BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Analisis Data
Penelitian ini diawali dengan melakukan kunjungan ke sekolah yang akan dijadikan tempat penelitian. Lokasi penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV pada semester ganjil tahun Pelajaran 2016/2017. Jumlah siswa sebanyak 33 orang yang terdiri dari 14 orang laki–laki dan 19 orang perempuan. Kunjungan awal ini untuk melakukan koordinasi dengan Kepala Sekolah dalam pelaksanaan izin penelitian.
Selanjutnya kepala sekolah mempersilahkan berkonsultasi langsung dengan guru kelas IV dalam menetapkan jadwal rencana penelitian. Setelah berkonsultasi dengan guru kelas IV, kegiatan penelitian mulai dilaksanakan tepatnya pada hari selasa tanggal 05 Oktober 2016.
1. Gambaran Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara (Pretest) Berdasarkan analisis data pretest dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial mengenai Peta kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara dengan jumlah siswa 33 orang, maka diperoleh gambaran yaitu tidak ada siswa yang mampu memperoleh nilai 100 sebagai nilai maksimal. Nilai tertinggi hanya 70 yang diperoleh 13 siswa dan nilai terendah adalah 60 yang diperoleh 9 siswa.
37
Berdasarkan hal tersebut, maka gambaran yang lebih jelas dan tersusun rapi mulai dari nilai tertinggi menurun ke nilai terendah yang diperoleh siswa beserta frekuesinya dapat dilihat pada tabel 4.1.Selain itu, pada tabel 4.1 dipaparkan pula data secara umum tentang distribusi nilai, frekuensi, dan persentase dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial siswa kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara.
Tabel 4.1. Distribusi Nilai, Frekuensi, dan Persentase pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara (Pretest).
No. Nilai
Frekuensi (f)
Persentase (%)
1 70 13
39,4
2 65 11
33,3
3 60 9
27,3
Jumlah 33 100
Berdasarkan uraian tersebut, tampak bahwa perolehan nilai siswa berada pada rentang nilai 60 sampai dengan 70 dari rentang 10 sampai 80 yang kemungkinan dapat diperoleh siswa. Berdasarkan perolehan nilai beserta frekuensinya dapat diketahui tingkat pemahaman mengenai peta dalam
pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial siswa kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara dengan melihat tabel 4.2 berikut ini.
Tabel 4.2 Klasifikasi Nilai Siswa kelas IV (Pretestt) No. Perolehan Nilai
Frekuensi (f)
Persentase (%)
1 ≥70 13 39,4
2 70 20 60,6
Jumlah 33 100
Berdasarkan tabel 4.2 di atas, maka dapat diketahui bahwa frekuensi dari persentase nilai dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial mengenai Peta bagi siswa kelas kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara yaitu siswa yang mendapat nilai ≥ 70 sebanyak 13 orang (39,4%) dari jumlah sampel. Sedangkan siswa yang mendapat nilai70 sebanyak 20 siswa (60,6 %) dari jumlah sampel.
2. Gambaran Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara (Posttest)
Berdasarkan analisis data posttest dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial mengenai Peta kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara dengan jumlah siswa 33 orang, maka diperoleh gambaran yaitu tidak ada siswa yang mampu memperoleh nilai 100 sebagai nilai maksimal. Nilai tertinggi adalah 95 yang diperoleh 10 siswa dan nilai terendah adalah 85 yang diperoleh 9 siswa.
Berdasarkan hal tersebut, maka gambaran yang lebih jelas dan tersusun rapi mulai dari nilai tertinggi menurun ke nilai terendah yang diperoleh siswa beserta frekuesinya dapat dilihat pada tabel 4.3.Selain itu, pada tabel 4.3 dipaparkan pula
data secara umum tentang distribusi nilai, frekuensi, dan persentase dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial mengenai Peta kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara.
