• Tidak ada hasil yang ditemukan

DESKRIPSI MATA AJAR Pendidikan Agama Islam I (AGI101)

Dalam dokumen panduan pendidikan sastra jepang (Halaman 32-42)

BAB III KURIKULUM

SEMESTER 2 Wajib

4.5.6 DESKRIPSI MATA AJAR Pendidikan Agama Islam I (AGI101)

MPK Pendidikan Agama Islam I diberikan dengan mengacu prinsip Student Centered Learning (SCL),membahas tentang a) Modul 1 ( Konsep ke Tuhanan dalam Islam, Keimanan dan Ketakwaan, Implementasi Iman dan Takwa dalam Kehidupan Modern, b) Modul 2 ( Hakikat Manusia Menurut Islam, Pengertian Hukum, HAM, dan Demokrasi dalam Islam, Hukum Islam dan Kontribusi Umat Islam Indonesia, c) Modul 3 ( Etika, Moral dan Akhlak, IPTEK dan Seni dalam Islam), d) Modul 4 (Kerukunan Antar Umat Beragama, Masyarakat Madani dan Kesejahteraan Umat, Ekonomi Islam, Kebudayaan Islam, dan Sistem Politik Islam).

Pendidikan Agama Kristen I (AGP101)

PAK Protestan merupakan sebuah mata ajaran yang menjadikan agama sebagai sumber nilai dan pedoman dalam pengembangan kepribadian Kristiani yang menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia. Mata ajar ini disajikan berdasarkan komponen Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), yang terdiri dari Kompetensi, Substansi Kajian, Sub Kajian dan seluruh proses pembelajaran termasuk metodologi dan evaluasi. Substansi kajian merupakan topik yang telah ditetapkan oleh Ditjen Dikti melalui SK No. 38/Dikti/Kep/2002.

Pendidikan Agama Katholik I ( AGK 101)

Mata ajar ini meliputi upaya peningkatan pemahaman mahasiswa akan konsep gereja, penghayatan tentang misteri gereja, penggunulan pada tugas dan kewajiban gereja. Akhirnya mahasiswa akan diajak untuk menyusun filsafat hidup yang sesuai dengan paham gereja dan masyarakat.

Pendidikan Agama Buddha I (AGB101)

Mata ajar ini diajarkan secara khusus untuk membimbing mahasiswa dalam memahami, menghayati, dan mengamalkan sila pertama Pancasila, lewat dharma, dan kebaktian guna mempertebal iman (soddha) dalam upaya menjaga kelangsungan agama, bangsa dan negara.

Pendidikan Agama Hindu I (AGH101)

Mata ajar ini membahas konsepsi ke-Tuhan-an (Brahma Widya), Catur Marga Yoga, hakekat manusia Hindu, etika dan moralitas, ilmu pengetahuan teknologi dalam perspektif Hindu, kerukunan hidup umat beragama, masyarakat kerja Jagadhita, budaya sebagai pengalaman Ajaran Hindu, politik menurut perspektif Hindu, Hindu dalam kerangka menegakkan keadilan.

Pendidikan Agama Khong Hu Chu I (AGC101)

Mata ajar ini mempelajari Sejarah Suci dan perkembangannya. Pengetahuan Kitab dan ajaran keimanan yang pokok (Cheng Xin Zhi). Hakikat dan martabat manusia, moral: lima kebajikan yang lestari (Wu Chang), seni (Liu Yi) dan iptek. Kerukunan Antar Umat Beragama, masyarakat, budaya, politik (konsep Nei Sheng Wai wang dan Siu Ji An Ren), dan hukum.

Pancasila dan Kewarganegaraan (NOP101)

Mata ajar ini membahas tentang Filsafat Pancasila, identitas nasional, Hak dan Kewajiban Warga Negara, Negara dan Konstitusi, Demokrasi Indonesia, HAM dan Rule of Law, Geopolitik Indonesia, Geostrategi Indonesia, Ketanahan Nasional dan Wawasan Nasional yang mampu memberikan landasan etis perilaku mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara dan berbangsa.

Pengantar Ilmu Budaya (BUK101)

Mata ajar ini membahas (1) hubungan antara manusia dan kebudayaan (2) manusia dan kebudayaan, (3) isi kebudayaan, (4) wujud kebudayaan, (5) pranata kebudayaan , (6) sistem dan nilai kebudayaan.

