• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN TEORETIS………………………………… 16-45

C. Ditinjau dari Pendidikan Islam

2. Pengertian Pendidikan Islam…

Ditinjau dari segi istilah, Pendidikan Islam adalah sistem pendidikan yang dapat memberi kemampuan seseorang untuk memimpin kehidupannya sesuai dengan cita-cita Islam, karena nilai-nilai Islam telah menjiwai dan mewarnai corak kehidupannya.

Menurut Ali Djumbulati dan Abdul Futuha at-Tuwanisi mengatakan bahwa Pendidikan Islam merupakan upaya membimbing peserta didik menjadi orang dewasa yang berkepribadian cemerlang dan bijaksana, berfikir kreatif, serta sanggup berdiri sendiri dengan dihiasi ajaran Islam.1

Menurut Hasan Langgulung, Pendidikan Islam merupakan suatu proses mengubah dan memindahkan nilai-nilai keislaman dan kebudayaan kepada setiap individu dalam masyarakat.2 Dalam wacana keislaman, Pendidikan Islam lebih populer dengan istilah al-tarbiyah, al-ta‟lim dan al-ta‟dib. Masing-masing istilah tersebut memiliki keunikan makna tersendiri ketika sebagian atau semuanya disebut secara bersamaan. Namun, kesemuanya akan memiliki makna yang sama jika disebut salah satunya, sebab salah satu istilah itu sebenarnya mewakili istilah yang lainnya. Atas dasar itu, dalam beberapa buku Pendidikan Islam, semua

1Abdul Futuh & Ali Djumbulati at-Tuwaanisi,Diratusun Muqaranatun fi at-Tabiyyatil Islamiyah Tej., Jakarta,Rineka Cipta,2002,Cet.II,h.13.

2Langgulung Hasan, Manusia dan Pendidikan (Jakarta: Pustaka Al-Husna, 1985), h.3.

istilah itu digunakan secara bergantian guna memiliki peristilahan Pendidikan Islam.3

Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa Pendidikan Islam adalah proses bimbingan kepada manusia yang mencakup Jasmani dan Rohani yang berdasarkan kepada kepercayaan agama. Pendidikan Islam merupakan suatu bimbingan terhadap anak agar nantinya dapat memahami dan mengamalkan ajaran Islam serta menjadikannya sebagai pandangan hidup.

Dari ketiga istilah tersebut termaksud yang popular digunakan dalam praktek Pendidikan Islam ialah al- tarbiyyah. Sedangkan termaksud al- ta‟dib dan al- ta‟lim jarang sekali di gunakan. Padahal kedua istilah tersebut telah digunakan sejak awal pertumbuhan Pendidikan Islam.4

a. Al Tarbiyah

Kata al-Tarbiyah dalam bahasa Arab, Rabba, yarbu, Tarbiyah, memiliki makna “tumbuh” “berkembang”, tumbuh (nasya‟a) dan menjadi besar atau dewasa (tara‟ra‟a). Artinya, pendidikan (tarbiyah) merupakan usaha untuk menumbuhkan dan mendewasakan peserta didik, baik secara fisik, psikis, sosial, maupun spiritual. Qurtubi mengatakan bahwa "Rabb" merupakan suatu gambaran yang diberikan kepada suatu perbandingan antara Allah sebagai pendidik dan manusia sebagai peserta didik. Allah mengetahui dengan baik kebutuhan- kebutuhan mereka yang dididik, sebab ia adalah pencipta mereka. Disamping itu pemeliharaan Allah tidak terbatas pada kelompok tertentu. Ia memperhatikan segala ciptaan-Nya. Karena itulah ia disebut Rabb al-'Alamin.5 Tarbiyah dapat

3Mahmud, Pemikiran Pendidikan Islam (Bandung: CV Pustaka Setia, 2011), h.21.22.

4Syamsul Nizar, Al- Rasyidin, Filsafat pendidikan islam pendekatan historis,teoritis dan praktis (ciputat:ciputat press, 2005), Cet II. ha. 25

5Sahrodi Jamali, Membedah Nalar Pemikiran Islam; Pengantar ke Arah Ilmu Pendidikan Islam (Yogyakarta: Pustaka Rihlah Group, 2005), h. 42.

juga diartikan dengan proses transformasi ilmu pengetahuan dari Pendidik (rabbani) kepada peserta didik agar ia memiliki sikap dan semangat yang tinggi dalam memahami dan menyadari kehidupannya, sehingga terbentuk ketakwaan, budi pekerti, dan kepribadian yang luhur.6

Dalam penjelasan lain, kata Al-tarbiyah berasal dari tiga kata, yaitu:pertama, rabba – yarbu yang berarti bertambah, tumbuh, dan berkembang (Q.S.Ar Ruum/30 : 39). Kedua, rabiya – yarba berarti menjadi besar. Ketiga, rabba – yarubbu yang berarti memperbaiki, menguasai urusan, menuntun, dan memelihara.

Uraian di atas, secara filosofis mengisyaratkan bahwa proses Pendidikan Islam adalah bersumber pada pendidikan yang diberikan Allah sebagai “Pendidik”

seluruh ciptaan- Nya, termasuk manusia. Dalam konteks yang luas, Pengertian Pendidikan Islam yang dikandung dalam al-tarbiyah terdiri atas empat unsur pendekatan, yaitu; (1) memelihara dan menjaga fitrah anak didik menjelang dewasa (Baliqh). (2) mengembangkan seluruh potensi menuju kesempurnaan. (3) mengarahkan seluruh fitrah menuju kesempurnaan, (4) melaksanakan Pendidikan secara bertahap.

Penggunaan al-tarbiyah untuk menunjuk makna Pendidikan Islam.

Sebagaimana firman Allah swt (Q.S.Al Israal‟/17:24).

