VII. MOBILISASI SUMBERDAYA SEKTORAL DAN REGIONAL
3.6.2 Pemerintah Kabupaten/Kota
No. Nama Kabupaten/Kota 1 Kota Padang Panjang
2 Kabupaten Tanah Datar 3 Kabupaten Sijunjung
4 Kabupaten Lima Puluh Kota 5 Kabupaten Dharmasraya 6 Kabupaten Padang Pariaman 7 Kabupaten Pasaman Barat 8 Kabupaten Pesisir Selatan
No. Nama Kabupaten/Kota 9 Kabupaten Solok Selatan
10 Kabupaten Rokan Hilir 11 Kabupaten Pelalawan 12 Kota Palembang 13 Kota Prabumulih
14 Kabupaten Muara Enim 15 Kabupaten Ogan Komering Ilir 16 Kabupaten Ogan Komering Ulu 17 Kabupaten Musi Rawas
18 Kabupaten Musi Rawas Utara
19 Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir 20 Kabupaten Ketapang
21 Kabupaten Karangasem 22 Kota Tangerang
23 Kota Jakarta Utara 24 Kota Jakarta Barat 25 Kota Jakarta Pusat 26 Kota Jakarta Selatan 27 Kota Jakarta Timur
28 Kabupaten Kepulauan Seribu 29 Kota Depok
30 Kota Cirebon 31 Kota Banjar
32 Kabupaten Indramayu 33 Kabupaten Boyolali 34 Kabupaten Jepara 35 Kabupaten Kendal 36 Kabupaten Magelang 37 Kabupaten Sukoharjo 38 Kabupaten Bulukumba 39 Kabupaten Bone
40 Kabupaten Polewali Mandar 41 Kabupaten Nabire
Gambar 3.1. Peta Indeks Kerentanan Provinsi di Indonesia
Gambar 3.2. Persentase Kerentanan Desa berdasarkan Indeks Kerentanan Perubahan Iklim Seluruh Provinsi
0%
10%
20%
30%
40%
50%
60%
70%
80%
90%
100%
ACEH BALI BANTEN BENGKULU D I YOGYAKARTA DKI JAKARTA GORONTALO JAMBI JAWA BARAT JAWA TENGAH JAWA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN UTARA KEP. BANGKA BELITUNG KEPULAUAN RIAU LAMPUNG MALUKU MALUKU UTARA NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR PAPUA PAPUA BARAT RIAU SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA SULAWESI UTARA SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN SUMATERA UTARA
sangat rendah rendah sedang tinggi sangat tinggi
Tingkat Kerentanan
1 (sangat rendah)
2 (rendah)
3 (sedang)
4 (tinggi)
5 (sangat
tinggi)
TOTAL JUMLAH
DESA 8.366 7.085 59.458 4.881 2.400 82.190
Gambar 3.3. Indeks Kerentanan Perubahan Iklim berbasis Desa
Tabel 3.7 SITUASI KERENTANAN TERHADAP PERUBAHAN IKLIM BERBASIS DESA DI INDONESIA
No. PROVINSI
JUMLAH DESA BERDASARKAN TINGKAT
KERENTANAN TOTAL
1 2 3 4 5
1 ACEH 632 1090 4709 14 67 6512
2 BALI 93 31 591 1 716
3 BANTEN 374 126 1042 7 2 1551
4 BENGKULU 80 190 1189 18 55 1532
5 DIY 43 15 380 438
6 DKI JAKARTA 68 3 184 12 267
7 GORONTALO 69 39 597 13 18 736
8 JAMBI 127 278 1043 10 93 1551
9 JABAR 663 118 5032 115 34 5962
10 JATENG 670 149 7613 122 24 8578
11 JATIM 1272 222 6946 49 13 8502
12 KALBAR 74 169 1423 161 282 2109
13 KALSEL 180 317 1420 23 68 2008
14 KALTENG 58 273 1009 32 197 1569
10.18%
8.62%
72.34%
5.94% 2.92%
1 (sangat rendah) 2 (rendah) 3 (sedang) 4 (tinggi) 5 (sangat tinggi)
No. PROVINSI
JUMLAH DESA BERDASARKAN TINGKAT
KERENTANAN TOTAL
1 2 3 4 5
15 KALTIM 141 176 651 11 47 1026
16 KALTARA 44 79 267 23 66 479
17 KEP. BABEL 79 1 291 9 1 381
18 KEPRI 76 100 233 4 2 415
19 LAMPUNG 115 121 2285 53 58 2632
20 MALUKU 156 101 706 102 23 1088
21 MALUKU UTARA 293 71 751 67 14 1196
22 NTB 141 135 851 5 9 1141
23 NTT 150 249 2522 92 257 3270
24 PAPUA 246 111 1217 3119 178 4871
25 PAPUA BARAT 222 61 835 402 47 1567
26 RIAU 196 290 1244 17 88 1835
27 SULBAR 34 155 439 4 16 648
28 SULSEL 317 423 2196 11 83 3030
29 SULTENG 194 221 1470 46 55 1986
30 SULTRA 226 217 1708 51 70 2272
31 SULUT 258 314 1235 5 24 1836
32 SUMBAR 128 304 691 22 1145
33 SUMSEL 175 310 2484 43 225 3237
34 SUMUT 772 626 4204 241 261 6104
TOTAL 8366 7085 59458 4881 2400 82190
Tabel 4.1 Matriks Capaian Direktorat Mitigasi tahun 2018 SASARAN
KEGIATAN
INDIKATOR KINERJA KEGIATAN
TARGET CAPAIAN RINCIAN
Ketersediaan kebijakan dan perangkat mitigasi perubahan iklim di bidang kehutanan, lahan gambut dan limbah (S1.P6.1.K2.1)
Jumlah kebijakan yang
termutakhirkan dalam penurunan emisi GRK di bidang kehutanan, lahan gambut dan limbaj (S1.P6.K2.1IKK.a)
Review 2 Kbjkn
Review 2 Kbjkn
Draft Kebijakan Penentuan Aksi Mitigasi Perubahan iklim Review Kebijakan mengenai Pengembangan Desain Integrasi Komponen Adaptasi sebagai Non Carbon Benefit dalam Implementasi REDD+ di Indonesia
Jumlah Perangkat Mitigasi Perubahan Iklim yang
termutakhirkan di bidang kehutanan dan lahan gambut:
baseline, faktor emisi, data
aktivitas, skenario mitigasi, safeguards (S1.P6.1.K2.1.IKK.b)
5 Prkt 5 Prkt Pedoman Penentuan Aksi Mitigasi Perubahan Iklim Sistem Perhitungan Reduksi Emisi GRK Secara Cepat, Tepat dan Tanggung Jawab
(Responsible) untuk Masyarakat
Dokumen Mekanisme
Pemantaua Implementasi NDC Perangkat Program dalam Program Preparation Activities BioCF ISFL
Pengembangan Aplikasi REKOMBPO
Jumlah provinsi yang menerapkan RAD-GRK di bidang kehutanan dan lahan gambut (S1.P6.12.K2.1IKK.c)
34 Provinsi 12 Provinsi (Sesuai RKP)
Kabupaten Musi rawas, Provinsi Sumatera Selatan (KPHP Unit VI Lakitan) Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (PT.
