• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

G. Analisis Data

1. Reduksi Data (Data Reduction) Pada tahapan reduksi data, data yang telah terkumpul dari observasi, wawancara dan dokumentasi dirangkum, dipilih dan difokuskan. Hal ini dilakukan agar data yang diperoleh sesuai dengan topik penelitian.

2. Penyajian Data (Data Display) Setelah proses reduksi data, maka peneliti melakukan langkah selanjutnya yaitu penyajian data. Penyajian data bertujuan untuk mempermudah peneliti dalam memahami situasi dan menentukan kinerja selanjutnya.

3. Verifikasi Data (Data Verification) Langkah yang terakhir dalam menganalisis data adalah proses verifikasi data.

Proses verifikasi data bertujuan untuk memberikan kesimpulan yang berdasarkan data yang telah diperoleh sebelumnya.

74

1. Sejarah berdirinya Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 01 Kota Bengkulu.

MIN 1 Kota Bengkulu pada awalnya adalah Madrasah swasta yang bernama Darul Ulum Al Islam, didirikan oleh Masyarakat Tanjung Agung. Madrasah ini dibentuk pada tahun 1950an dengan bangunan sekolah 10 x 70, dan sampai dengan tahun 1968 sekolah tersebut berjalan dengan baik. Pada tahun 1968 Departemen Agama c/q Pendidikan Agama Kabupaten Bengkulu Utara Menjadikan Sekolah Tersebut Madrasah Agama Islam Negeri dengan memberi bantuan tenaga pengajar dan dana untuk pembangunan Gedung.

Sekarang dengan Status yang sudah di negerikan sekolah Semakin Maju, Jumlah siswa semakin bertambah minat orang tua untuk mendaftarkan anaknya ke madrasah semakin meningkat dan gedung Pindah ke

area yang luas berkat bantuan wakif yang mewakafkan tanahnya untuk MIN Tanjung Agung yaitu Zaleha dan Hanafi masyarakat Tanjug Agung. Dengan struktur Kepala Madrasah, TU dan dewan guru MIN 1 Tanjung Agung Kota Bengkulu dalam kiprahnya sebagai Lembaga Pendidikan Formal selalu berusaha dan berupaya untuk membenahi diri dalam kaitanya dengan manajemen pengelolaan baik proses belajar mengajar maupun ketatausahaan yang bertumpuh pada tujuan pendidikan Nasional.

Tabel 4.1

Struktur Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kota Bengkulu

1. Bapak M.Dahlan Zainul

(1952 s/d 1968)

2. Bapak Syarkawi Al.kahar

(1968 s/d 1990)

3. Bapak Husni

Madiah

(1990 s/d 1991)

4. Bapak Mahrib Syam

(1991 s/d 1992)

5. Bapak Asmawi (1992s/d 1997) 6. Ibu Zamratul

Fauziah

(1997 s/d 2006)

7. Bapak Jasman (2006 s/d 2013) 8. Bapak Hasan (2013 s/d 2017) 9. Ibu Eva Susanti (2017 s/d 2019) 10. Sri Hartati (2019 s/d sekarang)

2. Visi, Misi dan Tujuan

a. VisiMIN 1 Kota Bengkulu adalah:

”Terwujudnya siswa-siswi MIN 1 Kota Bengkulu yang islami,beraklak mulia,cerdas, kompetitif, dan berbudaya lingkungan”62

b. Misi MIN 1 Kota Bengkulu adalah:

1) Membudayakan perilaku yang terpuji dan taqwa kepada Allah swt.

62Dokumen langsung Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 01 Kota Bengkulu

2) Meningkatkan mutu pendidikan sesuai dengan tuntutan masyarakat,IPTEK dan IMTAQ.

3) Meningkatkan mutu dan daya saing siswa dalam bidang akademik dan ektrakurikuler.

4) Mengembangkan Madrasah menjadi Lembaga Pendidikan yang bermutu bagi masyarakat.

5) Mewujudkan manajemen yang akuntabel dan bertanggung jawab.

6) Melaksanakan pembenahan dan peningkatan profesionalisme Tenaga Kependidikan sesuai dengan pengembangan dunia pendidikan.

7) Berperan aktif dalam pelestarian lingkungan serta mencegah pencemaran dan kerusakan lingkungan.

