• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian"

Copied!
65
0
0

Teks penuh

(1)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian i KATA PENGANTAR

Sehubungan dengan usaha penguatan akuntabilitas kinerja sebagai wujud pertanggungjawaban dalam mencapai visi dan misi instansi, serta dalam rangka perwujudan good governance Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) telah menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP). Penyusunan laporan tersebut mengacu pada Surat Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 589/IX/6/Y/99 tentang Pedoman Penyusunan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang disempurnakan kemudian dengan Surat Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor: 239/IX/6/8/2003 tentang Perbaikan Pedoman Penyusunan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Melalui LAKIP 2013, PUSTAKA melaporkan kinerjanya yang diukur dari pencapaian kinerja sasaran, program dan kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2013. Pengukuran pencapaian dilakukan dengan merujuk pada indikator kinerja input, output dan outcome yang telah ditetapkan dan direalisasikan sehingga dapat menjadi acuan bagi perbaikan kinerja PUSTAKA pada tahun berikutnya. Dua program utama PUSTAKA yang dilaporkan untuk tahun 2013 adalah: (1) Pengembangan Perpustakaan Iptek Pertanian; dan (2) Pengembangan Diseminasi Inovasi Pertanian. Selain itu juga dilaporkan dua program penunjang yaitu (1) Penyusunan Program dan Rencana Kerja serta Monitoring dan Evaluasi; dan (2) Pengembangan Sarana dan Prasarana. Hasil evaluasi kinerja kegiatan PUSTAKA tahun 2013, menunjukkan bahwa capaian kinerja program 138,64 % sedangkan realisasi keuangan sebesar 95,23 %. Hal tersebut dapat dikategorikan sebagai instansi yang mempunyai akuntabilitas sangat baik.

Semoga laporan akuntabilitas kinerja ini bermanfaat bagi pengambilan kebijakan, pelaksanaan program/kegiatan dan perencanaan kegiatan PUSTAKA tahun selanjutnya.

Bogor, Januari 2014

Kepala Pusat,

Ir. Gayatri Karyawati Rana, MS NIP. 19580908 198203 2 001

(2)

ii Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian DAFTAR ISI

Hal.

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... iii

IKHTISAR EKSEKUTIF ... viii

DAFTAR GAMBAR... v

DAFTAR TABEL ... v

I. PENDAHULUAN ... 1

II. PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA ... 5

2.1. Perencanaan Strategis... 5

2.1.1. Visi dan Misi ... 5

2.1.2. Tujuan dan sasaran ... 6

2.1.3. Arah Kebijakan dan Strategi PUSTAKA ... 6

2.2. Indikator Kinerja Kegiatan ... 8

2.2.1.Jumlah artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Ilmiah, Jumlah Publikasi yang diterbitkan IAARD Press dan Jumlah artikel untuk Jurnal Ilmiah ... 8

2.2.2. Persentase Perpustakaan Digital yang dibangun dan dibina ... 10

2.2.3. Jumlah Database Koleksi Jurnal Ilmiah Internasional Yang dilanggan... 11

2.2.4. Jumlah Diseminasi Inovasi dan Perpustakaan ... 12

2.2.4.1. Media Elektronik ... 12

2.2.4.2. Informasi Terlayani ... 13

2.2.4.3. Pertukaran Informasi Hasil Litbang Dengan FAO ... 14

2.2.4.4. Jumlah judul artikel terbit dalam publikasi Bibliografis ... 15

2.2.4.5. Jumlah UK/UPT yang terfasilitasi layanan Bogor Cyber ... 17

(3)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian iii

Hal. 2.2.5. Jumlah Halaman Koleksi Antiquariat

terdigitasi ... 17

2.3. Penetapan Kinerja ... 18

III. AKUNTABILITAS KINERJA ... 19

3.1. Pengukuran Capaian Kinerja Tahun 2013 ... 19

3.2. Analisis dan Evaluasi Capaian Kinerja Tahun 2013 ... 22

3.2.1.Analisis Capaian Kinerja Tahun 2013 ... 22

3.2.2. EvaluasiHasil Pengukuran Kinerja Kegiatan Tahun 2013 ... 32

3.2.2.1. Jumlah artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Ilmiah ... 33

3.2.2.2. Jumlah publikasi yang diterbitkan IAARD Press ... 33

3.2.2.3. Jumlah artikel untuk jurnal internasional ... 37

3.2.2.4. Persentase Perpustakaan Digital yang dibangun dan dibina IAARD Press ... 43

3.2.2.5. Jumlah kajian perpustakaan, dokumentasi dan informasi ... 45

3.2.2.6. Jumlah database koleksi jurnal ilmiah Internasional yang dilanggan ... 45

3.2.2.7. Jumlah Diseminasi Inovasi dan Perpustakaan ... 46

3.2.2.8. Jumlah UK/UPT yang terfasilitasi layanan Bogor Cyber ... 49

(4)

iv Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Hal.

3.2.2.9. Jumlah halaman terdigitasi ... 49

3.3. Akuntabilitas Keuangan Tahun 2013 ... 51

3.3.1. Realisasi Anggaran APBN ... 51

3.3.2. Realisasi Pendapatan PNBP ... 54

IV. PENUTUP ... 55

(5)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian v DAFTAR GAMBAR

Hal.

1. Publikasi Badan Litbang Pertanian yang diterbitkan

PUSTAKA ... 23

2. Publikasi terbitan IAARD Press ... 37

3. Kegiatan Pendampingan Perpustakaan Digital ... 44

4. Video Informasi Teknologi Pertanian ... 47

DAFTAR TABEL Tabel 1. Sebaran pegawai PUSTAKA berdasarkan jabatan dan golongan kepangkatan ... 2

Tabel 2. Sebaran tenaga PUSTAKA berdasarkan jenjang pendidikan dan jabatannya ... 3

Tabel 3. Sebaran jenjang fungsional pustakawan di PUSTAKA ... 3

Tabel 4. Output kegiatan penerbitan dan penyebaran publikasi ilmiah dan semi ilmiah hasil Litbang Pertanian Tahun 2013 ... 9

Tabel 5. Capaian Kinerja Berdasarkan Indikator Sasaran Tahun 2013 ... 20

Tabel 6. Capaian Kinerja Berdasarkan Sasaran 1 (Terbitnya Artikel Hasil Penelitian Dalam Publikasi Ilmiah dan Semi Ilmiah) ... 24

Tabel 7. Capaian Kinerja Berdasarkan Sasaran 1 (Terbitnya Artikel Hasil Penelitian Dalam Publikasi Ilmiah dan Semi Ilmiah) tahun 2010-2012 ... 25

(6)

vi Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Tabel 8. Capaian Kinerja Berdasarkan Sasaran 2 (Terbina dan

Tertatanya Perpustakaan lingkup Kementerian

Pertanian) ... 27 Tabel 9. Capaian Kinerja Berdasarkan Sasaran 2 (Terbina dan

Tertatanya Perpustakaan lingkup Kementerian

Pertanian) tahun 2010-2012 ... 28 Tabel 10. Capaian Kinerja Berdasarkan Sasaran 3 (Tersedianya

Database Koleksi Jurnal Ilmiah Internasional yang

Dilanggan) ... 28 Tabel 11. Capaian Kinerja Berdasarkan Sasaran 3 (Tersedianya

Database Koleksi Jurnal Ilmiah Internasional yang

Dilanggan) tahun 2010-2012 ... 29 Tabel 12. Capaian Kinerja Berdasarkan Sasaran 4 (Tersebarnya

Informasi Inovasi Kepada Pengguna) ... 30 Tabel 13. Capaian Kinerja Berdasarkan Sasaran 4 (Jumlah

diseminasi inovasi dan perpustakaan) tahun

2010-2012 ... 31 Tabel 14. Capaian Indikator Kinerja Berdasarkan Sasaran 5

(Terlestarikannya Koleksi Antikuariat) ... 32 Tabel 15. Capaian Kinerja Berdasarkan Sasaran 4 (Jumlah

diseminasi inovasi dan perpustakaan) ... 32 Tabel 16. Capaian Kinerja Berdasarkan Sasaran 4 (Jumlah

Publikasi yang diterbitkan IAARD Press) ... 34 Tabel 17. Capaian Kinerja Berdasarkan Sasaran 4 (Jumlah

Publikasi yang diterbitkan IAARD Press) ... 38 Tabel 18. Capaian Kinerja Berdasarkan Sasaran 2 (Jumlah

perpustakaan digital yang dibina dan ditata) ... 43

(7)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian vii Tabel 19. Realisasi Anggaran PUSTAKA TA 2013 Berdasarkan

Jenis Belanja... 52 Tabel 20. Akuntabilitas Keuangan PUSTAKA berdasarkan

(8)

viii Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian IKHTISAR EKSEKUTIF

Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) dibina oleh Badan Litbang Pertanian berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian No. 631/Kpts/OT.140/1/2011. Tugas PUSTAKA berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 61/Permentan/OT.140/10/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pertanian adalah melaksanakan pengelolaan perpustakaan dan penyebaran informasi Iptek pertanian. Acuan untuk melaksanakan tugas tersebut adalah Rencana Strategis 2010-2014 yang berisi program PUSTAKA dan strategi pelaksanaannya. Kegiatan PUSTAKA bertujuan untuk memberikan pelayanan informasi Iptek pertanian secara prima dengan menitikberatkan pada kemudahan akses informasi oleh pengguna. Adapun sasaran yang hendak dicapai adalah peningkatan 100% pemanfaatan informasi oleh pengguna melalui pengembangan layanan perpustakaan, publikasi dan diseminasi hasil litbang serta pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terintegrasi.

