• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA. Julius, Panero, dan Martin, Zelnik, Dimensi Manusia dan Ruang Interior, Erlangga, 2003.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA. Julius, Panero, dan Martin, Zelnik, Dimensi Manusia dan Ruang Interior, Erlangga, 2003."

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

Hermans, ”menciptakan dan Mengatur Suasana Bandara”,14 Juli, 2008.

Julius, Panero, dan Martin, Zelnik, “Dimensi Manusia dan Ruang Interior”, Erlangga, 2003. Marizar S, Eddy, “Designing Furniture”, Media pessindo, Yogyakarta, 2005.

Master Plan Penunjang Investasi Provinsi Bali Tahun 2006-2010.

Neufert, Ernst, “Data Arsitek Jilid 1, Edisi ke-2”, Erlangga,1995.

Pile, John F, “Interior Design; Second Edition”, New York: Harry N. Abrams Inc 1995. Sagala, Deka Watchson, “Rumah Tinggal Arsitektur Tradisional Bali”.

Wikipedia // penerbangan Indonesia

http://www.astudioarchitect.com/2008/10/aspek-psikologis-dari-lampu-interior http://www.bali.co.id

http://www.wikipedia.com.

http://www.google.com/imgres?q=interior+bandara+internasional+ngurah+rai+bali&start Word press // jjwidiasta.co.id

(2)

Lampiran Data Survey

Logo Bandara Internasional Soekarno Hatta  Pemilik : BUMN

 Pengelola: PT. Angkasa Pura II

 Lokasi : JAKARTA INTERNATIONAL SOEKARNO-HATTA Airport Building Cengkareng, Tanggerang

Visi :

Menjadi pengelola bandar udara bertaraf internasional yang mampu bersaing di kawasan regional.

Misi :

Mengelola jasa kebandarudaraan dan pelayanan lalu lintas udara yang mengutamakan keselamatan penerbangan dan kepuasan pelanggan, dalam upaya memberikan manfaat optimal kepada pemegang saham, mitra kerja, pegawai, masyarakat dan lingkungan dengan memegang teguh etika bisnis. Struktur Organisasi Pengelola Bandara Soekarno-Hatta :

KEPALA BANDARA

BAG. TATA UASAHA

SUB. BAGIAN

PERENCANAAN SUB. BAGIAN UMUM

BID. KEAMANAN

PENERBANGAN KESELAMATAN BID. PENERBANGAN KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL BID. KESELAMATAN PENERBANGAN SEKSI PENGAMAN AN ANGK. UDARA SEKSI PENGAMANA N FASILITAS BANDAR UDARA SEKSI NAVIGASI PENERBANG AN SEKSI BANTUAN OPERASI PENERBANG AN SEKSI USAHA JASA BANDAR UDARA SEKSI FASILITAS BANDAR UDARA

(3)

Siteplan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta :

Konsep tata ruang terminal 3 dilatar-belakangi budaya lokal Indonesia yang dikemas dalam gaya modern. Dengan gaya desain Modern Indonesia, mengkombinasikan karakteristik kebudayaan dengan desain-desain yang up to date. Sentuhan modern dapat dilihat dari furniture, bentuk-bentuk yang simple, transparan, clean dan stand out. Local Heart atau sentuhan budaya Indonesia diperlihatkan melalui ukiran, icon sebagai identitas Terminal 3. Terminal 3 bangunan berarsitektur modern dengan penerapan eco-building. Konsep minimalis dan efektif dapat dilihat langsung dari bentuk bangunan yang didominasi elemen besi baja dan kaca-kaca (full glasses) dengan tidak banyak sekat sehingga memungkinkan penumpang untuk melihat pergerakan pesaawat dan pemandangan sekitar atau super graphic yang bertemakan Indonesia

(4)

Layout Terminal 3

(5)

Fasad Terminal 3

Area Tunggu Pengantar/ Penjemput

Kelebihan

 Fasad bangunan tampil lebih atraktif

 Image modern pada bangunan memberikan kesan profesional pada jasa pelayanan yang

diberikan  Image modern pada

bangunan meningkatkan ‘rasa percaya’ penumpang pada jasa penerbangan Kekurangan

 Fasad bangunan tampil lebih atraktif  -Image modern pada bangunan memberikan kesan profesional pada

jasa pelayanan yang diberikan  Image modern pada bangunan

meningkatkan ‘rasa percaya’ penumpang pada jasa penerbangan

Kelebihan

 Fasilitas kursi tunggu yang disediakan cukup banyak  view sekitar adalah sisi kiri

bandara yang penuh dengan pepohonan

Kekurangan

 area tunggu jauh dengan area commercial

 toilet hanya terdapat di dalam bandara

(6)

