• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dampak Media Televisi dalam Membentuk Pola Perilaku

BAB IV HASIL PENILITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

2. Dampak Media Televisi dalam Membentuk Pola Perilaku

Masyarakat modern ataupun remaja tentu sangat membutuhkan adanya informasi, informasi dapat didapatkan melalui salah satu media elektronik yaitu , televisi karena masyarakat modern sangat membutuhkan adanya penyampaian segala informasi yang mereka butuhkan yang mereka dapatkan secara tepat dan cepat. Salah satu yang di butuhkan dalam sebuah informasi adalah adanya tata cara penyampaian agar dapat mendidik dan mengajarkan sesuatu yang bermanfaat khususnya informasi yang di butuhkan saat ini. Memang mampu menayangkan acara-acara yang begitu menarik karena telah ditambah dengan aksesori-aksesori sehingga membuat pemirsanya begitu mengagumi. hal ini dikemukankan oleh Isma Andriany, bahwa:

Saya menyukai menonton karena acara yang disiarakan sudah banyak dan menarik begitupun dengan berita-berita yang disiarkansudah mulai kreatif dan inovatif.

(wawancara, 23Agustus 214)

Hal yang sama yang diungkapakan oleh Muhammad Faisal, bahwa :

Saya menyukai menonton karena banyaknya tanyangan yang menarik karena menghilangkan rasa jenuh saat berada di rumah.

(wawancara, 24Agustus 2014)

Saat ini pun penggunaan telah marak di Kelurahan Pusseren Randangan Kabupaten Enrekang, karena manfaatnya yang sangat banyak dan meskipun tentu saja sebuah media elektronik memiliki dampak negatif maupun positif dan tidak salah semakin banyak remaja yang sangat bergantung terhadap media elektronik ini .

Dari uraian di atas, maka akan dijabarkan secara terperinci hasil penelitian mengenai dampak terhadap perubahan perilaku remaja di Kelurahan Pusserren

Randangan Kabupaten Enrekang. Adapun dampak positif perubahan perilaku remaja di Kelurahan Pusseren Randangan Kabupaten Enrekang adalah:

a. Memiliki fungsi edukasi

Saat ini dapat dimanfaatkan sebagai tempat belajar dan pengajaran yang dilakukan oleh beberapa stasiun. Misalnya program acara yang di tampil kan oleh salah satu stasiun tv di Indonesia yaitu TVRI, saat ini stasiun tv itu tetap mempertahankan stasiunnya sebagai salah satu stasiun yang menyajikan acara- acara mengenai pembelajaran di sekolah.Dari sinilah para remaja memperoleh pengetahuan selain di sekolah. Hal ini yang di kemukakan oleh Siti Khadijah, bahwa:

Alasan saya menonton terutama tayangan TVRI alasannya karena banyak tanyangan menyajikan hiburan dan pendidikan sehingga menambah wawasan dan memberikan informasi yang baru.

(wawancara, 23 Agustus 2014)

Hal yang sama diungkapakan Riska,dan Sumria bahwa:

Deen bat’tuanna ke menonton ki sanga na bukai to pikkiran marege dan na tambai to’pe to wawasan ta (manfaat yang saya dapatkan pada saat menonton yaitu dapat mengembangkan fikiran dan menambah wawasan).

(wawancara, 25 Agustus 2014)

b. Sebagai sarana hiburan dan informasi

Dengan adanya media elektronik yaitu televisi,para remaja yang memiliki tingkat kejenuhan terhadap hal-hal disekitarnya, mampu memberikan hiburan tersendiri bagi para remaja yang notabennya adalah seorang pelajar. Misalnya seperti acara komedi yang mampu membuat seorang remaja menghilangkan kejenuhan pada dirinya.Hal ini dikemukakan olehAyu Azhary, Bahwa :

Capari ku menonton sanga madoang na ke edda ku marosso jio bola (alasan saya menonton karena saya ingin menghilangkan rasa bosan dan jenuh saat berada di rumah).

(wawancara, 23 Agustus 2014)

Hal yang sama di ungkapakan oleh Muhammad Faisal :

Saya menonton terutama acara musik karena dapat menghilangkan rasa galau dan membuat fikiran tenang dan nyaman.

(wawancara, 24Agustus 2014)

c. Sebagai sarana untuk menambah wawasan tentang dunia luar

Hal ini sangatlah penting bagi remaja, karena dengan begitu remaja mampu mengetahui tentang lingkungan luar maupun sekitarnya dan dengan begitu para remaja mampu bersosialisasi dengan baik terhadap lingkungan sekitarnya,misalnya program acara berita seputar nidonesia maupu seputar dunia luar. Selain memberikan dampak positif terhadap perkembangan remaja,juga dapat memberikan dampak negatif terhadap perkembangan remaja. Hal ini dikemukakan oleh Eva, bahwa :

Dengan menonton tayangan televisisaya bisa dapat membedakan antara tayangan yang bersifat positif dan negatif.

