• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VI HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1. Deskripsi Objek dan Subjek Penelitian

PT. Santosa Agrindo atau disebut dengan SANTORI termasuk unit Bekri berada di bawah koordinasi Bapak Petrus Budihargo sebagai Head of Feedlof Lampung Region, beliau membawahi secara langsung maupun tidak langsung departemen-departemen yang bekerja dalam manajemen penggemukan sapi. Departemen-departemen tersebut yaitu Head of Sales Depatement , Head of Farming Department, Head of Finance and Accounting Department, Head of Project Department, Head af QA and Nutrient Department Control Department, Head of Human Resource and General Affairs Departmenf dan Head of Procurement Department. Seluruh departemen tersebut bertanggung jawab kepada Head office Japfa yang berkantor di Wisma Millenia Jakarta.

Sebagai Head of unit Bekri Bapak Petrus Budihargo membawahi kepala bagian yaitu, Bapak lr. Zamzam Qornarudin sebagai Head of Feedlot Operation unit Bekri. Bapak Zamzam Qomarudin bertanggung jawab penuh terhadap seluruh kegiatan operasional di PT. SA Bekri. Bapak Zamzam membawahi empat kepala section yaitu Fattening Section Head, Feed Section Head, Warehouse Secfion Head, dan Maintenance Section Head. Kepala Departemen Fattening section adalah Bapak A. Purwanto.

Bapak Purwanto bertanggung jawab penuh terhadap kegiatan pemeliharaan

39

sapi potong secara keseluruhan, kegiatan tersebut antara lain seperti penanganan sapi yang baru datang, pemindahan sapi dari kandang satu kekandang lain, pengelompokan sapi dan penimbangan ulang. Departemen ini membawahi divisi stockman yang dikoordinasi oleh Bapak Avan Valian dan divisi health control yang dikoordinasi oleh drh. Dewi Nurhayati yang saling bekerja sama dalam manajemen pemeliharaan.

Kepala deparlemen Feed section yaitu Bapak Petrus Argo Hendrawan yang bertugas menyiapkan pakan dengan jumlah dan formula yang telah ditentukan oleh nutritionist, mendistribusikan pakan ke kandang sesuai target jumlah pemberian pakan, mengecek sisa pakan, serta menganalisis dan membuat laporan tentang pakan. Kepala Warehouse Section adalah Bapak M.Silaban yang bertangung jawab atas kondisi bahan pakan pada saat proses penerimaan dan penyimpanan bahan baku. Kepala maintenance Section yaitu Bapak Suprayogi yang bertanggung jawab atas pembelian dan perawatan alat-alat perusahaan.

Berikut struktur organisasi PT Santosa Agrindo

Gambar 1.1. Struktur Organisasi PT. Santosa Agrindo Cabang A

Sumber : PT Santosa Agrindo (2022)

PT. Santosa Agrindo Anak Tuha Lampung Tengah Memiliki delapan (8) Departement atau Divisi, dibawah Head of Feedlot & Comercial dan Head of Feedlot Lampung Region. Adapun diantaranya :

"Head of Feedlot & Commercial" merujuk pada posisi kepala atau manajer yang bertanggung jawab atas operasi feedlot dan aspek komersial dari bisnis peternakan. Feedlot adalah tempat di mana sapi atau hewan ternak lainnya ditempatkan dan diberi pakan khusus untuk mempercepat pertumbuhan dan persiapan untuk diproses menjadi daging. Tugas-tugas utama Head of Feedlot & Commercial meliputi:

1. Mengawasi operasi feedlot dan memastikan kesehatan dan kesejahteraan hewan ternak dijaga dengan baik.

2. Mengembangkan dan melaksanakan strategi pakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan kesehatan hewan ternak.

3. Mengawasi keuangan dan aspek bisnis lainnya, termasuk pemasaran dan penjualan produk daging.

4. Mengelola staf dan memastikan bahwa mereka dilatih dengan baik dan memenuhi standar operasi yang ketat.

5. Memonitor kondisi pasar dan tren industri untuk memastikan operasi feedlot dan bisnis komersial tetap relevan dan menguntungkan.

"Head of Feedlot Lampung Region" merujuk pada posisi kepala atau manajer yang bertanggung jawab atas operasi feedlot di wilayah Lampung, Indonesia. Tugas-tugas utama dari Head of Feedlot Lampung Region meliputi:

1. Mengawasi operasi feedlot di wilayah Lampung dan memastikan kesehatan dan kesejahteraan hewan ternak dijaga dengan baik.