Hindoli A Cargill Company Mill Sungai Lilin)
Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung
SASARAN KEGIATAN
INDIKATOR KINERJA KEGIATAN
TARGET CAPAIAN RINCIAN
Kabupaten Lampung Tengah dan Metro, Provinsi Lampung (ProKlim Desa Yosomulyo) Kota Banjar Baru, Provinsi Kalimantan Selatan (Tahura Sultan Adam)
Kab. Masohi, Provinsi Maluku, (Desa Liang dan Desa
Mandiangin)
Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo
Kab. Jambi, Provinsi Jambi Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah (TPA Putri Cempo) Kota Denpasar, Provinsi Bali (ProKlim Desa Bukti)
Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (TPA Tamanggapa)
Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (TPA Sumompo)
Penurunan konsumsi bahan perusak ozon (S1.P6.1K2)
Persentase tingkat penurunan
konsumsi bahan perusak ozon jenis HCFC dari 403,9 ODP ton tahun 2013 menjadi 282,71 ODP ton atau 30%
(S1.P6.1.K2.2.IKKa)
25%
(Kumulatif)
25%
(Kumulatif)
Sasaran yang ingin dicapai dalam kegiatan pengendalian BPO adalah penurunan konsumsi BPO jenis HCFC dari 403,9 ODP ton tahun 2013 menjadi 302,94 ODP ton atau 25% pada tahun 2018.
Realisasi penurunan konsumsi BPO pada tahun 2018 telah mencapai 228,86 ODP Ton atau 41,71% dari baseline.
TABEL 4.2. Hasil perhitungan capaian penurunan emisi GRK pada tahun 2016-2017, dengan
pendekatan membandingkan tingkat emisi GRK hasil inventarisasi dengan tingkat emisi GRK BaU NDC di tahun yang sama (hasil capaian belum diverifikasi)
Sektor Penurunan Emisi GRK (103Gg CO2e)
2015 2016 2017
Kehutanan -804 129 *
Limbah 0 0.649 *
* mengingat data hasil inventarisasi GRK tahun 2017 belum dipublikasikan, maka capaian penurunan emisi GRK dengan menggunakan pendekatan selisih inventarisasi GRK dibandingkan BaU pada tahun 2017 belum dapat dihitung.
Tabel 4.3 Hasil perhitungan capaian penurunan emisi GRK pada tahun 2016-2017, dengan pendekatan elaborasi kegiatan mitigasi yang terlaporkan (hasil capaian belum diverifikasi)
Aksi Mitigasi Tahun Pencapaian Mitigasi PI (3Gg CO2e)
2015 2016 2017
Sektor Kehutanan (Total) -538,406,712.8 103,994,731.42 309.406.137
1. Pengurangan emisi dari deforestasi 61,107,625 14,365,053 77,138,430 2. Penurunan emisi dari degradasi hutan -27,410,800.79 -19,609,952.58 15,387,026 3. Pengurangan emisi melalui pengendalian
kebakaran gambut -549,439,984 163,131,800 238,854,036
4. Restorasi gambut -24,293,823 -27,537,955 -22,681,701
5. Rehabilitasi hutan dan lahan 1,630,270 2,375,892 -780,346
Sektor Limbah (Total) 401.69 396.42 354.43
1. Pengelolaan limbah padat domestik 194.52 180.94 170.74
2. Pengelolaan limbah cair domestik 130.97 111.48 64.25
3. Pengelolaan limbah padat industri 43.5 73.88 89.34
4. Pengelolaan limbah cair industri 32.7 30.12 30.12
TABEL 4.4 Hasil perhitungan capaian penurunan emisi GRK berbasis kegiatan pada tahun 2016-2017 sektor kehutanan (hasil capaian belum diverifikasi).
Provinsi Lokasi Pemantauan Aksi Mitigasi Tahun Pencapaian Mitigasi PI (Gg CO2e)
2015 2016 2017
Sulawesi Barat
KPHL Ganda Dewata pada Desa Tampak
Kurak dan Desa Salu Baka,Kab. Mamuju. - 392,972.32 -
Provinsi Lokasi Pemantauan Aksi Mitigasi Tahun Pencapaian Mitigasi PI (Gg CO2e)
2015 2016 2017
Sumatera Selatan
Suaka Margasatwa Bentayan, Balai KSDA Sumsel & KPHP Lalan pada Desa Muara Medak dan Desa Muara Medang,
2,554.20 -28,878,160 -
Kab. Musi-banyuasin.
NTB KPHP Maria Donggomassa, pada Desa
Kole dan Desa Mawu, Kab. Bima - 1,049,039.40 -
Kalimantan Tengah
TWA Tangkiling, BKSDA Kalteng & Desa Jabiren (wilayah Pusat Penelitian Tanah Kementan) dan Desa Tumbang Nusa (wilayah Hutan Penelitian Rawa Gambut Puslitbanghut), Kab. Pulang Pisau
42,904.80 13,081,078 -
Papua Barat Hutan Lindung Kabupaten Papua Barat
& KPHP Sorong
115,398.20 5,242,883 -
Desa Malagasi dan Desa Klamono, Distrik Klamono.
Kalimantan Barat
Hutan Kota pada Kota Pontianak dan Kab. Kubu Raya, serta Desk Reviu &
Lokasi RHL BPDAS Kapuas wilayah Kalbar
105.8 - -57477385.6
Maluku Lokasi Penanaman BPDAS HL Wae Apu
Batu Merah - - 2,957,742.40
Kalimantan
Selatan Lokasi Penanaman BPDAS HL Barito - - 70,620,698.20
TABEL 4.5 Hasil perhitungan capaian penurunan emisi GRK berbasis kegiatan pada tahun 2016-2017 sektor limbah (hasil capaian belum diverifikasi).
