Pada bulan Januari 2016 Kota Padang mengalami inflasi sebesar 0,02 persen dan Kota Bukittinggi juga mengalami inflasi sebesar 0,30 persen.
Inflasi di Kota Padang terjadi karena adanya peningkatan indeks pada 4 (empat) kelompok pengeluaran antara lain; kelompok bahan makanan mengalami inflasi sebesar 0,85 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,31 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,63 persen; dan kelompok kesehatan sebesar 0,06 persen. Sementara kelompok sandang dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan mengalami deflasi masing-masing sebesar -0,13 persen dan -2,09 persen; dan kelompok Pendidikan, rekreasi, dan Olahraga tidak mengalami perubahan. Laju inflasi tahun kalender sampai bulan Januari 2016 Kota Padang dan Kota Bukittinggi masing-masing
sebesar 0,02 persen dan 0,30 persen, merupakan angka yang sama untuk laju inflasi pada bulan Januari 2016 pada masing-masing kota. Laju inflasi year on year (Januari 2016 terhadap Januari 2015) Kota Padang sebesar 2,90 persen, dan Kota Bukittinggi sebesar 3,50 persen
Dari 23 kota IHK di pulau Sumatera 22 kota diantaranya mengalami inflasi, dan hanya 1 kota yang mengalami deflasi, yaitu Kota Tanjung Pandan sebesar -0,02 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Sibolga sebesar 1,82 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Padang sebesar 0,02 persen. Kota Padang menduduki posisi ke-22 di Sumatera dan posisi ke-75 dari seluruh kota yang mengalami inflasi secara nasional. Sedangkan Kota Bukittinggi menduduki posisi ke-18 dari seluruh kota yang mengalami inflasi di Sumatera dan ke-66 secara nasional.
No. 06/2/13/Th XIX, 1 Februari 2016
P
ERKEMBANGAN
I
NDEKS
H
ARGA
K
ONSUMEN
/I
NFLASI
S
UMATERA
B
ARAT
JANUARI 2016 INFLASI KOTA PADANG SEBESAR 0,02 PERSEN
Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Januari 2016 secara umum menunjukan adanya peningkatan. Di Kota Padang pada bulan Januari 2016 terjadi inflasi sebesar 0,02 persen, atau terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 127,10 pada bulan Desember 2016 menjadi 127,12 pada bulan Januari 2016. Laju inflasi tahun kalender Kota Padang sampai Januari 2016 adalah sebesar 0,02 persen, dengan angka yang sama untuk laju inflasi pada bulan Januari 2016. Dan laju inflasi year on year (Januari 2016 terhadap Januari 2015) sebesar 2,90 persen.
Inflasi di Kota Padang terjadi karena adanya peningkatan harga pada 4 (empat) kelompok pengeluaran, sedangkan 2 (dua) kelompok mengalami deflasi dan 1 (satu) kelompok lainnya tidak mengalami perubahan. Kelompok yang mengalami inflasi antara lain; kelompok bahan makanan mengalami inflasi sebesar 0,85 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar
2 Berita Resmi Statistik No. 06/2/13/Th XIX, 1 Februari 2016
kesehatan sebesar 0,06 persen
. Sementara kelompok sandang dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan mengalami deflasi masing-masing sebesar -0,13 persen dan -2,09 persen; sedangkan kelompok Pendidikan, rekreasi, dan Olahraga tidak mengalami perubahan.Tabel 1
Inflasi Kota Padang Januari 2016, Tahun Kalender 2016, dan Year on Year menurut Kelompok Pengeluaran (2012=100)
KelompokPengeluaran IHK Jan 2015 IHK Des 2015 IHK Jan 2016 Inflasi Jan 2016 *) Laju Inflasi Tahun Kalender 2016 **) Inflasi Tahun keTahun ***) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Umum 123.54 127.10 127.12 0.02 0.02 2.90 1. Bahan Makanan 136.41 137.26 138.43 0.85 0.85 1.48 2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok danTembakau 119.09 123.65 124.03 0.31 0.31 4.15 3. Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan Bahan bakar 119.01 121.85 122.62 0.63 0.63 3.03 4. Sandang 108.43 109.92 109.78 -0.13 -0.13 1.25 5. Kesehatan 116.13 123.74 123.82 0.06 0.06 6.62 6. Pendidikan, Rekreasi, dan Olah raga 116.40 127.26 127.26 0.00 0.00 9.33 7. Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan 126.06 130.03 127.31 -2.09 -2.09 0.99
Sedangkan di Kota Bukittinggi pada bulan Januari 2016 terjadi inflasi sebesar 0,30 persen, atau terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 121,52 pada bulan Desember 2015 menjadi 121,88 pada bulan Januari 2016. Laju inflasi tahun kalender sampai bulan Januari 2016 sebesar 0,30 persen, angka yang sama untuk inflasi bulan Januari 2016. Dan laju inflasi year on year (Januari 2016 terhadap Januari 2015) sebesar 3,50 persen.
