• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Hasil penelitian

1. Analisis Karakteristik Responden

a) Karakteristik responden menurut jenis kelamin

Karakteristik dari jenis kelamin responden dapat di kelompokan menjadi 2 yaitu kelompok pria dan wanita, dan agar lebih jelasnya maka di sajikan dalam bentuk tabel sebagai berikut:

Tabel 4.1 Jenis Kelamin Responden

No Jenis kelamin Frekuensi %

1 Pria 31 37%

2 Wanita 53 63%

Jumlah 84 100%

Sumber : Olah data tahun 2022

Berdasarkan data di atas maka dapat di deskripsikan bahwa karakteristik responden jenis kelamin wanita mendominasi, yang mana jenis kelamin wanita berada pada a ngka 39 responden (52%), sedang jenis kelamin pria berada di angka 36 responden (48%) atau berada pada posisi bawah dari jenis kelamin wanita.

b) Karakteristik responden menurut umur

Sebagaimana penetapan karaktristik responden, maka peneliti menyajikan karakteristik ini dalam bentuk tabel sebagai berikut:

Tabel 4.2 Karakteristik Responden Menurut Umur

NO Umur

responden

Frekuensi responden

Frekuensi %

1 20– 25 tahun 27 32%

2 26 - 30 tahun 47 56%

3 31- 40 tahun 10 12%

4 >41 tahun 0 0%

Jumlah 84 responden 100%

Sumber : Olah data tahun 2022

31

Berdasarkan uraian tabel di atas maka di peroleh hasil dari karakteristik responden dari segi umur, maka dapat diasumsikan bahwa mayoritas konsumen berumur 26 sampai 30 tahun dengan perolehan angka sebesar 47 responden, selanjutnya indikator pada umur kisaran 20 sampai 25 tahun dengan perolehan angka 27 responden, sedang jumlah responden yang paling rendah dari segi umur yakni 31 sampai 40 dan >41 tahun dengan perolehan angka sebesar 0 responden.

c) Karakteristik responden menurut jenis pendidikan

Jenis pendidikan responden menjelaskan latar belakang pendidikan responden yang menjadi sampel dalam penelitian ini, sehingga dalam penelitian ini maka tingkat pendidikan responden dapat diklasifikasikan menurut jenjang pendidikan SLTP, SLTA, D3, S1, S2 dan lainnya. Oleh karena itulah dalam pengelompokkan pendidikan responden dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Tabel 4.3 Karakteristik Responden Menurut Pendidikan No Pendidikan terakhir Jumlah (Orang) Frekuensi

%

1 SLTP 1 1%

2 SLTA 5 6%

3 D3 17 20%

4 S1 36 43%

5 S2 21 25%

6 Lainnya 4 5%

Jumlah 84 responden 100%

Sumber : Olah data tahun 2022

Secara seksama, dari tabel 4.3 dapat di analisa karakteristik responden di tingkat pendidikan sarjana (S1) mendominasi di mana tingkat pendidikan ini berada pada angka 36 responden (43%), sedang dari tingkat pendidikan yang lain yakni S2 jumlah responden sebesar

21 (25%), D3 dengan jumlah responden 17 (20%), SLTA dengan jumlah responden 5 (6%), Lainnya dengan jumlah responden sebesar 4 (5%), indikator yang paling rendah pada tingkat Pendidikan adalah SLTP, dengan perolehan angka hanya sebesar 1 responden (1%).

2. Analisis Deskriptif Penelitian Kuantitatif

Analisis deskriptif penelitian, merupakan sebuah eskpresi dari hasil pengumpulan data, terkait dengan topik penelitian, khususnya proses realisasi penerapan citra merek dan kualitas produk terhadap minat beli konsumen. Dimana hasil analisis deskriptif penelitian kuantitatif ini diperoleh dari hasil sumber data interpretasi dari responden, selanjutnya hasil data tersebut disajikan peneliti secara sistematis sebagai berikut:

a) Analisis Citra Merek

Citra merek adalah presepsi dan keyakinan yang dimiliki oleh para konsumen dalam memilih suatu produk yang mereka pilih. Dalam hal ini perusahaan harus memiliki kemampuan dalam mengetahui strategi mana yang harus mereka pilih agar menghasilkan citra atau citra yang baik di mata konsumennya.

