• Tidak ada hasil yang ditemukan

Budidaya .l anaman Pepaya Cialifornia

Dalam dokumen 2. KHOLIDA IIANNUM (Halaman 46-53)

BAB IV BAB IV PE]VIBAHASAN

4.4 Budidaya .l anaman Pepaya Cialifornia

1.4.1.

Pemtribitan

dan Pcnvemaian

a. Pemilihan tsibitan Persyaratan

Ribit,/

Benih

' Biii-biii

yang digunakan sebaeai bcnih cliambil dari buah yang telah nrasak benar dan berasal dari pohon

pilihan.

Buah cli belah dua untuk

diambil biji-biiinya. Bili

ken-rudian

dicuci bersih hingga kulit

var-rg

menl,elubungi biii terbuang

lalu

dikeringkan di tempat -vang tecluh.

. tli.ii

yang segar digunakan sebagai

bibit. Bibit

.iangan

diambil dari

buah yang sudah terlalu masak/tua dan.iangan ciari pohon 1'ang surdah tua.

b. Penyiapan Benih dan N{edia Semai

Berih

pepaya dapat

dibeli di toko+oko

pertanian r

anu

rnenjual

benih.

Aclapun langkali penyernaian benih adalah:

.

Kebutuharr benih perhektar 60 grarn

(1.450

1.600 tanaman).

Cambar 1 Penyernaiarn benih

38

UNIVERSITAS MEDAN AREA

' Benili dikeluarkan dari

bungkus. kernudian rendam dalarn

air

selama sehari semalam.

.

Benilr yang tenggelanr selanjLrtnva diperarn dalarn kcfias koran 1,ang lerribab atau kain basah seltrma kurang

lebili

seminggr"r dan clitempatkan pada tempat yang leduh selama pemeramanan di

jaga

kelembapannya atau Renih direndam dalanr larutatr ZP7- 2

cciliter

selarna 1-2.ianr. ditiriskar:r.

'

Siapkan Media sentai trerupa calnpuran tanah halus clan konrpos atau l'anah dan Pupuk Kandang dengan perbandingan

2 :

1 yang sudah

di

siapkan dalam plastik polibag ukuran 8 x10 cm atau 20

x

15 cm.

c. Penanarnan di pelsemaian

1,

l-eknik

Penrvemaian Benih

'

Benih dimasukan pada polybag dcngan kedalaman

I

cm kernudian tutup clengap tanah

dan diletakkan dalam

sungkup

plastik.

Selama

dalam poryemaian

perln drjaga kelentbapannya dc'ngan men'y'iram secara rutin alau

disirarl

setiap hari.

'Benih

berkecambah muncul setelah

l2 - i5

hari. Pada saat ketinggianny'a

l5

- 20 cm atau 45 - 60 hari

bibit

siap ditanarn.

' Biii-biji tersebut bisa

langsung

ditanirnl atau disemai

clahulu. Penyemaian dilakukan 2-3 bulan sebelum

bibit

persemaian i1u dipindahkan ke kebr-rn.

2. Penieliharaan Pembibitan / Penyemaian

Pada persenraiau

di

lahan"

biji

ditaburkarr dalam larikan barisan (

jarak

5 -

l0 cm ).BIji

dibenarn

+

1

cm.

Dengan perneliharaan.vang

baik. biii-bifi

akan tumbuh sesudah 3 ntinggu.

39

UNIVERSITAS MEDAN AREA

3. Pemindahzur

Bibit.

Bitrit

yang sudah dewasa

(

umur

2 -

3 bulan

)

dapat dipindahkan

ke

lahan pada permulaan mnsim huian.

4.4.2 .Pengolahan

Tanah

Gambar 2 Pengolahan tanah dengan menggunakan alat Traktor

a.

Persiapan L.ahan clibersihkan

dari

gulma" kemudian dic.angkul

I dibaiak

dan

digemburkan.

Pembentukan Bedengan

.