8) Berbudaya lingkungan hidup sehat.

c. Tujuan

1) Terlaksananya proses pendidikan dan pembelajaran yang semakin efektif inovatif

dan efisien di lingkungan MIN 1 Kota Bengkulu

2) Meraihprestasiakademikmaupunnon akademik minimal tingkat Kota Bengkulu

3) Menguasai dasar-dasar ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai bekal untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan MIN I Kota Bengkulu dan mampu memberikan bimbingan keagamaan di masyarakat propinsi Bengkulu.

4) Berbudaya lingkungan hidup sehat.

3. Letak Geografis

Situasi dan kondisi sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri MIN (01) Kota Bengkulu sudah baik.

Madrasah Ibtidaiyah Negeri MIN (01) Kota Bengkulu terletak di Jalan Irian Kelurahan Semarang Kecamatan Sungai Serut. Luas tanah bangunan 2.504 m2

Bangunan :2.504m2

Halaman : 2.040m2

Lahan Kosong :1.759m2

Kebun/taman : 2.020m2 lain Lain/kolam : 2.000m2 Ruang/Lokal Belajar :22 ruang Ruang Kepala : 1 Ruang Ruang TU/Kantor : 1 Ruang Perpustakaan : 1 Ruang

WC.Guru : 2 Ruang

WC. Siswa :10 Ruang

Ruang Guru : 2 Ruang

pos Satpam : 1Ruang

Kantin Madrasah : 1 Ruang63

63Dokumen langsung Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 01 Kota Bengkulu

4. Data Pendidik dan Siswa

a. Pendidik dan tenaga kependidikan Tabel 4.2

Daftar Nama ASN Guru Kelas64

No Nama L/P Jabatan NIP

1. Sri Hartati,M.Pd P Guru Kelas

197412011998032 001 2. Agus Riyanto

S.Pd.SD

L Guru

Kelas

197908172005011 009 3. Daswan

Sumarni, M.TPd.

L Guru

Kelas

197011212005012 004

4. Eda Eliza, M.Pd.I

P Guru

Kelas

197902042007102 001 5. Eliza Arman

S.Pd.SD

P Guru

Kelas

198511212010012 003 6. Erwis Tarmizi

S.Pd.SD

L Guru

Kelas

197810132005011 006

64Dokumen langsung Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 01 Kota Bengkulu

7. Gusma Boti, S.Pd.I

P Guru

Kelas

196608131994032 002 8. Heriyanti, S.Pd P Guru

Kelas

197405211994032 001 9. Herpulin,S.Ag P Guru

Kelas

197608182007012 028 10. Kahar Muzakar,

M.Pd

L Guru

Kelas

198408102010011 014 11. Karmila ,S.Pd.I P Guru

Kelas

197607092003122 004 12. Makinem,M.T.P

d

Guru Kelas

196704091994032 001 13. Meilina Susanti

S.Pd.SD

P Guru

Kelas

198305272005012 003 14. Minarti, S.Pd. P Guru

Kelas

198201022005012 002 15. Misni, S.Pd. P Guru

Kelas

198211022005012 002 16. Nurmajidah P Guru 196804151994022

S.Pd.I Kelas 002 17. Rahmat Jaya

S.Ag

L Guru

Kelas

197411102007011 036 18. Ririn

Khairunnisa M.Pd

P Guru

Kelas

198806232011012 010

19 Siti Maruya M.Pd.I

P Guru

Kelas

197212231994032 004 20. Sri Fitriani,

S.pd.i

P Guru

Kelas

198207212005012 002 21. Sri Lestari, S.Pd P Guru

Kelas

197305101999032 002 22. Sri Mulyana,

S.Pd.SD

P Guru

Kelas

198010092005012 007 23. Sri Muryani

S.Pd.I

P Guru

Kelas

197308032005012 005 24. Sulistiono,S.Pd.I L Guru

Kelas

196906142005011 003 25. Sumini,S.Pd.I P Guru 196803141990032

Kelas 002 26 Susi

Fatmadewi, S.Pd.

P Guru

Kelas

197302101997032 002

27. Yessy

Oktaviani,S.Pd.

