• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II PRAKTIK PEMBERIAN UANG RUJUK DI DESA

B. Bentuk Praktik Pemberian Uang Rujuk Di Desa Setanggor

40

karena hal terseut merupakan tradisi yang harus dilakukan oleh pasangan tersebut.56

B. Bentuk Praktik Pemberian Uang Rujuk di Desa Setanggor

41

uang rujuk tersebut. Sehingga dengan demikian masyarakat mengetahui bahwa si suami telah merujuk istrinya.57

2. Tujuan pemberian uang rujuk.

Berdasarkan pemaparan Kepala Desa Setanggor tujuan pemberian uang rujuk atau uang pemberitahuan rujuk itu adalah untuk memberitahukan bahwa pasangan tersebut sudah melakukan rujuk sehingga tidak ada prasangka buruk atau fitnah di tengah-tengah masyarakat. Selain itu pemberian uang rujuk atau uang pemberitahuan rujuk ini juga bertujuan untuk mendoakan keluarga atau pasangan tersebut supaya pasangan tersebut bisa membina kembali keluarga yang sakinah, mawaddah dan rahmah, sehingga perceraian tidak terulang kembali.58

3. Proses penentuan dan pemberian uang rujuk.

Berdasarkan hasil pemaparan tetua masyarakat yang ada di Dusun Lendek Desa Setanggor Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur menyatakan bahwa pada awalnya uang rujuk tersebut diserahkan kepada pihak keluarga perempuan atau istri, lalu kemudian uang tersebut dibagikan kepada para keluarga perempuan atau orang-orang yang hadir ketika penyerahan uang rujuk tersebut dilakukan. Tetapi karena uang rujuk tersebut dibagikan kepada banyak orang maka jumlah uang yang didapat oleh setiap orang hanya sedikit.

Sedangkan jumlah uang yang dibagikan tidak banyak karena jumlah uang rujuk ditentukan dari kemampuan pihak laki-laki atau suami. Atas dasar itu oleh masyarakat melakukan musyawarah agar uang rujuk tersebut diserahkan ke masjid untuk kepentingan masjid. Sehingga sejak saat itu uang rujuk tidak lagi dibagikan kepada setiap orang yang menghadiri pemberian uang rujuk tetapi diserahkan ke masjid untuk kepentingan masjid.59

57 Muhammad Sapari, Kepala Desa Setanggor, Wawancara, Setanggor, 24 Januari 2022, 16:10 WITA

58 Ibid.

59 Sawaluddin, Tetua Masyarakat, Wawancara, Setanggor, 24 Januari 2022, 18:20 WITA.

42

Penentuan jumlah besaran uang rujuk yang dibayarkan dilihat dari kemampuan pihak laki-laki atau suami. Pada prosesi rujuk yang dilakukan oleh masyarakat biasanya ketika suami akan merujuk istrinya dari pihak keluarga inti laki-laki beserta Kepala Dusun, Ketua RT, kiai, dan tokoh adat lainnya datang ke rumah perempuan untuk menyampaikan maksud dan tujuan bahwa suami ingin merujuk istrinya. Kemudian selanjutnya dari pihak perempuan akan menanyakan kepada si perempuan apakah dia mau rujuk dengan suaminya ataukah tidak. Jika dari si perempuan atau si istri bersedia rujuk dengan suaminya maka si suami bisa langsung membawa istrinya kembali ke rumahnya. Dalam prosesi ini juga biasanya oleh tokoh adat atau pihak yang lainnya mengingatkan bahwa ada sejumlah uang yang harus diserahkan sebagai bukti bahwa si suami sudah merujuk istrinya. Uang tersebut bisa diserahkan ketika hari Jum’at atau hari sebelum hari Jum’at kepada pengurus masjid, asalkan dari pihak suami bersedia dan sanggup untuk menyerahkan uang rujuk tersebut. Setelah itu dijelaskan juga bahwa jumlah uang yang diserahkan dilihat dari kemampuan pihak laki-laki dan nantinya uang tersebut diserahkan ke masjid. Pembayaran uang rujuk ini penting untuk dilakukan oleh pihak suami, karena oleh masyarakat akan selalu mempertanyakan status rujuk nya apabila dari pihak suami belum menyerahkan uang rujuk tersebut. Jadi apabila si suami telah menyerahkan uang rujuk maka oleh masyarakat luas sudah mengetahui dan mengakui bahwa pasangan tersebut telah rujuk, sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dan fitnah di tengah masyarakat.60

