6. Menjaga Struktur Modal dan Mendorong Peningkatan Produktivitas Human Capital
a. Menjaga komposisi struktur modal untuk menunjang ekspansi bisnis
b. Meningkatkan produktivitas human capital
7. Penguatan Governance, Risk, dan Compliance (GRC) Untuk Mendukung Bisnis Bank
a. Berperan aktif membantu perusahaan dalam mencapai tujuan melalui pendekatan yang sistematis dan konsisten dengan peningkatan kualitas tata kelola, kepatuhan dan manajemen risiko.
b. Pengembangan metodologi manajemen risiko guna mendukung aktivitas bisnis dan permodalan bank.
c. Meningkatkan efektifitas sistem pengendalian internal untuk mendukung bisnis.
d. Mengembangkan compliance management system untuk penguatan risk and compliance awareness.
e. Pengembangan sistem informasi pengelolaan program APU PPT sesuai kebutuhan bisnis dan digitalisasi layanan.
f. Pengelolaan risiko dan kepatuhan yang efektif dalam mendukung KUB dan konglomerasi keuangan.
Sebagai lembaga intermediasi dan lembaga kepercayaan, Perseroan dalam melaksanakan kegiatan usahanya harus berpedoman terhadap prinsip keterbukaan (transparancy), memiliki ukuran kinerja dari semua jajaran berdasarkan ukuran yang konsisten dengan corporate values, sasaran usaha dan strategi bank sebagai cerminan akuntabilitas (accountability), menjamin dilaksanakannya ketentuan yang berlaku sebagai wujud tanggung jawab (responsibility), objektif dan bebas dari tekanan pihak manapun dalam pengambilan keputusan (independency), serta senantiasa memperhatikan kepentingan seluruh stakeholders (Pemangku Kepentingan) berdasarkan azas kesetaraan dan kewajaran (fairness).
Kelima asas tersebut diimplementasikan melalui pemenuhan kepentingan pemegang saham dan memberikan perlakuan yang sama kepada seluruh pemegang saham; pemenuhan kepentingan stakeholders lainnya; melaksanakan pengungkapan dan transparansi; serta tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi.
Dalam pelaksanaan pemenuhan kepentingan pemegang saham, bank bjb telah memenuhi hak-hak pemegang saham di antaranya membayar dividen secara adil dan tepat waktu. Dividen diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). bank bjb memiliki kebijakan dividen yang didasarkan pada pemenuhan kepentingan pemegang saham serta rencana pengembangan usaha. Pembagian dividen sesuai dengan hasil RUPST tahun buku 2021 bahwa 51,77% dari laba bersih tahun buku 2021 ditetapkan sebagai dividen tunai dan dibagikan kepada seluruh pemegang saham yang tercatat sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan 48,23% dari laba bersih tahun buku 2021 ditetapkan sebagai saldo laba. Selain pembagian dividen, bank bjb juga telah memenuhi hak-hak pemegang saham sebagai berikut:
1. Menghadiri dan menyetujui pengangkatan, pemberhentian dan persetujuan pengunduran diri Dewan Komisaris dan Direksi.
2. Menghadiri dan menyetujui perubahan Anggaran Dasar pengeluaran Efek Bersifat atau perubahan Modal Ditempatkan dan Disetor.
3. Menghadiri dan menyetujui penyetoran saham dalam bentuk benda selain uang, baik benda berwujud maupun benda tidak berwujud.
4. Menghadiri dan menyetujui penggabungan, peleburan, pengambilalihan dan pemisahan serta pengajuan permohonan agar Perseroan dinyatakan pailit dan pembubaran Perseroan.
5. Pemegang Saham dapat meminta penyelenggaran RUPS.
6. Pemegang saham dapat mengusulkan mata acara dalam RUPS.
7. Setiap saham memberikan hak kepada pemegang saham untuk mengeluarkan 1 (satu) suara.
As an intermediary and trust institution, the Company in carrying out its business activities must be guided by the principle of transparency, have performance measures from all levels based on measures that are consistent with corporate values, business objectives and bank strategies as a reflection of accountability, guarantee the implementation of provisions which acts as a form of responsibility, is objective and free from pressure from any party in making decisions (independence), and always pays attention to the interests of all stakeholders based on the principles of equality and fairness.