2. Mengembangkan dan melaksanakan strategi pakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan kesehatan hewan ternak.

3. Memastikan ketersediaan pakan yang memadai dan berkualitas tinggi untuk hewan ternak di feedlot.

4. Memastikan bahwa staf di wilayah Lampung dilatih dengan baik dan memenuhi standar operasi yang ketat.

5. Memonitor kondisi pasar dan tren industri untuk memastikan operasi feedlot di wilayah Lampung tetap relevan dan menguntungkan.

6. Memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan persyaratan hukum terkait operasi feedlot di wilayah Lampung.

7. Memantau dan mengelola anggaran feedlot di wilayah Lampung dan mengawasi aspek keuangan lainnya terkait bisnis feedlot di wilayah tersebut.

Adapun delapan (8) Divisi yang terdapat di PT Santosa Agrindo di antaranya :

a) "F&A Dept. Head" merujuk pada posisi kepala atau manajer departemen keuangan dan akuntansi di sebuah perusahaan atau organisasi. Tugas-tugas utama dari F&A Dept. Head meliputi:

1. Mengembangkan dan mengelola strategi keuangan perusahaan atau organisasi.

2. Mengawasi proses akuntansi dan pelaporan keuangan untuk memastikan kepatuhan terhadap standar akuntansi yang ketat dan persyaratan hukum.

3. Memonitor arus kas perusahaan dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk memastikan ketersediaan dana yang cukup untuk menjalankan operasi bisnis.

4. Merencanakan dan mengawasi proses penganggaran dan pelaporan anggaran perusahaan atau organisasi.

5. Mengelola risiko keuangan dan memastikan perusahaan atau

organisasi tetap mematuhi kebijakan keuangan dan hukum terkait.

6. Menjalin hubungan yang baik dengan bank dan lembaga keuangan lainnya untuk memastikan sumber pendanaan yang stabil dan bunga pinjaman yang kompetitif.

7. Membimbing dan mengelola staf departemen keuangan dan akuntansi dan memastikan bahwa mereka dilatih dengan baik dan memenuhi standar operasi yang ketat.

b) "HR & GA Dept. Head" merujuk pada posisi kepala atau manajer departemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan Urusan Umum (General Affairs/GA) di sebuah perusahaan atau organisasi. Tugas-tugas utama dari HR & GA Dept. Head meliputi:

1. Mengembangkan dan melaksanakan strategi dan kebijakan SDM yang efektif dan efisien.

2. Mengelola kegiatan perekrutan, seleksi, dan penempatan pegawai sesuai kebutuhan perusahaan atau organisasi.

3. Mengelola program pelatihan dan pengembangan karyawan untuk meningkatkan keterampilan dan kinerja mereka.

4. Mengelola program penggajian, tunjangan, dan manfaat lainnya untuk karyawan.

5. Mengawasi dan memastikan kepatuhan perusahaan atau organisasi terhadap hukum dan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.

6. Mengelola aspek umum perusahaan atau organisasi, termasuk fasilitas fisik, keamanan, keselamatan, dan administrasi umum.

7. Menjalin hubungan yang baik dengan karyawan, masyarakat, dan pihak eksternal lainnya.

8. Membimbing dan mengelola staf departemen HR & GA dan memastikan bahwa mereka dilatih dengan baik dan memenuhi standar operasi yang ketat.

c) "Project Dev. Dept. Head" merujuk pada posisi kepala atau manajer departemen pengembangan proyek di sebuah perusahaan atau organisasi. Tugas-tugas utama dari Project Dev. Dept. Head meliputi:

1. Mengembangkan strategi pengembangan proyek yang efektif dan mengawasi pelaksanaannya.

2. Mengelola proyek-proyek baru dan eksisting untuk memastikan mereka memenuhi tujuan bisnis dan persyaratan pelanggan.

3. Memastikan ketersediaan sumber daya yang cukup untuk proyek, termasuk personil, anggaran, dan waktu.

4. Memonitor kemajuan proyek dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk mengatasi masalah atau hambatan yang muncul.

5. Menjalin hubungan yang baik dengan pihak eksternal, termasuk pelanggan, kontraktor, dan pemasok, untuk memastikan kelancaran pelaksanaan proyek.

