Entitas mencatat liabilitas dietimasi atas imbalan kerja karyawan pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, berdasarkan perhitungan aktuarial yang dilakukan oleh PT Dian Artha Tama, aktuaris independen, yang menggunakan metode “Projected Unit Credit”
The Entity recorded the estimated liabilities for employees’ benefits in 2020 and 2019, based on the actuarial calculation prepared by PT Dian Artha Tama, an independent actuary, which has applied the
“Projected Unit Credit” method.
Asumsi-asumsi pokok yang digunakan dalam perhitungan aktuaria tersebut adalah sebagai berikut:
Key assumptions used for actuarial calculation are as follows:
2020 2019
Usia pensiun normal 55 tahun / years 55 tahun/ years Normal pension age
Tingkat diskonto per tahun 6,90% 7,80% Annual discount rate
Tingkat kenaikan gaji per tahun 7,00% 7,00% Annual salary increment rate
Tabel mortalitas Indonesia - IV (2019) Indonesia - III (2011) Mortality rate
Analisis liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan yang disajikan sebagai “Liabilitas Diestimasi atas Imbalan Kerja Karyawan” di laporan posisi keuangan konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 dan beban imbalan kerja karyawan yang dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, adalah sebagai berikut:
Analysis of estimated liabilities for employees’
benefits which is presented as "Estimated Liabilities for Employees’ Benefits" in the statements of financial position as of December 31, 2020 and 2019 and employee benefits expense recorded in the statements of profit or loss and other comprehensive income for the years then ended, are as follows:
a. Liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan a. Estimated liabilities for employees’benefits
2020 2019
Nilai kini liabilitas imbalan
kerja 527.331.845 369.271.752
Present value of employees’benefits obligation Liabilitas yang diakui dalam
laporan posisi keuangan 527.331.845 369.271.752
Liabilities recognized in the statements of financial position
b. Beban imbalan kerja karyawan b. Employees’ benefits expense
2020 2019
Biaya jasa kini 132.209.554 106.241.648 Current service cost
Biaya bunga 26.220.529 19.317.714 Interest cost
Beban imbalan kerja karyawan yang diakui
pada tahun berjalan 158.430.083 125.559.362
Employees’ benefits expense recognized in the current year
c. Mutasi nilai bersih atas liabilitas imbalan kerja c. The changes in the liabilities of employees’ benefits
2020 2019
Saldo awal liabilitas 369.271.752 222.042.695 Beginning balance of liabilities Beban imbalan kerja karyawan
tahun berjalan 158.430.083 125.559.362
Employees’ benefit expense for current year Jumlah yang diakui pada rugi
(penghasilan) komprehensif
lain (369.990) 21.669.695
Total amount recognized in other comprehensive loss (income) Saldo akhir liabilitas 527.331.845 369.271.752 Ending balance of liabilities
Analisa sensitivitas liabilitas imbalan pasti untuk perubahan asumsi aktuarial pokok, jika tingkat diskonto pada 31 Desember 2020 naik atau turun sebesar 1%, maka perubahan nilai kini liabilitas imbalan pasti akan naik menjadi sebesar Rp 603.067.483 atau turun menjadi sebesar Rp 464.918.795.
The sensitivity analysis of defined benefits obligation for the changes in principal actuarial assumptions is if the discount rate as of December 31, 2019 had increased or decreased by 1%, the change in the present value of the defined benefits would have increased to Rp 603,067,483 or decrease to Rp 464,918,795.
Analisa sensitivitas liabilitas imbalan pasti untuk perubahan asumsi aktuarial pokok, jika tingkat diskonto pada 31 Desember 2019 naik atau turun sebesar 1%, maka perubahan nilai kini liabilitas imbalan pasti akan naik menjadi sebesar Rp 423.562.561 atau turun menjadi sebesar Rp 324.420.315.
The sensitivity analysis of defined benefits obligation for the changes in principal actuarial assumptions is if the discount rate as of December 31, 2019 had increased or decreased by 1%, the change in the present value of the defined benefits would have
increased to Rp 423,562,561 or decrease to Rp 324,420,315.
