• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisa Pengujian Keefektifan Alat Inverator

Dalam dokumen MUH SHAKIEL RIESQI SARADITAMA MUHAMMAD AKMAL (Halaman 108-114)

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

E. Analisa Pengujian Keefektifan Alat Inverator

Menganalisis data pengukuran beban saat pengujian keefektifan alat inverator, dengan konsumsi energi listrik seperti konsumsi yang tidak normal/tidak biasanya yaitu yang membuat trip pada MCB di rumah tersebut. Kemudian, dilanjutkan dengan menganalisis daya dan biaya dari hasil pengukuran tersebut.

1. Data Hasil Pengukuran Beban Saat Pengujian Keefektifan Alat Inverator

Berikut hasil Pengukuran beban saat pengujian keefektifan alat inverator yang diambil berdasarkan konsumsi energi listrik seperti konsumsi yang tidak normal/tidak biasanya yaitu yang membuat trip pada MCB di rumah tersebut :

Tabel 4.12 Data pengukuran beban saat pengujian keefektifan alat inverator

Pengujian Daftar Beban Tegangan (Volt)

Daya Aktif/Nyata

(Watt)

Arus (Ampere)

Faktor Daya (Power Factor)

Kilo Watt Hour (kWh)

Frekuensi (Hertz) 1  Lampu 10

Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

 Kipas angin 35 Watt

 Kipas angin 45 Watt

Magic com 350 Watt

 Speaker 15 Watt

218 434,7 2,04 0,98 - 50

89 2  Lampu 10

Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

 Televisi 45 Watt

 PS2 200 Watt

 Dispenser 350 Watt

 Speaker 15 Watt

218 437,8 2,26 0,89 - 50

3  Lampu 10 Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

 Kipas angin 35 Watt

 Kipas angin 45 Watt

 Dispenser 350 Watt

 Speaker 15 Watt

219 411,8 1,98 0,95 - 50

Berdasarkan data pengukuran beban saat pengujian keefektifan alat Inverator diatas, terdapat 3 pengujian yang dilakukan. Tegangan dengan nilai tertinggi terdapat pada pengujian ke-3 sebesar 219 Volt, serta nilai terendahnya pada pengujian ke-1 dan 2 sebesar 218 Volt.

Daya aktif/nyata dengan nilai tertinggi terdapat pada pengujian ke-2 sebesar 437,8 Watt, serta nilai terendahnya pada pengujian ke-3 sebesar 411,8 Watt. Arus dengan nilai tertinggi terdapat pada pengujian ke-2 sebesar 2,26 A, serta nilai terendahnya pada pengujian ke-3 sebesar 1,98 A. Faktor daya dengan nilai tertinggi terdapat pada pengujian ke-1 sebesar 0,98 serta nilai terendahnya pada pengujian ke- 2 sebesar 0,89. kWh tidak diukur karena pada pengujian keefektifan

90 alat inverator, pengukuran tidak diukur hingga 1 jam full, tetapi hanya sampai data terbaca pada alat ukur yang hanya membutuhkan waktu kurang dari 1 menit. Sedangkan frekuensi merupakan nilai tetap yang sebesar 50 Hertz. Satu hal yang perlu digaris bawahi ialah, inverator dengan label 3500 Watt bukanlah penambah daya atau penurunan daya hingga 3500 Watt, melainkan batas daya dari bekerjanya alat inverator.

Jadi, inverator masih akan tetap bekerja normal hingga konsumsi listrik mencapai 3500 Watt.

2. Analisis Daya Listrik Hasil Pengukuran Beban Saat Pengujian Keefektifan Alat Inverator

Berdasarkan data dari pengukuran beban saat pengujian keefektifan alat inverator diatas, didapatkan besaran daya listrik di rumah yaitu daya aktif/nyata, daya semu, daya reaktif, dan faktor daya. Dengan cara menganalisis data yang terukur tersebut sebagai berikut :

a. Pengujian ke-1

 Daya Aktif/Nyata (P) : 434,7 Watt

 Daya Semu (S) :

= V x I

= 218 x 2,04

= 444,7 VA

 Daya Reaktif (Q) :

= √

91

= √

= √

= √ = 93,78 VAR Faktor Daya/Cos φ : 0,98 b. Pengujian ke-2

 Daya Aktif/Nyata (P) : 437,8 Watt

 Daya Semu (S) :

