• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III. HASIL AKTUALISASI

E. Capaian Penyelesaian Isu

74

D. Rekapitulasi Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS

penggunaan pupuk organik

terhadap penggunaan pupuk organik. Hal ini dilihat dari antusiasme petani untuk mencoba belajar membuat pupuk organik sendiri.

4. Melakukan demonstrasi cara pembuatan pupuk organik dengan memanfaatkan kotoran ternak sapi

Petani belum paham cara membuat pupuk organik.

Petani memahami cara pembuatan pupuk organik dan berminat untuk membuatnya sendiri di rumah dengan kuantitas yang lebih banyak.

5. Melakukan pendampingan pengaplikasian pupuk organik.

Petani ragu

mengaplikasikan pupuk organik

Petani terlihat antusias mengaplikasikan pupuk organik

6. Pembuatan kuisioner sebagai bahan evaluasi kegiatan edukasi terhadap petani dalam penggunaan pupuk organik.

Belum adanya bahan evaluasi kegiatan penyuluhan

Adanya laporan evaluasi hasil rekapan kuisoner yang sudah diisi oleh para petani.

F. Manfaat Hasil Aktualisasi

Manfaat dari kegiatan-kegiatan aktualisasi atau gagasan kreatif adalah sebagai berikut :

1. Manfaat bagi petani

a. Petani menjadi lebih paham, setuju, dan mau membuat dan menggunakan pupuk organik untuk kegiatan usaha taninya.

b. Terjalinnya hubungan yang harmonis antara penyuluh dan petani.

c. Petani merasakan pelayanan prima sebagai wujud implementasi nilai BerAKHLAK

d. Membangkitkan semangat petani untuk menjadi petani yang berintegritas.

2. Manfaat bagi penulis :

a. Penulis mampu meningkatkan pemahaman serta dapat mengimplementasikan nilai-nilai dasar PNS, Manajemen ASN, dan SMART ASN dalam melaksanakan tugas dan perannya selama di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo.

76

b. Penulis dapat ikut serta andil dengan berinovasi dalam mendukung peningkatan pelayanan kepada petani di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo.

3. Manfaat bagi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian

a. Mendapatkan kegiatan yang kreatif dan inovatif dalam menyelesaikan masalah yang ada.

b. Terwujudnya visi dan misi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

4. Manfaat bagi masyarakat luas

b. Tersedianya bahan pangan yang sehat bebas dari bahan kimia c. Terwujudnya lingkungan yang bersih karena berkurangnya bau

tidak sedap dari kotoran ternak yang biasanya hanya menumpuk dan tidak diolah menjadi pupuk organik

BAB IV. KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

a. Berdasarkan pendalaman isu dengan mentor, terdapat beberapa perubahan meliputi kegiatan pertama yang semula membuat SOP dirubah nama kegiatannya menjadi membuat draft SOP karena SOP belum di sahkan, video edukasi yang semula dibagikan di grup wa di awal sebelum kegiatan penyuluhan diubah menjadi ditampilkan saat penyuluhan dan di share di grup wa setelah penyuluhan, tanggal pelaksanaan kegiatan 5 sebelumnya direncanakan dari tanggal 17 Juni - 11 Juli 2022, pada pelaksanaannya dilaksanakan dari tanggal 21 Juni - 8 Juli 2022, dan tanggal pelaksanaan kegiatan 6 sebelumnya direncanakan dari tanggal 1 Juli - 5 Juli 2022, pada pelaksanaannya dilaksanakan dari tanggal 8 Juni - 27 Juni 2022.

b. Adapun kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka menyelesaikan isu “Kurang optimalnya edukasi terhadap petani dalam hal penggunaan pupuk organik di Kecamatan Bener tahun 2022”, antara lain:

1. Membuat draft SOP penyuluhan

2. Pembuatan video edukasi tentang pupuk organik 3. Melakukan penyuluhan tentang pupuk organik

4. Melakukan demonstrasi cara pembuatan pupuk organik dengan memanfaatkan kotoran ternak sapi

5. Melakukan pendampingan pengaplikasian pupuk organik.

6. Pembuatan kuisioner sebagai bahan evaluasi kegiatan edukasi terhadap petani dalam penggunaan pupuk organik.

c. Seluruh tahapan kegiatan aktualisasi “Upaya Peningkatan Edukasi Terhadap Petani Dalam Penggunaan Pupuk Organik di Kecamatan Bener Tahun 2022” sudah mengaktualisasikan nilai nilai dasar PNS yaitu BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) sebanyak 281 nilai dasar.