Bahasa Indonesia Akademik (BAI102)

Mata ajar ini membahas (1) latar belakang pentingnya bahasa Indonesia (2) bahasa Indonesia sebagai identitas ideologi,politik dan kebangsaan, (3) variasi penggunaan bahasa, (4) perkembangan bahasa dan peristiwa ketatabahasaan,(5) perubahan konotasi, (6) komposisi bahasa Indonesia,(7) sikap dan kesadaran berbahasa, (8) Aplikasi penggunaan Bahasa Indonesia.

Folklor Jepang (Nihon Minzokugaku) (SOJ330)

Mata ajar ini membahas mengenai hakikat folklor, folklor Jepang yang terdiri dari folklor lisan, folklor sebagian lisan, folklor bukan lisan. Juga membahas perbandingan folklor Jepang dan Indonesia, sejarah penelitian folklor Jepang –Indonesia, metode penelitian folklore Jepang dan Indonesia.

Bahasa Jepang Pemula (Zero Shokyu Nihongo ) (BAJ102)

Mata ajar ini membahas jenis pola-pola dasar dalam Bahasa Jepang yang menggunakan berbagai macam kata kerja, kata sifat, kata keterangan yang digunakan untuk menyatakan kegiatan sehari- hari. Target yang ingin dicapai dalam mata ajar ini adalah mahasiswa dapat lulus Ujian Kemampuan Bahasa Jepang level 5 (N5).

Dasar Penulisan Huruf Jepang (Hyoki) (BAJ107)

Mata ajar ini merupakan mata ajar yang mengkhususkan pada bidang pelatihan cara menulis dan membaca hiragana, menjelaskan boin, dakuon, handakuon, yoon, dan choon; pelatihan imla dan tata cara penulisan huruf kana yang sesuai dengan aturan. Juga pelatihan untuk membedakan kata yang harus ditulis dengan huruf Katakana atau dengan huruf Hiragana. Pada mata ajar ini para mahasiswa juga akan diperkenalkan dan dilatih untuk menulis huruf-huruf Kanji sederhana tingkat dasar sejumlah kurang lebih 100 huruf.

Pelafalan (Hatsuon) (BAJ109)

Mata ajar ini merupakan dasar dari keahlian menyimak bahasa Jepang, antara lain membahas tentang karakteristik dasar pelafalan bahasa Jepang (hatsuon), menangkap isi dan situasi percakapan tingkat dasar, dan drill pelafalan serta tanya jawab.

Bahasa Jepang Dasar (Shokyu Nihongo) (BAJ103)

Mata ajar ini merupakan kelanjutan dari Shokyu Nihongo I. Kuliah membahas jenis pola-pola dasar dalam bahasa Jepang yang menggunakan berbagai macam kata kerja, kata sifat, kata keterangan yang digunakan untuk menyatakan kegiatan sehari-hari. Pada bagian akhir perkuliahan akan mempelajari penggunaan bahasa sopan, sonkeigo dan kenjogo. Target yang ingin dicapai dalam kuliah ini mahasiswa dapat lulus ujian Kemampuan Bahasa Jepang level 4 (N4)

Pemahaman Bacaan Dasar (Dokkai Nyumon) (BAJ106)

Mata ajar ini melatih mahasiswa untuk dapat membaca, mengerti isi bacaan sederhana secara cepat dengan tehnik skimming dan scanning.

Kanji Dasar (Kanji Nyumon) (BAJ108)

Mata ajar ini adalah lanjutan dari Mata ajar Hyoki. Di dalam kuliah ini akan dipelajari 250 huruf kanji tingkat dasar, kanji-kanji yang digunakan untuk melambangkan kosa kata dalam lingkup keluarga, kata sifat, kata kerja gerak, lembaga administrasi negara, nama bidang studi, dan lain-lain.

Filsafat Ilmu dan Logika (PHB101)

Filsafat ilmu menjelaskan tentang sejarah perkembangan ilmu, hubungan filsafat, ilmu dan filsafat ilmu, kedudukan filsafat ilmu dalam perkembangan ilmu, keanekaragaman dan pengelompokan

ilmu, landasan penelaahan ilmu (ontology, epistemology dan aksiologi), metode berpikir ilmiah, masalah kebenaran, dan hubungan antara filsafat, iptek dan kebudayaan.