PUSTAKA memahami pentingnya peranan pelayanan informasi perkembangan Iptek bagi peneliti untuk menghasilkan inovasi, serta pentingnya penyebaran informasi teknologi inovatif bagi pelaku usaha pertanian untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk pertanian. Berdasarkan hal tersebut kebijakan dan strategi pengembangan perpustakaan maupun penyebaran teknologi pertanian ke depan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan berbagai kelompok pengguna secara tepat (tepat sasaran maupun waktu). Laporan Akuntabilitas Kinerja PUSTAKA Tahun Anggaran 2013 memberikan gambaran kinerja berdasarkan indikator dua program utama, yaitu: (1) Pengembangan Perpustakaan Iptek Pertanian; dan (2) Pengembangan Diseminasi Inovasi Pertanian. Disamping dua program utama, terdapat dua program penunjang yaitu: (1) Penyusunan Program dan Rencana Kerja serta Monitoring dan Evaluasi; dan (2) Pengembangan Sarana dan Prasarana.

Berdasarkan hasil akuntabilitas kinerja terhadap kegiatan tahun 2013, PUSTAKA dapat dikategorikan sebagai instansi dengan kinerja akuntabilitas sangat baik. Keseluruhan anggaran pada PUSTAKA untuk Tahun Anggaran

(9)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian ix 2013 adalah Rp 21.403.478.000,00,- (Dua puluh satu milyar empat ratus tiga juta empat ratus tujuh puluh delapan ribu rupiah). Realisasi anggaran adalah sebesar Rp. 20.381.959.824,00,- (Dua puluh milyar tiga ratus delapan puluh satu juta sembilan ratus lima puluh sembilan ribu delapan ratus dua puluh empat rupiah) atau 95,23 % dengan sisa anggaran sebesar Rp 1.021.518.176,- (Satu milyar dua puluh satu juta lima ratus delapan belas ribu seratus tujuh puluh enam rupiah) atau sebesar 4,77 %. Sedangkan pencapaian sasaran program secara keseluruhan mencapai rata-rata 138,63%.

Hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan antara lain: belum terkumpulnya data untuk kegiatan peningkatan kerjasama dan jejaring perpustakaan melalui pengelolaan materi informasi hasil penelitian dan penelitian yang sedang berjalan (on going research). Pada layanan sirkulasi dan penelusuran, hambatan terjadi dikarenakan terbatasnya SDM petugas pada tempat koleksi bahan pustaka sehingga layanan kepada pengguna informasi tidak dapat dipenuhi dengan segera; selain itu untuk kegiatan penerbitan publikasi ilmiah dan semi ilmiah hambatannya berupa masih rendahnya kuantitas naskah karya tulis yang masuk ke dewan redaksi yang mengakibatkan beberapa jurnal ilmiah tidak bisa terbit tepat waktu.

(10)
(11)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian 1 I. PENDAHULUAN

Secara struktural Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) merupakan unsur penunjang Kementerian Pertanian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pertanian melalui Sekretaris Jenderal. Namun dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, PUSTAKA dibina oleh Badan Litbang Pertanian. Kepala PUSTAKA wajib menyampaikan laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah atas pelaksanaan tugas dan fungsinya kepada Kepala Badan Litbang Pertanian.

PUSTAKA berdasarkan Permentan No. 61/Permentan/OT.140/10/2010 bertugas melaksanakan pengelolaan perpustakaan dan penyebaran informasi Iptek pertanian. Untuk itu, PUSTAKA menyelenggarakan fungsi: (a) Perumusan program, anggaran dan evaluasi perpustakaan dan penyebaran informasi ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian; (b) Pengelolaan sumberdaya dan pelayanan perpustakaan; (c) Pembinaan sumber daya perpustakaan di lingkungan Kementerian Pertanian; (d) Pembinaan dan pengelolaan publikasi hasil penelitian pertanian; (e) Penyebaran informasi ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian dan hasil-hasil penelitian pertanian melalui tata kelola teknologi informasi dan promosi; (f) Pengelolaan sarana instrumentasi teknologi informasi dan bahan pustaka; dan (g) Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga PUSTAKA. Fungsi tersebut dijabarkan PUSTAKA ke dalam dua kelompok kegiatan utama yang meliputi:

1. Pengembangan Perpustakaan Pertanian a. Pengelolaan sumber daya perpustakaan, b. Pengembangan layanan perpustakaan,

c. Pengelolaan koleksi perpustakaan dan pangkalan data iptek pertanian d. Pengembangan perpustakaan digital pertanian,

e. Peningkatan kerja sama dan jejaring perpustakaan, dan

f. Pengelolaan administrasi jabatan fungsional pustakawan Kementerian Pertanian.

(12)

2 Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian 2. Pengembangan Diseminasi Inovasi pertanian

a. Penerbitan publikasi hasil litbang pertanian, b. Pembangunan IAARD Press,

c. Pengembangan tata kelola TI, d. Pengembangan materi diseminasi, e. Promosi dan Penguatan Institusi.

Di samping kelompok kegiatan utama, PUSTAKA juga melaksanakan dua kelompok kegiatan penunjang yaitu:

a. Pengembangan Program dan Rencana Kerja serta Monitoring dan Evaluasi yang terdiri atas: (a) Penyusunan Rencana Kerja; (b) Monitoring dan Evaluasi; dan (c) Sistem Pengendalian Intern.

b. Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia serta Sarana dan Prasarana

Pelaksanaan program dan kegiatan PUSTAKA sampai dengan 31 Desember 2013 didukung oleh 93 orang tenaga PNS dan 20 orang tenaga kontrak. Keragaan PNS PUSTAKA disajikan dalam Tabel 1.

Tabel 1. Sebaran pegawai PUSTAKA berdasarkan jabatan dan golongan kepangkatan. IV III II I 1 Pejabat Struktural 6 8 0 0 14 15,05 2 Fungsional Tertentu A. Pustakawan 9 19 2 0 30 32,26 B. Pranata Komputer 0 1 1 0 2 2,15 C. Arsiparis 0 1 0 0 1 1,08 3 Fungsional Umum 1 31 13 1 46 49,46 16 60 16 1 93 100,00 Jumlah %

No. Jabatan Golongan Jumlah

Sebaran tenaga PUSTAKA berdasarkan jenjang pendidikan dan jabatannya disajikan dalam tabel 2.

(13)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian 3 Tabel 2. Sebaran tenaga PUSTAKA berdasarkan jenjang pendidikan dan

jabatannya. S3 S2 S1 D3/D2 <SLTA 1 Pejabat Struktural 0 10 4 0 0 14 15,05 2 Pejabat Fungsional A. Pustakawan 0 9 9 10 2 30 32,26 B. Pranata Komputer 0 0 0 2 0 2 2,15 C. Arsiparis 0 0 1 0 0 1 1,08 3 Fungsional Umum 0 2 16 12 16 46 49,46 0 21 30 24 18 93 100 % Jumlah

No Jabatan Pendidikan Jumlah

Adapun sebaran staf PUSTAKA Berdasarkan jenjang fungsionalnya disajikan dalam tabel 3.

Tabel 3. Sebaran jenjang fungsional pustakawan di PUSTAKA

No. Jenjang Fungsional Jumlah (%)

1 Pustakawan Madya 7 23,33

2 Pustakawan Muda 5 16,66

3 Pustakawan Pertama 6 20,00

4 Pustakawan Penyelia 9 30,00

5 Pustakawan Pelaksana Lanjutan 3 10,00

Jumlah 30 100

Selain itu, fungsional lainnya yang ada di PUSTAKA meliputi fungsional pranata komputer terdiri dari 1 orang pranata komputer penyelia dan 1 orang pranata komputer terampil pelaksana, serta 1 orang arsiparis ahli pertama.

Sarana dan prasarana yang digunakan PUSTAKA meliputi gedung, kendaraan dinas, perumahan pegawai, dan peralatan kantor. Gedung kantor berdiri di atas tanah seluas 3.550 m2 yang terdiri atas gedung A, gedung B,

dan gedung C. Gedung A berlantai tujuh dengan luas 2.229 m2 dibangun pada

tahun 1982. Gedung ini digunakan untuk ruang kerja Kepala Pusat, Bidang Program dan Evaluasi, Instalasi Laboratorium Komputer, Bidang Penyebaran Teknologi Pertanian, dan ruang seminar/rapat. Gedung B berlantai sembilan seluas 3.240 m2 dibangun tahun 1979, digunakan untuk Bidang Perpustakaan,

Ruang kerja Pustakawan, Sekretariat Tim Penilai Jabatan Pustakawan, Ruang Arsip, Ruang koleksi antiquariat dan Bagian Umum. Sementara gedung C

(14)

4 Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian berlantai lima seluas 2.183 m2 dibangun tahun 1974, dipergunakan untuk

ruang rapat, ruang pelayanan perpustakaan, koleksi majalah baru, koleksi referens, dan pameran koleksi terbaru, ruang penyimpanan koleksi buku/majalah, ruang sopir, gudang barang, instalasi bengkel konservasi bahan pustaka, koperasi, kantin, serta ruang periksa dokter. Untuk menunjang kelancaran mobilisasi di dalam kantor pada tahun 2013 telah dilakukan penggantian lift penumpang model Hope 2 Shanghai Mitsubishi sebanyak 4 unit yang meliputi 2 unit untuk 7 lantai di gedung A dan 2 unit untuk 9 lantai di gedung B. Selain gedung kantor, PUSTAKA juga memiliki 1(satu) buah rumah dinas untuk jabatan Kepala PUSTAKA dan 2 (dua) buah rumah dinas karyawan.