Provinsi Lokasi Aksi Mitigasi Tahun Pencapaian Mitigasi PI (Gg CO2e)
2015 2016 2017
Kepulauan Riau TPA Telaga Punggur 0.01 0.02 -
Sumatera Utara TPA Tadukan Raga - - 0.16
Jawa Timur TPA Supit Urang, TPA Talang
Agung, TPA Benowo 0.71 0.99 1.3
Jawa Tengah TPA Jati Barang, TPA Putri
Cempo 0.79 0.64 0
Provinsi Lokasi Aksi Mitigasi Tahun Pencapaian Mitigasi PI (Gg CO2e)
2015 2016 2017
DKI Jakarta TPA Bantar Gebang 0.002 0.0005 -
Jawa Barat TPAS Galuga, TPA Cipayung, TPA
Sari Mukti, TPA Sumur Batu 1,77 2 -
Banten TPA Rawa Kucing 0.17 0.19 -
Kalimantan Timur TPA Manggar 0.06 0.07 0.09
Sulawesi Utara TPA Aer Tembaga 0.0004 0.001 0
Sulawesi Tenggara TPA Pu’uwatu, TPA Sumompo 0.0079 0.0058 -
TABEL 4.6 Hasil perhitungan capaian penurunan emisi GRK berbasis masyarakat (PROKLIM) pada tahun 2015-2018
No. Lokasi Sektor Kegiatan Penurunan Emisi GRK
(ton CO2e) Tahun 2015
1.
Desa Mendis Jaya, Kab.
Musi Banyuasin, Sumatera Selatan
Limbah 0.4
Energi 1.02
2. Desa Sempidi, Kab.
Badung, Bali
Limbah 2.83
Energi 84
Tahun 2016
3. Desa Langkat, Kab.
Bengkalis, Riau
Kehutanan 492.43
Pertanian 8.2
4. Desa Simurugul, Kab.
Garut, Jawa Barat
Energi 3.79
Peternakan 0.17
Kehutanan 106.4
5. Desa Ngargomulyo, Kab.
Magelang, Jawa Tengah
Kehutanan 870.8
Peternakan 0.76
Energi 60.7
Tahun 2017
6. Desa Secanang, Kota Belawan, Sumatera Utara
Limbah Bank Sampah 7.09
Takakura 26.9
Energi 0.42
No. Lokasi Sektor Kegiatan Penurunan Emisi GRK (ton CO2e)
No. Lokasi Sektor Kegiatan Penurunan Emisi GRK
(ton CO2e) 7.
Desa Astomulyo, Kec.
Punggur, Kab Lampung Tengah
Energi 4.67
8.
Desa Gunung Sari,
Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah
Energi 6.56
Peternakan
0.63
9.
Desa Gorontalo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT
Energi
Kotoran Babi 6.54
Kotoran
Manusia 6.57
10.
Jorong Labuatan, Nagari Andalas, Kab. Tanah Datar, Sumatera Barat
Kehutanan 226.1
Pertanian 79.28
Peternakan 0.23
11.
Jorong Pinang Sinawa, Kabupaten Solok, Sumatera Barat
Kehutanan 415.6
Pertanian 0.05
Peternakan 0.23
12.
Kelurahan Guntung, Kota Bontang, Kalimantan Timur
Limbah Biogas,
komposting 7.57
Energi 0.42
13.
Desa Sumber Sari, Kabupaten Kutai
Kartanegara Kalimantan Timur
Energi 21.55
Limbah
21.62 14. Desa Bejalen, Kabupaten
Semarang Jawa Tengah
Limbah
0.411 15. Desa Sambak, Kabupaten
Magelang Jawa Tengah
Limbah 0.066
Energi 8.04
No. Lokasi Sektor Kegiatan Penurunan Emisi GRK (ton CO2e)
16.
RW Sekip Asri, Desa Kadipiro, Kota Surakarta Jawa Tengah
Limbah
0.05
17.
Desa Semen, Kabupaten Blitar – Provinsi Jawa Tengah
Limbah 0.33
Energi 0.67
Kehutanan 35.56
Pertanian 23
Peternakan 285.3
18.
Desa Ngrancah,
Kabupaten Magelang – Provinsi Jawa Tengah
Limbah 119.3
Energi 59.47
Kehutanan 25.63
Pertanian 10.1
Peternakan 0.19
19.
Desa Ngargomulyo, Kabupaten MAgelang – Provinsi Jawa Tengah
Kehutanan
879.8
20.
Desa Mendis Jaya, Kecamatan Bayung Lesir Kabupaten Musi
Banyuasin – Provinsi Sumatera Selatan
Limbah
399.47
Energi
1024.48
21. Desa Sempidi, Badung – Provinsi Bali
Limbah 2.83
Energi 84
22. Bengkalis – Provinsi Riau Kehutanan 492.43
Pertanian 8.2
23.
Desa Simurugul, Kabupaten Garut – Provinsi Jawa Barat
Energi
3.79
Peternakan 0.17
24.
Kelurahan Guntung, Kota Bontang Prov. Kalimantan Timur
Limbah 7.57
Energi 0.42
25.
Desa Sumber Sari, Kabupaten Kutai
Kartanegara Kalimantan Timur
Limbah 21.62
Energi
21.55
No. Lokasi Sektor Kegiatan Penurunan Emisi GRK (ton CO2e)
26. Desa secanang, Kota Belawan Sumatera Utara
Limbah: Bank Sampah 7.09
Takakura 26.9
27. Desa Sambak, Kabupaten
Magelang Jawa Tengah
Limbah
0.066
Energi 8.04
28
RW Sekip Asri, Desa Kadipiro, Kota Surakarta Jawa Tengah
Limbah
0.05
29.
Jorong Labuatan,
Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat
Kehutanan 226.1
Pertanian 79.28
Peternakan 0.23
30.
Jorong Pinang Sinawa, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat
Kehutanan 415.6
Pertanian 0.05
Peternakan 0.23
31.
Desa Astomulyo, Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah
Energi
4.67
32.
Desa Gunung Sari,
Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah
Energi
6.56
Peternakan 0.63
33.
Desa Gorontalo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur
Energi
kotoran ternak
Babi 6.54
kotoran
manusia 6.57
Tahun 2018
34.
