• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Objek Penelitian

Pada bab ini akan diuraikan hasil penelitian dan menyajikan data yang didapatkan penulis setelah melakukan penelitian di Kantor Camat Duampanua Kabupaten Pinrang melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi yang disertai dengan penjelasan-penjelasan untuk mempermudah dalam melakukan proses pembahasan hasil penelitian.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui etika birokrasi dalam pelayanan publik di Kantor Camat Duampanua Kabupaten Pinrang.

1. Kondisi Umum Wilayah Kantor Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang

a. Letak Geografis

Kecamatan Duampanua merupakan salah satu dari 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Pinrang yang secara rinci mempunyai batasan-batasaan administrasi sebagai berikut.

1. Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Lembang.

2. Sebelah Barat berbatasan dengan selat Makassar.

3. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Cempa dan Patampanua.

4. Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Batu Lappa.

b. Luas Wilayah

Kecamatan Duampanua merupakana salah satu kecamatan dari 12 (Dua Belas) kecamatan yang terletak kurang lebih 21 Km kearah utara Ibu Kota Kabupaten Pinrang.

Kecamatan Duampanua yang berada di sebelah Utara Kabupaten Pinrang merupakan salah satu dari 12 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pinrang, dengan luas wilayah 29.189 ha dan berada pada ketinggian 0-100 meter di atas permukaan laut (dpl). Secara wilayah 32 administrasi pemerintah yang terluas adalah Kelurahan Data dengan 4.340 ha atau 15,87% dari wilayah Kecamatan Duampanua. Sedangkan wilayah Pekkabata yaitu 678 ha atau 2.32% dari luas wilayah Kecamatan Duampanua. Berikut rincian pembagian wilayah Desa/Kelurahan.

Tabel 4.1 Pembagian wilayah dan luas Desa/Kelurahan di Kecamatan Duampanua

No Kelurahan/Desa (km2) Presentase

1 Kelurahan Pekkabata 678 2,31

2 Kelurahan Tatae 1.076 3,69

3 Kelurahan Lampa 3.632 12,44

4 Kelurahan Bittoeng 1.170 4,01

5 Kelurahan Data 4.340 14,87

6 Desa Massewae 2.912 9,98

7 Desa Kaballangan 1.532 5,25

8 Desa Katomporang 3.903 13,37

9 Desa Kaliang 1.200 4,11

10 Desa Paria 1.790 6,13

11 Desa Bababinanga 1.831 6,27

12 Desa Buttusawe 3.261 11,17

13 Desa Bungi 1.161 3,98

14 Desa Maroneng 704 2,41

Jumlah 29.186 100,00

Sumber : Dokumen Kecamatan Duampanua c. Keadaan Penduduk

1. Potensi sosial

a. Budaya saling tolong menolong (gotong royong) yang merupakan ciri khas budaya masyarakat yang menjadi modal dalam ragka pembangunan daerah.

b. Peranan informal leader, yaitu kepemimpinan tokoh masyarakat di lingkungan Kecamatan Duampanua yang merupakan potensi sosial yang dapat menjadi mediator pembangunan masyarakat.

2. Potensi ekonomi

a. Tersedianya tanah dan lahan yang dapat dipergunakan untuk berbagi pembangunan ekonomi.

b. Potensi pertanian dan peternakan serta perdagangan.

c. Pusat pertumbuhan berupa perdagangan dan jasa.

1. Sumber Daya Aparatur

Sumber Daya Aparatur sangat mendukung dalam upaya menciptakan system pelayanan prima kepada masyarakat, karena ketika sumber saya aparatur yang mempunyai kualitas yang baik, maka pelaaksanaan tugas dan tanggung jawab akan terlaksana dengan baik pula. Aparatur akan lebih mudah mencerna setiap penyerahan tugas yang diberikan dari pimpinan.

