• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

1. Statistik Deskriptif

Analisis Statistik Deskriptif digunakan untuk mengetahui gambaran secara umum. Statistik deksriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeksripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi.44 Yang termasuk dalam teknik statistik deskriptif sebagai berikut:

a. Menghitung Rentang Kelas

Rentang (Range) dapat diketahui dengan jalan mengurangi data yang terbesar dengan data yang terkecil yang ada pada kelompok itu. Rumusnya adalah

Keterangan:

R : Rentang

Xt : Data terbesar dalam kelompok Xr : Data terkecil dalam kelompok.45 b. Menentukan banyaknya kelas

Dalam menetapkan banyaknya kelas, ada suatu aturan yang diberikan oleh H.A Struges yang selanjutnya disebut aturan Struges yaitu sebagai berikut:

K = 1 + 3,3 log n Keterangan:

44Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitaif, Kualitatif dan R&D, h.

199.

45Sugiyono, Statistik untuk Penelitian (Cet. XIV; Bandung : Alfabeta, 2009) h. 55.

K : banyaknya kelas

N : banyaknya data (frekuensi) 3,3: bilangan konstan.46

c. Panjang Kelas

Untuk menghitung panjang kelas menggunakan rumus sebagai berikut:

P = Keterangan:

P : Panjang Kelas

K : Banyaknya Kelas.47 d. Menghitung rata-rata (Mean)

Me =

Keterangan:

Me: rata-rata

∑ : jumlah sampel

FiXi : Produk perkalian antarapada tiap interval data dengan tanda

kelas (Xi). Tanda kelas adalah rata-rata dari nilai terendah dan tertinggisetiap interval data.48

e. Standar Deviasi (SD)

S =∑ ( − )2 −1

Keterangan:

S : Nilai standar Deviasi

46Subana, dkk.,Statistik Pendidikan (Cet. VII; Bandung: Pustaka Setia, 2010), h. 39.

47Subiana, dkk.,Statistik Pendidikan, h. 40.

48Sugiyono, Statistika untuk Penelitian, h. 54.

xi : Nilai ujian x : Nilai rata-rata N: Jumlah sampel.

f. persentase nilai rata-rata P = x 100%

Keterangan:

f : frekuensi yang sedang presentasenya.

n : number of cases (jumlah frekuensi/ banyaknya individu)

P : angka persentase.49 f. Kategorisasi Variabel

Tabel 3.3.

Kategorisasi Variabel

Batas Kategorisasi Kategori

(µ + 1.0 SD ) x ≤ Tinggi

(µ - 1.0 SD ) ≤ x < (µ + 1.0 SD ) Sedang

x < (µ - 1.0 SD ) Rendah

2. Analisis inferensial

Statistik inferensial adalah teknik analisis statistik yang digunakan untuk menganalisis data sampel dan hasilnya diberlakukan untuk populasi. Statistik ini disebut statistik probabilitas karena kesimpulan yang diberlakukan untuk populasi berdasarkan data sampel itu kebenarannya bersifat peluang (probality).50 Analisis ini digunakan untuk mendapatkan jawaban ada tidaknya pengaruh keaktifan mahasiswa berorganisasi kemahasisswaan terhadap prestasi belajar mahasiswa

49Anas Sudjiono, Pengantar Statistik Pendidikan (Cet. XXIV; Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2012), h. 43.

50Sugiyono, Metode Penelitian Administrasi (Cet.XX11; Bandung: Alfabeta, 2014), h.170.

Pendidikan Agama Islam Angkatan 2016 pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar.

1) Analisis Regresi Sederhana Y = a + bX Keterangan:

Y = Subjek dalam variabel dependen yang diprediksikan a = Bilangan Konstan

b = Angka arah atau koefesien regresi, yang menunjukkan angka peningkatan ataupun penurunan variabel dependen yang didasarkan pada variabel indenpeden. Bila b (+)maka naik, Bila b (-) maka terjadi penurunan

X = Subjek pada variabel independen yang mempunyai nilai tertentu Dimana untuk menghitung nilai a dengan menggunakan persamaan:

= (∑ )(∑ 2) − (∑ )(∑ )

∑ 2−(∑ )2

Untuk menghitung nilai b dengan menggunakan persamaan:

= ∑ −(∑ )(∑ )

2) Pengujian hipotesis

2−(∑ )2

Pengujian hipotesis digunakan untuk mengetahui dengan sementara yang dirumuskan dalam hipotesis penelitian menggunakan uji dua pihak dengan taraf a