Praktik penyerahan uang rujuk menurut kebiasaan yang dilakukan sampai saat ini, uang rujuk ini diserahkan ke pengurus masjid. Selanjutnya nanti oleh pengurus masjid akan mengumumkan nama pasangan tersebut bahwa pasangan tersebut sudah melakukan rujuk. Sehingga oleh masyarakat banyak mengetahui bahwa pasangan tersebut sudah melakukan

60 Suparman, P3N, Wawancara, Setanggor, 23 Desember 2021, 17:00 WITA.

43

rujuk. Masjid sebagai tempat penyerahan uang rujuk disesuaikan dengan masjid yang ada di dusun tempat tinggal pasangan suami istri tersebut. Tetapi apabila misalnya suami berasal dari dusun yang memberlakukan uang rujuk seperti berasal dari Dusun Lendek, Dusun Dasan Makam atau Dusun Dasan Makam Utara sedangkan si istri berasal dari luar dusun- dusun tersebut atau di luar Desa Setanggor, maka dari pihak pemuka adat akan menyesuaikan apakah di dusun atau di desa istrinya tersebut memberlakukan pembayaran uang rujuk atau tidak. Jika di dusun atau di desa istrinya tersebut terdapat kebiasaan pembayaran uang rujuk juga, maka dari pihak laki- laki tersebut membayarkan uang rujuk ke dusun atau desa tempat si istri tinggal. Tetapi nantinya oleh pemuka adat akan tetap memberitahukan pengurus masjid tempat si suami tinggal bahwa pasangan suami istri tersebut telah melakukan rujuk.61 Hal inilah juga yang dialami oleh salah satu pasangan suami istri yang sempat penulis wawancara. Nama pasangan tersebut adalah bapak Sumardan dan ibu Sudi. Bapak Sumardan berasal dari Dusun Dasan Makam Utara sedangkan Ibu Sudi berasal dari Dusun Montong Teker Desa Padamara, Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur. Tempat tinggal Ibu Sudi yaitu di Dusun Montong Teker juga memberlakukan pembayaran uang rujuk, tetapi berbeda dengan pembayaran uang rujuk yang diberlakukan di Desa Setanggor dimana jumlah uang yang dibayarkan dilihat dari kemampuan pihak laki-laki tetapi pembayaran uang rujuk di tempat tinggal Ibu Sudi yaitu di Dusun Montong Teker sudah ditetapkan jumlahnya, yaitu sebesar satu juta rupiah. Sama halnya dengan yang diberlakukan di Desa Setanggor penyerahan uang rujuk di Dusun Montong Teker juga diserahkan ke masjid yang nantinya akan diterima oleh pengurus masjid.62

Pembayaran uang rujuk yang telah dibayarkan oleh suami kepada pengurus masjid tidak dilakukan pencatatan.

61 Ibid.

62 Sumardan, Suami dari Ibu Sudi, Wawancara, Setanggor, 5 Februari 2022, 16:15 WITA.

44

Penuturan ini penulis dapatkan dari hasil wawancara dengan Kepala Dusun (KADUS) Lendek. Ketika penulis bertanya tentang data pasangan suami istri yang telah melakukan pembayaran uang rujuk beliau mengatakan “kepeng rujuk eto cume sekedar awik-awik, dek ne teatur elek dalam sebuah peraturan, elek peraturan pemerintah edak iye, lek peraturan dese endah edak iye. Kepeng rujuk sak jok masjid eto cume jari saksi tan senine semame eto uah rujuk, jarin dek ne tecatet sik pengurus masjid. Lemen arak senine semame eto wah rujuk terus berebeng kepeng rujuk ye ampok tesiarang elek masjid.

