• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

C. Saran

Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan dapat disarankan sebagai berikut ini:

1. Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Datar melalui program luar sekolah, agar meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui peningkatan pembinaan dibidang keterampilan dan kewirausahaan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengusul program pendidikan dan pelatihan kecakapan hidup atau dengan program swakelola melalui donator atau penyandang dana atau program-program yang ditawarkan pihak swasta maupun perbankkan.

2. Pengelola PKBM agar meningkatkan motivasi dan kemampuan masyarakat di sekitarnya melalui pembinaan dan pengarahan terhadap tamatan PKBM yang telah mengikuti program pelatihan agar menerapkan keterampilan yang pernah diperoleh serta menjalin kerjasama dengan pihak swasta untuk menjalin kerjasama dibidang usaha kecil seperti usaha menjahit.

3. Peneliti lain agar meneliti faktor lain yang mempengaruhi minat berwirausaha seperti intelegensi (IQ), ketersediaan dana, lingkungan usaha, kebiasaan, jenis pekerjaan utama, latar belakang keluarga dan lain-lain.

Melalui penelitian ini dapat diungkap kontribusi beberapa faktor tersebut terhadap peningkatan minat berwirausaha.

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi, (1998). Prosedur Penelitian Suara Pendekatan Praktis.

Jakarta : Rineka Cipta.

Beck, (1990). Modul Keweirausahaan: Memahami Karakteristik Kewirausahaan.

http://viewcomputer.wordpress.com. Diposkan oleh Amin. Diakses pada tanggal 12 Desember 2011

Fishbein, Martin, dan Ajzen, Leek, (1981). Understanding Attitude and Predicting Social Behavior. England Cliffsn NJ : Prentice Hall.

FK PKBM, (2010). Konsep dan Strategi Pengembangan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar. Jakarta : Cempaka Putih.

Gema, (2011), Gema Industri Kecil. Jurnal Edisi XXXII. Jakarta. Dirjen Industri Kecil dan Menengah.

Gibson, Ivancevich, dan Donnelly, (1993). Organization, Behavior Structure Processes. Texas : Business Publications, Inc.

Gredler, (1991). Modul Keweirausahaan: Memahami Karakteristik Kewirausahaan. http://viewcomputer.wordpress.com. Diposkan oleh Amin.

Diakses pada tanggal 12 Desember 2011

Kasmir, (2010). Kewirausahaan. Jakarta : Radjawali Press.

Kemendiknas, (2010). Modul 1 : Mambangun Jiwa Kewirausahaan. Jakarta : Direktorat Pembinaan Kursus dan Kelembagaan.

Kewirausahaan. http://viewcomputer.wordpress.com. Diposkan oleh Amin.

Diakses pada tanggal 12 Desember 2011

Knight, Russell M. (1983). Modul Keweirausahaan: Memahami Karakteristik Kewirausahaan. http://viewcomputer.wordpress.com. Diposkan oleh Amin.

Diakses pada tanggal 12 Desember 2011

Laporan PKBM Muslimah Group, (2007). Penyelenggaraan Kegiatan Pengembangan Keterampilan Kecakapan Hidup. Nagari Padang Laweh Malalo Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar.

Longenecker, Justin G., et al., (2000). Kewirausahaan: Manajemen Usaha Kecil.

Jakarta : Salemba Empat

McClelland, (1976). Modul Keweirausahaan: Memahami Karakteristik Kewirausahaan. http://viewcomputer.wordpress.com. Diposkan oleh Amin.

Diakses pada tanggal 12 Desember 2011

Mc. Donald (1959). Modul Keweirausahaan: Memahami Karakteristik Kewirausahaan. http://viewcomputer.wordpress.com. Diposkan oleh Amin.

Diakses pada tanggal 12 Desember 2011

Meredith, Geoffrey G, (2000). Kewirausahaan: Teori dan Praktek. Jakarta : PPM Moh. Nazir, (1988). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Nasution, Arman Hakim dkk., (2007). Entrepreneurship, Membangun Spirit Teknopreneurship. Yogyakarta : Andi.

Nugraha, Dion Alexander, (2008). 8 Revolusi Sikap Menjadi Entrepreneur, Jakarta : Penerbit PT Elex Media Komputindo, Kompas Gramedia.

