• Tidak ada hasil yang ditemukan

UNIVERSITAS INDONESIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "UNIVERSITAS INDONESIA"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

UNIVERSITAS INDONESIA

PENERAPAN DAN PELAKSANAAN KETENTUAN KONVENSI NEW YORK 1958 SEHUBUNGAN

DENGAN KETENTUAN HUKUM PENYELESAIAN SENGKETA MELALUI ARBITRASE DALAM

UU 30 TAHUN 1999 (STUDI KASUS: PERTAMINA MELAWAN KARAHA BODAS COMPANY

L.L.C.)

TESIS

Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister Hukum

(2)

FAKULTAS HUKUM

PASCASARJANA HUKUM EKONOMI JAKARTA

(3)

HALAMAN PENGESAHAN

Tesis ini diajukan oleh :

Nama : M. Taufiq A.

NPM : 0706174713

Program Studi : Hukum Ekonomi

Judul Tesis : Penerapan Dan Pelaksanaan Ketentuan Konvensi New York 1958 Sehubungan Dengan Ketentuan Hukum Penyelesaian Sengketa Melalui Arbitrase Dalam UU 30 Tahun 1999 (Studi Kasus: PERTAMINA Melawan Karaha Bodas Company L.L.C.).

Telah berhasil dipertahankan di hadapan Dewan Penguji dan diterima sebagai bagian persyaratan yang diperlukan untuk memperoleh gelar Magister Hukum pada Program Studi Hukum Ekonomi, Fakultas Hukum, Universitas Indonesia.

DEWAN PENGUJI

Pembimbing : Dr. Indra Surya, S.H, LL.M __________________

Penguji : Abdul Salam, S.H., M.H. __________________

Penguji : Akhmad Budi Chayono S.H., M.H. __________________

Ditetapkan di : Jakarta

(4)

HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS

Tesis ini adalah hasil karya saya sendiri,

dan semua sumber baik yang dikutip maupun dirujuk telah saya nyatakan dengan benar

Nama : M. Taufiq A.

NPM : 0706174713

Tanda Tangan :

(5)

HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI TUGAS AKHIR UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS

Sebagai sivitas akademik Universitas Indonesia, saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : M. Taufiq A.

NPM : 0706174713

Program Studi : Hukum Ekonomi

Departemen :

-Fakultas : Hukum

Jenis Karya : Tesis

Demi pengembangan ilmu pengetahuan, menyetujui untuk memberikan kepada Universitas Indonesia Hak Bebas Royalti Non-eksklusif (Non-Exclusive Royalty-Free Right) atas karya ilmiah saya yang berjudul:

PENERAPAN DAN PELAKSANAAN KETENTUAN KONVENSI NEW YORK 1958 SEHUBUNGAN

DENGAN KETENTUAN HUKUM PENYELESAIAN SENGKETA MELALUI ARBITRASE DALAM

UU 30 TAHUN 1999 (STUDI KASUS: PERTAMINA MELAWAN KARAHA BODAS COMPANY

L.L.C.)

beserta instrumen/desain. Berdasarkan persetujuan Hak Bebas Royalti Non-eksklusif ini, Universitas Indonesia berhak menyimpan, mengalihkan bentuk, mengalihmediakan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, serta mempublikasikan tugas akhir saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis atau pencipta dan juga sebagai pemilik Hak Cipta.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya secara sadar tanpa paksaan dari pihak manapun.

Dibuat di : Jakarta

Pada Tanggal : 14 Januari 2011

Yang membuat pernyataan

(6)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Allah S.WT atas segala anugerah-Nya dan pertolongan-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis ini.

Tesis ini merupakan salah satu syarat meraih gelar Magister Hukum pada Pasca Sarjana Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Dalam menyusun tesis ini, penulis sangat menyadari tanpa bantuan, bimbingan, dan dorongan baik moril maupun materiil dari berbagai pihak maka tesis ini tidak akan terwujud. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Dr. Indra Surya, S.H, LL.M, selaku Dosen Pembimbing yang telah memberikan waktu, tenaga, dan pikiran dalam membimbing dan mengarahkan penulis dalam menyelesaikan tesis ini. Tercapai sudah cita-cita penulis untuk dapat dibimbing dan menimba ilmu dari Dr. Indra Surya, S.H, LL.M.