ا ً ه ًۡ ح ۡرٱَ ِّبَّرَم ق وَ ة ً ۡحَّزنٱَ ٍ يَِّلُّذنٱَ حا ُ جَا ً ه نَ ۡض ف ۡخٱ و

ََا ٗزي غ صَي َا يَّب رَا ً ك َ

َ

َ

َ

6Sahrodi Jamali, Membedah Nalar Pemikiran Islam; Pengantar ke Arah Ilmu Pendidikan Islam (Yogyakarta: Pustaka Rihlah Group, 2005), h. 42.

Terjemahnya:

“Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”

(Q.S.Al Israal‟/17:24).

b. Al- Ta’lim

Al-Ta'lim merupakan kata benda buatan (mashdar) yang berasal dari akar kata 'allama. Istilah tarbiyah diterjemahkan dengan pendidikan, sedangkan ta'lim diterjemahkan dengan Pengajaran.7 Dalam al-Qur‟an dinyatakan, bahwa Allah swt. mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. Sebagaimana firman Allah swt.

Sebagaimana firman Allah swt dalam (Q.S. AL-Alaq :4).

َ ى ه قنٲ بَ ىَّه عَي ذَّنٱ

َ

Terjemahnya:

Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam.8

Berdasarkan ayat di atas, kata ta‟lim/‟allama dalam Al-Qur‟an ditujukan sebagai proses pengajaran, pemberian informasi dan pengetahuan kepada peserta didik.

c. Al-ta’dib

Istilah ta‟dib berasal dari akar kata addaba, yuaddibu, ta‟diiban yang mempunyai arti antara lain: membuatkan makanan, melatih akhlak yang baik, sopan santun, dan tata cara pelaksanaan sesuatu yang baik. Kata addaba yang merupakan asal kata dari ta‟dib disebut juga muallim, yang merupakan sebutan

7Rahman Musthofa, Pendidikan Islam dalam Perspektif Al Qur‟an, h. 60.

8Kementerian Agama RI, al-Qur‟an dan Terjemah, h. 597.

orang yang mendidik dan mengajar anak yang sedang tumbuh dan berkembang.9 Ta'dib lazimnya diterjemahkan dengan pendidikan sopan santun. Ta'dib yang seakar dengan adab memiliki arti pendidikan, peradaban atau kebudayaan. Artinya orang yang berpendidikan adalah orang yang berperadaban, sebaliknya, peradaban yang berkualitas dapat diraih melalui Pendidikan.58

Menurut Muhammad Naquib al-Attas, Istilah yang paling tepat untuk menunjukkan pendidikan Islam adalah al-ta‟dīb. Konsep ini didasarkan pada hadist Nabi:

Sebagaimana hadis nabi dalam (H.R. al-„Askary dari „Ali r.a).

(يهع ٍع يزسكعنا ٍع ِاور) ي بْي دأ ت . َ ٍ س ْح أ ف يِّب ر ي ُ بَّد أ

Terjemahnhya:

Tuhan telah mendidikku, maka ia sempurnakan pendidikanku.” (H.R. al-

„Askary dari „Ali r.a)

Sebab bila dibandingkan ketiga kata tersebut, yaitu al-ta‟lim, al-tarbiyyah dan al-ta‟dīb, maka akan terdapat pengertian yang berbeda mengenai fokus yang ingin dicapai oleh subyek didik. Namun demikian ketiga pengertian di atas pada dasarnya saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya.59

Arti lebih luas tentang ta‟dīb ini dijelaskan oleh Sayyed Muhammad an- Naquib al-Attas. Menurutnya, kata ta‟dīb adalah pengenalan dan pengakuan yang secara berangsur-angsur ditanamkan kepada manusia tentang tempat-tempat yang tepat dari segala sesuatu dalam tatanan penciptaan sedemikian rupa, sehingga

9 Munardji, Ilmu Pendidikan Islam (Jakarta: PT. Bina Ilmu, 2004), h. 4-5

58 Rahman Musthofa, Pendidikan Islam dalam Perspektif Al Qur‟an, h. 17.

59M. Al-Naquib al-Attas, The Concept of Education In Islam (Kuala Lumpur, Abim, 1980), h. 25-30.

membimbing ke arah pengenalan dan pengakuan kekuasaan dan keagungan Tuhan.60

Menurut Syah Muhammad A. Naquib Al-Atas: Pendidikan Islam adalah usaha yang dilakukan pendidik terhadap anak didik untuk pengenalan dan pengakuan tempat-tempat yang benar dari segala sesuatu didalam tatanan penciptaan sehingga membimbing kearah pengenalan dan pengakuan akan tempat Tuhan yang tepat didalam tatanan wujud dan kepribadian.61

Pendidikan menurut Islam atau Pendidikan Islam, merupakan pendidikan yang di pahami dan dikembangkan dari ajaran dan nilai-nilai fundamental yang terkandung dalam sumber dasarnya, yakni al-Qur‟an dan as-Sunnah.62

Dapat dipahami pengertian pendidikan merupakan bagaian dari proses pembudayaan dan pewarisan ajaran agama, budaya dan peradaban ummat Islam dari generasi ke generasi sepanjang seajarah. Pendidikan Islam mengarah pada pembentukan insan kamil, yaitu Khalifa Allah yang pada khakiktnya merupakan manusia yang saleh, manusia yang dapat menjadi rahmat bagi semesta alam. Ada beberapa nilai fundamental dalam sumber pokok ajaran Islam yang harus di jadikan dasar bagi Pendidikan Islam yaitu: Akidah, Akhlak dan prilaku yang baik, penghargaan kepada akal, kemanusiaan, keseimbangan, dan rahmat bagi seluruh alam.63

Dokumen terkait