Dusun Pendulan, Desa Sumberagung Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta
Kehutanan
Penanaman Pohon Penahan Air (Serapan Karbon Hamparan)
9.63
No. Lokasi Sektor Kegiatan Penurunan Emisi GRK (ton CO2e) Pemanfaatan
Pekarangan 605.23
Pertanian
Sistematika
Irigasi 0.01
Pupuk Organik 3.9
Pembakaran
Jerami 0.03
Peternakan Budidaya ternak 2.6
Limbah Bank Sampah 0.69
Energi Biogas Ternak 56.43
Hasil Verifikator
35.
Desa Mungli, Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan
Energi 35.89
Limbah Bank Sampah 1.3
Kehutanan Stok Karbon
Parsial 63.34
36. Desa Sidorejo, Kecamatan Lamongan
Energi 59,575
Limbah Bank Sampah 2.15
Kehutanan Stok Karbon
Parsial 126.69
37 Desa Doudo Kecamatan Panceng Kota Gresik
Energi 34.51
Limbah Bank Sampah 1.3
Kehutanan Stok Karbon
Parsial 95.02
38.
Kelurahan Setapuk Besar Kecamatan Singkawang Utara Provinsi Kalimantan Barat
Energi 118
Limbah 4.5
Kehutanan Rehabilitasi
mangrove -1307.53
39.
Kelurahan Bukit Batu Kecamatan Singkawang Tengah Kota Singkawang
Energi 23.84
Limbah 4.5
No. Lokasi Sektor Kegiatan Penurunan Emisi GRK (ton CO2e)
Peternakan Biogas 0.17
40. Desa Sebubus Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas
Energi 10.04
Kehutanan Rehabilitasi
Mangrove -182.88
Pertanian 9.46
41. Komplek Kasturi, Kalimantan Selatan
Limbah 166
Energi 16
Kehutanan 101.18
Pertanian 0.0004
42.
Jorong Teluk Sikai Nagari Sungai Duo Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat
Limbah 56,602
Energi 4,278
43.
Desa Gondang Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur
Limbah 4
44.
Desa Kutoharjo Kecamatan Pati
Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah
Energi 1.47
Limbah 7.82
45.
Desa Wonosekar
Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak Provinsi Jawa Tengah
Limbah 16
Energi 1,699
46. Juwanalan Provinsi Jawa
Tengah Limbah 1.47
47.
Desa Cimangeunteung Kecamatan
Rangkasbitung, Kabupaten Lebak Provinsi Banten
Energi 671
48.
Kelurahan Randakari Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon
Limbah 41
No. Lokasi Sektor Kegiatan Penurunan Emisi GRK (ton CO2e)
49.
Desa Cilentung Kecamatan Pulosari Kabupaten
Pandeglang
Energi 1
50.
Dusun Lita, Desa Poleonro, Provinsi Sulawesi
Tenggara
Kehutanan Rehabilitasi
Mangrove -261.25
Peternakan Biogas 47.88
51. Dusun Polewali Peternakan 11.97
Pertanian 0.39
52. Desa Jojjolo, Bulu Kumba,
Sulawesi Selatan Pertanian Substitusi Pupuk
Urea 3.48
53. Dusun Kopen, Sukoharjo,
Jawa Tengah Kehutanan Stok Karbon
Parsial 83.13
54.
Desa Margorukun, Kecamatan Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat
Kehutanan Stok Karbon
Parsial 511.28
Rehabilitasi Pertanian Lahan Kering Campur
-236.94
Peternakan Biogas 579.92
Pertanian Substitusi Pupuk
Urea 0.73
Pengurangan Pembakaran Jerami
0.03
55.
Dusun Mandow, Kecamatan Samofa, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua
Kehutanan Stok Karbon
Parsial 10.16
56.
Haruku, Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku
Kehutanan Stok Karbon
Parsial 15.6
57. Sembak, Bayolali, Jawa
Timur Kehutanan
Rehabilitasi Pertanian Lahan Kering Campur
-2730.93 58. Keban Agung, Muaraenim,
Sumatera Selatan Pertanian Perairan Sawah 3.13
No. Lokasi Sektor Kegiatan Penurunan Emisi GRK (ton CO2e)
Substitusi Pupuk
Urea 4.11
59.
Kelurahan Syamsudin Noor Provinsi Kalimantan Selatan
Kehutanan
Rehabilitasi Lahan Kering Sekunder
-78.17
Stok Karbon
Parsial
101.18
Pertanian Substitusi Pupuk Urea
0.41
60.
Desa Pakul, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan
Kehutanan
Rehabilitasi Pertanian lahan Kering Campur
-162.8
61.
