• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VI HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Lokasi Penelitian

1. Profil Puslatbang KMP LAN

Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Manajemen Pemerintahan Lembaga Administrasi Negara yang kemudian disingkat dengan Puslatbang KMP LAN. Puslatbang KMP LAN berlokasi di Kota Makassar tepatnya pada Jalan Raya Baruga No.48, Antang, Kec.

Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Puslatbang KMP LAN merupakan unsur pendukung dari pelaksana fungsi Lembaga Administrasi Negara (LAN) sebagai Lembaga Pemerintahan Nonkementrian (LPNK). Secara umum LAN melaksanakan tugas dalam pengkajian dan pengembangan inovasi di bidang administrasi negara. Kemudian untuk mencapai indikator pelaksanaan tugas LAN maka Puslatbang KMP LAN menyelanggarakan dua core bisnis utama yakni penyelengaraan pelatihan dan pengembangan aparatur serta pengkajian dalam bidang manajemen pemerintahan.

Dua core bisnis ini berdasarkan Peraturan Lemabag Administrasi Negara Nomor 1 Tahun 2019 terkait tata kerja berdasarkan kewilayahan yang dihapuskan kemudian menetapkan tata kerja berikutnya menjadi lebih spesifik pada urusan pelatihan dan pengembangan dan kajian administrasi negara yang berfokus pada bidang manajemen pemerintahan.

2. Sejarah Singkat Puslatbang KMP LAN

Awal mula terbentuknya Puslatbang KMP LAN yaitu berasal dari pemikiran para Mahasiswa Akademi Administrasi Niaga (ANN) di Ujung Pandang atau sekarang disebut Kota Makassar. Pada tahun 1966 di bulan Oktober, ANN membahas dua hal penting yaitu pertama terkait kelanjutan studi para alumni ANN hingga ke tingkat sarjan dan kemudian yang kedua adalah Tim Penerbitan Administrasi Aparatur Pemerintah (PAAP) yang dibentuk oleh Soeharto berhasil dalam memberikan kajian dan penelitian sehingga menjadi dasarnya terbitnya Surat Keputusan Presidium Kabinet Ampera No. 15 dan 75 Tahun 1966 tentang Pokok-Pokok Organisasi Departemen dan Manajemen Pemerintahan yang Efisien, Efktif, dan Rasional.

Melalui rapat tersebut ANN menggagas Perguruan Tinggi Dinas Ilmu Administrasi Negara (PT DIAN). PT DIAN mulai diperjuangkan dengan membentuk panitian yang terdiri dari Sembilan orang yaitu Drs. AT Makobombang (Ketua), Drs. Isya Syamsu, A. Muin Kulle, Drs. M. Saleh Hamdani, B. Amirullah, M. Azis Rahim, Ahmad Rahman, A. Mappatunru, dan Rady Naba. Kemudian pada bulan Desember 1966 PT DIAN Ujung Pandang berhasil berdiri atas persetujuan Direktur LAN RI yaitu Mayjen Pol. Drs. Tjuk Soejono Soemodiredjo, MPA., berkat usaha dari Tim Panitian Sembilan.

Selanjutnya Tim Panitia Sembilan melakukan pertemuan dengan Tim LAN RI yaitu Drs. Ishaq Dai, MPA., Dr. Buchari Zainun, Soemantri,

SH bersama Gubernur DaTi II Sulsel yaitu Kol. Ahmad Lamo dan Walikotamadya DaTi II Ujung Pandang yaitu Lektol M.Dg Patompo. Lalu pada tahun 1967 Direktur LAN RI meneytujui terkait pembentukan cabang LAN di Sulsel dan PT DIAN Filial Ujung Pandang sekaligus menetapkan Pejabat Pelaksana Tugas.

Pada 1 April 1968 perkuliahan umum mulai dilakukan dengan dihadiri oleh 125 mahasiswa. Berlanjut pada April 1990 melalui Surat Keputusan Ketua LAN No. 1202/IX/6.4/1990 tentang penajaman fungsi dan peran LAN/PT DIAN yang kemudian PT DIAN berubah menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Negara.

