• Tidak ada hasil yang ditemukan

SEKOLAH TINGGI ILMU MANAJEMEN SUKMA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SEKOLAH TINGGI ILMU MANAJEMEN SUKMA"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

SEKOLAH TINGGI ILMU MANAJEMEN SUKMA Nomor dokumen 1-KEB-2018

KEBIJAKAN MUTU

Revisi 1

Berlaku efektif Agustus 2018

Halaman 1-6

KEBIJAKAN MUTU

Proses Penanggungjawab Tanggal

Nama Jabatan Tanda tangan

Perumusan Rahmat Hidayat, SE, M.Si Kepala LPM

Pemeriksaan Edi Winata, SE, MM Wakil Ketua

Penetapan Wardayani, SE, M.Si Ketua STIM Sukma

Persetujuan Syamsul Bahri, SE, MM Ketua Yayasan

(2)

1. Pendahuluan

a. Visi dan misi Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma

Visi : Pada tahun 2025 menjadi perguruan tinggi swasta terbaik dan unggul dalam penyelenggaran pendidikan berskala nasional

Misi : 1. Mewujudkan tata kelola organisasi yang baik (good university);

2. Mewujudkan penyelenggaraan tri dharma perguruan tinggi yang berkualitas;

3. Mewujudkan budaya akademik yang kondusif dan dinamis;

4. Meningkatkan mutu sumberdaya manusia dan kompetensi lulusan;

5. Menerapkan sistem penjaminan mutu Internal;

6. Mewujudkan kerjasama dengan berbagai pihak antara lain pemerintah, masyarakat, dunia usaha, lembaga nonpemerintah, dalam dan luar negeri, yang saling memberikan manfaat secara berkelanjutan;

7. Memberikan kesejahteraan dan rasa aman bagi sivitas akademika.

b. Latar belakang

Untuk memenuhi amanah UU No 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, bahwa setiap PT wajib menjamin mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi dalam suatu Sistim Penjaminan Mutu (SPM Dikti), Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma, membentuk Lembaga khusus yang bertanggungjawab atas kelancaran pelaksanaan penjaminan mutu dalam suatu Sistim Penjaminan Mutu Internal PT. Lembaga khusus ini disebut dengan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) yang bertanggungjawab langsung kepada Ketua dan memiliki garis koordinasi ke seluruh bagian di lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma. Untuk memudahkan pelaksanaan penjaminan mutu di Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma, perlu disusun dokumen kebijakan mutu yang akan menjadi landasan, pedoman dan sumber inspirasi dalam pelaksanaan siklus SPMI.

c. Ruang linkup

Luas lingkup SPMI ini meliputi kegiatan penetapan, pelaksanaan, evaluasi (pelaksanaan), pengendalian (pelaksanaan) dan peningkatan standar/ukuran pendidikan tinggi yang dikembangkan oleh STIM Sukma, yang mencakup semua kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, beserta sumberdaya yang digunakan untuk mencapai standar Nasional Pendidikan Tinggi.

d. Definisi istilah

1. Kebijakan: pernyataan tertulis yang menjelaskan pemikiran, sikap, pandangan kolektif organ perguruan tinggi tentang upaya peningkatan mutu secara terus-menerus dalam penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan kerjasama; 2. Kebijakan SPMI: pemikiran, sikap, pandangan sebagai kesepakatan bersama pemangku

kepentingan mengenai batasan penyelenggaraan sistem penjaminan mutu internal institusi di lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma;

3. Manual SPMI: dokumen tertulis berisi petunjuk praktis tentang bagaimana menjalankan atau melaksanakan standar pendidikan tinggi.