Desa Kalipadang
Kabupaten Rejang Lebong Bengkulu
Energi Biogas, Kayu bakar
0.605
Limbah 3R 0.29
Kehutanan Penghijauan 95.54
Pertanian Pupuk Organik 0.01
TABEL 4.7 Perkembangan Konsumsi BPO di Indonesia
TABEL 4.7.1 Capaian Sasaran Penurunan Konsumsi Bahan Perusak Ozon (BPO) No. Sasaran RKT
2017
Indikator Kegiatan
Sub
Komponen Kegiatan
Volume Target
Tahun 2018
Kegiatan Target Realisasi Capaian Penurunan
konsumsi bahan
perusak ozon
Persentase tingkat penurunan konsumsi bahan perusak ozon jenis HCFC dari 403,9 ODP ton tahun 2013 menjadi 282,71 ODP ton atau 30% pada tahun 2019
Pembatasan alokasi konsumsi Bahan
Perusak Ozon (BPO)
Pembinaan Teknis
Pengendalian BPO
5%
5 kegiata n
Penurun an konsums i BPO
25% 41,71% 139%
Penerbit an surat rekomen dasi impor BPO dalam rangka Pembata
20 20 100%
No. Sasaran RKT 2017
Indikator Kegiatan
Sub
Komponen Kegiatan
Volume Target
Tahun 2018
Kegiatan Target Realisasi Capaian (S1.P6.1.K2.2.IK
K.a)
san alokasi konsums i BPO Pengem bangan Aplikasi REKOM- BPO (Rekome ndasi Impor BPO) berbasis web
1 1 100%
Pelaksan aan pemanta uan dan peningka tan kapasitas teknisi untuk menurun kan penggun aan BPO
6 6 100%
Alih teknologi pada industri sektor foam dari penggun aan BPO ke non BPO dan low GWP
10 10 100%
No. Sasaran RKT 2017
Indikator Kegiatan
Sub
Komponen Kegiatan
Volume Target
Tahun 2018
Kegiatan Target Realisasi Capaian Pelaksan
aan Evaluasi dan perhitun gan penurun an konsums i BPO
2 2 100%
Penyusu nan RSKKNI Bidang Teknik Pendingi n dan Tata Udara
1 1 100%
Pelatiha n dan Sertifikas i Teknisi AC
4 4 100%
Tabel 4.7.2 alokasi HCFC
Nama HCFC
2013 2014 2015 2016 2017 2018
Metric Ton
ODP Ton
Metric Ton
ODP Ton
Metric Ton
ODP Ton
Metric Ton
ODP Ton
Metric Ton
ODP Ton
Metric Ton
ODP Ton HCFC-22 2977.06 163.74 2944.17 161.93 1892.90 104.11 3267.52 179.71 3171.00 174.41 3114.31 171.29
HCFC-123 100.46 2.01 108.82 2.18 101.90 2.04 123.63 2.47 110.00 2.2 99.92 2.00
HCFC-141b 1300.00 143.00 843.00 92.73 420.00 46.20 560.00 61.60 570.00 62.70 500 61.60
HCFC-225 19.37 0.39 12.23 0.24 4.55 0.09 3.13 0.06 1.00 0.02 2 0.04
HCFC-142b 6.41 0.41 4.46 0.29 0.00 0.00 10.04 0.64 6.41 0.41 8.20 0.53
Total konsumsi
HCFC 4403.23 309.55 3912.68 257.37 2419.35 152.44 3964.32 244.48 3858.41 239.74 3784.42 235.46 Methyl
Bromide 254.00 152.4 256.00 153.6 224.00 134.4 128.00 76.80 96.00 57.60 73.50 44.10
Total
konsumsi 4657.23 461.95 4168.68 410.97 2643.35 286.84 4092.32 321.28 3954.41 297.34 3857.92 279.56
Tabel 4.7.3 Tabel Alokasi dan Realisasi Konsumsi HCFC di Indonesia Tahun 2013-2018 (ODP Ton)
Jenis HCFC Alokasi 2013
Realisasi 2013
Alokasi 2014
Realisasi 2014
Alokasi 2015
Realisasi 2015
Alokasi 2016
Realisasi 2016
Alokasi 2017
Realisasi 2017
Alokasi 2018
Realisasi 2018
HCFC-22 199.49 163.74 221.62 161.93 179.30 104.11 179.30 179.71 179.30 174.41 172.15 171.29
HCFC-123 5.54 2.01 3.14 2.18 3.34 2.04 3.34 2.47 3.34 2.20 2.64 2.00
HCFC-141b 139.48 143.00 117.70 92.73 83.60 46.20 83.60 61.60 83.60 62.70 61.60 61.60
HCFC-142b 2.67 0.42 1.33 0.29 0.00 0.00 0.00 0.65 0.00 0.42 0.00 0.53
HCFC-225 0.54 0.39 0.28 0.24 0.28 0.09 0.28 0.06 0.28 0.02 0.04 0.04
TOTAL 347.71 309.55 344.08 257.37 266.52 152.44 266.52 244.50 266.52 239.74 236.43 235.46
Gambar 4.1 Grafik Alokasi dan Realisasi Konsumsi HCFC di Indonesia (ODP Ton) Tabel 4.7.4 Perkembangan Konsumsi HCFC setiap sektor di Indonesia
2013 2014 2015 2016 2017 2018
Foam 845,00 547,95 420,00 560,00 570,00 500,00
Fire Fighting 48,22 52,23 27,94 45,32 51,99 39,54
Refrigeration Manufacturing 961,10 795,56 - 0 0 0
Refrigeration/Serving 2.529,61 2.504,71 1.966,86 3.355,87 3.235,42 3182,87
Solvent 19,37 12,23 4,55 3,13 1,00 2,0
Total 4.403,30 3.912,68 2.419,35 3.964,32 3.858,41 3784.42
Gambar 4.2 Grafik Perkembangan Konsumsi HCFC Tiap Sektor di Indonesia
Solvent 0%
Fire Fighting
1% Refrigeration
Manufacturing 8%
Foam 16%
Refrigeration/
Serving 75%
PERSENTASE PENGGUNAAN HCFC DI BERBAGAI SEKTOR
Website : http://ditjenppi.menlhk.go.id - twitter : @ditjenppiklhk - Instagram : @perubahan_iklim_klhk - Facebook : @DITJENPPI - Youtube : setditjen ppi
S
ETIAP TAHUNB
ALI DAPAT MENURUNKAN20
JUTA TONC
O2
KE UDARA KompasD
ARIH
ASILP
ENELITIAN POHONT
ANJUNG DAPAT MENYERAP CO2
SEBESAR1,622
KG
/
HARI,
MANGGA1,247 K
GC
O2/
HARI,
SAWO DUREN
0,648 K
G/
HARI,
J
ATI0,298 K
G/
HARI Scientific Reporitory IPBS
EPEDAM
OTORM
ENGEMISI14
GC
O/
KM DAN3180
G/
KGBBM
Permen LH No 12 tahun 2010
Tabel 5.1. Matriks Capaian Direktorat IGRK & MPV
Kegiatan: Inventarisasi GRK serta monitoring, pelaporan dan verifikasi (MPV) emisi GRK yang dilaporkan secara berkala setiap tahun
Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan
Target Realisasi Capaian Kinerja Penyusunan sistem
dan kebijakan pendukung penyelenggaraan inventarisasi GRK nasional melalui implementasi sistem SIGN SMART secara nasional
Sistem dan kebijakan pendukung penyelenggaraan inventarisasi GRK nasional tersusun dan
terselenggara
Input SIGN SMART pada 5 (lima) sektor
Input SIGN SMART pada 5 (lima) sektor
100%
Jumlah sektor mitigasi yang ter MRV
Jumlah sektor mitigasi yang ter MRV
terselenggara sebanyak 5 (lima) sektor
5 (lima) sektor
5 (lima) sektor 100%