Laguk lamun masalah pencatetan senine semame sak uah rujuk jek edak ne. Sengak sak kepeng rujuk yak cume awik-awik dese”. (uang rujuk itu hanya sekedar adat, tidak diatur dalam sebuah peraturan, dalam peraturan pemerintah tidak ada, dalam peraturan desa juga tidak ada. Uang rujuk yang diserahkan ke masjid itu hanya sebagai saksi bahwa suami istri tersebut sudah rujuk, jadi tidak dicatat oleh pengurus masjid. Ketika ada suami istri yang sudah rujuk lalu menyerahkan uang rujuk baru kemudian disiarkan di masjid. Tetapi mengenai masalah pencatatan suami istri yang sudah rujuk tidak ada, dikarenakan uang rujuk ini hanya adat desa).63

Selain dengan Kepala Dusun Lendek penulis juga melakukan wawancara dengan pengurus atau bendahara masjid yang ada di Dusun Dasan Makam yaitu bapak M. Nasri. Hal yang penulis tanyakan adalah perihal apakah terdapat data suami yang telah membayarkan uang rujuk. Berdasarkan penjelasan beliau, untuk pencatatan tentang pembayaran uang rujuk yang dibayarkan suami tidak dicatat secara spesifik, tetapi oleh pengurus masjid hanya mencatat uang rujuk tersebut sebagai dana masuk untuk pembangunan masjid.64

Pengumuman pasangan rujuk yang dilakukan oleh pengurus masjid pada dasarnya dilakukan apabila pasangan

63 Satriawan, Kepala Dusun Lendek, Wawancara, Setanggor , 25 Januari 2022, 16:05 WITA.

64 M. Nasri, Pengelola Masjid Dusun Dasan Makam, Wawancara, Setanggor, 25 Januari 2022, 17:00 WITA.

45

tersebut telah menyerahkan uang rujuk. Menurut penuturan pengurus masjid di Dusun Lendek sampai saat ini pasangan suami istri yang rujuk tetap diumumkan. Hal ini dikarenakan apabila ada pasangan yang rujuk para tokoh adat seperti Kepala Dusun dan para orang tua tetap memberitahukan dan mengingatkan bahwa ada uang yang harus diserahkan sebagai bentuk pelaksanaan tradisi yang telah berlangsung sejak lama.

Sehingga dari setiap pasangan yang rujuk mengetahui dan membayarkan uang rujuk tersebut. 65 Tidak jauh berbeda dengan keterangan yang disampakan oleh pengurus masjid di Dusun Lendek, pengurs masjid juga menyampaikan sampa saat ini setiap pasangan yang melakukan rujuk tetap diumumkan, karena dari setiap pasangan selalu diingatkan oleh para pemukan adat dan para orang tua untuk menyerahkan uang rujuk jika telah tejadi rujuk.66

4. Pandangan masyarakat terhadap tradisi pemberian uang rujuk.

Uang rujuk merupakan sebuah tradisi yang telah lama dilakukan oleh masyarakat yang ada di Desa Setanggor Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur. Pada pembahasan sebelumnya telah dijelaskan bahwa tradisi ini merupakan tradisi warisan dari nenek moyang terdahulu sehingga dapat dikatakan bahwa tradisi ini merupakan suatu hal yang wajib dilaksanakan apabila suami merujuk istrinya.