These five principles were implemented through fulfilling the interests of shareholders and providing equal treatment to all shareholders; implementing disclosure and transparency; as well as the duties and responsibilities of the Board of Commissioners in carrying out the supervisory and advisory functions to the Board of Directors.
In fulfilling the interests of shareholders, bank bjb fulfilled the rights of shareholders, including paying dividends in a fair and timely manner. Dividends were decided through the Annual General Meeting of Shareholders (AGMS). Bank bjb had a dividend policy based on meeting the interests of shareholders and business development plans. Dividend distribution was in accordance with the results of the AGMS for the 2021 Fiscal year that 51.77%
of the net profit for the 2021 financial year was designated as cash dividends and was distributed to all registered shareholders in accordance with applicable regulations, and 48.23% of the net profit for the 2021 financial year was determined as retain earning. In addition to dividend distribution, bank bjb also fulfilled the following shareholder rights to:
1. Attend and approve the appointment, dismissal and approval of the resignation of the Board of Commissioners and the Board of Directors.
2. Attend and approve amendments to the Articles of Association for issuance of Characteristic Securities or changes to Issued and Paid-up Capital.
3. Attend and approve the deposit of shares in the form of objects other than money, both tangible and intangible objects.
4. Attend and approve mergers, consolidations, acquisitions and separations as well as submission of applications for the Company to be declared bankrupt and the Company's dissolution.
5. Shareholders may request the holding of a GMS.
6. Shareholders can propose agenda items at the GMS.
7. Each share entitles the shareholder to cast 1 (one) vote.
Mayoritas. Seluruh Pemegang Saham memiliki hak yang sama dalam memperoleh informasi terkait bank bjb.
Dalam hal pemenuhan kepentingan stakeholders lainnya, bank bjb berinteraksi dengan berbagai stakeholder dan berkomitmen untuk selalu meningkatkan nilai pemegang saham dan stakeholder lainnya. Kepada nasabah, bank bjb telah melakukan beberapa pengembangan guna terus meningkatkan kepuasan nasabah tidak hanya kemudahan akses produk dan jasa namun juga kepuasan nasabah terkait keselamatan data dan kerahasiaan nasabah. bank bjb berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik yang didukung dengan keamanan informasi yang terstandarisasi dalam aspek confidentiality, integrity dan availability di dalam penggunaan layanan digital banking. bank bjb juga mementingkan pelayanan yang berfokus tidak hanya kepada customer satisfaction dan customer loyalty saja tetapi juga kepada customer engagement dengan melakukan pengukuran Survei Customer Satisfaction dan Customer Engagement.
Terkait dengan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, bank bjb selalu menargetkan agar pelaksanaan pengadaan barang dan/
atau jasa di lingkungan bank bjb sesuai dengan prinsip-prinsip yang diatur dalam pedoman pengadaan barang/jasa yaitu efisien, efektif, terbuka dan bersaing, transparan, adil dan akuntabel.
SOP Pengadaan Barang dan Jasa telah dijalankan berbasis konsep ramah lingkungan yang diterapkan ke dalam Dokumen Pemilihan berupa persyaratan-persyaratan tertentu yang mengarah pada pemanfaatan sumber daya alam secara arif dan mendukung pelestarian fungsi lingkungan hidup sesuai dengan karakteristik pekerjaan. Dalam praktiknya, proses pengadaan barang dan jasa yang ramah lingkungan dilakukan dengan memperhatikan efisiensi dan efektifitas pengadaan.
Sebagai salah satu komitmen bank bjb dalam penerapan keuangan berkelanjutan, bank bjb turut mendukung pelaksanaan pencapaian 17 SDGs di Indonesia yang ditetapkan melalui Peraturan Presiden No. 59 tahun 2017 yang mengatur tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Kegiatan operasional yang dilakukan oleh bank bjb, baik secara eksternal maupun internal, bertujuan untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan. Dukungan bank bjb pada SDGs memberikan dampak baik, yaitu ketahanan perusahaan terhadap risiko keberlanjutan dan komitmen perusahaan terhadap isu-isu keberlanjutan yang berdampak pada ekosistem luas semakin meningkat.