Patty. 1982. Pengantar psikologi Umum. Surabaya: Usaha Nasional.

Prasetyo, Bambang dan Jannah, Lina Miftahul, (2006). Metode Penelitian Kuantitatif; Teori dan Aplikasi. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

Priambodo, Eko, (2010). Pengaruh Motivasi dan Mental Wirausaha terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi UPN Veteran Surabaya untuk Berwirausaha.

Skripsi. http://eprints.upnjatim.ac.id. Diakses pada tanggal 13 Juni 2012.

Purwodarminto, 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Depdikbud.

Simamora, (2002). Membangun Minat Beli. http://jurnal- sdm.blogspot.com/2011/10/membangun-minat-beli-definisi-faktor.html.

diakses pada tanggal 17 Desember 2011.

Slameto. 1995. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta:

Rineka Cipta.

Sukardi, Dewa Ketut. (1988). Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Bina Aksara.

Sartika, Dewi, (1998). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Lingkungan dengan Sikap Masyarakat Mengenai Dampak Limbah Rumah Tangga pada Sungai Batang Arau. Tesis. Padang : PPs. UNP.

Soekidjo Notoatmodjo, (2005). Metode Penelitian. PKM-VI. Jakarta : Rineka Cipta.

Soekidjo Notoatmodjo, (2003). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Siagian, Sondang P., (2004). Teori Motivasi dan Aplikasinya. Jakarta : Rineka Cipta.

Sugiyono, (2006). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : Alfabeta.

Suriasumantri, Jujun S., (1994). Filsafat Ilmu : Sebuah Pengantar Populer.

Jakarta : Pustaka Sinar Harapan.

Suryaman, Maman, (2005). Minat Berwirausaha Mahasiswa urusan Teknik Elektro. Skripsi. http://www.pustakaskripsi.com/minat-berwirausaha-pada- mahasiswa-pendidikan-teknik-elektro-fakultas-teknik-universitas-negeri- semarang. diakses pada tanggal 13 Juni 2012.

Suryana, (2003). Kewirausahaan: Pedoman Praktis, Kiat dan Proses Menuju Sukses. Jakarta: Salemba Empat

Travers, (1982). Modul Keweirausahaan: Memahami Karakteristik Kewirausahaan. http://viewcomputer.wordpress.com. Diposkan oleh Amin.

Diakses pada tanggal 12 Desember 2011

Ulum, Bahrul, (2011). Membangun Karakter Mental Kewirausahaan Pemuda.

www.makassarpreneur.comblog:aroelaidah.wordpress.com. diakses pada tanggal 12 Desember 2011.Usman, Husaini, dan Akbar, Purnomo Setiady, (2006). Metodologi Penelitian Sosial. Jakarta : Bumi Aksara.

Usmara, A. (2006). Motivasi Kerja; Proses, Teori dan Praktik.

Yogyakarta:Amara Books.

Zimmerer, Thomas, (2004). Entrepreneurship and New Venture Formation.

PrenticsHall International Inc.

Lampiran 1.

ANGKET PENELITIAN

KONTRIBUSI PENGETAHUAN DAN MOTIVASI WIRAUSAHA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA TAMATAN PKBM

DI KABUPATEN TANAH DATAR Petunjuk pengisian / menjawab :

I. Identitas Responden:

1. Jenis Kelamin : L/P

2. Umur : ...

3. Bidang Usaha : ...

4. Pekerjaan : ...

5. Pendidikan Terakhir : ...

II. Penilaian angket:

1. Dalam rangka penelitian, untuk memperoleh gambaran dari data mengenai penilaian “Kontribusi pengetahuan dan motivasi wirausaha terhadap minat berwirausaha tamatan PKBM di Kabupaten Tanah Datar”, kami mohon Bapak/Ibu/Saudara memberikan jawaban secara objektif atas sejumlah pertanyaan atau pernyataan, secara jujur sebagaimana mestinya.

2. Jawaban atas pertanyaan atau pernyataan tidak ada yang benar atau salah.

3. Jawaban yang benar adalah bila jawaban tersebut paling sesuai dengan pendapat Bapak/Ibu/saudara pribadi mengenai beberapa faktor dalam menumbuhkan minat berwirausaha.