= V x I

= 218 x 2,26

= 492,7 VA

 Daya Reaktif (Q) :

= √

= √

= √

= √ = 226,02 VAR Faktor Daya/Cos φ : 0,89 c. Pengujian ke-3

 Daya Aktif/Nyata (P) : 411,8 Watt

 Daya Semu (S) :

= V x I

= 219 x 1,98

= 433,6 VA

92

 Daya Reaktif (Q) :

= √

= √

= √

= √ = 135,8 VAR Faktor Daya/Cos φ : 0,95

3. Analisis Biaya Konsumsi listrik Hasil Pengukuran Beban Saat Pengujian Keefektifan Alat Inverator

Berdasarkan data dari pengukuran beban saat pengujian keefektifan alat inverator diatas, didapatkan estimasi konsumsi biaya listrik di rumah, dengan cara menganalisis data yang terukur tersebut sebagai berikut :

a. Konsumsi kWh pada pengujian ke-1 :

= Daya aktif/nyata (Watt) : 1000

= 434,7 : 1000

= 0,44 kWh

b. Konsumsi kWh pada pengujian ke-2 :

= Daya aktif/nyata (Watt) : 1000

= 437,8 : 1000

= 0,44 kWh

c. Konsumsi kWh pada pengujian ke-3 :

= Daya aktif/nyata (Watt) : 1000

93

= 411,8 : 1000

= 0,41 kWh

 Jika pada pengujian ke-1,2 dan 3 menjadi patokan konsumsi kWh listrik pada jam pertama, kedua dan ketiga, maka :

= 0,44 + 0,44 + 0,41

= 1,29 kWh Maka :

Biaya konsumsi listrik per 3 jam-nya adalah :

= kWh x (biaya per/kWh daya listrik 450 VA)

= kWh x Rp.415

= 1,29 x Rp.415

= Rp.535,35

 Konsumsi terbesar saat pemakaian normal sehari-hari per 3 jam- nya berdasarkan data pengukuran sebelum penggunaan inverator adalah :

0,4 kWh = Rp.166

Jadi, konsumsi 1,29 kWh dengan biaya Rp.535,35 dalam 3 jam tergolong konsumsi daya yang cukup amat besar, karena jika dibandingkan dengan konsumsi terbesar saat pemakaian normal sehari- hari per 3 jam-nya berdasarkan data pengukuran sebelum penggunaan inverator hanyalah sebesar 0,4 kWh dengan biaya Rp.166.

94 BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan

Setelah pelaksanaan penelitian yang dimulai dari tahap studi literatur/pustaka, perancangan, hingga tahapan pengujian dan analisis hasil, maka penulis dapat menyimpulkan penelitian ini sebagai berikut : 1. Inverator dapat menghemat arus rata-rata sebesar 0,08 A, daya

aktif/nyata rata-rata sebesar 17 Watt, daya semu rata-rata sebesar 16 VA, daya reaktif tertinggi sebesar 17,38 VAR, serta kWh rata-rata sebesar 0,01 kWh dan biaya konsumsi listrik dari Rp.26.145 menjadi Rp.21.912.

2. Inverator secara rata-rata dapat menghemat arus sebesar 10%, daya aktif/nyata sebesar 5%, daya semu sebesar 13%, daya reaktif tertinggi sebesar 31,56%, serta kWh sebesar 6% dan biaya konsumsi listrik sebesar Rp.4.233 atau 16%.

3. Inverator dapat mencegah trip pada MCB di rumah tersebut berdasarkan 3 pengujian yang dilakukan dengan pemakaian beban-nya biasanya tanpa penggunaan alat inverator, konsumsi energi listrik tersebut dapat membuat listrik anjlok atau trip pada MCB.

