BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
4. Visi dan Misi a. Visi
“Terwujudnya insan Polri yang, bermoral, bersih, terpercaya dan profesional dalam menegakkan hukum dan sebagai pelindung pengayom pelayanan masyarakat yang dapat memberikan rasa aman, tentram dan terpercaya”
b. Misi
a. Memberikan perlindungan, mengayomi, dan pelayanan dengan cepat, tanggap/ responsif dan tidak deskriminatif sehingga masyarakat bebas dari segala bentuk gangguan fisik dan psikis.
b. Memberikan keamanan serta ketertiban masyarakat dengan tetap memperhatikan norma-norma dan nilai-nilai yang ada dalam bingkai integritas wilayah hukum.
c. Menegakkan hukum secara profesional, objektif, proposional, transparan dan akuntabel untuk menjamin kepastian hukum dan rasa keadilan.
d. Mengelolah secara profesional, transparan, akuntabel dan modern seluruh sumber daya Polri guna mendukung operasional tugas”
e. Meningkatkan kesadaran hukum dan kesadaran berbangsa dari masyarakat yang ber bhineka tunggal ika.
berdasarkan kebutuhan yang ada pada masyarakat, yang biasa disebut dengan aparatur sipil negara. Peningkatan kinerja pegawai merupakan usaha yang dilakukan dalam memperbaiki pelaksanaan kinerja pegawai pada saat ini maupun yang akan datang agar pelaksanaan tujuan organisasi lebih efisien.
Dalam artian peningkatan kinerja pegawai merupakan kegiatan yang tujuannya mengubah perilaku sikap tersendiri dari pengetahuan kecakapan.
Dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang kepolisian menyebutkan bahwa kepolisian memiliki fungsi sebagai salah satu fungsi pemerintah Negara di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegak hukum, perlindungan, pengayom dan pelayanan kepada masyarakat. Dari Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tersebut telah dijelaskan bahwa kepolisian memiliki fungsi untuk melayani masyarakat selain fungsi-fungsi lainnya, oleh karena itu Polisi mulai berbenah untuk meningkatkan pelayanan publik yang sudah ada pada saat ini dengan dengan cara menciptakan kinerja pegawai yang tinggi. Pelayanan pada Kepolisian di Polsek Galesong disebut dengan Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) sesuai dengan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia No 23 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja pada tingkat Kepolisian Sektor, dalam pasal 10 ayat a (2) SPKT bertugas :
1. Memberikan pelayanan kepolisian secara terpadu kepada masyarakat dalam bentuk penerimaan dan penanganan laporan atau pengaduan, pemberian bantuan atau pertolongan dan pelayanan surat keterangan; dan
2. Menyajikan informasi yang berkaitan dengan kepentingan tugas kepolisian guna dapat diakses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan.
Sentral pelayanan Kepolisian terpadu (SPKT) bertugas memberikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat dalam bentuk penerimaan dan penanganan pertama laporan/pengaduan, pelayanan bantuan/pertolongan kepolisian. SPKT dapat melayani berupa: laporan polisi (LP), surat tanda terima laporan polisi (STTPLP), surat pemberitahuan perkembangan hasil penelitian (SP2HP), surat tanda lapor keterangan (SKTLK), surat keterangan catatan kepolisian (SKCK), surat izin keramaian, surat izin mengemudi dan lain sebagainya. Dalam hal ini untuk mengukur strategi peningkatan kinerja Kepolisian dalam pelayanan administrasi ada lima indikator menurut Ilyas yaitu:
1. Meningkatkan motivasi kerja
Meningkatkan motivasi kerja pegawai bertujuan untuk mendorong semangat kerja anggota Polri agar dapat bekerja dengan memberikan semua kemampuan serta keterampilan demi terwujudnya suatu organisasi. Banyak yang bisa dilakukan dalam meningkatkan motivasi kerja kepolisian seperti dengan memberikan apresiasi hasil kerja Polri, memberikan motivasi kerja melalui insipirasi dan memberikan penghargaan atau reward bagi anggota kepolisian yang berprestasi. Motivasi sangat penting dalam meningkatkan kinerja kepolisian karena dengan motivasi diharapkan setiap anggota mau bekerja keras dan antusias dalam mencapai produktivitas yang tinggi karena
semakin tinggi motivasi anggota untuk melaksanakan suatu pekerjaan, maka makin tinggi pula produktivitasnya. Motivasi itu sendiri merupakan kesiapan khusus seseorang dalam melaksanakan maupun meneruskan serangkaian aktivitas yang ditujukan dalam mencapai suatu sasaran yang telah ditetapkan.