Jumlah aksi mitigasi yang terdaftar dalam Sistem Registri Nasional
Jumlah aksi mitigasi yang terdaftar
sebanyak 5 (lima) sektor dalam Sistem Registri Nasional
5 (lima) sektor
5 (lima) sektor 100%
DAN MPV
5.2 PROFIL EMISI GAS RUMAH KACA (GRK) NASIONAL TAHUN 2000 – 2017 Tabel 5.2 Emisi GRK Nasional Tahun 2000 – 2017
Tahun
Energi IPPU Pertanian FOLU Peat Fire Limbah Total
(Gg CO2e)
(Gg CO2e)
(Gg CO2e)
(Gg CO2e)
(Gg CO2e)
(Gg
CO2e) (Gg CO2e) 2000 317.609 42.882,56 95.201 343.797 161.571 64.832 1.025.893 2001 341.919 48.269,11 94.134 329.243 50.885 67.602 932.053 2002 349.485 41.688,16 93.856 373.189 301.753 70.063 1.230.034 2003 378.050 41.402,45 94.863 328.958 132.075 73.061 1.048.410 2004 380.434 43.145,65 96.586 475.851 232.018 75.225 1.303.260 2005 376.988 42.296,03 98.492 439.638 258.887 77.216 1.293.516 2006 386.100 38.641,24 97.828 479.246 510.710 82.578 1.595.103 2007 402.989 35.919,48 101.487 553.803 62.747 83.933 1.240.878 2008 391.784 36.498,63 98.659 513.712 81.744 85.023 1.207.420 2009 405.653 37.546,31 102.956 620.566 299.920 89.326 1.555.967 2010 453.235 36.032,83 104.501 383.405 51.383 87.669 1.116.226 2011 507.357 35.910,40 103.161 427.310 189.026 91.853 1.354.617 2012 540.419 40.077,58 106.777 487.928 207.050 95.530 1.477.781 2013 496.030 39.109,53 106.814 402.252 205.076 100.515 1.349.797 2014 531.142 47.488,95 107.319 480.033 499.389 102.834 1.768.206 2015 536.306 49.297,37 111.830 766.194 802.870 106.061 2.372.559 2016 538.025 55.307,45 116.690 545.181 90.267 112.351 1.457.821 2017 562.244 55.394,51 121.686 282.098 12.513 120.191 1.154.126
Sumber: Laporan 2nd BUR dan Draft Laporan IGRK Nasional Tahun 2018
Gambar 5.1 Grafik Emisi GRK Nasional Tahun 2000 – 2017
5.3 Kontribusi Sektor Terhadap Emisi Nasional Tahun 2017
Gambar 5.2 Grafik Kontribusi Sektor Terhadap Emisi Nasional Tahun 2017
Pada tahun 2017, sektor yang memberikan kontribusi terbesar terhadap emisi GRK nasional adalah sektor Energi (49%), diikuti oleh sektor kehutanan dan kebakaran gambut (25%) dan pertanian (11%). Pada tahun 2015 dan 2016 berturut-turut sektor kehutanan dan kebakaran gambut menyumbang emisi sebesar 66% dan 43%. Dengan demikian, pada tahun 2017 terjadi penurunan emisi sektor kehutanan dan kebakaran gambut yang sangat signifikan.
Tabel 5.3 Emisi GRK dari Sektor FOLU (Gg CO2e) Tahun 2010 - 2017
Code Source Category 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017
3B1a
Forest remaining
Forest -17.655 77 -11.839
-92.135 -127.701
-260.052,13 -293.629,08
- 337.834 3B1b
Non-Forest to
Forest -5.183 -4.819 -4.095
-4.909 -3.675
-2.592,53 -2.222,96
- 2.048
3B2a
Cropland remaining Cropland
- 37.464
- 36.985
- 36.758
-35.886
- 33.729
-6.417,86 -21.757,19
5.668 3B2b
Non-Cropland to Cropland
38.641
45.658
95.266 197.494 141.481
273.025,06 276.700,42
302.294
3B3a
Grassland remaining Grassland
- -
- - - - - - 3B3b
Non-Grassland to Grassland
18.164
21.088
25.342 - 69.383 17.118
-11.782,76 56.379,61
- 124.470
3B4a
Wetland remaining Wetland
- -
- - - - - - 3B4b
Non-Wetland to
Wetland - -
- - - - - -
3B5a
Settlement remaining Settlement
- -
- - - - - - 3B5b
Non-Settlement to settlement
1.370
1.677
1.753 1.975 10.257
593,8 35.330,86
19.016
3B6a
Otherland remaining Otherland
- -
- - - - - - 3B6b
Non-Otherland to Otherland
72.564
78.020
89.692 163.653 134.546
413.797,21 136.482,71
60.621
Biomas FOLU
70.436
104.715
159.361 60.809 138.298 406.571 187.284 - 76.753 Other
Peat
Decomposition
312.968
322.595
328.567 341.443 341.735
359.623,16 357.896,12
358.851
Total emission without Peat Fire
383.405
427.310
487.928 402.252 480.033 766.194 545.180 282.098 Other Peat Fire
51.383
189.026
207.050 205.076 499.389
802.870,00 90.267,18
12.513
Total emission with Peat Fire
434.788
616.335
694.978 607.328 979.422 1.569.064 635.448
294.611
5.4.2 SEKTOR PERTANIAN
Tabel 5.4 Emisi GRK dari Sektor Pertanian Tahun 2010 – 2017 (Gg CO2e)
Kategori 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017
Enteric fermentation
(3A1) 12,864 12,266 13,255 11,206 12,524 13,152 13,303 13,791
Manure
Management (3A2a) 1,286 1,146 1,235 1,036 1,135 1,221 1,260 1,306
Kategori 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 Biomass Burning CL
(3C1b) 1,532 1,537 1,761 1,657 1,664 1,711 1,840 1,930
Biomass Burning
GL(3C1c) 1,106 1,002 1,112 1,172 989 961 1,101 1,125
Direct N2O Manure
(3A2b) 5,447 5,470 5,900 5,623 6,007 6,216 6,085 6,311
Indirect N2O Manure
(3C6) 1,009 1,076 1,151 1,120 1,180 1,229 1,274 1,307
Liming (3C2) 1,515 1,631 1,771 1,858 1,920 1,962 1,950 2,289
Urea Fertilization
(3C3) 4,709 4,813 4,853 4,619 4,836 4,746 4,867 5,300
Direct N2O Soils
(3C4) 31,731 31,780 32,646 33,624 32,575 32,021 33,416 35,992
Indirect N2O Soils
(3C5) 8,310 8,307 8,452 8,670 8,495 8,492 8,987 9,500
Rice Cultivation
(3C7) 34,990 34,134 34,641 36,230 35,994 40,117 42,606 42,835
Total Net (in Gg
CO2e) 104,501 103,161 106,777 106,814 107,319 111,830 116,690 121,686
5.4.3 SEKTOR ENERGI
Tabel 5.5 Emisi GRK dari Sektor Energi Tahun 2010 – 2017 (Gg CO2e)
Source of GHG Emissions
Emissions (Gg CO2e)
2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017
By Type of Fuel
