• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Hasil Penelitian

Perusahaan PLTU Bosowa Energi Kabupaten Jeneponto dalam pelaksanaan program CSR nya, untuk membangun masyarakat agar dapat lebih baik dari sebelumnya khususnya dibidang Keagaman dan Pendidikan ini tentu sangat membantu masyarakat sekitar dalam memperbaiki mutu kehidupannya kedepan. Program-program CSR yang telah di buat tentu sebelumnya sudah di lakukan observasi ke masyarakat, melihat lingkungan sekitar apa apa saja yang di butuhkan oleh masyarakat dan apa saja yang menjadi keluh kesah masyarakat sekitar. Setelah melakukan observasi dan merangkum semua keluh kesah dan kebutuhan masyarakat maka dibuatlah program-program yang kiranya dapat membantu masyarakat sekitar dan sekaligus menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan masyarakat sekitar dengan melaksanakan Program CSR PLTU Bosowa Energi Kabupaten Jeneponto yang telah dibuat.

Program CSR yang telah di buat, di harapkan mampu memberikan solusi terhadap masyarakat dalam hal pembangunan manusia yang berkelanjutan. Untuk mengetahui apakah program CSR yang dibuat dapat berdampak pada pembangunan manusia berkelanjutan atau tidak, ada terdapat beberapa indikator diantaranya :

1. Pembangunan Manusia Pada Bidang Keagamaan

Pembangunan manusia pada bidang keagamaan merupakan suatu upaya dalam membangun karakter seseorang untuk dapat meningkatkan kualitas hidup dalam beragama, yang menyangkut dengan keharmonisan kerukunan umat beragama. Maka disini pembangunan manusia dalam bidang keagamaan dapat diukur dari program CSRnya, seberapa besar dampak yang dihasilkan dari program CSR dalam bidang keagamaan terhadap pembangunan manusia pada bidang keagamaan.

Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan peneliti dengan Bapak selaku General Manager, yang menangani masalah Corporate Social Responsibility PLTU Bosowa Energi Kabupaten Jeneponto, mengatakan bahwa :

”Awalnya sebelum dibuat ini program CSR di perusahaan ini khususnya di bidang keagamaan sebagai bentuk tanggung jawabnya ini perusahaan, kita melakukan observasi terlebih dulu di lingkungan masyarakat sekitar, nah tujuan kita melakukan observasi ke masyarakat atau di lingkungan masyarakat sekitar terlebih dahulu, yaitu kita ingin tahu apa-apa saja yang kiranya menjadi keresahan masyarakat sekitar atau apa saja yang sekarang dibutuhkan oleh masyarakat, kemudian ketika kita sudah menemukan problem-problem yang sedang terjadi di masyarakat, sudah menemukan beberapa keresahan dan kebutuhan masyarakat, barulah kita kumpul bersama lagi melakukan rapat untuk membahas program apa saja yang kita buat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar, nah pada saat itu kita melihat di lingkungan masyarakat sekitar, ada beberapa masjid yang sedang melakukan pengajian, mengajar anak-anak mengaji, lalu kami mencoba menghampiri masjid tersebut dan melihat situasinya, kebetulan pada saat itu, saat proses mengaji sedang berlangsung, kami melihat ada beberapa anak anak yang membaca Al-Qur’an, mereka membaca Al-Qur’an berdua dengan satu Al-Qur’an, dan bahkan ada yang tidak pegang Al-Qur’an Malahan. Nah disitu kami mulai berinisiatif untuk memberikan bantuan berupa Al- Qur’an, dan Iqra di beberapa Masjid dilingkungan sekitar, tidak

hanya itu kita pun memberikan bantuan berupa Karpet, Sejadah, Sarung, Mukenah di beberapa masid di lingkungan sekitar, dan juga adapun bantuan yang kita berikan yaitu bantuan dalam renovasi Masjid, dan membangun Masjid di lingkungan sekitar.