Pengantar Filsafat dan Dialektika Pemikiran (PHB102)

Kuliah ini membahas tentang landasan penelaahan ilmu pengetahuan yang mengarahkan mahasiswa untuk dapat berpikir logis-ilmiah serta ruang lingkup tokoh dan aliran-aliran besar dalam perkembangan pemikiran kefilsafatan yang berpengaruh pada perkembangan ilmu pada umumnya, dan ilmu pengetahuan kesusasteraan pada khususnya.

Bahasa Inggris Dasar (BAE111)

Mata ajar ini sebagian besar berupa latihan-latihan intensif membaca, menganalisis dan memahami struktur kalimat bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa dalam memahami buku teks tentang Jepang yang berbahasa Inggris.

Ilmu Alamiah Dasar (IAD101)

Perkembangan alam pikir manusia; metode ilmiah; teori evolusi; ekologi dan permasalahan lingkungan global yang meliputi prinsip ekologi, pencemaran lingkungan, pengolahan limbah, ISO 14000 dalam perkembangan global, permasalahan sampah kota, pemanasan global; bioteknologi dan dampak terhadap kehidupan.

Menyimak Dasar (Shokyu Chokai) (BAJ104)

Mata ajar ini merupakan kelanjutan dari Menyimak Dasar tema-tema rekaman yang akan dipelajari berupa cerita, percakapan, dan tanya jawab yang disesuaikan dengan tata bahasa tingkat dasar-pra menengah.

Aplikasi Komputer (SIK201)

Di dalam mata ajar ini akan diajarkan program-program office, terutama office yang berbasis dengan aksara Jepang, teori searching, dan internet.

Bahasa Belanda (BAB201)

Pada mata ajar ini akan dipelajari dasar-dasar Bahasa Belanda, kosa kata dan tata bahasa sederhana dalam Bahasa Belanda.

Pranata Jepang (Nihon Jijo) (SOJ201)

Dalam mata ajar ini dibahas tentang日本の位置 (Nihon no Ichi), 四季 (Shiki) & 気候 (kikou), 都市 (Toshi) & 都道府県 (Todoufuken), 観光 (Kankou) & 東京タワー (Tokyou Tawa-),日本の山 (nihon no Yama), 黒部ダム (Kurobe Damu), 鳥取の砂丘 (Tottori no Sunahama), 雪の多い地方の生活 (Ame no Ooi Chihou no Seikatsu), 日本の農業 (Nihon no Kigyou), 農産物 (Nousanbutsu), 日本の工業 (Nihon no Kougyou), 太平洋ベルト地帯 (Taiheiyou Chitai) 0メートル地帯 (0 metooru Chitai), 産業公害 (Sangyou kougai) 日本の交通 (Nihon no Koutsuu), 新幹線 (Shinkansen), 日本の行事 (Nihon no Gyouji).

Sejarah Jepang Kuno (Kodai Nihonshi ) (SJD206)

Di dalam mata ajar ini akan dipelajari asal-usal bangsa Jepang, munculnya kerajaan di Jepang berserta perkembangannya dan hasil-hasil budaya yang dominan hingga tahun 1868 (zaman Meiji).

Pengantar Kajian Sastra (SSI101)

Berisi penjelasan tentang pengertian hakikat karya sastra , cabang studi sastra, dan hubungan sastra dengan ilmu lain yang mendukung.

Pengantar Liguistik Umum (LII101)

Mata ajar ini bertujuan mengantar para mahasiswa memahami ilmu bahasa sebagai dasar pembentukan kemahir wacanan dan dasar kajian kebahasaan. Topik bahasan meliputi (1) pengertian, karakteristik, fungsi, model telaah linguistik;(2) pembidangan linguistik baik secara mikro maupun makro;(2) dasar-dasar aliran linguistik.

Bahasa Jepang Menengah Dasar (Shochukyu Nihongo) (BAJ203)

Mata ajar ini merupakan jenjang lanjutan Bahasa Jepang Dasar II yang akan menyajikan pokok bahasan pola kalimat dan ungkapan setingkat level menengah.