= 0,005. Adapun hipotesisnya sebagai berikut:

H0 : 1 2

H1 : 1= 2

Hipotesis penelitian akan diuji dengan kriteria pengujian sebagai berikut:

a) thitung > ttabel maka Hiditerima. Jika Artinya, terdapat pengaruh yang signifikan antara keaktifan mahasiswa dalam mengikuti kegiatan organisasi kemahasiswaan terhadap hasil belajar mahasiswa pendidikan Agama Islam angkatan 2016.

kemahasiswaan terhadap hasil belajar mahasiswa pendidikan Agama Islam angkatan 2016.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap keaktifan berorganisasi kemahasiswaan dan prestasi belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar menggunakan skala psikologi dengan jumlah sampel 34 orang, maka penulis dapat mengumpulkan data melalui angket yang diisi oleh mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam angkatan 2016 yang kemudian diberikan skor pada masing-masing item soal dan disajikan dalam bentuk tabel. Pada tabel 4.2 dibawah ini menunjukkan hasil analisis deskriptif data keaktifan berorganisasi kemahasiswaan dan prestasi belajar dengan bantuan program Statistical Packages For Social Science (SPSS) versi 20.

2. Gambaran Keaktifan Berorganisasi Kemahasiswaan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan 34 sampel, maka dengan menggunakan skala psikologi keaktifan berorganisasi kemahasiswaan dapat diperoleh data sebagai berikut. Hasil analisis deskriptif data keaktifan berorganisasi kemahasiswaan dengan bantuan program Statistical Packages For Social Science (SPSS) versi 20 dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.1 Hasil Skala psikologi

Keaktifan Mahasiswa dalam Organisasi Intra Fakultas

No. Responden Skor

1 Responden 1 65

2 Responden 2 62

3 Responden 3 61

4 Responden 4 74

39

5 Responden 5 63

6 Responden 6 65

7 Responden 7 62

8 Responden 8 58

9 Responden 9 66

10 Responden 10 60

11 Responden 11 75

12 Responden 12 62

13 Responden 13 61

14 Responden 14 61

15 Responden 15 65

16 Responden 16 61

17 Responden 17 62

18 Responden 18 67

19 Responden 19 66

20 Responden 20 65

21 Responden 21 66

22 Responden 22 64

23 Responden 23 68

24 Responden 24 58

25 Responden 25 63

26 Responden 26 59

27 Responden 27 59

28 Responden 28 57

29 Responden 29 62

30 Responden 30 71

31 Responden 31 64

32 Responden 32 63

33 Responden 33 64

34 Responden 34 61

Jumlah 2160

Sumber :hasil angket yang disebarkan ke responden Tabel 4.2 Statistik Hasil Analisis

Keaktifan Berorganisasi Kemahasiswaan

Statitistik Skor Statistik

Jumlah Sampel 34

Nilai tertinggi 75

Nilai Terendah 57

Nilai Rata-rata 63,52

Standar Deviasi 4,11

Tabel di atas menunjukkan memiliki nilai maksimum 75 dan nilai minimum 57. Sedangkan nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 63,52 dan standar deviasi sebesar 4,11. Hasil analisis deskriptif tersebut akan menggunakan data yang akan digambarkan dalam membuat kategorisasi keaktifan berorganisasi kemahasiswaan. Kategorisasi terdiri atas kategori rendah, sedang dan tinggi.

Rumus yang digunakan merujuk pada Saifuddin Azwar.51 Adapun hasil kategorisasi dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 4.3

Kategorisasi Keaktifan Berorganisasi Kemahasiswaan

Batas Kategorisasi Interval Frekuensi % Ket.

(63 + 1.0 (4) ) x ≤ 67 ≤ x 5 14,70% Tinggi

51AzwarSaifuddin, Metode Penelitian, (Yogyakarta: Pustaka Belajar, 2007), h. 149.

(63 - 1.0 (4) ) ≤ x < (63 + 59 ≤ x < 67 26 76,47% Sedang 1.0 (4) )

x < (63 - 1.0 (4) ) x < 59 3 8,82% Rendah Hasil analisis kategori diatas menunjukkan bahwa sebanyak 5 responden berada pada kategori tinggi dengan porsentase 14,70%. Selanjutnya sebanyak 26 responden berada pada kategori sedang dengan porsentase 76, 47% dan 3 responden berada pada kategori rendah dengan porsentase 8,82%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat keaktifan berorganisasi kemahasiswaan berada pada kategori sedang.