(15)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian 5 II. PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

2.1 PERENCANAAN STRATEGIS

Rencana Strategis PUSTAKA disusun berdasarkan Intruksi Presiden No. 7 tahun 1999 tentang kewajiban bagi setiap Kementerian/ Lembaga untuk menyusun Renstra dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP)

Paradigma Badan Litbang Pertanian dalam era pembangunan yang makin kompetitif adalah penciptaan teknologi pertanian yang memiliki nilai tambah ekonomi yang tinggi untuk mewujudkan peran litbang dalam pembangunan pertanian (impact recognition) dan nilai ilmiah tinggi (scientific recognition) untuk pencapaian status sebagai lembaga penelitian berkelas dunia (a world class research institution). Perubahan lingkungan strategis baik internal maupun eksternal harus dijawab dengan meningkatkan prioritas dan kualitas hasil litbang yang berorientasi pasar baik domestik maupun internasional dan berdaya saing tinggi. Guna menjawab kesemuanya itu, ke depan Badan Litbang Pertanian akan meningkatkan kerja sama/networking baik dengan pemerintah daerah, lembaga penelitian dan pelaku usaha nasional maupun internasional.

Renstra PUSTAKA 2010 – 2014 disusun dengan mengacu pada Renstra Kementerian Pertanian 2010 – 2014 dan Renstra Badan Litbang Pertanian 2010 – 2014. Tujuan penyusunan Renstra PUSTAKA adalah sebagai pedoman dan acuan bagi pelaksanaan kegiatan seluruh Bidang/Bagian lingkup PUSTAKA dan disesuaikan dengan perubahan lingkungan strategis pembangunan pertanian.

2.1.1 Visi dan Misi

PUSTAKA mempunyai visi “Menjadi lembaga pelayanan informasi terdepan dan terpercaya dalam mendukung penelitian dan pengembangan inovasi pertanian. Sedangkan misi yang diembannya adalah:

a. Melakukan penyediaan, pengelolaan dan pelayanan informasi Iptek pertanian secara prima sesuai dengan kebutuhan pengguna

(16)

6 Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian b. Meningkatkan literasi informasi

c. Meningkatkan kinerja perpustakaan dan profesionalisme pengelola perpustakaan

d. Meningkatkan kinerja dokumentasi informasi dan komunikasi iptek pertanian

2.1.2 Tujuan dan Sasaran

Tujuan utama pelaksanaan kegiatan PUSTAKA adalah memberikan pelayanan informasi pertanian secara prima dengan menitikberatkan pada kemudahan akses informasi oleh pengguna. Sedangkan sasaran yang hendak dicapai dari pelaksanaan kegiatan PUSTAKA adalah peningkatan 100% pemanfaatan informasi oleh pengguna melalui pengembangan layanan perpustakaan, publikasi, dan diseminasi serta pengembangan TIK terintegrasi. Sasaran strategis PUSTAKA tahun anggaran 2013 dijabarkan sebagai berikut: a. Terbitnya artikel hasil penelitian dalam publikasi ilmiah dan semi ilmiah; b. Terbina dan tertatanya perpustakaan lingkup Kementerian Pertanian; c. Tersedianya database jurnal ilmiah internasional yang dilanggan; d. Tersebarnya informasi inovasi kepada pengguna;

e. Terlestarikannya koleksi antiquariat.

2.1.3 Arah Kebijakan dan Strategi PUSTAKA

Mengacu pada arah kebijakan dan Strategi Badan Litbang serta strategi dasar PUSTAKA, maka arah kebijakan PUSTAKA adalah:

a. Pengembangan Perpustakaan Iptek Pertanian

- Meningkatkan kualitas pelayanan sesuai kebutuhan pengguna. - Meningkatkan layanan informasi Iptek pertanian melalui pemanfaatan

berbagai media.

- Mengembangkan pelayanan perpustakaan dan penyebaran inovasi pertanian sejalan dengan perkembangan teknologi informasi serta teknik dan metode komunikasi.

- Memperluas jaringan kerjasama pertukaran dan penyediaan informasi Iptek pertanian dengan lembaga nasional dan internasional.

(17)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian 7 - Mendorong promosi dan komersialisasi produk dan jasa informasi/

perpustakaan

b. Pengembangan Diseminasi Inovasi Pertanian

- Meningkatkan kualitas publikasi Badan Litbang Pertanian. - Mendorong pemuatan artikel hasil litbang di jurnal internasional. - Membangun IAARD Press.

- Mengembangkan tata kelola TI mendukung perpustakaan digital. Sedangkan strategi yang ditempuh PUSTAKA dalam mencapai sasaran adalah: a. Pengembangan Perpustakaan Iptek Pertanian

- Melakukan analisis kebutuhan pengguna secara berkala untuk meningkatkan kualitas pelayanan prima.

- Mengembangkan berbagai jenis layanan perpustakaan dan informasi baru

- Melakukan apresiasi pemanfaatan TI bagi pengembangan perpustakaan dan pencarian informasi bagi pengguna.

- Mengembangkan jejaring perpustakaan dan kerjasama pemanfaatan database pertanian.

- Melakukan promosi dan komersialisasi produk dan jasa informasi/ perpustakaan

b. Pengembangan Diseminasi Inovasi Pertanian - Melakukan diseminasi melalui berbagai media. - Mengelola publikasi Badan Litbang Pertanian.

- Menfasilitasi penerbitan artikel hasil Litbang Pertanian di jurnal internasional.

- Menyelenggarakan workshop peningkatan kualitas publikasi bagi pelaksana publikasi lingkup Badan Litbang.

- Menyelenggarakan workshop peningkatan kualitas penulisan bagi pejabat fungsional.

- mengembangkan SDM dan infrastruktur berkualitas serta pembiayaan yang memadai bagi pembangunan Litbang Press.

- Meningkatkan tata kelola TI sesuai dengan master plan (rencana induk) tata kelola TI PUSTAKA.

(18)

8 Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Untuk mencapai tujuan seperti yang telah digariskan dalam visi dan misinya, PUSTAKA mempunyai dua kelompok kegiatan utama dan dua kelompok kegiatan penunjang, yaitu:

a. Pengembangan Perpustakaan Iptek Pertanian; b. Pengembangan Diseminasi Inovasi Pertanian;

c. Penyusunan Program dan Rencana Kerja serta Monitoring dan Evaluasi; d. Pengembangan Kapasitas Sumber Daya manusia, Sarana dan Prasarana

Perkantoran.

2.2 Indikator Kinerja Kegiatan

Indikator Kinerja adalah ukuran kuantitatif dan kualitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu kegiatan yang telah ditetapkan. Indikator Kinerja Kegiatan yang dilaksanakan oleh PUSTAKA adalah sebagai acuan bagi pelaksanaan kegiatannya. Indikator Kinerja yang dimiliki PUSTAKA adalah sebagai berikut:

2.2.1 Jumlah Artikel yang Diterbitkan dalam Jurnal Ilmiah, Jumlah Publikasi yang Diterbitkan IAARD Press, dan jumlah Artikel untuk Jurnal ILmiah

Indikator kinerja kegiatan ini adalah diterbitkannya 9 judul publikasi yaitu (1) Indonesian Journal of Agricultural Science (IJAS), (2) Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian (JPPP), (3) Buletin Teknik Pertanian (BULTEKTAN), (4) Jurnal Perpustakaan Pertanian (JPP), (5) Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian, (6) Indonesian Journal of Agriculture (IJA), (7) Pengembangan Inovasi Pertanian (PIP), (8) Laporan Tahunan Badan Litbang Pertanian, dan (9) Pemuatan KTI pada Jurnal Internasional. Selain itu indikator lainnya adalah penerbitan publikasi IAARD Press, pengiriman publikasi, dan penyelenggaraan workshop (penyiapan karya tulis ilmiah untuk jurnal internasional, hasil evaluasi pemanfaatan publikasi), Indikator ini terwadahi dalam kegiatan Penerbitan dan Penyebaran Publikasi Ilmiah dan Semi Ilmiah Hasil Litbang Pertanian.

(19)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian 9 Output kegiatan Penerbitan dan Penyebaran Publikasi Ilmiah dan Semi Ilmiah Hasil Litbang Pertanian tahun 2013 disajikan pada tabel 4 berikut ini. Tabel 4. Output kegiatan penerbitan dan penyebaran publikasi ilmiah dan

semi ilmiah hasil Litbang Pertanian Tahun 2013

No. Judul Publikasi

Output Jumlah artikel

terbit

Tiras (ekspl.)

1 Indonesian Journal of Agricultural Science Vol. 14 No. 1 dan 2, Tahun 2013

10 1.000

2 Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian Vol.32 No. 1 – 4, Tahun 2013

20 4.000

3 Buletin Teknik Pertanian Vol. 18 No. 1 dan 2, Tahun 2013

22 1.000

4 Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol. 22 No. 1 dan 2, Tahun 2013

10 1.000

5 Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian Vol. 35 No. 1 – 6, Tahun 2013

60 24.000

6 Indonesian Journal of Agriculture Vol. 5 No. 2, 2012 dan Vol. 6 No. 1, Tahun 2013

18 600

7 Pengembangan Inovasi Pertanian Vol. 6 No. 1 – 4, Tahun 2013

20 1.600

8 Laporan Tahunan Badan Litbang Pertanian Tahun 2012 Versi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

12 1.200

9 Fasilitas pemuatan KTI pada Jurnal Internasional

29 -

10 IAARD Press 65 Judul -

11 Naskah yang siap kirim ke Jurnal Internasional

60 Judul -

12 Workshop Keredaksian/Penulisan 2 kali -

13 Pengiriman Publikasi 15.316 alamat -

Outcome dari kegiatan ini adalah dimanfaatkannya hasil-hasil penelitian dan pengembangan pertanian maupun perpustakaan, dokumentasi dan informasi (pusdokinfo) oleh peneliti/ilmuwan, pengambil kebijakan, penyuluh, petani dan dunia usaha atau masyarakat agribisnis dalam rangka memacu perkembangan Iptek dan pembangunan pertanian, tersebarnya 34.400 eksemplar publikasi hasil litbang pertanian ke 15.181 alamat dalam

(20)

10 Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian negeri dan 135 alamat luar negeri. Selain itu, diharapkan tersedia peneliti dan pengelola publikasi yang berkompeten dalam penulisan dan penyuntingan. Melalui kegiatan ini pula diharapkan para pemangku kepentingan dapat mengikuti perkembangan Iptek bidang pertanian.