Kanji Sehari-hari (Nichijo Kanji) (BAJ211)

Mata ajar ini adalah lanjutan dari Mata ajar Kanji I. Di dalam mata ajar ini akan dipelajari 250 kanji baru, kanji-kanji yang digunakan untuk melambangkan kosa kata hobby, lawan kata kerja, pernikahan, musim, pekerjaan, perjalanan, alat tranportasi, nama alat, kosa kata ekonomi, pengungkapan perasaan, bagian tubuh, kata sifat, geografi, alat elektronik, seluk beluk univ, kanji utk cv, sejarah, ide abstrak, dll.

Percakapan Dasar (Kaiwa Nyumon) (BAJ105)

Mata ajar ini merupakan dasar dari keahlian berbicara dan merupakan praktek dari pelajaran tata bahasa yang diberikan selama semester 1 dan 2. Tema-tema yang diberikan antara lain: perkenalan diri, bebelanja, makan di restoran, pergi ke kantor pos, menelpon, bepergian, pergi ke bank, bekerja, saat sakit, berkunjung ke rumah seseorang.

Pemahaman Bacaan Menengah Dasar (Shochukyu Dokkai) (BAJ209)

Mata ajar ini melatih mahasiswa untuk dapat membaca, mengerti isi bacaan dalam konteks serta dapat mempergunakan kata petunjuk, ganti dan partikel dalam sebuah bacaan secara benar.

Menyimak Menengah Dasar (Shochukyu Chokai) (BAJ205)

Mata ajar ini merupakan lanjutan dari shuchukyu choukai, tema-tema bahasan yang akan dibahas disesuaikan dengan tata bahasa setingkat menengah awal.

Mengarang Sederhana (Sakubun Nyumon) (BAJ213)

Mata ajar ini berisi cara dan metode penulisan karangan sederhana dan tema-tema keseharian, seperti buku harian dengan menggunakan tatabahasa dan kosa kata yang telah dipelajari.

Bahasa Jepang Menengah (Chukyu Nihongo) (BAJ204)

Mata ajar ini merupakan kelanjutan dari mata ajar Chukyu Nihongo I. Dalam mata ajar ini mahasiswa akan dilatih memahami isi bacaan dengan pola-pola kalimat yang sedang dipelajari. Isi bacaan yang disajikan bervariasi sehingga mahasiswa mengetahui berbagai macam informasi dalam berbagai bidang sekaligus penerapan pola kalimat dalam bacaan. Target yang ingin dicapai dalam mata ajar ini mahasiswa lulus Ujian Kemampuan Bahasa Jepang N3.

Kanji Menengah (Chukyu Kanji) (BAJ212)

Mata ajar ini adalah lanjutan dari Mata ajar Kanji sehari-hari. Di dalam mata ajar ini akan dipelajari 250 kanji baru, kanji-kanji yang digunakan untuk melambangkan kosa kata kerja baru yang lebih kompleks dan variatif, kementrian, kata sifat baru, kanji awalan, akhiran yang menjelaskan biaya, dan jumlah. Selain itu juga akan dipelajari klasifikasi kanji, variasi perubahan kanji, dan pemakaiannya dalam kalimat.

Menyimak Menengah (Chukyu Chokai) (BAJ206)

Mata ajar ini merupakan lanjutan dari chukyu choukai, tema-tema yang akan dibahas disesuaikan dengan tata bahasa level menengah.

Pemahaman Bacaan Menengah (Chukyu Dokkai) (BAJ210)

Mata ajar ini melatih mahasiswa untuk dapat membaca grafik atau gambaran dalam hubungannya dengan bacaan-bacaan yang mempergunakan ungkapan-ungkapan dan keterangan-keterangan khusus.

Mengarang Menengah Dasar (Chukyu Sakubun) (BAJ214)

Di dalam kuliah ini akan dipelajari bagaimana membuat karangan sederhana dengan mengangkat tema-tema tertentu yang lebih spesifik daripada tema-tema keseharian.

Percakapan Sehari-hari (Nichijo Kaiwa) (BAJ207)

Mata ajar ini merupakan kelanjutan dari shokyu kaiwa, tema-tema yang akan diberikan antara lain:

kehidupan berteman, menjelaskan sesuatu, aplikasi/melamar sesuatu, kehidupan mahasiswa;

bekerja paruh waktu, meminta nasihat sensei, dll.