SD

P Guru

Kelas

198010052005012 021

28. Yuliati,S.Pd.Mat P Guru Kelas

196707022005012 003 29. Mudti Frizdian

Rizkandi, S.Pd

L Guru

Kelas

199007152019031 006 30. Mila Rahayu,

S.Pd

P Guru

Kelas

198904262019032 013 31. Sasfenti, S.Pd P Guru

Kelas

199105102019032 026 32. RamlanHattaso

miS.Pd.SD

L Guru

Kelas

197306112005011 002

Tabel 4.3

Dsftar Nama ASN Guru Mapel

No NAMA

GURU

L/P JABATAN NIP

1. Ainil Mardiyah, S.Ag

P GuruSKI 196907101997032 003

2. Abdul Hasan, S.Ag

L Guru

Qur’an Hadits

196904102003121 006

3. Drs. Sayuti L Guru SKI 196611071996031 003 4. Rolip,S.Pd.I L Guru Fiqih 196805102000031

006 5. EndahNurhaya

ti, S.Ag.

P Guru Fiqih 196905061997032 002 6 Alpis Arif

Alpawan, S.Pd

L Guru PJKR 198606022019031 011 7. Desi Ariyani,

SEI

P Guru Fiqih 198608122019032 007

8. Husni, S.Pd.I P Guru Agama

197606022008012 006 9. LiqaAvlorenD

ery, S.Pd

P Guru PJKR 199204212019032 022

b. Keadaan Siswa

Tabel 4.4

Perkembagan Siswa dan Jumlah Rombel65

No Tahun

Ajaran

Jumlah Rombe l

Jumlah Siswa

1 2016/2017 18 640

2 2017/2018 25 823

3 2018/2019 27 940

4 2019/2020 33 1042

5 2020/2022 35 1139

65Dokumen langsung Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 01 Kota Bengkulu

5. Sarana dan Prasarana MIN 01 Tahun 2021/2022 Tabel 4.5

Sarana dan Prasarana MIN 01 Tahun 2021/202266 No Jenis Ruang Jumlah Kondisi

Baik Buruk

1. Ruang kelas 22 22 0

2. Ruang Guru 2 2 0

3. Ruang Kepala Madrasah

1 1 0

4. Ruang Tata Usaha

1 1 0

5. Ruang Perpustakaan

1 1 0

6. Ruang Kopsis 1 1 0

8 Ruang UKS 1 1 0

9. Masjid 1 1 0

10. Wc 11 11 0

Jumlah 41 41 0

66Dokumen langsung Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 01 Kota Bengkulu

6. Kegiatan Ekstra Kurikuler

Kegiatanekstrakurikuler adalah kegiatan tambahan yang dilakukan di luar jam pelajaran yang dilakukan baik di sekolah atau di luar sekolah dengan tujuan untuk mendapatkan tambahan pengetahuan, keterampilan dan wawasan serta membantu membentuk karakter peserta didik sesuai dengan minat dan bakat masing.

a) Drum Band

Drumband atau marching band merupakan salah satu parade musik yang terdiri dari beberapa orang.

Kegiatan ini dilakukan dalam sebuah kelompok baris berbaris yang memainkan musik secara selaras.Kontribusi lain adalah bahwa marching band dapat meningkatkan kemampuan sosial dan individual seseorang.

b) Pramuka

Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana yang memiliki arti rakyat muda yang suka berkarya. Pramuka merupakan sebutan bagi

anggota Gerakan Pramuka yang meliputi Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak, dan Pramuka Pandega.Gerakan Pramuka (Kwarnas) bertujuan mendidik anak-anak dan pemuda Indonesia dengan prinsip-Prinsip Dasar dan metode kepramukaan yang pelaksanaannya disesuaikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan bangsa dan masyarakat Indonesia c) Keagamaan

1) Ceramah

2) Tahfiz Al-Quran 3) Seni Baca Al-Quran d) Marawis

Kegiatan ini bertujuan untuk mengingkatkan ketakwaan, keimanan kepada Allah Swt, biasanya lagu-lagu yang dibawakan dalam kesenian marawis merupakan lagu-lgu Islami yang berisi puji-pujian ke- pada Nabi Muhammad (shalawat).

e) Taekwondo

Tujuan ekstra taekwondo ini adalah untuk membekali seseorang dengan kemampuan bela diri dan mempertahankan dirinya dari bahaya fisik yang menyerang. Melalaui bela diri, membantu kita mempersiapkan segala keadaan dan situasi.