Tabel 4.4 Analisis Citra Merek

No Pertanyaan

Pilihan Jawaban SS S KS TS STS

5 4 3 2 1

Citra Merek Terpercaya

1 Menurut saya Arasta Glow RD Mutiara Abadi dapat dipercaya

33 47 4 0 0

2 Produk Arasta Glow RD Mutiara Abadi dikenal

sebagai produk kosmetik dengan kualitas baik 20 62 2 0 0

33

Citra Merek Mempertinggi Kepercayaan Diri Konsumen

3 Menurut saya lebih aman menggunakan produk Arasta Glow RD Mutiara Abadi

22 58 4 0 0

4 Kualitas produk Arasta Glow RD Mutiara Abadi sudah terpercaya

24 58 1 1 0

Citra Merek Lebih Unggul

5 Poduk Arasta Glow RD Mutiara Abadi membuat saya merasa nyaman

25 57 1 0 1

6 Produk Arasta Glow RD Mutiara Abadi dapat diandalkan untuk digunakan

25 63 1 0 0

Sumber: olah data tahun 2022

Berdasarkan tabel di atas maka dapat diasumsikan bahwa mayoritas responden menjawab setuju, dengan nilai pada indikator pertama 47 responden, 62 responden, 58 responden, 58 responden, 57 responden dan terakhir 63 responden, dengan perolehan nilai ini, responden memahami bahwa analisis untuk memberikan citra merek sangat diperlukan dengan penilaian berdasar pada bagaimana citra merek terpercaya, citra merek mempertinggi kepercayaan diri konsumen dan citra merek lebih unggul pada Arasta Glow RD Mutiara Abadi.

b) Analisis Kualitas Produk

Kualitas produk adalah kemampuan produk untuk melaksanakan fungsi, meliputi kehandalan, daya tahan, ketepatan, kemudahan operasi, dan perbaikan produk, serta atribut layak lainnya (Kotler dan Amstrong 2016). Perusahaan pasti sangat menginginkan dapat

memenuhi keinginan pelanggan dengan berusaha memiliki keinginan konsumen dengan kualitas produk yang sangat baik.

Tabel 4.5 Analisis Kualitas Produk

No Pertanyaan

Pilihan Jawaban SS S KS TS ST

S

5 4 3 2 1

Kemudahan Penggunaan 1

Saya merasa produk Arasta Glow RD Mutiara Abadi dapat memberikan kenyamanan pada saat dipakai

12 4

8 24 0 0 2 Produk Arasta Glow RD Mutiara Abadi

12 4

8 24 0 0 Daya Tahan

3 Produk Arasta Glow RD Mutiara Abadi mempunyai daya tahan produk yang awet

15 6

8 1 0 0 4 Terdapat informasi tentang masa kadaluarsa

produk

18 6

6 0 0 0 Kejelasan Fungsi

5

Saya meras produk Arasta Glow RD Mutiara Abadi sesuai dengan standar dan kualitas yang diberikan

36 4

8 0 0 0 6 Fungsi Arasta Glow RD Mutiara Abadi sudah

jelas memiliki banyak manfaat

37 4

7 0 0 0 Keragaman Ukuran Produk

7 Produk Arasta Glow RD Mutiara Abadi sudah memiliki berbagai macam ukuran

23 5

6 5 0 0 8 Ukuran produk Arasta Glow RD Mutiara

47 3 0 0 0

35

Abadi ada yang kecil dan ada yang besar 7 Sumber : Olah data tahun 2022

Berdasarkan data hasil intrepretasi di atas maka dapat diasumsikan bahwa mayoritas responden menjawab setuju, dengan nilai pada indikator pertama 48, responden, 48 responden, 68 responden, 66 responden, 48 responden, 47 responden, 56 responden, 37 responden, 46 responden dan 54 responden dengan perolehan nilai ini, responden memahami bahwa analisis untuk memberikan kualitas produk sangat diperlukan dengan penilaian berdasar pada bagaimana kemudahan penggunaan, daya tahan, kejelasan fungsi dan keragaman ukuran produk pada Arasta Glow RD Mutiara Abadi.