4. Jawaban yang bapak/Ibu/saudara berikan benar-benar merupakan pendapat Bapak/Ibu/saudara pribadi, bukan hasil diskusi/menanyakan pendapat orang lain.

5. Pendapat atau jawaban yang Bapak/Ibu/saudara berikan atas angket ini tidak akan mempengaruhi posisi/keadaan Bapak/Ibu/saudara.

III. Penjelasan:

Berikan tanda (X) pada salah satu jawaban yang dipilih menurut Bapak/Ibu/sadara anggap paling benar/paling sesuai.

Keterangan :

SL = Selalu SK = Sering kali S = Sering

J = Jarang

TP = Tidak pernah

A. Angket Minat Berwirausaha

No Pernyataan SL SK S J TP

A Perasaan terhadap wirausaha

1 Saya senang membuat usaha menjahit baju

2 Saya tidak senang berwirausaha karena sering gagal

3 Saya suka mengembangkan usaha rumah tangga 4 Saya suka mengembangkan usaha menjahit khusus baju

anak-anak

5 Saya senang membuka usaha tetapi bukan menjahit B Harapan dari wirausaha

6 Saya berharap mendapat bantuan modal usaha tanpa agunan

7 Saya berharap mendapat bantuan pelatihan tingkat lanjutan untuk memantapkan rencana usaha 8 Saya berharap dapat membuka usaha menjahit

9 Saya tidak berharap untuk bisa berwirausaha karena tidak ada modal usaha

10 Saya tidak berharap bisa membuka usaha menjahit karena hidup didesa

C Pendirian/keyakinan terhadap wirausaha

11 Saya tetap yakin bahwa wirausaha menjahit bisa sukses 12 Saya tetap yakin akan sukses dalam wiarusaha jika ada

memberikan bantuan modal usaha

13 Saya yakin dengan usaha menjahit dapat mendapat keuntungan yang besar

14 Saya yakin berwirausaha adalah jalan menuju sukses dalam memenuhi kebutuhan hidup

15 Saya yakin usaha menjahit dapat meningkatkan penghasilan

D Rasa takut/cemas untuk berwirausaha

16 Saya tidak yakin bisa menjalankan usaha menjahit karena tidak tahu cara berwira usaha

17 Saya tidak yakin dapat menjalankan usaha menjahit karena tidak bisa memasarkannya

18 Saya takut rugi jika menjalankan usaha menjahit 19 Saya takut menjalankan usaha menjahit membuat

bangkrut atau gulung tikar

20 Saya merasa cemas membuat usaha di lingkungan tempat tinggal ini

Jumlah Skor

B. Angket Motivasi Berwirausaha

No Pertanyaan Jawaban

SS SK S J TP A. Kebutuhan yang hendak dipenuhi

1 Saya akan melakukan usaha, apabila kebutuhan pokok telah terpenuhi

2 Saya lebih mengutamakan kebutuhan pokok daripada kebutuhan yang mendukung usaha

3 Dalam berwirausaha saya merasa pemenuhan kebutuhan

No Pertanyaan Jawaban

SS SK S J TP pokok yang mendorong semangat untuk tetap

berwirausaha

4 Dengan kegiatan berwirausaha semua kebutuhan dapat terpenuhi dengan baik

5 Saya merasa bangga dan senang apabila dapat memenuhi semua kebutuhan keluarga

B. Kepuasan usaha

6 Saya merasa puas, apabila usaha menjahit dapat menghasilkan keuntungan besar

7 Saya merasa puas, apabila usaha yang dilakukan mencapai keuntungan sesuai perkiraan

8 Saya merasa tidak puas terhadap usaha apabila ada yang memberikan saingan

9 Saya merasa puas apabila dalam menjalankan usaha dibantu oleh orang lain

10 Saya merasa puas apabila usaha ini mendapat dukungan keluarga

C. Lingkungan usaha

11 Saya merasa senang apabila pemerintah membantu pengelolaan usaha kecil di masyarakat

12 Saya merasa tidak bersemangat apabila masyarakat membantu menciptakan suasana usaha yang baik 13 Saya merasa bersemangat apabila pemerintah memberi

