Tergugat II dengan Tergugat III ada informasi dari Kepala KUA Kabupaten Lampung Utara yang bernama NANG SUKARMAN, S.Ag.,M. Pd.I bahwa Tergugat II adalah seorang wanita yang telah memalsukan identitas dan mengaku dirinya adalah seorang laki-laki;

(2)

Halaman 2 dari 8

4. Bahwa pada saat Tergugat II melaksanakan pernikahan dengan Tergugat III, Tergugat II mengaku bejenis kelamin laki-laki kepada Tergugat III dan keluarganya dan sekarang karena pihak Tergugat I sebagai kepala KUA telah mengetahui perihal kejadian tersebut, maka apa yang telah dilakukan oleh Tergugat II selama ini salah karena Tergugat II telah melakukan pemalsuan identitas dan Tergugat II membuat keterangan Palsu yang tercantum dalam N1 yang berstatus laki-laki dan Kartu Tanda Penduduk, serta Kartu Keluarga;

5. Bahwa atas kejadian tersebut Penggugat merasa dirugikan dan tertipu karena Tergugat II sudah membuat keterangan palsu tentang status dirinya dan status perkawinannya untuk itu Penggugat mohon kepada Majelis Hakim untuk membatalkan perkawinan tersebut.

6. Bahwa Penggugat sanggup membayar seluruh biaya yang timbul akibat perkara ini; Berdasarkan alasan/dalil-dalil diatas, Pemohon mohon agar Ketua Pengadilan Agama Kotabumi segera memeriksa dan mengadili perkara ini, selanjutnya menjatuhkan putusan yang amarnya berbunyi :

A. PRIMAIR

1. Mengabulkan gugatan Penggugat;

2. Menetapkan, membatalkan perkawinan antara Tergugat II Tergugat II dengan Tergugat III Tergugat III yang dilangsungkan pada tanggal 11 Maret 2011 di Kepala KUA Kabupaten Lampung Utara;

3. Menetapkan biaya perkara menurut hukum; B. SUBSIDAIR

Atau menjatuhkan putusan lain yang seadil-adilnya;

Menimbang, bahwa pada hari dan tanggal yang telah ditetapkan untuk memeriksa perkara ini, Penggugat hadir sendiri menghadap dipersidangan, sedangkan Tergugat I, Tergugat II dan Tergugat III, tidak hadir menghadap dipersidangan dan tidak pula menyuruh orang lain sebagai kuasanya, meskipun telah dipanggil secara sah dan patut, serta ketidakhadirannya tanpa ada alasan yang sah;

Menimbang, bahwa dipersidangan kemudian dibacakan gugatan Penggugat, dan Penggugat menyatakan yang pada pokoknya tetap pada gugatannya;

Menimbang, bahwa untuk membuktikan dalil gugatannya, Penggugat dipersidangan telah mengajukan alat bukti tertulis berupa :

1. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk atas nama Penggugat NIK180307017630081 tertanggal 09-07-2012, tanda P.1;

2. Fotokopi Akta Nikah atas nama Tergugat II dan Tergugat III Nomor 123/e8/III/2011 tertanggal 24 Februari 2011, tanda P.2;

Menimbang, bahwa dipersidangan juga Penggugat telah mengajukan dua orang saksi, masing-masing bernama :

(3)

Halaman 3 dari 8

1. SAKSI I, dibawah sumpahnya memberikan keterangan yang pada pokoknya sebagai berikut :

- Bahwa saksi kenal dengan Penggugat sekitar bulan Mei 2012 karena Penggugat menginformasikan kepada saksi bahwa Tergugat II adalah perempuan;

- Bahwa saksi kenal denganTergugat I karena teman sejawat;

- Bahwa saksi tidak kenal dengan Tergugat II dan Tergugat III, saksi hanya mengetahui dan mengenalinya lewat foto di registrasi pencatatan perkawinan Tergugat II dan Tergugat III;

- Bahwa betul Tergugat II dengan Tergugat III telah menikah sekitar bulan Maret 2011 di wilayah KUA Kabupaten Lampung Utara;

- Bahwa saksi menjadi Kepala KUA Kabupaten Lampung Utara, ketika Tergugat II dan Tergugat III menikah, dan sekarang saksi pindah menjadi kepala KUA Blambangan Pagar kemudian Kepala KUA Kabupaten Lampung Utara dijabat oleh Tergugat I;