Tabel 4.3 Distribusi Nilai, Frekuensi, dan Persentase dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial(Posttest)
No. Nilai
Frekuensi (f)
Persentase (%)
1 95 10 30,3
2 90 14 42,4
3 85 9 27,3
Jumlah 33 100
Berdasarkan uraian tersebut, tampak bahwa perolehan nilai siswa berada pada rentang nilai 85 sampai dengan 95 dari rentang 10 sampai 100 yang kemungkinan dapat diperoleh siswa. Berdasarkan perolehan nilai beserta frekuensinya dapat diketahui tingkat kemampuan siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial mengenai Peta kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara dengan melihat tabel 4.4 berikut ini.
Tabel 4.4 Klasifikasi Nilai Siswa Kelas IV (Posttest)
No. Perolehan Nilai
Frekuensi (f)
Persentase (%)
1 70 33 100
2 70 0 0
Jumlah 33 100
Berdasarkan tabel 4.4 dan gambar 4.3 di atas, maka dapat diketahui bahwa frekuensi dari persentase nilai pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial mengenai peta bagi siswa kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara yaitu siswa yang mendapat nilai70 sebanyak 33 orang (100 %) dari jumlah sampel dan tidak ada siswa yang mendapat nilai 70(0 %) dari jumlah sampel. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa kemampuan siswa dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial mengenai Peta kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara sudah memadai karena semua siswa mencapai kriteria yang ditetapkan sebagai kriteria kemampuan siswa yaitu mencapai 100% atau sebanyak 33 siswa.
3. Analisis Data Pretest dan Posttest dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial mengenai Peta Kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa
Pada bagian ini, dipaparkan Pengaruh Penggunaan media Peta Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Pengaruh tersebut diukur berdasarkan perolehan nilai pretest (sebelum tindakan) dan nilai posttest (setelah tindakan).
Tabel 4.5 Distribusi Nilai Pretest dan Posttest dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial mengenai Peta kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara.
Subjek
Perolehan Nilai Gain (d) Posttest–
Pretest Pretest Posttest
1 2 3 4 5
1 70 90 20 400
2 70 90 20 400
3 65 95 30 900
4 70 95 25 625
5 65 85 20 400
6 60 85 25 625
7 60 90 30 900
8 70 90 20 400
9 60 90 30 900
10 60 90 30 900
11 65 95 30 900
12 65 90 25 625
13 60 85 25 625
14 60 85 25 625
15 70 90 20 400
16 60 95 35 1225
17 65 85 20 400
18 70 95 25 625
19 65 95 30 900
20 70 90 20 400
21 70 95 25 625
22 65 95 30 900
23 65 85 20 400
24 70 85 15 225
25 65 90 25 625
26 60 90 30 900
27 70 95 25 625
28 60 90 30 900
29 65 85 20 400
30 70 85 15 225
31 70 95 25 625
32 65 90 25 625
33 70 90 20 400
∑
=33
∑ =
2165 ∑ =2975 ∑ =810 ∑ =20650
Berdasarkan tabel 4.5 maka dapat diketahui bahwa jumlah siswa IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara sebanyak 33 orang. Jumlah nilai pretest yang diperoleh adalah 2165 dan jumlah nilai posttest yang diperoleh adalah 2975. Rentang antara nilai pretest dan posttest adalah 810 dan jumlah rentang antara nilai pretest dan posttest jika dikuadratkan adalah 20650.
Dalam penelitian ini hipotesis yang diajukan adalah “pengaruh penggunaan media peta terhadap hasil belajar siswa kelas IV dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial” Untuk mengetahui pengaruh atau tidaknya penggunaan media peta terhadap hasil belajar siswa sebelum (pre test) dan setelah diberi perlakuan (post test) digunakan analisis Uji T (t-test). Hasil uji akan diuraikan di bawah ini.
Rumus yang digunakan adalah:
= ∑
( )
Menentukan/mencari harga Md (Mean dari perbedaan antara pre test dan post test).