bantuan modal usaha kecil

14 Saya merasa bersemangat apabila teman usaha saling mendukung jalannya usaha

15 Saya merasa sedih apabila teman usaha dianggap menjadi saingan yang mematikan usaha

D. Penghargaan terhadap wirausaha

16 Saya merasa bersemangat apabila masyarakat memberikan penghargaan bagi wirausahawan yang berhasil

17 Saya merasa bersemangat apabila keluarga mendukung jalannya usaha

18 Saya merasa bersemangat berwirausaha apabila teman- teman memberikan dukungan

19 Saya merasa tidak bersemangat apabila kegiatan usaha ini tidak ada yang memperdulikan

20 Saya merasa sedih apabila pemerintah hanya memberikan perhatian kepada usaha besar

C. Tes Pengetahuan Wirausaha

Pilihlah salah satu jawaban yang telah disediakan dengan memberikan tanda silang pada jawaban yang dianggap paling tepat !

1. Sifat atau tingkah laku yang khas dari wirausahawan yang membedakan dengan orang lain adalah …

a. Kreatifitas b. Karakteristik c. Kharismatik d. Bakat e. Percaya diri

2. Keberhasilan seorang wirausahawan biasanya erat kaitannya dengan hal sebagai berikut …

a. Jujur, Disiplin dan Berani, Dapat melaksanakan manajemen dengan baik

b. Setia, Sabar, Penyayang dan Percaya diri

c. Percaya diri, Keinginan untuk maju, Jujur dan Sabar d. Pantang menyerah, Suka tantangan, Berani dan Pasrah e. Disiplin, Percaya diri, Punya semangat dan Jujur

3. Suatu proses untuk dapat mengubah peluang usaha menjadi gagasan baru yang dapat menghasilkan uang adalah :

a. Kreatif b. Distributif c. Inovatif d. Produktif e. Konsumtif

4. Dalam melayani pembeli menimbang barang, mengukur dan membayar hutang sesuai dengan aturan yang berlaku itu termasuk dalam ….

a. Disiplin b. Kuat iman c. Percaya diri d. Jujur

e. Masa bodoh

5. Sebagai seorang wirausaha pikirannya setiap saat tak boleh lepas dari perusahaan atau bisnisnya ini merupakan ….

a. Percaya diri b. Komitmen Tinggi c. Nota Kesepakatan d. MoU

e. Mandiri

6. Usaha yang dilakukan seseorang dapat gagal apabila ….

a. Etos kerja rendah b. Perencanaan matang c. Sesuai dengan bakat d. Manajemen rapi e. Pemasaran kuat

7. Berikut ini bukan ciri-ciri wirausaha yang unggul yaitu … a. Kreatif dalam mencari dan menciptakan peluang pasar

b. Antisipatif terhadap perubahan c. Peka terhadap perubahan jaman

d. Selalu merubah diri terhadap perubahan yang dihasilkan e. Memiliki jiwa kemandiri

8. Bu Tika memberi tugas agar para siswanya mencari kiat sukses seorang wirausaha. Ary dan Dina mengerjakan tugas tersebut. Mereka ke perpustakaan untuk mendapat informasi tersebut. Dino langsung menyelesaikan tugasnya, tetapi Ary masih penasaran dan mencari informasi lain dengan mendatangi langsung beberapa pelaku usaha sehingga ia mendapat informasi lebih lengkap dan meyakinkan. Sikap Ary menunjukkan sikap ….

a. Disiplin b. Jujur c. Prestatif d. Mandiri

e. Komitmen tinggi

9. Jika seorang wirausaha hanya memiliki sedikit informasi tentang hasil keputusan , maka ia akan menghadapi posisi yang …

a. Kepastian penuh

b. Tidak tergantung pada orang c. Ketidakpastian

d. Ketenangan e. Konflik

10. Sesuatu pilihan yang timbul diantara satu atau lebih pilihan adalah … a. Pengertian keputusan

b. Dasar pengambilan keputusan c. Jenis-jenis keputusan

d. Tingkat pengambilan keputusan e. Teknik pengambilan keputusan

11. Salah satu yang tidak mempengaruhi dasar dan teknik dalam membuat keputusan adalah ….

a. Invensi b. Fakta c. Pengalaman d. Keterampilan e. Kewibawaan

12. Jenis usaha yang bergerak dalam kegiatan proses pengubahan suatu barang mentah menjadi barang jadi disebut peluang usaha di bidang … a. Perdagangan