- Bahwa saksi mengakui menandatangi buku nikah Tergugat II dan Tergugat III, setelah diperiksa administrasinya oleh staf umum yang bernama AS, S.H.I sedangkan yang menjadi P3N pada waktu itu bernama GA;

- Bahwa berdasarkan data-data administrasi perkawinan, menerangkan bahwa Tergugat II adalah laki-laki;

- Bahwa saksi pernah melihat Tergugat II sewaktu saksi jadi pengisi materi pada kegiatan kursus calon pengantin yang di laksanakan oleh KUA setempat, waktu itu Tergugat II terlihat seperti laki-laki;

- Bahwa sekitar bulan Mei 2012 saksi menerima telepon dari P3N yang bernama GA yang menyatakan bahwa Tergugat II adalah perempuan;

- Bahwa saksi kemudian mendatangi tempat kediaman Tergugat II dan Tergugat III tetapi tidak bertemu, lalu mendatangi Penggugat dan Penggugat mengatakan bahwa Tergugat II adalah perempuan yang Penggugat ketahui dari pengakuan Tergugat III;

- Bahwa saksi diberitahu Tergugat II adalah perempuan oleh wartawan, yang mengatakan bahwa Tergugat II telah diberi minuman oleh teman-temannya untuk membuktikan bahwa Tergugat II adalah perempuan setelah pesta lalu ditelanjangi, ternyata Tergugat II adalah perempuan;

- Bahwa saksi diberitahu juga oleh tetangga sekaligus teman sejak kecil Tergugat II, yang mengatakan bahwa sejak kecil Tergugat II itu adalah perempuan;

2. GA / SAKSI II, dibawah sumpahnya memberikan keterangan yang pada pokoknya sebagai berikut :

- Bahwa saksi kenal dengan Penggugat dan Tergugat III karena telah bertetangga sejak lama;

(4)

Halaman 4 dari 8

- Bahwa saksi kenal dengan Tergugat I karena saat ini menjadi Kepala KUA Kabupaten Lampung Utara dimana saksi menjadi petugas P3N;

- Bahwa saksi kenal dengan Tergugat II saat menikah dengan Tergugat III;

- Bahwa waktu akan menikah, Tergugat II dengan Tergugat III datang ke rumah saksi untuk menyerahkan administrasi pendaftaran perkawinan sekitar bulan maret 2011; - Bahwa saksi yang mengurus administrasi pendaftaran pencatatan perkawinan

Tergugat II dengan Tergugat III;

- Bahwa secara pisik Tergugat II seperti laki-laki, dimana berambut cepak bercelana panjang dan memakai kemaja atau kaos;

- Bahwa berdasarkan administrasi KTP, Kartu Keluarga maupun surat keterangan dari Desa Kembang Tanjung tempat tinggal Tergugat II menerangkan bahwa jenis kelamin Tergugat II adalah laki-laki;

- Bahwa sekitar bulan Juni 2012, Penggugat memberitahu kepada saksi bahwa Tergugat II adalah perempuan berdasarkan pengakuan dari Tergugat III;

- Bahwa saksi kemudian mendatangi tempat kediaman Tergugat II dan Tergugat III tetapi tidak bertemu;

- Bahwa saksi diberitahu juga oleh tetangga sekaligus teman sejak kecil Tergugat II, yang mengatakan bahwa sejak kecil Tergugat II itu adalah perempuan;

- Bahwa saksi diberitahu tetangga sekitar, yang mengatakan bahwa Tergugat II telah diberi minuman oleh teman-temannya untuk membuktikan bahwa Tergugat II adalah perempuan setelah pesta lalu ditelanjangi, ternyata Tergugat II adalah perempuan; Menimbang, bahwa dipersidangan Penggugat telah menyampaikan kesimpulannya secara lisan yang pada pokoknya membenarkan semua keterangan saksi-saksi serta Penggugat menyatakan tetap pada gugatan semula dan mohon putusan;

Menimbang, bahwa selanjutnya untuk mempersingkat uraian penetapan ini, majelis hakim menunjuk kepada hal-hal sebagaimana yang tercantum dalam berita acara persidangan perkara ini yang merupakan satu kesatuan dalam penetapan ini;

TENTANG HUKUMNYA

Menimbang, bahwa maksud dan tujuan gugatan Penggugat adalah sebagaimana tersebut di atas;

