• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Penilaian Kuesioner

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

5.2. Hasil Penilaian Kuesioner

Dari pengujian yang diulas pada sub-bab sebelumnya, didapatkan beberapa hasil kuesioner yang dipaparkan pada sub-bab ini. Penulis melakukan pengujian dengan jumlah 10 responden yaitu pihak kantor. Kuisioner yang dibuat masing-masing pernyataan merepresentasikan dari karakteristik kualitas yang diujikan.

A. Hasil Pengujian Functionality

Hasil penilaian kuesioner functionality pada aplikasi dengan butir pertanyaan sebanyak 12 buah dengan jumlah 10 responden. Berikut hasil penilaian kuesioner functionality admin dapat dilihat pada tabel 5.1.

Tabel 5. 1 Penilaian Kuesioner Functionality

Responden Pertanyaan

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Responden 1 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 Responden 2 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 Responden 3 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 Responden 4 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 Responden 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 Responden 6 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 Responden 7 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 4 4 Responden 8 4 4 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 Responden 9 5 5 5 5 5 5 5 4 4 4 4 4 Responden 10 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5

Hasil Perhitungan Pengujian ISO Functionality. Berikut tabel perhitungan pengujian functionality pada aplikasi dapat dilihat pada tabel 5.2.

Tabel 5. 2 Perhitungan Pengujian Functionality

Functionality = (Total Score Aktual / Total Score Ideal) X 100%

= (584 / 600) X 100%

= 97.33%

Berdasarkan hasil pengujian kualitas perangkat lunak yang dibangun dalam karakteristik functionality pada aplikasi yang dibangun memiliki hasil persentase keberhasilan sebesar 97.33%. Nilai yang diperoleh tersebut selanjutnya dikonversi berdasarkan skala konversi nilai. Dapat disimpulkan bahwa nilai persentase yang diperoleh menunjukkan kualitas perangkat lunak karakteristik functionality mempunyai skala “Sangat Baik” sehingga dapat dikatakan bahwa aplikasi yang dibangun sudah memenuhi karakteristik functionality .

B. Hasil Pengujian Usability

Hasil penilaian kuesioner usability pada aplikasi dengan butir pertanyaan sebanyak 14 buah. Berikut hasil penilaian kuesioner usability dapat dilihat pada tabel 5.3 di bawah ini:

Tabel 5. 3 Penilaian Kuesioner Usability

Responden Pertanyaan

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

Responden 1 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 3 4 4

Responden 2 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 4 4

Responden 3 4 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5

Responden 4 4 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5

Responden 5 4 5 4 4 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5

Responden 6 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5

Responden 7 5 5 5 4 5 4 5 5 5 5 4 4 4 4

Responden 8 4 4 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 4 4

Responden 9 5 5 4 5 5 5 5 4 4 4 4 4 5 5

Responden 10 5 5 5 5 4 5 5 4 5 5 5 5 5 5

Berikut tabel perhitungan pengujian usability pada aplikasi perhitungan dapat dilihat pada tabel 5.4 di bawah ini :

Tabel 5. 4 Perhitungan Pengujian Usability

Usability = (Total Score Aktual / Total Score Ideal) X 100%

= (663 / 700) X 100%

= 94.71%

Berdasarkan hasil pengujian kualitas perangkat lunak yang dibangun dalam karakteristik usability pada aplikasi memiliki hasil persentase keberhasilan sebesar 94.71%. Nilai yang diperoleh tersebut selanjutnya dikonversi berdasarkan skala konversi nilai produk. Dapat disimpulkan bahwa nilai persentase yang diperoleh menunjukkan kualitas perangkat lunak karakteristik usability mempunyai skala “Sangat Baik” sehingga dapat dikatakan bahwa aplikasi yang dibangun sudah memenuhi karakteristik usability.

C. Hasil Keseluruhan Pengujian ISO 25010

Berikut hasil pengujian ISO 25010 secara keseluruhan pada aplikasi dapat dilihat pada tabel 5.5.

Tabel 5. 5 Hasil Keseluruhan Pengujian ISO 25010

Aspek Skor

Aktual

Skor Ideal

% Skor

Aktual Kriteria

Functionality 584 600 97,33 Sangat Baik

Usability 663 700 94,71 Sangat Baik

Total 1247 1300 95,92 Sangat Baik

Hasil Keseluruhan = (Total Score Aktual / Total Score Ideal) X 100%

= (1247 / 1300) X 100%

= 95.92%

Berikut ini adalah tampilan grafik hasil perhitungan ISO 25010, dapat dilihat pada Gambar 5.1

Gambar 5. 1 Grafik Hasil Perhitungan Keseluruhan

Berdasarkan hasil pengujian ISO 25010 yang telah dilakukan dengan melibatkan 10 Responden bahwa kesimpulan kualitas kelayakan perangkat lunak yang dihasilkan memiliki persentase keberhasilan dengan total rata-rata 95.92%.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai persentase yang diperoleh menunjukkan kualitas perangkat lunak secara keseluruhan mempunyai skala “Sangat Baik”

untuk penjabaran kuisioner terkait pengujian ISO 25010 yang telah dilakukan dijelaskan pada bagian lampiran.