Selain dari bentuk bantuan yang kami berikan kepada masyarakat yang kami sebutkan tadi, sebenarnya ada program rutin yang kami laksanakann setiap tahunnya, seperti pada saat bulan puasa, kita biasanya melaksanakan kegiatan buka puasa bersama di area PLTU Bosowa Energi Kabupaten Jeneponto, kita mengundang masyarakat untuk datang di acara buka puasa bersama tujuannya untuk menjalin keakraban dan silaturahmi dapat terbangun juga antara orang orang yang bekerja di PLTU dengan masyarakat sekitar. Terus kegiatan rutin kedua yang merupakan Program CSR di Bidang Keagamaan yang kami laksanakan juga itu adalah, Pembagian Daging Qurban yang kita bagikan ke karyawan atau pekerja di perusahaan PLTU Bosowa Energi dan juga kita bagikan ke masyarakat sekitar”

(Wawancara dengan MM, 25 Agustus 2019)

Berdasarkan hasil wawancara di atas, disimpulkan bahwa Perusahaan PLTU Bosowa Energi Kabupaten Jeneponto dalam merancang dan melaksanakan program CSR, sebelumnya General Manager sebagai penanggung jawab program CSR dan beberapa karyawan atau staf lainnya melakukan observasi ke masyarakat terlebih dahulu untuk mencari tahu apa apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dan apa apa kendala yang terjadi di lingkungan masyarakat sekitar lalu kemudian di buatkanlah program program yang kiranya dapat menyelesaikan masalah masalah yang sedang terjadi di lingkungan masyarakat sekitar setelah melakukan observasi. Contohnya pada bidang keagamaan, ada beberapa permasalahan yang terjadi pada lingkungan masyarakat sekitar contohnya, kurangnya Iqra dan Al-qur’an untuk anak anak gunakan belajar mengaji, kurangnya sejadah, sarung, dan mukenah untuk masyarakat gunakan dalam

beribadah, maka di buatlah program bantuan berupa pembagian Al-qur’an, Iqra, sajadah, sarung dan mukenah, dan juga bantuan renovasi Masjid, dan Pembangunan Masjid. Selain dari bentuk bantuan tadi, ada juga program yang menjadi program rutin tiap tahunnya yang dilaksanakan oleh General Manager bersama para jajarannya yaitu, yang pertama pembagian daging Qurban, dan pembagian sembako, pada saat lebaran idul Adha, kemudian yang kedua, melaksanakan buka puasa bersama dengan masyarakat sekitar, yang dimana tujuannya yaitu untuk menjalin silaturahmi yang lebih baik, dan juga membangun kualitas kehidupan beragama, dan membangun serta meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama.

Wawancara diatas juga didukung dengan hasil wawancara bersama bapak selaku kepala desa Punagaya, yang mengatakan :

“Ya memang setiap tahunnya dari pihak PLTU Bosowa Energi, in sha Allah selalu ada kegiatan yang dia laksanakan, selalu ada bantuan yang dia berikan kepada masyarakat tiap tahunnya, seperti kegitatan buka puasa yang kemarin sempat dia laksanakan, Alhamdulillah banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi didalamnya, artinya apa, masyarakat juga sebagian besar sangat mengapresiasi dengan kegiatan buka puasa bersama ini Karena dengan adanya kegiatan ini, hubungan masyarakat dengan pihak PLTU, para karyawan dan para pekerjanya dapat membangun silaturahmi yang lebih, artinya program yang di rancang oleh pihak PLTU ini sangat bermanfaat untuk menjalin atau membangun hubungan masyarakat dengan orang orang yang berada di perusahaan PLTU tersebut, tidak hanya itu yah, kegiatan lain yang sering mereka laksanakan yaitu, adanya bantuan berupa sembako, kepada masyarakat sekitar, dan pada saat lebaran Haji, mereka juga memberikan bantuan berupa daging Qurban yah, yang di bagikan kepada masyarakat sekitar, kalau tidak salah kemarin itu ada sekitar 20 ekor sapi yang di Qurbankan, untuk mereka bagikan ke masyarakat sekitar. Ohiyaa bentuk bantuan lainnya yang di berikan dari pihak PLTU kepada masyarakat sekitar, yaitu adanya bantuan pembagian Ayat Suci Al-Qur’an kepada anak anak yang mengaji dibeberapa masjid sekitaran PLTU Bosowa Energi, dan ada juga

pembagian karpet sejadah, mukenah dan sarung yang di bagikan dibeberapa masjid sekitar PLTU”

(Wawancara dengan APM, 29 September 2019)

