BAB III PENGGUNAAN ACRYLIC PADA PANEL LISTRIK KAPAL
3.3 Pengertain kaca acrylic
3.3.7 Pengujian main switch board
63 Penggunaan kaca acrylic pada kapal tugboat Albatross 5 hanya digunakan pada panel MSB (Main Switch Board) saja. MSB adalah rangkaian yang di susun sedemikian rupa di dalam suatu papan hubung (panel control). Sehingga saling berkaitan dan membentuk fungsi sesuai dengan kebutuhan yang di inginkan untuk distribusi listrik di kapal.
Panel MSB ini juga merupakan sumber sumber energi utama, serta bertegangan tinggi yang bisa saja akan berakibat pada kematian maka dari itu kaca acrylic perlu dipasang. Untuk pemasangan kaca acrylic pada kapal tugboat Albatross 5 di galangan kapal PT. Sumber Samudra Makmur adalah jenis acrylic transparan dengan ketebalan 3 mm.
64 a. Component Fixing (Kelengkapan Komponen)
b. Component Indication (Indikator Komponen) c. Cable Instalation (Pemasangan Kabel)
d. Main Busbar Cover (Pelindung Busbar Utama)
2. Megger Test (Pengujian Tahapan Isolasi)
Megger Test digunakan untuk mengukur tahanan isolasi pada penghantar atau busbar. Pengujian tahanan isolasi dilakukan dua kali yaitu megger test before high voltage test (Pengujian tahanan isolasi sebelum diberi tegangan tinggi) dan megger test after high voltage test (Pengujian tahanan isolasi setelah diberi tegangan tinggi).
Tahapan Pengujian Megger Test:
a. Periksa kondisi busbar yang akan diuji.
b. Periksa atau lakukan kalibrasi pada alat ukur yang digunakan (Megger Test ).
c. Lakukan pengujian pada titik busbar generator.
d. Catat hasil pengujian.
3. High Voltage Test Panel
High Voltage Test Panel digunakan untuk pengujian terhadap tegangan tinggi (High Voltage Test), yang bertujuan untuk menguji kemampuan penghantar listrik dan kekuatan sambungan penghantar listrik.
Gambar 3.8 Megger test
65 Tahapan pengujian High Voltage:
a. Periksa kondisi busbar yang akan diuji.
b. Pastikan kondisi busbar dalam keadaan baik, dan siap untuk dialiri tegangan tinggi.
c. Periksa alat ukur.
d. Letakkan pengait alat ukur pada busbar, pastikan kuat dan tidak mudah lepas.
e. Lakukan pengujian dengan memutar selektor pada high voltage test pada range tegangan 2.500 volt.
f. Nyalakam stopwatch, tunggu selama 1 menit.
g. Catat hasil pengujian.
h. Setelah pengujian selesai, hilangkan listrik statisnya menggunakan kabel jumper.
4. PanelFunction Test & Safety Device Check
Pada pengecekan function test dilakukan pengujian terhadap MCCB (Moulded Case Circuit Breaker). Dioperasikan secara manual dengan menghidupkan dan mematikan Moulded Case Circuit Breaker. Untuk safety device dilakukan pengujian pengaman peralatan diantaranya adalah over current trip (pengaman arus berlebih), short circuit trip (perlindungan arus pendek), reverse power trip (pengaman daya balik), prefential trip (pengaman peralatan yang tidak penting), under voltage trip (pengaman dibawah tegangan).
Pada pengujian tersebut disesuaikan dengan standart Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) pada volume 4 section 4 Installation.
5. Shore Connection (Papan Hubung Darat)
Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui breaker yang terpasang sudah berfungsi dengan benar. Pengujian dilakukan
66 dengan cara mematikan dan menghidupkan breaker pada shore connection.
6. Interlock System Between Generation Running and Space Heater
“On”
Space Heater adalah perlatan tambahan dari Generator yang berfungsi untuk memberikan pemanasan di dalam Generator.
Pemanasan ini bertujuan untuk mengurangi atau menghindari kelembaban di dalam Generator. Kelembaban yang berlebihan dapat merusak nilai resitansi atau tahanan isolasi dari hantaran atau lilitan. Space Heater harus terhung interlock dengan Running Generator.
7. Interlock System
Interlock system berfungsi untuk mengamankan agar Main Switch Board hanya dapat menggunakan 1 power untuk mensuplai beban listrik dikapal. Pengujian interlock system dilakukan antara generator dengan generator dan generator dengan shore connection.
