• Tidak ada hasil yang ditemukan

BLUD ( Badan Layanan Umum Daerah) mpdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BLUD ( Badan Layanan Umum Daerah) mpdf"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

SYNCORE - always deliver value

BLUD ( Badan Layanan Umum Daerah) posted by danik on December 2, 2016

BLUD adalah SKPD atau Unit Kerja SKPDyang dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang dijual tanpa mengutamakan mencari keuntungan, dan dalam melakukan kegiatannya didasarkan pada prinsip efisiensi dan

produktivitas.

Pola pengelolaan keuangan yang memberikan fleksibilitas berupa keleluasaan untuk menerapkan praktek-praktek bisnis yang sehat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagai pengecualian dari ketentuan pengelolaan keuangan daerah pada umumnya.

Rencana kerja dan anggaran serta laporan keuangan dan kinerja BLUD disusun dan disajikan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari rencana kerja dan anggaran serta laporan keuangan dan kinerja pemerintah daerah.

Sumber Pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)

Sumber pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bersumber dari beberapa jenis, antara lain:

Jasa layanan 1.

Jasa layanan berupa imbalan yang diperoleh dari jasa layanan yang diberikan kepada masyarakat. Hibah

1.

Hibah dapat berupa hibah terikat dan hibah tidak terikat. Hasil kerjasama dengan pihak lain

1.

Hasil kerjasama dengan pihak lain dapat berupa perolehan kerjasama operasional, sewa menyewa, dan usaha lainnya yang mendukung tugas dan fungsi BLUD.

APBD 1.

Pendapatan bersumber dari APBD merupakan pendapatan yang berasal dari otorisasi kredit anggaran pemerintah daerah bukan dari kegiatan pembiayaan APBD.

APBN 1.

Pendapatan bersumber dari APBN dapat berupa pendapatan yang berasal dari pemerintah dalam rangka pelaksanaan dekonsentrasi dan/atau tugas pembantuan dan lain-lain.

Lain-lain pendapatan BLUD yang sah 1.

(2)

dll.

Biaya Badan Layanan Umum Daerah(BLUD)

Biaya BLUD dibagi menjadi 2 bagian, yaitu biaya operasional dan biaya non operasional.

Biaya operasional mencakup seluruh biaya yang menjadi beban BLUD dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi. Biaya operasional seperti pelayanan, umum dan administrasi.

Biaya non operasional mencakup seluruh biaya yang menjadi beban BLUD dalam rangka menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi. Biaya administrasi non-operasional seperti bunga, administrasi bank, kerugian penjualan asset tetap, kerugiaan penurunan nilai.

Pengintegrasian Pendapatan dan Belanja BLUD

Sistem dan Prosedur Pengajuan Pengesahan Pendapatan dan Belanja BLUD adalah dalam rangka melakukan pengesahan atas pendapatan dan belanja BLUD yang terdiri dari Laporan Pendapatan, Laporan Biaya, Laporan Operasional, dan Laporan Arus Kas BLUD oleh Kuasa Bendahara Umum Daerah setiap bulannya.

Pihak terkait antara lain: SKPD/BLUD

SKPKD/Biro Keuangan a. Bagian Perbendaharaan b. Bagian Akuntansi

Alur ProsedurPengajuan Pengesahan Pendapatan dan Belanja BLUD

1. SKPD/BLUD menyampaikan SP3B BLUD sebanyak 4 (empat) rangkap, dengan dilampiri Surat Pernyataan Tanggungjawab (SPTJ BLUD) yang ditandatangani oleh Pemimpin BLUD, Laporan Pendapatan, Laporan Biaya, Laporan Operasional dan Laporan Arus Kas kepada Kepala Biro Keuangan.

2. Bagian Akuntansi melakukan verifikasi dan memeriksa semua kelengkapan pengajuan SP3B BLUD.

3. Setelah lengkap dan benar, Bagian Akuntansi meneruskan pengajuan tersebut kepada Bagian Perbendaharaan.

4. Bagian Perbendaharaan selaku Kuasa BUD selanjutnya menerbitkan SP2B BLUD sebanyak 4 (empat) rangkap, dan mendistribusi :

a. Lembar 1 kepada SKPD/BLUD; b. Lembar 2 kepada Bagian Akuntansi;

(3)

5. Bagian Akuntansi melakukan pencatatan dalam Sistem Informasi Keuangan Daerah.

Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore Disini Download Materi BLU/BLUD

Software BLUdanBLUD

Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi:

Rahmadani Lutfiawati

CP: 082 274 900 800 / [email protected] Diana Septi A

CP: 0877 38 900 800 /[email protected] Telepon Kantor: 0274 488 599

Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id Tags:

Referensi

Dokumen terkait

Indikator Kinerja Sebelum BLUD Sesudah BLUD Rekomendasi Strategi BOR (Bed Occupancy Ratio) Belum mencapai target Peningkatan fluktuatif dan mencapai target Peningkatan

Untuk selanjutnya, Bapak Niza Wibyana Tito, S.Kom, M.Kom, selaku pemateri di kegiatan Pengembangan PPK BLUD menyampaikan beberapa masukan guna menyempurnakan dokumen

Sesuai dengan PP 23/2005, software ini kami ciptakan untuk memudahkan BLU / BLUD dalam menyusun laporan keuangan yang terdiri dari Neraca, Laporan Aktivitas, Laporan Arus Kas

Pelatihan yang sudah berlangsung selama dua hari ini adalah pelatihan untuk menghasilkan laporan RBA dan juga laporan keuangan SAK, di mana semua tahu bahwa dua laporan tersebut

Hasil kerjasama dengan pihak lain dapat berupa perolehan kerjasama operasional, sewa menyewa, dan usaha lainnya yang mendukung tugas dan fungsi

BLUD Penuh artinya diberikan seluruh fleksibilitas sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri yang berkaitan dengan jumlah dana yang dapat dikelola langsung,

Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menyesuaikan penerapan PPK-BLUD di RSUD Bangil dengan Permendagri nomor 61 tahun 2007 dan menyesuaikan laporan keuangan SAK RSUD

Pedoman tersebut telah disusun bersama-sama dengan pemangku kebijakan stakeholder BLUD SMK, antara lain Direktorat BUMD, BLUD dan Barang Milik Daerah Direktorat Jenderal Bina Keuangan