Tabel 4.6. Menentukan harga Md
Subjek
Perolehan Nilai Gain (d)
Posttest–Pretest Pretest Posttest
1 2 3 4
1 70 90 20
2 70 90 20
3 65 95 30
4 70 95 25
5 65 85 20
6 60 85 25
7 60 90 30
8 70 90 20
9 60 90 30
10 60 90 30
11 65 95 30
12 65 90 25
13 60 85 25
14 60 85 25
15 70 90 20
16 60 95 35
17 65 85 20
18 70 95 25
19 65 95 30
20 70 90 20
21 70 95 25
22 65 95 30
23 65 85 20
24 70 85 15
25 65 90 25
26 60 90 30
27 70 95 25
28 60 90 30
29 65 85 20
30 70 85 15
31 70 95 25
32 65 90 25
33 70 90 20
∑ =33 ∑ = 2165 ∑ =2975 ∑ =810
= ∑
= = ,
Menentukan/mencari harga ∑
Tabel 4.7 Menentukan/mencari harga ∑
Subjek
D (d-Md)
1 20 -4.54 20.61
2 20 -4.54 20.61
3 30 5.46 29.81
4 25 0.46 0.21
5 20 -4.54 20.61
6 25 0.46 0.21
7 30 5.46 29.81
8 20 -4.54 20.61
9 30 5.46 29.81
10 30 5.46 29.81
11 30 5.46 29.81
12 25 0.46 0.21
13 25 0.46 0.21
14 25 0.46 0.21
15 20 -4.54 20.61
16 35 10.46 109.41
17 20 -4.54 20.61
18 25 0.46 0.21
19 30 5.46 29.81
20 20 -4.54 20.61
21 25 0.46 0.21
22 30 5.46 29.81
23 20 -4.54 20.61
24 15 -9.54 91.01
25 25 0.46 0.21
26 30 5.46 29.81
27 25 0.46 0.21
28 30 5.46 29.81
29 20 -4.54 20.61
30 15 -9.54 91.01
31 25 0.46 0.21
32 25 0.46 0.21
33 20 -4.54 20.61
∑ =810 ∑ 0.18 ∑ =768.18
Jadi ∑ d =768,18
Menentukan harga THitung:
= ∑
( )
= 24,54
,
×
= 28,87
t = 28,87 Dikonsultasikan dengan nilai t.tabel
Menentukan harga tTabel:
Untuk mencari tTabelpeneliti menggunakan tabel distribusi t dengan taraf signifikan α = 0,05 dan d.b. = N –1 = 33–1 =32.
Tabel 4.8 Tabel Distribusi T
d.f. TINGKAT SIGNIFIKANSI
dua sisi 20% 10% 5% 2% 1% 0,2% 0,1%
satu sisi 10% 5% 2,5% 1% 0,5% 0,1% 0,05%
1 3,078 6,314 12,706 31,821 63,657 318,309 636,619 2 1,886 2,920 4,303 6,965 9,925 22,327 31,599 3 1,638 2,353 3,182 4,541 5,841 10,215 12,924 4 1,533 2,132 2,776 3,747 4,604 7,173 8,610 5 1,476 2,015 2,571 3,365 4,032 5,893 6,869 6 1,440 1,943 2,447 3,143 3,707 5,208 5,959 7 1,415 1,895 2,365 2,998 3,499 4,785 5,408 8 1,397 1,860 2,306 2,896 3,355 4,501 5,041 9 1,383 1,833 2,262 2,821 3,250 4,297 4,781 10 1,372 1,812 2,228 2,764 3,169 4,144 4,587 11 1,363 1,796 2,201 2,718 3,106 4,025 4,437 12 1,356 1,782 2,179 2,681 3,055 3,930 4,318 13 1,350 1,771 2,160 2,650 3,012 3,852 4,221 14 1,345 1,761 2,145 2,624 2,977 3,787 4,140 15 1,341 1,753 2,131 2,602 2,947 3,733 4,073
16 1,337 1,746 2,120 2,583 2,921 3,686 4,015 17 1,333 1,740 2,110 2,567 2,898 3,646 3,965 18 1,330 1,734 2,101 2,552 2,878 3,610 3,922 19 1,328 1,729 2,093 2,539 2,861 3,579 3,883 20 1,325 1,725 2,086 2,528 2,845 3,552 3,850 21 1,323 1,721 2,080 2,518 2,831 3,527 3,819 22 1,321 1,717 2,074 2,508 2,819 3,505 3,792 23 1,319 1,714 2,069 2,500 2,807 3,485 3,768 24 1,318 1,711 2,064 2,492 2,797 3,467 3,745 25 1,316 1,708 2,060 2,485 2,787 3,450 3,725 26 1,315 1,706 2,056 2,479 2,779 3,435 3,707 27 1,314 1,703 2,052 2,473 2,771 3,421 3,690 28 1,313 1,701 2,048 2,467 2,763 3,408 3,674 29 1,311 1,699 2,045 2,462 2,756 3,396 3,659 30 1,310 1,697 2,042 2,457 2,750 3,385 3,646 31 1,309 1,696 2,040 2,453 2,744 3,375 3,633 32 1,309 1,694 2,037 2,449 2,738 3,365 3,622
Berdasarkan tabel t di atas, maka diperoleh t0,05 = 3,622. Setelah diperoleh t Hitung= 28,87 dan t Tabel= 3,622 maka t Hitung ≥ t Tabel atau 28,87 ≥ 3,622. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho di tolak dan Ha diterima. Ini berarti bahwa penggunaan media peta berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa.
