PENGARUH KOMPETENSI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN

Teks penuh

(1)

PENGARUH KOMPETENSI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP

KINERJA KARYAWAN

I Putu Ari Saputra, I Wayan Bagia, I Wayan Suwendra

Jurusan Manajemen

Universitas Pendidikan Ganesha

Singaraja, Indonesia

e-mail:

arisaputraputu@yahoo.co.id,bagiaundiksha@yahoo.com, ycgede@yahoo.co.id

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh temuan eksplanatif yang teruji tentang pengaruh (1) kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan, (2) kompetensi terhadap disiplin kerja karyawan, (3) kompetensi terhadap kinerja karyawan, dan (4) disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian kuantitatif kausal. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa dan objeknya adalah kompetensi, disiplin kerja, dan kinerja karyawan. Populasi penelitian ini berjumlah 103 orang dan sampel yang diambil berjumlah 82 orang, dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan dengan teknik kuesioner, pencatatan dokumen, dan wawancara kemudian data dianalisis menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh positif dan signifikan dari (1) kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan, (2) kompetensi terhadap disiplin kerja karyawan, (3) kompetensi terhadap kinerja karyawan, dan (4) disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa.

Kata Kunci: kompetensi, disiplin kerja, kinerja karyawan

ABSTRACT

This study aimed to obtain an explanatory findings were tested on the effect of (1) competence and work discipline on the performance of employees, (2) competence on the work discipline of employees, (3) competence on employee performance, and (4) work discipline on employee performance at Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa Hotel. The research design used in this research is causal quantitative. The subjects of this research was all employees in Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa Hotel and object of this research was competence, work discipline, and employee performance. The population of this research amount to 103 people and samples taken amounted to 82 people, used proportional random sampling technique. Data was collected using questionnaires, documents multilation and interviews then was analyzed using path analysis. The results of research showed there were a positive and significant effect of (1) competence and work discipline on the performance of employees, (2) competence on the work discipline of employees, (3) competence on employee performance, and (4) work discipline on employee performance at Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa Hotel.

(2)

PENDAHULUAN

Perkembangan dunia industri dalam bidang jasa di era globalisasi ini terus meningkat, hal tersebut menyebabkan terjadinya persaingan yang semakin ketat, sehingga menuntut perusahaan untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada pada perusahaanya. Hotel merupakan salah satu industri yang bergerak dalam bidang jasa yang menyediakan jasa akomodasi/penginapan.

Industri perhotelan dewasa ini mengalami perkembangan yang sangat pesat, dengan adanya perkembangan tersebut tentunya berdampak pada persaingan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah memaksimalkan kinerja sumber daya manusia yang ada didalam perusahaan agar mampu memberikan pelayanan prima kepada para wisatawan.

Sumber daya manusia yang berkualitas didalam perusahaan merupakan salah satu aspek penting yang dapat mendorong perusahaan untuk maju dan terus berkembang ditengah persaingan yang semakin ketat. Sumber daya manusia yang unggul maupun profesional yang memiliki kompetensi dalam bidangnya sangatlah dibutuhkan untuk menunjang keberlangsungan tujuan maupun sasaran yang ditetapkan oleh sebuah organisasi.

Pulau Bali adalah salah satu daerah tujuan wisata yang paling populer di Indonesia. Ubud merupakan salah satu tujuan wisata di Bali yang paling diminati oleh para wisatawan, setiap wisatawan yang melakukan perjalanan wisata tentunya membutuhkan tempat untuk menginap.

Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa merupakan salah satu hotel yang berkembang di daerah pariwisata Ubud tepatnya di Jl. Raya Sanggingan, Ubud, Gianyar, Bali. Hotel ini telah berdiri sejak tahun 1995. Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa menetapkan peraturan dan standar kerja yang berlaku bagi semua karyawan, yang menjadi kewajiban karyawan untuk mematuhi dan mentaatinya. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh pihak hotel adalah tidak dapat tercapainya standar kinerja yang

ditetapkan oleh Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa. Berdasarkan jumlah sampel yang diambil berjumlah 10 orang dari beberapa unit kerja terlihat bahwa karyawan belum dapat mencapai 100% standar kinerja yang ditetapkan perusahaan dengan rata-rata pencapaian kinerja sebesar 78,5 % pada unit kerja Villa Boy, Enginering sebesar 83 %, Bell Driver sebesar 75 %, Pastry Cook sebesar 75 %,dan SPA Therapist sebesar 75 %. Permasalahan tersebut terjadi diduga disebabkan oleh kompetensi yang dimiliki karyawan tidak sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan oleh Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa. Wibowo (2012: 104) yang menyatakan kompetensi merupakan kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk menjalankan pekerjaan yang diberikan padanya dengan baik.

Selain adanya ketidak sesuaian kompetensi karyawan, tidak tercapainya standar kinerja yang ditetapkan oleh Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa, diduga bahwa karyawan kurang disiplin berdasarkan jumlah sampel yang diteliti berjumlah 10 orang, rata-rata pelanggaran sebesar 4,2 kali dengan batas toleransi rata-rata 3 kali hal ini menunjukkan bahwa karyawan kurang disiplin. Suswardji, dkk. (2012) yang menyatakan disiplin kerja merupakan sikap mental, kesadaran, kesediaan, dan kesanggupan seseorang untuk tunduk dan taat dalam melaksanakan aturan dan norma yang ditetapkan organisasi dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Semakin tinggi disiplin kerja seseorang maka akan semakin tinggi juga kinerja orang tersebut (Sinambela, 2012).

Melihat latar belakang penelitian di atas maka dipandang perlu untuk melakukan penelitian yang berjudul “Pengaruh Kompetensi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa di Ubud Tahun 2015”.

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh temuan yang eksplanatif atau penjelasan yang teruji tentang pengaruh sebagai berikut. (1) kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Hotel Pita Maha A Tjampuhan

(3)

Resort & Spa di Ubud Tahun 2015. (2) kompetensi terhadap disiplin kerja karyawan pada Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa di Ubud Tahun 2015. (3) kompetensi terhadap kinerja karyawan pada Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa di Ubud Tahun 2015. (4) disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa di Ubud Tahun 2015.

Hasil penelittian ini diharapkan dapat memberikan manfaat teoritis dan manfaat praktis. Secara teoritis hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikat manfaat bagi pengembangan ilmu dalam bidang manajemen Sumber Daya Manusia khususnya permasalahan mengenai kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. Secara praktis hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan masukan yang terkait dengan peningkatan kinerja karyawan pada Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa, khususnya dalam hal perekrutan karyawan sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan serta peraturan disiplin kerja yang harus ditaati karyawan.

Secara teoritik penelitian ini dilandasi oleh beberapa teori tentang kompetensi, disiplin kerja dan kinerja karyawan. Wibowo (2012: 325) yang menyatakan bahwa kompetensi merupakan karakteristik yang mendasar pada setiap individu yang dihubungkan dengan kriteria yang direferensikan terhadap kinerja yang unggul atau efektif dalam sebuah pekerjaan atau situasi. Pendapat lain juga diungkapkan oleh Santiasih (2013) yang menyatakan bahwa kompetensi merupakan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan atau karakteristik personal seseorang yang menentukan tingkat prilaku dan keahlian individu dalam melakukan pekerjaannya yang diharapkan dapat memberikan kinerja yang unggul dalam pekerjaannya. Dimensi kompetensi yang digunakan dalam penelitian ini sesuai dengan pendapat Listio (2010) mengatakan bahwa, kompetensi terdiri dari (1) kompetensi intelektual, (2) kompetensi emosional, (3) kompetensi sosial, dan (4) kompetensi spiritual.