Check-in Counter

Meeting point & Reception Area

Kelebihan

 mudah dijangkau, terletak dekat dengan pintu utama  tersedia 30 check-in counter

yang memudahkan dan mempercepat para

penumpang untuk

memproses tiket dan bagasi

Kekurangan

check-in counter sangat monoton

 Pada Terminal 3, tersedia meeting point dan receptionis untuk memudahkan penumpang mendapatkan informasi dan kemudahan lainnya.  mempercepat para

penumpang untuk

memproses tiket dan bagasi

(7)

Area Kedatangan

Pintu Keluar Utama

Baggage Claim

Kelebihan :

 Ruangan tampak lebih lapang, bersih dan terawatt di tambah lagi dengan

penggunaan tanaman indoor membuat suasana lebih asri

 mempercepat para penumpang untuk memproses tiket dan bagasi

Kelebihan :

 area kedatangan disediakan ruang tunggu penjemput dengan banyak tempat duduk pada luar bangunan, sehingga para penjemput tetap tertib  jadwal informasi kedatangan tersedia

pula di dekat ruang tunggu

Kelebihan :

 Airport sign (informasi) cukup jelas dan mempermudah penumpang dalam pengambilan barang

 walaupun cukup ramai, tetapi penumpang tidak berdesakkan

 tersedia fasilitas troli yang mudah didapatkan

(8)

Comercial Area

Security Check-point/ Boarding pass

Executive Lounge

Kelebihan :

 Commercial area luas

 tampilan toko-toko cukup atraktif  toko-toko variatif, sehingga

penumpang memiliki fasilitas untuk menghabiskan waktunya selama menunggu

Kelebihan :

 Terletak sebelum area lounge,

sehingga penumpang dalam boarding lounge steril

Kekurangan :

 hanya tersedia 3 jalur pemeriksaan, dalam peak hours akan terjadi antrian lebih panjang dari biasanya

 Tersedia fasilitas eksklusif berupa lounge tempat beristirahat dan menonton berbagai film pilihan lebih panjang dari biasanya

(9)

Boarding Lounge

FASILITAS PENDUKUNG Drinking Water

Kelebihan :

 Area tunggu sangat nyaman

 terdapat tanaman indoor, sehingga menyegarkan ruangan

 penataan kursi jauh satu sama lainnya sehingga meningkatkan kenyamanan penumpang

 pancahayaan alami dimaksimalkan, sehingga tidak membutuhkan pencahayaan buatan pada siang ha  memiliki ruang tunggu yang cukup

luas dan terdapat kapasitas tempat duduk yang banyak

 tersedia banyak speaker untuk

menginformasikan waktu

keberangkatan Kekurangan :

 penggunaan karpet pada area lounge membuat lounge membutuhkan perawatan ekstra pada kebersihannya  kurangnya fasilitas hiburan yang

diberikan pada penumpang selama mereka menunggu

 lebih panjang dari biasanya

Kelebihan :

 memberikan pelayanan yang lebih kepada para penumpang/ pemakai ruang

Kekurangan :

 fasilitas seperti ini mudah rusak, terlebih apabila penumpang menyalah gunaka pemakaiannya

(10)

Smoking Area

Tempat Sampah

Kelebihan :

 smoking area lebih terorganisir, terdapat 3 buah soking area pada lantai 2 yang tersebar dan mudah dijangkau.  smoking area dipisahkan dengan area

public, sehingga tidak menggangu pengguna ruang lainnya

 ruangan ini diberikan nama smoking kills, dimaksudkan untuk pengingat yang mengguggah kesadaran perorkok  tatanan kursi pada smoking area

diarahkan ke jendela sehingga pengguna smoking area mendapatkan view yang bagus

Kekurangan :

 kapasitas kecil hanya tersedia tempat duduk untuk 9 org/ ruang

 terdapat LCD TV yang peletakkannya kurang baik, sehingga kurang dapat dinikmati

Kelebihan :

 tersebar di setiap tempat

 3 tempat yang terpisah untuk sampah kering, basah dan daur ulang

(11)

Lampiran Data Survey

Logo Bandara Internasional Ngurah Rai Bali  Pemilik : BUMN

 Pengelola: PT. Angkasa Pura II

 Lokasi : Jalan Raya I Gusti Ngurah Rai, 80361, Bali Visi dan Misi

 Misi

Menyediakan pengusahaan jasa kebandarudaraan melalui pelayanan yang memenuhi -keamanan, keselamatan dan kenyamanan

- Memberikan pengalaman suasana kebandarudaraan yang berkesan bagi pengguna jasa. - Meningkatkan nilai perusahaan dan kesejahteraan pegawai.