Oleh karena itu meningkatkan motivasi kerja Polri sangat di butuhkan untuk mendorong semangat kerja Polri dalam memberikan pelayanan administrasi.
Berdasarkan kesempatan wawancara dengan Kapolsek Galesong terkait dengan meningkatkan motivasi kerja:
“Saya tidak memiliki cara tertentu dalam meningkatkan motivasi kerja anggota saya, saya hanya memberikan contoh pelaksanaan tugas untuk selalu menanamkan kedisiplinan dalam bekerja karena sebagai anggota Polri itu seharusnya sudah melekat dalam diri kami dan saya sebagai Kapolsek selalu mengapresiasi hasil kerja anggota saya dan memelihara interaksi sosial dengan baik” (Wawancara penelitian dengan MA pada tanggal 5 juli 2021)
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan peneliti maka dapat disimpulkan bahwa dalam meningkatkan motivasi anggota Polri Kapolsek Galesong tidak memiliki cara tertentu dalam meningkatkan motivasi kerja anggotanya, Kapolsek memberikan motivasi dengan cara memberikan contoh pelaksanaan tugas dan selalu menanamkan kedisiplinan dalam bekerja, peningkatan motivasi juga dilakukan Kapolsek dengan mengapresiasi hasil kerja anggotanya dan menjaga hubungan baik.
Berdasarkan kesempatan wawancara dengan kasium di Polsek Galesong terkait meningkatkan motivasi kerja:
“Untuk meningkatkan motivasi kerja, saya selalu berusaha berpikiran positif, membangun rasa percaya diri dan menghargai hasil kerja saya, dan untuk memotivasi anggota Polri lainnya tidak repot karena mereka
sudah tahu tupoksi masing masing sehingga dalam bekerja mereka berusaha memotivasi dirinya untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat” (Wawancara penelitian dengan S pada tanggal 5 juli 2021)
Berdasarkan hasil wawancara dengan informan diatas dapat disimpulkan bahwa peningkatan motivasi kerja anggota Polri dilakukan dengan berpikir secara positif selalu menghargai hasil kerja yang telah dilakukan dan peningkatan motivasi kerja Polri akan mudah jika mereka tahu akan tupoksi masing masing.
Salah seorang anggota Polri di Polsek Galesong menambahkan:
“Meningkatkan motivasi kerja dengan cara memberikan contoh dan saurituladan kepada kami dan anggota lainnya dengan menggerakkan dari belakang akan mempermudah kami dalam pelaksaan tugas serta dengan memberikan inovasi inovasi pekerjaan apa yang bisa lebih cepat berhasil dilaksanakan sesuai dengan tujuan pokok Polri”
(Wawancara penelitian dengan NA pada tanggal 5 juli 2021)
Berdasarkan hasil wawancara dengan informan diatas dapat disimpulkan bahwa meningkatkan motivasi kerja Polri dengan memberikan contoh dan saritauladan serta memberikan dukungan dari belakang akan mempermudah Polri dalam menjalankan tugas. Serta pemberian inovasi inovasi dalam bekerja akan mempermudah pekerjaan yang dilakukan oleh Polri.