Sinambela (2012: 239) disiplin kerja adalah kemampuan kerja seseorang untuk secara teratur, tekun terus-menerus dan bekerja sesuai dengan aturan-aturan berlaku dengan tidak melanggar aturan-aturan yang sudah ditetapkan. Pendapat lainnya juga diungkapkan oleh Rumondor (2013) menyatakan disiplin kerja diartikan sebagai suatu kondisi yang tercipta dan terbentuk melalui proses dari serangkaian perilaku yang menunjukkan nilai-nilai ketaatan, kepatuhan, kesetiaan, dan ketertiban. Dimensi disiplin kerja yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada pendapat Novitasari (2008: 13) menyatakan bahwa dimensi disiplin kerja adalah sebagai berikut. (1) penggunaan waktu secara efektif, meliputi: (a) ketepatan waktu dalam melaksanakan tugas, (b) penghematan waktu dalam melaksanakan tugas. (2) ketaatan terhadap peraturan yang telah ditetapkan, meliputi: (a) ketaatan terhadap jam kerja, (b) ketaatan terhadap pimpinan, (c) ketaatan terhadap prosedur dan metode kerja. (3) tanggungjawab dalam pekerjaan dan tugas, meliputi: (a) melakukan pekerjaan sesuai dengan rencana, (b) mengevaluasi hasil pekerjaan, (c) keberanian menerima resiko kesalahan.

Lewa dan Subowo (dalam Wiratama dan Sintaasih, 2013) menyatakan bahwa kinerja karyawan merupakan hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan meliputi kualitas dan kuantitas output serta keandalan dalam bekerja. Pendapat lainnya juga diungkapkan oleh Amins, (2012: 47) yang menyatakan bahwa kinerja merupakan hasil, baik kuantitas maupun kualitas yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang menjadi tanggungjawabnya. Dimensi kinerja dalam penelitian ini mengacu pada pendapat Husnan (2002: 126) yang menetapkan ukuran kinerja berdasarkan empat dimensi dengan interprestasi yaitu (1) kualitas kerja meliputi ketepatan waktu, ketelitian, kemampuan dan ketrampilan karyawan, (2) kuantitas kerja meliputi memenuhi standar kerja serta pekerjaan rutin terlaksana dengan cepat, (3) tingkat kehandalan meliputi inisiatif, rajin dan

(4)

kemampuan dalam bekerja, dan (4) sikap meliputi loyalitas dan tanggung jawab karyawan serta kerja sama dalam tim.

METODE

Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif kausal. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja pada Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa. Sedangkan yang menjadi objek penelitian ini adalah kompetensi, disiplin kerja dan kinerja karyawan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 103 orang dan sampel yang diambil berjumlah 82 orang, dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Jenis data dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh langsung dari wawancara maupun hasil pengisian kuesioner mengenai kompetensi, disiplin kerja dan kinerja karyawan yang diperoleh langsung dari karyawan Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa. Data sekunder diperoleh langsung dari manajer operasional Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa, seperti misalnya data

jumlah karyawan, tingkat pendidikan maupun data absensi karyawan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu: kuesioner, pencatatan dokumen, dan wawancara kemudian data dianalisis menggunakan analisis jalur.

HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil

Analisis jalur digunakan untuk mengetahui pengaruh kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa baik secara simultan maupun parsial. Hasil perhitungan statistik dilakukan dengan memasukkan angka pada masing-masing variabel yang terlebih dahulu data ordinal ditransformasi menjadi data interval. Berdasarkan hasil perhitungan uji statistik Path Analysis dengan menggunakan bantuan program Statistical Package for Social Science (SPSS) 22.0 For Windows maka diperoleh hasil perhitungan SPSS pada Tabel 1.