4. Standar SPMI: dokumen tertulis berisi kriteria, ukuran, kualifikasi dan spesifikasi sebagai batasan minimal untuk mencapai target, yang sedikitnya sesuai dengan lingkup Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan standar melampaui yang ditetapkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma;

(3)

5. Formulir SPMI: dokumen yang digunakan dalam memenuhi/melengkapi apa yang diatur dalam masing-masing standar.

2. Kebijakan SPMI

a. Tujuan dan Strategi

Tujuan dibentuknya Lembaga Penjamin Mutu ini yaitu:

1. Sebagai pedoman penetapan standar mutu dalam mewujudkan visi, melaksanakan misi dan mencapai tujuan STIM Sukma;

2. Sebagai pedoman dalam merumuskan dokumen mutu, pelaksanaan, pemenuhan,

pengendalian, pemutakhiran dan pengembangan standar mutu di lingkungan STIM Sukma; 3. Sebagai bukti otentik bahwa STIM Sukma telah memiliki dan melaksanakan SPMI

sebagaimana diwajibkan menurut peraturan perundang-undangan;

4. Sebagai acuan bagi seluruh sivitas akademika dalam peningkatan mutu akademik dan non-akademik secara berkelanjutan sebagai proses internalisasi menuju budaya mutu;

5. Sebagai jaminan perlindungan bagi masyarakat atas penyelenggaraan STIM Sukma yang memenuhi standar.

b. Asas dan prinsip

1. Permeristekdikti No. 62 tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi;

2. Permeristekdikti No. 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi;

3. Statuta STIM Sukma tahun 2015

4. Rencana Strategis STIM Sukma tahun 2014

5. SPMI dilakukan di setiap unit di lingkungan STIM Sukma;

6. SPMI dilakukan berdasarkan data dan informasi yang akurat;

7. Penerapan SPMI dilakukan secara berkelanjutan menggunakan 5 langkah, yaitu Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian dan Peningkatan (PPEPP)

c. Manajemen Lembaga Penjamin Mutu

Untuk menjamin siklus SPMI di bidang akademik dan non akademik terlaksana secara efektif maka aktivitasnya dilaksanakan dengan menggunakan metoda PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, Peningkatan).

(4)

1. Penetapan (P) standar Perguruan Tinggi

Perumusan standar melalui rapat internal yang dilakukan oleh Kepala Lembaga Penjamin Mutu dan Tim Perumus SPMI STIM Sukma. Tim perumus merumuskan standar-standar dan turunannya sesuai dengan visi STIM Sukma. Penetapan standar mutu harus saling berhubungan dengan standar-standar yang ada, Standar mutu yang ditetapkan oleh Ketua STIM Sukma harus mendapatkan persetujuan dari Yayasan Pendidikan Sukma. Standar Mutu yang telah disetujui selanjutnya disosialisasikan kepada seluruh sivitas akademika.

2. Pelaksanaan (P) Standar Perguruan Tinggi

Pelaksanaan Standar terimplementasi dan melekat pada struktur organisasi yang berlaku di STIM Sukma dan berada pada seluruh tingkatan secara berjenjang mulai di tingkat Sekolah Tinggi, lembaga, program studi dan unit-unit pelaksana PBM dan seluruh sivitas akademika wajib menaati standar.

3. Evaluasi Pelaksanaan (E) Standar Perguruan Tinggi

Evaluasi pelaksanaan standar dilakukan dengan cara Audit Mutu Internal (AMI) pada bidang akademik oleh Lembaga Penjamin Mutu yang terintegrasi dengan seluruh sivitas akademika STIM Sukma. Fokus audit mutu internal yaitu memeriksa tentang pemenuhan standar, pada tahap pelaksanaan di Perguruan Tinggi. Auditor yang melaksanakan audit mutu internal bisa berasal dari internal atau eksternal STIM Sukma. Hasil audit dilakukan untuk menilai kinerja SPMI di lingkungan STIM Sukma yang kemudian dilaporkan oleh Kepala LPM kepada Ketua STIM Sukma. Evaluasi pelaksanaan standar dilakukan minimal satu kali dalam setahun.

4. Pengendalian Pelaksanaan (P) Standar Perguruan Tinggi

Pengendalian standar di STIM Sukma akan dilakukan jika: (a) dalam pelaksanaan standar, apabila telah mencapai maka dipertahankan, (b) apabila ditemukan penyimpangan atau terdapat kendala dalam pelaksanaan standar, maka Kepala LPM melakukan tindakan koreksi dan ditindaklanjuti untuk perbaikan.