Benefit dari kegiatan ini adalah tersebar dan dimanfaatkannya hasil penelitian pertanian maupun pusdokinfo oleh masyarakat. Masyarakat dapat mengetahui produk inovasi Badan Litbang Pertanian dan dapat mengikuti perkembangan Iptek bidang pertanian.

Impact dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemanfaatan inovasi teknologi pertanian dan terbangunnya citra positif Badan Litbang Pertanian sebagai penghasil teknologi.

2.2.2 Persentase Perpustakaan Digital yang Dibangun dan Dibina Output dari kegiatan ini adalah terlaksananya pendampingan perpustakaan digital di 10 UK/UPT lingkup kementerian pertanian,

Outcome dari kegiatan ini adalah: terwujudnya pelayanan prima dalam bidang Iptek pertanian melalui ketersediaan perpustakaan digital di seluruh UK/UPT lingkup Kementerian Pertanian, tersedianya sumberdaya manusia yang memiliki keahlian dan ketrampilan dalam sistem informasi manajemen hasil penelitian dan aplikasi sistem teknologi informasi, dan tersedianya sumberdaya informasi yang memadai dan tersedianya anggaran yang diperlukan.

Benefit dari kegiatan ini adalah terwujudnya pelayanan perpustakaan digital yang prima yang didukung oleh SDM yang handal, sistem koordinasi dan kerjasama informasi yang efisien dan efektif serta ketersediaan informasi iptek pertanian yang memadai. Untuk memenuhi kebutuhan pengguna, terutama dalam menunjang peningkatan kualitas dan kuantitas hasil penelitian dan pengembangan pertanian.

Impact dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan dan ketrampilan para pelaku pembangunan pertanian, terutama para pelaku pembangunan penelitian dan pengembangan pertanian; peningkatan kinerja petugas perpustakaan dalam pengelolaan perpustakaan; peningkatan kualitas

(21)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian 11 dan kuantitas produksi pertanian, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta peningkatan usahatani berbasis agribisnis diberbagai agro-ekosistem lahan pertanian; terwujudnya perpustakaan digital diberbagai instansi Kementerian Pertanian yang terintegrasi dan terkoordinasi dengan baik; dan meningkatnya minat baca masyarakat melalui internet serta pengetahuan mereka tentang manfaat internet.

2.2.3 Jumlah Database Koleksi Jurnal Ilmiah Internasional yang Dilanggan

Output dari kegiatan ini adalah: tersedianya 12 judul buku/monograf seri dan majalah ilmiah tercetak terbitan luar negeri, 4 data base online yaitu Greener, ProQuest, Science Direct Online, dan E-book IGPublish yang memuat berbagai judul publikasi ilmiah yang terbit dari berbagai negara Sesuai dengan preferensi para pengguna perpustakaan, 443 materi referens dan bahan pustaka lainnya terbitan dalam dan luar negeri. 2.852 judul buku, jurnal ilmiah, dan bahan pustaka lainnya hasil pembelian, pertukaran, deposit dan hadiah yang teregistrasi dan terdata dalam pangkalan data.

Outcome dari kegiatan ini adalah: tersedianya koleksi sumber informasi bidang pertanian mutakhir sesuai dengan kebutuhan pengguna dan sekaligus sebagai konten (resources) dalam pengembangan pangkalan data sistem pengelolaan informasi Iptek pertanian secara terstruktur.

Benefit dari kegiatan ini adalah: terpenuhinya kebutuhan pengguna tentang informasi perkembangan Iptek pengguna secara berkesinambungan.

Impact dari kegiatan ini adalah informasi Iptek bidang pertanian yang telah tersedia secara tepat, mutakhir dan terkelola secara sistematik siap dimanfaatkan oleh peneliti, penyuluh, pelaku agribisnis, ilmuwan, dan pengguna lain serta dapat mendukung kegiatan dan meningkatkan/mengembangkan ilmu pengetahuan serta kegiatan substansi di bidang masing-masing.

(22)

12 Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian 2.2.4Jumlah Diseminasi Inovasi dan Perpustakaan

Indikator kegiatan ini tercermin dari 5 (lima) laporan kegiatan Diseminasi Inovasi dan Perpustakaan yaitu: (a) Media Elektronik; (b) Informasi Terlayani; (c) Pertukaran Informasi Hasil Litbang dengan FAO; (d) Jumlah Judul Artikel Terbit Dalam Publikasi Bibliografis; dan (e) Jumlah UK/UPT yang terfasilitasi layanan Bogor Cyber. Indikator kinerja dari masing-masing kegiatan akan diuraikan sebagai berikut:

2.2.4.1 Media Elektronik

Output dari kegiatan ini adalah: enam judul informasi pertanian dalam bentuk video yaitu (1) Budidaya tebu dengan juring ganda; (2) Pengobatan scabies pada kambing; (3) Profil PUSTAKA; (4) Budidaya kentang; (5) Pengelolaan kebun jeruk sehat; dan (6) Sagu untuk ketahanan pangan. Informasi yang dikemas adalah komoditas utama Kementerian Pertanian; Tiga judul dokumentasi kegiatan diseminasi berskala nasional (pameran dan gelar teknologi).

Outcome dari kegiatan ini adalah tersedianya bahan referensi utama tentang teknologi pertanian dalam berbagai media dan mudah diakses oleh masyarakat pengguna dan tersedianya dokumentasi kegiatan diseminasi yang dilakukan Badan Litbang Pertanian.

Benefit dari kegiatan ini adalah tersedianya bahan referensi utama teknologi bagi masyarakat. Masyarakat dapat lebih mudah untuk menerapkan teknologi yang dihasilkan oleh Badan Litbang Pertanian.

Impact dari kegiatan ini adalah pengguna dapat dengan mudah mendapatkan berbagai informasi pertanian, dan Inovasi di bidang pertanian dapat diadopsi oleh pengguna.

(23)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian 13 2.2.4.2 Informasi Terlayani

Output dari kegiatan ini adalah: termanfaatkannya 8.554 judul koleksi; tersedianya 8.854 judul bibliografis dari koleksi; teraksesnya 126.977 judul artikel lengkap dari jurnal elektronis (ProQuest, Science Direct, TEEAL); tersedianya 18.664 judul artikel ilmiah terbaru; tersedianya 15.158 judul artikel ilmiah terseleksi; terkemasnya informasi terbaru dan terseleksi dalam format CD-ROM; tersebarkannya 300 buah CD-ROM berisi informasi terbaru dan terseleksi; tersebar dan ter-upload-nya 20.000 judul artikel hasil penelusuran; terlaksananya bimbingan pengguna/petugas; meningkatnya kemampuan akses peneliti/penyuluh ke sumber informasi.

Outcome dari kegiatan ini adalah termanfaatkannya sumberdaya informasi yang menjadi koleksi Pustaka secara efektif dan efisien melalui proses penelusuran, pelayanan, dan penyebaran informasi yang dibutuhkan pengguna; terpenuhinya permintaan informasi para pengguna baik yang datang langsung maupun melalui surat, telepon dan e-mail dengan lebih cepat dan mudah baik di dalam maupun di luar lingkup Kementerian Pertanian; terpenuhinya kebutuhan informasi para pengguna target (peneliti/pengkaji, penyuluh di BPTP dan Balit di setiap propinsi serta para pengambil kebijakan di lingkup Kementerian Pertanian); meningkatnya kemampuan dan pengetahuan peneliti UK/UPT Litbang Pertanian akan akses ke sumber-sumber informasi.

Benefit dari kegiatan ini adalah meningkatnya daya guna informasi primer dan sekunder yang tersedia baik dalam bentuk tercetak maupun elektronis dan untuk meningkatkan ketersediaan informasi dari berbagai sumber dalam rangka memenuhi kebutuhan informasi dan teknologi bagi para pengguna.

Impact dari kegiatan ini adalah meningkatnya ilmu pengetahuan pengguna, kegiatan penulisan ilmiah dan penelitian di lapangan, kegiatan penyuluhan serta pemanfaatan teknologi terutama teknologi spesifik lokasi; dapat dirasakan pula dampaknya terhadap kegiatan alih teknologi dalam rangka pemasaran dan pemasyarakatan hasil penelitian kepada pengguna langsung di lapangan (petani, peternak, pekebun dan nelayan) dan juga para pembuat kebijaksanaan.

(24)

14 Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian 2.2.4.3 Pertukaran Informasi Hasil Litbang dengan FAO

Output dari kegiatan ini adalah: diselenggarakannya pertukaran bahan pustaka dan pengelolaan mailinglist 210 alamat, pengiriman publikasi 1.500 eksemplar, penerimaan publikasi 450 eksemplar; diselenggarakannya pertukaran 1.800 rekord informasi (AGRIS) dengan FAO; terlaksananya koordinasi pengelolaan data base sebanyak 20 orang; terlaksananya penjajakan kerjasama pertukaran publikasi dengan beberapa instansi yaitu : (1) UPT Perpustakaan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh–NAD, (2) Fakultas Pertanian Universitas Udayana – Bali, (3) Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri – Kementerian Perindustrian, Semarang, (4) Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BAPUSIPDA) Provinsi Lampung, (5) Universitas Lampung, (6) Universitas Gunadarma Jakarta, (7) BPPT Kementerian Ristek, Jakarta, (8) Badan Standarisasi Nasional Jakarta.