c) Analisis Minat Beli

Menurut Kotler (2012), minat beli atau niat beli adalah suatu dorongan yang timbul pada diri seseorang untuk melakukan pembelian barang dan jasa guna memenuhi kebutuhan. Selain itu, minat beli dapat didefinisikan sebagai niat seseorang untuk membeli merek tertentu yang telah mereka pilih setelah melakukan evaluasi.

Tabel 4.6 Analisis Minat Beli

No Pertanyaan Pilihan Jawaban

SS S KS TS STS

5 4 3 2 1

Ketertarikan 1

Saya tertarik untuk membeli Arasta Glow RD Mutiara Abadi karena tersedia banyak produk

39 40 2 3 0 2 Saya berminat membeli produk melalui

32 49 3 0 0

situs shopee

3

Saya tertarik memakai produk Arasta Glow RD Mutiara Abadi karena produknya berkualitas dan dapat dipercaya

35 47 2 0 0 Keinginan

4 Saya akan lebih berminat membeli di situs shopee dibandingkan tempat lain

19 61 4 0 0 5 Saya ingin terus menggunakan produk

Arasta Glow RD Mutiara Abadi

27 51 5 1 0 6

Saya memakai produk Arasta Glow RD Mutiara Abadi karena memiliki banyak manfaat

29 50 4 0 1 Keyakinan

7 Saya ingin mencoba membeli produk lainnya di situs shopee

30 51 3 0 0 8 Saya percaya produk yang dihasilkan

perusahaan dapat memuaskan

28 56 0 0 0 9 Produk Arasta Glow RD Mutiara Abadi

banyak diminati dikalangan masyarakat 32 51 1 0 0 Sumber : Olah data tahun 2022

Berdasarkan data hasil intrepretasi di atas maka dapat diasumsikan bahwa mayoritas responden menjawab setuju, dengan nilai pada indikator pertama 40 responden, 49 responden, 47 responden, 61 responden, 51 responden, 50 responden, 51 responden, 56 responden dan 51 responden, dengan perolehan nilai ini, responden memahami bahwa analsisis untuk memperoleh minat beli sangat penting bagi keberlangsungan perusahaan, serta jawaban responden memberi gambaran bahwa minat beli akan diperoleh apabila seluruh elemen dalam pekerjaan memiliki relevansi yang baik pada Arasta Glow RD Mutiara Abadi.

37

3. Uji Validitas

Uji validitas digunakan dalam suatu penelitian untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan dalam kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan di ukur oleh kuesioner tersebut. Dalam penelitian ini dikatakan valid apabila rhitung>rtabel , yang mana nilai df= N-2 dan pada penelitian ini N = 84 dan jika mengikuti rumus df=84-2 = 82. Jad nilai r tabel pada penelitian ini untuk df 82 = 0,214. Jika rhitung>rtabel maka pernyataan tersebut dinyatakan valid. Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah data uji validitas :