5. Peningkatan (P) Standar Perguruan Tingi

Peningkatan standar dilakukan terhadap hasil yang sudah memenuhi standar. Peningkatan standar ditujukan untuk mencapai kepuasan pemangku kepentingan (internal dan eksternal). Pengambilan keputusan atas peningkatan standar berdasarkan analisis data dan dilakukan secara partisipasif dan kolegial.

d. Pihak yang terlibat

Penerapan kebijakan SPMI dilakukan pada semua sivitas akademika di lingkungan STIM Sukma yang meliputi:

1. Yayasan Pendidikan Sukma

2. Ketua STIM Sukma

3. Wakil Ketua

4. Kepala Lembaga

5. Program studi

(5)

3. Daftar dokumen

1. Dokumen kebijakan 2. Dokumen standar

a. Standar bidang pendidikan

1. Standar Kompetensi Lulusan 2. Standar Isi Pembelajaran 3. Standar Proses Pembelajaran 4. Standar Penilaian Pembelajaran

5. Standar Dosen dan Tenaga Kependidikan 6. Standar Sarana dan Prasarana Pembelajaran 7. Standar Pengelolaan Pembelajaran

8. Standar Pembiayaan Pembelajaran

b. Standar bidang penelitian

1. Standar Hasil Penelitian 2. Standar Isi Penelitian 3. Standar Proses Penelitian 4. Standar Penilaian Penelitian 5. Standar Peneliti

6. Standar Sarana dan Prasarana Penelitian 7. Standar Pengelolaan Penelitian

8. Standar Pendanaan dan Pembiayaan Penelitian

c. Standar bidang pengabdian

1. Standar Hasil Pengabdian Masyarakat 2. Standar Isi Pengabdian Masyarakat 3. Standar Proses Pengabdian kMasyarakat 4. Standar Penilaian Pengabdian Masyarakat 5. Standar Pelaksana Pengabdian Masyarakat

6. Standar Sarana dan Prasarana Pengabdian Masyarakat 7. Standar Pengelolaan Pengabdian Masyarakat

8. Standar Pendanaan dan Pembiayaan Pengabdian Masyarakat

d. Standar melampaui

Standar melampaui adalah standar yang ditetapkan oleh STIM Sukma di luar standar yang sudah ditetapkan oleh Standar Nasional Pendidikan Tinggi, nomor 44 tahun 2015 dan terus dikembangkan secara berkelanjutan.

3. Dokumen manual

a. Manual penetapan Standar b. Manual Pelaksanaan Standar c. Manual Evaluasi Standar d. Manual Pengendalian Standar e. Manual Peningkatan Standar

(6)

4. Dokumen formulir

a. Form pembuatan Kebijakan b. Form standard dikti dan melampaui c. Form sk penetapan

4. Referensi

1. Permenristekdikti No. 44 tahun 2015, SN Dikti; 2. Permenristekdikti No. 62 tahun 2016, SPM PT; 3. Statuta STIM Sukma tahun 2015;

Referensi

Dokumen terkait

Pada tipe ini udara yang akan masuk ke ruang bakar dihisap blower pada turbocharger, dimana blower ini jadi satu shaft dengan turbin di dalam turbo dan sebagai sumber penggerak

Kegiatan-kegiatan yang wajib dilakukan dalam SPMI adalah PPEPP (Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Untuk proses Pelaksanaan LPMI adalah:

Pengendalian standar SPMI merupakan tindakan mengevaluasi pelaksanaan isi standar oleh seluruh unit kerja dalam lingkup Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin. Pengendalian

a. Standar SPMI adalah keberadaan Standar Dikti yang berfungsi sebagai tolok ukur untuk menilai mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi. Pelaksanaan SPMI adalah implementasi

RUANG LINGKUP PENETAPAN STANDAR SPMI Secara umum luas lingkup manual penetapan Standar SPMI mencakup aspek kegiatan pendidikan tinggi yang meliputi penjaminan mutu

Secara umum luas lingkup manual penetapan Standar Pendidikan mencakup aspek kegiatan pendidikan tinggi yang meliputi penjaminan mutu akademik dan non-akademik

a) Rektor memerintahkan Pusat Penjaminan Mutu membentuk tim pengkaji peningkatan standar tata pamong, kepemimpinan, sistem.. Manual SPMI | Universitas Negeri Jakarta 167

SPMI Universitas Negeri Jakarta dirancang, dilaksanakan, dievaluasi, dan ditingkatkan mutunya secara berkelanjutan dengan berdasarkan pada model PPEPP (penetapan,