Kondisi aparatur Kecamatan untuk saat ini sudah di rasakan baik, hal ini terliht dari distribusi tugas pokok dan fungsi yang telah dapat dilaksanakan atau tidak bertumpuk pada salah seorang aparatur. Hanya saja aparatur sering terjebak dalam kegiatan rutinitas tanpa berani berinovasi dalam penyelesaian tugas atau dengan kata lain apa yang menjadi pekerjaan aparatur terdahulu juga dikerjakan oleh aparatur sekarang meskipun apa yang dikerjakan ternyata salah.

2. Sarana dan Prasarana

Untuk menunjukan terwujudnya system pelayanan prima kepada masyarakat, maka sarana dan prasarana harus mendukung,

makaa akan lebih mempermudah aparatur kecamatan dalam memberikan pelaayanan kepada masyarakat.

Visi dan Misi Kantor Camat Duampanua : a. Visi

Terwujudnya kinerja aparatur yang mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penciptaan Kecamatan Duampanua sebagai pusat pertumbuhan.

b. Misi

1) Meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur.

2) Meningkatkan pembinaan aparatur dalam pelaksanaan tugas pemerintah pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan secara terpadu.

3) Meningkatkan kualitas pelayanan dari berbagai aspek yang memenuhi standar minimun pelayanan. Meningkatkan kapasitas dan kualitas melalui pembelajaran

4) serta mengasah kepekaan agar senantiasa dapat memberi layanan yang selaras dengan dinamika dan perkembangan kebutuhan masyarakat.

5) Mendorong kebutuhan nilai-nilai agama sebagai nilai utama tatanan masyarakat.

Berikut daftar nama dan jabatan pegawai kecamatan duampanua :

Tabel 4.2 Nama & Jabatan Pegawai Negeri Sipil Kantor Camat Duampanua Kabupaten Pinrang