b. Jasa pelayanan c. Distribusi d. Produksi e. Pertanian

13. Zaskia membeli baju dengan harga Rp 6.000,- (enam ribu rupiah), tetapi kemudian timbul idenya untuk menambahkan hiasan pada baju tersebut, sehingga harga jualnya menjadi Rp 12.000,-. Kegiatan Zaskia terhadap baju tersebut menunjukkan kegiatan …

a. Mandiri b. Inovatif c. Disiplin d. Jujur

e. Bertanggung

14. Satu diantara pernyataan di bawah ini tidak akan mempengaruhi keberhasilan usaha yaitu …

a. Percaya diri b. Pesimis

c. Interospeksi diri

d. Bersemangat dan bergaul e. Mendengar saran orang lain

15. Kegagalan usaha dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain … a. Percaya diri

b. Meremehkan waktu c. Bekerja keras d. Pendidikan tinggi

e. Berani mengambil resiko

16. Untuk mewujudkan ide bisnis, wirausahawan perlu merumuskan tujuan dan …

a. Organisasi usaha b. Badan usaha c. Tujuan usaha d. Sasaran usaha e. Manfaat usaha

17. Bekerja keras dan percaya diri serta penuh keyakinan bahwa usaha tersebut pasti berhasil, merupakan faktor dari ….

a. Kegagalan usaha b. Persaingan usaha c. Keberhasilan usaha d. Resiko usaha e. Manajemen usaha

18. Yang tidak termasuk syarat dan perencanaan proses produksi ; a. Harus disesuaikan dengan tujuan perusahaan

b. Sederhana

c. Mudah dimengerti d. Dapat dilaksanakan

e. Tidak menentukan jumlah produk

19. Alfan akan memulai usahanya di bidang konveksi yang memproduksi kaos dan jacket dengan model yang bervariasi. Alfandi berharap hasil produksi cepat dikenal oleh konsumen dengan biaya promosi tidak terlalu besar, tidak membuang waktu dan tenaga. Promosi yang paling tepat dilaksanakan oleh Alfan adalah ….

a. Memasang spanduk yang besar

b. Menyebarkan poster di berbagai tempat c. Memasukkan produk di mal

d. Memasang promosi melalui website

e. Menyebarkan tenaga pemasaran (door to door)

20. Berkas yang berisi tentang proyeksi/perencanaan tentang kegiatan/usaha yang akan dilakukan, disebut dengan …..

a. Proposal b. Laporan c. Karya Ilmiah d. Karya Tulis e. Skripsi

21. Karakteristik wirausaha yang termasuk untuk memotivasi seorang wirausaha adalah kebutuhan untuk berprestasi atau diidentifikasi sebagai :

a. Keinginan untuk bertanggung jawab b. Keinginan untuk berprestasi

c. Preferensi terhadap resiko menengah d. Persepsi pada kemungkinan berhasil

e. Rangsangan umpan balik dan aktifitas enerjik

22. Faktor manusia, faktor organisasi, faktor perencanaan, faktor modal atau keuangan, faktor manajemen dan faktor pemerintah adalah termasuk dalam ; …

a. Faktor-faktor kegagalan wirausaha b. Faktor-faktor keberhasilan wirausaha c. Faktor-faktor untuk mendapat kredit d. Faktor-faktor pendirian usaha e. Faktor-faktor alam dalam wirausaha

23. Seorang yang bebas dan memiliki kemampuan untuk hidup mandiri disebut…………..

a. Kewirausahaan b. Wirausaha c. Pemimpin d. Manajer e. Konsumen

24. Manakah yang tidak termasuk aspek-aspek yang harus diperhatikan dalam pengambilan keputusan adalah ….

a. Tujuan yang harus dicapai b. Pembuat keputusan

c. Organisasi dalam mengambil keputusa d. Keadaan sosial, ekonomi dan politik e. Aspek lingkungan usaha

25. Bila seorang wirausahawan hanya mempunyai sedikit informasi tentang hasil dari keputusan yang diambil dan keputusan tersebut dilaksanakan, maka wirausahawan itu akan menghadapi suatu kondisi yang disebut …..