In terms of fulfilling the interests of other stakeholders, bank bjb interacted with various stakeholders and committed to always increasing the value of shareholders and other stakeholders. To customers, bank bjb carried out several developments in order to continue to increase customer satisfaction, not only ease of access to products and services but also customer satisfaction regarding data safety and customer confidentiality. Bank bjb committed to providing the best service supported by standardized information security in the aspects of confidentiality, integrity and availability in the use of digital banking services. Bank bjb also emphasized services focusing not only on customer satisfaction and customer loyalty but also on customer engagement by measuring Customer Satisfaction and Customer Engagement Surveys.
Regarding the implementation of goods and services procurement, bank bjb always targets that the implementation of goods and/
or services procurement within bank bjb is in accordance with the principles set forth in the guidelines for goods/services procurement, includes efficient, effective, open and competitive, transparent, fair and accountable. The SOP for the Procurement of Goods and Services had been carried out based on an environmentally friendly concept applied to the Bidding Documents in the form of certain requirements that lead to the wise use of natural resources and support the preservation of environmental functions according to the characteristics of the work. In practice, the process of procuring goods and services that were environmentally friendly was carried out by taking into account the efficiency and effectiveness of procurement.
As one of bank bjb commitments in implementing sustainable finance, bank bjb also supported the implementation of achieving 17 SDGs in Indonesia as stipulated through Presidential Regulation No. 59 of 2017 which regulated the Implementation of the Achievement of Sustainable Development Goals. Operational activities carried out by bank bjb, both externally and internally, aimed to support the achievement of sustainable development goals. Bank bjb support for SDGs had a good impact, namely the company's resilience to sustainability risks and the company's commitment to sustainability issues that impact the broad ecosystem is increasing.
Komitmen bank bjb untuk memberikan yang terbaik bagi pegawai salah satunya adalah dengan cara menerapkan hak asasi manusia dalam kegiatan usahanya. bank bjb meningkatkan kemitraan dan kebersamaan dengan asas kekeluargaan yang membangkitkan jiwa persatuan bagi semua pegawai untuk bersinergi menyumbangkan pikiran dan tenaganya secara optimal ke arah pencapaian tujuan Perseroan dalam suasana kerja yang harmonis. Dengan demikian, terwujud produktivitas kerja dalam lingkungan kerja yang aman dan sehat, kedisiplinan, sikap dan etos kerja yang menjamin kesejahteraan, kesehatan dan keselamatan kerja pegawai serta kepastian jalannya perseroan.
Selain itu, bank bjb yakin dengan berkomitmen untuk mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku terkait ketenagakerjaan juga akan meningkatkan engagement pegawai.
Perseroan memberikan perhatian dan komitmen yang tinggi dalam hal kesetaraan kesempatan kerja, pelatihan kerja untuk meningkatkan profesionalisme Pegawai serta sistem imbal jasa yang sepadan. Perseroan telah memiliki kebijakan yang diinternalisasikan antara lain pedoman grading dan single salary, pedoman fasilitas kepegawaian, pedoman promotion guideline, pedoman pengelolaan pendidikan, serta pedoman yang mengatur kesetaraan gender dan persamaan hak yang tertuang dalam Code of Conduct dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang selalu diperbaharui secara berkala menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku. Kebijakan terkait fasilitas kesehatan pegawai ditetapkan dalam Pedoman tentang Pengelolaan Penghasilan dan Fasilitas Kepegawaian.
bank bjb telah memberikan rincian kontak melalui situs web Perseroan atau Laporan Tahunan yang mana para pemangku kepentingan dapat menggunakannya untuk meyampaikan keluhan, saran maupun kemungkinan adanya pelanggaran atas hak-hak mereka. Dalam meningkatkan implementasi penerapan GCG di bank bjb, manajemen Perseroan berkomitmen menjalankan perusahaan secara profesional dengan berlandaskan pada perilaku yang sesuai dengan kode etik. Oleh karena itu, apabila terdapat pelanggaran terhadap kode etik, manajemen telah menyiapkan media pelaporan yang dikelola secara transparan dan adil melalui sarana Whistleblowing System.
