1. Medco Found a tion
Medco Foundation yang berdiri pada tahun 2007 adalah pengembangan dari Yayasan Pendidikan Medco yang sebelumnya sudah ada sejak tahun 2003. Medco Foundation merupakan partner strategis dan efektif untuk mewujudkan tujuan dan peran dari Cor- porate Social Responsibility (CSR) Medco Group. Lewat program-program di bidang pendidikan, kebudayaan, sosial ekonomi, kesehatan dan lingkungan, Medco Foundation berharap dapat membantu berbagai dimensi penting dari kehidupan masyarakat dan men- dorong masyarakat untuk menjadi masyarakat yang lebih maju dan sejahtera, terutama masyarakat di sekitar lokasi dimana Medco Group beroperasi.
Untuk program Beasiswa ITB Untuk Semua, Medco Foundation merupakan pendonor dengan jumlah terbesar dengan sumbangan sebesar Rp 2,1 miliar, dimana sumbangan itu diperuntukkan bagi 10 mahasiwa angkatan 2009 dan 10 mahasiswa angkatan 2010.
6. D O N A TUR
Pada tahun 2011 Medco Foundation telah setuju untuk memberikan donasi lagi. Karena memberikan beasiswa pada lebih dari 10 orang mahasiswa, maka Beasiswa yang di berikan oleh Medco Foundation ini dinamakan : Beasiswa ITB untuk Semua - Medco Founda- tions.
Informasi lebih lanjut mengenai Medco Foundation dapat dilihat pada http://www.med- cofoundation.org
2. B enny Subianto
Bapak Benny Subianto adalah Alumni Mesin ITB angkatan 61. Beliau memulai karirnya di PT Astra International Tbk, dimana beliau berperan besar didalam mendirikan PT Astra Argo Lestari dan PT United Tractors. Setelah itu Bapak Benny berpindah jalur dan menjadi entrepreneur dengan mendirikan dan memimpin PT Persada Capital Investama, perusahaan investasi yang terutama menfokuskan diri dalam bidang sumberdaya alam;
khususnya di sektor batu bara, kelapa sawit, karet dan playwood. Didirikan pada 2003, PCI merupakan perusahaan induk dari PT Tri Nur Cakarwala dan PT Pandu Alam Persada.
Aktivitas filantropi telah menjadi bagian dari kehidupan Bapak Benny. Diantaranya beliau mendirikan Yayasan Harapan Keluarga dan Yayasan Dharma Bhakti Parasahabat yang berupaya meningkatkan kesejahteraan dengan memberikan kredit mikro untuk modal usaha. Untuk program Beasiswa ITB Untuk Semua, Bapak Benny memberikan sumban- gan sebesar Rp. 1 miliar pada tahun 2009 untuk sepuluh mahasiswa, dan sebesar Rp. 550 juta pada tahun 2010, sehingga total yang sudah di terima di rekening SKD ITB adalah Rp. 1.550.000. Pada tahun 2011 pun pak Benny telah bersedia untuk memberikan donasi lagi. Karena memberikan beasiswa kepada lebih dari sepuluh mahasiswa, maka beasiswa yang di berikan oleh Bapak Benny dinamakan : “Beasiswa ITB Untuk Semua – Benny Subianto”
3. PT Ad a ro Indonesia
PT Adaro Indonesia pertama kali melakukan kegiatan pertambangan pada 1992, yakni dengan menambang batu bara di daerah Tanjung, Kalimantan Selatan. Kini, ia telah menjelma sebagai salah satu perusa- haan pertambangan terbesar di Tanah Air. Kegiatan utamanya adalah pertambangan batu bara di Tutupan, Kalimantan Selatan.
Sejak pertama kali beroperasi, Adaro telah memiliki komitmen untuk mengintegrasikan diri dengan masyarakat sekitar dan menciptakan program-program pengembangan komunitas yang berkelanjutan. Prak- tek tersebut menjadi pedoman bagi operasi-operasi Adaro selanjutnya.
Program di bidang pengembangan bisnis, pendidikan, keagamaan serta kesejahteraan sosial terus di pertajam dengan tujuan akhir menjadi self- sustaining.
Untuk program Beasiswa ITB Untuk Semya, Adaro telah memberikan donasi sebesar Rp. 500 juta pada tahun 2009 dan Rp. 550 juta pada pada tahun 2010. Karena memberikan beasiswa kepada lebih dari sepu- luh mahasiswa, maka beasiswa yang diberikan oleh Adaro dinamakan :
“Beasiswa ITB Untuk Semua - Adaro”
Informasi lebih lanjut tentang Adaro bisa dilihat di http://www.adaro.
com
4. Perta mina
Selama lebih dari setengah abad, Pertamina telah melayani kebutuhan energi dalam negeri dengan mengelola kegiatan operasi yang terinte- grasi di sektor minyak, gas dan panas bumi. Sebagaimana tekad para pemangku kepentingan, perusahaan ini berupaya mempertahankan sekaligus mengembangkan diri sebagai sebuah economy powerhouse.