Analisa sensitivitas didasarkan pada perubahan atas satu asumsi aktuarial, dimana semua asumsi lainnya dianggap konstan. Dalam prakteknya, hal ini jarang terjadi dan perubahan beberapa asumsi mungkin saling berkorelasi.
Dalam perhitungan sensitivitas liabilitas imbalan kerja atas asumsi aktuarial utama, metode yang sama telah diterapkan.
The sensitivity analysis was based on a change in one actuarial assumption, with all other assumptions held constant. In practice, this rarely occurs and changes in some assumptions may be correlated. In the calculation of the sensitivity of employee benefits liabilities on principal actuarial assumptions, the same method has been applied.
Manajemen telah menelaah asumsi yang digunakan dan berkeyakinan bahwa liabilitas diestimasi atas imbalan kerja tersebut telah memadai.
Management has evaluated the assumptions used and believes that the estimated liabilities for employee benefits are sufficient.
17. MODAL SAHAM 17. SHARE CAPITAL
Rincian pemegang saham Entitas dan kepemilikannya pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 adalah sebagai berikut:
The Entity’s shareholders and their respective shareholdings as of December 31, 2020 and 2019 are as follows:
2020
Pemegang Saham
Jumlah Saham Ditempatkan dan
Disetor Penuh/
Number of Shares Issued and Fully Paid
Persentase Kepemilikan/
Percentage of
Ownership Jumlah/Amount Shareholders PT Prima Globalindo Logistik
Tbk 110.940.100 29,58% 11.094.010.000
PT Prima Globalindo Logistik Tbk
Darmawan Suryadi 106.717.500 28,46% 10.671.750.000 Darmawan Suryadi
Yao Xiahua 20.042.100 5,34% 2.004.210.000 Yao Xiahua
Masyarakat (masing-masing dengan kepemilikan
dibawah 5%) 137.300.405 36,62% 13.730.040.500
Public (each with ownership interest below 5%)
Jumlah 375.000.105 100,00% 37.500.010.500 Total
2019
Pemegang Saham
Jumlah Saham Ditempatkan dan
Disetor Penuh/
Number of Shares Issued and Fully Paid
Persentase Kepemilikan/
Percentage of
Ownership Jumlah/Amount Shareholders
Darmawan Suryadi 114.750.000 30,60% 11.475.000.000 Darmawan Suryadi
PT Prima Globalindo
Logistik 110.250.000 29,40% 11.025.000.000
PT Prima Globalindo Logistik
Masyarakat 150.000.105 40,00% 15.000.010.500 Public
Jumlah 375.000.105 100,00% 37.500.010.500 Total
Berdasarkan akta Notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn. No. 152 tanggal 17 Juli 2019, pemegang saham memutuskan dan menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh dari Rp 22.500.000.000 menjadi Rp 37.500.000.000.
Based on Notarial deed of Notary Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn. No. 152 dated July 17, 2019, the shareholders decided and approved the increases in the issued and fully paid capital from Rp 22,500,000,000 to Rp 37,500,000,000.
Perubahan tersebut telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU- 0043425.AH.01.02.Tahun 2019 tanggal 30 Juli 2019.
The amendments have been approved by the Minister of Law and Human Rights of
the Republic of Indonesia in its Decision Letter No. AHU-0043425.AH.01.02. Year 2019 dated
July 30, 2019.
Berdasarkan akta Notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., No. 158 tanggal 25 Agustus 2020 dalam rangka pelaksanaan waran, Entitas telah mengeluarkan saham sebanyak 105 saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp 10.500, sehingga jumlah seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh Entitas adalah sebanyak 375.000.105 saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp 37.500.010.500.
Akta tersebut telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0364391 tanggal 25 Agustus 2020.
Based on the notarial deed of Notary Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., No. 158 dated August 25, 2020, in the context of exercising warrants, the Entity has issued 105 shares with a total nominal value of Rp 10,500, so that the total shares issued by the Entity are 375,000,105 shares with a total nominal value of Rp 37,500,010,500.
The deed has been approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in its Decision Letter No. AHU-AH.01.03-0364391 dated 25 August 2020.