Dalam pengujian statistik, hipotesis ini dinyatakan sebagai berikut:
: ≤ lawan : ≥
Berdasarkan nilai yang diuraikan, terlihat bahwa jumlah nilai dari posttest (setelah perlakuan) lebih tinggi dibandingkan pretest (sebelum perlakuan) yang diperoleh siswa kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara. Hal ini dapat dilihat pada persentase yang diperoleh oleh siswa kelas IV Sekolah Dasar
Inpres Panggentungan Utara setelah perlakuan (post-test) lebih tinggi yakni mencapai 100%. Sedangkan persentase yang diperoleh siswa kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara sebelum perlakuan terlihat lebih rendah yakni hanya mencapai 28% saja.
B. Pembahasan Hasil Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan kemampuan siswa kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara dalam penggunaan media peta sebagian besar tergolong cukup. Hal tersebut dapat dilihat dari persentase perolehan nilai siswa sebesar 39,4% berkategori cukup. Dari data ini dapat dilihat kemampuan siswa dalam penggunaan media peta belum baik karena masih ada persentase siswa yang pemahamannya kurang.
Siswa yang pemahamannya masih kurang baik disebabkan oleh rendahnya motivasi dan kemampuan siswa dalam penggunaan media peta. Akibatnya, siswa cenderung kesulitan dalam memahami isi peta dikarenakan tidak terbiasa menggunakan media peta. Oleh karena itu perlu adanya pembelajaran peta menggunakan media peta sejak dini karena peta berfungsi sebagai alat untuk mengetahui permukaan bumi secara visual.
Fungsi dari pembelajaran menggunakan media peta ini sesuai dengan pendapat yang dikemukan oleh Yaba (2006: 63) .Peta berfungsi sebagai alat yang dapat memberikan informasi kepada kita untuk : 1) Mengetahui letak/lokasi suatu wilayah/kawasan, 2) Mengetahui posisi kita dimana berada, 3) Mengetahui keadaan sosiografis suatu daerah, 4) Mengetahui panjang, lebar dan luas suatu daerah, 5) Mengetahui keadaan fisiografis suatu daerah. Dengan demikian, penggunaan media peta menjadi kunci agar hasil belajar siswa lebih baik lagi.
Berdasarkan teori yang sudah dijelaskan di atas, maka diketahui ada pengaruh antara penggunaan media peta dengan hasil belajar siswa. Hal tersebut dapat dibuktikan berdasarkan analisis data dalam penelitian yang telah dilakukan pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara.