IJentuk bedengan berukuran

lebar 200 - 250

cm"

tinggi 20 - 30 cm.

paniang secukupnya,.f arak antar bederrgan 60 cm.

.

Buat lubang uliuran 50 cm

x

50 cm x 40 cm atau 50 crn

x

60 cm

x

50 cm

di

atas bedengan. denganjarak tanam 2 m x 2.5 nr atau 2.,5 nt x 2"5 m atan 2,5 m x 2"75 m.

b. Pengapuran

Apabila tanah .vang akan ditanan"ri pepa)'a bcrsifat asanr (pl-l kurang dari 5)"

setelah diberi pupuk yang rnatang. perlu ditambah

+

1 kg

Dolomit

dan biarkan 1-2 minggu.

40 UNIVERSITAS MEDAN AREA

c. Pernupukan

Sebelum diberi pupuk. lubang tananr harus dikeringkan selama satn

milugu-

setelah

itu

tutup dengan tanah yang

di

carnpur dengan

3 blek ( * 40 kg )

pupuk

kandang matang.

4.5.3 Penanalnan

Gambar 3. Penanaman

bibit

pepaya

Penanamatr Pepaya

Califomia dilakukan

dengan

metlindahkan bibit

dari polibag -vang telah berunrur antar I - I ,5 bulan, ke lubang tanam yang telah disiapkan sehelumnya. Sehari sebelum penanaman lahan yang akan clitanami cliairi terlebih clahulu. Penanaman sebaiknva dilakukan pada sore hari, ciengan cara nrelepaskan

bibit dari polibag dan menanam bibit di tengah lubang tanam. paila

saat

meleapaskan

polihag

diusahakan

hati-hati agar bola

tzrnah

tidak halcur.

agar tanarnan tidak la1''u setelah dipindali ke lahan. Setelah penarlam.ur selesai dilakukan pen-viraman

untnk

mernperlahankan

kelembaban tanah. l-lntuk

penanaman

41,

UNIVERSITAS MEDAN AREA

dibeberapa lubang tanam dianjurkan ditanami

2 bibit

sekaligus" untuk cadangan sulam apabila

bibit

mati atau untuk mengganti

bibit

y'ang menyimpang silatnya.

4.4.4

Pemeliharaan

Penjarangan dan

Penyulaman

.

Pen-iarangan

tanarnan dilakukan untuk memperoleh tanaman betina

dan membuang batang pohon .iantan.

Hal ini dilakukan

pada u,aktu tanaman mulai berbunga.

.

Pen,vulaman dilakukan sesegera mungkin terhadap

bibit

yang mati

karola

harna

/ penyakit atau bibit yang

rneny'impang

sifatnya dari

.ienis

vang

tlitar-ram. Pada umunrnya pekebun rnenyediakan

bibit

Llntllk sulam san.rpai ).5Yo dari populasi yang ditananr.

b. Pengairan

Tanaman pepa,va memerlukan cukup air tetapi tidak tahan genangan. Maka pengairan dan pembuangan

air

harus diatur dengan baik.

Apalagi di

daerah yang curah hujan

tinggi

dan bertanah

liat.

maka harus dibuatkan parit-parit. Saat yang tepat menanam pepaya califburia adalah pertengahan musim hujan antara Februari

Gambar 4. Pembersihar-r gulma

42

UNIVERSITAS MEDAN AREA

dan Maret. sehingga

bibit

mendapatkan air vang cukup dan tidak kekeringan^ perlu

juga dihuat

hedengan-betlengan agar

air hujan tidak

menggenan-rr, dan nembuat tanatnan yeurg nrasih muda menjadi btrsuk.