No NAMA / NIP PANGKAT

GOL

JABATAN 1 ANDI IKBAL, S.Sos., M.SP

19740612 200502 1006

IV/a CAMAT

2 H. MURADI, S.Sos

19820126 200212 1 004

III/d Sekretaris Camat

3 RUSDY, ST., M.Si

19720614 200212 1 008

IV/a Kasi Pembangunan Masyarakat Desa/Kelurahan

4 FAISAL P, S.Ip

19801113 201001 1 028

III/d Kasi Kesejahteraan Rakyat 5 Hj. HASMAWATI, S.Pd

19660402 199103 2 011

III/d Kasi Perekonomian

6 RUSTAM, S.Sos

19680512 199303 1 016

III/d Kasi Ketentraman &

Ketertiban

7 ABDUL SALAM, SE

19740702 200604 1 011

III/d Kasi Pemerintahan

8 III/d Kasubag Umum,

Kepegawaian & Hukum 9 Hj. NURBAYA S.Sos

19751110 200906 2 002

III/a Kasubag Program &

Keuangan

10 ROSWATI, SE

19850313 201001 2 002

III/a Bendahara

11 SYAMSUDDIN, S.Sos 19700719 200906 1 004

III/a Analisis Kesjahteraan Rakyat 12 SUPARDI, S.Sos

19780507 200906 1 001

III/a Analisis Jabatan Subag Umum, Kepeg & Hukum

13 HERNAWATI, SE

19720523 201212 2 OO1

III/a Analisis Pemerintahan Daerah

14 SYURAWATI RAHMAN II/c Pengadministrasian Umum

19781220 201212 2 001 Perekonomian

15 SYARIFUDDIN

19700706 200906 1 004

II/c Pengelola Data Seksi Trantib

16 SRIANI

19820107 201212 2 001

II/c Pengadministrasian Umum Sek Kesra

17 MULIATI MUSLIMIN 19831209 201212 2 004

II/c Pengadministrasian Kpegawaian Subag Umum

& Hukum Sumber : Dokumen Kecamatan Duampanua, diolah 2022

Tabel 4.3 Nama Tenaga Honorer Kantor Camat Duampanua Kabupaten Pinrang

No NAMA PENDIDIKAN TERAKHIR JABATAN

1 Rika Kartika Stkip Cokroaminoto Pinrang Operator Komputer 2 Muliana Stkip Cokroaminoto Pinrang Operator Komputer 3 Yuliana. P Smk Negeri 2 Pinrang Operator Komputer 4 Vivi Swastini Stkip Cokroaminoto Pinrang Tenaga Kebersihan 5 Wiranti Stkip Cokroaminoto Pinrang Tenaga Kebersihan Sumber : Dokumen Kecamatan Duampanua, diolah 2022

2. Tugas Pokok dan Fungsi Kecamatan

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Pinrang Nomor 20 Tahun 2022 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah yang mengamanahkan kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi organisasi serta tata kerja Perangkat Daerah yang diatur lebih lanjut dengan Peraturan Bupati maka kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi organisasi serta tata kerja Kecamatan.

a. Camat Kecamatan memiliki tugas membantu bupati dalam menjalankan pemerintahan di wilayah kecamatan dalam rangka meningkatkan koordinasi penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat kelurahan.

Kecamatan menyelenggarakan fungsi antara lain:

1) pelaksanaan Urusan Pemerintahan umum;

2) pengkoordinasian kegiatan pemberdayaan masyarakat;

3) pengkoordinasian upaya dalam pelaksanaan ketentraman dan ketertiban umum;

4) pengkoordinasian penerapan dan penegakan Peratruan Daerah dan Peraturan Bupati;

5) pengkoordinasian pemeliharaan sarana dan prasarana pelayanan umum; pengkoordinasian pelaksanaan kegiatan pemerintahan

6) yang dilakukan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah tingkat kecamatan;

7) pengawasan dan pembinaan penyelenggaraan kegiatan di kelurahan;

8) pelaksanaan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah yang tidak dilaksanakan unit kerja pemerintahan Daerah yang ada di kecamatan;

9) pelaksanakan fungsi lain yang diperintahkan oleh walikota berdasarkan tugas dan fungsinya;

b. Sekretariat memiliki tugas melaksanakan koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan dan pelayanan administrasi kepada semua unit organisasi Kecamatan.

Sekretariat menyelenggarakan fungsi :

1) perencanaan operasional urusan pelaporan dan perencanaan, keuangan, umum dan kepegawaian;

2) pelaksanaan urusan pelaporan dan perencanaan, keuangan, umum dan kepegawaian;

3) pengoordinasian urusan pelaporan dan perencanaan, keuangan, umum dan kepegawaian;

4) pengendalian, evaluasi dan pelaporan urusan pelaporan dan perencanaan, keuangan, umum dan kepegawaian;

5) pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan terkait dengan tugas dan fungsinya.

c. Subbagian Perencanaan dan Keuangan

Subbagian Perencanaan dan Keuangan memiliki tugas menyiapkan bahan koordinasi dan penyusunan rencana program kerja, evaluasi, monitoring dan pelaporan pelaksanaan program kegiatan serta pelaksanaan administrasi dan akuntansi keuangan.

Subbagian Perencanaan dan Keuangan menyelenggarakan

fungsi :

1) perencanaan kegiatan pada bidang perencanaan, evaluasi, pelaporan dan keuangan;

2) pelaksanaan kegiatan pada bidang perencanaan, evaluasi, pelaporan dan keuangan;

3) pembagian tugas dan mengontrol terlaksananya kegiatan di bidang perencanaan, evaluasi, pelaporan dan keuangan;

4) pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan terkait dengan tugas dan fungsinya.

d. Subbagian Umum dan Kepegawaian

Subbagian Umum dan Kepegawaian memiliki tugas melaksanakan urusan umum, penatausahaan surat menyurat, kehumasan, urusan rumah tangga, dokumentasi dan inventarisasi barang serta administrasi kepegawaian.

