• Tidak ada hasil yang ditemukan

EVALUASI PELAYANAN MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT TERHADAP KESEMBUHAN PNEUMONIA PADA ANAK BALITA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "EVALUASI PELAYANAN MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT TERHADAP KESEMBUHAN PNEUMONIA PADA ANAK BALITA"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Hasil analisis bivariabel dan multivariabel pelayanan MTBS terhadap kesembuhan pneumonia anak balita di Puskesmas Variabel
Tabel 2. Stratifikasi pelayanan MTBS dengan kesembuhan pneumonia pada anak balita Variabel  Kesembuhan pneumonia  RR

Referensi

Dokumen terkait

dengan penatalaksanaan balita sakit menggunakan pendekatan MTBS di wilayah kerja. Puskesmas

Dari pernyataan informan di atas diketahui bahwa pengelola MTBS tidak merasa terbebani dengan melaksanakan MTBS sendiri karena hanya dua balita saja yang

Tabel 3 menunjukkan bahwa risiko pneumonia meningkat se- cara bermakna (nilai p < 0,05) pada kelompok balita yang tinggal di rumah dengan jenis lantai tanah (OR = 1,36),

menunjukkan bahwa pada kelompok cakupan penemuan pneumonia yang kurang baik, petugas MTBS lebih banyak pada umur ≥ 36 tahun sebesar 43 (82,7%).. menunjukkan bahwa pada

Petugas MTBS (Manajemen Terpadu Balita Sakit) di Puskesmas Kabupaten Kulon Progo Tahun 2012.. Newborn vitamin A Suplementation reduced

Faktor yang Paling Berpengaruh Terhadap Kejadian Pneumonia pada Anak Balita Sejumlah 16 variabel tabel 5 yang diduga berhubungan dengan kejadian pneumonia pada balita di RS X,

Bayi atau anak balita yang bertempat tinggal jauh dari fasilitas kesehatan bisa terserang ISPA lebih cenderung menderita pneumonia atau pneumonia berat karena

Evaluasi Pelaksanaan Program Penemuan Penderita Pneumonia Balita di Puskesmas Kabupaten Bangkalan Tahun 2012 menunjukkan hasil yaitu terdapat hubungan antara