Bila

menanam

dimusirn

kcmarau di sekitar tanaman bisa dikasih jc-rami scbagai mulsa r-rntuk mengurangi penguapan air sehingga tanaman tidak kekerinsan. .fananran

Irepal-a harus sering disirami.

c. Penyiangan dan Pembumbunar-r

Kebun pepa)'a sama

halnr

a densan kebr-rn

br-rah-buahan lainnya.

memerlukan penyiangan (pembuangall rumput) dan Penclangiran tanah. Perawatan tanaman pepa-va pun tidak sulit" cukup dengan membersihkan guh'na

yalg

tumbuh,

menyiangi

semetk-sentak

perdu clari kumpulan runtput liar di sekitar

biitang tananran pepaya. Sambil menyiangi tanaman" petani pun dapat nrentberikan pupuk

minimal

3 bulan sekali dengan tnenggunakan prupuk organik dan anorganik.

d. Pemutrrukan

Pen'rupukan tanarnan pepaya

Califomia

sangat pentiltg dan.iika

tidak

ra.lin memberikan pupuk. maka pertr-urrbul-ran tanaman pepaya akan merana dan kelak buahnya pun tidak manis saat dipanen. {Jntuk produksi irang

tinggi

tananlan pepaya

memerlukan pupuk y'ang cuknp banyak. khususnya pupuk organik.

.Iadual pemupukan tanaman pepaya dan

ienis pupuk

1,ang

diberikan

dapat mengikuti petunjuk sebagai berikut :

'

Pada sa&t tanam setiap lubang tanam

diberi

pupuk kandang

/

konrpos seban-vak 40kg/tanaman.

'

Seminggu setelah tanam. dipupuk NPK dengan takaran 200 gramipohon diberikan

43

UNIVERSITAS MEDAN AREA

dalarn alur lubang melingkari tanaman. Pemberian pupuk ini.juga clapat dilakukan dengan sistem kocor (melarutkan 1 kg

NPK

kedalam 25

lt

air).

.

Pada

umur 3

br"rlan setelah tanam

dibelikan

pr-rpuk 300 gram

NflK/polion |

5C

gram

KCl/pohon.

.

Pada umur 6 br-rlan setelah tanam diberikan pupuk 500 gram NPKipohon + 40 kg pupuk kandang/pohon

*

50 gram

KCl/pohon

.

Pada umur

9

bulan setelalr tanam diberikan pupuk 500

gran NPKlpohon +

75 granr

KCl/pohon

.

Pada

urrur

12 bulan setelah tanam diberikan pupuk 500 gr NPK/pohon

+

40 kg pupuk kandang/pohon

+

75 gram

KCllpohon.

Pemupukan tanaman dapat diulang setiap 3 bulan sekali dengan dosis 500 gr

NPKlpohon.

dan setiap

6

bLrlan sekali diberikan

pupuk

kandang seban.u"ak 40 kg/pohor-r. Cara pemupukan

NPK

dapat ditabur melingkar pohon. kemuclian ditutup dengan tanah.

Untuk

rneningkatkan pertumbuhan tanaman pada umu.r

2

minggu

setelah tanam dapat dilakukan pemupukan daun clengan interval seuringgu sekali.

4.5. Pengendalian

Hama

dan

Penyakita

Hama

I{ama tanaman pepaya pengartilruva

luar

biasa pada tanaman pepaya dan merupakan hal penentu tingkat her'liasil atati tidakr-rya clalam budidaya pepaya. Jika pepaya yang

kita

tanam mengalami gejala serangan hama segera

di

atasi. Banyak yang teledor dalam menangani rnasalali

ini.

Kebanl,akan sudah terserang hama baru mengoba. Pengendalian Hanra dan Penyakit.

44 UNIVERSITAS MEDAN AREA

a. I-iama

Hama tanama, pepaya pengaruhn.va luar biasa pada tanaman pepava cran

merupakan hal penentu tingkat berhasil atau tidaknl.a dalam budidaya pepaya. Jika pepaya -vang

kita

tanam mengalami gejala seransan hama segcra

di

atasi. Bani,ak

y-ang teledor dalam menangani rnasalah

ini.

Kebanl'akan sr-rdah terserang hama baru mengobati.

Dalam dokumen 2. KHOLIDA IIANNUM (Halaman 46-53)

Dokumen terkait