(5)

Tabel 1 Hasil Uji Statistik Analisis Jalur

Parameter Koefisien p-value alpha (α) Keputusan Simpulan Ryx1x2 0,812 0, 000 0,05 Menolak Ho

Ada hubungan pengaruh X1 dan X2 terhadap Y

R2yx1x2 0,660 0,000 0,05 Menolak Ho

Besar sumbangan pengaruh

X1 dan X2 terhadap Y

Pyx1 0,593 0,000 0,05 Menolak Ho Ada hubungan pengaruh X

1 terhadap Y

P2yx1 0,352 0,000 0,05 Menolak Ho

Besar sumbangan pengaruh

X1 terhadap Y

Pyx2 0,407 0,000 0,05 Menolak Ho Ada hubungan pengaruh X

2 terhadap Y

P2yx2 0,166 0,000 0,05 Menolak Ho Besar sumbangan pengaruh X

2 terhadap Y

Px2 x1 0,590 0,000 0,05 Menolak Ho Ada hubungan pengaruh X

1 terhadapX2

P2x2 x1 0,348 0,000 0,05 Menolak Ho

Besar sumbangan hubungan pengaruh X1 terhadapX2

Pyε 0,340 - - - Hubungan pengaruh faktor lain terhadap Y

Px2ε 0,410 - - -

Hubungan pengaruh faktor lain terhadap X2

Sumber: Pengolahan data SPSS

Pengaruh masing-masing variabel terhadap kinerja karyawan pada Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa dapat digambarkan pada Gambar 1.

2 Pyx1=0,593 Pyε2= 0,188 Px2x1= 0,590 Pyx2= 0,407 Ryx1x2 = 0,812 1 Px2ε1= 0,410

Gambar 1. Struktur pengaruh variabel X1, dan

X2 terhadap Y

Keterangan: X1 = Kompetensi

X2 = Disiplin kerja

Y = Kinerja karyawan ε = faktor lain

Besar sumbangan pengaruh langsung dan tidak langsung dari X1 dan X2 terhadap Y dalam penelitian ini dapat dilihat pada Tabel 2.

Tabel 2. Sumbangan Pengaruh X1 dan X2 terhadap Y Keterangan Besar Sumbangan Persenta se Besar pengaruh langsung X1 terhadap Y 0,352 35,20%

Besar pengaruh tidak langsung X1 terhadap Y melalui X2

0,142 14,20%

Besar pengaruh total X1 terhadap Y

0,494 49,40%

Besar pengaruh langsung X2 terhadap Y

0,166 16,60%

Besar pengaruh total X1 dan X2 terhadap Y

0,660 66,00%

Besar pengaruh lain X1 dan X2 terhadap Y

0,340 34,00%

Total 1,000 100,00%

Sumber: Pengolahan data SPPS

Berdasarkan hasil perhitungan uji statistik dengan bantuan SPSS 22.0 pada Tabel 1, menunjukkan bahwa kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan secara bersama-sama X1

X2

(6)

berpengaruh secara positif terhadap kinerja karyawan pada Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa. Besar sumbangan pengaruh kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan adalah 66,00% sedangkan hubungan pengaruh dari faktor lain terhadap kinerja karyawan sebesar 34,00%. Faktor lain yang diduga mempengaruhi kinerja karyawan menurut Wibowo (2012) adalah kompensasi, kepemimpinan, lingkungan kerja, kepuasan kerja serta stres kerja.

Hasil uji statistik dengan bantuan SPSS 22.0 pada Tabel 1, menunjukkan bahwa ada pengaruh kompetensi secara positif terhadap disiplin kerja. Besar hubungan pengaruh kompetensi terhadap disiplin kerja adalah 59,00% sedangkan besar sumbangan pengaruh dari kompetensi terhadap disiplin kerja adalah 34,80%. Hubungan pengaruh faktor lain terhadap disiplin kerja sebesar 41,00%. Faktor lain yang diduga mempengaruhi disiplin kerja yaitu kepemimpinan, insentif dan pengawasan melekat (Rasyidi, dkk. 2013).