Berdasarkan kesempatan wawancara dengan informan masyarakat terkait dengan motivasi Polri dalam melaksanakan tugasnya sebagai pelayanan publik.
“Selama ini Polri selalu bersemangat melaksanakan tugasnya karena tujuan utama Polri dari segi tugas dan kewajibannya memberikan pelayanan publik untuk masyarakat dalam mengayomi masyarakat
sehingga kita sebagai masyarakat merasa nyaman dan aman bersama Polri” (wawancara penelitian dengan J pada tanggal 27 juli 2021) Berdasarkan hasil wawancara dengan informan diatas dapat disimpulkan bahwa Polri selalu semangat dalam melaksanakan tugasnya karena tujuan utama Polri dari segi tugas dan kewajiban adalah memberikan pelayanan publik untuk masyarakat sehingga masyarakat menjadi aman bersama Polri.
Masyarakat lainnya juga menambahkan:
“Menurut saya sendiri Polri sudah semangat dalam melaksanakan tugasnya kita bisa lihat dari pelayanan yang diberikan sudah bagus, pengalaman saya sendiri sewaktu mengurus surat keterangan hilang Polri sangat cepat memberikan pelayanan sehingga harapan saya Polri dapat lebih baik dalam melaksanakan tugasnya” (wawancara penelitian dengan M pada tanggal 27 juli 2021)
Berdasarkan hasil wawancara dengan informan diatas dapat disimpulkan bahwa Polri sudah semangat dalam melaksanakan tugasnya sebagai pelayanan administrasi bisa dilihat dari cara kepolisian memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik.
Berdasarkan hasil wawancara dengan informan-informan diatas terkait dengan dimensi meningkatkan motivasi kerja dapat disimpulkan bahwa upaya peningkatan motivasi kerja melalui insipirasi dan memberikan penghargaan atau reward bagi anggota kepolisian yang berprestasi serta meningkatkan kinerja anggota kepolisian dengan memberikan arahan dan memberikan contoh pelaksanaan tugas akan mendorong semangat kerja bagi semua anggota Polri yang ada di Polsek Galesong. Kemudian dengan pemberian
inovasi-inovasi dalam bekerja bagi anggota kepolisian akan mempermudah kepolisian dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat.
2. Meningkatkan kesejahteraan pegawai
Kesejahteraan pegawai dengan tunjangan dan gaji yang tinggi sangat efektif dalam meningkatkan kinerja pegawai termasuk kepolisian, banyak instansi menjadikan tunjangan dan gaji sebagai alat dalam memotivasi pegawai agar lebih giat dalam Bekerja. Kesejahteraan dilaksanakan tidak semata mata untuk kesejahteraan pegawai namun juga demi meningkatkan prestasi Polri dan kinerja anggota Polri. Dengan program kesejahteraan bagi pegawai akan memberikan ketenangan dalam bekerja sehingga memiliki semangat dan gairah dalam melaksanakan tugas tugas yang dibebankan kepadanya.
Berdasarkan kesempatan wawancara dengan Kapolsek Galesong terkait dengan kesejahteraan pegawai:
“Pada dasarnya semua tujuan anggota Polri dan semua ASN itu sama mengingingkan kesejahteraan, namanya kesejahteraan itu penting dengan peningkatan kesejahteraan tentunya akan meningkatkan kinerja Polri sehingga Polri dapat bekerja dengan baik, namun Polri tidak bisa bergantung dengan kesejahteraan, karena tanpa adanya kesejahteraan Polri harus tetap bekerja dengan baik karena sudah menjadi tugas yang harus dijalankan mengingat kita sebagai anggota Polri yang memiliki kontrak dengan negara” (Wawancara penelitian dengan MA pada tanggal 5 juli 2021)
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan peneliti maka dapat disimpulkan bahwa kesejahteraan bagi Polri sangat penting dalam meningkatkan kinerja anggota kepolisian di Polsek Galesong, kesejahteraan
dapat meningkatkan kinerja anggota kepolisian sehingga Polri dapat menjalankan tugasnya sebagai pelayan kepada masyarakat dengan baik.