B. Analisis Data

Penelitian dengan judul “Pemanfaatan Media Youtube Dalam Pembelajaran Seni Budaya Pada Masa New Normal covid-19 di Madrasah Ibtidaiyah (MIN) Negeri 01 Kota Bengkulu” penelititan dilaksanakan di kelas VI E dengan guru kelas VI E yaitu Ms. Peneliti mengobservasi bagaimana penggunaan media video dari youtube sebagai media pembelajaran dikelas khususnya di kelas VI E dalam pembelajaran SBdP.

Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah (MIN) Negeri 01 Kota Bengkulu. Penelitian ini dimulai pada tanggal 28 Desember 2021 sampai 28 Januari 2022 dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa

teknik observasi, wawancara dan dokumentasi mengenai pemanfaatan youtube pada sistem pembelajaran di Kelas VI E Sekolah Dasar. Guru yang menjadi subjek utama dalam penelitian ini adalah Ms Wali Kelas VI E. Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah cara guru dalam memanfaatkan youtube dalam pembelajaran SBdP. Pada penelitian ini, peneliti mengumpulkan data melalui kegiatan observasi yang dilakukaan saat diperolehnya izin penelitian. Data diperoleh saat guru memanfaatkan youtube dan saat proses pembelajaran berlangsung. Selain data observasi yang dikumpulkan, data lainnya diperoleh dari wawancara semi terstruktur yang instrumennya telah peneliti siapkan serta pendokumentasian untuk memperkuat data yang diperoleh selama masa penelitian yang berupa foto, dan dokumen berupa RPP.

Pendokumentasian dilakukan saat peneliti mengobservasi dan melakukan wawancara dengan informan. Data hasil temuan penelitian dipaparkan sebagai berikut:

1. Pemahaman Tentang Youtube

a. Penggunaan youtube

Berdasarkan observasi yang dilakukan oleh peneliti di Madrasah Ibtidaiyah (MIN) Negeri 01 Kota Bengkulu pada kelas VI , terungkap fakta bahwa guru telah menggunakan youtube sebagai media pembelajaran pada masa new normal Covid-19. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil observasi yang terlihat guru SBdP selalu menggunakan youtube. Mengenai penggunaan youtube sebagai media pembelajaran tersebut, maka peneliti melakukan wawancara dengan guru kelas VI untuk menggali lebih dalam mengenai penelitian dalam penggunaan media youtube.

Berkaitan dengan penggunaan tersebut peneliti melakukan wawancara terhadap informan yaitu Ms:

“Penggunaan youtube sebagai media pembelajaran telah digunakan dari awal tahun ajaran, sekitar bulan Juli 2020 saat pandemi dan

melakukan pembelajaran dirumah masing- masing”67.

Selain menanyakan mengenai penggunaan youtube, peneliti juga menanyakan alasan Ms memilih youtube daripada media lain. Beliau mengatakan bahwa:

“Sebenarnya banyak sekali media yang dapat digunakan, hanya saja saat ini lebih tertarik menggunakan youtube karena mungkin masih lebih paham menggunakan youtube. Selain itu youtube memiliki banyak kelebihan dan saya rasa cocok digunakan untuk kelas tinggi”68.

Berdasarkan paparan tersebut peneliti menemukan bahwa youtube telah digunakan dari awal semester bulan juli 2020. Guru menggunakan youtube pada pembelajaran dalam jaringan selama masa pandemi hingga saat ini.

67 Wawancara pribadi dengan informan Ms, 30 desember 2021

68Wawancara pribadi dengan informan Ms, 30 Desember 2021

b. Fitur-Fitur Youtube

Peneliti melakukan pengamatan mengenai fitur- fitur youtube yang digunakan oleh Ms saat menggunakan youtube. Hasil observasi didapatkan bahwa Ms selalu menggunakan fitur- fitur youtube yaitu deskripsi video, penyesuaian Thumbnail, playlist, jadwal, Share Link, dan layar akhir.