Sejarah Jepang Modern (Kindai Nihonshi ) (SJD207)

Mata ajar ini adalah lanjutan dari Mata ajar Kodai Nihonshi. Di dalam mata ajar ini akan dipelajari perkembangan elit Jepang dari zaman Meiji awal 1868 hingga tahun 1970-an beserta budaya dominan yang dihasilkan.

Pengantar Kebudayaan Jepang (Nihon Bunka Nyumon) (SOJ301)

Mata ajar ini membahas kehidupan orang Jepang dari bayi, anak-anak, remaja, kehidupan perkawinan, kerja serta kehidupan di hari tua.

Pengantar Kemasyarakatan Jepang (Nihon Shakai Nyumon) (SOJ202)

Mata ajar ini membahas perubahan sistim keluarga dari ie ke kaku kazoku, masyarakat vertikal Jepang, sistem pendidikan Jepang, kaum muda Jepang, wanita di tempat kerja dan di rumah tangga.

Pengantar Kajian Bahasa Jepang (Nihongogaku Nyumon) (LIJ 301)

Mata ajar ini memberikan bekal pengantar linguistik Bahasa Jepang berisi tentang dasar-dasar linguistik termasuk di dalamnya cabang-cabang linguistik secara garis besar yaitu semantik, morfologi, sintaksis, fonologi, fonetik, pragmatik, soasiolinguistik dan analisis wacana.

Pengantar Kesusastraan Jepang (Nihon Bungaku Nyumon) (SSJ201)

Mata ajaran ini akan membahas mengenai kekhasan, dan konvensi-konvensi estetis kesusastraan Jepang secara umum.

Bahasa Jepang Menengah Lanjutan (Chujokyu Nihongo) (BAJ216)

Mata ajar ini merupakan kelanjutan dari mata ajar Chukyu Nihon. Dalam mata ajar ini mahasiswa akan mempelajari pola-pola kalimat dan ungkapan Bahasa Jepang pada tingkat intermediate yang lebih kompleks yang akan mengantarkan mahasiswa memasuki level 2 tes kemampuan Bahasa Jepang. Setiap pola kalimat dan ungkapan diaplikasikan dalam wacana dengan topik yang berbeda, sehingga mahasiswa akan lebih memahami penggunaan pola kalimat dan ungkapan yang telah dipelajari.

Kanji Menengah Lanjut (Chujokyu Kanji) (BAJ306)

Mata ajar ini adalah lanjutan dari Mata ajar Kanji Menengah. Di dalam mata ajar ini akan dipelajari 250 kanjii baru, kanji-kanji yang digunakan untuk melambangkan kosa kata yang dipakai dalam tema bacaan seperti: kankyo mondai, teknologi informasi, gempa bumi, gunung berapi dan onsen, ekonomi, sejarah, kesehatan, kimia, sistem pemerintahan Jepang. Selain itu juga akan dipelajari pemakaian kanji di dalam konteks bacaan dan wacana.

Menyimak Menengah Lanjutan (Chujokyu Chokai) (BAJ302)

Dalam mata ajar ini akan diperdengarkan rekaman dengan tema-tema terkini, berupa pengumuman lalu lintas dan tempat-tempat umum lain, serta berita dan iklan televisi. Tata bahasa yang digunakan disesuaikan dengan tata bahasa tingkat menengah-pra lanjut.

Pemahaman Bacaan Menengah Lanjut (Chujokyu Dokkai) (BAJ303)

Mata ajar ini melatih mahasiswa untuk dapat merespon pendapat penulis melalui bacaan pendek dan mengerti ungkapan-ungkapan budaya Jepang dalam sebuah bacaan.

Percakapan Menengah (Chukyu Kaiwa) (BAJ215)

Mata ajar ini mempelajari tema-tema yang diberikan antara lain tentang perbedaan budaya, menceritakan kisah cerita sesuai urutan gambar, mempresentasikan sebuah topik dengan singkat dan sederhana.

Mengarang Menengah (Chukyu Sakubun) (BAJ307)

Mata ajar ini berisi cara penulisan karangan yang mendasarkan pada ide dan pemikiran sendiri dalam bahasa Jepang dengan kaidah penulisan yang logis dalam berbagai bentuk dan format tulisan seperti format surat atau artikel popular.