Dari wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa program yang dibuat oleh pihak PLTU Bosowa Energi Kabupaten Jeneponto khususnya diBidang Keagamaan, pada program rutin tiap tahunnya, yaitu buka puasa bersama dan pembagian sembako dan juga daging Qurban sangat diapresiasi oleh masyarakat sekitar, melihat sebagian besar masyarakat dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, karena dengan adanya kegiatan tersebut dapat membangun hubungan masyarakat dengan pihak PLTU dapat terjaling dengan baik. Bantuan yang diberikan kepada masyarakat juga sanngat memberikan dampak positif, semisal dengan adanya bantuan pembaagian Al-Qur’an dan Iqra tentunya memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada anak anak yang belajar mengaji, sehingga setiap anak anak sudah bisa memiliki masing masing pegangan Iqra atau Al-Qur’an untuk mereka baca. Bantuan berupa sembako juga sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, karena dengan adanya pembagian sembako ini masyarakat bisa mendapatkan bekal untuk kedepannya. Lanjut, sejalan dengan wawancara diatas bapak selaku Tokoh Agama di desa Punagaya mengatakan bahwa :

“Sebelumnya kami sangat berterima kasih yah pada pihak PLTU yang mengurusi masalah kegiatan ini yang sering mereka laksanakan di desa Punagaya, dengan di laksanakannya acara buka puasa yang di laksanakan setiap bulan ramadhan dan juga pembagian daging Qurban yang sering di laksanakan juga saat Idul Adha, itu sangat membantu masyarakat sekitar, terutama mungkin bagi masyarakat yang kurang mampu, yang mungkin setiap buka

puasa, mohon maaf yah, mungkin hanya makan nasi dan mie atau nasi dan sayur, itu mereka bisa merasakan makan daging ayam, daging sapi, ikan di acara buka puasa yang di laksanakan PLTU tiap tahunnya, iyaa cuman terkadang waktu pelaksanaannya tidak menentu, kadang dalam setahun di bulan puasa itu, mereka melaksanakan acara buka puasa 5 kali kalau tidak salah, kadang juga di atas 5 kali, dan kemarin kalau tidak salah acara buka puasa yang di laksanakan tidak sampai 5 kali, jadi mungkin cuman waktu pelaksanaannya saja yang tidak menentu yah. Kemudian ada juga pembagian sejadah, sarung dan mukenah yang di bagikan di beberapa masjid, ohiyaa sama ada juga pembagian Al-Quran dan Iqra yang di bagikan ke anak anak yg belajar mengaji di masjid, kebetulan ada teman saya yang mengajar di salah satu masjid di punagaya memberi tahu saya tentang bantuan dari pihak PLTU yaitu Al-Qur’an dan Iqra, saya sangat mengapresiasi hal tersebut, karena bantuan ini sangat bermanfaat utamanya bagi anak anak yang sedang belajar mengaji, itu sangat bermanfaat untuk membangun anak anak jadi lebih baik”

(Wawancara dengan SL, 04 Oktober 2019)

Berdasarkan wawancara diatas dapat diketahui bahwa program rutin yang sering dilaksanakan oleh pihak PLTU sangat memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun dari pihak PLTU, karena dengan adanya program dari Bidang Keagamaan tersebut, hubungan masyarakat dengan pihak PLTU bisa terjalin dengan baik dan juga pihak PLTU juga dapat menjalankan Tanggung Jawab Sosial Perusahaannya kepada masyarakat sekitar, dalam membangun manusia agar dapat lebih baik dari sebelumnya, masyarakat dapat merasakan hidup yang lebih baik dari sebelumnya, karena dengan adanya program CSR PLTU Bosowa Energi dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, seperti pembagian sembako, dan juga pembagian alat beribadah. Akan tetapi pada kegiatan buka puasa bersama, waktu pelaksanaannya tidak menentu jadi sebagian masyarakat tidak mengetahui kegiatan buka puasa bersama yang

dilaksanakan ini. Pernyataan serupa juga di kemukakan oleh bapak Tokoh Agama lainnya, yang mengatakan bahwa :