Hasil observasi tersebut diperkuat dengan hasil wawancara yang dilakukan pada hari senin, 3 Januari 2022. Peneliti melakukan wawancara dengan tujuan untuk mengetahui lebih dalam fitur apa saja yang digunakan oleh Ms. Hasil wawancara yang diperoleh sebagai berikut:

“Fitur yang digunakan ya thumbnail, deskripsi, layar akhir, playlist untuk mempermudah siswa, fitur share dan penjadwalan jadi bisa sekali unggah dan bisa di posting sesuai jadwalnya69

69Wawancara pribadi dengan infoeman Ms, 03 Januari 2022

No Fitur yang digunakan

Alasannya

1. Thumbnail Dengan thumbnail video, peserta didik dapat melihat gambaran singkat video guru saat melihat-lihat video di YouTube.

2. Deskripsi Tag /deskripsi adalah kata kunci deskriptif yang dapat ditambahkan ke video untuk membantu penonton menemukan konten Anda.

Judul, thumbnail, dan deskripsi video merupakan elemen metadata yang lebih penting untuk penemuan video Anda. Elemen informasi utama tersebut membantu penonton untuk

memutuskan video mana yang akan ditonton.

3. Layar akhir Layar akhir dapat ditambahkan pada 5 hingga 20 detik terakhir pemutaran video. yang berfungsi untuk mempromosikan video lain, mendorong penonton agar subscribe, dan masih banyak lagi.

4. Playlist fungsi dari Playlist ini bukan hanya untuk mengelompokkan video berdasarkan kategori saja ya. Namun fungsi dari Playlist Youtube ini juga bisa untuk menambah

views video

di Youtube kamu.

Karena playlist ini bisa ditemukan lewat pencarian di Youtube.

Dari hasil wawancara dan observasi bahwa guru menggunakan beberapa fitur yang terdapat di youtube. Pembelajaran dengan youtube bisa dilakukan dimana saja selama masih terhubung dengan akses internet.

c. Manfaat youtube hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti menunjukan bahwa youtube memiliki manfaat dalam proses pembelajaran daring.

Penyampaian materi bisa lebih mudah menggunakan video pembelajaran dan tidak terhalang oleh jarak atau waktu. Youtube mempermudah peserta didik dalam memahami materi. Video pembelajaran yang dibuat oleh Ms mampu menarik perhatian peserta didik untuk belajar dirumah. Untuk memperdalam hasil observasi yang telah peneliti lakukan, maka

peneliti melakukan wawancara dengan Ms kelas VI Hasil wawancara adalah sebagai berikut:

“Dengan youtube saya merasa sangat terbantu ya, karena tidak terlalu memakan banyak waktu.

Membantu proses pembelajaran, siswa juga cepat paham karena menggunakan video70

Gambar 4.6

70Wawancara pribadi dengan infoeman Ms, 03 Januari 2022

d. Langkah-Langkah Penggunaan Youtube

Berdasarkan observasi yang peneliti lakukan pada tanggal 06 Januari 2022, peneliti melihat langkah penggunaan youtube yaitu dengan cara mengakses www.Youtube.com kemudian melakukan proses pengunggahan. Setelah pengungahan selesai kemudian guru membagikan tautan video ke group whatsapp. Hal tersebut diperkuat dengan hasil wawancara dengan Ms.

Hasil wawancara tersebut ialah:

Penggunaan youtube yang pertama buka youtube diweb atau diaplikasi, selanjutnya menggunakan fitur,mengunggah video dan yang terakhir membagikannya ke group whatsapp71

e. Cara pemanfaatan youtube sebagai media pembelajaran

Hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti, menunjukan bahwa cara yang dilakukan

71Wawancara pribadi dengan informan Ms, 06 Jabuari2022

oleh guru dalam memanfaatkan youtube pada proses pembelajaran new normal. Proses pembelajaran dimulai dari guru mengirimkan pesan ke group whatsapp kemudian menyampaikan materi apa yang akan dipelajari, instruksi materi untuk belajar dan selanjutnya guru mengirimkan tautan video yang ada di youtube ke group whatsapp dan yang terakhir guru menyampaikan tugas untuk peserta didik. Hasil observasi tersebut diperkuat dengan hasil wawancara yang dilaksanakan pada tanggal 10 januari 2022. Berikut merupakan hasil wawancara peneliti dengan Ms kelas VI E.

“Langkah-lagkah dalamproses pembelajaran disederhanakan dan disesuaikan dengan masa saat ini, dari persiapan sampai pelaksanaan.