Subbagian Umum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi:

1) perencanaan kegiatan urusan umum, penatausahaan surat menyurat, kehumasan, urusan rumah tangga, inventarisasi dan dokumentasi barang serta administrasi kepegawaian;

2) pelaksanaan kegiatan urusan umum, penatausahaan surat menyurat, kehumasan, urusan rumah tangga,

inventarisasi dan dokumentasi barang serta administrasi kepegawaian;

3) pembagian tugas dan mengontrol pelaksanaan kegiatan urusan umum, penatausahaan surat menyurat, kehumasan, urusan rumah tangga, inventarisasi dan dokumentasi barang serta administrasi kepegawaian;

4) pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsinya.

e. Seksi Pemerintahan, Kinerja Lurah dan RT/RW

Seksi Pemerintahan, Kinerja Lurah dan RT/RW memiliki tugas menyiapkan bahan pengoordinasian penyelenggaraan pemerintahan Kecamatan serta penilaian terhadap kinerja Lurah dan RT/RW. Seksi Pemerintahan, Kinerja Lurah dan RT/RW menyelenggarakan fungsi:

1) perencanaan kegiatan di bidang pemerintahan, kinerja lurah dan RT/RW;

2) pelaksanaan kegiatan di bidang pemerintahan, kinerja lurah dan RT/RW;

3) pembagian tugas dan mengontrol terlaksanany kegiatan di bidang pemerintahan, kinerja lurah dan RT/RW;

4) pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

f. Seksi Ketentraman, Ketertiban dan Penegakan Peraturan

Daerah Seksi Ketentraman, Ketertiban dan Penegakan Peraturan Daerah memiliki tugas menyiapkan bahan pengkoordinasian penyelenggaraan pembinaan ketentraman, ketertiban dan penegakan pelaksanaan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati. Seksi Ketentraman, Ketertiban dan Penegakan Peraturan Daerah menyelenggarakan fungsi :

1) perencanaan kegiatan pelaksanaan di bidang ketertiban, ketentraman dan penegakan Peraturan Daerah;

2) pelaksanaan kegiatan di bidang ketertiban, ketentraman dan penegakan Peraturan Daerah;

3) pembagian tugas dan mengontrol pelaksanaan kegiatan di bidang ketertiban, ketentraman dan penegakan Peraturan Daerah;

4) pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsinya.

g. Seksi Perekonomian, Pembangunan dan Pengembangan Sistem Manajemen Informasi Seksi Perekonomian, Pembangunan dan Pengembangan Sistem Manajemen Informasi memiliki tugas melakukan pengkoordinasian dan penyelenggaraan pengembangan perekonomian, pembangunan dan pengembangan sistem manajemen informasi wilayah kecamatan dan kelurahan. Seksi

Perekonomian, Pembangunan dan Pengembangan Sistem Manajemen Informasi menyelenggarakan fungsi:

1) perencanaan kegiatan pelaksanaan di bidang perekonomian, pengembangan dan pembangunan sistem manajemen informasi;

2) pelaksanaan kegiatan di bidang perekonomian, pengembangan dan pembangunan sistem manajemen informasi;

3) pembagian tugas dan mengontrol pelaksanaan kegiatan di bidang perekonomian, pengembangan dan pembangunan sistem manajemen informasi;

4) pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan terkait dengan tugas dan fungsinya.

h. Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial Seksi Pemberdayaan Masyarakat Dan Kesejahteraan Sosial memiliki tugas melakukan pengkoordinasian dan penyelenggaraan pembinaan pemberdayaan masyarakat Kecamatan dan penyelenggaraan pembinaan kesejahteraan sosial. Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial menyelenggarakan fungsi :

1) perencanaan kegiatan di bidang kesejahteraan sosial dan pemberdayaan masyarakat;

2) pelaksanaan kegiatan di bidang kesejahteraan sosial

dan pemberdayaan masyarakat;

3) pembagian tugas dan mengontrol pelaksanaan kegiatan di bidang kesejahteraan sosial dan pemberdayaan masyarakat;

4) pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan terkait dengan tugas dan fungsinya.