d. Kontribusi output setiap kegiatan terhadap pencapaian visi dan misi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

78

1. Kontribusi output kegiatan 1 terhadap pencapaian visi dan misi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yaitu visi Purworejo berdaya saing 2025 serta misi ke 5 yaitu meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia yang unggul dalam arti luas mengedepakan kompetensi keahlian dan keilmuan yang berbasis pada religiusitas masyarakat.

2. Kontribusi output kegiatan 2 terhadap pencapaian visi dan misi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yaitu Purworejo berdaya saing 2025 serta misi 5 yaitu meningkatkan daya saing sarana prasarana dan infrastruktur yang didukung kemajuan teknologi informasi.

3. Kontribusi output kegiatan 3 terhadap pencapaian visi dan misi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yaitu Purworejo berdaya saing 2025 serta misi ke 5 yaitu meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia yang unggul dalam arti luas mengedepakan kompetensi keahlian dan keilmuan yang berbasis pada religiusitas masyarakat.

4. Kontribusi output kegiatan 4 terhadap pencapaian visi dan misi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yaitu Purworejo berdaya saing 2025 serta misi 1 yaitu meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia yang unggul dalam arti luas mengedepakan kompetensi keahlian dan keilmuan yang berbasis pada religiusitas masyarakat.

5. Kontribusi output kegiatan 5 terhadap pencapaian visi dan misi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yaitu visi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yaitu Purworejo berdaya saing 2025 serta misi ke 5 yaitu meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia yang unggul dalam arti luas mengedepankan kompetensi keahlian dan keilmuan yang berbasis pada religiusitas masyarakat 6. Kontribusi output kegiatan 6 terhadap pencapaian visi dan misi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yaitu Purworejo berdaya saing 2025 serta misi 4 yaitu meningkatkan daya saing kualitas pelayanan publik dan penyelenggaraan pemeerintahan yang baik (good governance)

e. Mendeskripsikan kontribusi setiap output kegiatan terhadap penguatan nilai-nilai Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

1. Kontribusi output kegiatan 1 terhadap penguatan nilai Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yaitu akuntabel dan profesional.

2. Kontribusi output kegiatan 2 terhadap penguatan nilai Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yaitu ikhlas, akuntabel, profesional.

3. Kontribusi output kegiatan 3 terhadap penguatan nilai Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yaitu bersih, ikhlas, melayani, akuntabel, profesional.

4. Kontribusi output kegiatan 4 terhadap penguatan nilai Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yaitu ikhlas, melayani, akuntabel, profesional.

5. Kontribusi output kegiatan 5 terhadap penguatan nilai Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yaitu melayani, akuntabel, profesional.

6. Kontribusi output kegiatan 6 terhadap penguatan nilai Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yaitu melayani, akuntabel, profesional.

f. Kegiatan aktualisasi ini bermanfaat untuk

1. Manfaat untuk diri sendiri adalah meningkatkan pemahaman serta dapat mengimplementasikan nilai-nilai dasar PNS, Manajemen ASN, dan SMART ASN dalam melaksanakan tugas dan perannya selama di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo serta ikut serta andil dengan berinovasi dalam mendukung peningkatan pelayanan kepada petani di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo

2. Manfaat untuk Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo adalah mendapatkan kegiatan yang kreatif dan inovatif dalam menyelesaikan masalah yang ada serta terwujudnya visi dan misi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian

3. Manfaat untuk Petani adalah petani menjadi lebih paham, setuju, dan mau membuat dan menggunakan pupuk organik untuk kegiatan usaha taninya, terjalinnya hubungan yang harmonis antara penyuluh

80

dan petani, dan petani merasakan pelayanan prima sebagai wujud implementasi nilai BerAKHLAK

g. Rencana Tindak Lanjut dari Aktualisasi ini meliputi :