Perencanaan. Persiapan dari rpp, materi, kemudian video. Pelaksanaanya mengunggah video dan dibagikan ke siswa dan yang terakhir biasanya

saya mengirimkan gambar yang berisi tugas untuk dikerjakan72

f. Kendala dalam memanfaatkan youtube

Berdasarkan masa penelitian yang dilakukan oleh peneliti pada 24 Januari 2022.

Peneliti melihat pada proses pengunggahan video tiba-tiba terputus karena listrik padam dan wifi mati, hal tersebut menghambat Ms dalam pengunggahan. Hasil observasi diperkuat dengan adannya kegiatan wawancara kepada Ms.

Wawancara dilaksanakan pada 20 januari 2022.

Peneliti melakukan wawancara dengan tujuan mengetahui lebih dalam mengenai kendala yang dihadapi oleh guru dalam memanfaatkan youtube.

Adapun hasil wawancara bersama Ms adalah sebagai berikut:

72Wawancara pribadi dengan infoeman Ms, 10 januari 2022

“Kendala yang dihadapi yang pertama mengenai kuota internet, kedua tidak bisa mengetahui respon secara langsung oleh siswa”73

Pemanfaatan youtube di MIN 01 Kota Bengkulu memiliki beberapa kendala yaitu mengenai kuota internet bagi peserta didik dan guru, karena youtube bukan merupakan aplikasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah atau e- learning. Selanjutnya tidak bisa mengetahui respon secara langsung dengan peserta didik atau bertatap muka.

g. Solusi dalam mengatasi kendala dalam memanfaatkan youtube peneliti melakukan pengamatan bahwa Ms tidak jarang menggunakan kuota internet pribadi guna memperlancar proses pengunggahan video. Untuk memperkuat hasil observasi maka dilakukan wawancara bersama Ms mengenai solusi yang diterapkan.

73Wawancara pribadi dengan infoeman Ms, 20 januari 2022

“Solusinya menggunakan paket sendiri dan untuk siswa bisa membuka tautan langsung di whatsappnya. Untuk solusi tidak bisa mengetahui respon siswa yaitu dengan fitur komentar atau menyelenggarakan live streaming”74

Solusi yang dapat diterapkan yaitu peserta didik dapat membuka tautan video youtube di group whatsapp tanpa beralih ke youtube dan untuk solusi tidak bisa berinteraksi secara online yaitu guru bisa menggunakan fitur komentar dan fitur live streaming yang tersedia di youtube.

C. Pembahasan

Penelitian ini dilakukan dengan mengamati pembelajaran new normal seni budaya (tari) kelas VI E.

Penggunaan aplikasai youtube merupakan solusi yang diterapkan oleh MIN 01 Bengkulu pada pembelajaran new normal khususnya seni budaya (tari) merupakan inisiatif dari guru mata pelajaran kelas VI E Ms. Dalam

74Wawancara pribadi dengan infoeman Ms, 20 januari 2022

proses pembelajaran new normal menggunakan youtube juga membutuhkan beberapa aplikasi tambahan yang dilaksanakan seperti whatsapp grup dan google classroom.

Selanjutnya Permendikbud nomor 68 Tahun 2014 mengenai peran pendidik TIK dan pendidik keterampilan computer yang mendukung guru dalam melaksanakan pembelajaran menggunakan teknologi.Youtube memiliki beberapa layanan fitur yang dapat dimanfaatkan oleh guru dalam menggunakan youtube. Fitur-fitur tersebut bisa dengan mudah dilakukan penyesuain dan beberapa fitur mampu memperindah tampilan video yang di unggah, dengan menggunakan youtube pembelajaran akan lebih mudah terlaksana karena peserta didik hanya melihat video yang dibagikan melalui tautan youtube dan kemudian diakses oleh peserta didik. Penggunaan youtube juga bisa digunakan oleh peserta didik dimana saja

dengan syarat terdapat akses jaringan75. Pemanfaatan TIK pada masa ini sangat diperlukan karena tuntutan perkembangan teknologi karena dengan memanfaatkan banyak kemudahan yang akan dirasakan. Seperti dengan memanfaatkan youtube dalam pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat mengakses kembali materi yang ada di youtube untuk belajar secara mandiri.

Hasil penelitian yang dilakukan pada bulan Januari di kelas VI E menunjukan cara yang dilakukan oleh guru kelas VI E dalam memanfaatkan youtube pada sistem pembelajaran dalam jaringan maupun tatap muka.