6. Membuat laporan kemajuan proyek dan presentasi kepada manajemen perusahaan atau organisasi.

7. Mengelola risiko dan memastikan bahwa proyek mematuhi standar keselamatan dan hukum yang berlaku.

8. Membimbing dan mengelola staf departemen pengembangan proyek dan memastikan bahwa mereka dilatih dengan baik dan memenuhi standar operasi yang ketat.

d) "Marketing & Sales Dept" adalah departemen dalam sebuah perusahaan atau organisasi yang bertanggung jawab untuk mengembangkan strategi pemasaran dan menjual produk atau jasa perusahaan kepada pelanggan atau pasar yang ditargetkan. Tugas-tugas utama dari Marketing & Sales Dept meliputi:

1. Mengembangkan strategi pemasaran dan penjualan untuk produk atau jasa yang ditawarkan oleh PT Santosa Agrindo.

2. Menentukan target pasar dan pelanggan yang tepat untuk produk atau jasa yang ditawarkan.

3. Melakukan riset pasar dan analisis pesaing untuk mengembangkan strategi pemasaran yang efektif.

4. Merancang dan melaksanakan kegiatan promosi dan iklan untuk meningkatkan kesadaran merek dan menarik minat pelanggan baru.

5. Membangun hubungan yang baik dengan pelanggan dan mitra bisnis untuk memperluas jaringan pelanggan dan meningkatkan penjualan.

6. Menyusun program penjualan dan distribusi produk PT Santosa Agrindo untuk mencapai target penjualan yang ditetapkan.

7. Memantau tren pasar dan mengidentifikasi perubahan tren yang mungkin mempengaruhi bisnis PT Santosa Agrindo.

8. Mengembangkan strategi branding dan memastikan bahwa merek PT Santosa Agrindo dikenal di pasar.

9. Mengelola sistem penjualan dan distribusi produk PT Santosa Agrindo untuk memastikan produk dapat diakses oleh pelanggan dengan mudah.

10. Memantau kinerja penjualan dan menganalisis data untuk membuat perencanaan penjualan yang lebih baik di masa depan.

e) “Head of Feedlot Oprasionl” bertanggung jawab untuk mengelola operasi feedlot dalam sebuah perusahaan, termasuk perencanaan, pengawasan, dan pengendalian segala aktivitas yang terkait dengan feedlot, seperti pengadaan pakan, pemeliharaan ternak, dan pengiriman ternak ke lokasi pemotongan. Tugas-tugas utama dari bagian Head of Feedlot Oprasionl meliputi:

1. Merencanakan dan mengkoordinasikan operasi feedlot di PT Santosa Agrindo.

2. Memastikan semua kegiatan operasional feedlot dilakukan dengan efektif dan efisien, dan sesuai dengan kebijakan perusahaan.

3. Mengelola staf feedlot dan memastikan bahwa mereka dilatih dengan baik dan memenuhi standar operasi yang ketat.

4. Memantau dan mengevaluasi kesehatan ternak di feedlot serta mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencegah atau

mengobati penyakit.

5. Mengelola pengadaan pakan ternak dan bahan-bahan lainnya yang dibutuhkan di feedlot.

6. Mengembangkan dan melaksanakan program pemeliharaan kandang ternak, peralatan dan fasilitas di feedlot.

7. Memastikan ketersediaan dan penggunaan bahan pakan yang efektif dan efisien untuk mengoptimalkan pertumbuhan ternak.

8. Mengelola sistem pengiriman ternak dari feedlot ke lokasi pemotongan.

9. Menjaga hubungan yang baik dengan peternak dan pemasok untuk memastikan pasokan ternak yang berkualitas dan harga yang bersaing.

10. Melakukan analisis biaya dan kinerja feedlot untuk memastikan operasi feedlot berjalan secara efisien dan menguntungkan bagi perusahaan.

f) “QA & Nutrition Dept.Head” bertanggung jawab atas pengawasan dan pengendalian kualitas pakan ternak dan nutrisi di sebuah perusahaan. Tugas utama dari bagian QA & Nutrition Dept.Head meliputi:

1. Merencanakan dan mengimplementasikan program pengendalian mutu produk pakan ternak yang diproduksi oleh perusahaan.

2. Mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan pengujian dan analisis nutrisi produk pakan ternak yang diproduksi oleh

perusahaan.

3. Memastikan bahwa produk pakan ternak yang diproduksi oleh perusahaan memenuhi standar kualitas dan keamanan yang ditetapkan oleh perusahaan dan peraturan yang berlaku.