3. Gambaran Prestasi Belajar Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan 34 sampel, maka dengan menggunakan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dapat diperoleh data sebagai berikut. Hasil analisis deskriptif data tingkat prestasi belajar mahasiswa dengan bantuan program Statistical Packages For Social Science (SPSS) versi 20 dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.4

Prestasi Belajar Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar

No. Responden IPK (Y)

1 Responden 1 3,67

2 Responden 2 3,89

3 Responden 3 3,74

4 Responden 4 3,73

5 Responden 5 3,64

6 Responden 6 3,75

7 Responden 7 3,51

8 Responden 8 3,86

9 Responden 9 3,87

10 Responden 10 3,74

11 Responden 11 3,89

12 Responden 12 3,68

13 Responden 13 3,77

14 Responden 14 3,89

15 Responden 15 3,71

16 Responden 16 3,83

17 Responden 17 3,51

18 Responden 18 2,87

19 Responden 19 3,44

20 Responden 20 3,62

21 Responden 21 3,74

22 Responden 22 3,67

23 Responden 23 3,98

24 Responden 24 3,83

25 Responden 25 3,76

26 Responden 26 3,62

27 Responden 27 3,92

28 Responden 28 3,74

29 Responden 29 3,68

30 Responden 30 3,16

31 Responden 31 3,86

32 Responden 32 3,68

33 Responden 33 2,96

34 Responden 34 2,45

Jumlah 123,66

Sumber data: Rekap nilai dari Jurusan Pendidikan Agama Islam Tabel 4.5 Statistik Hasil Analisis

Prestasi Belajar

Statitistik Skor Statistik

Jumlah Sampel 34

Nilai tertinggi 3,98

Nilai Terendah 2,45

Nilai Rata-rata 3,63

Standar Deviasi 0,32

Tabel di atas menunjukkan memiliki nilai maksimum 3,98 dan nilai minimum 2,45. Sedangkan nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 3,63 dan standar deviasi sebesar 0,32. Hasil analisis deskriptif tersebut akan menggunakan data yang akan digambarkan dalam membuat kategorisasi prestasi belajar mahasiswa.

Kategorisasi terdiri atas kategori rendah, sedang dan tinggi. . Rumus yang digunakan merujuk pada Saifuddin Azwar.52 Adapun hasil kategorisasi dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 4.6

Kategorisasi Prestasi Belajar Mahasiswa

Batas Kategorisasi Interval Frekuensi % Ket.

(3,63 + 1.0 (0,32) ) x ≤ 3,95 ≤ x 1 2,94% Tinggi

(3,63 - 1.0 (0,32) ) ≤ x < 3,31 ≤ x < 29 85,29% Sedang

52AzwarSaifuddin, Metode Penelitian, h. 149.

(3,63 + 1.0 (0,32) ) 3,95

x < (3,63 - 1.0 (0,32) ) x < 3,31 4 11,76% Rendah Hasil analisis kategori diatas menunjukkan bahwa sebanyak 1 responden berada pada kategori tinggi dengan porsentase 2,94%. Selanjutnya sebanyak 29 responden berada pada kategori sedang dengan porsentase 85,29% dan 4 responden berada pada kategori rendah dengan porsentase 11,76%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat prestasi belajar mahasiswa berada pada kategori sedang.

3. Analisis inferensial Pengaruhnya Keaktifan Berorganisasi Kemahasiswaan (X) terhadap Prestasi Belajar (Y) Mahasiswa di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar.

a) Uji Prasyarat penelitian:

1) Uji Normalitas

Pengujian normalitas data dilakukan terhadap data keaktifan berorganisasi kemahasiswaan dan prestasi belajar mahasiswa dengan menggunakan teknik Kolmogrov-Smirnov dengan bantuan SPSS versi 20.

Tabel 4.7 Uji Normalitas

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

keaktifan berorganisasi Prestasi Belajar Kemahasiswaan

N 34 34

Normal Parametersa,b

Mean 63,5294 3,6371

Std. Deviation 4,11380 ,32485

Absolute ,127 ,273

Most Extreme Differences Positive ,127 ,162

Negative -,093 -,273

Kolmogorov-Smirnov Z ,741 1,593

Asymp. Sig. (2-tailed) ,643 ,013

a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

Uji normalitas pada data keaktifan berorganisasi kemahasiswaan menggunakan taraf signifikan sebesar α = 0,05. Berdasarkan hasil pengolahan menggunakan SPSS 20 maka diperoleh pada hasil output nilai Kolmogrov-Smirnov dengan signifikansi sebesar Sig = 0,643 > α = 0,05 sehingga data keaktifan berorganisasi kemahasiswaan berdistribusi normal.