Menimbang, bahwa oleh karena Tergugat I, Tergugat II dan Tergugat III ternyata tidak pernah hadir dipersidangan, meskipun telah dipanggil secara sah dan patut dan tidak pula menyuruh orang lain sebagai kuasanya, serta ketidakhadirannya tanpa ada alasan yang sah, maka berdasarkan Pasal 149 Rbg ayat (1), gugatan Penggugat dapat diperiksa dan diputus dengan putusan tidak hadir (verstek);

Menimbang, bahwa sebelum mempertimbangkan pokok perkara, terlebih dahulu Majelis hakim akan mempertimbangkan kedudukan hukum (legal standing) penggugat dalam perkara ini;

(5)

Halaman 5 dari 8

Menimbang, bahwa di dalam ketentuan Pasal 23 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan jo. Pasal 73 Kompilasi Hukum Islam, menyebutkan : “yang dapat mengajukan permohonan pembatalan perkawinan adalah : a. para keluarga dalam

garis keturunan lurus ke atas dan ke bawah dari suami atau isteri b. Suami atau isteri;

c. Pejabat yang berwenang mengawasi pelaksanaan perkawinan menurut Undang-undang. d. para pihak yang berkepentingan yang mengetahui adanya cacat dalam rukun dan syarat perkawinan menurut hukum Islam dan Peraturan Perundang-undangan sebagaimana tersebut dalam pasal 67”;

Menimbang, bahwa dipersidangan setelah Majelis hakim memeriksa surat gugatan Penggugat dan dihubungkan dengan bukti P.1 dan P.2, maka Penggugat tinggal di wilayah Kabupaten Lampung Utara dan Penggugat adalah orang tua kandung Tergugat III, sehingga menurut ketentuan hukum sebagaimana tersebut di atas, harus dinyatakan Penggugat mempunyai kedudukan hukum untuk mengajukan permohonan Pembatalan Nikah in casus;

Menimbang, bahwa yang menjadi pokok dalil permohonan yang diajukan oleh Penggugat, pada pokoknya adalah bahwa Penggugat mengajukan permohonan pembatalan nikah Tergugat II dengan Tergugat III, dengan alasan bahwa suami Tergugat III itu adalah berjenis perempuan dan untuk lengkapnya sebagaimana termuat dalam duduk perkaranya penetapan perkara ini;

Menimbang, bahwa berdasarkan bukti P.2, Tergugat II dan Tergugat III telah menikah pada tanggal 11 Maret 2011 di wilayah Kantor Urusan Agama Kabupaten Lampung Utara, dan Majelis Hakim menilai bahwa bukti surat tersebut telah memenuhi syarat formil dan materil serta ada hubungannya dengan perkara ini sebagaimana yang dimaksud Pasal 285 Rbg, dengan demikian dapat diterima sebagai bukti dalam perkara ini; Menimbang, bahwa majelis hakim dipersidangan telah mendengarkan keterangan saksi-saksi Penggugat, dan kedua saksi tersebut bukan orang yang terlarang menjadi saksi, keduanya telah memberikan keterangan di bawah sumpahnya berdasarkan pengetahuannya sendiri, dan keterangan keduanya ternyata telah sesuai (relevan) dengan pokok perkara, maka majelis hakim menilai kedua orang saksi tersebut telah memenuhi syarat formil dan materil sehingga keterangannya telah dapat diterima sebagai bukti yang mendukung kebenaran dalil-dalil dan alasan gugatan Penggugat dalam perkara ini sebagaimana dimaksud Pasal 308 ayat (1) dan Pasal 309 Rbg;

Menimbang, bahwa apabila dihubungkan antara dalil permohonan Penggugat dengan bukti-bukti yang telah dipertimbangkan, majelis hakim telah menemukan fakta-fakta yang telah terbukti sebagai berikut :

1. Bahwa Tergugat II dengan Tergugat III telah menikah pada tanggal 11 Maret 2011 di Kabupaten Lampung Utara;

(6)

Halaman 6 dari 8

2. Bahwa Kantor Urusan Agama Kabupaten Lampung Utara telah mengeluarkan Kutipan Akta Nikah atas nama Tergugat II dan Tergugat III nomor XXX/08/III/2011 tertanggal 14 Maret 2011;

3. Bahwa Tergugat II adalah suami Tergugat III yang berjenis kelamin laki-laki;

Menimbang, bahwa berdasarkan fakta tersebut diatas, Majelis hakim akan mempertimbangkan lebih lanjut sebagai berikut :

Menimbang, bahwa berdasarkan Pasal 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan menyatakan “Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang

pria dan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga atau

rumah tangga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”;.