Kepercayaan Masyarakat Jepang (Nihon Shinko) (BUK308)

Dalam mata ajar ini dibahas tentang definisi Kami, perkembangan dan sejarah agama Jepang di masa pra-sejarah, Agama Jepang sebelum Era Tokugawa, Agama Jepang di era Tokugawa, Pemikiran Ishida Baigan dan Sejarah Shingaku, serta Agama Jepang di masa Modern, serta presentasi dan diskusi tentang (1) Shinto dan Kepercayaan Tradisional, (2) Perkembangangan Agama Budha di jepang, (3) Konfusianisme dan Pengaruh Ajarannya di Jepang, (4) Perkembangan Agama Kristen di Jepang, (5) Perkembangan Islam dan Agama-agama Baru di Jepang.

Sejarah Kesusastraan Jepang (Nihon Bungaku-Shi) (SJS301)

Mata ajar ini berisi paparan sejarah perkembangan Karya Sastra Jepang dari Klasik sampai ke Modern.

Pengantar Kajian Budaya Urban (BUK203)

Mata ajar ini membahas(1) konsep budaya urban(2)bentuk dan wujud budaya urban,(3) aspek ideology dalam budaya urban, (4) budaya urban sebagai kajian budaya ertica,(5) analisis teoritik dalam budaya urban.

Kaligrafi Jepang (Shodo) (BAJ305) Di dalam mata ajar ini akan diajarkan:

1. Teknik-teknik menulis huruf-huruf Jepang dengan indah menggunakan tinta dan kuas serta media khusus berupa latihan menulis garis-garis horizontal, ertical, melengkung dan menyiku.

2. Melatih tulisan berdasarkan tekanan serta tebal tipisnya garis sesuai huruf yang ditulis. Melalui kemampuan menulis dengan indah dan teratur ini mahasiswa diharapkan dapat lebih memahami keindahan serta filosofi yang terkandung dalam huruf-huruf Jepang, khususnya huruf kanji. Yang pada akhirnya diharapkan pula dapat meningkatkan minat dan kemampuan mahasiswa dalam bahasa Jepang dan kanji itu sendiri.

Manajemen Jepang (MNT301)

Mata ajar ini membahas etos kerja orang Jepang, pandangan orang Jepang terhadap kerja, dasar- dasar psikologis manajemen corak Jepang, struktur dan manajemen corak Jepang.

Politik dan Pemerintahan Jepang (Nihon Seiji) (SOP 327)

Di dalam mata ajar ini akan dipelajari bagaimana sistem politik dan pemerintahan Jepang modern yang membedakannya dengan sistem serupa di negara-negara lain.

Morfosintaksis (Keitaitogoron) (LIJ304)

Mata ajar ini merupakan gabungan dari mata ajar morfologi (keitairon) dan sintaksis (togoron).

Dalam mata ajar ini akan dibahas jenis kata dalam Bahasa Jepang beserta proses perubahannya.

Selain itu akan membahas tentang seluk beluk kalimat (termasuk frasa dan klausa) yang mencakup jenis, pola, dan struktur kalimat, kategori gramatikal. Serta akan diperkenalkan pula teknik analisis kalimat dalam Bahasa Jepang.

Teori Budaya Jepang (Nihon Bunkaron) (BUK307)

Mata ajar ini membahas akar-akar budaya Jepang berupa giri-ninjo, honne dan tatemae, amae, ryousaikenbo, chinmoku, amakudari, sempai-kohai, shudan ishiki, uchi to soto, zoutou, matsuri.

Budaya Popular Jepang (Nihon Taishu Bunka) (BUK309)

Mata ajar ini berisi bahasan-bahasan mengenai produk-produk budaya popular Jepang seperti: film, animasi, drama TV Jepang dan cara mengkajinya secara akademik.

Bahasa Jepang Lanjut (Jokyu Nihongo) (BAJ301)

Mata ajar ini merupakan kelanjutan dari mata ajar Chukyu Nihongo . Dalam mata ajar ini akan dipelajari pola-pola kalimat dan ungkapan dalam Bahasa Jepang yang akan menuntun mahasiswa untuk bisa memahami kalimat atau teks baik lisan maupun tertulis yang pada level jokyu (atas).