”iyee sering dilaksankan didesa punagaya ini, kegiatan buka puasa bersama, kebetulan waktu itu kalau tidak salah semua tokoh agama dan tokoh masyarakat diundang langsung oleh pihak PLTU, kemudian kami yang langsung menyampaikan kemasyarakat kalau akan ada acara buka puasa yang di laksanakan pihak PLTU, jadi kita biasannya menginformasikannnya di masjid masjid, terkhusus pada sholat Jum’at, karena disitu kita bisa manfaatkan supaya banyak masyarakat yang mendapatkan informasi ini, begitu juga dengan pembagian sembako yang sering di laksanakan sama pihak PLTU, kalau tidak salah pihak PLTU juga memberikan bantuan lain seperti pembagian Al-Qur’an dan Sejadah untuk di bagikan di tiap tiap masjid sekitaran PLTU, tepatnya di desa punagaya, ohiyaa salah satu kegiatan yang di buat perusahaan PLTU yang sangat kami apresiasi itu adalah dari pihak PLTU juga membangun masjid didekat perusahaan PLTU”

(Wawancara dengan BD, 04 Oktober 2019)

Dari hasil wawancara diatas dapat diketahui bahwa, dalam pelaksanaan program CSR PLTU Bosowa Energi Kabupaten Jeneponto khususnya pada Program CSR pada Bidang Keagamaan, pihak PLTU yang bertanggung jawab diProgram CSR ini dalam melaksanakan programnya, mereka berkomunikasi langsung dengan beberapa tokoh agama didesa punagaya, meminta bantuan agar dapat membantu menyampaikan pelaksanaan program CSR yang akan dilaksanakan, contohnya kegiatan buka puasa dan pembagian sembako, jadi informasinya kebanyakan disampaikan melalui masjid, khususnya pada Sholat Jum’at.

Berdasarkan pengamatan penulis, dapat disimpulkan bahwa dalam pelaksanaan Program CSR PLTU Bosowa Energi Kabupaten Jeneponto,

General Manager selaku penanggung jawab program CSR beserta jajarannya, melakukan observasi terlebih dahulu ke masyarakat sekitar untuk melihat apa apa saja yang menjadi permasalahan dilingkungan sekitar. Kemudian ketika observasi dilakukan dan menemukan titik permasalahan, barulah kemudian dibuatkan program yang kiranya dapat memecahkan permasalahan yang terjadi dilingkungan sekitar, seperti pada Bidang Keagamaan, dibuatlah program Buka Puasa Bersama yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan atau bulan Puasa, yang kurang lebih 4 atau 5 kali di laksanakan dalam sekali bulan Ramadhan, ini merupakan Program rutin yang sering dilaksanakan tiap tahunnya diBidang Keagaamaan, kemudian adapun kegiatan yang sering dilakukan oleh pihak PLTU Bosowa Energi Kabupaten Jeneponto ialah pembagian sembako yang sering dilaksanakan pada lebaran Idul Adha, yaitu pembagian daging Qurban untuk masyarakat sekitar, pembagian lainnya juga berupa pembagian karpet, sejadah, mukenah, sarung dan ayat suci Al-Qur’an dibeberapa masjid sekitaran PLTU Bosowa Energi Kabupaten Jeneponto.

Dan juga pembangunan Masjid disekitar PLTU Bosowa Energi Kabupaten Jeneponto tepatnya di desa Punagaya. Akan tetapi program pada bidang keagamaan khususnya pada program buka puasa bersama ini, jadwalnya tidak menentu, tidak ditentukan jadwal kegiatannya berapa kali dalam sekali bulan ramadhan. Jadi masyarakat masih kurang mengetahui kapan saja kegiatan buka puasa bersama ini dilaksanakan.

2. Pembangunan Manusia Pada Bidang Pendidikan

Pembangunan manusia pada bidang pendidikan merupakan suatu bentuk upaya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam menggapai suatu pendidikan dan juga menambah wawasan. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam melihat program pembangunan pada bidang pendidikan yaitu salah satunya, pentingnya sebuah pendidikan dan wawasan dalam meningkatkan kualitas hidup manusia untuk lebih baik kedepannya. Sebagaimana hasil wawancara penulis dengan Bapak General Manager selaku penanggung jawab program CSR PLTU Bosowa Energi Kabupaten Jeneponto yang menyatakan bahwa :