Berdasarkan hasil wawancara penulis dengan sejumlah masyarakat, rata-rata mengatakan bahwa uang rujuk ini merupakan budaya yang sudah sekian lama dilakukan. Apabila seorang suami merujuk istrinya wajib baginya untuk menyerahkan sejumlah uang sesuai dengan kemampuannya ke masjid. Agar nantinya oleh pengurus masjid akan mengumumkan bahwa pasangan tersebut telah rujuk. Salah satu masyarakat juga mengatakan bahwa bisa saja si suami tidak menyerahkan uang rujuk tetapi dia harus benar-benar

65 H. Ridwan, Pengurus Masjid Dusun Lendek, Wawancara, 2 Juni 2022, 19:05.

66 M. Nasri, Pengelola Masjid Dusun Dasan Makam, Wawancara, Setanggor, 2 Juni 2022, 18:15 WITA.

46

terbukti bahwa dia adalah orang yang benar-benar tidak mampu, sehingga oleh pengurus masjid nantinya mau mengumumkan tentang rujuk nya pasangan tersebut dan menjelaskan kepada masyarakat bahwa si suami merupakan orang yang kurang mampu untuk membayar uang rujuk.67

Berkaitan dengan suami yang tidak menyerahkan uang rujuk, ketika penulis melakukan wawancara dengan beberapa masyarakat mereka mengatakan bahwa, suami yang tidak menyerahkan uang rujuk selalu dipertanyakan tentang status rujuk nya oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan oleh pengurus masjid tidak pernah mengumumkan nya, sehingga masyarakat luas tidak mengetahui dalam satu waktu bahwa pasangan tersebut telah rujuk.

5. Dampak bagi suami dan istri yang tidak menyerahkan uang rujuk.

Sebagaimana pemaparan dalam sub bab di atas pembayaran uang rujuk atau uang pemberitahuan rujuk atau uang saksi merupakan tradisi turun temurun yang sudah dilakukan oleh masyarakat yang ada di Desa Setanggor. Karena pembayaran uang rujuk merupakan sebuah tradisi yang sudah disepakati oleh masyarakat terutama masyarakat yang ada di Dusun Lendek, Dusun Dasan Makam, dan Dusun Dasan Makam Utara, maka tentu terdapat konsekuensi atau dampak apabila tidak melakukan pembayaran uang rujuk tersebut. Hal inilah yang berusaha penulis gali dari keterangan-keterangan yang didapatkan dari orang-orang yang mengetahui secara detail tentang tradisi pembayaran uang rujuk ini dan para pelaku dari praktik pembayaran uang rujuk. Disini penulis mengelompokkan menjadi dua yaitu dampak positif dan dampak negatif. Adapun data yang penulis temukan di lapangan yaitu:

a. Dampak negatif.

67 Zainal, Masyarakat Dusun Lendek, Wawancara, Setanggor, 10 Februari 2022, 17:10 WITA

47

Konsekuensi apabila dari pasangan tidak memberikan uang rujuk adalah dari pengurus masjid tidak akan mengumumkan bahwa pasangan itu sudah melakukan rujuk, sehingga oleh masyarakat banyak tidak mengetahui bahwa pasangan itu telah melakukan rujuk. Hal ini tentu akan mendatangkan fitnah dan pembicaraan yang tidak baik di kalangan masyarakat. Hal ini berdasarkan pemaparan dari Kepala Desa Setanggor yaitu Bapak Muhammad, ketika ditanya tentang konsekuensi suami yang belum menyerahkan pembayaran uang rujuk beliau menjelaskan bahwa jika suami belum menyerahkan uang rujuk maka dari pengurus masjid tidak akan mengumumkan kalau dia sudah rujuk dengan istrinya, sehingga dari masyarakat luas tidak mengetahui bahwa dia telah rujuk.68 Selain itu ketika tidak melakukan pembayaran uang rujuk pasangan suami istri tersebut tidak jarang mendapatkan celaan dari masyarakat. Hal inilah yang dialami oleh salah satu pasangan suami istri yang penulis wawancara. Pasangan suami istri tersebut adalah Bapak Junaidi dan Ibu Rita.