Pembelajaran dengan menggunakan youtube merupakan upaya yang dilakukan oleh guru kelas VI agar proses pembelajaran selama new normal covid-19 masih tetap bisa terlaksana.

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti bahwa guru selalu menggunakan fitur-fitur yang ada di youtube dalam pengunggah video.

75Suryani, N. dkk. 2018. Media Pembelajaran Inovatif dan Pengembangannya.Hlm20

Fitur tersebut seperti deskripsi video, penyesuaian thumbnail, playlist, penjadwalan video, Share Link dan layar akhir. Fitur deskripsi video digunakan oleh guru untuk mendeskripsikan video yang di unggah. Deskripsi video berguna untuk menemukan video dan memberikan keterangan kepada video yang di unggah. Fitur penyesuaian thumbnail digunakan oleh guru untuk memberikan tampilan awal video yang menarik.

Fitur ini digunakan dengan cara mengunggah gambar dan dijadikan tampilan awal. Fitur playlist digunakan guru untuk mengelompokan video berdasarkan tema agar peserta didik mudah menemukan video pembelajaran sesuai dengan tema yang telah dibuat dengan playlist. Fitur penjadwalan video digunakan oleh guru untuk menjadwalkan pengunggahan video, guru bisa mengunggah video kemudian melakukan penjadwalan melalui fitur ini. Selanjutnya Fitur Share Link, fitur ini dapat dimanfaatkan oleh guru untuk membagikan tautan video yang berasal dari youtube untuk dikirimkan ke

group whatsapp kelas dan yang terakhir yaitu fitur layar akhir fitur ini digunakan oleh guru untuk menentapkan tampilan akhir dalam video. Sedangkan untuk pembelajaran yg dilakukan pada saat tatap muka guru menggunakan mediayoutube dengan bantuan infokus untuk mempermudah saat melakukan proses belajar mengajar.

Setelah melakukan pengambilan data berupa observasi dan wawancara kepada guru kelas VI E maka diperoleh tahapan-tahapan yang dilakukan oleh guru dalam memanfaatkan youtube pada pembelajaran dalam jaringan adalah sebagai berikut:

1. Langkah-langkah perencanaan pembelajaran seni budaya melalui media youtube adalah:

Dalam merancang pembelajaran, tugas pertama dari seorang guru adalah merumuskan tujuan pembelajaran khusus beserta materi pelajarannya.

Sebab tujuan umum (Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar) dari pembelajaran sudah

dirumuskan oleh para pengembang kurikulum. Tugas guru adalah menterjemahkan tujuan umum pembelajaran (SK dan KD) menjadi tujuan khusus (indikator) pembelajaran yang lebih spesifik dan mudah terukur. Langkah-langkah perencanaan pembelajaran seni budaya melalui media youtube yang pertama adalah Guru melakukan persiapan sebelum menggunakan media youtube yaitu dengan mempersiapkan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), selanjutnya guru membuat video pembelajaran sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Guru membuat video pembelajaran dengan menggunakan animasi, suara, dan teks yang menarik agar peserta didik tidak mudah bosan. Persiapan selanjutnya yaitu koneksi internet yang terhubung di leptop atau smartphone. Setelah itu guru mel

langkah perencanaan pembelajaran seni budaya melalui media youtube yang kedua adalah:

a) Memilih pengalaman belajar

Belajar bukan hanya sekedar mencatat dan menghafal, akan tetapi proses berpengalaman, sehingga siswa harus didorong secara aktif untuk melakukan kegiatan tertentu, mencari dan menemukan sendiri fakta. Ada kalanya proses pembelajaran juga dilakukan dengan simulasi dan dramatisasi. Tujuan yang hendak dicapai tidak hanya sekedar untuk mengingat, tapi juga menghayati suatu peran tertentu yang berkaitan dengan perkembangan mental dan emosi siswa. Ada kalanya siswa juga diberi kesempatan untuk belajar secara berkelompok yang memberikan pengalaman pada siswa untuk mampu bersosialisasi dengan orang lain.

b) Menentukan kegiatan belajar mengajar

Menentukan kegiatan belajar mengajar yang sesuai pada dasarnya dapat dirancang melalui pendekatan kelompok atau pendekatan individual. Pendekatan kelompok adalah

Dokumen terkait