Target yang ingin dicapai dalam mata ajar ini adalah mahasiswa dapat lulus ujian kemapuan bahasa Jepang level 2.

Pemahaman Bacaan Mahir (Jokyu Dokkai) (BAJ304)

Mata ajar ini melatih mahasiswa untuk dapat menangkap bacaan panjang yang berisi tema-tema sosial dalam masyarakat Jepang.

Mengarang Menengah Lanjut (ChuJokyu Sakubun) (BAJ308)

Mata ajar ini berisi cara penulisan karangan dan laporan dalam topik-topik sosial dan kemasyarakatan dalam Bahasa Jepang.

Percakapan Menengah Lanjut (Chujokyu Kaiwa) (BAJ215)

Mata ajar ini merupakan kelanjutan dari mata ajar Percakapan Menengah Dasar, tema-tema yang diberikan antara lain permasalahan sosial di Indonesia Jepang, kebijakan-kebijakan yang sedang diperdebatkan, dan lain-lain.

Etika dan Estetika (ETB201)

Mata ajar ini membahas tentang ruang lingkup nilai etis dan estetis, tanggung jawab etis maupun estetis manusia dalam memahami seni dan budaya, teori-teori etika dan estetika. Persoalan tentang problem keindahan berkaitan juga dengan pengalaman estetis dan sifat dasar dari pengalaman tersebut. Mata ajar ini memberikan pemahaman komprehensif perihal nilai etis dan estetis, pengalaman etis dan estetis, perilaku orang yang mencipta dan filsafat seni.

Pengantar Penelitian dan Teori Kebudayaan (PNB201)

Mata ajar ini membahas (1) problematika teori dan penelitian kebudayaan, (2) epistemologi penelitian kebudayaan, (3) paradigma penelitian kebudayaan, (4) model telaah budaya: foklor dan etnografi, (5) model telaah budaya: interasionisme simbolik, grounded theory, cross cultural studies, (6) model telaah budaya: analisis konten dan life history, (7) teori-teori klasik penelitian kebudayaan, (8) teori-teori modern penelitian kebudayaan, (9) teori postmodern penelitian kebudayaan, (10) ragam penelitian kebudayaan, (11) aplikasi penelitian kebudayaan.

Telaah Puisi Jepang (Nihonshi Kenkyu) (SSJ304)

Pembelajaran ini membahas tentang review awal sejarah dan jenis-jenis puisi jepang pada jaman pra modernisasi meliputi 1) Jaman Jodai, Jaman Chusei, Jaman Kinsei, jaman pos modernisasi 2) Jaman Meiji, Jaman Taisho, Jaman Showa, Jaman Heisei, 3) Kayo, Waka, Kanshibun Jaman Jodai, 4) Kokinwakashu Jaman Chuko, 5) Renga, Shinkokinwakashuu, Oogura Hyakunin Isshu Jaman Chusei, 6) Haikai, Oogura Hyakunin Isshu Jaman Kinsei, 7) Shintaishi, Haiku, Tanka Jaman Meiji, 8) Puisi

Modern, Tanka, Haiku Jaman Taisho, 8) Puisi Modern, Tanka, Haiku Jaman Showa, 9) Puisi Modern, Tanka, Haiku Jaman Heisei, 9) Pembuatan Haiku sesuai dengan dasar-dasar yang berlaku.

Telaah Prosa Jepang (Nihon Sanbun Kenkyu) (SSJ302)

Pembelajaran ini membahas tentang perkembangan prosa beserta ciri khas dan pengarang yang mewakili setiap jamannya meliputi 1) jaman sebelum modernisasi yaitu Jaman Jodai, Jaman Chuko, Jaman Chusei dan Jaman Kinsei, 2) jaman sesudah modernisasi yaitu Jaman Meiji, Jaman Taisho, Jaman Showa dan Jaman Heisei, 3) Manyoshu Jaman Joodai, 4) Taketori Monogatari Jaman Chuko, 4) Konjaku Monogatari Jaman Chuusei, 5) Tsurezuregusa jaman Kinsei, 5) Maihime Jaman Meiji, 6) Kokoro, 7) Rashomon Jaman Taisho, 8) Yukiguni jaman Showa, 9) Shi no Hana karya sastra jaman perang, 10) Kicchin Jaman Heisei, 11), Noruwei no Mori 12). In The Kitchen Soup.