“iya seperti tadi yang kami jelaskan bahwa setiap program yang kami buat tentunya tak lepas dari hasil observasi kami, begitupun dengan program CSR yang kami buat pada Bidang Pendidikan ini, melihat bahwa adanya sekolah di Kabupaten Jeneponto khususnya beberapa SMK SMK yang ada di Kabupaten Jeneponto ini yang jurusannya hampir sejalan dengan apa yang kami laksanakan di perusahaan ini, contohnya pada siswa siswi SMK yang yang jurusannya sejalan dengan yang ada di perusahaan kami seperti, Kelistrikan, Pertanian, dan juga Komputer, jadi kita berikan kesempatan belajar kepada siswa siswi yang ingin melakukan magang di perusahaan kami, jadi system belajarnya di sini lebih ke arah lapangan, siswa siswa langsung kita bawa ke lapangan terjun langsung untuk mengimplementasikan pelajaran yang sudah di pelajari di sekolahnya, baik dari kelistrikan, komputer dan pertanian, setiap kegiatan yang dilaksanakan tidak lepas dari bimbingan dari kami semua selaku penanggung jawab. Jadi proses magang mereka disini tiap harinya itu ada sekitar 8 jam dalam sehari. Bukan hanya pelajar siswa siswa di sekolah yang kami berikan kesempatan belajar juga, tapi kita berikan juga kepada masyarakat sekitar untuk menggali pendidikan dan menambah wawasan di perusahaan ini, contohnya di bidang pertanian, melihat bahwa banyaknya petani di desa punagaya ini, maka kami memberikan sosialisai terhadap masyarakat mengenai bercocok tanam yang baik, tak cuman sosialisasi yang kami berikan kepada masyarakat, kami juga memberikan kesempatan untuk mengimplementasikannya langsung di lapangan, karena kami

sudah menyediakan lahan bertani, untuk dijadikan tempat belajar bagi siswa siswi dan juga masyarakat sekitar. Selain dari pada program memberikan kesempatan belajar, ada juga program yang biasa kami lakukan juga, yaitu pembagian alat belajar dan juga alat sekolah, untuk anak anak yang kurang mampu di sekitaran PLTU Bososwa Energi ini, jadi jadi biasanya kami berikan bantuan berupa buku, alat tulis, tas dan juga seragam sekolah kepada anak anak yang sedang menuntut ilmu, tapi disini kita khususkan pada anak SD dan SMP”

(Wawancara dengan MM, 25 Agustus 2019)

Berdasarkan hasil wawancara di atas diketahui bahwa Program CSR di Perusahaan PLTU Bosowa Energi Kabupaten Jeneponto pada Bidang Pendidikan ini , sama halnya dengan Program CSR pada Bidang Keagamaan yang di bahas di atas, sebelum program di buat, pihak PLTU melakukan observasi terlebih dahulu untuk mengetahui apa yang dapat berguna dan bermanfaat bagi lingkungan masyarakat sekitar. Pada program CSR di bidang pendidikan ini masyarakat di berikan peluang untuk dapat menuntut ilmu atau menambah wawasan di perusahaaan PLTU ini, contohnya masayarakat sekitar PLTU Bososwa Energi Kabupaten Jeneponto di berikan kesempatan belajar dalam bentuk sosialisasi dan pengimplementasian, sosialisasi yang biasa diberikan adalah cara bertani yang baik dan benar, mengapa ini yang di angkat karena kebanyakan masyarakat disekitaran PLTU Bososwa Energi Kabupaten Jeneponto itu hampir sebagian besar mereka adalah petani, jadi disini masyarakat dapat diberdayakan melalui kegiatan ini, didalam perusahaan PLTU ada lahan yang sengaja dibuat untuk di jadikan wadah untuk masyarakat belajar atau mempelajari cara bertani yang baik. Tak

hanya masyarakat sekitar saja yang di berikan kesempatan belajar di perusahaan PLTU Bosowa Energi kabupaten Jeneponto, para pelajar khususnya anak SMK yang berada di Kabupaten Jeneponto, sebagiannya di berikan kesempatan belajar di perusahaan PLTU, contohnya pada SMK 4 Jeneponto, ada beberapa jurusan yang dimana jurusan tersebut dapat belajar di Perusahaan PLTU Bosowa Energi Kabupaten Jeneponto, seperti pada jurusan Pertanian, Kelistrikan dan juga Komputer, para pelajar di beri kesemapatan belajar dalam bentuk magang, disana anak anak di bina dan di bimbing sesuai dengan jurusannya masing masing, jadi disana anak anak sekolah yang belajar disana lebih mengarah pada mengimplementasikan pelajaran yang telah dipelajari di sekolahnya.