Tabel 4.7 Hasil Uji Validitas

No Variabel

Item Pernyataan

Validitas

Keterangan 𝐫𝐡𝐢𝐭𝐮𝐧𝐠 𝐫𝐭𝐚𝐛𝐞𝐥

1. Citra Merek

X1.1 X1.2 X1.3 X1.4 X1.5 X1.6

0,615 0,564 0,673 0,619 0,661 0,409

0,214 0,214 0,214 0,214 0,214 0,214

Valid Valid Valid Valid Valid Valid

2. Kualitas Produk

X2.1 X2.2 X2.3 X2.4 X2.5 X2.6 X2.7 X2.8

0,758 0,667 0,735 0,668 0,678 0,745 0,754 0,514

0,214 0,214 0,214 0,214 0,214 0,214 0,214 0,214

Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid

3. Minat Beli

Y.1 Y.2 Y.3 Y.4 Y.5 Y.6 Y.7 Y.8 Y.9

0,561

0,545 0,561 0,591 0,581 0,590 0,564 0,646 0,700

0,214 0,214 0,214 0,214 0,214 0,214 0,214 0,214 0,214

Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid

Sumber : Hasil Olah Data Dari SPSS Versi 26 Tahun 2022

Berdasarkan tabel 4.7 terkait hasil pengujian validitas dengan seluruh indikator pernyataan yang tertuang dalam kuesioner sebagai alat ukur Pengaruh Citra Merek dan Kualitas Produk Terhadap Minat Beli Konsumen Arasta Glow RD Mutiara Abadi diperoleh hasil untuk keseluruhan nilai r_hitung lebih besar dari nilai r_tabel yaitu sebesar 0,296. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa seluruh item pernyataan yang terdapat pada kuesioner dinyatakan valid.

4. Uji Reliabilitas

Uji Reliabilitas dimaksudkan untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variabel. Reliabilitas di ukur dengan uji statistik Cronbach Alpha (a). Suatu variabel dikatakan realibel jika memberikan nilai Cronbach Alpha 0,60.

Menurut Sugiyono (2017 :178) uji reliabilitas merupakan sejauh mana hasil pengukuran menggunakan objek yang sama akan menghasilkan hasil yang sama dan apabila skor total item menyentuh

39

lebih dari angka atau di atas dari 0,6 maka dapat dikatakan reliabel.

Berikut ini penyajian data hasil uji reliabilitas : Tabel 4.8 Hasil Uji reliabilitas

No Variabel

Jumlah Item

Cronbach’s Alpha

Nilai Standar

Keterangan

1. Citra Merek 6 0,633 0,60 Reliabel

2. Kualitas Produk 8 0,839 0,60 Reliabel

3. Minat Beli 9 0,760 0,60 Reliabel

Sumber : Hasil Olah Data SPSS versi 26

Dari tabel diatas, diketahui nilai Alpha Variabel X1 yaitu Citra Merek sebesar 0,633, Variabel X2 Kualitas Produk sebesar 0,839 dan variabel Y yaitu Minat Beli sebesar 0,760, kemudian nilai alpha dibandingkan dengan nilai probabilitas dengan nilai N = 84 dicari pada distribusi nilai probabilitas signifikan 10% diporeh nilai probabilitas sebesar 0,60. Maka dapat disimpulkan Alpha variabel X1 yaitu Citra Merek sebesar 0,633, variabel X2 yaitu Kualitas Produk sebesar 0,839, variabel Y yaitu Minat Beli sebesar 0,760 lebih besar dari nilai probabilitas

= 0,60 yang artinya item-item angket tersebut dapat dikatakan realibel atau terpercaya sebagai alat pengumpulan data dalam penelitian selanjutnya.

5. Analisis liner berganda

Dari hasil analisis SPSS dapat diinterprestasikan dengan mengkaji nilai-nilai yang penting dalam regresi linear yakni koefisien determinasi.

Analisis yang digunakan untuk membuktikan hipotesis yang diajukan

dengan menggunakan model analisis regresi linear berganda yang digunakan untuk menerangkan apakah berpengaruh variabel bebas Citra Merek (X1), Kualitas Produk (X2) terhadap variabel terikat Y yaitu Minat Beli dengan cara menguji kemaknaan dari koefien regresinya.

Tabel 4.9 Hasil Regresi Lineear Berganda Coefficientsa

Model

Standardized

Coefficients T Sig.

Beta

1 (Constant) 7,337 5,067 1,448 0,151

X1 0,971 0,141 0,605 6,887 0,000

X2 0,197 0,096 0,181 2,062 0,042

a.