a. Resiko b. Stabil

c. Kepastian penuh

d. Ketidakpastian sepenuhnya e. Kepastian tidak penuh

LAMPIRAN 2

DATA HASIL VALIDITAS DAN RELIABILITAS VARIABEL PENGETAHUAN

UJI TAHAP 1

Case Processing Summary

N %

Cases Valid 30 100.0

Excludeda 0 .0

Total 30 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's

Alpha N of Items

.827 25

Item-Total Statistics Scale Mean if

Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item- Total Correlation

Cronbach's Alpha if Item

Deleted

VAR00001 16.97 20.516 .535 .814

VAR00002 16.77 21.978 .299 .824

VAR00003 16.87 21.361 .383 .821

VAR00004 17.00 21.241 .351 .822

VAR00005 16.73 22.340 .220 .826

VAR00006 17.00 20.690 .479 .816

VAR00007 17.13 21.016 .385 .821

VAR00008 17.10 21.472 .285 .825

VAR00009 16.80 21.545 .392 .821

VAR00010 16.87 21.637 .311 .824

VAR00011 16.67 22.575 .265 .826

VAR00012 17.13 19.982 .622 .809

VAR00013 16.73 22.133 .293 .824

VAR00014 16.77 22.047 .278 .825

VAR00015 17.10 20.852 .423 .819

VAR00016 17.00 21.586 .273 .826

VAR00017 17.20 21.614 .256 .827

VAR00018 16.83 21.454 .384 .821

VAR00019 17.13 21.223 .339 .823

VAR00020 16.73 21.857 .392 .821

VAR00021 17.03 20.447 .526 .814

VAR00022 16.87 21.430 .365 .821

VAR00023 16.80 22.372 .154 .829

VAR00024 17.10 21.403 .300 .825

VAR00025 16.87 20.533 .603 .812

Intraclass Correlation Coefficient

Intraclass Correlationa

95% Confidence Interval F Test with True Value 0 Lower Bound Upper Bound Value df1 df2 Sig

Single Measures .161b .095 .276 5.792 29 696 .000

Average Measures

.827c .724 .905 5.792 29 696 .000

Two-way mixed effects model where people effects are random and measures effects are fixed.

a. Type C intraclass correlation coefficients using a consistency definition-the between-measure variance is excluded from the denominator variance.

b. The estimator is the same, whether the interaction effect is present or not.

c. This estimate is computed assuming the interaction effect is absent, because it is not estimable otherwise.

No butir 05 dan 23 tidak valid karena kurang dari nilai r tabel sebesar 0,24 dan dihilangkan untuk diuji tahap berikutnya

UJI TAHAP 2 VARIABEL PENGETAHUAN WIRAUSAHA

Case Processing Summary

N %

Cases Valid 30 100.0

Excludeda 0 .0

Total 30 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's

Alpha N of Items

.828 23

Item-Total Statistics Scale Mean if

Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item- Total Correlation

Cronbach's Alpha if Item

Deleted

VAR00001 15.23 19.220 .530 .814

VAR00002 15.03 20.654 .288 .825

VAR00003 15.13 19.913 .412 .820

VAR00004 15.27 19.995 .329 .824

VAR00006 15.27 19.513 .445 .818

VAR00007 15.40 19.490 .430 .819

VAR00008 15.37 20.240 .259 .828

VAR00009 15.07 20.202 .391 .821

VAR00010 15.13 20.120 .356 .822

VAR00011 14.93 21.168 .285 .826

VAR00012 15.40 18.731 .611 .810

VAR00013 15.00 20.828 .272 .825

VAR00014 15.03 20.654 .288 .825

VAR00015 15.37 19.482 .433 .819

VAR00016 15.27 20.133 .297 .825

VAR00017 15.47 20.257 .257 .828

VAR00018 15.10 20.162 .370 .822

VAR00019 15.40 19.834 .350 .823

VAR00020 15.00 20.690 .323 .824

VAR00021 15.30 19.114 .532 .814

VAR00022 15.13 19.982 .393 .821

VAR00024 15.37 20.102 .290 .826

VAR00025 15.13 19.292 .583 .813

Intraclass Correlation Coefficient

Intraclass Correlationa

95% Confidence Interval F Test with True Value 0 Lower Bound Upper Bound Value df1 df2 Sig

Single Measures .173b .103 .294 5.814 29 638 .000

Average Measures .828c .725 .906 5.814 29 638 .000

Two-way mixed effects model where people effects are random and measures effects are fixed.

a. Type C intraclass correlation coefficients using a consistency definition-the between-measure variance is excluded from the denominator variance.

b. The estimator is the same, whether the interaction effect is present or not.

c. This estimate is computed assuming the interaction effect is absent, because it is not estimable otherwise.