2. Abdul Salam, S.H., M.H., selaku penguji.

3. Akhmad Budi Chayono S.H., M.H. selaku penguji.

4. Seluruh Staf Pengajar, Staf Biro Pendidikan dan Staf Perpustakaan FHUI yang telah memberikan ilmu, bimbingan, dan bantuan selama penulis mengikuti kuliah di Pasca Sarjana Fakultas Hukum Universitas Indonesia. 5. Ibu (Siti Aminatun), serta adik (M. Chafidh F.), atas segala perhatian, cinta

kasih, dorongan, perhatian dan doa yang selalu diberikan kepada penulis selama ini, sehingga tesis ini dapat diselesaikan dengan baik.

6. Pantiara Hartyosari dan Keluarga, yang selalu menemani penulis serta atas segala perhatian, kasih sayang, kesabaran, dukungan, dorongan, bantuan, hiburan dan doa yang selalu diberikan kepada penulis hingga saat-saat terakhir penyusunan tesis ini.

7. Keluarga Besar Achmad Suchaemi, Padhe Edi Subekti, Om Teguh Pamudji, Om Imam Pratikno, Dessy Dwi Anggraini, Arief Rachman, dan

(7)

keluarga yang lainnya yang tidak dapat disebutkan satu persatu, terima kasih atas dukungan, doa, perhatiannya serta dorongannya.

8. Teman-teman seperjuangan di UII Fakultas Hukum Internasional Program, Rizky Wijaya (terima kasih untuk ilmu-ilmu dan dukungan yang telah diberikan), Erika Supandi (terimakasih atas dukungannya yang luar biasa, tak terasa sudah 7 tahun kita menimba ilmu bersama), Jafron, Farisa, Nova, Lelly dan teman-teman lainnya yang tidak mungkin disebutkan satu persatu. Terimakasih atas persahabatan yang terjalin selama ini.

9. Teman-teman Pasca Sarjana Fakultas Hukum Universitas Indonesia angkatan 2007, Leo, Silva, Widya, Renaldy, Benny, Arief, Riski, Delano, Reynant, Citra, Dhanet, Toto, Andin, Ginting, Indra dan yang lainnya yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah memberikan persahabatan, semangat, bantuan, saran dan bahkan pinjaman buku catatan untuk selama masa perkuliahan di Pasca Sarjana Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

10. Teman-teman Kagama Adi Sulistyo, Qurrati A’Yun, Fifi Louthfie, Titis Welingsari, Wijaya Suhendra, Koko dan teman-teman lainnya, yang telah membantu, menyemangati serta mendoakan penulis demi tercapainya penyusunan tulisan ini.

11. Teman teman Kos Yogya, Anton, Budi, Rian, Ghani, Lukman, Doni, Ian, Ista yang telah membantu serta mendoakan penulis serta hingga saat ini tetap menjaga silaturahmi dan persahabatan dengan penulis.

12. Luki Ali atas kesempatan yang luar biasa, pengetahuan, ilmu, pengalaman yang sangat bernilai harganya, serta dukungannya kepada penulis terhadap penulisan tesis ini.

13. Keluarga Besar Muhi, Advan Matthew, Andhika Permana, Yoga Septa, Vien Febrina yang menghibur penulis sebelum sidang tesis.

14. Keluarga Besar Skas Studio, Julius Bramanto, Asty, Arini, Sury dan Topher atas dukungannya.

15. Keluarga Besar Langsat, Danny Tumbelaka, Andre Adianto, Edo dan Pitoresmi Pujiningsih yang telah memberikan semangat, doa, ilmu,

(8)

pengetahuan, pengalaman hidup serta hiburan-hiburan yang menarik dalam diskusi interaktif.