95 B. Saran

Berdasarkan studi literatur/pustaka, perancangan, hingga tahapan pengujian dan analisis hasil dari penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian dari kami diantaranya ialah penggunaan inverator secara efisien lebih baik digunakan pada rumah dengan daya listrik besar, yang pengurangan biayanya kurang lebih sekitar dibawah Rp.100.000 yang dapat dikatakan cukup worth it/berguna, mengingat penghematan biaya konsumsi listrik dari alat Inverator hanya sebesar 16%, padahal penghematan biaya konsumsi listrik dapat dikatakan “Hemat” jika mencapai angka 30%, atau solusi lain yang kami sarankan ialah mengganti inverator dengan merk lain atau dengan ketahanan-nya yang lebih tinggi dari inverator yang digunakan sebelumnya. Saran kami yang terakhir ialah meskipun telah menggunakan alat inverator, pemakaian beban lebih juga tetap harus dalam batas wajar, apalagi jika pada rumah dengan daya listrik yang kecil, karena meskipun inverator ini dapat mencegah listrik anjlok pada pemakaian beban lebih, tetapi jika konsumsi daya listriknya cukup amat besar, bahkan diluar batas wajar dan di daya listrik rumah yang kecil, listrik tetap bakal anjlok atau MCB tetap dapat trip. Oleh karena itu, kecermatan dalam penggunaan alat ini juga dibutuhkan.

96 DAFTAR PUSTAKA

https://www.google.com (10 Februari 2022)

Hakim, L. (2012). Analisis pengaruh pemakaian slowstart terhadap karakteristik arus inrush pada pensaklaran lampu hemat energi. (Skripsi, Universitas Jember).

Harahap, P, Adam, M, Dan Lubis, S. (2019). Impelemtasi alat hemat listrik sebagai efisiensi pemakaian energi listrik pada rumah tangga. (Penelitian Terapan, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara).

Harunsyah, H. (2018). Rancang bangun alat inverator sebagai daya cadangan pada rumah tangga. (Skripsi, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara).

Junaidi, A. & Damayanti, S. (2019). Energi dan Kelistrikan. Analisis Efektifitas Penggunaan Metode Soft Starter saat Start awal pada pengoperasian Motor 220 kW, 11(2), 55-65.

Kurniawan, R. (2019). Analisis tingkat efisiensi daya dan biaya penggunaan listrik sebelum dan sesudah menggunakan metode soft starter. (Disertasi, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara).

Nurhidayat, R. (2015). “SOFT STARTER” Cara Sederhana Mencegah Listrik Anjlok/Trip. (Proyek Kreatif, Universitas Sebelas Maret Surakarta).

97

L A M

P

I

R

A

N

98 LAMPIRAN 1

Data Hasil Pengukuran Beban.

1. Data Hasil Pengukuran Beban Sebelum Penggunaan Alat Inverator

No. Jam Daftar Beban

Tegangan (Volt)

Daya Aktif/Nyata

(Watt)

Arus (Ampere)

Faktor Daya (Power Factor)

Kilo Watt Hour (kWh)

Frekuensi (Hertz) 1 12.00  Lampu 5

Watt (3)

Charger Hp 8 Watt (3)

Charger Hp 5 Watt

215 54,39 0,36 0,71 0,02 50

2 13.00  Lampu 5 Watt (3)

 Televisi 45 Watt

 PS3 200 Watt

 Kipas angin 35 Watt

215 147 0,78 0,86 0,02 50

3 14.00  Lampu 5 Watt (2)

 Televisi 45 Watt

 PS3 200 Watt

 Kipas angin 35 Watt

215 142,5 0,75 0.88 0,12 50

4 15.00  Lampu 5 Watt (2)

Charger Hp 8 Watt (3)

Charger Hp 5 Watt

215 49,59 0,33 0,69 0,11 50

99 5 16.00  Magic Com

350 Watt

Speaker 15 Watt

 Lampu 5 Watt (2)

217 372,3 1,72 0,99 0,02 50

6 17.00  Dispenser 350 Watt

Speaker 15 Watt

 Lampu 5 Watt (2)

218 337,5 1,55 0,99 0,17 50

7 18.00  Lampu 10 Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

 Kipas angin 35 Watt

 Kipas angin 45 Watt

Speaker 15 Watt

218 109,2 0,54 0,93 0,15 50

8 19.00  Lampu 10 Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

 Kipas angin 35 Watt

 Kipas angin 45 Watt

Charger Hp 8 Watt (3)

Charger Hp 5 Watt

215 141,9 0,73 0,90 0,08 50

9 20.00  Lampu 10 Watt (2)

 Lampu 5 Watt (3)

 Kipas angin 45 Watt

Charger Hp 8 Watt (2)