Hasil analisis data menggunakan teknis analisis deskriptif dengan statistic inferensial menunjukkan hubungan yang positif dan signifikan antara penggunaan media peta dengan hasil belajar siswa. Hubungan yang positif ditunjukkan oleh besarnya nilai t hitung atau sebesar 28,87% sedangkan signifikansinya dapat dilihat dari perolehan nilai t hitung. Apabila t hitung sama dengan atau lebih besar dari pada t tabel pada taraf signifikansi 5%, maka nilai t hitung tersebut signifikan. Atas dasar tersebut, diketahui nilai t hitung antara penggunaan media peta dengan hasil belajar siswa sebesar 28,87 lebih besar daripada nilai t tabel yaitu 3,622 pada taraf signifikansi 5 %. Nilai tersebut menunjukkan hubungan yang signifikan dan hasilnya dapat diberlakukan pada populasi dari sampel penelitian. Oleh karena itu, penggunaan media peta sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV.
Menurut analisis data di atas maka setiap kenaikan nilai dari variabel penggunaan media peta akan diikuti dengan kenaikan nilai variabel kemampuan menyelesaikan soal mengenai peta. Begitu juga sebaliknya apabila ada penurunan nilai dari variabel pembelajaran peta, maka akan diikuti dengan penurunan nilai variabel kemampuan menyelesaikan soal mengenai peta. Kemampuan siswa kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara dalam menggunakan media peta termasuk dalam kategori cukup dapat lebih ditingkatkan. Begitu juga dengan siswa yang masih termasuk kategori kurang dan kurang sekali yaitu dengan cara memberi motivasi agar lebih giat menggunakan peta.
C. DeskrIlmu Pengetahuan Sosiali Hasil Pengamatan Aktivitas Siswa (Observasi)
Hasil pengamatan aktivitas siswa melalui penggunaan media Peta selama 4 kali pertemuan dinyatakan dalam persentase sebagai berikut:
Tabel 4.9 Lembar Observasi Siswa Selama Proses Belajar Mengajar
No Komponen yang Diamati
Pertemuan Rata-
Rata %
I II III IV
1 Siswa yang hadir pada saat kegiatan
pembelajaran berlangsung 31 33 26 33 30,75% 9,31%
2 Siswa yang memperhatikan saat guru menjelaskan materi pelajaran
30 30 23 22 29 87,87%
3
Siswa yang mengajukan pertanyaan mengenai materi yang belum dipahami.
25 27 20 31 25,75 7,80%
4 Siswa yang termotivasi dalam mengikuti proses belajar mengajar
29 25 22 29 26,25 79,45%
5
Siswa yang aktif pada tahap menulis selama proses belajar mengajar berlangsung
31 29 20 30 27,5 83,33%
6 Merangkum hasil pembelajaran
25 30 25 33 28,25 85,60%
Jumlah 353,36%
Dari tabel 4.9 di atas dapat kita lihat rata-rata persentase aktivitas siswa untuk setiap pertemuan:
1) Persentase Siswa yang hadir pada saat proses pembelajaran sebesar 9,31 % 2) Persentase Siswa yang memperhatikan penjelasan guru saat proses
pembelajaran sebesar 87,87 %
3) Persentase Siswa yang mengajukan pertanyaan mengenai materi yang belum dipahami dalam proses belajar mengajar sebesar 7,80 %
4) Persentase Siswa yang termotivasi dalam mengikuti proses belajar mengajar 79,45%
5) Persentase Siswa yang aktif pada tahap menulis selama proses belajar mengajar 83,33 %
6) Persentase Siswa yang merangkum hasil pembelajaran sebesar 85,60 % Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa rata-rata persentase aktivitas aktif siswa adalah 167,5 %. Ini berarti bahwa siswa kelas IV SDI Panggentungan Utara sangat aktif dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dengan menggunakan Media peta.
BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
Pada bab V ini akan membahas membahas mengenai simpulan dan saran berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada baba sebelumnya.
A. Simpulan
Berkaitan pada hasil penelitian pada bab IV peneliti menyimpulkan bahwa penggunaan media peta terhadap peningkatan hasil pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas IV SDI Panggentungan Utara terbukti berpengaruh dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
1. Media pembelajaran peta terbukti berpengaruh bagi kelas IV SDI Panggentungan Utara. Ini ditunjukkan oleh penelitian yang telah dilakukan dan dibuktikan pada hasil penelitian bahwa kemampuan belajar siswa mengalami peningkatan yang berarti melalui penggunaan media peta.