584

663 600

700

500 600 700 800

Functionality Usability

Grafik Pengujian Keseluruhan

Skor Aktual Skor Ideal

BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN

6.1. Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan dari penulisan laporan skripsi dapat diambil kesimpulan yaitu :

Imlementasi sistem pelayanan surat berbasis website di Desa Penyandingan menggunakan bahasa pemograman PHP dan MySQL sebagai database Sistem yang dibangun menyajikan informasi desa secara akurat dan relevan untuk dijadikan suatu pengetahuan umum oleh masyarakat seperti syarat pengajuan, profile desa, dan hub desa. Sistem yang dibangun dapat membantu Kepala Desa dmenandatangani surat secara virtual sehingga pembuatan tidak terhambat ketika kepada desa tidak berada di tempat. Pengujian sistem menggunakan ISO 25010 dengan aspek functionality dan usability dengan hasil pengujian ISO 25010 yang telah dilakukan dengan melibatkan 10 Responden bahwa kesimpulan kualitas kelayakan perangkat lunak yang dihasilkan memiliki persentase keberhasilan dengan total rata-rata 95.92%.

6.2. Saran

Berdasarkan simpulan dari hasil penelitian yang telah diuraikan, maka saran yang dapat diberikan untuk pengembangan lebih lanjut yaitu :

1. Diharapkan dapat mengupdate aplikasi dengan aplikasi berbasis mobile 2. Penelitian selanjutnya dapat membuat menu informasi mengenai jadwal

kegiatan Desa.

3. Penelitian selanjutnya dapat melakukan transparansi terhadap penggunaan dana desa

DAFTAR PUSTAKA

Al Hasri, M. V., & Sudarmilah, E. (2021). Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Berbasis Website Kelurahan Banaran. Matrik : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika Dan Rekayasa Komputer, 20(2), 249–260. Https://Doi.Org/10.30812/Matrik.V20i2.1056

Jogiyanto, H. . (2014). Analisis Dan Desain Sistem Informasi. Andi Offset.

Khaerunnisa, N., & Nofiyati. (2020). Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Berbasis Web Studi Kasus Desa Sidakangen Purbalingga.

Jurnal Teknik Informatika (Jutif), 1(1), 25–32.

Kusbianto, D., Ardiansyah, R., & Hamadi, D. A. (2017). Implementasi Sistem Pakar Forward Chaining Untuk Identifikasi Dan Tindakan Perawatan Jerawat Wajah. Jurnal Informatika Polinema, 4(1), 71–80.

Lestari, I. D., Samsugi, S., & Abidin, Z. (2020). Rancang Bangun Sistem Informasi Pekerjaan Part Time Berbasis Mobile Di Wilayah Bandar Lampung. Telefortech, 1(1), 18–21.

Maniah, & Haminidin, D. (2017). Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi : Pembahasan Secara Praktis Dengan Contoh Kasus. Budi Utama.

Nasional, S., & Teknologi, R. (2018). Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Pada Desa Ramaya Kecamatan Menes Dengan Metode Waterfall. Seminar Nasional Rekayasa Teknologi Informasi, 2(3), 99–103.

Nugroho, B. (2015). Membuat Aplikasi Web Php Dan Mysql Dengan Dreamweaver. Gava Media.

Permana, A. A. (2018). Rancang Bangun Sistem Informasi Keuangan Pada Pt.

Secret Discoveries Travel And Leisure Berbasis Web. Jurnal Teknik Informatika (Jika) Universitas Muhammadiyah Tangerang, 1–7.

Pressman, R. S. (2012). Rekayasa Perangkat Lunak : Pendekatan Praktis. Elex Media.

Rahayu, R. E. G., & Ma’rup, P. (2021). Rancang Bangun Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Publik Terpadu Berbasis Web. Jurnal Algoritma, 19(1), 25–34.

Riansyah, R., Ruliansyah, R., & Rahayu, S. (2021). Sistem Informasi Administrasi Menggunakan Metode Waterfall Pada Kelurahan Kalidoni Kota Palembang. Journal Of Computer And Information Systems Ampera, 2(3), 169–189. Https://Doi.Org/10.51519/Journalcisa.V2i3.110

Rosa, A. ., & Shalahudin, M. (2018). Rekayasa Perangkat Lunak Software Engineering. Informatika.

Sadeli, M. (2014). Dreamweaver Cs5. Maxicom.

Septiani, N. A., & Haitami, D. (2020). Perancangan Sistem Pengarsipan Surat

Masuk Dan Surat Keluar Pada Desa Kampung Besar Menggunakan Metode Alphabetical Filing Dan Chronology System. Jurnal Ilmiah Universitas

Batanghari Jambi, 20(2), 514–518.

Https://Doi.Org/10.33087/Jiubj.V20i2.936

Setyowati, D. R., & Radiyah, U. (2019). Implementasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Desa Kalimanah Wetan Purbalingga Berbasis Online. 4(1), 10–17.

Susilowati, M., & Chandra, D. (2018). Sistem Informasi Administrasi Desa Di Kantor Desa Sumbersekar. Jurnal Teknologi, Informasi, Dan Industri, I(1), 40–44.

Umy Mukhofifah, Migunani, & Hidayat, A. (2016). Perancangan Sistem Pelaporan Keuangan Berbasis Web (Studi Kasus Pada Pt.Emkl Tirtasari Abadi Sejahtera Semarang). Ijse, 2(1), 15–24.

Winarno, H., Harjanto, L., Sukmawati, T., & Munawaroh, F. (2021). Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Desa Cikembulan Berbasis Web. Jurnal Rekayasa Informasi, 1(2), 38–45.

Lampiran 1 Hasil Wawancara

Lampiran Pengujian

Lampiran 2 Dokumentasi

LAMPIRAN SURAT

Dokumen terkait