Dalam kegiatannya, Pertamina bertujuan menciptakan dan memelihara hubungan yang harmonis dengan lingkungan di sekitar daerah operasi serta bekerja sama dengan pemerintah untuk memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.
Pertamina memiliki komitmen untuk melaksanakan tanggung jawab perusahaan di bidang sosial serta lingkungan sesuai dengan prinsip pengembangan lingkungan yang berkelanjutan. Di Pertamina, semua kegiatan dilaksanakan secara bertanggung jawab baik secara ekonomi, sosial maupun lingkungan.
Untuk program Beasiswa ITB Untuk Semua, Pertamina telah mem- berikan donasi sebesar Rp 960 juta rupiah, untuk sepuluh mahasiwa, beasiswa dari Pertamina ini diberi nama : “Beasiswa ITB Untuk Semua - Pertamina”.
Informasi lebih lanjut tentang Pertamina bisa dilihat di http://www.
pertamina.com
5. B ank Mandiri
Bank Mandiri yang didirikan pada 2 Oktober 1998 sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan dengan meleburkan 4 bank pemerintah (Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Exim and Bapindo) merupakan Bank dengan aset terbesar di Indonesia. Pada tahun 2011 ini Bank Mandiri memperoleh penghargaan dari Eurom- oney sebagai Asia’s Best Company dan Best Managed and Governed Company-Asia Poll 2011. Sebagai bagian dari komitmen sosial ter- hadap masyarakat, Bank Mandiri memiliki Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), dimana bidang pendidikan merupakan salah satu fokus utamanya. Sebagai bukti dari komitmennya terhadap bidang pendidikan, Bank Mandiri telah berkomitmen untuk memberi- kan Beasiswa ITB Untuk Semua kepada 10 mahasiswa angkatan 2010 sejumlah Rp 1.1 milliar yang pembayarannya dilakukan dalam empat kali pembayaran. Karena membiayai 10 mahasiswa, Beasiswa dari Bank Mandiri ini dinamai : “Beasiswa ITB Untuk Semua – Bank Mandiri.
Informasi lebih lanjut mengenai Bank Mandiri dapat di lihat di http://www.bankmandiri.co.id
6. Theodor e P erm a di R a chm a t
Bapak Theodore Permadi Rachmat menyelesaikan pendidikannya dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1968 dari jurusan Teknik Mesin. Ia kini menjabat sebagai Wakil Presiden Komisaris di Adaro, Komisaris di ATA, IBT, JPI dan Dianlia, serta menjabat sebagai Presi- den Komisaris di PT Adira Dinamika Multifinance Tbk
Bapak Theodore Permadi Rachmat memulai karirnya di Astra sejak tahun 1969, kemudian menjadi General Manager HE Division (1971- 1973), Direktur Marketing (1973-1976), Direktur Grup (1977-1980), Wakil Presiden Komisaris (1981-1984), Presiden Direktur (1984- 1998), Komisaris (1998-2000), menjabat sebagai Presiden Direktur (2000-2002) untuk kedua kalinya, dan Presiden Komisaris (2002- 2005).
Aktivitas filantropi telah menjadi bagian dari kehidupan Bapak Teddy.
Diantaranya beliau mendirikan Yayasan Dharma Bhakti Parasahabat yang berupaya meningkatkan kesejahteraan dengan memberikan kredit mikro untuk modal usaha. Ia juga mendirikan yayasan yang membantu memberikan beasiswa untuk para mahasiswa. Untuk program Beasiswa ITB Untuk Semua, Bapak Teddy memberikan donasi sebesar Rp. 550 juta.
7. PT Newmont Pa cific Nusant ar a
PT Newmont Pacific Nusantara (PTNPN) adalah perusahaan jasa pertambangan yang mengurus kepentingan Newmont di Indonesia.
PTNPN dimiliki 100% oleh Newmont. Bidang yang ditangani oleh PTNPN antara lain adalah kegiatan eksplorasi, hubungan pemerin- tah, perpajakan dan pelayanan lainnya. Selain PT Newmont Pacific Nusantara, Newmont hadir di Indonesia dalam PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) merupakan perusahaan patungan Indonesia yang dimiliki Nusa Tenggara Partnership dan PT Pukuafu Indah dan PT Newmont Minahasa Raya.
PT Newmont Pacific Nusantara telah memberikan donasi sebesar Rp.
200 juta pada tahun 2009 dan Rp. 220 juta pada tahun 2010. Informasi lebih lanjut tentang PTNPN dapat dilihat di http://www.newmont.
co.id
8. PT Chevron Pa cific Indonesia
Chevron merupakan perusahaan multinasional yang menjadi partner penting bagi ekonomi Indonesia dan anggota aktif dalam masyarakat.