Selain dari program memberikan kesempatan belajar bagi masyarakat sekitar dan para pelajar di beberapa SMK, pihak PLTU Bosowa Energi juga memberikan bantuan kepada anak sekolah khususnya SD dan SMP yaitu pembagian Tas sekolah, Seragam Sekolah, dan juga Alat tulis.

Terdapat pernyataan serupa dari bapak Kepala Desa Punagaya yang menyatakan bahwa :

“Salah satu program CSR dari perusahaan PLTU Bosowa Energi Kabupaten Jeneponto yang sangat saya apresiasi juga ialah bentuk bantuan yang diberikan pada masyarakat dalam membantu meningkatkan pendidikan anak anak di sekolah khususnya pada anak sekolah SD sampai SMP, ada beberapa sekolah yang sempat diberi bantuan, kalau tidak salah sekolah yang diberi bantuan berupa seragam, alat tulis, dan tas sekolah yaitu, SMP SATAP 7, SMP SATAP 8, dan untuk SD salah satunya SDN Biringkassi, SDN 57 Balangtoddo, dan SDN 186 Punagaya, rata-rata siswa yang di berikan bantuan itu mereka yang kurang mampu, baik kemampuan dalam membeli seragamm, ataupun alat tulis, jadi pihak PLTU meminta bantuan kesaya selaku Kepala Desa untuk

mencari tau siswa siswa yang kiranya wajib untuk mendapatkan bantuan, kemudian saya arahkan para tokoh masyarakat untuk terjun langsung kemasyarakat untuk melakukan observasi agar dapat melihat langsung siswa mana saja yang pantas untuk diberikan bantuan. Ohiyaa ada juga salah satu bentuk kegiatan yang sering di lakukan oleh pihak PLTU, yang dimana melibatkan masyarakat dan anak sekolah SMK, masyarakat di beri kesempatan untuk belajar bertani melalui sosialisasi yang sering di laksanakan, dan bukan hanya sosialisasi dalam bentuk lisan yang diberikan, tapi masyarakat juga dapat langsung mengimplementasikan hasil sosialisasi yang di berikan, karena kebetulan didalam perusahaan PLTU memang disediakan lahan untuk belajar bertani bagi masyarakat dan juga untuk siswa siswa tentunya, karena pelajar SMK juga di berikan kesemapatan belajar di perusahaan PLTU, karena ada beberapa jurusan yang memang di sekolah khususnya SMK yang jurusannya dapat mengimplementasikan ilmunya di perusahaan PLTU, maka dari dari itu para pelajar biasanya di beri kesempatan belajar yang biasa di sebut Magang atau PKL. Salah satu jurusannya itu, ada dari jurusan pertanian, kelistrikan, dan juga komputer”

(Wawancara dengan APM, 29 September 2019)

Dari hasil wawancara diatas dapat diketahui bahwa dalam pelaksanaan Program CSR di Bidang Pendidikan, pihak PLTU ingin turut membantu dalam meningkatkan pendidikan anak anak khususnya pada tingkat SD dan SMP, dengan upaya memberikan bantuan berupa seragam sekolah, alat tulis, dan juga tas. Siswa-siswi yang mendapatkan bantuan adalah siswa-siswi yang memang kurang mampu, dan membutuhkan bantuan. Selain dari bentuk bantuan pembagian seragam, alat tulis dan tas, pelajar SMK juga diberi kesemapatan belajar di perusahaan PLTU Bosowa Energi Kabupaten Jeneponto, sekolah yang sering melakukan pembelajaran di perusahaan PLTU adalah SMK 4 Jeneponto, ada beberapa jurusan yang diajarkan yang kiranya dapat diimplementasikan di perusahaan PLTU yaitu jurusan Pertanian, Kelistrikan, dan juga

Dokumen terkait