BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
Dalam segmen ini, para ilmuwan menggambarkan hasil pemeriksaan mereka sebagai data tentang upaya pelatih untuk menyelesaikan masalah moral remaja di perguruan seni beladiri rusa putih Bengkulu. Sebelas Orang diambil dalam pemeriksaan ini. Semua sumber yang dipilih adalah orang-orang yang memiliki pemahaman tentang latihan di perguruan seni beladiri rusa putih Bengkulu. Berikut ini adalah hasil pertemuan dengan pelatih, , dan individu muda yang mengikuti latihan di perguruan seni beladiri rusa putih Bengkulu.
1) Bentuk-Bentuk Permasalahan Aklak Remaja Di Perguruan Seni Beladiri Rusa Putih Bengkulu.
Jenis masalah Akhlak remaja di perguruan seni beladiri rusa putih Bengkulu harus terlihat dalam wawancara Bapak Jasman S.E.
Mengingat konsekuensi pertemuan dengan ilmuwan dengan SE Muhammad Jasman. di perguruan seni beladiri rusa putih Bengkulu mendapatkan data sebagai berikut:
“Seperti yang kita lihat ada remaja di perguruan seni beladiri rusa putih Bengkulu saat ini sedang menurun, seperti yang. Cara pandang dan perilaku remaja sering meresahkan masyarakat. Cara berperilaku remaja seringkali islami.
Pelanggaran peraturan dan standar. Ini cara berperilaku yang meliputi makan, minum, tidak adanya sopan dan santun bagi yang lebih tua, dan sering membantah ketika diberi nasihat.”50
Dalam pertemuan dengan spesialis Muhammad Jasman, kita bisa melihat akhlak remaja di perguruan seni beladiri rusa putih Bengkulu. Hal ini harus terlihat dari perilaku remaja yang
50Wawancara Dengan Bapak Bapak Muhammad Jasman, SE , Tanggal 10 Maret 2022.
sering menyalahgunakan aturan Islam dan norma-norma yang sesuai. Remaja juga sering menyusahkan masyarakat.
Untuk mengetahui jenis masalah etika ini, dapat dilihat dari penjelasan di bawah ini.
a) Mencuri
Cara berperilaku anak muda di perguruan seni beladiri rusa putih Bengkulu sangat buruk. Ini harus terlihat dari cara mereka berperilaku yang membebani orang tua mereka.
Remaja ketahuan mengambil produk dari daerah setempat.
Dari pertemuan dengan SE Muhammad Jasman. Sebagai ketua perguruan di perguruan seni beladiri rusa putih Bengkulu mengatakan:
"Di perguruan seni beladiri rusa putih Bengkulu memiliki remaja yang suka mencuri. Remaja biasanya mengambil karet di PT. BAM dan P.T Batanghari karena remaja. Karena tidak ada uang saku untuk membeli rokok, itu membuat mereka mengambil, dan mereka menjadi malas untuk bekerja. "51
51Wawancara Dengan Bapak Bapak Muhammad Jasman, SE , Tanggal 10 Maret 2022
Hal ini juga ditegaskan oleh remaja Adi Saputra, yang mengatakan:
Dari pertemuan di atas, kita dapat melihat remaja di perguruan rusa putih memiliki remaja yang suka mengambil.
Mereka biasanya mencuri dengan anak-anak remaja dari desa sebelah yang berdekatan untuk mengambil. Penjelasan yang diambil anak-anak muda adalah karena mereka tidak memiliki uang untuk bermaian, sedangkan mereka memiliki banyak kebutuhan dan kebutuhan untuk membeli Vocer.52
Mengingat persepsi spesialis remaja di perguruan rusa putih, analis sering melihat remaja remaja di perguruan rusa putih ditemukan mengambil produk lokal atau mengambil PT.
Elastis. Penjelasan yang diambil remaja adalah karena mereka tidak memiliki pekerjaan, tetapi mereka membutuhkan banyak kebutuhan..53
b) Alkohol
Minuman alkohol sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW yang dikenal dengan sebutan Comer.
52Wawancara Dengan Adi Saputra, Tanggal 10 Maret 2022
53Observasi Di Perguruan Rusa Putih Bengkulu, 10 Maret 2022
Terlepas dari kenyataan bahwa minum disangkal oleh agama dan negara, banyak remaja benar-benar minum.