VARIABEL MOTIVASI UJI TAHAP 1

Case Processing Summary

N %

Cases Valid 30 100.0

Excludeda 0 .0

Total 30 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's

Alpha N of Items

.797 20

Item-Total Statistics Scale Mean if

Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item- Total Correlation

Cronbach's Alpha if Item

Deleted

VAR00001 75.17 39.385 .246 .797

VAR00002 74.87 38.189 .325 .792

VAR00003 74.70 38.217 .504 .781

VAR00004 75.17 36.902 .420 .785

VAR00005 74.53 39.706 .453 .786

VAR00006 75.20 37.683 .474 .782

VAR00007 74.87 41.085 .304 .793

VAR00008 75.20 37.890 .346 .791

VAR00009 74.93 40.340 .172 .801

VAR00010 75.03 39.068 .357 .789

VAR00011 74.33 38.782 .501 .783

VAR00012 75.37 37.964 .351 .790

VAR00013 74.77 41.013 .401 .791

VAR00014 74.60 38.317 .498 .782

VAR00015 74.60 40.869 .278 .793

VAR00016 75.07 38.064 .349 .790

VAR00017 75.07 39.651 .279 .793

VAR00018 75.13 38.464 .399 .786

VAR00019 74.80 39.131 .439 .785

VAR00020 75.07 37.720 .468 .782

Intraclass Correlation Coefficient

Intraclass Correlationa

95% Confidence Interval F Test with True Value 0 Lower Bound Upper Bound Value df1 df2 Sig

Single Measures .164b .094 .286 4.930 29 551 .000

Average Measures .797c .675 .889 4.930 29 551 .000

Two-way mixed effects model where people effects are random and measures effects are fixed.

a. Type C intraclass correlation coefficients using a consistency definition-the between-measure variance is excluded from the denominator variance.

b. The estimator is the same, whether the interaction effect is present or not.

c. This estimate is computed assuming the interaction effect is absent, because it is not estimable otherwise.

No butir 09 tidak valid karena kurang dari nilai r tabel sebesar 0,24 dan dihilangkan untuk uji tahap berikutnya

UJI TAHAP 2 VARIABEL MOTIVASI

Case Processing Summary

N %

Cases Valid 30 100.0

Excludeda 0 .0

Total 30 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's

Alpha N of Items

.801 19

Item-Total Statistics Scale Mean if

Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item- Total Correlation

Cronbach's Alpha if Item

Deleted

VAR00001 71.23 36.599 .300 .797

VAR00002 70.93 35.651 .356 .794

VAR00003 70.77 36.047 .498 .785

VAR00004 71.23 35.082 .386 .792

VAR00005 70.60 37.421 .459 .790

VAR00006 71.27 35.306 .495 .784

VAR00007 70.93 38.892 .283 .797

VAR00008 71.27 35.444 .368 .793

VAR00010 71.10 37.128 .320 .795

VAR00011 70.40 36.593 .495 .786

VAR00012 71.43 35.909 .336 .796

VAR00013 70.83 38.833 .372 .796

VAR00014 70.67 36.230 .481 .786

VAR00015 70.67 38.506 .292 .797

VAR00016 71.13 35.775 .356 .794

VAR00017 71.13 37.361 .283 .797

VAR00018 71.20 36.097 .416 .789

VAR00019 70.87 36.947 .431 .789

VAR00020 71.13 35.706 .446 .787

Intraclass Correlation Coefficient

Intraclass Correlationa

95% Confidence Interval F Test with True Value 0 Lower Bound Upper Bound Value df1 df2 Sig

Single Measures .175b .101 .300 5.017 29 522 .000

Average Measures .801c .680 .891 5.017 29 522 .000

Two-way mixed effects model where people effects are random and measures effects are fixed.

a. Type C intraclass correlation coefficients using a consistency definition-the between-measure variance is excluded from the denominator variance.

b. The estimator is the same, whether the interaction effect is present or not.

c. This estimate is computed assuming the interaction effect is absent, because it is not estimable otherwise.