16. Keluarga Besar Jaka Supandi yang telah membantu dorongan, doa serta pengalaman kepada penulis.

17. Teman-teman lainnya, Chessa At-Tariq, Luthfi, Rera Annisa Putri, Nunik, Tyas, Gading, Dimas.

18. Managing Partner Mardova & Associates, Michaela Mardova dan Partner Firmansah, Ibu Wati serta Pak Dodi yang telah membantu penulis pada ilmu serta pengetahuan.

19. Berbagai pihak yang telah memberikan bantuan dan doa kepada penulis yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Penulis menyadari bahwa tesis ini masih jauh dari sempurna, untuk itu segala saran dan kritik yang membangun sangatlah diharapkan penulis dalam rangka penyempurnaan tesis ini.

Akhir kata, penulis berharap Allah S.W.T. berkenan membalas segala kebaikan semua pihak yang telah membantu. Semoga tesis ini dapat membawa manfaat bagi perkembangan ilmu.

Jakarta, 14 Januari 2011 Penulis,

(9)

ABSTRAK

Nama : M. Taufiq A. (0706174713) Program Studi : Hukum Ekonomi

Judul : Penerapan Dan Pelaksanaan Ketentuan Konvensi New York 1958 Sehubungan Dengan Ketentuan Hukum Penyelesaian Sengketa Melalui Arbitrase Dalam UU 30 Tahun 1999 (Studi Kasus: PERTAMINA Melawan Karaha Bodas Company L.L.C.).

Tesis ini membahas tentang Penerapan dan Pelaksanaan Ketentuan Konvensi New York 1958 Sehubungan dengan Hukum Penyelesaian Sengketa Melalui Arbitrase Dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999. Dalam era globalisasi kepastian hukum dalam penanaman modal serta bisnis dan perdagangan internasional sangatlah dibutuhkan dalam hukum penyelesaian sengketa. Diterbitkannya Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa (“UU 30/1999”) sebagai peraturan perundang-undangan yang secara khusus mengatur tentang arbitrase khususnya arbitrase internasional serta untuk memperbaiki hukum penyelesaian sengketa arbitrase di Indonesia sebelum diundangkannya UU tersebut, tetap belum dapat memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaan putusan arbitrase asing sebagaimana diamanatkan Konvensi New York 1958. Hal ini dikarenakan UU 30/1999 tidak mengakomodir penuh ketentuan pengakuan dan pelaksanaan putusan arbitrase asing di wilayah Negara Republik Indonesia. Dimana, di satu sisi, Indonesia merupakan Negara anggota Konvensi New York 1958, dan kewajiban internasional yang timbul dari penandatanganan serta peratifikasian ketentuan-ketentuan Konvensi New York 1958 tersebut, seharusnya diterapkan secara utuh dalam ketentuan hukum penyelesaian sengketa melalui arbitrase nasional Indonesia sehingga dapat memberikan predictability, stability, dan fairness kepada pelaku usaha penanaman modal serta bisnis dan perdagangan internasional.

Kata Kunci:

Penyelesaian Sengketa, Penanaman Modal Asing, Perdagangan Komersial Internasional, Arbitrase, Konvensi New York, UU Nomor 30/1999.

(10)

ABSTRACT

Name : M. Taufiq A. (0706174713) Program Study : Economic Law

Thesis Title : The Application And Enforcement Of New York Convention 1958 Provisions Related To Law Of Settlement Of Disputes Before Arbitration Provisions Under Law No. 30 Year 1999 (Case Study: Pertamina V. Karaha Bodas Company L.L.C.

This thesis analyzes The Application and Enforcement of New York 1958 Provisions Related to Law of Settlement of Disputes Before Arbitration Provisions Under Law No. 30 Year 1999. In the era of globalization, legal certainty within investment also international business and commercial trade is very important towards the law of settlement of disputes. The enactment of Law Number 30 Year 1999 regarding Arbitration and Alternative Dispute Settlement (“Law 30/1999”) as regulation which specifically regulates arbitration especially international arbitration, and to repair the law of settlement of disputes before arbitration in Indonesia in previous state before the enactment of that Law, still cannot provide legal certainty in the enforcement of foreign arbitral awards as addressed by New York Convention 1958. This condition is due to the Law 30/1999 that does not completely accommodate the recognition and enforcement of foreign arbitral awards within the territory of the Republic of Indonesia. Whereas, in the other side, Indonesia is one of the contracting state of New York Convention 1958 and the international liabilities which arisen from the signing and ratification of the Convention, shall be applied completely within the national law of settlement of disputes before arbitration of Indonesia, thus, the related law will provide predictability, stability and fairness towards the investor and the international business and commercial trade actor.