8. Parallel System
Pengujian parallel system (sistem parallel) dilakukan antara generator satu dengan generator lainnya. Pada sistem parallel system generator di paralel kerjanya untuk mengurangi beban yang pikul generator secara tunggal. Pada proses paralel generator ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi diantaranya:
a. Tegangan generator harus sama b. Frekuensi harus sama
c. Urutan fasa harus sama d. Sudut fasa harus sama
9. Emergency Fire Protection
67 Pengaman ini berfungsi sebagai alat pemutus salah satu elemen segitiga api yang memicu terjadi kebakaran. Berikut ini adalah beban yang tergolong pada emergency fire protection.
Emergency fire protection feeder panel No. 1 a. Pompa pemindah bahan bakar
b. Sludge pump
c. Vent fan kamar mesin No.1 & No.2 d. Vent fan kamar bantu No.1 & No.2.
e. AC engine control room.
Emergency fire protection feeder panel No. 2 a. Oily water separator
b. Galley distribution.
10. Earth Test AC 380V
Sistem ini berfungsi untuk mendeteksi terjadinya gangguan tahanan isolasi pada masing-masing penghantar R, S, T. Jika terjadi gangguan tahanan isolasi, maka insulation monitor akan memberikan indikasi Fault dan juga menunjukan berapa nilai kebocoran tahanan isolasi tersebut. Jika nilai kebocoran sudah melewati batas minimal yang diijinkan maka indikasi Buzzer dan lampu Insulation Fault menyala. Untuk mengetahui phase yang mengalami gangguan tahanan isolasi, maka dapat dilakukan pengecekan melalui push button Earth Lamp Test.
11. Temperature Rise Test Of Main Switch Board
Temperature Rise Test Of Main Switch Board adalah pengujian suhu pada busbar generator dan pada sambungan busbar, pengujian ini bertujuan untuk mengetahui suhu pada busbar. Pengukuran suhu tersebut dilakukan dalam selang waktu yang beragam dan diakhir pencatatan di ambil suhu rata-rata pada busbar generator dan sambungan busbar. Suhu yang
68 diijinkan harus sesuai dengan standart Biro Klasifikasi Indonesia volume 4 section 5 Low – Voltage Switchgear Assemblies page 5-10 sub bab Conductors and Busbar Carriers, BKI tahun 2016, yaitu suhu yang dijinkan adalah 45˚C.
Gambar 3.9 TB Albatross 5
69
BAB IV PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat di ambil selama kerja praktik (KP) di PT.
Sumber Samudra Makmur adalah sebagai berikut:
1. Mamfaat dari tugas yang dilaksanakan
a. Mengetahui bahwa kaca acrylic dapat berfungsi untuk menghambat, meredam panas, atau sebagai isolator dibagian kabel panel listrik, selain itu juga bisa untuk meminimalisir terjadi kecelakaan seperti sentruman, dan sebagainya saat kita ingin memperbaiki kabel yang rusak dalam posisi kabel tersebut berdekatan atau bersinggungan dengan kabel lain.
2. Mamfaat KP bagi mahasiswa
a. Mahasiswa mendapat kesempatan untuk menerapkan ilmu pengetahuan teori/konsep dalam dunia pekerjaan secara nyata.
b. Mahasiswa memperoleh pengalaman praktis dalam menerapkan ilmu pengetahuan teori/konsep sesuai dengan program studinya.
c. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk dapat menganalisis masalah yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan yang diterapkan dalam pekerjaan sesuai dengan program studinya.
4.2 Saran
Saran yang dapat di ambil selama 2 bulan kerja praktek (KP) di PT.
Sumber Samudra Makmur, baik untuk diri saya sendiri maupun mahasiswa yang akan magang yaitu disarankan untuk memperdalam dan mempelajari mata kuliah semasa perkuliahan agar lebih mudah untuk menerapkannya di tempat magang atau perusahaan.
70
DAFTAR PUSTAKA
Apa itu akrilik. (2022, May 27). Retrieved from Maxipro Web site:
https://maxipro.co.id/apa-itu-akrilik.
Nugruho, J. D., Hidayat, E. P., & Arfianto, A. Z. (2019, November). Analisis Implementasi BKI pada Pengujian Panel MSB Kapal. 52-65.
PT. Sumber Samudra Makmur. (2013). Retrieved from PT. Sumber Samudra Makmur Web site: www.ssm-shipyard.com
71 LAMPIRAN
1. Surat Permohonan Kerja Praktek
72 2. Lembar Pengesahan
LEMBAR PENGESAHAN KERJA PRAKTEK LAPORAN KERJA PRAKTEK
PT. SUMBER SAMUDRA MAKMUR
Ditulis sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan Kerja Praktek WINDY DAMAYANTI
NIM. 1103201177
Batam, 31 Agustus 2022 Menyetujui :
73 3. Surat Keterangan Telah Mengikuti Magang
74 4. Form Penilaian
75 5. Sertifikat
76 6. Logbook Presensi
77
78