Charger Hp 5 Watt

214 102 0,54 0,87 0,10 50

100 10 21.00  Lampu 10

Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

 Kipas angin 35 Watt

 Kipas angin 45 Watt

Charger Hp 8 Watt

214 114,3 0,57 0,92 0,06 50

11 22.00  Lampu 10 Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

 Kipas angin 35 Watt

 Televisi 45 Watt

 PS3 200 Watt

Speaker 15 Watt

215 171,2 0,91 0,87 0,08 50

12 23.00  Lampu 10 Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

 Kipas angin 35 Watt

 Televisi 45 Watt

 PS3 200 Watt

Speaker 15 Watt

215 170,1 0,91 0,87 0,14 50

101 13 24.00  Lampu 10

Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

 Kipas angin 35 Watt

 Televisi 45 Watt

 PS3 200 Watt

Speaker 15 Watt

215 168,9 0,91 0,87 0,13 50

14 01.00  Lampu 10 Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

 Kipas angin 35 Watt

 Kipas angin 45 Watt

Speaker 15 Watt

218 103,1 0,54 0,91 0,12 50

15 02.00  Lampu 10 Watt (2)

 Lampu 5 Watt (3)

 Kipas angin 35 Watt

 Kipas angin 45 Watt

Charger Hp 8 Watt (2)

214 120,5 0,61 0,92 0,08 50

16 03.00  Lampu 10 Watt (2)

 Lampu 5 Watt (3)

Magic com 350 Watt

221 407,2 1,85 0,99 0,09 50

17 04.00  Lampu 10 Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

 Dispenser 350 Watt

218 367,1 1,69 0,99 0,13 50

102 18 05.00  Lampu 10

Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

Charger Hp 8 Watt (3)

Charger Hp 5 Watt

215 76,98 0,49 0,73 0,17 50

19 06.00  Lampu 10 Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

 Kipas angin 35 Watt

 Kipas angin 45 Watt

Charger Hp 8 Watt (3)

Charger Hp 5 Watt

215 143,2 0,74 O,90 0,03 50

103 2. Data Hasil Pengukuran Beban Saat Penggunaan Alat Inverator

No. Jam Daftar Beban Tegangan (Volt)

Daya Aktif/Nyata

(Watt)

Arus (Ampere)

Faktor Daya (Power Factor)

Kilo Watt Hour (kWh)

Frekuensi (Hertz) 1 12.00  Lampu 5

Watt (3)

Charger Hp 8 Watt (3)

Charger Hp 5 Watt

218 36,29 0,24 0,71 0,01 50

2 13.00  Lampu 5 Watt (3)

 Televisi 45 Watt

 PS3 200 Watt

 Kipas angin 35 Watt

218 126,5 0,67 0,86 0,01 50

3 14.00  Lampu 5 Watt (2)

 Televisi 45 Watt

 PS3 200 Watt

 Kipas angin 35 Watt

218 122,2 0,64 0.88 0,11 50

4 15.00  Lampu 5 Watt (2)

Charger Hp 8 Watt (3)

Charger Hp 5 Watt

218 32,39 0,22 0,69 0,09 50

5 16.00  Magic Com 350 Watt

Speaker 15 Watt

 Lampu 5 Watt (2)

220 351,5 1,63 0,99 0,01 50

104 6 17.00  Dispenser

350 Watt

Speaker 15 Watt

 Lampu 5 Watt (2)

221 316,8 1,46 0,99 0,15 50

7 18.00  Lampu 10 Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

 Kipas angin 35 Watt

 Kipas angin 45 Watt

Speaker 15 Watt

221 93,1 0,46 0,93 0,14 50

8 19.00  Lampu 10 Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

 Kipas angin 35 Watt

 Kipas angin 45 Watt

Charger Hp 8 Watt (3)

Charger Hp 5 Watt

218 124,1 0,64 0,90 0,06 50

9 20.00  Lampu 10 Watt (2)

 Lampu 5 Watt (3)

 Kipas angin 45 Watt

Charger Hp 8 Watt (2)

