• Tidak ada hasil yang ditemukan

6C1. PAPARAN PROF. THOMAS PENTURY

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "6C1. PAPARAN PROF. THOMAS PENTURY"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

Banda Neira Bay

PENGANTAR:

MENGGALI ISU DAN MASALAH

Isu dan Masalah lingkungan dan sumberdaya

alam;

Isu dan Masalah sosial;

Isu dan Masalah ekonomi;

Isu dan Masalah teknologi;

Isu dan Masalah kebijakan, hukum dan

(4)

Banda Neira Bay

(5)

Banda Neira Bay

(6)

Banda Neira Bay

1.

Menurunkan jumlah orang miskin 28,28 juta atau

sekitar 11,25% (Maret 2014)

2.

memperbaiki

gini rasio

yang cenderung naik 0,41

1.

Jawa luas : 6,8%/luas Ind populasi 58%

menyumbang PDB nas 58,7%

2.

Maluku Papua luas 26%/luas Ind populasi 2,4%

menyumbang 2,6% PDB nasional

3.

ANTAR SEKTOR

(7)

Banda Neira Bay

1.

Menurunkan jumlah orang miskin 28,28 juta atau sekitar

11,25% (Maret 2014)

2.

memperbaiki gini rasio yang cenderung naik s/d 0,41

1.

Kepemilikan tanah yang sangat senjang dimana

56% aset berupa properti, tanah dan perkebunan

dikuasai oleh 0,2% penduduk

(8)
(9)
(10)
(11)

No Provinsi % DL AL Nilai 1 DKI Jakarta 40,37 4,52 44,89 2 Jawa Barat 42,44 3,80 46,24 3 Banten 40,38 1,57 41,95 4 Jawa Tengah 44,45 4,11 48,56 5 DI Yogyakarta 42,99 2,76 45,75 6 Jawa Timur 53,79 4,05 57,84 7 Aceh 33,40 2,82 36,21 8 Sumatera Utara 31,81 3,30 35,11 9 Sumatera Barat 39,07 3,92 42,99 10 R i a u 35,78 3,92 39,69 11 Kepulauan Riau 30,87 4,15 35,02 12 J a m b i 36,14 2,88 39,03 13 Sumatera Selatan 34,15 3,29 37,44 14 Bangka Belitung 29,51 3,22 32,74 15 Bengkulu 24,66 3,11 27,77 16 Lampung 50,57 3,86 54,42 17 Kalimantan Barat 36,34 2,73 39,07 18 Kalimantan Tengah 35,46 2,78 38,24 19 Kalimantan Selatan 36,57 2,89 39,47 20 Kalimantan Timur 36,10 3,13 39,23 21 Sulawesi Utara 39,68 3,39 43,07 22 Gorontalo 36,60 3,34 39,94 23 Sulawesi Tengah 41,20 2,94 44,14 24 Sulawesi Selatan 35,41 3,25 38,67 25 Sulawesi Barat 23,28 2,21 25,49 26 Sulawesi Tenggara 40,85 3,82 44,66 27 Maluku 35,26 6,03 41,29 28 Maluku Utara 35,74 3,57 39,31 29 B a l i 37,41 3,93 41,34 30 NTB 26,80 3,72 30,52 31 NTT 25,79 3,78 29,57 32 Papua 28,99 5,03 34,02 33 Papua Barat 30,68 4,67 35,35 40,32 3,82 44,14 Indonesia

Kriteria Jumlah Provinsi Nama Provinsi

Kurang Bermutu (<44,14)

25 provinsi (76,76%)

Sulut, Sumbar, Banten, Bali, Maluku, Gorontalo, Riau, Kalsel, Malut, Kaltim, Kalbar,

Jambi, Sulsel, Kalteng, Sumsel, Aceh, Papua Barat, Sumut, Kepri, Papua, Babel, NTB, NTT,

Bengkulu, Sulbar

Jatim, Lampung, Jateng, Jabar, DIY, DKI Jakarta, Sultra, Sulteng

Bermutu (>=44,14)

8 provinsi (24,24%)

Menyiapkan lingkungan kondusif untuk investasi

dan pertumbuhan ekonomi dibutuhkan SDM :

SDM angkatan kerja 61% paling tinggi tamatan

SMP.