VARIABEL MINAT WIRAUSAHA UJI TAHAP 1

Case Processing Summary

N %

Cases Valid 30 100.0

Excludeda 0 .0

Total 30 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's

Alpha N of Items

.893 20

Item-Total Statistics Scale Mean if

Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item- Total Correlation

Cronbach's Alpha if Item

Deleted

VAR00001 79.97 44.654 .636 .884

VAR00002 80.20 44.993 .713 .882

VAR00003 80.03 48.309 .294 .893

VAR00004 79.97 45.964 .598 .885

VAR00005 80.20 44.303 .727 .881

VAR00006 80.20 45.890 .380 .893

VAR00007 80.17 44.626 .523 .888

VAR00008 80.27 45.444 .571 .886

VAR00009 80.30 44.976 .597 .885

VAR00010 80.03 44.861 .577 .885

VAR00011 80.00 45.586 .589 .885

VAR00012 80.17 46.626 .534 .887

VAR00013 80.20 45.752 .695 .883

VAR00014 80.00 45.655 .581 .885

VAR00015 80.17 47.040 .558 .887

VAR00016 80.30 48.286 .538 .889

VAR00017 79.83 44.282 .665 .883

VAR00018 80.43 48.047 .188 .900

VAR00019 80.03 48.654 .247 .894

VAR00020 79.87 47.844 .330 .892

Intraclass Correlation Coefficient

Intraclass Correlationa

95% Confidence Interval F Test with True Value 0 Lower Bound Upper Bound Value df1 df2 Sig

Single Measures .293b .194 .444 9.304 29 551 .000

Average Measures .893c .828 .941 9.304 29 551 .000

Two-way mixed effects model where people effects are random and measures effects are fixed.

a. Type C intraclass correlation coefficients using a consistency definition-the between-measure variance is excluded from the denominator variance.

b. The estimator is the same, whether the interaction effect is present or not.

c. This estimate is computed assuming the interaction effect is absent, because it is not estimable otherwise.

Nomor butir 18 tidak valid karena kurang dari nilai r sebesar 0,24 dan dihilangkan untuk uji tahap berikutnya.

UJI TAHAP 2 VARIABEL MINAT BERWIRAUSAHA

Case Processing Summary

N %

Cases Valid 30 100.0

Excludeda 0 .0

Total 30 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's

Alpha N of Items

.900 19

Item-Total Statistics Scale Mean if

Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item- Total Correlation

Cronbach's Alpha if Item

Deleted

VAR00001 76.07 42.064 .638 .892

VAR00002 76.30 42.217 .741 .889

VAR00003 76.13 45.499 .313 .901

VAR00004 76.07 43.651 .556 .895

VAR00005 76.30 41.597 .747 .889

VAR00006 76.30 43.803 .329 .904

VAR00007 76.27 41.926 .536 .896

VAR00008 76.37 42.654 .596 .893

VAR00009 76.40 42.248 .616 .893

VAR00010 76.13 42.051 .604 .893

VAR00011 76.10 43.059 .581 .894

VAR00012 76.27 43.926 .546 .895

VAR00013 76.30 43.183 .691 .892

VAR00014 76.10 43.059 .581 .894

VAR00015 76.27 44.616 .522 .896

VAR00016 76.40 45.628 .536 .897

VAR00017 75.93 41.720 .665 .891

VAR00019 76.13 45.913 .255 .902

VAR00020 75.97 45.068 .346 .900

Intraclass Correlation Coefficient

Intraclass Correlationa

95% Confidence Interval F Test with True Value 0 Lower Bound Upper Bound Value df1 df2 Sig

Single Measures .321b .216 .476 10.003 29 522 .000

Average Measures

.900c .840 .945 10.003 29 522 .000

Two-way mixed effects model where people effects are random and measures effects are fixed.

a. Type C intraclass correlation coefficients using a consistency definition-the between-measure variance is excluded from the denominator variance.

b. The estimator is the same, whether the interaction effect is present or not.

c. This estimate is computed assuming the interaction effect is absent, because it is not estimable otherwise.

Dokumen terkait