Hasil perhitungan uji statistik dengan bantuan SPSS 22.0 pada Tabel 1, menunjukkan bahwa ada pengaruh kompetensi secara positif terhadap kinerja karyawan. Besar hubungan pengaruh kompetensi terhadap kinerja karyawan adalah 59,30% sedangkan besar sumbangan pengaruh dari kompetensi terhadap kinerja karyawan adalah 35,20%. Hasil uji statistik dengan bantuan SPSS 22.0 pada Tabel 1, menunjukkan bahwa ada ada pengaruh disiplin kerja secara positif terhadap kinerja karyawan. Besar hubungan pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan adalah 40,70% sedangkan besar sumbangan pengaruh dari disiplin kerja terhadap kinerja karyawan adalah 16,60%.

Pembahasan

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh temuan bahwa variabel kompetensi dan disiplin kerja berpengaruh secara positif terhadap kinerja karyawan pada Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa. Hasil penelitian ini sejalan dengan teori yang diungkapkan oleh Simanjuntak (dalam Parukawa, 2014)

yang menyatakan kinerja individu dipengaruhi oleh faktor kompetensi, semakin tinggi kompetensi pegawai semakin tinggi kinerja yang dicapainya. Disiplin kerja juga memiliki pengaruh terhadap kinerja, semakin tinggi disiplin kerja seseorang maka akan semakin tinggi juga kinerja orang tersebut (Sinambela, 2012). Pernyataan tersebut didukung oleh hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Suswardji, dkk. (2012) yang menyatakan terdapat hubungan yang signifikan antara kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan.

Penelitian mengenai pengaruh dari variabel kompetensi terhadap disiplin kerja, diperoleh hasil variabel kompetensi berpengaruh secara positif terhadap disiplin kerja pada Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa. Hasil penelitian ini sejalan dengan teori yang diungkapkan oleh Hasibuan (2005: 194), kompetensi merupakan suatu faktor yang mempengaruhi disiplin kerja karyawan karena apabila pekerjaan yang dibebankan kepada seorang karyawan sesuai dengan kemampuan karyawan yang bersangkutan, maka dia akan bekerja dengan sungguh-sungguh dan berdisiplin baik untuk mengerjakannya. Tetapi apabila pekerjaan itu diluar kemampuannya, maka kesungguhan dan kedisiplinan karyawan rendah. Pernyataan tersebut juga didukung oleh hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Tegi Bangun Nugraha (2012) yang menyatakan bahwa kompetensi berpengaruh signifikan terhadap disiplin karyawan.

Penelitian mengenai pengaruh dari variabel kompetensi terhadap kinerja karyawan, diperoleh hasil variabel kompetensi berpengaruh secara positif terhadap kinerja karyawan pada Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa. Hasil penelitian ini sejalan dengan teori yang diungkapkan oleh Sujana (2012) menyatakan semakin tinggi kompetensi yang dimiliki oleh pegawai dan sesuai dengan tuntutan pekerjaan maka kinerja pegawai akan semakin meningkat karena pegawai yang kompeten biasanya memiliki kemampuan dan kemauan yang

(7)

cepat untuk mengatasi permasalahan kerja yang dihadapi, melakukan pekerjaan dengan tenang dan penuh dengan rasa percaya diri, memandang pekerjaan sebagai suatu kewajiban yang harus dilakukan secara ikhlas, dan secara terbuka meningkatkan kualitas diri melalui proses pembelajaran. Menurut Simanjuntak (dalam Parukawa, 2014) yang menyatakan kinerja individu dipengaruhi oleh faktor kompetensi, semakin tinggi kompetensi pegawai semakin tinggi kinerja yang dicapainya. Pernyataan tersebut juga didukung oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh Marliana Budhiningtias Winanti (2011) yang menyatakan kompetensi memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.