Namun sebagai anggota kepolisian tanpa adanya kesejahteraan anggota harus tetap bekerja dengan baik mengingat kepolisian sebagai ASN yang memiliki tugas sebagai pemberi pelayanan kepada masyarakat.
Berdasarkan kesempatan wawancara dengan kasium terkait dengan kesejahteraan pegawai:
“Dengan meningkatkan kesejahteraan dengan tunjangan maupun gaji tentu saja memberikan dan meningkatkan kinerja kami karena dengan kesejahteraan itu bisa menambah atau sebagai input dalam memotivasi kinerja kita dalam melaksanakan tugas” (Wawancara penelitian dengan S pada tanggal 5 juli 2021)
Berdasarkan hasil wawancara dengan informan diatas dapat disimpulkan bahwa dengan pemberian tunjangan dan gaji akan meningkatkan kinerja anggota kepolisian di Polsek Galesong. Kesejahteraan dijadikan sebagai imput dalam memotivasi kinerja anggota dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Pendapat anggota Polri lainnya menambahkan:
“Kesejahteraan akan membuat kami tenang karena dengan adanya kesejahteraan kebutuhan kami akan terpenuhi, kesejahteraan juga tentu akan berdampak pada kinerja kami karena dengan kesejahteraan akan memberikan motivasi saat bekerja” (Wawancara penelitian dengan NA pada tanggal 5 juli 2021)
Berdasarkan hasil wawancara dengan informan diatas dapat disimpulkan bahwa Kesejahteraan sangat berdampak pada kinerja anggota kepolisian di Polsek Galesong, dengan kesejahteraan kebutuhan anggota
kepolisian akan terpenuhi sehingga memberikan motivasi kerja pada anggota di Polsek Galesong.
Berdasarkan hasil wawancara dengan informan-informan diatas terkait dengan dimensi meningkatkan kesejahteraan pegawai dapat disimpulkan bahwa upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja kepolisian dengan kesejahteraan pegawai sangat berdampak pada kinerja Polri di Polsek Galesong, kesejahteraan dengan gaji maupun tunjangan seperti tunjangan keluarga yang terdiri dari tunjangan istri, suami dan anak, tunjangan jabatan, tunjangan lauk pauk dan tunjangan beras akan memberikan semangat kerja dan memotivasi anggota Polri yang ada di Polsek Galesong sehingga dapat dikatakan bahwa dengan upaya meningkatkan kinerja dengan kesejahteraan sangat mendukung dalam memotivasi Polri agar lebih semangat dan meningkatkan kinerjanya dalam memberikan pelayanan administrasi.
3. Menciptakan iklim organisasi yang harmonis
Iklim organisasi yang harmonis dalam bekerja sangat dibutuhkan karena iklim organisasi menunjukkan cara hidup suatu organisasi serta berdampak yang sangat besar terhadap perilaku, motivasi dan kepuasan kerja anggota Polri sehingga dengan iklim organisasi yang harmonis anggota Polri akan meningkat serta merasa nyaman. Dalam menciptakan iklim organisasi, dibutuhkan hubungan sosial yang harmonis antara pimpinan dan anggota dan sesama anggota. Hubungan sosial ini berupa komunikasi, kerja sama antara anggota, dan dukungan dari anggota.
Berdasarkan kesempatan wawancara dengan Kapolsek Galesong terkait dengan iklim organisasi yang harmonis:
“Menciptakan Iklim organisasi yang harmonis, jadi sebagai Kapolsek di Polsek Galesong sistem kerja harmonis di organisasi itu memang perlu, jadi saya dengan anggota saya itu saling terbuka, saling mensupport, saling bertukar pikiran bila mana menemui kendala kendala dalam pelaksanaan tugas dan bekerja dengan sistem kekeluargaan yang erat” (Wawancara penelitian dengan MA pada tanggal 5 juli 2021)
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan peneliti maka dapat disimpulkan bahwa Kapolsek Galesong dalam menciptakan iklim organisasi yang harmonis dilakukan dengan cara menjaga hubungan baik dengan saling terbuka, saling mendukung dan bertukar pikiran serta bekerja dengan sistem kekeluargaan yang erat.