bank bjb senantiasa menerapkan keterbukaan informasi yang dibutuhkan bagi para pemangku kepentingan. Terkait kepemilikan saham, bank bjb telah mengungkapkan informasi pemegang saham baik asing maupun nasional. bank bjb juga melaksanakan pengungkapan informasi melalui Laporan Tahunan. Laporan Tahunan bank bjb telah memuat visi, misi, tujuan dan sasaran Bank, kinerja keuangan dan non keuangan, kebijakan dividen, detail biografi dari semua Direksi dan Dewan Komisaris, rincian kehadiran masing-masing Direksi dan Dewan Komisaris dalam semua rapat Direksi dan Dewan Komisaris yang diadakan sepanjang tahun, jumlah remunerasi masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris, transaksi pihak terkait serta Kantor Akuntan Publik beserta biaya audit dan non auditnya.
bank bjb commitment to provide the best for its employees was by implementing human rights in its business activities. bank bjb increased partnership and togetherness with the principle of kinship which awakened a spirit of unity for all employees to work together to contribute their thoughts and energy optimally towards achieving the Company's goals in a harmonious working atmosphere. Thus, work productivity was realized in a safe and healthy work environment, discipline, attitude and work ethic that guaranteed the welfare, health and work safety of employees and the certainty of the company's operations.
In addition, bank bjb believed that by being committed to complying with applicable laws and regulations related to employment, it also increased employee engagement. The Company paid high attention and commitment in terms of equal employment opportunities, job training to increase employee professionalism and a commensurate reward system. The Company already had internalized policies including guidelines for grading and single salary, guidelines for staffing facilities, guidelines for promotion, guidelines for education management, as well as guidelines governing gender equality and equal rights contained in the Code of Conduct and Collective Labor Agreements (PKB) which always updated periodically according to the applicable regulations.
Policies related to employee health facilities were stipulated in the Guidelines on Income Management and Personnel Facilities.
bank bjb provided contact details through the Company's website or Annual Report which stakeholders could use to submit complaints, suggestions or possible violations of their rights.
In improving the implementation of GCG implementation at bank bjb, the Company's management committed to running the company in a professional manner based on behavior in accordance with the code of ethics. Therefore, if there was a violation of the code of ethics, management prepared reporting media managed in a transparent and fair manner through the Whistleblowing System.
bank bjb always implements information disclosure needed for stakeholders. Regarding share ownership, bank bjb disclosed information on both foreign and national shareholders. bank bjb also carried out information disclosure through the Annual Report.
bank bjb annual report contained the vision, mission, goals and objectives of the Bank, financial and non-financial performance, dividend policy, detailed biographies of all Directors and Board of Commissioners, details of the attendance of each Board of Directors and Board of Commissioners in all meetings of the Board of Directors and Board of Commissioners held throughout the year, the amount of remuneration for each member of the Board of Directors and the Board of Commissioners, related parties transactions and the Public Accounting Firm along with their audit and non-audit fees.
pemasaran, sejak tahun 2013 bank bjb telah menggunakan beragam perangkat untuk menyampaikan informasi penting yang perlu diketahui para pemangku kepentingan. bank bjb telah menyediakan akses informasi bagi Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut melalui Divisi Corporate Secretary dan Investor Relation Group.
Selain itu, informasi mengenai perkembangan saham dan permodalan bank bjb juga dapat diakses melalui website Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id). Salah satu bentuk penyebarluasan informasi bank bjb kepada publik yaitu dengan melakukan siaran pers. Perseroan juga secara rutin menerbitkan buletin yang memuat informasi bagi pegawai yang diterbitkan melalui aplikasi kepegawaian HCS (Human Capital Solutions) dan Majalah bjb Prioritas.
Terkait tanggung jawab Dewan Komisaris, Dewan Komisaris merupakan organ perusahaan yang bertugas dan bertanggung jawab secara kolektif kolegial untuk melakukan pengawasan dan memberikan nasihat kepada Direksi serta memastikan bahwa Perseroan melaksanakan GCG pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. Dalam melaksanakan tugas, Dewan Komisaris bertanggung jawab kepada RUPS. Pertanggungjawaban Dewan Komisaris kepada RUPS merupakan perwujudan akuntabilitas pengawasan atas pengelolaan perusahaan dalam rangka pelaksanaan prinsip-prinsip GCG.
Sepanjang tahun 2022, Dewan Komisaris telah memberikan Rekomendasi serta melakukan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris tersebut melalui forum antara lain Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Gabungan Dewan Komisaris mengundang Direksi. Selama tahun 2022, Dewan Komisaris telah mengeluarkan sebanyak 12 (dua belas) surat persetujuan.