1. Mengusulkan kepada atasan untuk membentuk tim monitoring dan evaluasi kegiatan penyuluhan.

2. Mengusulkan kepada atasan untuk memberikan fasilitas unit pengelolaan pupuk organik di wilayah binaan penulis

3. Mengusulkan kepada pemerintah desa tentang gerakan aplikasi pupuk organik di lahan bengkok pemerintah desa.

4. Mengadakan demplot aplikasi pupuk organik di wilayah binaan.

B. Saran

Diharapkan setelah adanya kegiatan aktualisasi ini, petani mampu mandiri dalam membuat dan menggunakan pupuk organik dalam kegiatan usaha taninya. Untuk itu saya berharap kepada :

1. Kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo untuk memfasilitasi penerbitan SK tim, menyediakan sarana dan prasarana pendukung pembuatan media penyuluhan seperti komputer, proyektor, kamera dan jaringan internet yang memadai, serta ditingkatkannya kegiatan pelatihan misalnya dalam bentuk demonstrasi cara untuk memperkuat nilai- nilai dasar BerAKHLAK serta peran dan kedudukan ASN dalam melaksanakan tugas, fungsi, dan peran sebagai ASN sehingga pegawai selalu termotivasi untuk meningkatkan integritas dalam profesionalisme.

2. Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bener beserta seluruh rekan PPL di BPP Kecamatan Bener untuk mendukung keberlanjutan kegiatan aktualisasi ini sehingga terciptanya SDM unggul dan berdaya saing yang mampu mengembangkan pertanian organik di Kecamatan Bener Khususnya dan Kabupaten Purworejo

81 REFERENSI

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Rencana Strategis Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo tahun 2021-2026

Dwicaksono, M.R.B., Suharto, B., L.D. Susanawati. 2013. Pengaruh

Penambahan Effective Microorganisme pada Limbah Cair Industri Perikanan Terhadap Kualitas Pupuk Cair Organik. Fakultas Teknologi Pertanian.

Universitas Brawijaya. Malang.

Firmansyah, A. 2010. Teknik Pembuatan Kompos. Balai pengkajian teknologi pertanian (BPTP). Kalimantan Tengah.

Kelik, W. 2010. Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Pemberian Pupuk

Organik Cair Hasil Perombakan Anaerob Limbah MakananTerhadap Pertumbuhan Sawi (Brasica juncea L.) [Skripsi Univ.11 Maret] Surakarta.

1Lembaga Administrasi Negara, Modul “ Wawasan Kebangsaan dan Nilai-nilai Bela Negara” Pelatihan Dasar Calon PNS, (Jakarta: LAN,2019)

2Lembaga Administrasi Negara, Modul “Analisis Isu Kontemporer” Pelatihan Dasar Calon PNS, (Jakarta: LAN,2019)

3Lembaga Administrasi Negara, Modul “Kesiapsiagaan Bela Negara” Pelatihan Dasar Calon PNS, (Jakarta: LAN,2019)

4Lembaga Administrasi Negara, Modul Berorientasi Pelayanan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil, (Jakarta: LAN,2021)

5Lembaga Administrasi Negara, Modul Akuntabel Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil, (Jakarta: LAN,2021)

6Lembaga Administrasi Negara, Modul Kompeten Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil, (Jakarta: LAN,2021)

7Lembaga Administrasi Negara, Modul Harmonis Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil, (Jakarta: LAN,2021)

8Lembaga Administrasi Negara, Modul Loyal Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil, (Jakarta: LAN,2021)

9Lembaga Administrasi Negara, Modul Adaptif Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil, (Jakarta: LAN,2021)

82

10Lembaga Administrasi Negara, Modul Kolaboratif Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil, (Jakarta: LAN,2021)

11Lembaga Administrasi Negara, Modul SMART ASN Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil, (Jakarta: LAN,2021)

12Lembaga Administrasi Negara, Modul Pelatihan Dasar Calon PNS Manajemen Aparatur Sipil Negara, (Jakarta: LAN,2017)

Yuniwati, M.; Iskarima, F.; Padulemba, A.: Optimasi kondisi proses pembuatan kompos dari sampah organik dengan cara fermentasi menggunakan EM4.