Di kantor camat duampanua di atur oleh standar pelayanan, dimana standar pelayanan tersebut dijadikan acuan atau pedoman oleh pegawai kecamatan dalam melaksanakan tugasnya. Berikut Tabel Standar Pelayanan Lingkup Kecamatan Duampanua :

Tabel 4.4 Standar Pelayanan Lingkup Kecamatan Duampanua

No Uraian

Jenis Pelayanan

Persyaratan Pelayanan

Sistem, Mekanisme, dan Prosedur Jangka waktu pelayan

1. Bidang

Perekonomi an

a. Surat pengantar dari kelurahan b. Surat

kegiatan dari panitia pelaksana c. Proposal

kegiatan dari panitia pelaksana

15 menit Apabila semua

persayaratan telah dipenuhi Staf Seksi Sekretariat

Sekcam Pendistribusian Ke kasi sesuai tupoksi

Kepala Seksi

Sekcam memberikan paraf berkas sebelum di TTD

camat

Camat menandatangani berkas yang telah

memenuhi persyaratan

Masyarakat

2. Bidang

Kessos

a. Surat pengantar dari lingkungan /ORW b. Surat

pengantar dari kelurahan c. Kartu

keluarga d. Tanda

bukti pelunasan PBB

15 menit

Apabila semua persayaratan

telah dipenuhi

3. Struktur Organisasi Kantor Camat Duampanua Kabupaten Pinrang

Aparatur pemerintah dalam melaksanakan tugas dan fungsinya harus menaati peraturan yang berlaku. Berlandaskan pada Peraturan Daerah Kabupaten Pinrang Nomor 20 Tahun 2022 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah yang kemudian diatur lebih lanjut dengan Peraturan Bupati maka kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja Kecamatan Untuk lebih jelas dapat dilihat pada struktur organisasi Kantor Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang berikut.

Staf Seksi/Sekretariat

SEKCAM pendistribusian

ke kasi sesuai tupoksi

Kepala Seksi

SEKCAM memberikan paraf berkas sebulum di ttd

camat CAMAT

menandatanga ni berkas yang

telah memenuhi persyaratan Masyarakat

STRUKTUR ORGANISASI PEMERINTAHAN KECAMATAN DUAMPANUA KABUPATEN PINRANG

Gambar. 4.1 Struktur Organisasi Kantor Kecamatan Duampanua CAMAT

ANDI IKBAL, S.Sos., MSP

KELOMPOK JABATAN

FUNGSIONAL SEKCAM

H. MURADI, S.Sos

SUB.BAG.UMUM/KE PEGAWAIAN

SUB.BAG. PROGRAM DAN KEUANGAN Hj. NURBAYA, S.Sos

KASI PEMERINTAH

ABDUL SALAM, SE

KASI TERTIB

RUSTAM, S.Sos

KASI DESA/KELURA

HAN RUSDI, ST., M.SI

KASI PEREKONOMIAN

Hj. HASMAWATI, S.Pd

KASI KESRA

FAISAL, S.ip

B. Hasil Penelitian Etika Birokrasi Dalam Pelayanan Publik di Kantor Camat Duampanua Kabupaten Pinrang

Etika birokrasi adalah sebagai seperangkat nilai yang dapat menjadi acuan atau mengarahkan tindakan manusia dalam organisasi.