Menimbang, bahwa berdasarkan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan jo Pasal 4 Kompilasi Hukum Islam, menentukan bahwa Perkawinan adalah sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya itu;

Menimbang, bahwa berdasarkan Pasal 14 Kompilasi Hukum Islam, menyatakan suatu perkawinan dipandang sah apabila memenuhi syarat dan rukun nikah yaitu : Orang

yang menikah (calon suami-isteri), Wali nikah, Dua orang saksi nikah, serta Ijab kabul;

Menimbang, bahwa lembaga perkawinan dipandang sebagai ikatan lahir batin seorang laki-laki dengan seorang perempuan untuk membentuk keluarga (rumah tangga) dan bertujuan untuk membuahkan keturunan dan menegakkan ajaran agama dan adat istiadat. Sebagai suami, maksudnya seorang laki-laki, sebagai isteri maksudnya seorang perempuan yang dapat melahirkan anak dalam bingkai menegakkan agama dan adat istiadat;

Menimbang, bahwa bagi pasangan yang sesama jenis seperti dalam perkara a quo, tentu hal seperti diatas tidak dapat dipenuhi, karena itu bila perkawinan sesama jenis dilakukan, jelas dipandang bukan sekedar sebagai perbuatan menyimpang, akan tetapi juga sebagai perbuatan yang berakibat dosa, bahkan dalam masyarat adat sebagai perbuatan dosa dan aib. Bila perbuatan itu terjadi dipandang perlu dipulihkan dengan suatu upacara dan ritual tertentu;

Menimbang, bahwa berdasarkan pendapat ahli fiqh yang terdapat dalam kitab

Fiqh ‘Ala Madzahib Arba’ah, karya Abdurrahman Jaziry, juz IV, Mesir Maktabah

al-Tijariyah al-Kubra, tt., hlm. 118, yang dalam hal ini diambil sebagai pendapat majelis Hakim: حﺎﻜﻨﻟا ﻮھﺪﺳﺎﻔﻟا ﺎﻣ ﻞﺘﺣا طﺮﺷ ﻦﻣ ﮫﻃوﺮﺷ حﺎﻜﻨﻟاو ﻞﻃﺎﺒﻟا ﻮھ ﺎﻣ ﻞﺘﺣا ﻦﻛر ﻦﻣ ﮫﻧﺎﻛرأ حﺎﻜﻨﻟاو ﺪﺳﺎﻔﻟا ﻞﻃﺎﺒﻟاو ﻤﮭﻤﻜﺣ ﺪﺣاوﺎ

Artinya: “Nikah fasid adalah nikah yang tidak memenuhi salah satu dari syarat-syaratnya, dan nikah batil adalah nikah yang tidak memenuhi salah satu rukunnya. Hukum nikah fasid dan nikah batil adalah sama (yaitu tidak sah)”;

(7)

Halaman 7 dari 8

Menimbang, bahwa dalam perkara a quo, Tergugat II (Tergugat II) berjenis kelamin perempuan adalah suami dari Tergugat III (Tergugat III) yang berjenis kelamin perempuan, sehingga perkawinan Tergugat II dengan Tergugat III merupakan perkawinan yang berjenis kelamin sama-sama perempuan;

Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan diatas, maka Majelis hakim menilai perkawinan Tergugat II dengan Tergugat III tidak sah sesuai dengan maksud Pasal 1 dan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan jo Pasal 4 dan pasal 14 Kompilasi Hukum Islam, maka perkawinan Tergugat II dengan Tergugat III batal demi hukum (mietig von rechswege);

Menimbang, bahwa oleh karena perkawinan Tergugat II dengan Tergugat III dalam perkara a quo batal demi hukum, maka Akta Nikah nomor XXX/08/III/2011 tertanggal 14 Maret 2011 yang dikeluarkan oleh Kantor Urusan Agama Kabupaten Lampung Utara, tidak mempenyai kekuatan Hukum;

Menimbang, bahwa oleh karena perkara ini termasuk dalam bidang perkawinan, maka berdasarkan ketentuan Pasal 89 ayat (1) Undang-Undang nomor 7 tahun 1989 tentang Peradilan Agama yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 50 tahun 2009, maka semua biaya yang timbul dalam perkara ini dibebankan kepada Penggugat;