Jurnal Teknologi 2012, 5, 172-181

LAMPIRAN

Lampiran 1 Bukti Kegiatan 1

Gambar 1. 2 scan kartu bimbingan mentor

84

Gambar 1.2 adalah scan kartu bimbingan dengan mentor pada tanggal 31 Mei 2022

Gambar 1. 3 dokumentasi konsultasi mentor

Gambar 1.3 adalah dokumentasi peserta saat melakukan konsultasi dengan mentor pada tanggal 31 Mei 2022

Gambar 1. 4 QR Code bukti referensi yang diperoleh https://bit.ly/referensiSOPpenyuluhan

Gambar 1.4 adalah QR Code bukti pencarian referensi SOP penyuluhan pada tanggal 31 Mei 2022

Gambar 1. 5 QR Code draft SOP penyuluhan https://bit.ly/draftSOPpenyuluhan

Gambar 1.5 adalah QR Code bukti pembuatan draft SOP penyuluhan pada tanggal 31 Mei 2022

Gambar 1. 6 Foto kegiatan diskusi

Gambar 1.6 adalah dokumentasi saat diskusi bersama rekan kerja pada tanggal 2 Juni 2022

Lampiran 1. 1 Notulesi hasil diskusi dengan rekan kerja

NOTULEN HASIL DISKUSI DENGAN KOORDINATOR DAN REKAN KERJA

Hari, Tanggal : Kamis, 2 Juni 2022

Tempat : BPP Bener

Pukul : 11.00 - selesai

Peserta Diskusi : 1. Almira Zada, A.Md.P

2. Febtory Setyo Harsanti, S.P.,M.M.A 3. Lucky Supristi, SP

4. Hapsari W.P, S.TP Hasil Diskusi :

86

1. Kegiatan telaah IPW dan pembuatan daftar hadir dimasukkan dalam langkah-langkah penyuluhan

2. Sesuaikan SOP dengan keadaan sekarang 3. Tabel perlu dirapikan.

Gambar 1. 7 Foto penyerahan draft SOP

Gambar 1.7 adalah dokumentasi penyerahan draft SOP ke Bapak Wahyudi, S.Pt., MSc selaku sub koordinator penyuluh dan perizinan usaha pertanian pada tanggal 6 Juni 2022

Lampiran 2 Bukti Kegiatan 2

Gambar 2. 1 scan kartu bimbingan mentor

Gambar 2.1 adalah scan kartu bimbingan dengan mentor pada tanggal 6 Juni 2022

88

Lampiran 2.1 Notulesi hasil konsultasi dengan menttor

NOTULEN HASIL DISKUSI DENGAN MENTOR

Hari, Tanggal : Senin, 6 Juni 2022

Tempat : DKPP

Pukul : 13..00

Peserta Diskusi : 1. Almira Zada, A.Md.P 2. drh Sri Widartik

Hasil konsultasi : 1. Buatlah video yang menarik 2. Isi video harus mudah dipahami 3.

Gambar 2.2 adalah dokumentasi peserta saat melakukan konsultasi dengan mentor pada tanggal 6 Juni 2022

Gambar 2.3

Gambar 2.3 adalah dokumentasi peserta saat melakukan diskusi dalam membuat konsep dan naskah video edukasi bersama Bapak Hanang pada tanggal 7 Juni 2022

Lampiran 2.1 konsep naskah dan video Tabel 3. 5 Konsep naskah video edukasi

DESKRIPSI VISUAL AUDIO

Pembukaan Menampilkan judul video intro

Backsound pembukaan Menyampaikan salam dan

perkenalan

Backsound narasi Menyampaikan tujuan

edukasi

Backsound narasi Video inti Menampilkan video

animasi penjelasan mengenai pengertian pupuk organik

Backsound dari video animasi

Menyampaikan mengenai manfaat pupuk organik

Backsound narasi Menampilkan video

pembuatan pupuk organik

Backsound narasi Menampilkan pengalaman

langsung dari petani organik

Backsound video

Penutup Menyampaikan harapan

dan mengajak petani untuk menggunakan pupuk organik

Backsound narasi

Menampilkan sumber pembuatan video

Bcaksound musik

Narasi Opening

Halo semua...