4. Menyusun dan mengimplementasikan program pelatihan untuk staf yang terkait dalam pengendalian mutu produk pakan ternak.

5. Melakukan penilaian risiko dan pengendalian untuk meminimalkan potensi masalah kualitas dan keamanan produk pakan ternak.

6. Mengelola pengembangan produk baru dan perbaikan formulasi untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi produk pakan ternak.

7. Berkomunikasi dengan departemen lain seperti bagian produksi, pemasaran, dan pengadaan bahan baku untuk memastikan produk pakan ternak yang dihasilkan memenuhi kebutuhan dan standar perusahaan.

8. Mengawasi dan memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja, kesehatan hewan, dan lingkungan yang berlaku dalam produksi produk pakan ternak.

9. Mengumpulkan, menganalisis, dan menyajikan data dan informasi tentang kinerja dan efektivitas program pengendalian mutu produk pakan ternak yang dilakukan oleh perusahaan.

10. Memberikan rekomendasi perbaikan dan mengembangkan strategi untuk meningkatkan kualitas produk pakan ternak yang diproduksi

oleh perusahaan.

g) “Procurement (Procurement Department)” adalah bagian dari sebuah perusahaan yang bertanggung jawab atas proses pengadaan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk keperluan operasionalnya. Tugas utama dari bagian Procurement Department meliputi:

1. Menentukan kebutuhan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk produksi pakan ternak.

2. Mencari dan menyeleksi vendor atau pemasok yang dapat memenuhi kebutuhan barang dan jasa yang dibutuhkan perusahaan.

3. Menegosiasikan kontrak dengan pemasok dan vendor untuk memastikan persyaratan dan ketentuan yang diinginkan oleh perusahaan terpenuhi.

4. Memastikan kualitas barang dan jasa yang dibeli sesuai dengan standar dan spesifikasi yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

5. Memastikan harga yang ditawarkan oleh pemasok dan vendor sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

6. Mengelola hubungan dengan pemasok dan vendor yang telah dipilih untuk memastikan kualitas barang dan jasa yang dibeli tetap terjaga.

7. Memantau dan memastikan pengiriman barang dan jasa yang telah dibeli sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

8. Memastikan semua proses pengadaan berlangsung sesuai dengan prosedur dan kebijakan yang telah ditetapkan oleh perusahaan serta sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku.

9. Mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko dalam proses pengadaan dan mengambil langkah-langkah untuk meminimalkan risiko tersebut.

10. Membuat laporan dan presentasi berkala tentang kinerja bagian Procurement serta memberikan rekomendasi perbaikan yang dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengadaan barang dan jasa yang dilakukan oleh perusahaan.

h) “Farming Department Head” bertanggung jawab atas pengelolaan kegiatan pertanian atau perkebunan yang dilakukan oleh perusahaan untuk memproduksi bahan baku pakan ternak, seperti jagung, kedelai, dan lain sebagainya. Tugas utama dari bagian Farming Department Head meliputi:

1. Menentukan strategi dan rencana pengelolaan lahan pertanian atau perkebunan yang dimiliki oleh PT. Santori.

2. Mengkoordinasikan dengan bagian-bagian lain di perusahaan, seperti R&D Department dan QA & Nutrition Department, untuk memastikan produksi bahan baku pakan ternak berkualitas dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

3. Mengalokasikan sumber daya yang dibutuhkan untuk kegiatan pertanian atau perkebunan, seperti anggaran, tenaga kerja, peralatan, dan lain-lain.

4. Menyusun jadwal tanam, pemupukan, dan panen untuk memastikan produksi bahan baku pakan ternak dapat dilakukan dengan efisien dan efektif.

5. Memilih bibit atau benih yang berkualitas untuk tanaman yang akan ditanam dan memastikan ketersediaan benih atau bibit tersebut.

6. Memantau kondisi tanaman secara teratur dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencegah atau mengatasi penyakit atau hama.

7. Mengelola penggunaan pestisida dan herbisida sesuai dengan peraturan dan kebijakan yang berlaku.

8. Menyusun laporan dan presentasi berkala tentang kinerja bagian Farming Department serta memberikan rekomendasi perbaikan yang dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kegiatan pertanian atau perkebunan yang dilakukan oleh PT.

Santori.

9. Memastikan semua kegiatan pertanian atau perkebunan berlangsung sesuai dengan prosedur dan kebijakan yang telah ditetapkan oleh PT. Santori serta sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku.

Dokumen terkait