Mengingat, Undang-undang Nomor 50 tahun 2009 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang nomor 7 tahun 1989 tentang Peradilan Agama, Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan, Peraturan Pemerintah nomor 9 tahun 1975 tentang pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan, Undang-Undang Nomor 23 tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan, Kompilasi Hukum Islam serta ketentuan dalil-dalil syar'i yang berkaitan dengan perkara ini;

MENETAPKAN

1. Menyatakan Tergugat I, Tergugat II dan Tergugat III yang telah dipanggil secara resmi dan patut untuk menghadap ke persidangan tidak hadir;

2. Mengabulkan gugatan Penggugat dengan verstek;

3. Menetapkan perkawinan antara Tergugat II dengan Tergugat III yang dilangsungkan pada tanggal 11 Maret 2011 di wilayah Kantor Urusan Agama Kabupaten Lampung Utara, batal demi hukum;

4. Menyatakan akta nikah nomor XXX/08/III/2011 tanggal 14 Maret 2011 yang dikeluarkan oleh Kantor Urusan Agama Kabupaten Lampung Utara, tidak mempunyai kekuatan hukum;

5. Membebankan kepada Penggugat untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 686.000,- (Enam ratus delapan puluh enam ribu rupiah);

Demikian dijatuhkan dalam sidang Pengadilan Agama Kotabumi, pada hari Senin tanggal 23 Juli 2012 Masehi bertepatan dengan tanggal --- 1433 Hijriah, oleh kami Dra. SITI ZURBANIYAH, S.H, M.H.I sebagai Hakim Ketua dan ISEP RIJAL MUHAROM, S.Ag. M.H. serta M. ISNA WAHYUDI, SHI, M.SI masing-masing sebagai

(8)

Halaman 8 dari 8

hakim anggota, penetapan mana diucapkan pada hari itu juga dalam sidang terbuka untuk umum oleh Hakim Ketua tersebut dengan dihadiri oleh para hakim anggota, dibantu oleh Dra. Hj. ZURAIDA, M.H sebagai panitera dengan dihadiri oleh Penggugat tanpa hadirnya Tergugat I, Tergugat II dan Tergugat III;

Hakim Ketua, ttd

Dra. SITI ZURBANIYAH, S.H, M.H.I

Hakim Anggota, Hakim Anggota,

ttd ttd

ISEP RIJAL MUHAROM, S.Ag. M.H. M. ISNA WAHYUDI, SHI, M.SI Panitera,

ttd

Dra. Hj. ZURAIDA, M.H

Perincian Biaya Perkara :

1. Biaya Pendaftaran Rp 30.000

2. Biaya Panggilan Rp 515.000

3. Biaya ATK/Pemberkasan Rp 50.000

4. Biaya Meterai Rp 6.000

5. Biaya Redaksi Rp 5.000

Rp 686.000 (Enam ratus delapan puluh enam ribu rupiah)

Salinan penetapan ini telah sesuai dengan aslinya Pengadilan Agama Kandangan

Panitera,

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Ada atau tidaknya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajar menggunakan metode modeling the

Penelitian sebelumnya yang dilakukan Carolita dan Rahardjo (2012) menyatakan bahwa integritas berpengaruh positif terhadap kualitas audit, sehingga semakin tinggi

Pelatihan penanggulangan risiko kebakaran dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dilaksanakan di pemukiman warga yang beralamatkan di Condong Catur, Depok, Sleman,

Hasil analisis sidik ragam terhadap berat massa bunga per tanaman pada tanaman kubis bunga menunjukkan adanya interaksi yang nyata antara perlakuan jenis mulsa

co-branding sebelum pandemi terjadi yang dilakukan oleh Smitten by Pattern dengan Woodka, serta strategi co-branding selama pandemi COVID- 19 berlangsung yang akan

Cara melakukannya adalah sebagai berikut: Pisau mesin ftais diganti dengan center bor; benda kerja diberi tanda dengan jarak 13 mm dad tepi benda kerja baik sisi kiri maupun kanan

Akan tetapi tidak semua gelombang panjang yang dipantulkan kembali oleh bumi dapat menembus atmosfer menuju angkasa luar  dipantulkan kembali oleh bumi dapat

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya penerapan pola pembelajaran yang berpusat pada siswa dan minimnya penggunaan media pembelajaran berbasis komputer.