Assalamualaikum wr wb

Kembali lagi bersama saya Almira yang pada video kali ini saya akan mencoba membagikan sedikit informasi mengenai pupuk organik.

Nah adapun tujuan dari pembuatan video ini adalah agar para petani kita menyadari pentingnya penggunaan pupuk organik. Oke langsung saja kita simak video berikut ini ya.. Dalam proses merawat dan menumbuhkan beragam macam tanaman, seseorang yang membudidayakan atau yang merawat tanaman perlu memberikan pupuk kepada tanaman yang dirawatnya. Penggunaan pupuk menjadi salah satu faktor penting, di luar dari memberikan air dan sinar matahari pada tanaman. Namun, apa sih sebenarnya pengertian dari pupuk itu sendiri?

Video inti

Pupuk adalah suatu bahan yang mengandung satu atau lebih unsur hara atau nutrisi bagi tanaman untuk menopang tumbuh dan berkembangnya tanaman.

Berdasarkan bahan pembuatannya pupuk dibedakan menjadi pupuk organik dan pupuk kimia.

90

Pupuk organik didefinisikan sebagai pupuk yang sebagian atau seluruhnya berasal dari dari tanaman dan atau hewan yang telah melalui proses rekayasa, dapat berbentuk padat atau cair yang digunakan mensuplai bahan organik untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah.

Pupuk organik mempunyai beragam jenis dan varian. Jenis-jenis pupuk organik dibedakan dari bahan baku, metode pembuatan dan wujudnya. Dari sisi bahan baku ada yang terbuat dari kotoran hewan, hijauan atau campuran keduanya. Dari metode pembuatan ada banyak ragam seperti kompos aerob, bokashi, dan lain sebagainya. Sedangkan dari sisi wujud ada yang berwujud serbuk, cair maupun granul atau tablet.

Pupuk kimia adalah jenis pupuk yang berasal dari bahan anorganik yang sudah diproses melalui sintesis kimia. Contoh pupuk anorganik yaitu :

Urea (mengandung unsur Nitrogen)

SP-36 (mengandung unsur Phosfor)

NPK (mengandung Nitrogen, Phosfor dan Kalium)

Pupuk organik berperan untuk menyediakan nutrisi bagi tanaman.

Setidaknya ada empat manfaat, yakni sebagai : (1). sumber nutrisi tanaman lengkap.

(2). Memperbaiki struktur tanah. (3).Meningkatkan kapasitas tukar kation.

(4).Meningkatkan daya simpan air.

(5).Meningkatkan aktivitas biologi tanah.

Nah ternyata begitu banyak manfaat dari pupuk organik ya. selanjutnya, mari kita simak pengalaman langsung dari petani organik berikut ini.

Wah luar biasa sekali pengalaman dari Bapak Samanhudi, sangat menginspirasi ya. Saya berharap sedikit demi sedikit petani di Kecamatan Bener ini mau beralih ke pupuk organik karena pada dasarnya pupuk organik ini mampu menyuburkan tanah dan menghasilkan bahan pangan yang menyehatkan. menyehatkan untuk para petani sendiri, keluarga petani, tetangga petani dan masyarakat luas. Jadi ayo bersama-sama belajar untuk menggunakan pupuk organik secara konsisten dan berkelanjutan sehingga mampu memberikan keuntungan bagi kita semua.

Sekian video edukasi kali ini, terimakasih sudah menonton, dan sampai jumpa di video selanjutnya.

Gambar 2.4

Gambar 2.4 adalah screenshot bahan pembuat video pada tanggal 7 Juni 2022 Ganbar 2.6 link video edukasi

https://bit.ly/viddukasi

Gambar 2.6 adalah link video edukasi

92

Lampiran 3 Bukti Kegiatan ketiga

Gambar 3. 1 Kartu bimbingan aktualisasi oleh mentor

Gambar 3.1 adalah lembar konsultasi mentor pada 9 Juni 2022

Gambar 3. 2 Dokumentasi konsultasi dengan mentor

Gambar 3.2 adalah dokumentasi peserta saat konsultasi mentor pada 9 Juni 2022

Lampiran 3. 1 Notulesihasil diskusi dengan ketua kelompok tani

NOTULEN HASIL DISKUSI DENGAN KETUA KELOMPOK TANI

Hari, Tanggal : Jumat, 10 Juni 2022

Tempat : sawah Kedungpucang

Pukul : 08.00

Peserta Diskusi : 1. Almira Zada, A.Md.P 2. Muh Fatchurrosid

Hasil Diskusi :