Outcome dari kegiatan ini adalah terjalinnya kerjasama dalam pertukaran bahan pustaka dan informasi secara berkelanjutan antara PUSTAKA dengan lembaga ilmiah dalam dan luar negeri; berkembangnya koleksi perpustakaan melalui pertukaran secara kontinyu; meningkatnya pemanfaatan sumberdaya perpustakaan dan penyebaran informasi IPTEK pertanian; meningkatnya kompetensi dan eksistensi PUSTAKA dalam jejaring antar perpustakaan; meningkatnya kemampuan para pengolah data sesuai dengan perkembangan teknologi informasi.

Benefit dari kegiatan ini adalah meningkatnya kerjasama antar perpustakaan dan institusi di dalam dan luar negeri dan sekaligus mempromosikan kompetensi dan eksistensi PUSTAKA di dunia internasional. Impact kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan pelayanan perpustakaan/informasi, meluasnya diseminasi dan pemanfaatan hasil penelitian dan teknologi pertanian Badan Litbang Pertanian, pertukaran bahan pustaka berarti pula perolehan ilmu pengetahuan dan teknologi, bertambahnya aset negara berupa koleksi perpustakaan yang diperoleh dari berbagai instansi dalam dan luar negeri, meningkatnya pengakuan terhadap eksistensi PUSTAKA (coorporate awareness).

(25)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian 15 2.2.4.4 Jumlah Judul Artikel Terbit Dalam Publikasi Bibliografis

Output dari kegiatan ini adalah: 813 judul bahan pustaka yang terdiri dari 634 judul buku dan brosur, 80 judul majalah baru, 420 nomor judul majalah lama, dan CD 100 judul yang terolah dan katalognya tersedia dan termutakhirkan pada pangkalan data Buku dan Majalah;tersedianya 12 judul Abstrak dan Bibliografi Komoditas/bidang subyek masing-masing sebanyak 75 eksemplar per judul; tersedianya tiga nomor Indeks Biologi dan Pertanian Indonesia, volume 43, nomor 1, 2 dan 3, tahun 2013 masing-masing 125 eksemplar per nomor; tersedianya empat nomor Abstrak Hasil Penelitian Pertanian Indonesia, volume 30, nomor 1 dan 2, tahun 2013 versi Indonesia dan volume 30 nomor 1 dan 2, tahun 2013 versi Inggris masing-masing 125 eksemplar per nomor; tersedianya satu paket abstrak bahasa Inggris hasil terjemahan/editing; 2.000 judul artikel/literatur pertanian Indonesia terindeks lengkap, ditransfer kedalam CD sebagai back up dan terintegrasikan/termutakhirkan pada pangkalan data IPTAN; 400 judul informasi tentang kegiatan penelitian pertanian yang sedang dilaksanakan terolah, ditransfer kedalam CD, dan terintegrasi /termutakhirkan pada pangkalan data CARIS; 20.000 halaman bahan pustaka pertanian terpilih terdigitasi dan ditransfer dalam CD; telah disusun dan digandakan masing-masing sebanyak 175 eksemplar 2 (dua) judul petunjuk teknis Perpustakaan, yaitu seri pengembangan perpustakaan No. 55 tentang Pengelolaan mailing lists layanan perpustakaan berbasis WEB dan No. 56 tentang Penyusunan E-book Pertanian, dokumentasi, informasi; 3.000 cantuman thesaurus pertanian hasil terjemahan terintegrasi dalam database; 5 judul kajian perpustakaan, dokumentasi, dan informasi yaitu : (1) Kajian Pemetaan Kondisi Perpustakaan Digital UK/UPT Kementerian Pertanian, (2) Kajian Redesain Gedung Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian, (3) Kajian Analisis Koleksi Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian, (4) Kajian Rancangan Modul Pelatihan Kompetensi Pustakawan Berbasis SKKN Bidang Perpustakaan, dan (5) Kajian Interoperabilitas Aplikasi dan Data Badan Litbang Pertanian.; 6.000 judul koleksi antiquariat UK/UPT Badan Litbang Pertanian teridentifikasi; 1.000 judul koleksi antiquariat PUSTAKA terkelola dan teridentifikasi; satu paket database koleksi antiquariat; satu paket profil koleksi antiquariat; 3.000 koleksi hasil laminasi; 10.000 halaman koleksi antiquariat

(26)

16 Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian dikemas dalam format digital; 1.500 no./judul/jilid/ koleksi pustaka hasil seleksi reparasi, dan penjilidan/pembendelan.

Outcome dari kegiatan ini adalah : terkelola dan termutakhirkannya bahan pustaka berupa buku dan majalah, informasi pertanian Indonesia, informasi kegiatan penelitian yang sedang berjalan yang tersedia pada pangkalan data yang dapat dengan mudah dan cepat diakses oleh pengguna baik di dalam maupun di luar negeri; tersebar dan termanfaatkannya sumber informasi pertanian dalam bentuk tercetak, seperti Indeks Biologi dan Pertanian Indonesia, Abstrak Hasil Penelitian Pertanian Indonesia, Abstrak dan Bibliografi Hasil Penelitian Pertanian Komoditas maupun dalam bentuk digital dari file pangkalan data; terawat dan terlestarikannya koleksi pustaka termasuk buku antiquariat; tersusunnya petunjuk teknis pengelolaan perpustakaan sehingga dapat dimanfaatkan oleh para pengelola perpustakaan UK/UPT Kementerian Pertanian; dan terkelolanya database thesaurus pertanian.

Benefit dari kegiatan ini adalah : Kemudahan dalam penemuan kembali informasi yang dimiliki perpustakaan dapat mempercepat tugas pemberian jasa sehingga secara langsung akan meningkatkan kualitas layanan informasi serta juga minat pengguna perpustakaan untuk memanfaatkan koleksi yang dimiliki PUSTAKA, Tesaurus Pertanian Indonesia dapat dikembangkan dan dimanfaatkan, sehingga ada keseragaman bagi peneliti, petugas perpustakaan dan ilmuwan pertanian lainnya dalam menggunakan istilah pertanian Indonesia. ;

Impact dari kegiatan ini adalah Informasi ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) bidang pertanian yang telah tersintesis dan terkelola secara tepat dan sistematis akan mempermudah pencarian kembali dan mempercepat pemanfaatannya oleh pengguna (peneliti, penyuluh, dan ilmuwan lain), sehingga akan dapat mendukung kegiatan penelitian dan pengkajian serta sekaligus pula meningkatkan pengetahuan mereka; keluaran hasil yang disiagakan dalam pangkalan data hasil penelitian pertanian di PUSTAKA yang juga diintegrasikan dalam pangkalan data Iptan, dan CARIS akan memperluas jangkauan pengguna, meningkatkan manfaatnya, mempromosikan hasil-hasil kegiatan penelitian pertanian Indonesia dan sekaligus meningkatkan

(27)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian 17 kolaborasi informasi internasional; ketersediaan sumber daya informasi hasil karya budaya bangsa; Tesaurus Pertanian Indonesia dapat dikembangkan dan dimanfaatkan, sehingga ada keseragaman bagi peneliti, petugas perpustakaan dan ilmuwan pertanian lainnya dalam menggunakan istilah pertanian Indonesia.

2.2.4.5 Jumlah UK/UPT yang terfasilitasi layanan Bogor Cyber Output dari kegiatan ini adalah : Penambahan tiga titik layanan Bogor Cyber yaitu akses untuk BALITNAK Ciawi, Kebun Percobaan Muara, dan TP2I.

Outcome dari kegiatan ini adalah : terlayaninya UPT dalam akses internet melalui Bogor cyber.

Benefit dari kegiatan ini adalah: akses informasi dan komunikasi dari UPT tersebut dapat dilakukan dengan mudah dan cepat,

Impact dari kegiatan ini: meningkatnya akses informasi dan komunikasi bagi peneliti UPT tersebut dalam kegiatan penelitian dan pengembangan pertanian.

2.2.5Jumlah Halaman Koleksi Antiquariat Terdigitasi

Output dari kegiatan ini adalah : Satu paket koleksi antiquariat PUSTAKA teridentifikasi melalui stock opname, Satu paket ringkasan koleksi antiquariat, 3.600 halaman koleksi antikuariat hasil laminasi, 20.000 halaman publikasi antiquariat dikemas dalam format digital, 1.500 no./jdl/ jilid koleksi pustaka hasil seleksi, reparasi, dan penjilidan/pembendelan, Teridentifikasinya koleksi antiquariat di 5 lokasi/instansi lingkup Kementan yaitu PUSTAKA, Pusat Penelitian Teh dan Kina Gambung, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Jember, Pusat Penelitian Gula Pasuruan, dan Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan.

Outcome dari kegiatan ini adalah : terawat dan terlestarikannya koleksi pustaka termasuk buku antiquariat,

Benefit dari kegiatan ini adalah : Koleksi pustaka yang terpelihara dengan baik dan teratur serta diamankan dalam bentuk digital/elektronis akan meningkatkan kualitas fisik, memudahkan pemanfaatannya oleh pengguna

(28)

18 Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian dan melestarikan kandungan informasi ilmiahnya yang bernilai tinggi seperti yang terdapat dalam koleksi antiquariat.