Hasil penelitian selanjutnya yang diperoleh adalah variabel disiplin kerja berpengaruh secara positif terhadap kinerja karyawan pada Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa. Hasil penelitian ini sejalan dengan teori yaitu semakin tinggi disiplin kerja seseorang maka akan semakin tinggi juga kinerja orang tersebut (Sinambela, 2012). Apabila karyawan tidak disiplin dalam bekerja tentunya hal tersebut dapat mengakibatkan penurunan kinerja karyawan karena antara disiplin kerja dengan kinerja memiliki hubungan yang positif dan segnifikan seperti pernyataan dalam hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Hindria Hestisani (2014) yang menyatakan ada pengaruh positif dan signifikan disiplin kerja terhadap kinerja.

Keterbatasan penelitian ini adalah pengamatan hanya dilakukan pada satu perusahaan saja, jumlah populasi yang digunakan dalam penelitian ini masih sempit, sehingga diharapkan bagi peneliti lain untuk menggunakan perusahaan yang lebih besar dengan subjek penelitian yang lebih luas. Disamping itu variabel yang diteliti masih terbatas, sehingga diharapkan juga untuk menguji variabel lain yang diduga kuat dapat mempengaruhi kinerja karyawan.

PENUTUP

Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat ditarik

beberapa simpulan sebagai berikut.

(1) Ada pengaruh secara positif dan signifikan kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa di Ubud Tahun 2015.

(2) Ada pengaruh secara positif dan signifikan kompetensi terhadap disiplin kerja pada Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa di Ubud Tahun 2015.

(3) Ada pengaruh secara positif dan signifikan kompetensi terhadap kinerja karyawan pada Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa di Ubud Tahun 2015.

(4) Ada pengaruh secara positif dan signifikan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa di Ubud Tahun 2015.

Berdasarkan hasil penelitian, pembahasan, serta simpulan yang telah dikemukakan, maka dapat diajukan beberapa saran sebagai berikut.

(1)Bagi pihak manajemen Hotel Pita Maha A Tjampuhan Resort & Spa, agar lebih meningkatkan kinerja karyawan dengan memperhatikan faktor kompetensi dan disiplin kerja karyawan, karena penelitian ini telah membuktikan bahwa kompetensi yang dimiliki karyawan serta disiplin kerja karyawan tersebut dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Berdasarkan pembahasan dan kesimpulan maka penulis mengajukan beberapa saran di antaranya, untuk mendapatkan karyawan yang memiliki kompetensi di bidangnya maka pihak manajemen harus melakukan hal-hal sebagai berikut (a) merekrut karyawan harus sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh pihak hotel, (b) bagi karyawan disarankan untuk mengikuti program pelatihan dan pengembangan dengan sungguh-sungguh, dan (c) bagi pimpinan perusahaan disarankan untuk memberikan program pelatihan dan pengembangan pada karyawan yang sesuai dengan bidangnya masing-masing. Sedangkan disiplin kerja karyawan juga perlu ditingkatkan dengan cara sebagai berikut (a)

(8)

melakukan sosialisasi mengenai peraturan perusahaan dan menanamkan kesadaran kepada karyawan, (b) melakukan pengawasan terhadap pelanggaran-pelanggaran disiplin yang dilakukan karyawan, dan (c) memberikan sanksi yang sesuai terhadap pelanggaran disiplin serta memberikan penghargaan kepada karyawan yang memiliki disiplin kerja tinggi. Oleh karena itu, kompetensi dan disiplin kerja yang tinggi maka akan dapat mempengaruhi pencapaian kinerja yang telah ditetapkan perusahaan kepada karyawan.

(2) Bagi peneliti selanjutnya yang tertarik untuk mengkaji aspek yang serupa yaitu kompetensi, disiplin kerja, dan kinerja karyawan diharapkan untuk mengembangkan penelitian ini dengan menggunakan dimensi dan populasi yang lebih luas agar hasil penelitian lebih teruji kedalamannya, disamping itu juga disarankan untuk menguji variabel yang diduga kuat dapat mempengaruhi kinerja karyawan.