2. Berdasarkan hasil analisis data, pengujian hipotesis penelitian yang diajukan, dan pembahasan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut. Ada pengaruh yang positif dan signifikan antara penggunaan media peta dengan hasil belajar pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara. Hal tersebut ditunjukkan dari hasil analisis diperoleh nilai t hitung (28,87) ≥ t tabel (3,622) dengan nilai signifikansi 0,00 lebih kecil dari 0,05 pada taraf signifikansi 5%. Dari pencapaian ini siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Berarti Ho di tolak dan Haditerima.
53
B. Saran
Hasil penelitian menunjukkan bahwa belajar dengan menggunakan media peta dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pokok bahasan peta lingkungan setempat siswa kelas IV Sekolah Dasar Inpres Panggentungan Utara Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Oleh sebab itu, belajar menggunakan media peta dapat digunakan sebagai alternatif bagi guru untuk meningkatkan aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka saran yang perlu disampaikan adalah sebagai berikut:
1. Disarankan kepada pihak sekolah, agar penggunaan media peta dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang ditetapkan disekolah.
2. Kepada guru Sekolah Dasar, agar menggunakan media peta sebagai salah satu alternatif meningkatkan proses dan hasil pembelajaran.
3. Kepada peneliti selanjutnya agar menggunakan media peta pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial lainnya. Tujuannya untuk membuktikan bahwa penggunaan media peta adalah langkah yang berpengaruh yang digunakan dalam pembelajaran. Namun perlu diperhatikan kesesuaian materi dengan menggunakan media peta tersebut.
4. Kepada para siswa untuk membiasakan diri secara aktif, bertanya, menyampaikan ide/gagasan, membaca, berani tampil di depan teman- temannya, dan menemukan sendiri jawaban dari setiap permasalahan yang ditemukan dalam pembelajaran
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi, dkk. 2006. Prosedur Penelitian. Jakarta :Rineka Cipta.
Arsyad, Azhar. 2006. Media Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta.
Amir. 2008. Ilmu Pengetahuan SosialI. Parepare.
Depdiknas. 2007. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Tingkat Sekolah Dasar/MI. Jakarta : BNSP.
Depdiknas. 2006. Model-model Pembelajaran yang Berpengaruh dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta : Depdiknas.
Djamarah, Saiful Bahri. 2002. Psikologi Belajar. Jakarta : Rineka Cipta.
Koesmini, 1998.Kiat-Kiat Meningkatkan Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar. Jakarta : Bumi Aksara.
Mulyo, Bambang Nianto dan Suhandini, Purwadi.2004. Kompetensi Dasar Geografi.Solo : Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.
Mursiti. 2006. Pengaruh Penggunaan Media Peta terhadap Hasil Belajar Murid pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Sejarah di Sekolah Dasar Sampangan 03Semarang(Online)http://lib.unnes.ac.id/1237/1/2126.pdf Nasution. 2005. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta :
PT Bumi Aksara.
Nasution, Noehi, dkk. 2000. Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar. Jakarta. Depdikbut. Direktorat Dikti.
Pidarta, Made. 2000. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Jakarta : Rineka Cipta.
Sardiman. 2006. Interkasi dan Motivasi Belajar Mengajar.Jakarta : Raja Grafindo Persada.
Suprijono, Agus. 2013. Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka belajar.
Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta : Rineka Cipta.
Sudjana, Nana. Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung : Sinar Baru Algesindo.
Suryabrata, Sumadi. 2005. Psikologi Pendidikan.Jakarta : Raja Grafindo Persada.
Susilo, Joko Muh. 2007. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Tim Penyusun FKIP Unismuh Makassar. 2012. Pedoman Penulisan SkrIlmu Pengetahuan Sosiali. Makassar: Panrita Press Unismuh Makassar.
Wibawa, Basuki dan Mukti Farida. 1992. Media Pengajaran.Depdikbud.
Yaba, 2006.Ilmu Pengetahuan SosialI. Makassar.
Yulir, Yulmadia. 2004. Geografi.Jakarta : Bumi Aksara.