Berdasarkan kesempatan wawancara dengan kasium terkait menciptakan iklim organisasi yang harmonis:
“Kami menciptakan iklim organisasi yang harmonis dengan cara menjaga hubungan kami dengan anggota Polri lainnya menjadikan iklim kerja seperti kekeluargaan dan kami berusaha menciptakan lingkungan kerja yang memberikan rasa nyaman dan saling terbuka antar anggota” (Wawancara penelitian dengan S pada tanggal 5 juli 2021)
Berdasarkan hasil wawancara dengan informan diatas dapat disimpulkan bahwa dengan tetap menjaga hubungan baik dengan anggota Polri di Polsek Galesong serta menciptakan ilkim kerja seperti kekeluargaan yang erat akan memberikan rasa nyaman dan terbuka bagi anggota Polri dalam bekerja.
Anggota Polri lainnya menambahkan:
“Tidak sulit menciptakan iklim organisai yang harmonis di Polsek Galesong kami saling terbuka dengan anggota lain dan menghormati satu sama lain sehingga kami bekerja dengan nyaman” (Wawancara penelitian dengan NA pada tanggal 5 juli 2021)
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan informan diatas dapat disimpulkan bahwa Polri dalam menciptakan iklim organisasi yang harmonis di Polsek Galesong itu dengan cara saling terbuka dengan sesama anggota dan saling menghormati dengan anggota lainnya sehingga Polri dapat bekerja dengan baik.
Berdasarkan hasil wawancara dengan informan-informan diatas terkait dengan dimensi menciptakan iklim organisasi yang harmonis dapat disimpulkan bahwa Polsek Galesong menciptakan iklim organisasi yang harmonis dengan tetap menjaga hubungan baik dengan anggota lainnya, saling menghargai dan bertukar pikiran bila menumui hambatan-hambatan dalam pelaksanaan tugas serta menjadikan lingkungan kerja dengan sistem kekeluargaan yang erat. Sikap Polri yang saling terbuka dengan saling bertukar pikiran jika menemui hambatan hambatan dalam pelaksanaan tugas dan saling menghargai dengan menjaga sopan santun seperti kepatuhan, ketaatan berbangsa dan bernegara sehingga menjadikan lingkungan organisasi Polsek galesong menjadi harmonis sehingga hal ini akan membuat Polri menjadi nyaman dalam bekerja.
4. Kepemimpinan
Pimpinan Polsek Galesong sudah mendukung kegiatan peningkatan kinerja anggota Polri salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Polsek Galesong adalah apel pagi, rapat koordinasi dan peningkatan kinerja lainnya. Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Galesong terkait dengan kepemimpinan:
“Saya sudah memberikan perhatian terhadap anggota saya dengan meningkatkan kinerjanya, saya sebagai pimpinan selalu meningkatkan anggota saya dengan apel pagi, rapat koordinasi dan peningkatan kinerja lainnya. Apel pagi yang kami lakukan hampir setiap hari dan juga sebagai kegiatan cek anggota yang hadir saat itu” (Wawancara penelitian dengan MA pada tanggal 5 juli 2021)
Beradasarkan hasil wawancara yang dilakukan peneliti maka dapat disimpulkan bahwa peningkatan kinerja dilakukan Polsek Galesong dengan melakukan kegiatan apel pagi yang hampir setiap pagi dilakukan dan rapat koordinasi. Kegiatan Apel dilakukan sebagai kegiatan untuk mengcek anggota Polri yang hadir dan bertugas pada hari itu.