Keynote:

Dispute Resolution, Foreign Investment, Commercial Trade, Arbitration, New York Convention, Law No. 30 Year 1999.

(11)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL... i HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS.………...

ii HALAMAN PENGESAHAN...

iii KATA PENGANTAR....………...

iv HALAMAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH.………...

vii ABSTRAK.………... viii DAFTAR ISI.……….. x I. PENDAHULUAN.………..…... 1

A. Latar Belakang Masalah..………... 1 B. Rumusan Masalah..………. 14 C. Tujuan Penelitian.………... 14 D. Manfaat Penelitian.………. 14 E. Metode Penelitian..……….. 15 F. Kerangka Teori…..……….. 19 G. Kerangka Konseptual....………. 25 H. Sistematika Penulisan.……….... 28

II. PENGAKUAN DAN PELAKSANAAN PUTUSAN ARBITRASE ASING DALAM LINGKUP INTERNASIONAL.………

(12)

A. Sejarah Konvensi New York 1958.……… 31

A.1. Latar Belakang lahirnya Konvensi New York 1958.………. 31

A.2. Konvensi New York 1958 sebagai dasar pelaksanaan arbitrase Internasional.………... 34

B. Pengakuan dan Pelaksanaan Putusan Arbitrase Asing Di Berbagai Negara....……… 49

B.1. Pengakuan dan Pelaksanaan Putusan Arbitrase Asing Di Amerika Serikat....………... 50

B.2. Pengakuan dan Pelaksanaan Putusan Arbitrase Asing Di Inggris……..……….. 60

C. Model Law - UNCITRAL ……… 67

C.1. UNCITRAL Model Law sebagai Instrumen Arbitrase Internasional………... 67

C.2. Pengaturan Arbitrase dalam Model Law………... 70

III. TINJAUAN UMUM TERHADAP PENGAKUAN DAN

PELAKSANAAN ARBITRASE ASING DI INDONESIA.………….

78

A. Sejarah dan Landasan Hukum Pengakuan dan Pelaksanaan Putusan Arbitrase Asing di Indonesia sebelum diundangkannya UU 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa…..……… 78

A.1. HIR dan BRV sebagai Landasan Utama Hukum Arbitrase Indonesia……….... 79

A.2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1970 serta Pendirian Badan Arbitrase Nasional Indonesia………. 81

(13)

A.3. UNCITRAL Arbitration Rules sebagai Landasan Hukum Arbitrase Internasional dalam Lingkup Hukum Nasional.……… 85

A.4. Peraturan Presiden Nomor 34 Tahun 1981 sebagai Bentuk Ratifikasi Konvensi New York 1958………. 92

A.5. Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 1990……….. 96

B.Sikap Pengadilan Indonesia terhadap Putusan Arbitrase Asing sebelum diundangkannya UU 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa... 102

B.1. Trading Corporation of Pakistan Limited v. PT Bakrie Brothers……….

107

B.2. Navigation Maritime Bulgare v. PT Nizwar……….. 108

B.3. E.D. Dan F.MAN (SUGAR) Ltd. v. Yani Harianto………....