(wawancara, 26 Agustus 2014)

Hal yang sama diungkapkan oleh Zulfikar dan Rahmat, Bahwa :

Manfaat setelah saya menonton televisi untuk mengetahui keadaan dan perkembangan yang terbaru di luar, salah satu contohnya menyukai tayangan petualangan, acara mistik, pendidikan, dan lain-lain.

(wawancara, 25 Agustus 2014)

Dampak negatif perubahan perilaku remaja di kelurahan Pusseren Randangan Kabupaten Enrekang yaitu :

a. Para remaja dapat berprilaku konsumtif

Hal ini dikarenakan banyaknya iklan dan penawaran suatu produk yang di tawarkan, misalnya adanya iklan yang membuat para remaja ingin membeli barang tersebut,dan semakin lama hal tersebut malah menjadi kebiasaan yang buruk. Hal ini ini dikemukakan oleh Isma Andriany, bahwa:

Saya mudah terpengaruh oleh hal-hal yang di tayangkan di televisi salah satu contohnya iklan perlengkapan perempuan yang kemudian ingin selalu saya beli .

(wawancara, 23Agustus 2014)

Hal yang sama diungkapkan oleh Bahtiar, bahwa:

banyaknnya iklan yang menawarkan suatu produk sehingga saya tergiur untuk memilikinya padahal saya tidak cukup uang untuk membelinya sehingga melakukan hal yang menyimpang.

(wawancara, 24 Agustus 2014)

b. Muculnya kosa kata baru yang tidak sesuai dengan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik.

Dengan adanya acara tv maupun iklan , seringkali malah membuar remaja mengikuti apa yang diucapkan para pemeran acara maupun iklan tersebut, akhirnya remaja malah menggunakan kosa kata yang tidak sesuai Bahasa Indonesia dalam kehidupannya sehari-hari. Hal ini dikemukakan oleh Riska, bahwa:

dampak negatif yang saya dapatkan menonton televisi yaitu munculnya kata-kata baru yang tidak sesuai dengan bahasa Indonesia contohnya, Oh Mj Hellow, Oh My To The Good, Masbuloh dan lain-lainnya.

(wawancara, 25 Agustus 2014)

Hal yang sama diungkapakan oleh Siti Khadijah, bahwa:

dampak negatif yang saya dapatkan sering menonton televisi banyaknnya kata-kata baru yang tidak sesuai dengan kamus besar bahasa indonesia

sehingga saya mudah mengaplikasikannya baik di lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah.

(wawancara, 23 Agustus 2014)

c. Terdapatnya unsur budaya barat yang tidak sesuai dengan norma dan nilai dalam masyarakat.

Hal ini terjadi akibat adanya adegan maupun ucapan para pemeran acara tv yang tidak sesuai dengan norma maupun nilai yag ada di masyarakat. Misalnya adanya adegan yang tidak seharusnya dilihat oleh remaja.Hal ini dikemukakan oleh Zulfikar, bahwa:

dampak negatif yang saya dapatkan keseringan menonton televisi yaitu banyaknya tayangan yang ber-unsur pornografi yang kemudian membuat dirinya untuk mengaplikasikannya sehingga melenceng dari agama.

(wawancara, 25 Agustus 2014)

Hal yang sama diungkapkan oleh Ayu lestari dan Muhammad Faisal, bahwa:

dampak negatif yang saya dapatkan menonton televisi yaitu munculnya budaya-budaya barat yang melenceng dari nilai dan norma serta tidak sesuai dengan ajaran agama islam.

(wawancara, 24 Agustus 2014) d. Merusak kesehatan

Apabila menonton tv terlalu lama maka dapat menyebabkan rasa sakit pada mata, selain itu juga dapat menyebabkan obesitas atau kegemukan, karena remaja lebih cenderung hanya diam di depan tv dan tidak melakukan aktivitas lain. Hal ini dikemukakan oleh Eva, bahwa:

Dampak yang saya dapatkan sering menonton televisi yaitumerusak kesehatan dan membuat malas beraktivitas.

(wawancara, 26 Agustus 2014)

Hal serupa diungkapkan oleh Sumria, bahwa:

Akibat keseringan menonton membuatsaya merasa gemuk karena hanya duduk saja di depan dan tidak melakukan aktifitas yang lainnya.

(wawancara, 25 Agustus 2014)

e. Remaja menjadi malas belajar dan menjadi tidak kreatif .

Haltersebut dapat terjadi karena kebanyakan remaja yang sering menonton tv melupakan pelajaran di sekolah dan juga menghambat kreatifitasnya, karena terlalu lama menonton tv dan tidak melakukan aktivitas utamanya yaitu belajar.

Hal ini dikemukan oleh Rahmat, bahwa:

dampak negatif yang saya dapatkan menonton televisi yaitu membuat saya malas di suruh oleh orang tua, seperti halnya kasi makan kambing.

(wawancara, 25 Agustus)

Hal yang sama diungkapkan oleh Eva, bahwa:

Dampak negatif yang saya dapatkan menonton televisi malas melalukan pekerjaan sekolah dan menghambat pelajaran di sekolah.

(wawancara, 26 Agustus 2014)

Dokumen terkait