DAFTAR RUJUKAN

Amins, Achmad. 2012. Manajemen Kinerja Pemerintah Daerah. Yogyakarta: Laksbang Press Indo. Hasibuan, Malayu S.P. 2005. Manajemen

Sumber Daya Manusia, Edisi Revisi. Jakarta: Bumi Aksara.

Hestisani, Hindria. 2014. Pengaruh Motivasi Berprestasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Buleleng. e-Journal Bisma Universitas Pendidikan Ganesha. Volume 2. Hal 1-9.

Husnan, Suad. 2002. Dasar-dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas. Edisi ke tiga.Yogyakarta :AMP YKPN.

Listio, Ronald. 2010. Pengaruh Kompetensi dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT

Allianz Life Indonesia Jawa Barat. Tesis. Bandung: Universitas Komputer Indonesia.

Novitasari, Anisa. 2008. Hubungan Motivasi Kerja Dan Disiplin Kerja Dengan Produktivitas Kerja Pegawai Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Grobogan. Skripsi Tidak Diterbitkan. Semarang: Universitas Diponegoro. Nugraha, Tegi Bangun. 2012. Analisis

Motivasi Kerja dan Kompetensi Pengaruhnya Terhadap Disiplin Karyawan Pada PT. Kertas Padalarang. Skripsi. Bandung: Universitas Komputer Indonesia. Parukawa, Ahmad Robie. 2014. Pengaruh

Kompetensi dan Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Bengkulu. Tesis. Universitas Bengkulu.

Rasyidi, A., Paranoan D.B. & Djumlani, A. 2013. Variabel-Variabel Yang Mempengaruhi Disiplin Pegawai Pada Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur. eJournal Administrative Reform. Volume 1. No 1.

Rumondor, Vico Wentri. 2013. Motivasi, Disiplin Kerja, dan Kepemimpinan Terhadap Produktivitas Kerja Pada Badan Kepegawaian dan DIKLAT Daerah Minahasa Selatan. Jurnal EMBA. Volume 1. No 4. Hal 1042-1052.

Santiasih, Ni Wayan. 2013. Pengaruh Kompetensi Pegawai Terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Camat Pupuan Kabupaten Tabanan Tahun 2012. e-Journal Bisma Universitas Pendidikan Ganesha. Volume 3. No 1. Hal 1-10.

Sinambela, Poltak. Lijan. 2012. Kinerja Pegawai Teori Pengukuran dan Implikasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

(9)

Sujana, Edy. 2012. Pengaruh Kompetensi, Motivasi, Kesesuaian Peran dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Auditor Internal Inspektorat Pemerintah Kabupaten. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika. Volume 2. No 1. Hal 1-27.

Suswardji, E., Hasbullah, R., Albatross, E. 2012. Hubungan Kompetensi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Tenaga Kependidikan Universitas Singaperbangsa Karawang. Jurnal Manajemen. Volume 10. No 1. Hal 955-979.

Wibowo. 2012. Manajemen Kinerja, Edisi Ketiga. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Winanti, Marliana Budhiningtias. 2011. Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Frisian Flag Indonesia Wilayah Jawa Barat. Jurnal UNIKOM. Volume 7. No 2. Hal 249-267.

Wiratama, I N.J.A & Sintaasih, D.K. 2003. Pengaruh Kepemimpinan, Diklat, dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung. Jurnal Manajemen, Strategi Bisnis, dan Kewirausahaan. Volume 7. No 2. Hal 126-134.

Figur

Tabel 1 Hasil Uji Statistik Analisis Jalur

Tabel 1

Hasil Uji Statistik Analisis Jalur p.5
Gambar 1. Struktur pengaruh variabel X 1 , dan   X 2  terhadap Y

Gambar 1.

Struktur pengaruh variabel X 1 , dan X 2 terhadap Y p.5

Referensi

Memperbarui...