Impact dari kegiatan ini adalah : terpeliharanya koleksi antiquariat yang dimiliki PUSTAKA sehingga dapat menjadi koleksi unggulan untuk dipromosikan kepada masyarakat luas, baik untuk tingkat nasional maupun internasional. Selain itu dapat dijadikan sebagai media pembelajaran sejarah dan kebudayaan bangsa Indonesia.

2.3 PENETAPAN KINERJA

Penetapan kinerja merupakan kotrak kerja yang ditanda tangani oleh Kepala Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian dengan Kepala Badan Panalitian Pertanian. Penetapan kinerja ini harus dilaksanakan selama tahun berjalan dan akan dipertanggung jawabkan oleh Kepala PUSTAKA. Dalam penetapan kinerja, PUSTAKA akan melaksanakan 5 sasaran strategis dan 12 indikator kinerja. Penetapan kinerja secara lebih lengkap dapat dilihat pada Lampiran 5.

(29)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian 19 III. AKUNTABILITAS KINERJA

Dalam tahun anggaran 2013, PUSTAKA telah menetapkan 5 (lima) sasaran yang akan dicapai. Kelima sasaran tersebut selanjutnya diukur dengan 9 (sembilan) indikator kinerja. Realisasi sampai akhir tahun 2013 menunjukkan bahwa sebanyak 5 sasaran telah dapat dicapai dengan hasil baik.

3.1. PENGUKURAN CAPAIAN KINERJA TAHUN 2013

Pengukuran tingkat capaian kinerja PUSTAKA pada Tahun 2013 dilakukan dengan cara membandingkan antara target indikator kinerja sasaran dengan realisasinya. Rincian tingkat capaian kinerja masing-masing indikator sasaran tersebut dapat dilihat pada Tabel 5.

(30)

20 Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

NO SASARAN URAIAN INDIKATOR KINERJATARGET CAPAIAN %

1. Terbitnya artikel hasil penelitian dalam publikasi ilmiah dan semi ilmiah

a. Jumlah artikel yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah

- Penerbitan IJAS - Penerbitan JP3 - Penerbitan JPP

- Penerbitan Pengembangan Inovasi

Pertanian

- Penerbitan IJA

- Penerbitan Buletin Teknik Pertanian - Penerbitan Warta Litbang

- Penerbitan Laporan Tahunan Badan

Litbang Pertanian Tahun 2012

- Artikel terbit pada jurnal internasional

b. Jumlah publikasi yang diterbitkan IAARD Press c. Jumlah artikel untuk jurnal internasional

10 artikel 20 artikel 10 artikel 20 artikel 18 artikel 22 artikel 60 artikel 12 artikel 13 artikel 14 judul 50 judul 10 artikel 20 artikel 10 artikel 20 artikel 18 artikel 22 artikel 60 artikel 12 artikel 29 artikel 65 judul 60 judul 100 100 100 100 100 100 100 100 223,08 464,29 120 2. Terbina dan tertatanya perpustakaan lingkup

Kementerian Pertanian a. Persentase perpustakaan digital yang dibangun dan dibina b. Jumlah kajian perpustakaan, dokumentasi,

dan informasi 90 % 5 judul 127,94 % 5 judul 142,15 100 3. Tersedianya database jurnal ilmiah

internasional yang dilanggan - Jumlah database koleksi jurnal ilmiah internasional yang dilanggan

- Majalah/Jurnal Luar Negeri tercetak - Materi referensi dan bahan pustaka lainnya

terbitan luar dan dalam negeri (tercetak dan elektronis) 4 database 18 judul 120 judul 4 database 12 judul 443 judul 100 66,67 369,17 4. Tersebarnya informasi inovasi kepada

pengguna

Jumlah diseminasi inovasi dan perpustakaan a. Media elektronik

b. Informasi terlayani

- Penyediaan Dokumen Langsung

6 judul 11.000 judul 6 judul 8.554 judul 100 77,76

(31)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian 21

NO SASARAN INDIKATOR KINERJA

URAIAN TARGET CAPAIAN URAIAN

- Penyediaan Informasi Bibliografis - Penyediaan Dokumen Lengkap - Layanan informasi terbaru - Layanan informasi Terseleksi

c. Pertukaran informasi hasil litbang dengan FAO d. Jumlah judul artikel terbit dalam publikasi

bibliografis

- Abstrak Hasil Penelitian Pertanian

Indonesia bahasa Indonesia

- Abstrak Hasil Penelitian Pertanian

Indonesia bahasa Inggris

- Indeks Biologi dan Pertanian Indonesia - Penerbitan Bibliografi komoditas - Penerbitan Abstrak komoditas

e. Jumlah UK/UPT yang

terfasilitasi layanan Bogor Cyber

7.500 judul 65.000 judul 15.750 judul 15.150 judul 1.800 record 300 judul 300 judul 900 judul 1.300 judul 1.300 judul 3 titik 8.854 judul 126.977 judul 18.664 judul 15.158 judul 1.800 record 300 judul 300 judul 900 judul 4.638 judul 1.634 judul 3 titik 118,05 195,75 118,50 100,05 100 100 100 100 356,77 125,69 100 5. Terlestarikannya koleksi antiquariat - Jumlah halaman terdigitasi

- Stock opname

- Ringkasan Koleksi Antiquariat - Laminasi - Penjilidan - Identifikasi 10.000 Hal. 1 paket 1 Peket 3.600 Hal 1.500 eks 5 lokasi 20.001 Hal. 1 paket 1 paket 3.649 Hal. 1.514 eks 5 lokasi 200,01 100 100 101,36 100,93 100

(32)

22 Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Berdasarkan capaian kinerja sasaran untuk masing-masing kegiatan, dapat dinyatakan bahwa kedua belas kegiatan program PUSTAKA telah menunjukkan kinerja yang baik. Dilihat dari hasil tabel indikator kinerja, kinerja PUSTAKA tahun 2013 secara umum menunjukkan capaian kinerja di atas yang telah ditetapkan pada tahun 2013. Namun demikian harus diakui masih terdapat sebagian target sasaran yang realisasinya belum dapat dicapai dengan sempurna, yakni sasaran tersedianya database jurnal ilmiah internasional yang dilanggan dan sasaran tersebarnya informasi inovasi kepada pengguna.

3.2. ANALISIS DAN EVALUASI CAPAIAN KINERJA TAHUN 2013

3.2.1. Analisis Capaian Kinerja Tahun 2013

Analisis dan evaluasi capaian kinerja tahun 2013 PUSTAKA dapat dijelaskan sebagai berikut:

SASARAN 1 : TERBITNYA ARTIKEL HASIL PENELITIAN DALAM PUBLIKASI ILMIAH DAN SEMI ILMIAH Untuk mencapai sasaran Terbitnya Artikel Hasil Penelitian Dalam Publikasi Ilmiah dan Semi Ilmiah, diukur dengan 3indikator kinerja, yaitu: a) Jumlah artikel yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah (contoh publikasi pada gambar 1), b) Jumlah publikasi yang diterbitkan IAARD Press, dan c) Jumlah artikel terbit untuk jurnal internasional. Adapun pencapaian target dari ketiga indikator kinerja di atas dapat dilihat pada tabel 6.

(33)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian 23 Gambar 1. Publikasi Badan Litbang Pertanian yang diterbitkan PUSTAKA

(34)

24 Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

No. Judul Publikasi Target Realisasi % Keterangan

A. Jumlah artikel yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah

1 Indonesian Journal of Agricultural Science 10 artikel 10 artikel 100 2 nomor/1.000 eksemplar

2 Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian 20 artikel 20 artikel 100 4 nomor/4.000 eksemplar

3 Jurnal Perpustakaan Pertanian 10 artikel 10 artikel 100 2 nomor/1.000 eksemplar

4 Buletin Teknik Pertanian 22 artikel 22 artikel 100 2 nomor/1.000 eksemplar

5 Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian 60 artikel 60 artikel 100 6 nomor/24.000 eksemplar

6 Indonesian Journal of Agriculture 18 artikel 18 artikel 100 2 nomor/600 eksemplar

7 Pengembangan Inovasi Pertanian 20 artikel 20 artikel 100 4 nomor/1.600 eksemplar

8 Laporan Tahunan Badan Litbang Pertanian 12 artikel 12 artikel 100 2 nomor/1.000 eksemplar

9 Artikel terbit pada Jurnal nternasional 13 artikel 29 artikel 223,08 -

Jumlah 185 artikel 201 artikel

B Jumlah publikasi yang diterbitkan IAARD Press

1 Jumlah publikasi yang diterbitkan IAARD Press 14 judul 65 judul 464,29 KTI telah dimuat pada Jurnal internasional

C Jumlah artikel terbit untuk jurnal internasional

1 Jumlah artikel terbit untuk jurnal internasional 50 judul 60 judul 120,00 KTI disiapkan pada workshop KTI internasional untuk dipublikasikan pada jurnal internasional

Rerata 146,12

(35)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian 25 Dari tabel di atas, indikator kinerja sasaran yang telah ditargetkan dalam Tahun 2013 telah tercapai. Hal ini bisa dilihat dari rata-rata persentase capaian yang telah mencapai 146,12%. Adapun pencapaian indikator kinerja kegiatan untuk mencapai sasaran ini dapat dilihat secara lebih terperinci pada tabel Pengukuran Kinerja Kegiatan (Lampiran 6).

