IN THE PERSPECTIVE OF LOCAL WISDOM)
VI. Conclusion and Suggestion
The Malay Austronesia has already developed their religious system through worshiping ancestor, four sibling and Mother Nature supernatural power. The introduction of new religious system tempted their desire to abandon their own religious system. The lust of “bongan/belog ajum” overrates the truth constructed by foreign culture. Science and technology are new culture adapted from the western civilization (Parchiano, 2003). Foreigners who acknowledge the Indonesia local genius better than Indonesian is true mockery to the nation. Acquiring science and technology from the foreign culture without any critical thinking will only degrades the Indonesia character. I hope to develop critical thinking and looking back at the nation history to filter the foreign influence to maintain the nation character and identity. The desire to adopt foreign culture should not eradicate the Indonesia identity.
Bibliography
Abdullah, Irwan, 2010. Berpihak Pada Manusia: Paradigma Nasional: Pembangunan Indonesia.
Jogjakarta: Pustaka Pelajar.
Anh, To Thi. 1984. Nilai Budaya Timur dan Barat: Konflik atau Harmoni. Jakarta: PT Gramedia.
Ardhana, I Ketut. 2017. “Budaya Indonesia Masa Kolonial”, dalam Ida Bagus Putra Yadnya dan I Wayan Ardika (ed). Dinamikan Manusia dan Kebudayaan Indonesia dari Masa ke Masa. Denpasar:
FIB Unud dan Pustaka Larasan.
--- 2017. Kontak Budaya Indonesia dengan Budaya Eropa dan Munculnya Agama Katolik dan Protestan di Indonesia, dalam Ida Bagus Putra Yadnya dan I Wayan Ardika (ed). Dinamikan Manusia dan Kebudayaan Indonesia dari Masa ke Masa. Denpasar: FIB Unud dan Pustaka Larasan.
Atmadja, Nengah Bawa. 2010. Ajeg Bali: Gerakan, Identitas Kultural, dan Globalisasi. Jogjakarta:
LKiS.
--- 2018. Sosiologi Media: Perspektif Teori Kritis. Jakarta: Rajawali Perss.
Barker, Chris. 2004. Cultural Studies: Teori dan Praktik. Nurhadi (Penerj.). Jogjakarta: Kreasi Media.
Budiawan, 2010. “Katika Ambivalensi Menjadi Kata Kunci: Sebuah Pengantar”, dalam Budiawan (ed.) Ambivalensi: Post-kolonialisme Membedah Musik Sampai Agama di Indonesia. Yogyakarta:
Jalasutra.
Burke, Peter. 2011. Sejarah dan Teori Sosial. Jakarta: YOB.
Crouch, Harold, 1999. Militer dan Politik di Indonesia. Jakarta: Sinar Harapan.
Damsar, 2011. Pengantar Sosiologi Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Group.
Darma Putra, 2017.“Peran Media Massa dalam Revitalisasi Budaya Daerah di Indonesia di Era Globalisasi”, dalam Ida Bagus Putra Yadnya dan I Wayan Ardika (ed). Dinamikan Manusia dan Kebudayaan Indonesia dari Masa ke Masa. Denpasar: FIB Unud dan Pustaka Larasan.
Dwijendra, Ngakan Ketut Acwin, 2009. Arsitektur dan Kebudayaan Bali Kuno:Berdasarkan Kajian Desa-desa Bali Kuno di Bali. Denpasar: Unud Press.
Endraswara, Swardi. 2011. Kebatinan Jawa:laku Hidup Utama Meraih Derajat Sempurna. Jogjakarta:
Lembu Jawa.
--- 2006. Metodologi Penelitian Kebudayaan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Fentress, James and Chris Wickham, 1992. SocialMemory: New Perspective on the Past. Cambridge:
Blackweel.
Giddens, Anthony. Teori Strukturasi: dasar dasar Pembentukan Struktur Sosial Masyarakat. Jogjakarta:
Pustaka Pelajar.
Hall, Stuart, dkk. Budaya Media Bahasa: Teks Utama Pencanang Cultural Studies 1972-1979. Jogjakarta:
Jalasutra
Hardiman, F. Budi, 2011. Hak-hak Asasi Manusia:Polemik dengan Agama dan Kebudayaan. Jogjakarta:
Pustaka Pelajar.
Hardiman, Francis Budi. 2003. Kritik Ideologi: Menyingkap Kepentingan Pengetahuan Bersama Jurgen
Unhi - Denpasar, 2 October 2018
Habermas. Jogkakarta: Buku Baik.
Haryatmoko. 2010. Dominasi Penuh Muslihat: Akar Kekerasan dan Diskriminasi. Jakarta: PT.
Gramedia.
--- . 2014. Etika Politik dan Kekuasaan. Jakarta: Kompas.
Kumbara, Anak Agung Ngurah Anom. 2011. Pergulatan Elite Lokal Representasi Relasi Kuasa dan Identitas. Yogyakarta: Penerbit Pintal dan IMPULSE.
Kuntowijoyo. 2004. Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Lacan, Jaques. 2009. Diskursus dan Perubahan Sosial: Pengantar Kritik-Budaya Psikoanalisis.
Yogyakarta: Jalasutra.
Lickona, Thomas. 2014. Pendidikan Karakter: Panduan Lengkap Mendidik Siswa Menjadi Pintar dan Baik. Lita. S. (Penerjemah). Bandung: Nusamedia.
Maliki, Zainuddin. Birokrasi Militer dalam Negara Transisi. Jogjakarta: Yayasan Galang. Jogjakarta:
Jalasutra.