Etika dalam konteks birokrasi digambarkan sebagai suatu pedoman norma bagi pejabat birokrasi untuk mengerjakan suatu tugas pelayanan untuk masyarakat. Etika birokrasi wajib mengutamakan suatu kepentingan publik dari pada kepentingan pribadi, kelompok maupun organisasinya. Etika wajib menuntun suatu pilihan-pilihan kebijakan yang benar-benar mementingkan kepentingan masyarakat luas. Oleh karena etika mempermasalahkan “baik-buruk” dan bukan

“benar-salah” tentang sikap, tindakan dan perilaku manusia dalam hubungan dengan sesamanya baik dalam masyarakat maupun organisasi publik, maka etika mempunyai tugas penting dalam meneliti administrasi negara.

Berikut ini indikator-indikator Etika Birokrasi Dalam Pelayanan Publik di Kantor Camat Duampanua Kabupaten Pinrang sebagai berikut :

a. Standardisasi dan Formalisasi

Dalam standardisasi, terfokus pada proses kerja yang dilakukan yang lebih mengutamakan keahlian dan keterampilan yang dimiliki seseorang. Seluruh aktivitas kerja dapat dikoordinasi dan terkontrol dengan adanya penerapan standardisasi tersebut.

Formalitas yang ada di dalam organisasi merupakan pedoman atau petunjuk yang dapat mengatur standardisasi tersebut. Seperti peraturan, prosedur, intruksi dan komunikasi yang ditulis dan telah diatur sesuai kesepakatan bersama.

Berdasarkan wawancara dengan informan HM, selaku Sekretaris Camat mengenai apakah ada pedoman kebijakan yang mengatur tentang kewenangan, kedudukan, dan tugas aparat:

Iya disini ada standar operasional prosedur yang mengatur seluruh aktivitas yang ada di kantor ini. Biasanya pegawai akan menjadikan SOP sebagai acuan dalam melaksanakan tugasnya. (Hasil wawancara dengan informan HM, 16 juni 2022).

Berdasarkan hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa kantor camat menerapkan standar operasional prosedur yang dijadikan pedoman bagi aparat pemerintahan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

Selanjutnya wawancara dengan informan R, selaku Kasi Tertib mengenai standar pelayanan yang ada di kantor camat bahwa :

Standar pelayanan yang diberikan oleh semua pegawai sudah diatur berdasarkan SOP yang ada, dalam hal ini adalah Peraturan Bupati. Baik prosedur pelayanan, waktu pelayanan, biaya pelayanan dan sebagainya. Jadi ketika ada pegawai yang tidak mengikuti aturan pelayanan akan diberikan sanksi baik berupaa surat teguran atau surat pemberhentian. (Hasil wawancara dengan informan R, 16 juni 2022)

Berdasarkan hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa dalam hal standar pelayanan di kantor camat duampanua sudah memilki aturan yang jelas.

Berikut wawancara yang dilakukan dengan informan H, selaku Kasi Perekonomian mengenai dampak penerapan standardisasi SOP dalam penyelenggaraan pelayanan publik :

Dengan adanya standar operasional prosedur mampu memudahkan kerja seluruh SDM yang ada, dan apabila ada karyawan baru maka juga akan cepat beradaptasi karena sudah ada standar aturan yang jelas. Dan tentunya dari sisi manajemen juga akan mudah melakukan kontrol pengawasan terhadap alur kerja secara menyeluruh akan mudah mendapatkan hal yang tak wajar jika menemui kesalahan.

Sehingga akan cepat membuat keputusan dan solusi untuk mengatasinya.

(Hasil wawancara dengan informan H, pada tanggal 16 juni 2022)

Berdasarkan hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa SOP yang ada di kantor camat duampanua diterapkan dengan baik oleh aparat pemerintahan sehingga memudahkan mereka dalam menyelenggarakan pelayanan kepada masyarakat.