Apabila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, realisasi (capaian) indikator kinerja Jumlah Artikel Yang Diterbitkan Dalam Jurnal Ilmiah mulai tahun 2010 dapat dilihat pada Tabel 7 di bawah ini:

Tabel 7. Capaian Kinerja Berdasarkan Sasaran 1 (Terbitnya Artikel Hasil Penelitian Dalam Publikasi Ilmiah dan Semi Ilmiah) tahun 2010-2012

No. Judul Publikasi 2010 2011 2012

1 Indonesian Journal of Agricultural Science

10 artikel 10 artikel 10 artikel 2 Jurnal Penelitian dan Pengembangan

Pertanian 21 artikel 25 artikel 21 artikel

3 Buletin Teknik Pertanian 20 artikel 20 artikel 21 artikel

4 Jurnal Perpustakaan Pertanian 10 artikel 10 artikel 10 artikel 5 Warta Penelitian dan Pengembangan

Pertanian 60 artikel 55 artikel 58 artikel

6 Indonesian Journal of Agriculture 19 artikel 19 artikel 18 artikel 7 Pengembangan Inovasi Pertanian 24 artikel 21 artikel 20 artikel 8 Laporan Tahunan Badan Litbang

Pertanian

12 artikel 12 artikel 12 artikel 9 Artikel terbit pada Jurnal nternasional 10 artikel 28 artikel 14 artikel

10 Operasionalisasi IAARD Press - - 40 judul

11 Artikel Disiapkan untuk Jurnal

Internasional - - -

SASARAN 2 : TERBINA DAN TERTATANYA PERPUSTAKAAN LINGKUP KEMENTERIAN PERTANIAN

Untuk mengetahui pencapaian sasaran Terbina dan Tertatanya Perpustakaan lingkup Kementerian Pertanian, dilakukan pengukuran terhadap 2 indikator kinerja, yaitu “Persentase Perpustakaan Digital Yang Dibangun dan Dibina” dan indikator kinerja “Jumlah Kajian Perpustakaan, Dokumentasi, dan Informasi”. Adapun pencapaian target dari masing-masing indikator kinerja dapat dilihat dari tabel 8.

(36)

26 Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Indikator kinerja sasaran yang telah ditargetkan dalam Tahun 2013 telah tercapai yang dapat dilihat dari persetase realisasi kedua indikator kinerja, yaitu 142,15 % untuk indikator kinerja Persentase perpustakaan digital yang dibangun dan dibina. Sedangkan untuk indikator kinerja Jumlah Kajian Perpustakaan, dokumentasi, dan informasi realisasinya mencapai 100%. Adapun pencapaian indikator kinerja kegiatan untuk mencapai sasaran ini dapat dilihat secara lebih terperinci pada pada tabel Pengukuran Kinerja Kegiatan (Lampiran 6)

Disamping dua indikator kinerja di atas, sasaran ini juga melakukan pengintegrasian database IPTAN dan PTTAN yang ada di perpustakaan UK/UPT lingkup Badan Litbang Pertanian. Sembilan perpustakaan UK/UPT tersebut adalah Balitkabi, Balittas, Balitsa, BPTP DIY, BPTP Bali, BPTP Jawa Tengah, BPTP Sumatera Barat, BB Padi, dan BPTP Sumatra Utara.

(37)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian 27

No. Indikator Kinerja Target Realisasi % Keterangan

1 Persentase perpustakaan digital yang dibangun dan dibina

90% 127,94% 142,15 Sosialisasi dan pendampingan perpustakaan digital adalah telah dilaksanakannya di 16 UK/UPT sebagai berikut: (1) BBIOGEN, (2) BALITSA, (3) BALITTRA, (4) BPTP Kalimantan Barat, (5) BPTP Banten, (6) BPTP Jakarta, (7) STPP Yogyakarta, (8) STPP Malang, (9) STPP Medan, (10) BBPP Binuang-Kalimantan Selatan, (11) BBPP Ketindan-Malang Jawa Timur, (12) BBIP Singosari-Jawa Timur, (13) BPTP Sumatera Barat, (14) BPTP Kalimantan Timur, (15) BPTP NAD, (16) BPTP Maluku Utara.

2 Jumlah kajian perpustakaan, dokumentasi, dan informasi

5 judul 5 judul 100 Telah diselesaikan 5 judul kajian, yaitu: (1) Kajian Pemetaan Kondisi Perpustakaan Digital UK/UPT Kementerian Pertanian, (2) Kajian Perancangan Materi Pembinaan Kompetensi Pustakawan Berbasis SKKNI Bidang Perpustakaan, (3) Kajian Analisis Koleksi Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian, (4) Kajian Redesain Gedung Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian, dan (5) Kajian Interoperabilitas Aplikasi dan Data Badan Litbang Pertanian

Rataan 121,08

(38)

28 Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Apabila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, realisasi (capaian) indikator kinerja dari sasaran Terbina dan Tertatanya Perpustakaan lingkup Kementerian Pertanian diperoleh dari table 9. Dalam tabel tersebut hanya disampaikan realisasi dari indikator kinerja Persentase perpustakaan digital yang dibangun dan dibina saja. Hal ini disebabkan karena indikator kinerja Jumlah kajian perpustakaan, dokumentasi, dan informasi baru dimulai tahun 2013.

Tabel 9. Capaian Kinerja Berdasarkan Sasaran 2 (Terbina dan Tertatanya Perpustakaan lingkup Kementerian Pertanian) tahun 2010-2012

Indikator kinerja 2010 2011 2012

Pembinaan dan Pendampingan Perpustakaan Digital UK/UPT Lingkup kemtan

5 perpus 9 perpus 13 perpus

SASARAN 3 : TERSEDIANYA DATABASE KOLEKSI JURNAL ILMIAH INTERNASIONAL YANG DILANGGAN Untuk mencapai sasaran Tersedianya Database Koleksi Jurnal Ilmiah Internasional yang Dilanggan, diukur dengan 1 indikator kinerja. Adapun pencapaian target indikator kinerja pada tabel 10 berikut ini:

Tabel 10. Capaian Kinerja Berdasarkan Sasaran 3 (Tersedianya Database Koleksi Jurnal Ilmiah Internasional yang Dilanggan)

No. Indikator Kinerja Target Realisasi % Keterangan

1 Jumlah database koleksi jurnal ilmiah internasional yang dilanggan 4 database 4 database 100 GREENER, ProQuest, Science Direct, dan E-book IGPublish yang memuat berbagai judul publikasi ilmiah yang terbit dari berbagai negara.

(39)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian 29 Capaian kinerja Sasaran 3 (Tersedianya Database Koleksi Jurnal Ilmiah Internasional yang Dilanggan) adalah pengadaan 4 database dengan persentase capaian indikator kinerja sebesar 100%. Hal ini menunjukkan bahwa target indikator kinerja telah tercapai

Selain capaian indikator kinerja di atas, dalam lingkup Tersedianya Database Koleksi Jurnal Ilmiah Internasional yang Dilanggan juga dilaksanakan kegiatan-kegiatan yang melakukan pengadaan majalah/jurnal luar negeri tercetak sebanyak 12 judul dan pengadaan materi referensi dan bahan pustaka lainnya terbitan luar dan dalam negeri (tercetak dan elektronis) sebanyak 443 judul.

Apabila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, realisasi (capaian) indikator kinerja diperoleh gambaran seperti pada Tabel 11:

Tabel 11. Capaian Kinerja Berdasarkan Sasaran 3 (Tersedianya Database Koleksi Jurnal Ilmiah Internasional yang Dilanggan) tahun 2010-2012

No. Indikator kinerja 2010 2011 2012

1 Jurnal Ilmiah Full Text 3 database 3 database 4 Database

SASARAN 4 : TERSEBARNYA INFORMASI INOVASI KEPADA PENGGUNA Untuk mencapai sasaran Tersebarnya Informasi Inovasi Kepada Pengguna, diukur dengan 5 indikator kinerja. Kelima indikator sasaran tersebut adalah Media Elektronik, Informasi Terlayani, Pertukaran informasi hasil litbang dengan FAO, Jumlah judul artikel terbit dalam publikasi bibliografis, dan Jumlah UK/UPT Yang Terfasilitasi Layanan Bogor Cyber. Adapun pencapaian target dari masing-masing indikator kinerja seperti yang digambarkan pada Tabel 12 sebagai berikut:

(40)

30 Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Tabel 12. Capaian Kinerja Berdasarkan Sasaran 4 (Tersebarnya Informasi

Inovasi Kepada Pengguna) No. Indikator

Kinerja Target Realisasi % Keterangan

1 JUMLAH DISEMINASI INOVASI DAN PERPUSTAKAAN

1.1 Media

Elektronik 6 judul 6 judul 100 Pembuatan 6 judul video, meliputi:  Budidaya Tebu menggunakan Juring Ganda,

 Pengelolaan Kebun Jeruk Sehat,

 Sagu Untuk Ketahanan Pangan,

 Pengobatan Scabies Pada Kambing,

 Budidaya Kentang

 Profil PUSTAKA. 1.2 Informasi

Terlayani 49.400 judul 51.230 judul 103,70 Layanan Informasi:  Penyediaan Dokumen Langsung (8.554 judul)

 Penyediaan Informasi Bibliografis (8.854 judul)

 Penyediaan dokumen Lengkap (126.977 judul)

 Layanan informasi terbaru (18.664 judul)

 Layanan informasi terseleksi (15.158 judul) 1.3 Pertukaran informasi hasil litbang dengan FAO 1.800 record record 1.800 100

Pengiriman 1.800 recod data AGRIS ke FAO 1.4 Jumlah judul artikel terbit dalam publikasi bibliografis 4.100 judul

7772 judul 189,56 Penerbitan 5 publikasi Bibliografis, meliputi:

 Abstrak Hasil Penelitian Pertanian Indonesia bahasa Indonesia (300 judul)

 Abstrak Hasil Penelitian Pertanian Indonesia bahasa Inggris (300 judul)

 Indeks Biologi dan Pertanian Indonesia (900 judul)

 Penerbitan Bibliografi komoditas (4.638 judul)

 Penerbitan Abstrak komoditas (1.634 judul)

Rerata 1 123,36

2 JUMLAH UK/UPT YANG TERFASILITASI LAYANAN BOGOR CYBER

2.1 Jumlah

Uk/Upt Yang Terfasilitasi Layanan Bogor Cyber

3 titik 3 titik 100 Pemasangan koneksi di 3 titik akses yaitu:

 Balitnak Ciawi,

 KP Muara,

 TP2I

(41)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian 31 Secara garis besar pencapaian sasaran melalui kelima indikator kinerja di atas sangat baik (130,20%), hanya saja realisasi pemanfaatan koleksi perpustakaan melalui Jasa Penyediaan Dokumen Langsung (Sirkulasi) hanya tercapai 8.554 judul atau hanya 77,76% dari target yang di tetapkan sebesar 11.000 judul. Tidak tercapainya target pemanfaatan koleksi tersebut terkait dengan jumlah pengunjung perpustakaan yang cenderung menurun yang disebabkan karena pengguna yang semula memanfaatkan jurnal tercetak kemudian beralih dengan memanfaatkan akses ke jurnal online yang dilanggan PUSTAKA langsung dari instansi masing-masing. Jadi rendahnya “penyediaan dokumen langsung” bukan karena menurunnya pengguna layanan tersebut tetapi sebagian pengguna lebih memanfaatkan layanan akses ke jurnal online.