Persetujuan tersebut antara lain, persetujuan atas rencana bisnis, persetujuan penyediaan dana fasilitas kredit kepada pihak terkait serta persetujuan lain yang menjadi wewenang Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan peraturan yang berlaku.
Terkait komposisi Dewan Komisaris, saat ini Perseroan memiliki 60% Komisaris Independen dari jumlah Dewan Komisaris yang ada di Perseroan. Komposisi Komisaris Independen pada posisi tanggal 31 Desember 2022 berjumlah 3 (tiga) orang dari 5 (lima) orang Komposisi Dewan Komisaris.
communication program, since 2013 bank bjb had used various tools to convey important information that stakeholders needed to know. bank bjb provided access to information for Shareholders and stakeholders to obtain further information through the Corporate Secretary Division and Investor Relations Group.
In addition, information regarding the development of bank bjb shares and capital can also be accessed through the Indonesian Stock Exchange website (www.idx.co.id). One form of disseminating bank bjb information to the public was by conducting a press release. The company also regularly published a bulletin containing information for employees published through the HCS (Human Capital Solutions) employment application and bjb Prioritas Magazine.
Regarding the responsibilities of the Board of Commissioners, the Board of Commissioners became a company organ that had collegial collective duties and responsibilities for supervising and providing advice to the Board of Directors and ensuring that the Company implements GCG at all levels or levels of the organization. In carrying out its duties, the Board of Commissioners was responsible to the GMS. The accountability of the Board of Commissioners to the GMS became a manifestation of accountability oversight of the management of the company in the context of implementing GCG principles.
Throughout 2022 the Board of Commissioners provided Recommendations and carried out the duties and responsibilities of the Board of Commissioners through forums including Board of Commissioners Meetings and Joint Meetings of the Board of Commissioners inviting the Directors. During 2022, the Board of Commissioners issued 12 (twelve) approval letters. These approvals included approval of business plans, approval of providing loan facility funds to related parties and other approvals that were the authority of the Board of Commissioners as stipulated in the Articles of Association and applicable regulations.
Regarding the composition of the Board of Commissioners, currently the Company had 60% Independent Commissioners from the total number of Commissioners in the Company. The composition of the Independent Commissioners as of December 31, 2022 was 3 (three) people out of 5 (five) people of the Composition of the Board of Commissioners.
Dalam rangka mendukung efektivitas tugas dan tanggungjawabnya, Dewan Komisaris dibantu oleh Sekretaris Dewan Komisaris dan Komite-komite yang bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris, antara lain, Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, Komite Pemantau Risiko, dan Komite Tata Kelola Terintegrasi yang masing-masing telah menjalankan tugasnya dengan baik.
Dalam rangka evaluasi penerapan GCG, Perseroan melaksanakan GCG Assessment yang dilaksanakan secara periodik dan konsisten setiap tahun yang terdiri dari self assessment sesuai ketentuan OJK. Pelaksanaan self assessment tersebut dilakukan secara periodik setiap semester yaitu pada bulan Juni dan Desember pada tahun berjalan. Penilaian sendiri ini dimaksudkan untuk memetakan kekuatan (strength) dan Kelemahan pelaksanaan GCG di bank bjb yang ditinjau dari tiga aspek yaitu Governance Structure, Governance Process, dan Governance Outcome.
Hasil self assessment pada periode Januari-Juni 2022 dan periode Juli-Desember 2022 berada pada peringkat 2 (dua) yang mencerminkan Manajemen Perseroan telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara umum baik. Hasil dari assessment serta ditambah dengan masukan dari seluruh stakeholders digunakan sebagai pertimbangan di dalam melakukan peningkatan kualitas implementasi GCG.
Selain melalui self assessment, bank bjb juga melaksanakan assessment melalui penilaian program Corporate Governance Perception Index (CGPI) dengan hasil Trusted Company. Hasil penilaian CGPI 2021 dengan tema “Membangun Ketangguhan Perusahaan dalam Kerangka GCG” di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk menunjukkan skor 85,60.
Hasil pemeringkatan berdasarkan skor tersebut, bank bjb berada dalam kategori predikat “Sangat Terpercaya”. Selama tahun 2022, bank bjb telah melakukan upaya-upaya perbaikan dengan menindaklanjuti beberapa kelemahan yang direkomendasikan berdasarkan hasil assessment.