• Tidak ada hasil yang ditemukan

ARSIPARIS AHLI PERTAMA/PERTAMA

Dalam dokumen Buku Saku Arsiparis Ahli Pertama/Pertama (Halaman 41-49)

1. Tugas Pokok

Tugas pokok adalah tugas pokok jabatan sesuai jenjang jabatan Arsiparis yang bersangkutan sebagaimana diatur dalam Perka ANRI Nomor 4 Tahun 2017 tentang Pembagian Jabatan Fungsional Arsiparis.

2. Tugas Tambahan/Kreativitas

Tugas Tambahan/Kreativitas adalah pekerjaan yang diperoleh bukan berdasarkan rencana kinerja tetapi masih terkait dengan tugas kinerja Arsiparis dan harus tetap dinilai, tugas tambahan ini maksimal 7 kegiatan dengan angka kredit kumulatif maksimal adalah 3.

Tabel: contoh SKP (Target)

Tabel: Contoh SKP (Target dan Realisasi)

Tabel: contoh SKP (aspek Prilaku)

Prosedur Penyusunan SKP

1) Pada awal tahun (bulan Januari), setiap pejabat fungsional Arsiparis wajib menyusun Sasaran Kerja Pegawai (SKP) yang akan dilaksanakan dalam 1 (satu) tahun berjalan.

2) SKP Jabatan Fungsional Arsiparis disusun berdasarkan penetapan kinerja unit kerja masing-masing.

3) SKP untuk masing-masing jenjang jabatan diambil dari kegiatan sebagai turunan dari penetapan kinerja unit dengan mendasarkan kepada tingkat kesulitan dan syarat kompetensi untuk masing-masing jenjang jabatan.

4) SKP yang telah disusun sebagaimana dimaksud pada angka I harus disetujui dan ditetapkan oleh atasan langsung.

Laporan Kinerja

Laporan kinerja Arsiparis adalah laporan kinerja hasil dari pelaksanaan tugas pokok, tugas tambahan, dan kreativitas Arsiparis yang harus dilaporkan secara berkala.

Laporan Kinerja Arsiparis (LKA) terdiri dari:

1) Laporan/Rekap Kinerja Harian (LKH);

2) Laporan/Rekap Kinerja Mingguan (LKM);

3) Laporan Kinerja Bulanan (LKB); dan 4) Laporan Kinerja Tahunan (LKT).

Angka Kredit Kumulatif dan Angka Kredit Tahunan

Berdasarkan Permenpan dan RB nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis, dalam lampirannya mengatur target Angka Kredit Kumulatif (AKK) yang dipersyaratkan untuk dapat naik pangkat/golongan/jabatan Arsiparis Ahli Pertama setingkat lebih tinggi adalah sebanyak 50 AKK. Dari target ini, maka Angka Kredit Kumulatif Tahunan (AKKT) Arsiparis Ahli Pertama minimal yang harus dicapai adalah sebesar 12,5 baik Pangkat Penata Muda, golongan ruang lllla maupun Pangkat Penata Muda Tingkat I, golongan ruang lll b (lihat tabel).

Tabel: AKK dan AKKT Arsiparis Kategori Keterampilan:

Tabel: AKK dan AKKT Arsiparis Kategori Keahlian:

Konversi Nilai Kinerja

Angka kredit kumulatif untuk kenaikan pangkat dan jabatan Arsiparis ditetapkan berdasarkan hasil penilaian kinerja Arsiparis. Hasil penilaian kinerja di konversi ke dalam angka kredit sebagai berikut (lihat tabel):

Tabel: Nilai Kinerja Konversi

Keterangan:

1) Jika diperoleh nilai 91-100 maka: 150%x12,5: 18,75 AKKT 2) Jika diperoleh nilai 76-90 maka: 125%x12,5: 15,625 AKKT 3) Jika diperoleh nilai 61-75 maka: 100%x12,5: 12,5 AKKT 4) Jika diperoleh nilai 51-60 maka: 75%x12,5: 9,375 AKKT

5) Jika diperoleh nilai kurang dari 50 maka: 50%x12,5: 6,25 AKKT

6) Direkomendasikan AKKT minimal bernilai “cukup” 100% = 12,5 AKKT Prosedur Penilaian kinerja

Prosedur penilaian kinerja Arsiparis Ahli Pertama adalah sebagai berikut:

1) Arsiparis Ahli Pertama menyerahkan DUPNK (dulu DUPAK) dengan melampirkan bukti kerja ke Pejabat Penilai (Pimpinan Unit Kerja) yang merupakan atasan langsung Arsiparis.