Drama Jepang (Nihon Engeki Ron) ( SSJ 305)

Mata ajar ini membahas tentang 1) Pengantar Drama Jepang, 2) Isi dan Kekhasan Seni Panggung Tradisional No, 3) Jenis-jenis cerita pada Seni Panggung Tradisional No, 4) Isi dan Kekhasan Seni Panggung Tradisional Kabuki, 5) Jenis-jenis cerita Seni Panggung Tradisional Kabuki, 6) Isi dan kekhasan Seni Panggung Boneka Bunraku, 7) Jenis-jenis cerita Seni Panggung Boneka Bunraku, 8) Isi dan kekhasan Seni Komedi Jepang Kyogen, 9) Isi dan kekhasan Seni Komedi Jepang Rakugo, 10) Panggung modern Jepang, 11) Drama Populer, 12) Film Jepang, 13) Panggung Modern Jepang.

Pengantar Penelitian dan Teori Kebudayaan (PNB 201)

Mata ajar ini membahas (1) problematika teori dan penelitian kebudayaan, (2) epistemologi penelitian kebudayaan, (3) paradigma penelitian kebudayaan, (4) model telaah budaya: foklor dan etnografi, (5) model telaah budaya: interasionisme simbolik, grounded theory, cross cultural studies, (6) model telaah budaya: analisis konten dan life history, (7) teori-teori klasik penelitian kebudayaan, (8) teori-teori modern penelitian kebudayaan, (9) teori postmodern penelitian kebudayaan, (10) ragam penelitian kebudayaan, (11) aplikasi penelitian kebudayaan.

Masyarakat Jepang Perkotaan (Nihon Toshi Shakai Mondai) (BUK 310)

Mata ajar ini membahas pertumbuhan masyarakat kota, masalah penduduk, masalah lansia, kesejahteraan sosial, kekhawatiran orang Jepang terhadap meningkatnya tingkat kejahatan, masalah sekuhara (pelecehan seksual), fenomena parasaito singuru, perubahan pandangan wanita terhadap pernikahan dan pasangan ideal, dan meningkatnya tingkat perceraian.

Semantik Jepang (Imiron) (LIJ 302)

Mata ajar ini membahas tentang konsep makna yang meliputi ruang lingkup antara lain karakterisrik kosa kata bahasa Jepang, perbedaan arti, idiom, majas, perbedaan arti dan cara penggunaan kata sifat, kata keterangan dan kata kerja. Pembahasan juga meliputi tentang simbol/ tanda sebagai bagian dari sistem kode yang digunakan untuk mengkomunikasikan informasi.

Penerjemahan (Honyaku Tsuyaku) (BAJ310)

Pembelajaran ini membahas tentang 1) hakikat dan perspektif, 2) fungsi bahasa, 3) Analisis dan gaya teks, 4) Metode dan tipe terjemahan, 5) Proses dan kerangka analisis Terjemahan, 6) Permasalahan dalam terjemahan, 7) Terjemahan artikel sosial budaya, 8) Terjemahan lisan acara non forma dan formal, 9) Terjemahan surat/dokumen resmi, 10) Terjemahan produk, 11) Terjemahan manual teknik, 12) Terjemahan karya sastra.

Bisnis dan Korespondensi Jepang (BAJ309)

Pembelajaran ini membahas tentang 1) penyusunan kalimat untuk memperkenalkan diri dan salam yang diucapkan di dalam dan diluar perusahaan, 2) memohon ijin dan meminta bantuan, 3) menerima dan menolak ajakan, 4) menelepon dan membuat janji, 5) menawarkan sesuatu dan mengajukan usul, 6) perbedaan antara korespondensi Jepang dan korespondesi Indonesia, 7) format surat berbahasa Jepang, 8) ekspresi dan salam dalam surat berbahasa Jepang, 9) ucapan selamat, belasungkawa, terimakasih dan doa keselamatan dalam kartu pos Jepang, 10) Permohonan dan meminta maaf, 11) Pemberitahuan, 12) Lamaran Kerja.

Dalam dokumen panduan pendidikan sastra jepang (Halaman 32-42)

Dokumen terkait