Berdasarkan kesempatan wawancara dengan kasium di Polsek Galesong terkait kepemimpinan:
“Kapolsek sangat mendukung peningkatan kinerja anggota Polri di Polsek Galesong ini, biasanya kami diberikan arahan pada seluruh anggota dari semua fungsi yang ada. Kapolsek selalu berpesan agar kami selalu meningkatkan kinerja kami dalam menjalankan tugas kami” (Wawancara penelitian dengan S pada tanggal 5 juli 2021) Berdasarkan hasil wawancara dengan informan diatas dapat disimpulkan bahwa pimpinan yaitu Kapolsek Galesong sangat mendukung peningkatan kinerja Polri di Polsek Galesong peningkatan dilakukan Kapolsek
dengan memberikan arahan pada semua anggota Polri serta selalu berpesan agar anggota Polri meningkatkan kinerjanya dalam menjalankan tugas.
Anggota Polri lainnya di Polsek Galesong menambahkan:
“Kepemimpinan yang ada di Polsek Galesong sudah menghampiri efektif, pimpinan selalu memberikan arahan maupun dorongan untuk selalu bekerja dengan baik serta selalu menanyakan anggota kita dari jaringan bawah sampai tingkat pimpinan apa apa yang menjadi kendala yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas di kantor maupun dilapangan” (Wawancara penelitian dengan NA pada tanggal 5 juli 2021)
Berdasarkan hasil wawancara dengan informan diatas dapat disimpulkan bahwa pimpinan di Polsek Galesong memberikan arahan dan dorongan agar anggota Polri di Polsek Galesong bekerja dengan baik dan selalu menanyakan apa saja kendala yang ditemui dalam melaksanakan tugas anggotanya baik di kantor maupun lapangan.
Kepemimpinan yang efektif dapat kita lihat dari cara kerja Polri dalam memberikan pelayanan Administrasi. Berdasarkan hasil wawancara dengan informan masyarakat terkait dengan kinerja Polri dalam pelayanan Administrasi di Kepolisian Sektor Galesong Kabupaten Takalar.
“Pelayanan di Polsek Galesong itu sudah baik, selalu mengutamakan pelayanan prima bagi masyarakat serta selalu memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga keamanan dan jangan mudah terprovokasi oleh isu isu yang dapat merusak tali persaudaraan di lingkungan sekitar. Namun harapan saya semoga kedepannya dalam memberikan pelayanan Polri lebih baik lagi dan selalu menjadi mitra dan pengayom masyarakat sehingga tercipta suasana yang aman dan nyaman tanpa adanya rasa takut” (wawancara dengan informan J pada tanggal 14 juli 2021)
Berdasarkan hasil wawancara dengan informan diatas dapat disimpulkan bahwa kinerja kepolisian sudah baik bisa kita lihat dari pelayanan
publik yang diberikan, dimana kepolisian bekerja memberikan pelayanan selalu mengutamakan pelayanan prima bagi masyarakat sehingga hal ini menunjukkan bahwa kinerja Polri sudah baik dilihat dari kepuasan masyarakat dengan kinerja Polri dalam memberikan pelayanan prima serta kepolisian juga selalu memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu isu yang merusak tali persaudaraan. Dengan kinerja Polri yang baik masyarakat masih berharap agar kinerja kepolisian dalam dapat baik lagi serta ditingkatkan dan menjadi mitra dan pengayom masyarakat sehingga masyarakat menjadi aman nyaman tanpa adanya rasa takut.