Tabel 2
Inflasi Kota Bukittinggi Januari 2016, Tahun Kalender 2016, dan Year on Year menurut Kelompok Pengeluaran (2012=100)
KelompokPengeluaran IHK Jan 2015 IHK Des 2015 IHK Jan 2016 Inflasi Jan 2016 *) Laju Inflasi Tahun Kalender 2016 **) Inflasi Tahun keTahun ***) (1) (2) (4) (4) (5) (6) (7) Umum 117.76 121.52 121.88 0.30 0.30 3.50 1. Bahan Makanan 133.15 132.74 134.15 1.06 1.06 0.75 2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok danTembakau 109.12 116.81 117.59 0.67 0.67 7.76 3. Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan Bahan bakar 115.43 121.24 121.49 0.21 0.21 5.25
4. Sandang 103.65 106.05 106.35 0.28 0.28 2.60
5. Kesehatan 112.57 116.60 116.69 0.08 0.08 3.66 6. Pendidikan, Rekreasi, dan Olah raga 110.68 117.21 117.24 0.03 0.03 5.93 7. Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan 122.11 123.28 121.91 -1.11 -1.11 -0.16
Inflasi Sumatera Baratterjadi karena adanya peningkatan harga pada semua kelompok pengeluaran yaitu: kelompok bahan makanan sebesar 4,99 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,20 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 1,44 persen;kelompok sandang sebesar 0,45 persen; kelompok kesehatan
I nflasi Sumatera Baratterj adi karena adanya peningka tan harga pada semua
*) Persentase perubahan IHK Januari 2016 terhadap IHK bulan sebelumnya **) Persentase perubahan IHK Januari 2016 terhadap IHK bulan Desember 2015 ***) Persentase perubahan IHK Januari 2016 terhadap IHK bulan Januari 2015
Di Kota Bukittinggi inflasi terjadi pada 6 (enam) kelompok pengeluaran dan 1 (satu) kelompok mengalami deflasi. Kelompok yang mengalami inflasi antara lain; kelompok bahan makanan sebesar 1,06 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,67 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,21 persen; kelompok sandang sebesar 0,28 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,08 persen; dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,03 persen.
Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi antara lain kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar -1,11 persen.
Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga selama bulan Januari 2016 di kota Padang antara lain: daging ayam ras, daging sapi, rokok putih, rokok kretek filter, teri, bawang putih, ayam hidup, rokok kretek, tomat sayur dan beberapa komoditi lainnya, sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain: bensin, angkutan udara, beras, jengkol, bayam, minyak goreng, bahan bakar rumah tangga, petai , buncis, solar, kacang panjang, layur/beledang, wortel dan beberapa komoditi lainnya.
Di kota Padang pada bulan Januari 2016, 4 (empat) kelompok pengeluaran memberikan andil/sumbangan inflasi antara lain; kelompok bahan makanan sebesar 0,23 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,05 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,13 persen; dan kelompok kesehatan memberikan sumbangan inflasi mendekati 0,00 persen. Kelompok sandang dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan memberikan sumbangan deflasi masing-masing sebesar -0,01 persen dan -0,38 persen, sedangkan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga tidak memberikan andil.
Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga di kota Bukittinggi bulan Januari 2016 antara lain: bawang merah, kontrak rumah, daging sapi, daging ayam ras, rokok kretek filter, daun singkong, kentang, rokok kretek, beras, telur ayam ras, jeruk, bawang putih, emas perhiasan, minuman ringan, dencis, rokok putih dan beberapa komoditi lainnya, sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga adalah; bensin, cabai merah, bahan bakar rumahtangga, tongkol/ambu-ambu, terong panjang, cabe hijau, buncis, dan beberapa komoditi lainnya.
Di kota Bukittinggi pada bulan Januari 2016, 6 (enam) kelompok pengeluaran memberikan sumbangan inflasi antara lain; kelompok bahan makanan sebesar 0,27 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,13 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,05 persen; kelompok sandang sebesar 0,02 persen; sedangkan kelompok kesehatan dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga memberikan sumbangan inflasi dengan angka mendekati 0,00 persen. Kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan memberikan sumbangan deflasi sebesar -0,17 persen.
Tabel 3
Andil/Sumbangan Kelompok Pengeluaran terhadap Inflasi Kota Padang Dan Kota Bukittinggi Januari 2016 (persen)
Kelompok Pengeluaran Andil Inflasi (%) Jan 2016
Padang Bukittinggi
(1) (2) (3)
Umum 0.02 0.30
1. Bahan Makanan 0.23 0.27
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau 0.05 0.13 3. Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan Bahan bakar 0.13 0.05
4. Sandang -0.01 0.02
5. Kesehatan 0.00 0.00
6. Pendidikan, Rekreasi, dan Olah raga 0.00 0.00 7. Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan -0.38 -0.17
Gambar 1
Inflasi Kota Padang dan Kota Bukittinggi Menurut Kelompok Pengeluaran Bulan Januari 2016
(2012=100)
Gambar 2
Perkembangan Inflasi Umum Kota Padang 2013-2016 dan Kota Bukittinggi 2015-2016
(2012=100)
URAIAN MENURUT
KELOMPOK PENGELUARAN
1.
Bahan Makanan
Kelompok bahan makanan pada bulan Januari 2016 di Kota Padang mengalami inflasi sebesar 0,85 persen atau mengalami peningkatan indeks dari 137,26 pada bulan Desember 2016 menjadi 138,43 pada bulan Januari 2016. Dari 11 (sebelas) subkelompok yang ada dalam kelompok ini, 6 (enam) subkelompok mengalami inflasi dan 5 (lima) subkelompok mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi pada subkelompok bumbu-bumbuan sebesar 7,46 persen, diikuti oleh subkelompok daging dan hasilnya 3,02 persen, dan inflasi terendah pada subkelompok telur, susu, dan hasil-hasilnya 0,10 persen. Sementara deflasi tertinggi terjadi pada subkelompok sayur-sayuran sebesar -4,13 persen dan terendah terjadi pada subkelompok buah-buahan sebesar -0,17 persen.
Kelompok bahan makanan ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,23 persen, dengan komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi antara lain; bawang merah 0,18 persen, cabe merah 0,15 persen, daging ayam ras dan daging sapi masing masing 0,03 persen, teri basah, teri
-2.5 -2.1 -1.7 -1.3 -0.9 -0.5 -0.10.3 0.7 1.1 1.5 Umum Bahan Makanan
Makanan Jadi Perumahan Sandang Kesehatan Pendidikan Transportasi
Padang Bukittinggi
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sept Okt Nop Des 2014 1.89 -0.6 -0.3 -0.0 0.05 0.31 0.81 1.83 0.33 1.18 3.44 2.66 2015 -1.9 -2.0 0.01 0.56 0.65 0.83 1.21 0.38 -0.4 -0.4 0.47 1.79 2016 0.02 -3.00 -2.00 -1.00 0.00 1.00 2.00 3.00 4.00
Padang
2014 2015 2016Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep
t Okt Nop Des 2014 1.95 -0.2 -0.2 -0.2 0.47 0.09 0.87 0.91 0.95 0.49 2.03 1.84 2015 -0.3 -2.3 -0.1 0.77 0.82 0.45 1.66 0.55 -0.7 -0.4 0.83 1.80 2016 0.3 -3.00 -2.00 -1.00 0.00 1.00 2.00 3.00
Bukittinggi
2014 2015 2016kering dan bawang putih sebesar 0,02 persen, ayam hidup dan tomat sayur sebesar 0,01 persen, dan beberapa komoditi lainnya di bawah 0,01 persen. Sedangkan komoditas yang dominan memberikan sumbangan deflasi adalah beras -0,09 persen, jengkol -0,04 persen, bayam dan minyak goreng -0,03 persen, petai dan buncis sebesar -0,02 persen, kacang panjang, wortel, layur/beledang, salak, daun singkong, dan kacang tanah sebesar -0,01 persen dan beberapa komoditi lainnya dibawah -0,01 persen.
2.
Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau
Kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau di Kota Padang pada bulan Januari 2016 mengalami inflasi sebesar 0,31 persen, atau mengalami kenaikan indeks dari 123,65 bulan Desember 2016 menjadi 124,03 pada bulan Januari 2016. Dari 3 (tiga) subkelompok yang ada pada kelompok ini, 2 (dua) subkelompok mengalami inflasi antara lain; subkelompok makanan jadi sebesar 0,01 dan subkelompok tembakau dan minuman beralkohol sebesar 1,20 persen, sementara subkelompok minuman yang tidak beralkohol mengalami deflasi sebesar -0,14 persen.
Kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,05 persen dengan komoditas yang dominan memberikan sumbangan antara lain rokok putih dan rokok kretek filter sebesar 0,02 persen, rokok kretek sebesar 0,01 persen, dan beberapa komoditi lainnya dengan angka di bawah 0,01 persen.
3.
Perumahan
,
Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar
Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar pada bulan Januari 2016 di Kota Padang mengalami inflasi sebesar 0,63 persen, atau mengalami peningkatan indeks dari 121,85 pada bulan Desember 2016 menjadi 122,62 pada bulan Januari 2016. Dari 4 (empat) subkelompok yang ada pada kelompok ini 3 (tiga) subkelompok mengalami inflasi yaitu subkelompok biaya tempat tinggal sebesar 0,04 persen, subkelompok bahan bakar, penerangan dan air sebesar 2,26 persen, dan subkelompok perlengkapan rumah tangga sebesar 0,06 persen, sementara 1 (satu) subkelompok lainnya mengalami deflasi antara lain dan subkelompok penyelenggaraan rumah tangga sebesar -0,23 persen.
Kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,13 persen dengan komoditas penyumbang antara lain; tarif listrik sebesar 0,15 persen, besi beton dan beberapa komoditi lainnya memberikan sumbangan inflasi dengan angka di bawah 0,01 persen. Beberapa komoditas penyumbang deflasi antara lain bahan bakar rumah tangga sebesar -0,02 persen, semen dan beberapa komoditas lainnya meyumbang dengan angka di bawah -0,01 persen.
4.
S a n d a ng
Kelompok sandang pada bulan Januari 2016 di Kota Padang mengalami deflasi sebesar -0,13 persen, atau terjadi penurunan indeks dari 109,92 pada bulan Desember 2016 menjadi 109,78 pada bulan Januari 2016. Dari 4 (empat) subkelompok yang ada, 2 (dua) subkelompok mengalami inflasi, yaitu subkelompok sandang wanita dan subkelompok sandang anak-anak masing-masing sebesar 0,06 persen dan 0,10 persen. 2 (dua) subkelompok lainnya yaitu subkelompok sandang laki-laki dan subkelompok barang pribadi dan sandang lain mengalami deflasi masing-masing sebesar -0,03 persen dan -0,55 persen.
Kelompok sandang ini memberikan sumbangan deflasi mendekati -0,00 persen dengan komoditas penyumbang adalah emas perhiasan dan beberapa komoditi lainnya dengan angka di bawah -0,01 persen.
5.
K e s e h a t a n
Pada bulan Januari 2016 kelompok kesehatan di Kota Padang mengalami inflasi sebesar 0,06 persen, atau terjadi peningkatan indeks dari 123,74 persen pada bulan Desember 2015 menjadi 123,82 pada bulan Januari 2016. Dari 4 (empat) subkelompok yang ada dalam kelompok ini, hanya 1 (satu) subkelompok mengalami inflasi, yaitu subkelompok perawatan jasmani dan kosmetika sebesar 0,15, sementara 3 (tiga) subkelompok lainnya yaitu subkelompok jasa kesehatan, subkelompok obat-obatan dan subkelompok jasa perawatan jasmani tidak mengalami perubahan.
Kelompok ini memberikan sumbangan inflasi mendekati 0,01 persen dengan komoditas penyumbang adalah shampo dan beberapa komoditas lainnya dengan angka di bawah 0,01 persen.
6.
Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga
Kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga pada bulan Januari 2016 tidak mengalami perubahan.
7.
Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan
Kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan pada bulan Januari 2016 di Kota Padang mengalami deflasi sebesar -2,09 persen atau mengalami perubahan indek harga dari 130,03 pada bulan Desember 2016 menjadi 127,31 pada bulan Januari 2016. Dari 4 (empat) subkelompok yang ada pada kelompok ini hanya 1 (satu) subkelompok mengalami inflasi yaitu subkelompok jasa keuangan sebesar 1,30 persen. 1 (satu) subkelompok mengalami deflasi, yaitu subkelompok transport sebesar -2,78 persen, dan 2 (dua) subkelompok lainnya tidak mengalami perubahan.