Melalui anak perusahaannya, PT Chevron Pacific Indonesia, Chevron menyumbang kurang lebih 40% dari total produksi minyak mentah Indonesia, dan kini tengah mengekploorasi cadangan-cadangan min- yak dan gas baru di Sumatra Tengah dan perairan Kalimantan Timur.
Kegiatan di Indonesia menjadikan Chevron produsen energi panas bumi terbesar di dunia. Chevron telah telah menyumbang Rp 220 juta untuk membiayai 2 mahasiwa angkatan 2010 hingga lulus.http://www.
chevron.com/co
9. Ha minanto Ad inugraha
Bapak Haminanto Adinugraha adalah Ketua Komite Investasi, Direk- tur Utama dan pendiri PT. Insight Investments Management. Menye- lesaikan kuliah di ITB pada 1995, Bapak Haminanto memulai karirnya di PT. Bank Indonesia Raya dan pernah menjadi anggota Indonesia Bond Index Committee di PT. Bursa Efek Surabaya. Sebelum mendiri- kan PT. Insight Investments Management, beliau menjabat Vice President for Fixed Income di PT. Andalan Artha Advisindo Sekuritas.
Bapak Haminanto Adinugraha memberikan donasi sebesar Rp. 100 juta di tahun 2009 dan Rp 110 juta di Tahun 2010.
10. B etti Alisjahb ana
Betti Alisjahbana lulus dari ITB pada 1984. Ia adalah Presiden Direk- tur IBM Indonesia tahun 2000-2008. Sejak 2008, Betti beralih jalur menjadi pengusaha dengan mendirikan dan memimpin PT Quan- tum Business International. Tanggungjawab lain yang diembannya di antaranya Wakil Ketua Dewan Riset Nasional, Anggota Komite Inovasi Nasional, Komisaris PT Sigma Cipta Caraka, Ketua Asosiasi Open Source Indonesia dan Ketua Komite Tetap Perangkat Lunak Kadin. Ibu Betti Alisjahbana membiayai transportasi dan akomodasi kedatangan 200 calon penerima beasiswa untuk mengikuti tes di Band- ung, sejumlah Rp 100 juta, serta biaya operasional sekretariat Beasiswa ITB untuk Semua sejak tahun 2009 hingga saat ini.
11. Im an Taufik
Bapak Iman Taufik adalah lulusan ITB tahun 1967. Beliau adalah pendiri PT Tripatra Engineering, pada 1972. Kemudian, menyusul pendirian PT Gunanusa Utama Fabricators yang bergerak di industri anjungan minyak lepas pantai. Dengan modal Rp4 miliar, perusahaan tersebut menyerap sekitar 600 tenaga kerja. Bapak Iman mengawali karir sebagai mechanical engineer perusahaan minyak Caltex. Bapak Iman Taufik telah memberikan donasi Rp 100 juta untuk satu maha- siswa angkatan 2009.
12. Moha mm a d B a syah Ph.D.
Bapak Mohammad Basyah adalah pimpinan PT. Citra Van Titipan Kilat (TIKI). Beliau dikenal ringan berbagi ilmu, dengan menjadi pengajar tamu di Universitas Padjadjaran Bandung. Bapak Basyah menyelesaikan program doktor ekonomi di Oklahoma City University, Amerika Serikat. Salah satu buku ekonomi yang ditulisnya, bersama James C. Hartigan, adalah “Analysts’ earnings forecast revisions and er- rors in antidumping (AD) petition investigations”. Bapak Mohammad Basyah memberikan donasi Rp 100 juta untuk satu mahasiswa angka- tan 2009.
13. Shanti L. Pusposoetjipto
Ibu Shanti Poesposoetjipto lulus dari Munich University of Technol- ogy, Jerman, pada 1974. Ia memulai karir di Soedarpo Corporation yang didirikan ayahnya, Soedarpo Sastrosatomo, pada 1952. Saat ini, Ibu Shanty adalah CEO dari PT. Praweda Ciptakarsa Informatika dan Soedarpo Informatika Group. Beliau juga sangat aktif di kegiatan sosial, di antaranya di Nature Conservancy dan Child Welfare Founda- tion, serta ikut mendirikan SEJATI Foundation. Ibu Shanti Poespo- soetjipto telah memberikan donasi Rp 100 juta untuk satu mahasiswa angkatan 2009.
14. Adir a Financ e
:Dibangun dengan kesungguhan tekad untuk menjadi perusahaan terbaik dan terpercaya di sektor pembiayaan konsumen bidang oto- motif, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (“Adira Finance” atau
“Perusahaan”) yang didirikan sejak tahun 1990 telah menjadi salah satu perusahaan pembiayaan terbesar untuk berbagai merek otomotif di Indonesia berdasarkan pangsa pasar dan jumlah aktiva yang dikelola.
Sejak didirikannya Adira terus berkembang pesat dan kini mempunyai lebih dari 12,500 karyawan dan 245 jaringan usaha yang tersebar di banyak kota di Indonesia. Adira Finance memberikan donasi Rp. 110 juta rupiah. ttp://www.adira.co.id/