1. Liquid Fuels 210,441 243,878 262,190 255,883 271,569 223,560 220,606 215,526 2. Solid Fuels 159,328 188,518 194,681 154,837 187,476 205,753 214,607 226,794 3. Gas Fuels 85,083 85,797 85,302 90,935 96,795 101,106 105,334 99,018 Total by type of fuel 454,853 518,194 542,172 501,655 555,840 530,420 540,547 541,338
By Sector/Sorces
1.A.1. Energy
Industries 144,526 173,803 187,631 189,860 223,213 226,278 246,851 258,041 1.A.1.a Electricity
Generation 130,886 160,771 174,873 177,294 208,671 211,916 231,370 243,629 1.A.1.b Oil and Gas 13,449 12,988 12,672 12,529 14,503 14,331 15,409 14,341
1.A.1.c Coal Processing 192 44 86 37 39 31 71 71
1.A.2 Manufacturer 133,062 149,044 142,597 92,072 96,422 108,201 87,933 87,932 1.A.2.a Iron and
Steel 389 339 342
1.A.2.c Chemical 4,924 5,683 5,678
1.A.2.d Pulp,
Paper, and Print 1,555 1,759 1,759
Source of GHG Emissions
Emissions (Gg CO2e)
2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017
1.A.2.e Food Processing, Beverages, and Tobacco
515 494 494
1.A.2.f Non-
Metallic Minerals 3,542 3,756 3,756
1.A.2. mNon-
specified Industry 97,275 75,904 75,904
1.A.3 Transportation 108,264 117,570 139,271 143,243 141,520 129,187 136,405 147,230 1.A.3.a Civil
Aviation 9,899 8,900 9,730 10,385 10,554 10,832 12,178 13,408 1.A.3.b Land
Transportation (Road and Railways)
98,136 108,465 129,343 132,732 130,870 118,269 124,118 133,689 1.A.3.c Water-
Borne Navigation 228 206 197 126 96 86 109 132
1.A.4.a Commercial 3,793 3,462 4,306 4,103 3,834 4,413 2,918 3,182 1.A.4.b Residential 28,299 28,674 29,663 31,313 32,303 32,720 33,164 34,863 1.A.5 Non-Specified 12,505 11,848 14,670 13,501 12,443 14,258 8,853 9,095 1.A Fuel Combustion 430,449 484,401 518,139 474,092 509,734 515,056 516,124 540,342
1.B Fugitives 22,786 22,955 22,280 21,938 21,408 21,250 21,901 21,901 1.B.1 Fugitives Solid
Fuels Mining 1,200 1,541 1,684 2,069 1,998 2,013 1,990 1,990 1.B.2 Fugitives Oil/Gas 21,586 21,414 20,596 19,869 19,410 19,237 19,912 19,912 1.B.3 Other Emission
from Energy Production
- - - - - - - -
Total Sectoral 453,235 507,357 540,419 496,030 531,142 536,306 538,025 562,244
5.4.4 SEKTOR IPPU
Tabel 5.6 Emisi GRK dari Sektor IPPU Tahun 2010 – 2017 (Gg CO2e)
Code Categories Emissions (Gg CO2e)
2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017
Mineral
2.A.1 Cement 19,461 21,100 23,294 24,775 25,534 24,558 28,710 29,092
2.A.2 Lime 916 128 128 128 153 124 124 124
2.A.3 Glass 47 38 38 38 38 2 2 2
2.A.4.a Ceramics 5.09 5.69 5.69 5.7 5.7 3.0 3.0 3.0
Code Categories Emissions (Gg CO2e)
2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017
2.A.4.b Other Uses
of Soda Ash 2,035 2,037 2,037 2,022 2,022 2,409 2,409 2,409
Chemical
2.B.1 Ammonia 7,458 7,111 7,168 6,597 7,947 7,854 7,395 6,962
2.B.2 Nitric Acid 90 89 327 382 415 1,303 1,286 1,396
2.B.5 Carbide 30 28 23 23 29 25 25 25
2.B.8.a Methanol 215 221 198 284 282 279 292 308
2.B.8.b Ethylene 1,311 1,081 1,228 1,377 1,297 784 1,783 1,783 2.B.8.c Ethylene
Dichloride
and VCM 128 117 127 232 229 217 395 407
2.B.8.f Carbon
Black 337 231 635 181 203 209 219 219
Metal
2.C.1 Iron and
Steel 918 862 984 656 6,259 7,092 8,196 8,196
2.C.3 Aluminium 531 431 433 461 358 462 441 441
2.C.5 Lead 12 13 13 79 113 74 74 74
2.C.6 Zinc 28 21 16 8 10 69 69 69
Non-Energy Products from Fuels and Solvent Use
2.D.1 Lubricant
Use 236 245 222 220 206 211 211 211
2.D.2 Paraffin
Wax Use 2,189 2,062 3,108 1,596 2,284 3,536 3,536 3,536
Others
2.H.1 Pulp and Paper
Industry 88 89 94 95 99 84 132 132
2.H.2 Food and Beverages
Industry 0.95 1.08 0.50 6.78 5.11 5.11 5.11 5.00
Total
Sectoral 36,033 35,910 40,078 39,164 47,489 49,297 55,307 55,395
5.4.5 SEKTOR LIMBAH
Tabel 5.7 Emisi GRK dari Sektor Limbah Tahun 2010 – 2017 (GgCo2e)
Kategori/Sub kategori ANGKA EMISI/TAHUN (Gg CO2e)
2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017
4A Solid Waste Disposal
Kategori/Sub kategori ANGKA EMISI/TAHUN (Gg CO2e)
2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017
4A1 Managed Solid Waste Disposal
9,73
11,08
11,88
12,62
13,29
13,59
14,01
14,82 4A2 Unmanaged Solid Waste
Disposal
30.087
31.256
32.371
33.417
34.312
35.013
36.002
36.905 4B Biological Treatment of Solid
Waste
4B1
4B1 Biological
Treatment of Domestik Solid Waste
0,12
0,57
0,57
0,57
0,57
0,57
0,57
0,57
4B2
4B2 Biological
Treatment of Industrial Solid Waste
- 0,77
0,86
0,92
1,00
1,05
1,06
1,57 4C Incineration and Open Burning
of Waste
4C1 Incineration Waste - - - - - - - -
4C2 Open Burning of Waste 4.696
4.748
4.801
4.854
4.907
5.083
5.146
5.193 4D Wastewater Treatment and
Discharge
4D1
Domestic Wastewater Treatment and Discharge
17.602
18.087
18.537
19.893
20.448
21.162
21.871 22.831
4D2
Industrial Wastewater Treatment and Discharge
35.195
37.655
39.713
42.245
43.043
44.657
49.211 55.146
4E Other
Sludge Handling
79,56
94,01
94,64
91,21
108,85
130,49
106,02 99,18
TOTAL EMISI (Gg CO2-e)
87.670
91.852
95.530
100.514
102.834
106.061
112.352 120.191
Berdasarkan Tabel 5.8 dapat dilihat bahwa emisi aktual Indonesia berada pada level 706 MTon CO2e dibawah tingkat emisi baseline pada tahun 2017, atau setara dengan 24,5% terhadap target 29%
pada tahun 2030.