- Mendukung peningkatan perekonomian untuk kesejahteraan masyarakat.  Visi

- Menjadi perusahaan pengelola bandar udara kelas dunia yang memberikan manfaat dan nilai tambah kepada stakeholder.

(12)

Struktur Organisasi Pengelola Bandara Internasional Ngurah Rai Bali :

Siteplan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta :

Konsep tata ruang terminal Kedatangan dilatar belakangi Modern dengan etnik bali yang dikemas dalam gaya modern. Dengan gaya desain Modern Indonesia,

mengkombinasikan karakteristik kebudayaan dengan desain-desain yang up to date. Sentuhan modern dapat dilihat dari furniture, bentuk-bentuk yang simple, transparan, clean dan stand out. Local Heart atau sentuhan budaya Indonesia diperlihatkan melalui ukiran, icon sebagai

identitas Terminal

Terminal kedatangan bangunan berarsitektur modern dengan penerapan eco-airport. Konsep minimalis dan efektif dapat dilihat langsung dari bentuk bangunan yang didominasi elemen besi baja dan kaca-kaca (full glasses) .

(13)

Layout Bandara Internasional Ngurah Rai Bali

(14)

Fasad Bandara Ngurah Rai Bali

Area Tunggu Pengantar/ Penjemput

Kelebihan

 Image modern pada bangunan memberikan kesan profesional pada jasa pelayanan yang

diberikan  Image modern pada

bangunan meningkatkan ‘rasa percaya’ penumpang pada jasa penerbangan  Fasad bangunan tampil

lebih atraktif Kekurangan

Kelebihan

 Fasilitas kursi tunggu yang disediakan cukup banyak  view sekitar adalah sisi kiri

bandara yang penuh dengan pepohonan

Kekurangan

 area tunggu jauh dengan area commercial

 toilet hanya terdapat di dalam bandara

(15)

Ticketing counter

Meeting point & Reception Area

Kelebihan

 mudah dijangkau, terletak dekat dengan pintu utama  tersedia 30 check-in counter

yang memudahkan dan mempercepat para

penumpang untuk

memproses tiket dan bagasi

Kekurangan

check-in counter sangat monoton

 Pada Terminal kedatangan, tersedia meeting point dan transit hall untuk memudahkan penumpang mendapatkan informasi dan kemudahan lainnya.  mempercepat para

penumpang untuk

memproses tiket dan bagasi

(16)

Area Kedatangan

Pintu Keluar Utama

Baggage Claim

Kelebihan :

 Ruangan tampak lebih lapang, bersih dan terawatt di tambah lagi dengan penggunaan tanaman indoor membuat suasana lebih asri  mempercepat para penumpang untuk

memproses tiket dan bagasi

Kelebihan :

 Pengadaan informasi yang jelas,  Tata cahaya yang baik

Kekurangan :

 Area tunggu yang kurang memadai,

Kelebihan :

 Mempermudah untuk pengambila barang

 Fasilitas cukup memadai  Keamanan terjaga Kekurangan :

(17)

Comercial Area

Security Check-point/ Boarding pass

Executive Lounge

Kelebihan :

 Commercial area luas

 tampilan toko-toko cukup atraktif  toko-toko variatif, sehingga

penumpang memiliki fasilitas untuk menghabiskan waktunya selama menunggu

 Tersedia fasilitas eksklusif berupa lounge tempat beristirahat dengan view yang cukup baik, menggunakan pencahayaan alami

(18)

Boarding Lounge

FASILITAS PENDUKUNG troelly

Kelebihan :

 Area tunggu yang kurang memadai Kekurangan :

 Area tunggu yang kurang memadai  Sngant tidak nyaman jika menunggu

dengan waktu yang cukup lama

Kelebihan :

 Memudahkan penumpang untuk mengangkut barang bawaan

 Tersedia troelly yang cukup banyak  Mudah di akses

Kekurangan :

(19)

Telepon umum

Kelebihan :

Tersedia beberapa telepon umum di area bandara

Sangat membantu dalam kondisi darurat

Kekurangan :

(20)
(21)

Referensi

Dokumen terkait