Kelompok ini memberikan sumbangan deflasi dengan angka -0,38 persen. Komoditas penyumbang antara lain bensin dan angkutan udara sebesar -0,19 persen, dan solar sebesar -0,01 persen. Sementara biaya administrasi kartu ATM memberikan sumbangan inflasi dengan angka mendekati 0,00 persen.
INFLASI TAHUNAN
Laju inflasi tahun kalender bulan Januari 2016 Kota Padang sebesar 0,02 persen, angka yang sama dengan laju inflasi pada bulan ini. Laju inflasi year on year yaitu perubahan indeks harga bulan Januari 2016 terhadap bulan Januari 2015 adalah sebesar 2,90 persen. Laju inflasi tahun kalender kota Bukittinggi sebesar 0,30 persen, angka yang sama dengan laju inflasi pada bulan Januari 2016. Dan laju inflasi year on year kota Bukittinggi pada bulan Januari 2016 adalah sebesar 3,50 persen. Perbandingan laju inflasi, laju inflasi tahun kalender dan laju inflasi year on year pada bulan Januari 2016 dapat dilihat pada table 4 berikut.
Tabel 4
Inflasi Bulanan, Tahun Kalender, dan Year on Year, Kota Padang, dan Kota Bukittinggi Bulan Januari 2016
Inflasi Kota
Padang
Kota Bukittinggi
1. Januari 0,02 0,30
2. Januari (Tahun Kalender) 0,02 0,30
3. Januari (tahun n) terhadap Januari (tahun n-1)
(year on year) 2,90 3,50
Gambar 3
Perbandingan Inflasi Tahun Kalender Januari 2016 Kota Padang dan Kota Bukittinggi (2012=100)
Gambar 4
Perbandingan Inflasi Tahun ke Tahun (Januari 2016-Januari 2015) Kota Padang dan Kota Bukittinggi (2012=100)
-4.5 -4 -3.5-3 -2.5 -2 -1.5-1 -0.5 0 0.51 1.5 2 2.53 Padang Bukittinggi 0 2 4 6 8 10 12 14 Padang Bukittinggi
PERBANDINGAN ANTAR KOTA
Pada bulan Januari 2016, dari 82 kota IHK 75 kota mengalami inflasi dan 7 kota IHK mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Sibolga sebesar 1,82 persen sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Padang sebesar 0,02 persen. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Kota Gorontalo sebesar -0,58 persen dan terendah terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar -0,02 persen. Kota Padang menduduki urutan ke 75 dan kota Bukittinggi menduduki urutan ke 66 dari seluruh kota yang mengalami inflasi.
1. Perbandingan IHK/Inflasi antar Kota di Pulau Sumatera
Dari 23 kota IHK di pulau Sumatera pada bulan Januari 2016, inflasi tertinggi terjadi di Kota Sibolga sebesar 1,82 persen dan terendah di Kota Padang sebesar 0,02 persen. Deflasi hanya terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar -0,02 persen. Kot
Kota Padang menduduki posisi ke-22 dan Kota Bukittinggi menduduki posisi ke-18 dari seluruh kota yang mengalami inflasi di Sumatera.
2. Perbandingan IHK/Inflasi di Luar Sumatera
Bila dilihat dari 26 kota IHK di pulau Jawa pada bulan Januari 2016, semua kota IHK mengalami inflasi, dengan inflasi tertinggi terjadi di Kota Tasikmalaya sebesar 0,93 persen dan terendah terjadi di Kota DKI Jakarta sebesar 0,24 persen.
Dan dari 33 kota IHK diluar Sumatera dan Jawa, 27 kota mengalami inflasi dan 6 kota lainnya mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Kendari sebesar 1,49 persen dan terendah terjadi di Kota Singkawang sebesar 0,13 persen. Deflasi tertinggi terjadi di Kota Gorontalo sebesar -0,58, dan deflasi terendah terjadi di Kota Mamuju sebesar -0,06 persen.