1. Kegiatan penyuluhan dilakukan tanggal 15 Juni 2022 setelah sholat Isya 2. Kelompok menyanggupi menyediakan semua bahan-bahan

3. Daya listrik kuat untuk dipakai mencolokkan proyektor

Gambar 3. 3 Pembuatan materi penyuluhan

94

Gambar 3.3 adalah dokumentasi peserta saat pembuatan materi penyuluhan tanggal 13 Juni 2022

Gambar 3. 4 QR Code akses materi penyuluhan https://bit.ly/matpenyuluhan

Gambar 3.4 adalah adalah QR Code bukti pembuatan materi penyuluhan pada tanggal 13 Juni 2022

Gambar 3. 5 Daftar hadir dan LPM

Gambar 3.5 adalah LPM dan daftar hadir yang dibuat tanggal 14 Juni 2022 Gambar 3. 6 Kegiatan penyuluhan

96

Gambar 3.6 merupakan bukti kegiatan penyuluhan tanggal 15 Juni 2022 Lampiran 4 Bukti kegiatan ke 4

Gambar 4. 1 lembar konsultasi mentor

Gambar 4.1adalah gambar kartu konsul mentor tanggal 10 Juni 2022

98

Lampiran 4. 1 Notulesi hasil diskusi dengan ketua kelompok tani NOTULEN HASIL DISKUSI DENGAN MENTOR

Hari, Tanggal : Jumat, 10 Juni 2022

Tempat : DKPP

Pukul : 11..00

Peserta Diskusi : 1. Almira Zada, A.Md.P 2. drh Sri Widartik

Hasil Diskusi :

4. Kotoran ternak kalau kurang bisa ambil di RPH

5. Gunakan kotoran ternak yang sudah diangin anginkan minimal 3 hari 6. Waktu fermentasi diperhatikan, tempat harus teduh

Gambar 4. 2 Diskusi dengan rekan kerja

Gambar 4.2 adalah dokumentasi saat diskusi dengan rekan kerja tanggal 13 Juni 2022

Lampiran 4. 2 Notulesi hasil diskusi dengan ketua kelompok tani

NOTULEN HASIL DISKUSI DENGAN KETUA KELOMPOK TANI

Hari, Tanggal : Jumat, 15 Juni 2022

Tempat : Rumah bapak Muh Fatchurrosid

Pukul : 21.00 WIB

Peserta Diskusi : 1. Almira Zada, A.Md.P 2. Muh Fatchurrosid

Hasil Diskusi :

1. Kegiatan demonstrasi cara dilakukan tanggal 16 Juni 2022 2. Kelompok tidak bisa menyiapkan sekam bakar

Gambar 4. 3 Kegiatan demonstrasi cara

Gambar 4.3 adalah dokumentasi kegiatan dan daftar hadir pada tanggal 16 Juni 2022 Lampiran 5 Bukti kegiatan 5

100

Gambar 5. 1 Lembar konsultasi mentor

Gambar 5.1 adalah gambar lembar konsultasi dengan mentor tanggal21 Jun

Gambar 5. 2 Konsultasi mentor

Gambar 5.2 adalah dokumentasi saat konsultasi dengan mentor tanggal 21 Juni 2022

102

Lampiran 5. 1 jadwal pengaplikasian pupuk organik Tabel 3. 6 Jadwal pengaplikasian pupuk organik

No Kegiatan BULAN

JUNI JULI

31 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1. Demonstrasi cara pembuatan pupuk organik 2. Pembalikan

pupuk 1 3. Pembalikan

pupuk 2

4. Pembongkaran pupuk

5. Pengaplikasian pupuk organik

Lampiran 5.2 Hasil koordinasi dengan ketua kelompok tani Bapak Muh Fatchurrosid

Hasil Diskusi :