Charger Hp 5 Watt

217 87,1 0,47 0,87 0,08 50

10 21.00  Lampu 10 Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

 Kipas angin 35 Watt

217 100,1 0,51 0,92 0,05 50

105

 Kipas angin 45 Watt

Charger Hp 8 Watt 11 22.00  Lampu 10

Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

 Kipas angin 35 Watt

 Televisi 45 Watt

 PS3 200 Watt

Speaker 15 Watt

218 154,8 0,82 0,87 0,07 50

12 23.00  Lampu 10 Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

 Kipas angin 35 Watt

 Televisi 45 Watt

 PS3 200 Watt

Speaker 15 Watt

218 153,8 0,82 0,87 0,12 50

13 24.00  Lampu 10 Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

 Kipas angin 35 Watt

 Televisi 45 Watt

 PS3 200 Watt

Speaker 15 Watt

218 152,8 0,82 0,87 0,11 50

106 14 01.00  Lampu 10

Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

 Kipas angin 35 Watt

 Kipas angin 45 Watt

Speaker 15 Watt

221 90,1 0,46 0,91 0,10 50

15 02.00  Lampu 10 Watt (2)

 Lampu 5 Watt (3)

 Kipas angin 35 Watt

 Kipas angin 45 Watt

Charger Hp 8 Watt (2)

217 108,2 0,55 0,92 0,06 50

16 03.00  Lampu 10 Watt (2)

 Lampu 5 Watt (3)

Magic com 350 Watt

224 391,1 1,77 0,99 0,08 50

17 04.00  Lampu 10 Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

 Dispenser 350 Watt

221 350,1 1,61 0,99 0,12 50

18 05.00  Lampu 10 Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

Charger Hp 8 Watt (3)

Charger Hp 5 Watt

218 65,08 0,42 0,73 0,16 50

107 19 06.00  Lampu 10

Watt (2)

 Lampu 5 Watt (4)

 Kipas angin 35 Watt

 Kipas angin 45 Watt

Charger Hp 8 Watt (3)

Charger Hp 5 Watt

218 127,8 0,66 O,90 0,01 50

110 LAMPIRAN 3

Spesefikasi Alat.

1. Inverator

a. Rated power : 3500 Watt

b. Kawat nikelin 0.2 mm x ± 50 cm c. Fuse holder 5 x 20 mm

d. Resistor e. Resistor

f. Red Miniature LED 5 mm g. Green Miniature LED 5 mm 2. 6 In 1 Digital Power Meter AC

a. Model : P06S-20

b. Rated power : 4400 Watt c. Rated current : 20 A d. Standby power : < 1 Watt

e. Measurement accuracy : Level 1 f. Working voltage : 110 V – 250 V g. Executive standard : JB/T9282-1999 3. MCB

a. 1 fasa b. 2 ampere c. 250 gram

111 4. Kabel Listrik

a. NYA merah 1.5 mm b. NYA hitam 1.5 mm

112 LAMPIRAN 4

Pemasangan Alat 6 In 1 Digital Power Meter AC Pada MCB.

Pemasangan alat 6 in 1 digital power meter AC pada MCB dalam rumah setelah kWh meter

113 Hasil pemasangan kabel netral pada alat 6 in 1 digital power meter AC

Hasil pemasangan kabel fasa pada MCB dan alat 6 in 1 digital power meter AC

114 LAMPIRAN 5

Penghidupan Beban Saat Sebelum dan Sesudah Penggunaan Alat Inverator.

1. Penghidupan beban peralatan listrik rumah tangga saat sebelum penggunaan inverator

Penghidupan PS3 dan Dispenser sebelum penggunaan inverator

Penghidupan Kipas angin dan Magic com sebelum penggunaan inverator

115 Penghidupan Kipas angin dan Speaker sebelum penggunaan inverator

Penghidupan Charger Hp dan Televisi sebelum penggunaan inverator

116 2. Penghidupan beban peralatan listrik rumah tangga dengan penggunaan

inverator

Penghidupan Televisi dan Dispenser dengan penggunaan inverator

Penghidupan Kipas angin dan Magic com dengan penggunaan inverator

117 Penghidupan Kipas angin dan Speaker dengan penggunaan inverator

Penghidupan Charger Hp dan PS3 dengan penggunaan inverator

118 LAMPIRAN 6

Pengambilan Data Pengukuran Selama 24 Jam/Sehari Pada Pagi, Siang, Sore Dan Malam Hari.

Pengambilan data pengukuran pada pagi dan siang hari

Pengambilan data pengukuran pada sore dan malam hari

119 LAMPIRAN 7

Tagihan Biaya Konsumsi Listrik Bulan April Tahun 2022 (Saat Dilakukannya Penelitian)

Dalam dokumen MUH SHAKIEL RIESQI SARADITAMA MUHAMMAD AKMAL (Halaman 108-114)

Dokumen terkait