Ketika melakukan wawancara Bapak Junaidi mengatakan bahwa ketika beliau belum melakukan pembayaran uang rujuk beliau mendapatkan pembicaraan yang tidak mengenakkan dari masyarakat sekitar. Seperti dikira bahwa dia belum rujuk dengan istrinya karena mereka tidak pernah mendengar dari pengurus masjid mengumumkan nya.69 Berbeda halnya dengan pasangan Bapak Junaidi dan Ibu Rita, pasangan Bapak Mahir dan Ibu Roh mendapat dampak yang berbeda ketika belum menyerahkan uang rujuk. Bapak Mahir merupakan warga pendatang, beliau merupakan orang asli Desa Stute, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah namun mengikuti istrinya tinggal di Dusun Lendek Desa Setanggor Kecamatan

68 Muhammad Sapari, Kepala Desa Setanggor, Wawancara, Setanggor, 24 Januari 2022, 16:10 WITA.

69 Junaidi, Suami dari Ibu Rita, Wawancara, Setanggor 6 Februari 2022, 17:00 WITA.

48

Sukamulia Kabupaten Lombok Timur. pada awalnya beliau tidak mengetahui bahwa di Dusun Lendek memberlakukan pembayaran uang rujuk. Ketika beliau datang untuk merujuk istrinya baru beliau mengetahui bahwa ada uang rujuk yang diberlakukan. Sehingga dari keluarga istrinya tidak memberikan izin kepada beliau untuk membawa kembali istrinya jika uang rujuk tersebut dibayarkan. Hal ini sebagaimana pemaparan dari Bapak Mahir ketika penulis melakukan wawancara dengan beliau. Belia mengatakan “Awal jak dek taon tan arak kepeng rujuk, soal aku kan asli dengan Setute Janapriya, laguk niak Lendek taok mecok turut senine. Pas eak rujuk dek tebeng izin jauk Roh isik keluarge, sengak dek man serah kepeng rujuk padahal wah kene rujuk jok Roh.” (awalnya saya tidak tahu kalau ada uang rujuk, soal saya asli orang Stute Janapriya, tapi di Lendek tempat saya tinggal ikut istri.

Ketika mau rujuk saya tidak diberi izin untuk membawa Roh oleh keluarganya, karena belum menyerahkan uang rujuk padahal sudah saya bilang rujuk ke Roh). 70 Sedangkan pasangan suami istri yang lain ketika diwawancara rata-rata mengatakan bahwa mereka tidak mendapatkan celaan dari masyarakat karena memang menurut pemaparan dari mereka, ketika melakukan rujuk langsung menyerahkan uang rujuk sebagai bukti atau saksi bahwa mereka atau pasangan suami istri itu sudah melakukan rujuk. Banyak dari pasangan suami istri yang penulis wawancara mengatakan bahwa pembayaran uang rujuk itu merupakan hal yang harus dilakukan ketika melakukan rujuk. Karena hal demikian adalah salah satu tradisi yang sudah dilakukan oleh para nenek moyang terdahulu, jadi masyarakat sudah menganggap bahwa hal itu merupakan sebuah kewajiban.

Dari keterangan di atas dapat penulis simpulkan bahwa dampak yang diterima oleh pasangan suami istri

70 Mahir, Suami dari Ibu Roh, Wawancara, 8 Februari 2022, 16:00.

49

apabila tidak melakukan pembayaran uang rujuk atau uang pemberitahuan rujuk adalah mendapat sanksi sosial. Sanksi sosial tersebut bisa berupa celaan atau cemoohan dari masyarakat.

b. Dampak positif.

Dampak positif di tradisi pemberian uang rujuk yaitu pasangan suami istri yang melakukan rujuk terhindar dari fitnah, karena dari masyarakat luas sudah mengetahui bahwa si suami telah merujuk istrinya. Sehingga tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari. Selan itu pemberian uang rujuk juga memiliki dampak positif lainnya yaitu pasangan suami istri tersebut mendapatkan do’a dari masyarakat agar pernikahannya terhindar dari perceraian dan menjadi keluarga yang sakinnah, mawaddah, wa rahmah.

50

Dokumen terkait