Tabel 6
Perbandingan Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Inflasi Kota-kota Di Pulau Sumatera Januari 2016 (2012=100)
Kota IHK Inflasi/Deflasi (%)
Laju Inflasi Tahun Kalender 2016 **) Inflasi Tahun keTahun ***) (1) (2) (3) (4) (5) 1 Meulaboh 121.82 0.46 0.46 1.17 2 Banda Aceh 117.01 0.61 0.61 1.79 3 Lhokseumawe 118.65 0.29 0.29 2.28 4 Sibolga 125.64 1.82 1.82 4.59 5 Pematang Siantar 126.63 0.44 0.44 4.45 6 Medan 125.83 0.91 0.91 4.62 7 Padangsidempuan 121.09 0.72 0.72 2.71 8 Padang 127.12 0.02 0.02 2.90 9 Bukittinggi 121.88 0.30 0.30 3.50 10 Tembilahan 127.21 0.47 0.47 2.73 11 Pekanbaru 123.11 0.25 0.25 3.69 12 Dumai 123.55 0.65 0.65 3.68 13 Bungo 121.54 0.78 0.78 2.63 14 Jambi 122.20 0.42 0.42 2.71 15 Palembang 120.91 0.32 0.32 4.58 16 Lubuklinggau 121.10 0.49 0.49 5.15 17 Bengkulu 129.46 0.67 0.67 4.80 18 Bandar Lampung 124.22 0.26 0.26 5.58 19 Metro 131.12 0.64 0.64 3.51 20 Tanjung Pandan 127.91 -0.02 -0.02 -0.52 21 Pangkal Pinang 124.92 0.93 0.93 4.64 22 Batam 123.14 0.49 0.49 5.67 23 Tanjung Pinang 123.41 0.93 0.93 3.22
Tabel 7
Perbandingan Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Inflasi di Pulau Jawa Januari 2016 (2012=100)
Kota IHK Inflasi/ Deflasi
(%) Laju Inflasi Tahun Kalender 2016 **) Inflasi Tahun keTahun ***) (1) (2) (3) (4) (5) 1 DKI Jakarta 123.65 0.24 0.24 3.98 2 Bogor 122.76 0.88 0.88 4.88 3 Sukabumi 122.78 0.67 0.67 3.31 4 Bandung 122.36 0.53 0.53 4.54 5 Cirebon 119.53 0.50 0.50 2.20 6 Bekasi 120.54 0.37 0.37 2.77 7 Depok 122.03 0.68 0.68 3.30 8 Tasikmalaya 122.23 0.93 0.93 4.81 9 Cilacap 125.32 0.76 0.76 3.68 10 Purwokerto 121.00 0.57 0.57 3.23 11 Kudus 128.80 0.44 0.44 4.11 12 Surakarta 120.45 0.52 0.52 3.29 13 Semarang 122.25 0.39 0.39 3.46 14 Tegal 120.00 0.62 0.62 4.69 15 Yogyakarta 121.09 0.53 0.53 3.50 16 Jember 120.76 0.43 0.43 3.00 17 Banyuwangi 121.01 0.67 0.67 2.75 18 Sumenep 121.15 0.65 0.65 3.56 19 Kediri 121.56 0.47 0.47 2.38 20 Malang 123.84 0.58 0.58 3.88 21 Probolinggo 121.74 0.42 0.42 2.75 22 Madiun 120.63 0.49 0.49 3.31 23 Surabaya 122.74 0.73 0.73 3.76 24 Tangerang 131.32 0.89 0.89 5.69 25 Cilegon 126.64 0.76 0.76 4.54 26 Serang 129.98 0.90 0.90 5.86
Tabel 8
Perbandingan Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Inflasi di Luar Pulau Jawa dan Sumatera Januari 2016 (2015=100)
Kota IHK Inflasi/Deflasi (%)