Selanjutnya wawancara dengan informan MS, mengenai apakah ada instruksi pelaksanaan tugas rutin di kantor camat duampanua :

Camat selaku penanggung jawab operasionalisasi pelayanan telah dan selalu memberi instruksi kepada seluruh bagian dan seksi serta staf pegawai kantor kecamatan untuk berkewajiban menjalankan tugas pelayanan sesuai dengan pedoman konsep tugas dan fungsi dan standar operasional prosedur. (Hasil wawancara dengan informan MS, 16 juni 2022)

Berdasarkan hasil wawancara diatas dapat disimpulkan standar operasional prosedur merupakan acuan aparat pemerintahan dalam menjalankan aktivitasnya, selain itu para pegawai juga mempunyai sop berbeda dalam menyelesaikan pekerjaannya. Dimana camat selaku atasan mengawasi dan memberikan instruksi kepada pegawai agar menjalankan tugasnya sesuai dengan tupoksinya masing masing.

Namun masyarakat sebagai pengguna layanan tidak semuanya mengetahui standar pelayanan public di kantor camat duampanua seperti yang dikemukakan oleh informan AG bahwa:

Saya tidak mengetahui masalah ada atau tidaknya standar pelayanan public di kantor camat duampanua, yang saya harapkan adalah setiap masyarakat yang membutuhkan pelayanan bisa di layani dengan cepat sesuai dengan waktu yang seharusnya. (Hasil wawancara dengan informan AG, 16 juni 2022)

Berdasarkan hasil wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa dalam hal standar pelayanan di kantor camat duampanua memiliki aturan yang jelas. Namun permasalahan yang lain adalah kurang sosialisasi mengenai standar aturan pelayanan kepada masyarakat, sehingga hal itu bisa menyebabkan miskomunikasi antara pegawai pelayanan dan masyarakat.

Selanjutnya wawancara kembali dilakukan dengan informan R, Selaku Kasi Tertib, terkait tingkat pelayanan kecamatan duampanua:

Pelayanan yang diselenggarakan di kecamatan duampanua memang terkadang mengalami kendala, namun kalau dalam proses pelayanan kami selalu berpedoman pada tupoksi dari Peraturan Pemerintah yang ada. Walaupun belum 100%

pelayanan yang kami berikan, hal ini karena terkendala pada sarana dan prasarananya, mulai dari jaringan yang kadang sering mengalami gangguan, ataupun komputer dan printer yang digunakan terkadang mengalami error sistem. Hanya saja terdapat beberapa dari masyarakat ketika ingin mengurus surat tidak membawa persyaratan pelayanan yang kami butuhkan.

Sehingga, kami meminta mereka untuk melengkapi berkasnya dahulu lalu kembali kesini. (Hasil wawancara informan HM,16 juni 2022).

Berdasarkan hasil wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa permasalahan yang terjadi dalam pemberian pelayanan di Kecamatan Duampanua adalah masyarakat yang belum mengetahui SOP yang ada dan kurangnya kelengkapan berkas yang diperlukan pihak kecamatan dalam melakukan pelayanan.

Selanjutnya wawancara kembali dilakukan dengan informan F, selaku masyarakat yang datang meminta pelayanan:

Kalau dari segi pelayanan si cukup cepat ya kebetulan saya kesini untuk mengurus pembuatan izin usaha, tapi pegawai yang bertanggung jawab dibagian izin usaha belum ada dan disampaikan oleh ibu yang ada diloketnya bahwa sedang makan siang, padahalkan seharusnya sudah kembali pukul 2 paling lambat. Sebenarnya saya hanya menyayangkan saja pegawai kecamatan harusnya lebih disiplin lagi dalam hal waktu kerja agar pelayanannya juga menjadi tidak terkendala. (Hasil wawancara dengan informan F, 16 juni 2022).

Berdasarkan hasil wawaancara diatas dapat disimpulkan bahwa proses pelayanan Kecamatan Duampanua sudah baik dan sudah sesuai dengan SOP yang ada hanya saja sering terkendala terkait

disiplin pegawai kecamatan dalam ketetapan waktu ketika kembali dari jam istirahat makan siang yang menghambat masyarakat untuk menerima pelayanan. Berikut standar pelayanan kecamatan duampanua:

Standar Pelayanan Kecamatan Duampanua

1.

