Kepemimpinan dan Masalah Legitimasi dalam Perspektif Islam
Teks penuh
Dokumen terkait
Oleh karena itu, seorang yang melakukan muroqobah membutuhkan kedisiplinan yang tinggi, tidak silau dengan jabatan dan peluang keduniaan, karena didalam hatinya terpatri
Sumber data primer adalah data dari hasil informasi tertentu mengenai suatu data dari seseorang tentang masalah yang sedang akan diteliti oleh seorang peneliti..
Kekayaan, gelar, jabatan, atau status sosial lainnnya bagi seorang sufi bukanlah hal yang menentukan kualitas seseorang di mata Allah swt, yang menentukan derajat
Hemat penulis, dalam konteks Indonesia, pertanyaan yang lebih tepat untuk dikemukakan adalah bukan boleh tidaknya menjadikan seorang non-muslim sebagai pemimpin,
• Tingkah laku yang menyimpang dari norma norma tertentu dan dirasa mengganggu orang lain atau perorangan (Clerg, 1994). • Perilaku abnormal (King, 2012) : –
Kalau seorang advokat membela hak-hak seseorang ketika timbul suatu kesulitan, maka seorang Notaris harus berusaha mencegah terjadinya kesulitan.15 Dalam Peraturan Jabatan Notaris PJN
Al-Ahzab: 33 Dalam hadits, Nabi Muhammad SAW juga menjelaskan tentang pentingnya hak ini dengan mengatakan: "Tidak akan pernah beruntung sebuah umat yang mengangkat seorang wanita
Meskipun pada mulanya belajar teologi pada Muhammad ibn Abdul Wahab, seorang tokoh purifikasi Islam yang dikenal dengan gerakan Wahabisme, Ahmad Dahlan merumuskan bangunan teologisnya