(12)

Banda Neira Bay

(13)
(14)
(15)
(16)
(17)

Banda Neira Bay

Jumlah pulau

= 17.504 (Kepmendagri, 2008),

Luas daratan

= 1.910.931 km

2

(Kepmendagri, 2010)

Luas perairan

= 3.544.743,90 km

2

(KKP, 2011);

Panjang garis pantai = 104.000 kilometer (Bakosurtanal, 2006)

POTENSI EKONOMI LAUT: diperkiirakan Rp 3.000 triliun, baru tergarap Rp.291,8

triliun (KKP)

Potensi kekayaan Laut yang bisa dikelola mencapai 1,2 triliun dollar

AS/thn atau 7 x APBN senilai 170 miliar dolar AS.(Rokhmin Dahuri-2014)

(18)

Banda Neira Bay

KERANGKA

KARAKTER KEPULAUAN

Fakta Wilayah Kepulauan/Maritim

(1) Keterpencilan;

(2) Rentanitas pulau, termasuk sumberdaya dan

lingkungan;

(3) Orientasi dan ketergantungan kegiatan produktif

pada sumberdaya dan lingkungan pesisir dan laut;

(4) Keanekaragaman sumberdaya (alam dan manusia);

(5) Eksistensi institusi lokal;

(6) Persoalan keamanan wilayah;

(7) Potensi pangan lokal;

(19)

Banda Neira Bay

KERANGKA

KARAKTER KEPULAUAN

Karakter kepulauan dalam tujuan

pembangunan

Maritim

(1)

Akses yang Kuat;

(2)

Perlindungan;

(3)

Ekonomi produktif kepulauan;

(4)

Optimalisasi dan diversifikasi

(5)

Kekuatan institusi

(6)

Kedaulatan negara

(7)

Ketahanan pangan nasional

(8)

Inovasi

(20)

Banda Neira Bay

(21)

Banda Neira Bay

KERANGKA TRIDHARMA DAN

PERAN PERGURUAN TINGGI

Kerangka Peran Berbasis Tridharma:

Pendidikan: (1) penguatan pembelajaran ilmu-ilmu

kemaritiman dan terkait kemaritiman; serta (2)

pengembangan potensi diri pendidik dan peserta

didik yang mendalami ilmu-ilmu kemaritiman dan

terkait kemaritiman

Penelitian: (1) penerapan kaidah dan metode ilmiah

dalam lingkup kemaritiman; serta (2) peningkatan

pemahaman dan pengujian ilmu pengetahuan dan

teknologi kemaritiman

(22)

Banda Neira Bay

KERANGKA TRIDHARMA DAN

(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)

Referensi

Dokumen terkait

mengoptimalkan penerimaan Pajak Daerah, serta untuk melaksanakan ketentuan Lampiran I angka 57 Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2015, maka perlu menetapkan

Tabel 31 disajikan secara rinci sebagai berikut, untuk responden yang menyatakan sebesar 3.80 menunjukkan bahwa tidak ada asosiasi antara alasan responden masuk kuliah

- Olahraga, menarik nafas dari hidung dan dikeluarkan lewat mulut, melompat kedepan dgn satu kaki, melompat ke belakang dgn dua kaki -Berdo’a sebelum belajar. II.KEGIATAN INTI

Hasil pengujian daya hambat Staphylococcus saprophyticus dari ekstrak jahe menunjukan bahwa pada kontrol negatif tidak terdapat diameter zona hambat dan pada konsentrasi

Mengenaipasti punca pengabaian yang sedang berlaku terhadap Rumah Tradisonal Melayu ialah dengan memastikan faktor-faktor dan punca berlakunya pengabaian sama ada

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektivan penggunan metode everyone is a teacher here dengan media audio visual terhadap hasil belajar peserta didik

Wilayah analisis dan perencanaan pada tugas akhir ini adalah Unit Pelayanan Cabang Timur PDAM Kabupaten Klaten yang terdiri dari tiga Unit Pelayanan Ibu Kota

Salah satu jenis media pembelajaran yang dapat digunakan adalah modul pembelajaran, media pembelajaran ini diharapkan dapat memperlancar proses kegiatan belajar