Kemudian pada tanggal 20 Maret 2001 terjadi perubahan LAN perwakilan Sulsel menjadi Pusat Kajian dan Diklat Aparatur (PKDA) II Makassar. Selanjutnya terjadi perubahan lagi pada tahun 2004 yaitu Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur (PKP2A) II LAN Makassar.

Lalu pada tahun 2019 Berdasarkan PerLAN No. 1 Tahun 2019 PKP2A II LAN berubah menjadi Pusat Pelatihan dan Pengmebangan dan Kajian Manajemen Pemerintahan.

3. Tugas dan Fungsi Puslatbang KMP LAN

Berdasarkan Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 8 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Administrasi Negara menetapkan Puslatbang KMP LAN bertugas melaksanakan pelatihan dan pengembangan ASN, serta pengkajian pada bidang manajemen pemerintahan. Dalam melaksanakan tugas tersebut Puslatbang

KMP LAN melaksanakan fungsi sebagai berikut: pelaksanaan pelatihan dan pengembangan ASN;

1) pelaksanaan pelatihan dan pengembangan ASN 2) pelaksanaan pengkajian di bidang manajemen; dan

3) pelaksanaan urusan perencanaan, anggaram, sumber daya manusia dan kerumahtanggan.

4. Visi dan Misi Puslatbang KMP LAN

Pusat Pelatihan dan Pengembangan Kajian Manajemen Pemerintahan Lembaga Administrasi Negara memiliki visi dan misi yaitu sebagai berikut:

Visi: “Sebagai instansi pembelajar berkelas dunia yang mampu menjadi penggerak utama dalam mewujudkan world class government untuk mendukung visi Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berpekpribadian berlandaskan gotong royong”

Adapun misinya yaitu:

a. Meweujudkan SDM aparatur unggul melalui kebijakan, pembinaan, dan penyelenggaraan pengembangan kompetensi yang berstandar international.

b. Mewujudkan kebijakan administrasi negara yang berkualitas melalui kajian kebijakan berbasis evidence dan penyediaan analis kebijakan yang kompeten.

c. Mewujudkan inovasi administrasi negara yang berkualitas melalui pengembangan model inovasi serta penguatan kapasitas dan budaya inovasi.

d. Mewujudkan organisasi pembelajar berkinerja tinggi melalui dukungan pelayanan yang berkualitas dan berbasis elektronik.

5. Struktur Organisasi Puslatbang KMP LAN

Dalam Peraturan Lembaga Adminisrasi Negara tentang Organisasi dan Tata Kelola Lembaga Administrasi Negara No.8 Tahun 2020 bahwa susunan organisasi Puslatbang KMP LAN yaitu:

a. Kepala Puslatbang KMP

Kepala mempunyai tugas memimpin Puslatbang KMP LAN dalam melaksanakan tugas dan fungsi Puslatbang KMP LAN.

b. Bagian Umum

Bagian Umum memiliki tugas yaitu melaksanakan urusan perencanaan dan anggaran, kerumahtanggaan, sumber daya manusia di lingkungan Puslatbang KMP LAN. Untuk menyelenggarakan tugas

Gambar 4.1 Struktur Organisasi Puslatbang KMP LAN

sebagaimana yang dimaksudkan, Bagian Umum melaksanakan fungsi:

1) penyiapan bahan penyusunan rencana kinerja dan juga anggaran serta pengelolaan keuangan; dan

2) penyiapan bahan pemeberian dan pengelolaan dukungan administrasi sumber daya manusia, kerumahtanggan, pengelolaan barang miliki negara, dan pengadaan barang/jasa.

c. Kelompok Jabatan Fungsional (KJF)

Kelompok Jabatan Fungsional terdiri dari widyaiswara, analisis kebijakan, analisis kepegawaian, pranata humas, pustakawan, arsiparis, pengembangan teknologi pembelajaran, pengeloaan pengadaan barang dan jasa, perawat, dan peneliti.