2) Pejabat Penilai melakukan penilaian kinerja yang hasilnya nerupan Nilai kinerja (Nilai SKP + Nilai Perilaku).

3) Hasil penilaian kinerja Pejabat Penilai kemudian diserahkan kepada Tim Penilai Kinerja Instansi dengan menyertakan bukti kerja Arsiparis.

4) Hasil penilaian Tim Penilai Kinerja Instansi adalah berupa Penetapan Angka Kredit Kumulatif Tahunan oleh Ketua Tim Penilai Kinerja Instansi.

5) Penetapan Angka Kredit Kumulatif terdiri dari:

a) Angka Kredit Kumulatif Tahunan (AKKT) diterbitkan setiap tahun setelah dilakukan penilaian oleh Tim Penilai Kinerja; dan

b) Angka Kredit Kumulatif (AKK) adalah penjumlahan atau akumulasi dari Angka Kredit Kumulatif Tahunan (AKKT). Angka Kredit Kumulatif adalah target angka kredit yang harus dicapai untuk dapat naik Jabatan/pangkat/golongan setingkat lebih tinggi.

Tabel: Prosedur Penilaian Kinerja

Penetapan Nilai Kinerja/Angka Kredit Kumulatif Tahunan (AKKT)

Penilaian Nilai Kinerja (PNK) diterbitkan setiap tahunnya sebagai hasil dari penilaian kinerja Tim Penilai (lihat tabel). Penilaian Nilai Kinerja (PNK) adalah dalam bentuk Angka Kredit Kumulatif Tahunan (AKKT).

Tabel: Angka Kredit Tahunan (AKKT)

Sementara Angka Kredit Kumulatif adalah akumulasi dari Angka Kredit Kumulatif Tahunan (AKKT) dan menjadi persyaratan untuk dapat naik pangkat/golongan/jabatan setingkat lebih tinggi setelah dipenuhi, Dalam AKK ini terdapat rekomendasi kenaikan pangkat/golongan/jabatan (lihat tabel).

Tabel: Angka Kredit Kumulatif (AKK)

Angka Kredit Dasar/Angka Kredit Yang Diperhitungkan

Dalam masa transisi, maka angka kredit Arsiparis berdasarkan Permenpan tahun 2009 tetap dinilai dan diperhitungkan sehingga di konversi ke sistem Angka Kredit Kumulatif (versi PAK) yang beru sesuai Permenpan dan RB Nomor 43 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis sebagaimana telah diubah dengan Permenpan dan RB Nomor 13 Tahun 2016 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis.

Tabel: Angka Kredit Dasar/Diperhitungkan

ARSIPARIS YANG DINILAI

1 Nama : Widjojono, A.Md

2 NIP : 19730505 199803 1 001

3 Nomor Seri

Karpeg : H.032495

4 Tempat tanggal

lahir : Magelang, 05 Mei 1973

5 Jenis Kelamin : Laki-laki

6 Pangkat/Golonga

n ruang/TMT : Penata Muda Tk.I, III/b, 1 April 2013 7 Jabatan/TMT : Arsiparis Terampil / Pelaksana , 1 Oktober 2014 8 Unit Kerja : Kantor Regional II BKN Surabaya 9 Instansi : Badan Kepegawaian Negara

KONVERSI ANGKA KREDIT

Hasil Penilaian Kinerja Angka Kredit Minimal yang harus dicapai setiap tahun

Angka Kredit yang didapat

TAHUN ANGKA SEBUTAN PROSENTASE (kolom 5 X

kolom 4)

1 2 3 4 5 6

2016

ANGKA KREDIT DIPERHITUN

GKAN

- - - 19.401

2017 87.690 Baik 125% 5.000 6.250

- - - - -

- - - - -

- - - - -

Jumlah Angka Kredit Kumulatif yang diperoleh 25.651

Rekomendasi:

-

Ditetapkan dI Jakarta

Pada

tanggal Desember 2018

Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan

Selaku

Ketua Tim Penilai Kinerja Instansi Pembina Jabatan Fungsional Arsiparis,

Dr. Andi Kasman, SE., MM.

NIP. 19650830 199303 1 001

Tembusan

disampaikan kepada:

1 Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia;

2 Sekretaris Utama Badan Kepegawaian Negara;

3 Deputi Bidang Mutasi Kepegawaian BKN;

4 Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian PAN dan RB;

5 Sekretaris Tim Penilai Kinerja Instansi Pembina Jabatan Fungsional Arsiparis;

6 Pejabat Penilai;

7 Arsiparis yang bersangkutan.

Dalam dokumen Buku Saku Arsiparis Ahli Pertama/Pertama (Halaman 41-49)

Dokumen terkait