Laju Inflasi Tahun Kalender 2016**) Inflasi Tahun keTahun ***) (1) (2) (3) (4) (5) 1 Singaraja 130.53 1.03 1.03 4.67 2 Denpasar 120.16 0.49 0.49 3.27 3 Mataram 122.64 1.11 1.11 3.93 4 Bima 126.84 1.29 1.29 4.84 5 Maumere 118.09 0.42 0.42 3.79 6 Kupang 127.14 0.78 0.78 5.24 7 Pontianak 130.23 0.36 0.36 5.30 8 Singkawang 122.54 0.13 0.13 3.21 9 Sampit 124.81 0.70 0.70 5.82 10 Palangka Raya 121.24 0.17 0.17 3.55 11 Tanjung 124.51 -0.19 -0.19 6.00 12 Banjarmasin 122.40 0.49 0.49 5.38 13 Balikpapan 126.09 -0.21 -0.21 4.27 14 Samarinda 125.92 0.50 0.50 4.15 15 Tarakan 132.04 0.82 0.82 3.91 16 Manado 124.98 -0.18 -0.18 6.12 17 Palu 124.71 -0.41 -0.41 3.62 18 Bulukumba 128.93 0.46 0.46 2.76 19 Watampone 119.08 0.50 0.50 2.78 20 Makassar 124.21 1.36 1.36 6.68 21 Pare-Pare 120.90 1.11 1.11 3.11 22 Palopo 121.22 0.61 0.61 4.34 23 Kendari 119.82 1.49 1.49 4.15 24 Bau-Bau 128.24 1.22 1.22 4.87 25 Gorontalo 119.52 -0.58 -0.58 5.03 26 Mamuju 122.71 -0.06 -0.06 4.87 27 Ambon 122.19 0.28 0.28 3.75 28 Tual 136.49 0.29 0.29 7.83 29 Ternate 128.50 0.52 0.52 5.65 30 Manokwari 116.07 0.32 0.32 3.21 31 Sorong 124.57 1.11 1.11 7.17 32 Merauke 132.51 1.12 1.12 5.13 33 Jayapura 124.49 0.76 0.76 4.01
Tabel 9
IHK dan Perubahan IHK Kota Padang Menurut Kelompok/ Sub Kelompok Padang Januari 2016 (2012=100)
Uraian IHK Inflasi/Deflasi (%)
Laju Inflasi Tahun Kalender 2016 Inflasi Tahun keTahun (1) (2) (3) (4) (5) U M U M / T O T A L 127.12 0.02 0.02 2.90 I BAHAN MAKANAN 138.43 0.85 0.85 1.48 Padi-padian, Umbi-umbiandanHasilnya 130.59 -1.52 -1.52 -2.31 DagingdanHasil-hasilnya 116.53 3.02 3.02 7.75 Ikan Segar 113.40 0.71 0.71 5.41 IkanDiawetkan 136.33 2.57 2.57 13.15 Telur, SusudanHasil-hasilnya 132.14 0.10 0.10 4.06 Sayur-sayuran 148.81 -4.13 -4.13 6.77 Kacang - kacangan 139.79 -0.84 -0.84 1.09 Buah - buahan 145.07 -0.17 -0.17 9.75 Bumbu - bumbuan 224.64 7.46 7.46 -5.16 LemakdanMinyak 99.64 -2.01 -2.01 -5.96 BahanMakananLainnya 117.40 0.89 0.89 5.01
II MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK & TEMBAKAU 124.03 0.31 0.31 4.15
MakananJadi 120.54 0.01 0.01 2.09
Minuman yang TidakBeralkohol 111.79 -0.14 -0.14 3.12 TembakaudanMinumanBeralkohol 141.26 1.20 1.20 9.38 III PERUMAHAN,AIR,LISTRIK,GAS & BAHAN BAKAR 122.62 0.63 0.63 3.03
BiayaTempatTinggal 118.24 0.04 0.04 2.19
BahanBakar, Penerangandan Air 138.76 2.26 2.26 4.38 PerlengkapanRumahtangga 115.29 0.06 0.06 5.77 PenyelenggaraanRumahtangga 113.49 -0.23 -0.23 1.66 IV SANDANG 109.78 -0.13 -0.13 1.25 SandangLaki-laki 117.46 -0.03 -0.03 3.23 SandangWanita 109.20 0.06 0.06 1.92 SandangAnak-anak 109.72 0.10 0.10 4.20 BarangPribadidanSandang Lain 103.31 -0.55 -0.55 -3.27 V KESEHATAN 123.82 0.06 0.06 6.62 JasaKesehatan 127.53 0.00 0.00 6.80 Obat-obatan 115.62 0.00 0.00 3.67 JasaPerawatan Jasmani 119.32 0.00 0.00 4.66 PerawatanJasmanidanKosmetika 124.05 0.15 0.15 7.69
VI PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAH RAGA 127.26 0.00 0.00 9.33
Pendidikan 128.75 0.00 0.00 12.07
Kursus-kursus / Pelatihan 134.67 0.00 0.00 0.00 Perlengkapan / PeralatanPendidikan 120.07 0.00 0.00 11.64