1. Pelaksanaan pengaplikasian pupuk organik dilakukan setelah pupuk matang yaitu sekitar tanggal 7 Juli 2022.

2. Dari diskusi ini disepakati bahwa pengaplikasian pupuk organik dilakukan di sawah milik pak Slamet pada hari Jumat, 8 Juli 2022 dengan titik kumpul di rumah Bapak Muh Fatchurrosid kurang lebih sekitar pukul 09.00

Gambar 5. 3 Aplikasi pupuk organik

Gambar 5.3 adalah dokumentasi saat pengaplikasian pupuk organik

104

Lampiran 6 Bukti kegiatan 6

Gambar 6. 1 Lembar konsultasi mentor

Gambar 6.1 adalah lembar konsultasi mentor pada tanggal 14 Juni 2022

Gambar 6. 2 Konsultasi mentor

Gambar 6.3 adalah dokumentasi saat konsultasi tanggal 14 Juni 2022 Lampiran 6. 1Llembar kuisioner

DAFTAR KUISIONER RESPONDEN (SOAL PRE/POST TEST) PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK

A. Identitas Petani

Nama :

Umur :

Pendidikan :

B. Variabel Pengetahuan dan Keterampilan

Petunjuk : Berilah lingkaran pada pernyataan yang sesuai!

1. Apakah Bapak tahu apa itu pupuk organik?

a. Ya b. Tidak c. Ragu-ragu

2. Apakah Bapak tahu manfaat penggunaan pupuk organik?

a. Ya b. Tidak c. Ragu-ragu

3. Apakah Bapak pernah menggunakan pupuk organik?

a. Ya b. Tidak c. Ragu-ragu

4. Apakah Bapak pernah membuat pupuk organik dari kotoran ternak?

a. Ya b. Tidak c. Ragu-ragu

5. Apakah Bapak tahu cara pembuatan pupuk organik dari kotoran ternak?

a. Ya b. Tidak c. Ragu-ragu

106

6. Apakah Bapak tahu dosis penggunaan pupuk organik pada tanaman pangan?

a. Ya b. Tidak c. Ragu-ragu

Petunjuk : Berilah lingkaran pada pernyataan yang sesuai! (B = Benar) (S = Salah)

No. Pernyataan B S

1. Pupuk organik adalah pupuk yang sebagian atau seluruhnya berasal dari tanaman dan atau hewan yang telah melalui proses rekayasa.

B S

2. Proses pengomposan/fermentasi sangat penting dalam pembuatan pupuk organik

B S 3. Kematangan pupuk yang akan diaplikasikan ke tanah nantinya akan

mempengaruhi kondisi tanah seperti Ph tanah yang nantinya akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman

B S

4. Pupuk organik mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tanaman, baik yang sifatnya makro maupun mikro.

B S 5. Kekurangan dari pupuk organik ini adalah kandungan unsurnya relatif kecil dan

respon tanaman terhadap pupuk lambat.

B S

Lampiran 6. 2 rekap hasil kuisioner Tabel 3. 7 Rekap hasil kuisioner

No Nama Nilai Pre Test Nilai Post Test

1 Muhfatchurrosid 19 31

2 Yatin 17 33

3 Muklas 21 33

4 Misbahudhloman 19 31

5 Slamet 23 33

6 Misro Masruchan 15 32

7 Suhadi 21 33

8 Sudarno 23 33

9 Zubaidi 15 33

10 Slamet A 21 32

11 Mucholis 12 33

12 Tohirun 21 33

13 Amirudin 15 33

14 Suprapto 19 33

15 M. Said 13 33

16 Muhajir 17 33

17 Mislan 13 32

18 Misdi 25 33

19 Nurcholis 17 33

20 Tauchid 12 33

Rata-rata 17,9 32,65

>P&K 82%

Gambar 6. 3 Penyerahan laporan

Gambar 6.4 adalah dokumentasi saat penyerahan laporan ke mentor tanggal 27 Juni 2022

Gambar 6. 4 QR Code laporan hasil kegiatan https://bit.ly/laphasil

Gambar 6.4 adalah QR Code laporan hasil kegiatan

Dokumen terkait