Dalam pertemuan dengan remaja rusa Putih Adisaputra, mengatakan:
“Minum tuak seperti ini sering dilakukan oleh anak-anak muda, biasanya di sawah (tempat peristirahatan peternak), dan secara sembunyi-sembunyi ketika ada pesta pernikahan di kota sekitar waktu malam. Saya minum tuak.”54
Dari pertemuan di atas, kita dapat melihat bahwa beberapa remaja rusa putih sering kali dikaitkan dengan minum koktail jenis tuak. Mereka sering minum di sawah dan makan di dekat Sungai Bankaful.
Dalam pertemuan dengan orang tua SMA-nya, Arfa'i, dia mengatakan:
“Remaja sering melakukan hal-hal yang diharamkan Islam, seperti minum minuman keras. Sore hari, saya sering melihat anak-anak muda. Minum di tempat ramai, pesta, dan sebagainya. kebanyakan bawalah tuak untuk diminum.”55
54Wawancara Dengan Adi Saputra, Tanggal 10 Maret 2022
55Wawancara Dengan Arfa’I Orang Tua Remaja, Tanggal 10 Maret 2022
Dari pertemuan di atas, kita dapat melihat bahwa remaja di Perguruan Rusa Putih masih terbiasa melakukan apa yang dilarang oleh Allah SWT. Salah satunya adalah minum. Saya sering melihat anak-anak muda nongkrong di sawah dan kumpul-kumpul. Mereka kebanyakan membawa tuak untuk diminum.
c) Cara Bicara
Berbicara adalah anugerah luar biasa yang diberikan oleh Allah SWT. Pembicaraan yang diatur dengan ajaran Islam berbicara hanya hal-hal yang bermanfaat, menjaga jarak strategis dari kata-kata brutal dan kejam, tidak mengatakan kata-kata yang menyakiti perasaan, tidak menemukan campur aduk dalam cara orang lain berbicara, dan menjijikkan (jahat).
) Hindari kata-kata, dan jauhi pengkhianatan). /Bersaing).
Remaja di Perguruan Seni Beladiri Rusa Putih Bengkulu saat ini semakin tak terkontrol. Omongan remaja semakin memburuk dan sampai sekarang tidak sejalan dengan aturan
Islam. Dalam pertemuan dengan pelatih idah prasetia ninggrum, mengatakan:
“Cara remaja berbicara Remaja di Perguruan Seni Beladiri Rusa Putih Bengkulu ini terus menurun. Kebanyakan remaja saat berbicara tidak sesuai dengan aturan Islam, misalnya mengucapkan kata-kata kotor, tidak sopan, dan tidak sopan kepada orang tuanya. Saya juga membuat pernyataan yang tidak menyenangkan. di telingaku, seperti taring dan babi. Orang-orang tertentu mengucapkan kata-kata yang tidak seharusnya mereka ungkapkan.”56
Dari pertemuan di atas, terlihat bahwa Akhlak berbicara anak muda di Remaja di Perguruan Seni Beladiri Rusa Putih Bengkulu ternyata semakin menurun. Remaja sering berbicara kasar kepada orang tua mereka, misalnya dengan menyebut nama makhluk itu ketika mereka menegur atau menawarkan bimbingan. Mereka juga sering berbicara gaduh dan bahkan berteriak pada orang tua mereka ketika diminta untuk menindaklanjuti sesuatu.
Dalam pertemuan dengan Ahmad Renaldi muda, beliau mengatakan:
56Wawancara Dengan Bapak Andika Aprianto, Tanggal 11 Maret 2022
"Tidak diragukan lagi ada berbagai remaja dapat berbicara Remaja di Perguruan Seni Beladiri Rusa Putih Bengkulu ini. Mengatakan berbicara itu tidak perlu dipikirkan, bicara apa yang mau di katakana, jadi terlepas dari apakah Anda mengatakan kata-kata kotor, Tidak masalah. Semua hal dipertimbangkan, ini mulutku, jadi itu hakku."57
Dari pertemuan di atas dapat kita lihat bahwa akhlak yang diutarakan oleh anak-anak muda Remaja di Perguruan Seni Beladiri Rusa Putih Bengkulu ini ternyata semakin menurun. Remaja diberitahu bahwa Islam mengharapkan sopan santun untuk berbicara, namun mereka tidak diberitahu bahwa apa yang mereka katakan itu buruk. Karena itu, Anda harus berhati-hati dalam kehidupan sehari-hari dan mempraktikkan tata krama yang baik.