Gambar 4.2 Standar Pelayanan Kecamatan Duampanua Keterangan :

Hitam Menyerahkan Berkas

Merah Berkas Tidak Lengkap / Tidak Sesuai Hijau Pengambilan Produk Layanan

Gambar 4.2 menunjukkan standar pelayanan yang ada di kantor camat duampanua, standar pelayanan tersebut dijadikan pedoman oleh pegawai kecamatan dalam melaksanakan tugasnya, dan diketahui pegawai kantor camat sudah melaksanakan tugasnya sesuai dengan standar operasional yang ada. Dimana standar tersebut berisi tentang prosedur kerja dan sistem kerja sehingga

PEMOHON PENDAFTARAN PEMERIKSAAN

BERKAS

PROSES ENTRY DATA &

PENCETAKAN

PENGESAHAN

PRODUK LAYANAN TINJAUAN LAPANGAN

(BILA DIPERLUKAN)

pelayanan publik bisa berjalan dengan baik. Untuk meninjau tingkat pelayanan yang dilakukan oleh petugas Kecamatan, penulis memperoleh data awal sebagai berikut:

Tabel 4.5 Data Pelayanan Kecamatan Duampanua 2020

No Jenis Pelayanan Jumlah Permintaan Pelayanan

Permintaan Terlayani

1 Surat Perekaman E-KTP 11.576 11.576

2 Surat Izin Usaha Mikro Kecil 76 30

3 Surat Izin Gangguan 65 47

4 Akta Jual Beli 80 43

5 Surat Keterangan Pindah 1067 453

6 Surat Keterangan Ahli Waris 329 214

7 Surat Keterangan Dispensi Menikah 178 128

8 Surat Keterangan Tidak Mampu 35 35

9 Pergantian/Perubahan Wajib Pajak 30 26

10 Legalisir Dokumen 44 32

11 Surat Pernyataan Tidak Sengketa dan Tidak Dalam Sengketa

72 72

Jumlah 13.614 12.701

Sumber : Dokumen Kecamatan Duampanua

Tabel 4.5 menunjukkan bahwa tingkat pelayanan oleh Kecamatan Duampanua pada tahun 2020 belum mampu memenuhi permintaan dari masyarakat, terlihat dari jumlah permintaan lebih banyak dari jumlah yang terlayani. Hal ini disebabkan oleh

beberapa hal seperti, keterbatasan SDM dan keterbatasan sarana dan prasarana yang ada di kantor camat duampanua sehingga pemerintah kecamatan duampanua berupaya meningkatkan sarana dan prasarana yang ada di kantor camat duampanua agar pelayanan tidak lagi terkendala. Berikut ini adalah data perbandingan pelayanan Kecamatan Duampanua tahun 2020-2021 :

Tabel 4.6 Data Pelayanan Kecamatan Duampanua 2020-2021

No Jenis Pelayanan Jumlah Permintaan Pelayanan

2020 2021

1 Surat Perekaman E-KTP 11.576 11.576 7879 7879

2 Surat Izin Usaha Mikro Kecil 76 30 54 39

3 Surat Izin Gangguan 65 47 23 20

4 Akta Jual Beli 80 43 45 33

5 Surat Keterangan Pindah 1067 453 238 220

6 Surat Keterangan Ahli Waris 329 214 197 185

7 Surat Keterangan Dispensi Menikah 178 128 119 105

8 Surat Keterangan Tidak Mampu 35 35 30 30

9 Pergantian/Perubahan Wajib Pajak 30 26 25 21

10 Legalisir Dokumen 44 32 29 29

11 Surat Pernyataan Tidak Sengketa dan Tidak Dalam Sengketa

72 72 35 30

Jumlah 13.614 12.701 8.728 8.635

Presentase (%) 93,29% 98,93%

Dokumen terkait