Apabila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, realisasi (capaian) indikator kinerja diperoleh dari Sasaran 4 (Jumlah diseminasi inovasi dan perpustakaan) dapat dilihat dalam Tabel 13.

Tabel 13. Capaian Kinerja Berdasarkan Sasaran 4 (Jumlah diseminasi inovasi dan perpustakaan) tahun 2010-2012

No. Indikator 2010 2011 2012

Jumlah diseminasi inovasi dan perpustakaan

1 Media elektronik 3 Judul 2 Judul 5 judul

2 Informasi terlayani 41.680 92.315

Judul

135.902 Judul 3 Pertukaran Informasi Hasil Penelitian

Dengan FAO

1 Paket 964 record 1.700 record 4 Jumlah Judul Artikel Terbit Dalam

Publikasi Bibliografis

8.483 Judul 9.833 Judul 6.260 Judul 5 Jumlah UK/UPT yang terfasilitasi

layanan Bogor Cyber

3 titik 3 titik 3 titik

Sasaran 5 : Terlestarikannya Koleksi Antikuariat

Untuk mencapai sasaran Terlestarikannya Koleksi Antikuariat, diukur dengan 1 indikator kinerja, yaitu Jumlah Halaman Terdigitasi. Adapun pencapaian target untuk indikator kinerja tersebut dapat digambarkan melalui Tabel 14 berikut:

(42)

32 Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Tabel 14. Capaian Indikator Kinerja Berdasarkan Sasaran 5 (Terlestarikannya

Koleksi Antikuariat)

No. Indikator Kinerja Target Realisasi % Keterangan

1 Jumlah halaman terdigitasi 10.000 Halaman 20.001 Halaman 200,01 Digitasi 20.001 halaman antikuariat

Dari Tabel 14 terlihat bahwa capaian indikator kinerja untuk Sasaran Terlestarikannya Koleksi Antikuariat telah mencapai 200,01%. Ini menunjukkan bahwa target yang ditentukan dalam tahun 2013 telah dapat dicapai.

Apabila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, realisasi (capaian) indikator kinerja diperoleh gambaran pada Tabel 15 berikut: Tabel 15. Capaian Kinerja Berdasarkan Sasaran 4 (Jumlah diseminasi inovasi

dan perpustakaan)

No. Indikator 2009 2010 2011 2012

1 Jumlah halaman terdigitasi 3500 hal. 263 judul 20,012

hal. 4.000 hal

3.2.2. Evaluasi Hasil Pengukuran Kinerja Kegiatan Tahun 2013 Untuk melakukan pengukuran kinerja di PUSTAKA, telah dibuat Perencanaan Tahunan yang diambil dari Rencana Strategis yang berjangka waktu lima tahun. Perencanaan Tahunan ini dibuat didasarkan atas visi, misi, tujuan, sasaran yang cara pencapaiannya terencana atas dasar kebijakan, program dan kegiatan selama satu tahun yang akan dikerjakan. Dari perencanaan tahunan ini dibuat rencana pengukuran kinerja dengan menguraikan per program ke dalam kegiatan tahunan yang selanjutnya dibuat indikatornya. Indikator ditetapkan berdasarkan pengukuran kinerjanya, yaitu: kinerja kegiatan, kinerja program, dan kinerja kebijaksanaan sebagaimana tercantum dalam tabel PKK (Pengukuran Kinerja Kegiatan) pada lampiran laporan ini.

(43)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian 33 3.2.2.1. Jumlah Artikel yang Diterbitkan Dalam Jurnal Ilmiah

Capaian sasaran tersebut diukur dengan 9 indikator kinerja yang dilaksanakan melalui kegiatan Penerbitan Publikasi Penelitian. Melalui kegiatan ini telah diterbitkan 7 (tujuh) publikasi Badan Litbang Pertanian melalui media cetak yaitu: Indonesian Journal of Agricultural Science (IJAS) Vol. 14 (1-2), 2013 terdiri dari 10 artikel, dicetak sebanyak 1.000 eksemplar; Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian (JP3) Vol. 32 (1-4), 2013 terdiri dari 20 artikel, dicetak sebanyak 4.000 eksemplar; Warta Litbang Pertanian Vol. 35 (1-6), 2013 terdiri dari 60 artikel, dicetak sebanyak 24.000 eksemplar; Indonesian Journal of Agricultural (IJA) Vol. 5 (2), 2012 dan Vol.6 (1), 2013 terdiri dari 18 artikel, dicetak sebanyak 600 eksemplar; Jurnal Perpustakaan Pertanian (JPP) Vol. 22 (1-2), 2013 terdiri dari 10 artikel, dicetak sebanyak 1.000 eksemplar; Pengembangan Inovasi Pertanian Vol. 6 (1-4), 2013 terdiri dari 20 artikel, dicetak sebanyak 1.600 eksemplar; dan Buletin Teknik Pertanian (Bultektan) Vol.18 (1-2), 2013 terdiri dari 22 artikel, dicetak sebanyak 1.000 eksemplar, Laporan Tahunan Badan Litbang Pertanian tahun 2012 edisi bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, Laporan tersebut terdiri dari 12 artikel dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dicetak sebanyak 1.200 eksemplar. Selain itu PUSTAKA juga memfasilitasi pemuatan Karya Tulis Ilmiah pada Jurnal Internasional sebanyak 29 artikel, melaksanakan workshop penyiapan karya tulis ilmiah untuk jurnal internasional sebanyak 2 kali yaitu pada tanggal 26-29 Juni 2013 dan tanggal 25-27 November 2013. Dari publikasi yang diterbitkan tersebut telah disebarkan ke 15.316 alamat yang meliputi 135 alamat luar negeri dan 15.181 alamat dalam negeri, dengan jumlah eksemplar sebanyak 50.430 eksemplar.

3.2.2.2. Jumlah Publikasi yang diterbitkan IAARD Press.

Capaian sasaran operasionalisasi IAARD Press, sampai dengan bulan Desember 2013 dari target 14 judul yang diterbitkan oleh IAARD Press sudah melebihi target yaitu telah terlaksananya pelabelan sebanyak 65 judul buku (tabel 16). Daftar buku terbitan IAARD Press tersebut antara lain :

Gambar

Tabel 1. Sebaran pegawai PUSTAKA berdasarkan jabatan dan golongan  kepangkatan.  IV III II I 1  Pejabat Struktural 6 8 0 0 14 15,05 2  Fungsional Tertentu  A
Tabel 3. Sebaran jenjang fungsional pustakawan di PUSTAKA
Tabel 4.  Output  kegiatan  penerbitan  dan  penyebaran  publikasi  ilmiah  dan  semi ilmiah hasil Litbang Pertanian Tahun 2013
Tabel 7.  Capaian  Kinerja  Berdasarkan  Sasaran  1  (Terbitnya  Artikel  Hasil  Penelitian Dalam Publikasi Ilmiah dan Semi Ilmiah) tahun 2010-2012
+4

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian yang diperoleh dengan variasi waktu selama 6 menit memiliki akurasi dan presisi yang baik maka metode rapid test berarti metode ini memiliki

Pertunjukan musik yang disuguhkan kepada penonton oleh Kesenian Tradisional Tong-Tong Prek Desa Jatirejo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang sama dengan

Selama 4 bulan pengamatan, perlakuan pemangkasan akar yang dikombinasikan dengan inokulasi fungi ektomikoriza tidak berpengaruh nyata pada pertumbuhan tinggi,

kiprok ini juga mengatur tegangan yang mengalir pada lampu kepala tipe AC yaitu ketika motor hidup dan lampu depan dinyalakan maka arus AC dari spull penerangan akan menuju ke

Aplikasi Mendeley telah memberikan beberapa pilihan style reference yang dianut oleh beberapa negara. Namun, ada beberapa referensi yang belum terpasang pada

Pengolahan data adalah segala kegiatan yangberhubungan dengan pengolahan data; Gabungan kedua tehnik ini selain disebut dengan komunikasi data juga disebut

Laporan Kinerja Tahun 2021 Page 15 Tujuan umum PUSTAKA adalah (1) Mengembangkan pengelolaan dan pelayanan perpustakaan, (2) Meningkatkan penyebaran informasi pertanian

Pengkajian ini bertujuan untuk mengungkapkan popularitas link situs web Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) yang lama dan yang baru di antara