Dalam pertemuan dengan Ar fai sebagai orang tuaremaja berkata:
“Akhlak mewakili remaja Remaja di Perguruan Seni Beladiri Rusa Putih Bengkulu ini sedang menurun. Namun, masih ada remaja muda yang berbicara dengan baik, yang berprestasi, ramah dan menghormati orang tua mereka.
Beberapa remaja, misalnya anjing. telinga, seperti babi atau
57Wawancara Dengan Ahmad Renaldi, Tanggal 11 Maret 2022
babi. Beberapa anak bahkan mengatakan sesuatu yang tidak mereka katakan.58
Karena persepsi para spesialis Remaja di Perguruan Seni Beladiri Rusa Putih Bengkulu, mereka telah melihat bahwa Akhlak berbicara remaja telah menurun. Remaja sering mengucapkan kata-kata yang tidak sesuai dengan syariat Islam. Mereka juga sering mengeluarkan kata-kata kasar, misalnya menyebut nama makhluk ketika sedang marah.
Mereka juga menyangkal ekspresi orang tua mereka. Ini terjadi ketika wali meminta anak-anak mereka menindaklanjuti sesuatu.59
2) Upaya Pelatih Untuk Menyelesaikan Masalah akhlak Remaja Di Perguruan Seni Beladiri Rusa Putih Bengkulu.
Setelah mengetahui tentang variabel-variabel yang menyebabkan rasa percaya diri remaja dan jiwa dewasa muda di Perguruan Seni Beladiri Rusa Putih Desa Tengah Padang, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, , saat
58Wawancara Dengan Bapak Arfa’i, Tanggal 11 Maret 2022
59Observasi Di Perguruan Rusa Putih Bengkulu , 11 Maret 2022
ini kami ingin mengetahui seperti apa tenaga diharapkan untuk membuat. Upaya pelatih untuk menyelesaikan masalah Akhlak remaja di perguruan rusa putih Bengkulu.
Upaya Pelatih untuk Mengatasi Akhlak remaja di perguruan rusa putih Bengkulu.Peneliti dapat mencatat:
1) Memberikan Lapangan Olahraga Dan Memfasilitasi Latihan Mengenakan latihan dapat membuat hidup anak lebih signifikan dan cerdas untuk daya tahan di masa depan.
Mengingat hasil pertemuan dengan SE Muhammad Jasman, pelatih remaja di perguruan rusa putih Bengkulu., dia berkata:
“Saya menyiapkan lapangan permainan yang bisa saya gunakan untuk persiapan pertarungan.Untuk menyelesaikan masalah akhlak remaja salah satunya dengan memberikan lapangan dan fasilitas olahraga. Karena dengan adanya lapangan permainan di perguruan ini, Kamu Dapat mengamati secara langsung aktivitas remaja perguruan, dan langsung memberikan nasehat langsung ketika latihan berlangsung. "60
60Wawancara Dengan Bapak Ar’fai, Tanggal 20 Maret 2022
Dalam pertemuan dengan Febi Febriansa, salah satu remaja Akhlak remaja di perguruan rusa putih Bengkulu.mengatakan:
“Lapangan dan fasilitas pelatihan yang dihadirkan perguruan rusa putih ini sangat bermanfaat bagi remaja di perguruan rusa putih ini, yang dulunya banyak remaja-remaja hanya merokok atau main-main, sekarang mempunyai wadah yang siap menampung membimbing remaja-remaja. Saya sendiri merasa adanya perguruan rusa putih ini saya lebih disiplin dan saya diajarkan menjadi pribadi yang baik, Rasa tanggung jawab, seperti datang latihan tepat waktu diarahkan tata cara latihan fisik yang benar, pukulan yang benar, tendangan yang benar, jatuhan yang benar bahkan kami di beri jurus-jurus latihan beladiri yang sesuai dengan kaidah peraturan IPSI yang benar. Hingga