Dalam lingkungan Lembaga Adminitrasi Negara (LAN) ditetapkan Jabatan Fungsional (JF) sesuai dengan kebutuhan pelaksanaanya. Hal ini sesuai dengan Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 8 Tahun 2020 tentang organisasi dan tata kerja LAN. Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut:

1) Kelompok Jabatan Fungsional (KJF) mempunyai tugas dalam memberikan pelayanan fungsional untuk melaksanakan tugas dan fungsi JPT pratama berdasarkan bidang keahliannya;

2) dalam melaksanakan tugas sebagaimana yang dimaksud, Kepala menetapkan koordinator pelaksana fungsi pelayanan fungsional

sesuai dengan bidang tugas dan fungsi masing-masing setiap JTP pratama;

3) koordinator pelaksana fungsi pelayanan fungsional mempunyai tugas mengkoordinasikan dan mengelola kegiatan pelayanan fungsional yang sesuai dengan bidang tugas masing-masing JF;

4) pembagian tugas coordinator pelaksana fungsi pelayanan fungsional ditetapkan oleh Kepala;

5) KJF terdiri dari berbagai jenis JF sesuai dengan bidang keahlian yang dimana pengangkatannya dilaksanakan berdasarkan dengan ketentuan pertaran perundang-undangan;

6) jumlah KJF ditentukan berdasar pada kebutuhan analisis jabatan dan beban kerja;

7) tugas, jenis, dan jenjang KJF sebagaimana yang dimaksud telah ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai JF.

Berdasarkan Kelompok Fungsi (Poksi) maka Puslatbang KMP LAN memiliki 3 (tiga) layanan unit kerja, yaitu:

a. Poksi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum

Pada Bagian Umum memiliki tugas dalam melaksanakan urusan perencanaan dan anggaran, kerumahtanggaan, sumber daya manusia di lingkungan Puslatbang KMP LAN. Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana yang dimaksudkan, Bagian Umum melaksanakan fungsi:

3) penyiapan bahan penyusunan rencana kinerja dan juga anggaran serta pengelolaan keuangan; dan

4) penyiapan bahan pemeberian dan pengelolaan dukungan administrasi sumber daya manusia, kerumahtanggan, pengelolaan barang miliki negara, dan pengadaan barang/jasa.

b. Poksi Pelatihan dan Pengembangan (Latbang)

Bidang Pelatihan dan Pengembangan (Latbang) memiliki tugas melaksanakan pelatihan dan pengembangan kompetensi ASN seperti penyiapan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), serta pelatihan struktural, teknis, dan sosial kultural.

Pelatihan struktural yang diselenggarakan oleh Bidang Latbang meliputi Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II (PKN Tk. II), Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP).

Selain melaksanakan pelatihan dan pengembangan kompetensi ASN, bidang Latbang juga bekerjasama dengan instansi asal peserta yang melaksanakan evaluasi pasca pelatihan untuk menjamin kesinambungan dan kemanfaatan perubahan alumni terhadap kinerja organisasi atau kinerja implementasi kebijakan.

c. Poksi Kajian Manajemen Pemerintahan (KMP)

Kajian Manajemen Pemerintahan (KMP) melaksanakan fungsi pengakajian di bidang manajemen pemerintaha. Adapun tugasnya yaitu melakukan penelitian, membuat produk hasil kajian, membuat

policy brief, profil data penelitian, mengelola Jurnal Administrasi Publik, melakukan kajian inovasi, laboratorium inovasi, dan research tracking.

6. Hubungan Masyarakat (Humas) Puslatbang KMP LAN

Berdasarkan Peraturan Lembaga Adminisrasi Negara tentang Organisasi dan Tata Kelola Lembaga Administrasi Negara No. 8 Tahun 2020 bahwa organisasi Puslatbang KMP LAN khususnya bagian kehumasan berada di bawah poksi SDM dan Umum.

Humas Puslatbang KMP LAN menyelenggarakan tugas dan fungsinya, yaitu:

a. Pengelolaan urusan hubungan masyarakat dan keprotokolan.

b. Pengelolaan pengaduan internal.

c. Pengelolaan keprotokolan dan layanan pimpinan.

d. Pengelolaan dan pelayanan informasi dan dokumentasi.

Dokumen terkait