Dependent Variable: Y

Sumber : Hasil Olah Data Dari SPSS Versi 26

Berdasarkan uji regresi linear berganda pada tabel diatas, maka hasil yang diperoleh dimasukkan kedalam persamaan sebagai berikut :

Y = b0 + b1 X1 + b2 X2 + e Dimana:

Y = Minat Beli X1 = Citra Merek X2 = Kualitas Produk b0 = Konstanta

b1, b2 = Koefisien Regresi e = Error Standar

Sehingga diperoleh persamaan regresi linear berganda adalah sebagai berikut :

Y= 7,337 + 0,971X1+0,197X2

a. Berdasarkan hasil uji presamaan linier di atas maka diperoleh nilai costanta sebesar 7,337, nilai tersebuat memberi gambaran bahwa jika

41

nilai constanta dinaikkan satu satuan, maka akan memberikan dampak positif terhadap Minat Beli sebesar 7,337.

b. Besarnya koefisien regresi b1X1 adalah 0,971, hal ini menunjukkan bahwa dengan meningkatnya variabel X1 maka akan meningkatkan variabel Y sebesar 0,971, dalam artian nilai koefisien regresi untuk variabel independen (Citra Merek) akan berdampak pada Minat Beli sebesar 0,971.

c. Besarnya koefisien regresi b2X2 adalah 0,197, hal ini menunjukkan bahwa dengan meningkatnya variabel X2 maka akan meningkatkan variabel Y sebesar 0,197, dalam artian nilai koefisien regresi untuk variabel independen (Kualitas Produk) akan berdampak pada Minat Beli sebesar 0,197.

6. Pengujian Hipotesis Secara Parsial (Uji t)

Uji t merupakan analisis untuk mengetahui signifikan/keberartian koefisien regresi sekaligus menguji hipotesis yang diajukan. Uji t digunakan untuk menguji signifikan hubungan antara variabel Citra Merek (X1), Kualitas Produk (X2) dan variabel Minat Beli (Y). Hasil uji t dapat dilihat pada tabel beriku ini :

Tabel 4.10 Hasil Uji T

Coefficientsa

Model

Standardized

Coefficients T Sig.

Beta

1 (Constant) 7,337 5,067 1,448 0,151

X1 0,971 0,141 0,605 6,887 0,000

X2 0,197 0,096 0,181 2,062 0,042

a.

Dependent Variable: Y

Sumber : Hasil Olah Data Dari SPSS Versi 26

a. Uji signifikan variabel Citra Merek terhadap Minat Beli diperoleh hasil nilai value = 0,000 lebih kecil dari nilai standar 0,05 sedangkan nilai t tabel = 1,988 dan nilai t hitung sebesar 6,887 dari hasil ini dapat diasumsikan bahwa variabel Citra Merek berpengaruh terhadap Minat Beli pada Arasta Glow RD Mutiara Abadi.

b. Uji signifikan variabel Costumer Value terhadap Kepuasan Nasabah diperoleh hasil dari value = 0,042 lebih kecil dari nilai standar 0,05 sedangkan nilai t tabel = 1,988 dan nilai t hitung sebesar 2,062 dari hasil ini dapat diasumsikan bahwa variabel Kualitas Produk berpengaruh terhadap Minat Beli pada Arasta Glow RD Mutiara Abadi.

7. Koefisien Determinasi (R2)

Koefisien Determinasi (R2) adalah sebuah koefisien yang digunakan untuk melihat seberapa besar variabel independen (Citra Merek dan Kualitas Produk) dapat menjelaskan variabel dependennya (Minat Beli). Adapun hasil pengujian koefisien determinasi dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 4.11 Hasil Koefisien Determinasi (R2) Model Summary

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

1 ,616a 0,380 0,364 2,39514

43

a. Predictors:

(Constant), X2, X1

Sumber : Hasil Olah Data Dari SPSS Versi 26

Berdasarkan tabel di atas diketahui nilai R sebesar 0,616 artinya korelasi antara variabel X terhadap variabel Y sebesar 0,616 ini berarti terjadi hubungan yang erat antara variabel X dan variabel Y karena nilai mendekati angka 1. Sedangkan diketahui bahwa nilai Adjusted R Square sebesar 0,364. Hal ini menunjukkan bahwa secara bersama-sama variabel Citra Merek dan Kualitas Produk memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Minat Beli pada Arasta Glow RD Mutiara Abadi yaitu sebesar 36,4% .

Dokumen terkait