Gambar 5.3 Grafik Kontribusi Penurunan Emisi Nasional (2010-2017) Terhadap Target NDC Tahun 2030
Gambar 5.4. Grafik Overview Capaian Penurunan Emisi dibandingkan dengan BAU, CM1 dan CM
5.6. CAPAIAN PENURUNAN EMISI SEKTORAL 5.6.1. SEKTOR FOLU
Tabel 5.9 Tabel Penurunan Emisi Sektor FOLU
Penurunan Emisi Targ et 2030
2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017
Penurunan Emisi Berdasarkan
BAU
Inventory FOLU
(Mton CO2e) 383,40 427,31 487,93 402,25 480,03 766,19 545,18 282,10 Inventory Peat
Fire (Mton CO2e) 51,38 189,03 207,05 205,08 499,39 802,87 90,27 12,51
Penurunan Emisi Targ et 2030
2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017
Inventory Total
(Mton CO2e) 434,79 616,34 694,98 607,33 979,42 1569,0
6 635,45 294,61 BAU
(Mton CO2e) 647 769 771 768 766 765 764 801
Penurunan dari BAU (Mton CO2e)
497 212,21 152,66 76,02 160,67 -213,42 -804,06 128.55 506,72 Progres Capaian
terhadap 2030 (%)
17,2 7,34 5,28 2,63 5,56 -7,39 -27,83 4,45 17,54
Kontribusi Aksi Mitigasi
Klaim Penurunan RAN oleh Sektor
(Mton CO2e)
-538,41
132,72 309,41 Terverifikasi
(Mton CO2e) -538,41 132,72 295,58
Belum
Terverifikasi - - -
5.6.2. SEKTOR PERTANIAN
Table 5.9 Penurunan Emisi Sektor Pertanian
Penurunan Emisi Target
2030 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017
Penurunan Emisi Berdasarkan
BAU
Inventory (Mton CO2e)
104,5
0 103,16 106,78 106,81 107,32 111,83 116,69 121,69 BAU
(Mton CO2e) 111,0
0 111,00 111,00 112,00 113,00 114,00 114,00 114,64
Penurunan Emisi Target
2030 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017
Penurunan dari BAU (Mton CO2e)
9 6,50 7,84 4,22 5,19 5,68 2,17 -2,69 -9,19
Progres Capaian terhadap 2030 (%)
0,32 0,23 0,28 0,15 0,18 0,20 0,08 -0,10 -0,25
Kontribusi RAN
Klaim Penurunan
RAN oleh Sektor (Mton
CO2e)
12,08 16,00 14,48 13,64 16,06 1,88 6,95 0,51
Terverifikasi
(Mton CO2e) 8,78 9,78 10,04 9,66 9,11 6,93 9,08 11,14 Belum
Terverifikasi
5.6.3. SEKTOR ENERGI
Table 5.10 Penurunan Emisi Sektor Energi
Penurunan Emisi Target
2030 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017
Penurunan Emisi Berdasarkan
BAU
Inventory
(Mton CO2e) 453,24 507,36 540,42 496,03 531,14 536,31 538,03 562,24 BAU
(Mton CO2e) 453,00 511,00 550.00 590.00 639,00 664,00 723,00 767,36
Penurunan Emisi Target
2030 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017
Penurunan dari BAU (Mton CO2e)
314 0 3,64 9,58 93,97 107,86 127,69 184,97 205,12 Progres
Capaian terhadap 2030 (%)
11 0 0,13 0,34 3,29 3,78 4,47 6,48 7,19
Kontribusi RAN
Klaim Penurunan
RAN oleh Sektor (Mton CO2e)
34,04 39,81 49,75
Terverifikasi
(Mton CO2e) 31,62 36,70 42,88
Belum
Terverifikasi 2,42 3,11 6,87
5.6.4. SEKTOR IPPU
Table 5.11 Penurunan Emisi Sektor IPPU
Penurunan Emisi Target 2030
2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 Penurunan
Emisi Berdasarkan
BAU
Inventory
(Mton CO2e) 36 36 40 39 47 49 55 55
BAU
(Mton CO2e) 36 37 42 41 50 53 56 56
Table 5.12 Penurunan Emisi Sektor Limbah
2030
Penurunan Emisi Berdasarkan
BAU
Inventory
(Mton CO2e) 88 91,85 95,53 100,5
1 102,8
3 106,0
6 112,3
5 120,1
9 BAU (Mton CO2e) 88 92,00 96,00 101,0
0 103,0
0 106,0
0 113,0
0 121,0
0 Penurunan dari BAU
(Mton CO2e) 11 0 0,15 0,47 0,49 0,17 0,40 0,65 0,81 Progres Capaian
terhadap 2030 (%) 0,38 0 0,01 0,02 0,02 0,01 0,01 0,02 0,03
Kontribusi RAN
Klaim Penurunan RAN oleh Sektor
(Mton CO2e)
0,05 10,52 11,58 0,35
Terverifikasi
(Mton CO2e) 0,05 10,52 11,58 0,35
Belum Terverifikasi - - - -