109

B.4. PT Batu Mulia Utama v. Sainrapt et Brice Societe Auxiliarre d’ Enterprises Societe Routiere Colas (“SSC”)………

110

C. Diterbitkannya UU 30 Tahun 1999 tentang Arbitase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa serta ruang lingkupnya terhadap Putusan Arbitrase Asing... 112

IV. PENERAPAN DAN PELAKSANAAN KETENTUAN KONVENSI NEW YORK 1958 SEHUBUNGAN DENGAN HUKUM PENYELESAIAN SENGKETA MELALUI ARBITRASE DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 30 TAHUN 1999………. 124

A. Pelaksanaan UU Nomor 30 Tahun 1999 Tidak Sesuai Dengan Ketentuan Konvensi New York 1958 sehubungan dengan Pembatalan Putusan Arbitrase

Asing dalam Perkara Pertamina melawan KBC……

(14)

B. UU 30 Tahun 1999 Tidak Menerapkan Secara Utuh Pasal V Konvensi New

York 1958.………..

143

C. Penerapan dan Pelaksanaan Konvensi New York dalam UU 30 Tahun 1999

mengalami Banyak Hambatan………...

156

C.1. Substansi Hukum Arbitrase Indonesia tidak Serupa dengan Ketentuan Konvensi New York.………..……….. 157

C.1.a. UU 30/1999 tidak Menerapkan Ketentuan Pengakuan dan Pelaksanaan Putusan Arbitrase Asing Konvensi New York 1958………... 158

C.1.b. UU 30/1999 tidak friendly dengan Pengakuan dan Pelaksanaan Putusan Arbitrase Asing………. 163

C.1.c. Pengakuan dan Pelaksanaan Putusan Arbitrase Asing dalam UU 30/1999 Tidak Konsekuen………. 165

C.1.d. Pengaturan Landasan Penolakan Pelaksanaan Putusan Arbitrase Indonesia sangatlah Sempit Cakupannya dan Tidak Jelas………... 167

C.2. Aparat Hukum kurang mendukung pengakuan dan pelaksanaan putusan arbitrase asing di Indonesia.………. 171

C.3. Budaya Hukum Masyarakat terhadap Arbitrase Asing Lemah karena Landasan Prinsip Teritorial...………. 181 V. PENUTUP….………... 189 A. Kesimpulan….……… 189 B. Saran………...……… 192

(15)

DAFTAR PUSTAKA……… 194

UNITED NATIONS CONVENTION ON THE RECOGNITION AND ENFORCEMENT OF FOREIGN ARBITRAL AWARDS 1958 (KONVENSI NEW YORK 1958)……….... UNDANG-UNDANG NOMOR 30 TAHUN 1999 TENTANG ARBITRASE DAN ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA……. PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 444 PK/PDT/2007 TENTANG PENINJAUAN KEMBALI DALAM PERKARA ARBITRASE PERTAMINA MELAWAN KARAHA BODAS COMPANY L.L.C……...

(16)

DAFTAR LAMPIRAN

1. UNITED NATIONS CONVENTION ON THE RECOGNITION AND

ENFORCEMENT OF FOREIGN ARBITRAL AWARDS 1958 (KONVENSI NEW YORK 1958)

2. UNDANG-UNDANG NOMOR 30 TAHUN 1999 TENTANG

ARBITRASE DAN ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA

3. PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 444 PK/PDT/2007

TENTANG PENINJAUAN KEMBALI DALAM PERKARA ARBITRASE PERTAMINA MELAWAN KARAHA BODAS COMPANY L.L.C

Referensi

Dokumen terkait

Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif

Ketentuan dalam pasal 6 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa mengatur mengenai pilihan dalam penyelesaian sengketa

Pasal 1 angka 8 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa, untuk selanjutnya disebut Undang- Undang Arbitrase menjelaskan

Kedudukan lembaga arbitrase diperkuat dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa di mana, Pasal 11 Undang-Undang

Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 Tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa tidak menyatakan dengan jelas, apakah pmbatalan putusan Arbitrase ini

Secara yuridis, sebagaimana tercantum dalam Pasal 1 angka 10 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa, Alternatif

ANALISA YURIDIS MENGENAI EX AEQUO ET BONO DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 30 TAHUN 1999 TENTANG ARBITRASE DAN ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA TESIS Oleh : ESTHER NAOMI 2102190088

Kedudukan lembaga arbitrase diperkuat dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa di mana, Pasal 11 Undang-Undang