Uji normalitas pada data prestasi belajar mahasiswa dengan menggunakan taraf signifikan sebesar α = 0,05. Berdasarkan hasil pengolahan menggunakan SPSS 20 maka diperoleh pada hasil output nilai Kolmogrov-Smirnov dengan signifikansi sebesar Sig = 0,013 > α = 0,05 sehingga data prestasi belajar mahasiswa berdistribusi normal.

2) Uji Linearitas

Uji linearitas untuk mengetahui hubungan prestasi belajar (Y) terhadap keaktifan berorganisasi kemahasiswaan (X). Uji linearitas merupakan uji prasayarat analisis untuk mengetahui pola data, apakah data berpola linear atau tidak. Uji linearitas pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan program SPSS versi 20. Hasil analisisnya dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Tabel. 4.8 Uji Linearitas

ANOVA Table

Sum Df Mean F Sig.

of Squar

Squar e

es

Prestasi (Combined) 1,287 14 ,092 ,795 ,664

Belajar * Between

,027 1 ,027 ,231 ,637 Linearity

keaktifan Groups

Deviation from Linearity 1,260 13 ,097 ,839 ,620 berorganisasi

Within Groups 2,196 19 ,116

Kemahasiswaa

n Total 3,483 33

Hipotesis statistik:

H0 :Y = α ≠ Βx (Regresi tak Linear)

Hi : Y = α + Βx (Regresi Linear)

Uji linearitas persamaan garis regresi diperoleh dari baris Deviation from Linearity, yaitu F = 0,839 dengan p-value = 0,620 ≥ 0,05. Hal ini berarti H0

ditolak atau persamaan regresi Y atas X yang artinya regresi prestasi belajar mahasiswa dipengaruhi oleh variabel keaktifan berorganisasi kemahasiswaan linear atau berupa garis linear.

3) Uji Hipotesis

Berdasarkan uji prasyarat analisis statistik, diperoleh bahwa data pada penelitian ini berdistribusi normal dan bersifat linear. Oleh karena itu, pengujian hipotesis dapat dilakukan dengan menggunakan uji regresi linear sederhana dengan tujuan melihat pengaruh yang signifikan variabel keaktifan berorganisasi kemahasiswaan terhadap prestasi belajar mahasiswa. Adapun tabel hasil uji regresi linear sederhana yaitu:

Tabel 4.9

Hasil Uji Regresi Linear Sederhana

Coefficientsa

Model Unstandardized Standardized t Sig.

Coefficients Coefficients

B Std. Error Beta

(Constant) 2,641 ,622 4,249 ,000

1 Keaktifan berorganisasi

,016 ,009 ,292 1,729 ,093

Kemahasiswaan

a. Dependent Variable: prestasi belajar

Pada tabel coefficients pada kolom b constant a adalah 2,641 pada kolom b +0,016 sehingga persamaan regresinya dapat ditulis:

Y = 2,641+0,016 X, Untuk uji signifikansi persamaan garis regresi dapat dilihat dari tabel berikut:

Hipotesis statistik:

H0 : β ≠ 0 (tidak terdapat pengaruh yang signifikan) H1 : β = 0 (terdapat pengaruh yang signifikan)

Uji signifikan persamaan garis regresi diperoleh dari nilai thitung = 1,729 maka H1 diterima dan H0 ditolak. Artinya terdapat pengaruh keaktifan mahasiswa berorganisasi kemahasiswaan terhadap prestasi belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar.

4) Uji Korelasi Tabel 4.10

Uji Korelasi

Model Summaryb

Model R R Square Adjusted R Std. Error of the Square Estimate

1 ,292a ,085 ,057 ,295

a. Predictors: (Constant), Keaktifan berorganisasi Kemahasiswaan b. Dependent Variable: prestasi belajar

Untuk melihat besarnya kontribusi variabel prestasi belajar terhadap keaktifan berorganisasi kemahasiswaan dapat dilihat pada nilai koefesien determinasi atau R Square pada tabel model summary sebesar 0,085 atau 8% yang mengandung makna bahawa sebesar 0,085 atau 8% variabel prestasi belajar dipengaruhi oleh variabel keaktifan mahasiswa berorganisasi.

Dokumen terkait