Rekreasi 125.44 0.00 0.00 2.52
Olahraga 118.27 0.00 0.00 0.00
VII TRANSPOR,KOMUNIKASI DAN JASA KEUANGAN 127.31 -2.09 -2.09 0.99
Transpor 138.86 -2.78 -2.78 1.26
Komunikasi Dan Pengiriman 99.30 0.00 0.00 0.00 SaranadanPenunjangTranspor 108.10 0.00 0.00 0.46
JasaKeuangan 109.48 1.30 1.30 1.30
Tabel 10
IHK dan Perubahan IHK Kota Bukittinggi Menurut Kelompok/ Sub Kelompok Januari 2016 (2012=100)
Uraian IHK Inflasi/Deflasi (%) Laju Inflasi Tahun Kalender 2015 Inflasi Tahun keTahun (1) (2) (3) (4) (5) U M U M / T O T A L 121.88 0.30 0.30 3.50 I BAHAN MAKANAN 134.15 1.06 1.06 0.75 Padi-padian, Umbi-umbiandanHasilnya 134.85 0.65 0.65 -4.61 DagingdanHasil-hasilnya 119.96 4.84 4.84 10.58 Ikan Segar 109.69 -0.01 -0.01 2.01 IkanDiawetkan 128.15 0.38 0.38 3.46 Telur, SusudanHasil-hasilnya 135.65 1.34 1.34 5.88 Sayur-sayuran 144.63 1.10 1.10 7.60 Kacang - kacangan 107.60 0.01 0.01 1.45 Buah - buahan 128.13 0.94 0.94 5.30 Bumbu - bumbuan 211.00 0.67 0.67 -4.75 LemakdanMinyak 99.42 -0.62 -0.62 -6.45 BahanMakananLainnya 100.61 0.00 0.00 3.11
II MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK & TEMBAKAU 117.59 0.67 0.67 7.76
MakananJadi 111.89 0.04 0.04 5.23
Minuman yang TidakBeralkohol 106.48 0.83 0.83 7.30 TembakaudanMinumanBeralkohol 138.38 1.85 1.85 13.40 III PERUMAHAN,AIR,LISTRIK,GAS & BAHAN BAKAR 121.49 0.21 0.21 5.25
BiayaTempatTinggal 114.11 0.73 0.73 1.40
BahanBakar, Penerangandan Air 150.69 -0.86 -0.86 16.41 PerlengkapanRumahtangga 110.48 0.00 0.00 2.66 Penyelenggaraan Rumahtangga 113.47 0.07 0.07 4.05 IV SANDANG 106.35 0.28 0.28 2.60 SandangLaki-laki 120.63 0.06 0.06 6.98 SandangWanita 104.83 0.00 0.00 1.92 SandangAnak-anak 105.60 0.03 0.03 2.17 BarangPribadidanSandang Lain 94.98 1.12 1.12 -1.10 V KESEHATAN 116.69 0.08 0.08 3.66 JasaKesehatan 121.81 0.00 0.00 0.56 Obat-obatan 104.46 0.12 0.12 2.30 JasaPerawatan Jasmani 122.77 0.00 0.00 0.10 PerawatanJasmanidanKosmetika 117.00 0.12 0.12 7.12
VI PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAH RAGA 117.24 0.03 0.03 5.93
Pendidikan 123.15 0.00 0.00 9.50
Kursus-kursus / Pelatihan 119.60 0.00 0.00 4.55 Perlengkapan / PeralatanPendidikan 103.25 0.00 0.00 2.24
Rekreasi 115.74 0.12 0.12 0.68
Olahraga 100.82 0.53 0.53 0.79
VII TRANSPOR,KOMUNIKASI DAN JASA KEUANGAN 121.91 -1.11 -1.11 -0.16
Transpor 130.57 -1.62 -1.62 -0.93
Komunikasi Dan Pengiriman 98.06 0.00 0.00 0.18 SaranadanPenunjangTranspor 116.50 0.00 0.00 5.64
JasaKeuangan 123.76 2.54 2.54 2.54
Badan Pusat Statistik
Provinsi Sumatera Barat
Informasi lebih lanjut hubungi:
Azwir, S.Si
Kepala Bidang Statistik Distribusi
Jl Khatib Sulaiman No.48 Padang 25135 Telp. (0751)442158,442159, Fax.(0751)442161
Homepage : http://sumbar.bps.go.id Email : [email protected]