• Tidak ada hasil yang ditemukan

101737 MQFM 2010 04 Market Review 27 April 2010

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "101737 MQFM 2010 04 Market Review 27 April 2010"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Market In Focus

Ekonomi Syariah Lebih Tahan Goncangan Krisis

Senin, 26 April 2010, 10:18 WIB

MOJOKERTO--Konsep ekonomi berbasis syariah dinilai lebih tahan terhadap goncangan krisis global yang terjadi secara mendunia. Karena goncangan krisis ekonomi global terjadi akibat fundamental ekonomi yang dimiliki banyak negara tidak kuat. Fundamental ekonomi berbasis syariah dinilai lebih kuat karena memiliki system yang bersumber dari imperatife wahyu Allah SWT untuk kesejahteraan umat manusia. Dr H Suherman Rosyidi, Direktur Program Magester Manajemen Unair (universita Airlangga) Surabaya mengatakan/ Krisis ekonomi global terjadi karena fundamental ekonomi di banyak negara kurang kuat, sehingga sekarang ini konsep ekonomi berbasis syariah menjadi alternatif solusi yang dilirik banyak Negara// Agar fundamental ekonomi kuat, Suherman juga menawarkan beberapa konsep ekonomi syariah dengan berbagai langkah. Di antaranya lenyapkan sistem bunga di perbankan, kerahkan system zakat, batasi SBI (Sertifikat Bank Indonesia) dan SBIS (Sertifikat Bank Indonesia Syariah), serta aktifkan lembaga Hisbah. ''Kalau semua itu dapat diterapkan, Di indonesia/ pihaknya meyakini bahwa fundamental ekonomi negara kita akan lebih kuat terhadap goncangan krisis ekonomi global dalam bentuk apapun//

Bursa saham

Kurs Mata Uang Asing

Dinar mengalami penurunan sebesar 2.000/ dari 1.427.000 menjadi 1.425.000// Dolar Amerika masih bertahan/ dengan harga: beli-8.516 – jual 9.516/ Dolar Australia: beli-7.880 – jual 8.809/ Dolar Hongkong:beli-1.097 – jual 1.226/ Dolar Singapura: beli-6.198 – jual 6.932/ dan Euro:beli-11.260 – jual1 2.584//

Demikian rangkaian Informasi keuangan perdagangan dan bursa saham yang dapat kami sampaikan/ kembali ke studio bersama sahabat …...

Terdapat informasi dalam Public Service/ kali ini ada informasi

Sahabat MQ/ informasi Public Service kali ini Selasa, 27 April 2010 kami awali dengan informasi Waktu Sholat Untuk Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya///

(2)

Sahabat MQ/ saat ini persediaan katong darah yang ada di PMI Sleman Yogyakarta hanya sebanyak 178 Labu/ untuk golongan darah A 35 labu/ B 51 labu/ O 76 labu/ dan AB 16/ labu// PMI Sleman juga sangat mengharapkan sahabat yang ingin mendonorkan darahnya/ silahkan mendatangi langung kantor PMI sleman// Bagi sahabat yang ingin mendonorkan darahnya dapat menghubungi pesawat telpon 0274-868900/ 0274-711.6060

Informasi terakhir mengenai prakiraan cuaca untuk hari ini// Cuaca DIY hari ini pagi hingga malam berawan hujan/ dengan suhu minimal 25 derajat selsius/ dan maksimal 32 derajat selsius// Sementara angin/ akan bertiup dari Tenggara ke Barat/ dengan kecepatan 5 hingga 40 kilometer per jam///

Referensi

Dokumen terkait

Sahabat MQ/ Universita Islam Indonesia akan memberika gelar UII Award kepada Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD/ 6 Januari 2010 mendatang// Rektor UII - Edi Suandi hamid

Mengingat pelayanan SIM yang masih sangat dibutuhkan masyarakat/ Ditlantas Polda DIY yang bekerja sama dengan Satlantas Polres Bantul akan melaksanakan pelayanan

Sahabat MQ/ Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank/ masih tetap tertekan karena Rapat Paripurna DPR yang sedang berlangsung masih belum

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia -Ito Warsito menyerahkan persoalan penggantian dana nasabah PT Antaboga Delta Sekuritas/ kepada pemerintah// karena pihaknya

Sahabat MQ/ Ujian Nasional yang selama ini bak hantu bagi para siswa/ telah usai dilaksanakan// Berdasarkan data Badan Standar Nasional Pendidikan/ terdapat 154.079 siswa

Sahabat MQ/ Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan/ para pemimpin ASEAN mengharapkan Ketua ASEAN/ diikutsertakan dalam setiap KTT G-20// Dan Indonesia yang

Akhid Subiyanto- mengatakan/ kegiatan tersebut telah rutin dilakukan/ sejak 2 tahun terakhir// Akhir mengaku/ penggalangan dana ini/ sebagai bentuk kepedulian/

Sahabat MQ/ Ratusan pedagang satwa Pasar Ngasem/ telah direlokasi ke Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta/ pada tanggal 22 April lalu// meski demikian/ sampai