Martono, Nanang. 2010. Pendidikan Bukan Tanpa Masalah: Mengungkap Problematika Pendidikan dari Perspektif Sosiologi. Yogyakarta: Gava Media.
---. 2011. Sosiologi Perubahan Sosial: Perspektif Klasik, Modern, Postmodern, dan Postkolonial.
Jakarta: Rajawali Press.
Mc.Kean, Philip Erick, 1973. Cultural Involution Tourist Balinese and the Process of Modernization in An Anthropological Perspective. Disertasi Ph.D. Departement of Anthropology, Brown University, USA.
Mulhern, Francis. 2010. Budaya Meta Budaya. Jogjakarta: Jalasutra.
Pageh, I Made. 2013. “Desa Taro Pusat Pemujaan “Sinuhun’ Rsi Markandeya: Representasi Pura Agung Gunung Agung Raung. Makalah disampaikan dalam P2M Program S-2 dan S-3 Kajian Budaya Unud, Jumat 07 Juni 2013.
---. 2018. Model Revitalisasi Ideologi Desa Pakraman Bali Aga Berbasis Keaifan Lokal. Jakarta:
Rajawali Perss.
Parekh, Bhiku. 2008. Rethinking Multiculturalism: Keberagaman Budaya dan Teori Politik. Yogyakarta:
Penerbit Kanisius.
Purwanto, Bambang. 2006. Gagalnya Historiografi Indonesiasentris?!Jogyakarta: Penerbit Ombak.
Putra, Darma, 2017. “Peran Media Massa dalam Revitalisasi Budaya Daerah di Indonesia di Era Globalisasi”, dalam Ida Bagus Putra Yadnya dan I Wayan Ardika (ed). Dinamikan Manusia dan Kebudayaan Indonesia dari Masa ke Masa. Denpasar: FIB Unud dan Pustaka Larasan.
Ritzer, George dan Berry Smart, 2011. Hand Book: Teori Sosial, Imam Mustaqien, (dkk.) (Penerjemah).
Jakarta: Nusa Media.
Robinson, Geoffrey. 2006. Sisi Gelap Pulau Dewata Sejarah Kekerasan Politik. A.B. Prasetyo (Penerjemah). Yogyakarta: LkiS.
Said, Edward. 2010. Orientalisme: Menggugat Hegemoni Barat dan Menundukkan Timur Sebagai Subjek. Achmad Fawaid (Penerjemah). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Santoso, Listyono, dkk. 2012. Seri Pemikiran Tokoh Epistemologi Kiri. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Seregig, I Ketut. 2014. Filsafat Desa Adat Bali. Surabaya: Paramita.
Setiawan, I Ketut. 2017. “Sejarah Politik Hindu Bhuda., dalam Ida Bagus Putra Yadnya dan I Wayan Ardika (ed). Dinamikan Manusia dan Kebudayaan Indonesia dari Masa ke Masa. Denpasar:
FIB Unud dan Pustaka Larasan.
Snow, C.P. 1963. Dua Budaya dan Sebuah Pandangan Kedua. Yogyakarta: Jalasutra.
Sorensen, George, 2003. Demokrasi dan Demokratisasi:Proses dan Prospek dalam Dunia yang Sedang Berubah. Tajuddin Noer Effendi (penyunting). Jogjakarta: Pustaka Pelajar.
Suarka, I Nyoman. 2017. “Kekawin Sutasoma: Pancasila, Bhineka Tunggal Ikha dan Sumber Pengetahuan Multikulturalisme” dalam Ida Bagus Putra Yadnya dan I Wayan Ardika (ed). Dinamikan Manusia dan Kebudayaan Indonesia dari Masa ke Masa. Denpasar: FIB Unud dan Pustaka Larasan.
Suryawan, I Ngurah. 2005. Bali Narasi dalam Kuasa Politik dan Kekerasan di Bali. Yogyakarta:
Ombak.
Sztompka, Pitor. 2007. Sosiologi Perubahan Sosial. Alimandan (Alih Bahasa). Jakarta: Prenada Media Group.
Teitel, Ruti G. 2004. Keadilan Transisional: Sebuah Tinjauan Komprehensif. Jakarta: ELSAM.
Thompson, John B. 2015.Kritik Ideologi Global: Teori Sosial Kritis Tentang Relasi Ideologi dan Komunikasi Massa. Jogjakarta: IRCISoD.
Tilaar, H.A.R. 2003. Kekuasaan dan Pendidikan: Tinjauan dari Perspektif Postmodernisme dan Studi Kultural. Magelang: Indonesia Tera.
Titib, I Made. 2003. Teologi dan Simbol-simbol dalam Agama Hindu. Surabaya: Paramita.
Watson, C.W. 2000. Multiculturalism: Copsepts in the Social Sciences. Buckingham-Philadelphia: Open University Press.
Widja, I Gde. 2012. Pendidikan Sebagai Ideologi Budaya: Mengapati Masalah Pendidikan Melalui Pendekatan Kajian Budaya. Denpasar: Penerbit Krishna Abadi.
---. 2017. Kapita SelektaKajian Budaya: Melacak Kembali Pemikiran Prof. Dr. I Gusti Ngurah Bagus.
Denpasar: Udayana Universitas Press.
Wilber, Ken. 2017. A Theory of Every Thing: Solusi Menyeluruh atas Masalah-Masalah Kemanusiaan.
Jakarta: Mizan.
Wisnumurti, A.A.G.O. 2008. Elite Lokal Bali. Denpasar
Unhi - Denpasar, 2 October 2018