Masyarakat lainnya juga menambahkan:
“Saya rasa pelayanan yang bagian administasi sudah baik polisi melayani dengan cepat tapi untuk kasus kasus biasanya lama diselesaikan apalagi masih ada Polisi yang sering memihak dan masih kurang ramah kepada kita sehingga harapan saya kedepan polisi di Polsek Galesong nantinya pelayanannya lebih rama dan jangan membeda bedakan kasta dan jabatan” (wawancara dengan informan M pada tanggal 14 juli 2021)
Berdasarkan hasil wawancara dengan informan diatas dapat disimpulkan bahwa kinerja kepolisian dalam pelayanan sudah baik terutama pelayanan administrasi, Polri bekerja dengan cepat. Namun disisi lain masyarakat juga mengatakan bahwa kinerja Polri dalam menyelesaikan konflik/kasus masih sangat lamban dan belum maksimal di tambah Polri masih kurang ramah dan tidak adil dalam memberikan pelayanan. Sehingga harapan masyarakat kinerja Polri kedepan dapat lebih ditingkatkan dalam artian dalam memberika pelayanan dapat lebih ramah dan tidak membeda bedakan masyarakat.
Berdasarkan hasil wawancara dengan informan-informan diatas terkait dengan dimensi kepemimpinan dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan membawa anggota organisasi atau instansi untuk bekerja bersama sesuai dengan tanggung jawab masing masing dan membawa organisasi kea rah pencapaian tujuaan yang diharapkan. Sedangkan kepemimpinan yang ada di Polsek Galesong sudah menghampiri efektif dimana pimpinan Polsek Galesong sangat mendukung peningkatan kinerja anggota Polri, Kapolsek bertugas memimpin, membina, mengawasi, mengatur dan mengendalikan satuan organisasi di lingkungan Polsek dan unsur pelaksana kewilayahan dalam jajarannya termasuk kegiatan pengaman markas dan memberikan saran pertimbangan kepada Kapolres yang terkait dengan pelaksanaan tugasnya.
Upaya peningkatan kinerja anggota Polri dilakukan Kapolsek Galesong berdasarkan tugas dan fungsinya dengan melakukan apel pagi dan memberikan arahan serta mendorong motivasi kerja pada semua anggota Polri dan fungsi yang ada untuk selalu meningkatkan kinerja dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai pelayan bagi masyarakat. Kemudian dari hasil wawancara dengan masyarakat menunjukkan bahwa kinerja Polri dalam pelayanan prima di Polsek Galesong sudah baik namun masih perlu peningkatan kinerja Polri dalam penanganan kasus karena masyarakat masih belum puas akan kinerja Polri dalam penyelesaian kasus/konflik yang dianggap masih lamban dan Polri yang masih kurang ramah pada saat memberikan pelayanan.
5. Pengembangan karir
Karir adalah salah satu hal yang sangat penting baik bagi anggota maupun organisasi itu sendiri. Karir mencerminkan perkembangan para anggota organisasi secara individu baik dalam jenjang jabatan maupun kepangkatan yang dapat dicapai selama masa kerja dalam organisasi yang bersangkutan. Pengembangan karir membantu anggota Polri di Polsek Galesong merencanakan karir masa depan dengan keterampilan dan pendidikan yang mempuni anggota Polri dapat merencanakan karirnya di masa yang akan datang.
Berdasarkan kesempatan wawancara dengan Kapolsek Galesong terkait dengan pengembangan karir:
“Kita sebagai ASN dan anggota pasti ingin karirnya bagus pengembangan karir penting bagi kami dengan pengembangan karir kami bisa merencanakan karir kedepannya dan mengejar kenaikan pangkat kami untuk itu dibutuhkan pendidikan dan pelatihan bagi anggota Polri agar bisa merencanakan pengembangan karirnya”
(Wawancara penelitian dengan MA pada tanggal 5 juli 2021)
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan peneliti maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan karir sangat penting bagi anggota Polri yang ada di Polsek Galesong dengan pengembangan karir, anggota Polri dapat merencakan karirnya yang akan datang seperti kenaikan pangkat.
Pengembangan karir dilakukan dengan melakukan pendidikan dan pelatihan terlebih dahulu bagi anggota untuk melakukan pengembangan.
Berdasarkana kesempatan wawancara dengan kasium di Polsek Galesong terkait dengan pengembangan karir: