• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN

Masalah 2.4 Misalkan

A. Hasil Penelitian

3. Deskripsi Normalized Gain atau Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Setelah Diterapkan Pendekatan kontekstual (Contextual Teaching

and Learning)

Data pretest dan postest siswa selanjutnya dihitung dengan menggunakan rumus normalized gain. Tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII13 SMP Negeri 1 Pallangga setelah pembelajaran matematika melalui pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning). Hasil pengolaan data yang telah dilakukan (lampiran D) menunjukkan bahwa hasil normalized gain atau rata- rata gain ternormalisasi siswa setelah diajar melalui pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning) adalah 0,75.

45

Untuk melihat persentase peningkatan hasil belajar siswa dapat dilihat pada tabel 4.7 berikut:

Tabel 4.7 Deskripsi Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Setelah Diajar melalui Pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning)

Berdasarkan tabel 4.7 diatas dapat dilihat bahwa ada 3 atau 6,97%

siswa yang nilai gainnya > 0,70 yang artinya peningkatan hasil belajarnya berada pada kategori tinggi dan 37 atau 29,17% siswa yang nilai gainnya berada pada interval 0,70 ≥ g > 0,30 yang artinya peningkatan hasil belajarnya berada pada kategori sedang. 3 atau 6,97% siswa yang nilai gainnya berada pada interval 0,30 ≥ g yang artinya hasil belajarnya berada pada kategori rendah. Jika rata-rata gain ternormalisasi siswa kelas VIII13 SMP Negeri 1 Pallangga sebesar 0,75 dikonversi kedalam 3 kategori di atas, maka rata-rata gain ternormalisasi siswa berada pada kategori sedang.

b. Deskripsi Hasil Pengamatan Aktivitas Siswa Dalam Mengikuti Pembelajaran

Hasil pengamatan aktivitas siswa dengan menggunakan pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning) selama 4 kali pertemuan dinyatakan dalam persentase sebagai berikut:

Indeks Gain Kriteria Frekuensi Persentase (%)

g ˂ 0,70 Tinggi 3 6,97

0,70 ≤ g ˂ 0,30 Sedang 37 86,04

0,30 ≥ g Rendah 3 6,97

Jumlah 43 100

46

Tabel 4.8 Persentase Aktivitas Siswa yang Belajar melalui Pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning)

NO Komponen yang diamati

Pertemuan

Rata- rata

Persentase I II III IV (%)

1. Siswa yang hadir pada saat proses pembelajaran berlangsung

P R E T E S T

41 41 42 42

P O S T T E S T

41.5 96,51

2. Siswa yang

memperhatikan saat guru menjelaskan

39 40 38 39 41.75 90,69

3. Siswa yang bertanya atau menyampaikan

pendapat/ide kepada guru atau teman (questioning dan contructivism)

41 41 42 40 41 95,34

4 Siswa yang dapat memberikan contoh aljabar yang berkaitan dengan pkehidupan sehari-hari (Pemodelan)

38 40 38 39 38.75 90,11

5 Siswa yang

menyelesaikan masalah atau menemukan cara penyelesaian masalah kontekstual dengan benar (Inquiry)

38 39 38 38 38,25 88,95

6 siswa yang aktif dalam kegiatan kelompok misalnya diskusi, menyampaikan

ide/pendapat, dll.

(Masyarakat belajar)

38 36 38 39 37.75 87,79

7 Siswa yang

memberanikan diri mempresentasikan hasil kerja kelompoknya di depan kelas.

38 38 39 37 38 88,37

8 Siswa yang menarik kesimpulan suatu konsep

atau prosedur (Refleksi) 39 38 38 39 38,5 89,53

Jumlah 727,87

Rata-rata Persentase 90,98

47

Berdasarkan tabel 4.8 di atas dapat dilihat bahwa aktivitas siswa selama 4 kali pertemuan menunjukan bahwa:

a. Rata-rata presentase siswa yang hadir pada saat proses pembelajaran berlangsung 96,51%

b. Rata-rata presentase Siswa yang memperhatikan saat guru menjelaskan 90,69%

c. Rata-rata presentase siswa yang bertanya atau menyampaikan pendapat/ide kepada guru atau teman (questioning dan contructivisme) 95,34%

d. Rata-rata presentase Siswa yang dapat memberikan contoh aljabar yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari (Pemodelan) 90,11%

e. Rata-rata presentase Siswa yang menyelesaikan masalah atau menemukan cara penyelesaian masalah kontekstual dengan benar (Inquiry) 88,95%

f. Rata-rata presentase siswa yang aktif dalam kegiatan kelompok misalnya diskusi, menyampaikan ide/pendapat, dll. (Masyarakat belajar) 87,79%

g. Rata-rata presentase siswa yang memberanikan diri mempresentasikan hasil kerja kelompoknya di depan kelas 88,37%

h. Rata-rata presentase siswa yang menarik kesimpulan suatu konsep atau prosedur (Refleksi) 89,53%

Dari deskripsi di atas persentase aktivitas siswa melalui pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning) adalah 90,98% , sehingga aktivitas siswa melalui pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning) dikatakan efektif karena telah memenuhi kriteria aktivitas siswa secara klasikal yaitu ≥ 90% siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran.

48

c. Deskripsi Respons Siswa terhadap Pembelajaran

Data tentang respons siswa terhadap pembelajaran matematika melalui pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning) diperoleh melalui pemberian angket respons siswa yang selanjutnya dikumpulkan dan dianalisis.

Hasil analisis respons siswa selanjutnya disajikan dalam tabel berikut:

Tabel 4.9 Persentase Respons Siswa Terhadap Pembelajaran Matematika

No Pertanyaan

Frekuensi Persentase (%) Ya Tidak Ya Tida

k 1 Apakah menurut Anda pelajaran matematika

adalah pelajaran yang menyenangkan?

40 3 93.03 6.97

2 Apakah pembelajaran yang diterapkan oleh guru membuat Anda tertarik dengan pelajaran

matematika? 42 1 97.67 2.32

3 Apakah pembelajaran yang diterapkan oleh guru memudahkan Anda memahami materi pelajaran

matematika? 38 5 88.77 11.62

4 Apakah pembelajaran yang diterapkan oleh guru membuat Anda berani mengungkapkan

pendapat? 36 7 83.72

. 16.28

5 Apakah Anda lebih senang pelajaran matematika yang diterapkan oleh guru dibanding guru lain?

41 2 95.34 4.65

6 Apakah Anda senang bekerja sama dengan teman 34 9 79.06 20.93

49

kelompok dalam mengerjakan soal matematika?

7 Apakah Anda lebih termotivasi belajar matematika setelah mendapat pelajaran dari

guru? 35 8 81.39 18.60

8 Apakah Anda lebih cepat memahami pelajaran matematika dengan cara guru menjelaskan

pelajaran? 31 12 72.09 27.90

9 Apakah Anda senang melakukan tanya jawab dalam belajar matematika

33 10 76.74 23.25

10 Apakah Anda senang belajar matematika dengan cara menemukan sendiri?

39 4 90.69 9.30

11 Apakah Anda senang diberikan penilaian setiap akhir pertemuan?

37 6 86.04 13.95

12 Apakah Anda senang diberikan tugas pekerjaan rumah (PR) setiap akhir pembelajaran

matematika? 32 11 74.41 25.28

Rata-rata 84.91

`

15.11

Berdasarkan tabel 4.9 dapat dilihat bahwa secara umum rata-rata siswa kelas VIII13 SMP Negeri 1 Pallangga memberi respons positif terhadap pelaksanaan pembelajaran melalui pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning), dimana rata-rata persentase respons siswa adalah 84,91%. Dengan

50

demikian respons siswa yang diajar dengan pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning) dapat dikatakan efektif karena telah memenuhi kriteria respons siswa yakni ≥ 80% memberikan respon positif.

d. Deskripsi Hasil Pengamatan Keterlaksanaan Pembelajaran

Data tentang keterlaksanaan pembelajaran diambil dari hasil pengamatan yang dilakukan oleh observer selama empat kali pertemuan dan dapat dilihat dalam tabel berikut.

Tabel 4.10 Hasil Pengamatan Keterlaksanaan Pembelajaran

ASPEK PENGAMATAN

PERTEMUAN Rata

-rata

Kategori

1 2 3 4 5 6

Kegiatan Awal

P R E T E S T

P O S T T E S T 1. Guru membuka pelajaran

dengan mengucapkan salam dan berdoa bersama siswa

3 4 3 4 3,5 Sangat Baik

2. Guru mengontrol kehadiran

siswa 3 4 4 4 3,75 Sangat Baik

3. Guru memotivasi siswa dengan menjelaskan pentingnya materi tersebut untuk dipelajari dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

3 3 4 3

3,25 Baik

Kegiatan Inti

1. Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok dan memberikan LKS kepada setiap kelompok untuk

diselesaikan dan

didiskusikan.

4 4 3 4 3,75 Sangat

Baik

2. Guru menjelaskan tata cara

penggunaan LKS (modeling) 4 3 3 4 3,5 Sangat Baik

51

3. Guru membimbing peserta didik berdiskusi dengan anggota kelompoknya untuk menyelesaikan LKS.

(learning community)

3 3 4 3

3,25

Baik

4. Guru memberikan arahan kepada peserta didik melakukan sharing pengetahuan yang dimiliki kepada setiap anggota kelompoknya.

(contructivism)

3 4 3 4 3,5 Sangat

baik

5. Guru memberikan

kesempatan kepada salah satu kelompok menuliskan jawaban di papan tulis dan memberi kesempatan siswa melakukan tanya jawab antar kelompok mengenai alasan dari mana jawaban soal tersebut diperoleh (inquiry dan questioning)

3 3 3 3 3 Baik

6. Guru memberi kesempatan kepada peserta didik mengerjakan soal latihan pada LKS.

3 4 4 4 3,75 Sangat Baik

7. Guru memberi kesempatan kepada siswa mengerjakan soal latihan di depan kelas dan menjelaskan jawaban

soal yang telah

dikerjakannya.

3 3 4 4 3,5 Sangat

Baik

Kegiatan Penutup

1. Guru meminta siswa untuk mengulas kembali materi yang telah dibahas secara singkat sebagai kesimpulan (reflection)

3 3 4 3 3,25 Sangat Baik

52

2. Guru menyampaikan materi akan dipelajari pada

pertemuan berikutnya

4 3 4 4 3,75 Sangat Baik

Rata-Rata 3,47 Sangat Baik

Berdasarkan tabel 4.10 rata-rata keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning) memperoleh nilai 3,47. Dalam kriteria keterlaksanaan pembelajaran yang telah dipaparkan pada bab III, penilaian tersebut berada pada interval 3,5 - 4,0 yang dikategorikan sangat aktif sehingga dapat dikatakan efektif.

Dokumen terkait